LKjIP
TAHUN 2021
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR
Jl. Manukwari No.12 B Satreyan - Kanigoro
KATA PENGANTAR
Atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya semata kepada kita semua, sehingga Laporan Kinerja Instansi Pemerintah OPD Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar dapat terselesaikan.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LkjIP) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2021 ini disusun dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Penyusunan laporan ini telah diupayakan seoptimal mungkin agar dapat memberikan keterangan dan penjelasan mengenai akuntabilitas kinerja di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar pada tahun 2021. Untuk itu kami berharap kiranya laporan ini dapat menjadi bahan masukan, pengkajian dan evaluasi serta pembinaan lebih lanjut untuk pelaksanaan tugas di masa yang akan datang.
Demikian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2021 ini disampaikan, kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua.
Tidak lupa ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian Laporan ini. Akhirnya Kami berharap semoga Laporan ini nantinya dapat menunjang dalam segala kegiatan pemerintahan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Blitar, 25 Februari 2022 Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Blitar
ACHMAD CHOLIK, S.Sos, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19700725 199003 1 003
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 ii
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... ii
DAFTAR LAMPIRAN ... iii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
BAB II. PERENCANAAN KINERJA ... 4
2.1 Perjanjian Kinerja ... 4
BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA ... 6
3.1. Capaian Kinerja Organisasi ... 6
3.2. Realisasi Anggaran ... 19
BAB IV. PENUTUP ... 23
4.1 Kesimpulan ... 23
4.2 Saran dan Tindak Lanjut ... 24 LAMPIRAN-LAMPIRAN
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Matrik Rencana Strategis Tahun 2021 s/d 2026 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar
Lampiran 2 Perubahan Perjanjian Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 Lampiran 3 Ringkasan Realisasi Fisik dan Keuangan tahun 2021
Lampiran 4 Foto Pendukung Pelaksanaan Kegiatan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 1
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Tugas dan Fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar secara umum dibentuk berdasarkan Peraturan Bupati Blitar Nomor 59 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, uraian tugas dan fungsi serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar.
Sebagaimana tercantum dalam Peraturan Bupati Blitar Nomor 59 Tahun 2016 pasal 2 disebutkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup adalah unsur pelaksana urusan pemerintahan daerah di bidang pengawasan dan pengendalian dampak lingkungan, urusan pemerintahan daerah di bidang konservasi dan kemitraan lingkungan, dan urusan pemerintahan daerah di bidang kebersihan dan pertamanan serta pembantuan. Dinas Lingkungan Hidup sebagaimana dimaksud dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 5, Dinas Lingkungan Hidup mempunyai fungsi :
a. Menetapkan Kebijakan strategis pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan;
b. Menetapkan kebijakan Teknis bidang lingkungan hidup;
c. Mengkoordinasikan penyelenggaran pengendalian, konservasi, pemantauan dan pengawasan serta penataan lingkungan hidup
d. Mengkoordinasikan pelaksanaan pembinaan, pengawasan, pengendalian serta evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan bidang lingkungan hidup
e. Memimpin pengkoordinasian, integrasi dan sinkronisasi kegiatan bidang Lingkungan Hidup di lingkungan Pemerintah Daerah
f. Memimpin pembinaan dan pelaksanaan kerjasama bidang lingkungan hidup dengan masyarakat, lembaga pemerintah dan lembaga lainnya
g. Memimpin penyelenggaran urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang lingkungan hidup
h. Memimpin penyelenggaraan pengelolaan kebersihan, persampahan, limbah, pertamanan dan ruang terbuka hijau
i. Memimpin penyelenggaraan urusan kesekretariatan pada Dinas Lingkungan j. Memimpin pembinaan UPTD
k. Melaksanakan peraturan perundang – undangan bidang lingkungan hidup l. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan peratuaran
perundang - undangan
Jumlah Penduduk di Kabupaten Blitar berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2020 adalah sebanyak 1.160.677 jiwa. Adapun wilayah Kabupaten Blitar terbagi dua oleh sungai Brantas wilayah selatan sungai Brantas telah dikenal dengan sebuatan Blitar selatan dengan luas + 698,94 km2. Sedangkan Blitar utara memiliki luas + 898,94 km2. Wilayah Kabupaten Blitar dengan kondisi geografis terdiri dari wilayah pegunungan, dataran rendah, daerah aliran sungai dan pesisir.
