• Tidak ada hasil yang ditemukan

desain penelitian mixed method

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "desain penelitian mixed method"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

Metode campuran adalah penelitian yang memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan desain tertentu untuk menjawab tujuan penelitian. Secara umum, ada 4 tipe dasar desain dalam penelitian metode campuran yang meliputi desain sekuensial eksplanatori, eksploratif sekuensial, tertanam, dan paralel konvergen.

PENGERTIAN DAN SEJARAH MIXED METHOD

Pengertian Mixed Method

Metode penelitian gabungan kuantitatif-kualitatif merupakan metode yang menitikberatkan pada pengumpulan dan analisis data serta memadukan data kuantitatif dan kualitatif. Jadi, dari berbagai definisi para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa penelitian metode campuran merupakan gabungan antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Sejarah Mixed Method

Selain itu, mereka juga mulai memperdebatkan pengakuan di dunia ilmiah atas potensi peneliti yang menggunakan metode gabungan. Periode Pengembangan Prosedur (1980an) Pada periode ini, para ahli mulai memikirkan dan mendiskusikan bagaimana penelitian metode campuran harus dirancang.

KONSEP PENELITIAN MIXED METHOD

Definisi

Penelitian metode campuran adalah metode penelitian yang melibatkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif, integrasi dua bentuk data, dan penggunaan desain berbeda yang mungkin mencakup asumsi filosofis dan kerangka teori (Creswell, 2014). Premis di balik penelitian metode campuran adalah bahwa penelitian ini dapat menjawab berbagai pertanyaan penelitian secara lebih komprehensif dibandingkan hanya menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif (Creswell & Plano, 2017). Selain berpotensi menghasilkan temuan yang dapat digeneralisasikan, prosedur penelitian kuantitatif juga dapat mengurangi perancu, sehingga metode kuantitatif tetap menjadi paradigma dominan dalam penelitian kesehatan.

Peneliti metode campuran meyakini bahwa metode campuran ini dapat berfungsi sebagai jembatan yang menghilangkan perbedaan/kontradiksi antara dua paradigma (Onwuegbuzie & Leech, 2005). Oleh karena itu, penelitian metode campuran mempunyai potensi untuk memanfaatkan kekuatan kedua pendekatan dan mengkompensasi kelemahannya, dan dapat menjadi sangat ampuh dalam mengatasi masalah yang kompleks dan beragam. Saling melengkapi: Memperluas, menyempurnakan, atau memperjelas hasil suatu metode dengan hasil metode lain (misalnya menggunakan data kualitatif untuk memberikan wawasan yang mendalam dan data kuantitatif untuk memberikan pemahaman yang luas).

Pengembangan: penggunaan hasil suatu metode untuk mengembangkan atau menginformasikan penggunaan metode lain dimana pengembangan diartikan secara luas mencakup pengambilan sampel dan implementasi, serta keputusan pengukuran. Inisiasi: menggunakan hasil metode yang berbeda satu sama lain untuk mencari area yang tidak konsisten guna menghasilkan wawasan inovasi baru.

Perbedaan Penelitian Kuantitatif dan Penelitian Kualitatif

Tingkat keakuratan data, biaya, waktu dan lain-lain yang diharapkan menjadi faktor yang diperhitungkan dalam memilih metode yang akan digunakan. Metode yang akan digunakan; Metode yang berbeda digunakan untuk mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif. QUAN atau QUAL – singkatan untuk menunjukkan metode yang digunakan, yaitu metode kuantitatif atau metode kualitatif.

Penelitian metode campuran dianggap sebagai solusi yang tepat ketika permasalahan penelitian memerlukan penggunaan metode kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan atau. Dengan menggunakan penelitian metode campuran, maka hasil yang diperoleh dengan metode yang satu didukung oleh metode yang lain, hal ini membuat penelitian menjadi lebih kuat. Selain itu, karena peneliti tidak terbatas pada satu metode penelitian, maka metode campuran memungkinkan untuk menjawab permasalahan penelitian yang lebih luas dan komprehensif (Johnson & Onwuegbuzie, 2004).

Tidak jauh berbeda menurut Putra (2017). Ada beberapa kelebihan metode metode campuran, yaitu memungkinkan peneliti mengungkapkan permasalahan penelitian yang lebih kompleks, data yang diperoleh lebih kaya dan komprehensif, serta karena adanya proses triangulasi maka hasil penelitian akan lebih berkualitas. Khususnya jika metode kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian metode campuran dilakukan secara bersamaan, peneliti mungkin menghadapi kesulitan.

TUJUAN DAN KARAKTERISTIK PENELITIAN MIXED-METHOD

Tujuan Penelitian Mixed-Method

Peneliti boleh menggunakan penelitian metode campuran jika penelitian tidak dapat mencapai tujuan penelitiannya hanya dengan menggunakan satu metode penelitian. Menggunakan lebih dari satu metode penelitian akan mempunyai pertanyaan penelitian berbeda yang dapat dijawab dengan metode penelitian berbeda. Penelitian yang menggunakan lebih dari satu metode penelitian dapat digunakan sebagai alat penafsiran, artinya temuan atau hasil suatu metode penelitian dapat terungkap dan dijelaskan dalam hasil penelitian yang menggunakan metode penelitian yang lain.

