• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIAGNOSA MEDIS ASAM URAT DI DESA SUMORAME CANDI SIDOARJO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DIAGNOSA MEDIS ASAM URAT DI DESA SUMORAME CANDI SIDOARJO "

Copied!
111
0
0

Teks penuh

M dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Dalam Diagnosa Medis Asam Urat di Desa Sumorame Candi Sidoarjo” bukanlah karya ilmiah orang lain seluruhnya atau sebagian, kecuali dalam bentuk kutipan yang menyebutkan sumbernya. Judul : Asuhan Keperawatan Pada Lansia Ny. M dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Dalam Diagnosa Medis Asam Urat di Desa Sumorame Candi Sidoarjo.

Rumusan Masalah

Manfaat

Sebagai tambahan pengetahuan bagi profesi keperawatan dan untuk lebih menambah wawasan mengenai asuhan keperawatan pada lansia dengan masalah keperawatan nyeri akut dalam diagnosa medis penyakit asam urat.

Metode Penulisan

Sistematika Penulisan

Kadar asam urat yang tinggi melebihi batas normal sehingga menyebabkan penumpukan asam urat pada persendian dan organ tubuh lainnya (Susanto, 2013). Asam urat digolongkan menjadi asam urat primer dan asam urat sekunder (intinya tepat buletin edisi -2).

Konsep Dasar Lansia .1 Definisi

Akibat perlakuan buruk tersebut, penyesuaian diri lansia menjadi lebih buruk (Departemen Kesehatan RI, 2016). Perubahan sistem muskuloskeletal pada lansia: jaringan ikat (kolagen dan elastin), tulang rawan, tulang, otot dan sendi.

Konsep Keperawatan Lansia dengan Asam Urat .1 Pengkajian

Perubahan rambut pada lansia umumnya menjadi lebih lambat, lebih halus dan jumlahnya lebih sedikit, rambut menjadi putih dan banyak rontok. Perubahan kuku pada lansia antara lain pertumbuhannya melambat, kuku menjadi pudar, warna kuku menjadi kekuningan, kuku menjadi tebal, keras namun rapuh (Tamtomo, 2016). Perubahan mata pada lansia umumnya berupa kelopak mata kendur, kulit pada kelopak mata mengalami atrofi dan kehilangan elastisitasnya sehingga menimbulkan kerutan dan lipatan kulit berlebih.

Pada umumnya pada lansia terjadi perubahan pendengaran pada telinga terutama pada nada/bunyi tinggi dan bunyi yang tidak jelas atau sulit dipahami (Udjianti, 2011. Pada lansia katup jantung akan menjadi lebih tebal dan kaku, yaitu elastisitas aorta menurun, ventrikel kiri menebal hingga mengecil. Kekuatan kontraksi dan kemampuan jantung memompa darah menurun 1% per tahun setelah usia 20 tahun. Sedangkan pada pria lanjut usia, testis masih bisa menghasilkan sperma, meskipun penurunannya bertahap sehingga mengakibatkan penurunan hasrat seksual.

Pada lansia, suplai darah ke otot akan berkurang sehingga berdampak pada penurunan massa dan kekuatan otot. Pada lansia, jumlah sel pada otak akan berkurang sehingga mengakibatkan penurunan refleks dan penurunan kognitif. Pada lansia produksi hormon paratiroid akan menurun sehingga dapat menurunkan kadar kalsium sehingga dapat terjadi osteoporosis (Udjianti, 2011).

Tabel  2.3  Intervensi  peningkatan  suhu  tubuh  (hipertermia)  berhubugan  dengan  proses  infeksi  virus  pada  Ny.M  di  Desa  Sumorame  Candi Sidoarjo
Tabel 2.3 Intervensi peningkatan suhu tubuh (hipertermia) berhubugan dengan proses infeksi virus pada Ny.M di Desa Sumorame Candi Sidoarjo

Kerangka Masalah

Untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien penyakit asam urat, penulis memaparkan kasus yang penulis observasi pada tanggal 8 Maret 2021 sampai dengan tanggal 9 Maret 2021 dengan data pengkajian pada tanggal 8 Maret pukul 10.45 WIB.

Pengkajian .1 Identitas

Pada pemeriksaan hematopoietik tidak terdapat perdarahan atau lebam pada perut, tidak terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, pasien tidak anemia. Pada pemeriksaan telinga tidak terdapat perubahan pendengaran, tidak terdapat alat prostetik, tidak terdapat tinnitus (telinga berdenging), dan kebiasaan perawatan telinga klien biasa membersihkan dengan cotton bud. Pada pemeriksaan hidung tidak ditemukan rhinorrhea (pilek), tidak ada kesulitan bernapas, tidak mendengkur, tidak nyeri, dan tidak ada alergi.