Daerah pegunungan berada di bagian utara dengan adanya gunung Kelud yang aktif dan gunung Kawi di sebelah timur. Sedangkan pegunungan kapur berada di sebelah selatan berbatasan dengan wilayah pesisir pantai selatan. Daerah dataran rendah berada dibagian tengah dan barat. Daerah aliran sungai berada dibagian tengah.
Dibagian selatan terbentang dari timur ke barat wilayah pesisir Kabupaten Blitar sepanjang 45 km menghadap samudra Indonesia. Selain itu, Kabupaten Blitar juga memiliki potensi unggulan di bidang peternakan, pertanian ataupun pertambangan, yang tentu saja potensi-potensi tersebut selain mendatangkan nilai ekonomis juga bisa menimbulkan dampak negatif terhadap kelestarian sumber daya alam di Kabupaten Blitar. Dengan kondisi Kabupaten Blitar seperti yang tersebut di atas, maka menimbulkan isu-isu strategis baik skala regional, nasional maupun internasional. Adapun isu-isu strategis atau permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar antara lain :
- Banyaknya alih fungsi lahan - Kerusakan hutan
- Anomali Iklim - Pemanasan Global
- Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca - Daerah rawan Tsunami
- Daerah rawan bencana gunung berapi - Daerah rawan banjir
- Daerah rawan angin puting beliung - Daerah rawan longsor
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 3
- Peningkatan pencemaran air, udara maupun tanah yang disebabkan oleh sampah atau oleh dunia usaha.
Yang mana apabila hal ini dtidak segera diatasi, maka akan menimbulkan masalah- masalah yang serius di Kabupaten Blitar.
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
2.1 PERJANJIAN KINERJA
Untuk mengatasi isu-isu strategis atau permasalahan-permasalahan yang berkembang di Kabupaten Blitar, khususnya yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, maka Dinas Lingkungan Hidup sesuai dengan kekuatan anggaran yang dikelola sesuai dengan yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPPA SKPD) Tahun Anggaran 2021, berusaha akan menjalankan program dan kegiatan untuk mengatasi isu-isu strategis atau permasalahan- permasalahan yang telah dijabarkan dalam bab I. Untuk menjamin keberhasilan dalam melaksanakan program dan kegiatan serta dalam pengelolaan anggaran SKPD, maka dibuatlah Perjanjian Kinerja. Perjanjian Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen secara tertulis dari Kepala SKPD kepada Bupati yang berisikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelola untuk dipertanggungjawabkan kepada Bupati sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran ( DPA ) Satuan Kerja Perangkat Daerah. Perubahan Perjanjian Kinerja pada Tahun 2021 dibuat berdasarkan DPPA SKPD 2021 disesuaikan dengan IKU SKPD. Adapun Perubahan Perjanjian Kinerja pada Tahun 2021 adalah sebagai berikut:
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 5
Tabel. 2.1
Perjanjian Kinerja Tahun 2021
No. Sasaran strategis Indikator Kinerja Target
(1) (2) (3) (4)
1. Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan
- Indeks Kualitas Air 55,1
- Indeks Kualitas Udara 86,7
- Indeks Tutupan
Hutan/Vegetasi
41,41 2. Meningkatnya Pengelolaan
Kebersihan
- Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan
79
Dari tabel Perjanjian Kinerja diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Untuk IKU 1, IKU 2 dan IKU 3 diampu oleh 5 program yaitu Program Perencanaan Lingkungan Hidup, Program Pengendalian Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup, Program Pengelolaan Keanekaagaman Hayati (KEHATI), Program Pembinaan dan Pengawasan terhadap Izin Lingkungan dan Izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Masyarakat, dan Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup;
2. Untuk IKU 4 diampu oleh Program Pengelolaan Persampahan.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
Laporan Akuntabilitas akan memberikan gambaran untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi-misi Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Blitar yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar Tahun 2021-2026. Pengukuran yang dimaksud itu merupakan suatu hasil dari suatu penilaian yang sistimatis dan didasarkan pada kelompok indikator kegiatan berupa masukan, keluaran, hasil, manfaat dan dampak. Penilaian dimaksud tidak terlepas dari kegiatan mengolah masukan menjadi keluaran dan penilaian dalam proses penyusunan kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran tujuan.