Penggunaan lebih dari satu metode penelitian dapat menghasilkan penelitian yang tidak diharapkan. Dalam penelitian metode campuran didasarkan pada metode pengambilan sampel dalam proses penelitian dari masing-masing metode penelitian. Artinya penggunaan lebih dari satu metode penelitian akan dipandang sebagai bentuk keunggulan hasil penelitian yang akan diperoleh, dan peneliti juga mempunyai kendali lebih terhadap beberapa metode penelitian yang berbeda.

Penggunaan lebih dari satu metode penelitian dilakukan karena penggunaan penguasaan peneliti terhadap berbagai metode yang digunakan dalam proses penelitian yang akan dilakukan. Menggunakan lebih dari satu metode penelitian akan menghasilkan berbagai pandangan atau pendapat terhadap masalah penelitian.

Karakteristik Penelitian Mixed-Method

Dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif dengan mengutamakan apa yang perlu dilakukan terlebih dahulu, data kuantitatif berupa data numerik sedangkan data kualitatif berupa data teks. Model pengutamaan pengumpulan data ada dua, yaitu 1) Eksploratori yaitu proses pengumpulan data yang mengutamakan penelitian kuantitatif terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan penelitian kualitatif, 2) Eksploratori yaitu proses pengumpulan data yang mengutamakan penelitian kualitatif terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan. dengan penelitian kuantitatif. Dalam rangkaian penelitian ini pengumpulan data dapat dilakukan dalam waktu yang bersamaan karena tidak harus dilakukan secara berurutan dalam proses penelitian secara sistematis.

Dalam proses penelitian ini dilakukan pengumpulan data kuantitatif terlebih dahulu, karena proses penelitian dapat berlanjut jika dilakukan penelitian kuantitatif. Dalam proses penelitian ini terlebih dahulu dilakukan pengumpulan data kualitatif dan dilanjutkan dengan penelitian kuantitatif. Data hasil penelitian kualitatif akan menjadi dasar untuk langkah selanjutnya dalam proses penelitian ini, yaitu penelitian kuantitatif.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif antara lain observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kuantitatif antara lain observasi, wawancara terstruktur, dan penggunaan kuesioner.

PERKEMBANGAN PENELITIAN MIXED METHOD

Macam-Macam Metode Penelitian Kombinasi Creswell (2009) mengklasifikasikan terdapat dua

Metode ini sama dengan metode penjelasan sekuensial, hanya saja kebalikannya, dimana pada metode ini tahap awal menggunakan metode kualitatif dan tahap selanjutnya menggunakan metode kuantitatif. Bobot metode lebih banyak pada metode tahap pertama yaitu metode kualitatif kemudian ditambah dengan metode kuantitatif. Tahap pertama dapat menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif dan pada tahap berikutnya dilanjutkan dengan metode kualitatif atau kuantitatif.

Dalam hal ini metode kuantitatif/kombinasi digunakan untuk menjawab satu jenis rumusan masalah atau satu jenis pertanyaan penelitian. Model atau strategi ini merupakan model yang paling terkenal di antara keenam model dalam metode kuantitatif/kombinasi/campuran. Metode penelitian gabungan model tertanam merupakan metode penelitian yang memadukan penggunaan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dalam waktu yang bersamaan.

Peneliti yang berupaya melengkapi hasil penelitian kuantitatif diperkaya dengan data kualitatif yang tidak dapat dieksplorasi dengan metode kuantitatif. Peneliti ingin memperoleh data yang lebih komprehensif yang dapat dicari dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan.

Konsep Penelitian Mixed Methode (Metode Campuran)

Peneliti kualitatif yang mencoba mendefinisikan penelitian kuantitatif mengandalkan pandangan mereka sendiri sehingga perbedaan kedua pendekatan ini menjadi semakin kompleks. Penelitian kuantitatif berorientasi pada positivisme, sehingga muncullah metode penelitian kuantitatif yaitu metode tradisional, positivis, saintifik, dan penemuan. Ada tiga aliran pemikiran utama yang menangani masalah ini, yaitu pandangan kelompok garis keras, pandangan kelompok pragmatis, dan pandangan kelompok dialektis.

Kelompok garis keras berpandangan bahwa pencampuran kedua pendekatan tersebut tidak mungkin dilakukan karena filosofi yang mendasari masing-masing pendekatan berbeda. Dengan demikian, kombinasi metode yang berbeda dapat dilakukan dalam suatu penelitian tertentu jika peneliti memutuskan bahwa kombinasi tersebut akan membantu pengumpulan dan analisis data menjadi lebih akurat dan kesimpulan yang dihasilkan akan lebih bermanfaat (Creswell, 2010: 10). Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa menemukan titik temu antara dua sudut pandang yang berbeda akan menguntungkan peneliti jika menggunakan pendekatan gabungan.