Pada pemeriksaan mulut didapatkan selaput lendir basah, klien menyatakan menyikat gigi 2 kali sehari, tidak terdapat lesi, gigi palsu, gigi palsu, riwayat infeksi dan tidak..ada perubahan pada suara klien. Klien tidak ditemukan sesak nafas, tidak mengi, dan tidak ada alergi pernafasan. Pada saluran cerna tidak terdapat disfagia (susah menelan), tidak terjadi perubahan nafsu makan, tidak nyeri ulu hati, tidak mual/muntah, tidak ada hematemesis (muntah darah), tidak nyeri. , tidak ada benjolan/massa, tidak mencret, tidak sembelit, tidak melena, tidak wasir (wasir), tidak ada pendarahan dubur.

Klien tidak merasakan nyeri saat buang air kecil, tidak mempunyai riwayat batu saluran kemih dan infeksi saluran kemih. Pada pemeriksaan susunan saraf pusat klien merasakan sakit kepala, tidak kejang, tidak ada kelumpuhan (kehilangan separuh/seluruh fungsi otot), tidak ada paresis (badan lemah bergerak), tidak ada gangguan koordinasi, tidak ada tremor, tidak ada parathesia, tidak ada kepala. cedera dan tidak ada masalah dengan ingatan. Pada sistem endokrin tidak terdapat penyakit gondok (pembengkakan kelenjar tiroid), tidak terdapat polifagia (makan berlebihan), tidak terdapat polidipsia (banyak minum), dan tidak terdapat poliuria (sering buang air kecil). Indeks kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari) Nama klien : Ny.

Gambar  3.1  Genogram  pada  Ny.M  dengan  diagnosa  medis  asam  urat  di  Desa  Sumorame Candi Sidoarjo
Gambar 3.1 Genogram pada Ny.M dengan diagnosa medis asam urat di Desa Sumorame Candi Sidoarjo

Barthel Indeks Termasuk manakah klien ?

Pengkajian Status Mental Gerontik

DIAGNOSA KEPERAWATAN

  • DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN
  • DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN BERDASARKAN PRIORITAS

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

Nyeri seperti tertindih benda berat, pada lutut dan pergelangan tangan, skala nyeri 5 dan nyeri timbul saat beraktivitas.

Tabel 3.8 Catatan perkembangan pada Ny.M pada diagnosa medis asam urat di  Desa Sumorame Candi Sidoarjo
Tabel 3.8 Catatan perkembangan pada Ny.M pada diagnosa medis asam urat di Desa Sumorame Candi Sidoarjo

EVALUASI KEPERAWATAN

M dengan diagnosa medis radang sendi di Desa Sumorame Candi Sidoarjo yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Pengkajian

Menurut penulis, terdapat kesenjangan antara tinjauan literatur dan tinjauan kasus, karena tinjauan kasus menemukan bahwa klien sering mengonsumsi makanan tinggi purin. Menurut penulis, tidak ada kesenjangan antara tinjauan literatur dan tinjauan kasus karena kedua data menunjukkan adanya sakit kepala yang sama. Menurut penulis, tidak ada kesenjangan antara tinjauan pustaka dan tinjauan kasus, karena pada saat evaluasi data diketahui bahwa klien tidak mengalami perubahan pendengaran.

Dalam peninjauan kasus, data yang diperoleh selama pengkajian adalah klien tidak batuk dan tidak ada dahak. Menurut penulis, terdapat gap antara tinjauan literatur dan studi kasus karena pada saat pengkajian tidak ditemukan masalah pada pernapasan klien. Dalam tinjauan kasus ditemukan bahwa data pada sistem kemih tidak terjadi disuria, hematuria, poliuria, oliguria dan nokturia.

Menurut hemat penulis, terdapat gap antara tinjauan literatur dan tinjauan kasus, karena pada saat peninjauan tidak ditemukan permasalahan pada saluran kemih klien. Pada tinjauan kasus diperoleh data bahwa tidak terdapat lesi pada alat reproduksi, tidak terjadi perdarahan, maupun nyeri panggul. Pada tinjauan kasus diperoleh data bahwa tidak ada penyakit gondok (pembengkakan kelenjar tiroid), tidak ada polifagia (banyak makan), tidak ada polidipsia (banyak minum) dan tidak ada poliuria (sering buang air kecil).

Implementasi keperawatan

Dalam melaksanakan asuhan keperawatan menurut penulis tidak mengalami kesulitan dalam penanganan nyeri klien, nyeri klien dapat diatasi dengan teknik pernafasan dalam dan relaksasi. Tindakan yang dilakukan Jelaskan pengertian penyakit asam urat Jelaskan penyebab penyakit asam urat Jelaskan tanda dan gejala penyakit asam urat Jelaskan pengobatan dan pencegahan penyakit asam urat Jelaskan komplikasi penyakit asam urat Berikan kesempatan kepada klien dan keluarga untuk bertanya. Menurut penulis dalam pelaksanaan asuhan keperawatan penulis tidak ada kendala dalam menjelaskan penyakit radang sendi, karena dengan menjelaskan penyakit radang sendi dapat menambah wawasan klien.