3.1. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI
Capaian Kinerja merupakan dasar dalam menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi misi Bupati/Wakil Bupati.
Pengukuran Capaian Kinerja pada tahun 2021 dilakukan dengan cara :
1. Membandingkan antara target dengan realisasi masing-masing indikator kinerja pada tahun bersangkutan;
2. Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun bersangkutan dengan tahun lalu;
3. Membandingkan realisasi kinerja, anggaran dan efisiensi yang telah dilakukan sampai dengan tahun bersangkutan;
4. Analisi penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif solusi yang telah dilakukan;
5. Analisis atas efesiensi penggunaan sumber daya;
6. Analisis Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja.
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 7
Untuk memperjelas capaian kinerja organisasi pada tahun 2021 kami sajikan pada tabel-tabel dibawah ini :
Tabel 3.1
Pencapaian Kinerja Tahun 2021
No. Sasaran
strategis Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1.
Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan
- Indeks Kualitas Air 55,1 55 99,82 - Indeks Kualitas
Udara
86,7 87,46 100,88 - Indeks Tutupan
Hutan/Vegetasi
41,41 43,04 103,93 2. Meningkatnya
Pengelolaan Kebersihan
- Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan
79 77,21 97,73
Dari tabel diatas dapat disajikan analisa sebagai berikut :
1. 3 (tiga) indikator kinerja utama (IKU) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar yaitu indeks kualitas air, indeks kualitas udara dan indeks tutupan lahan merupakan 3 (tiga) parameter kunci untuk mengukur IKLH;
2. Dari data capaian kinerja indikator kinerja utama (IKU) pada tabel tersebut diatas menunjukkan bahwa :
a. 1 (satu) parameter IKLH yaitu Indeks Kualitas Air memperoleh capaian kinerja dibawah dari target yang telah ditentukan. Untuk Indeks Kualitas Air dari target 55,1 hanya tercapai 55,0, atau sekitar 99,82%, sehingga terdapat selisih antara target kinerja dengan capaian kinerja sebesar 0,18%.
b. 2 (dua) parameter IKLH yaitu Indeks Kualitas Kualitas Udara dan Indeks Tutupan Hutan/Vegetasi capaian kinerjanya melampui dari target yang telah ditentukan. Untuk Indeks Kualitas Udara dari target 86,7 tercapai 87,46 atau sekitar 100,88%. Sedangkan untuk Indeks Kualitas Tutupan lahan dari target 41,41 tercapai 43,04 atau 103,93%.
3. Sedangkan untuk Indikator Kinerja Utama (IKU) yang keempat yaitu Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan memperoleh capaian kinerja dibawah dari target yang telah ditentukan. Untuk Indeks Pengelolaan Persampahan dari target 79 tercapai 77,21 atau sekitar 97,73%, sehingga terdapat selisih antara target kinerja dengan capaian kinerja sebesar 2,27%.