Hakikat pandangan dialektis adalah kesadaran akan manfaat sinergi antara dua sudut pandang yang berbeda mengenai realitas pengetahuan dan kedudukan nilai dalam penelitian. Kelompok pragmatis dan dialektika menyadari bahwa tidak mungkin menjadikan dua pendekatan yang berbeda menjadi sama, namun di antara perbedaan tersebut ada hal yang masih dapat diambil manfaatnya, jika dilihat dari sudut pandang pragmatisme dan dialektika.

PRINSIP PENELITIAN MIXED METHOD

Pendahuluan

Tulisan ini membahas tentang pengertian dan ciri-ciri metode penelitian campuran, atau gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Proses penelitian yang digunakan dalam metode gabungan ini pada hakikatnya tidak jauh berbeda dengan desain penelitian pada model tradisional. Namun, ada sejumlah variasi langkah yang membedakan metode gabungan dari metode tradisional/monometode.

Meskipun penelitian dengan metode kombinasi ini dimulai dengan suatu tujuan dan mungkin lebih dari satu pertanyaan penelitian, namun langkah-langkah yang harus dilakukan bervariasi dan tidak linier. Arah teori induktif adalah ketika peneliti bertujuan untuk mencari jawaban, arah induktif secara keseluruhan tidak berubah meskipun ada bagian kecil dalam penelitian yang berusaha melakukan konfirmasi seperti pada arah deduktif. Arah teori deduktif adalah ketika peneliti bertujuan untuk menguji suatu teori atau hipotesis, menjawab seberapa besar, menentukan hubungan dan tujuan lain yang sejenis.

Kesadaran akan bobot ini penting agar proyek penelitian dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan kebingungan dalam praktiknya. Apabila peneliti menggunakan metode kualitatif sebagai dominan dan metode kuantitatif sebagai pelengkap maka peneliti dapat menggunakan notasi qual + quan, atau sebaliknya bila metode kuantitatif lebih mendominasi dibandingkan kualitatif maka dapat menggunakan notasi quan + qual.

Spektrum Penelitian

Apabila peneliti yakin bahwa realitas, gejala, atau fenomena yang ditelitinya merupakan suatu hal yang tunggal, berdiri sendiri, terpisah dari realitas, gejala, atau fenomena lain serta dapat dipelajari secara terpisah, maka peneliti harus memilih jenis penelitian kuantitatif. Sebaliknya jika peneliti beranggapan bahwa realitas, gejala, atau fenomena yang ingin diteliti bersifat jamak atau majemuk dan tidak dapat dipisahkan dari realitas, gejala, atau fenomena lain serta harus dipahami secara keseluruhan, maka peneliti harus memilih jenis penelitian kualitatif. riset. Jika peneliti memandang realitas yang akan diteliti sebagai satu kesatuan dan paradigma penelitiannya berlogika positivis, maka peneliti harus memilih jenis penelitian kuantitatif.

Sebaliknya jika pandangan ontologis peneliti adalah bahwa realitas yang akan diteliti bersifat plural, dan akan menggunakan logika fenomenologis sebagai paradigma penelitiannya, maka peneliti harus memilih jenis penelitian kualitatif. Jika peneliti ingin menguji suatu teori atau hipotesis yang telah disusun atas dasar pemikiran deduktif, dengan data empiris (bukti empiris), maka peneliti harus memilih jenis penelitian kuantitatif. Sebaliknya jika peneliti ingin mengembangkan suatu konsep atau teori berdasarkan hasil analisis data empiris, sebaiknya peneliti memilih jenis penelitian kualitatif.

Strategi penelitian ini berkaitan dengan perolehan data yang sesuai dengan indikator setiap variabel atau gejala yang diteliti. Dengan cara ini, peneliti dapat benar-benar memahami makna perilaku subjeknya.

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini metode yang dipakai adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif dipakai untuk menganalisis daya tampung beban

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran (mixed methods) yaitu mengkombinasikan atau mengabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. 8) pendekatan kuantitatif adalah metode penelitian yang dilandaskan pada filsafat positivisme, penelitian kuantitatif ini

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.“Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan

Ada dua pendekatan dalam penelitian, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitaif. Metode atau pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang mengkuantifikasi temuan-temuan

Strategi Dalam Desain Penelitian Dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian, peneliti dapat memilih metode yang sesuai dengan tujuan penelitian, baik itu metode kuantitatif,

pengertian metode kuantitatif, Menurut Sugiyono 2016:13 yang dimaksud dengan metode kuantitatif adalah : “Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang

Konsep Penelitian Metode Gabungan Mengintegrasikan pendekatan kuangitatif dan kualitatif dalam satu study Membangun kekuatan data kuantitatif dan kualitatif Memiliki data kuantitatif