Evaluasi Keperawatan

00 WIB masalah keperawatan nyeri akut terkait agen hayati teratasi, skala nyeri klien menurun. Dalam diagnosis defisit pengetahuan tentang proses penyakit berhubungan dengan kurangnya informasi, hal ini dilakukan dalam 2 kali kunjungan dengan penjelasan yang dapat dimengerti oleh pasien, pasien juga dapat menjelaskan kembali apa yang telah dijelaskan dan berhasil dilaksanakan serta tujuan kriteria hasil telah terpenuhi. 00 WIB Masalah keperawatan adalah kurangnya pengetahuan tentang proses penyakit berhubungan dengan kurangnya informasi pasien tentang penyebab penyakit asam urat, pasien tidak mengalami kebingungan.

Setelah penulis melakukan observasi dan melakukan asuhan keperawatan langsung pada klien kasus asam urat di Desa Sumorame Candi Sidoarjo yang mengalami masalah keperawatan dengan defisit pengetahuan mengenai pengertian asam urat, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan dan pengobatan asam urat, maka penulis dapat segera menarik kesimpulan Saran yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan mutu dan pelayanan asuhan keperawatan pada klien asam urat dengan indikasi nyeri dengan masalah keperawatan dengan defisit pengetahuan tentang asam urat.

Kesimpulan

Saran

Kompres air rendaman jahe dapat mengurangi nyeri pada lansia penderita radang sendi di Desa Cengkalsewu Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. M dengan masalah keperawatan nyeri akut dalam diagnosa medis arthritis di Desa Sumorame Candi Sidoarjo". Sebelum bertanda tangan di bawah ini, saya telah mendapat informasi yang jelas tentang tugas pengambilan studi kasus ini dari seorang mahasiswa bernama Puji Yudha Raka Siwi tentang proses pengambilannya. studi kasus, dan saya memahami semua yang telah dijelaskan.

Saya setuju untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan studi kasus ini dan saya telah menerima salinan formulir ini. Dengan ini saya memberikan persetujuan saya setelah memahami semua yang telah dijelaskan oleh peneliti mengenai proses pengambilan studi kasus ini dengan baik. Segala data dan informasi dari saya sebagai peserta hanya akan digunakan untuk keperluan studi kasus ini.

Setelah memberikan pendidikan kesehatan selama 20 menit kepada keluarga, diharapkan keluarga memahami tentang penyakit radang sendi.

Penyebab

Sendi yang terkena asam urat tampak bengkak, merah, panas, dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi hari. Pertolongan pertama untuk mengatasi radang sendi pada kaki atau tangan adalah dengan mengonsumsi obat pereda nyeri antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen. Jika obat pereda nyeri yang dijual bebas di toko obat atau apotek tidak mempan, minumlah obat radang sendi dari dokter.

Pasien asam urat yang sudah berobat biasanya diberi resep obat untuk meredakan serangan asam urat. Apalagi jika penderita pernah mengalami serangan nyeri asam urat.Salah satu obat yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi nyeri asam urat adalah jenis kortikosteroid. Salah satu cara alami menghilangkan sakit asam urat dengan cepat yang bisa Anda coba adalah kompres es.

Mendukung sendi yang paling terkena serangan asam urat dapat mengurangi tekanan dan mengurangi rasa sakit. Cara menghilangkan nyeri asam urat dengan cepat lainnya adalah dengan mengistirahatkan sendi hingga nyeri hilang. Oleh karena itu, penderita serangan asam urat sebaiknya minum air putih minimal delapan gelas sehari.

Puji Yudha Raka Siwi 1801045

Politeknik Kesehatan Kerta Cendekia

Sidoarjo 2021

Sendi yang terkena asam urat tampak bengkak, merah, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi hari.Diet untuk penderita asam urat 1). Anjurkan asupan kalori sesuai kebutuhan: Sebaiknya sesuaikan jumlah asupan kalori dengan kebutuhan tubuh sesuai tinggi dan berat badan. Sebaiknya asupan tinggi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi penderita asam urat, karena akan meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin.

Penatalaksanaan Nyeri

Teknik relaksasi merupakan teknik yang dapat merilekskan pikiran dan tubuh melalui proses pelepasan ketegangan otot pada setiap tubuh secara bertahap (Potter & Perry, 2010).

Gambar

Tabel  2.3  Intervensi  peningkatan  suhu  tubuh  (hipertermia)  berhubugan  dengan  proses  infeksi  virus  pada  Ny.M  di  Desa  Sumorame  Candi Sidoarjo
Gambar 2.1 Kerangka masalah pada pasien dengan diagnosa medis asam urat  (Nanda, 2015).
Gambar  3.1  Genogram  pada  Ny.M  dengan  diagnosa  medis  asam  urat  di  Desa  Sumorame Candi Sidoarjo
Tabel  3.1  Indeks  Katz  pada  Ny.M  dengan  Masalah  Keperawatan  Nyeri  Akut  pada Diagnosa Medis Asam Urat di Desa Sumorame Candi Sidoarjo  Skore  Kriteria
+6

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan Pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien fraktur dalam pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman dengan masalah keperawatan nyeri akut tindakan yang dilakukan adalah

[r]