Tabel 3.2
Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Tahun 2021 Dengan Tahun 2020 SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR KINERJA 2020 2021
Target Realisasi Target Realisasi
1 2 3 4 5 6
Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan
Indeks Kualitas Air 70,8 56,67 55,1 55
Indeks Kualitas Udara 99,44 98,22 86,7 87,46 Indeks Tutupan
Hutan/Vegetasi
50,66 50,69 41,41 43,04 Meningkatnya
Pengelolaan Kebersihan
Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan
- - 79 77,21
Dari tabel diatas dapat dijelaskan beberapa hal sebagai berikut :
1. Indikator Kinerja Utama ( IKU) indeks kualitas air pada tahun 2019 dan 2020 ada selisih yang limit dengan yang telah ditargetkan. Capaian kinerja pada tahun 2020 sama dengan capaian tahun 2021 yang berada pada level cemar ringan, karena adanya hasil uji kualitas air yang mencerminkan bahwa sungai di Kabupaten Blitar tercemar ringan akibat banyaknya limbah domestik, buangan MCK dan sedimentasi tanah yang mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas air sungai;
2. Untuk Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Kualitas Udara pada tahun 2020 dan 2021, capaian kinerja selalu bisa melebihi dari yang telah ditargetkan pada RPJMD dan Renstra, hanya saja pada tahun 2021 hasil yang didapatkan lebih rendah daripada capaian tahun 2020. Hal ini disebabkan pada tahun 2020 lokasi pengujian kualitas udara di Kabupaten Blitar dilakukan di dua tempat yaitu pemukiman dan perkantoran, sedangkan pada tahun 2021 lokasi pengujian kualitas udara bertambah menjadi empat lokasi yaitu di pemukiman,
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 9
perkantoran, transportasi, dan industri, dimana di dua lokasi yaitu transportasi dan industri merupakan pusat kegiatan yang menghasilkan emisi yang berpotensi mencemari udara. Namun, nilai indeks tersebut masih termasuk dalam katagori baik yang menunjukkan bahwa kualitas udara di Kabupaten Blitar kondisinya masih baik dan aman dari polusi;
3. Untuk Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Tutupan Hutan/Vegetasi pada tahun 2020 dan 2021 capaian kinerjanya selalu bisa melebihi dari yang telah ditargetkan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi Hutan di Kabupaten Blitar baik hutan lindung, hutan produksi, hutan rakyat untuk tutupan vegetasinya masih bisa dikendalikan dan bahkan tutupan lahan/vegetasi bisa melebihi 40 % dari luas wilayah Kabupaten Blitar;
4. Untuk Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan, pada tahun 2020 indikator ini tidak dihitung. Pada tahun 2021 Indikator Kinerja Pengelolaan Persampahan dengan target 79 tercapai 77,21.
Tabel 3.3
Perbandingan Realisasi Kinerja s/d Akhir Periode RPJMD/RENSTRA SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR
RPJMD/RENSTRA REALISASI
TINGKAT KEMAJUAN
1 2 3 4 5
Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan
Indeks Kualitas Air
55,60 55,00 98,92%
Indeks Kualitas Udara
87,21 87,46 100,29%
Indeks Tutupan Hutan/Vegetasi
52,11 43,04 82,59%
Meningkatnya Pengelolaan Kebersihan
Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan
84 77,21 91,92%
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa capaian kinerja pada masing-masing indicator kinerja utama (IKU) bila dibandingkan dengan target pada akhir periode RPJMD/Renstra dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Kualitas air sampai dengan tahun kedua RPJMD periode 2021-2026 memperoleh kemajuan pencapaian kinerja sebesar 98,92%. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air di Kabupaten Blitar berada pada level cemar ringan;
2. Pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Kualitas Udara sampai dengan tahun kedua RPJMD periode 2021-2026 memperoleh kemajuan pencapaian kinerja sebesar 100,29%. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas udara di Kabupaten Blitar masih bagus;
3. Pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Tutupan Vegetasi/Hutan sampai dengan tahun kedua RPJMD periode 2021-2026 memperoleh kemajuan pencapaian kinerja sebesar 82,59%. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi hutan dan tutupan lahan di Kabupaten Blitar masih baik.
4. Pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan sampai dengan tahun kedua RPJMD periode 2021-2026 memperoleh kemajuan pencapaian kinerja sebesar 91,92%. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup sangat konsen dalam hal pengelolaan kebersihan dan persampahan.
Tabel 3.4
Alokasi Per Sasaran Pembangunan
NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA
ANGGARAN (Rp.)
% ANGGARAN OPD 1 Meningkatnya
Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan
Indeks Kualitas Air
5.317.711.300 38,67%
Indeks Kualitas Udara
Indeks Tutupan Hutan/Vegetasi 2 Meningkatnya
Pengelolaan Kebersihan
Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan
3.547.298.557 25,79%
TOTAL 8.865.009.857 64,50%
Dari tabel di atas dapat dijelaskan/diuraikan sebagai berikut :
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 11
1. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar mempunyai 2 sasaran strategis yaitu Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan dan Meningkatnya Pengelolaan Kebersihan;
2. Untuk sasaran strategis “Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan”
menggunakan 3 indikator Kinerja Utama (IKU) yaitu indeks kualitas air, indeks kualitas udara dan indeks tutupan hutan/vegetasi mendapatkan alokasi anggaran sebesar 38,67% dari pagu OPD;
3. Untuk sasaran strategis “Meningkatnya Pengelolaan Kebersihan” menggunakan indikator Kinerja Utama (IKU) yaitu Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan mendapatkan alokasi anggaran sebesar 25,79% dari pagu OPD;
4. Penurunan alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut terjadi karena adanya rasionalisasi anggaran pembangunan untuk penanganan pandemi covid-19.
Sedangkan Pencapaian Kinerja dan Anggaran pada tahun 2021 berdasarkan indikator kinerja utama yang dijabarkan dengan program/kegiatan disajikan berdasarkan tabel berikut :
Tabel 3.5
Pencapaian Kinerja dan Anggaran
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian Target (Rp.) Realisasi (Rp.) Capaian Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan
Lahan
Indeks Kualitas Air 55,1 55 99,82% 5.317.711.300 5.090.889.459 95,73%
Indeks Kualitas Udara 86,7 87,46 100,88%
Indeks Tutupan Hutan/Vegetasi
41,41 43,04 103,94%
Program Perencanaan Lingkungan Hidup Persentase dokumen perencanaan lingkungan hidup yang disusun
5% 5% 100% 170.172.000 152.105.515 89,38%
Program Pengendalian Pencemaran Dan/Atau Kerusakan Lingkungan Hidup
Persentase obyek yang dikendalikan
Pencemaran Dan/Atau mengalami Kerusakan Lingkungan Hidup
10% 10% 100% 553.804.900 547.376.757 98,84%
Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (KEHATI)
Persentase RTH publik terhadap luas wilayah perkotaan
2% 0,003% 0,15% 1.454.807.100 1.439.983.372 98,98%
Program Pembinaan Dan Pengawasan Terhadap Izin Lingkungan Dan Izin Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH)
Tingkat Ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kab
60% 68,63% 114,38% 133.717.500 133.409.000 99,70%
Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan Dan Penyuluhan Lingkungan Hidup Untuk Masyarakat
Persentase peningkatan gerakan masyarakat peduli lingkungan
10% 10% 100% 2.984.428.800 2.797.880.815 93,75%
Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup
Persentase pengaduan pencemaran lingkungan yang diselesaikan
50% 95,24% 190,48% 20.781.000 20.134.000 96,89%
Meningkatnya Pengelolaan Kebersihan Indeks Kinerja Pengelolaan
Persampahan
79 77,21 97,73% 3.547.298.557 3.327.612.400 93,81%
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 13
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian Target (Rp.) Realisasi (Rp.) Capaian Program Pengelolaan Persampahan Persentase sampah
yang terkelola
79% 77,21% 97,73% 3.547.298.557 3.327.612.400 93,81%
Total 8.865.009.857 8.418.501.859 94,96%
Dari tabel diatas dapat disajikan analisa sebagai berikut :
1. Untuk indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks kualitas air, Indeks kualitas Udara, dan Indeks Tutupan Hutan/Vegetasi diampu oleh 5 program yaitu Program Perencanaan Lingkungan Hidup, Program Pengendalian Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup, Program Pengelolaan Keanekaagaman Hayati (KEHATI), Program Pembinaan dan Pengawasan terhadap Izin Lingkungan dan Izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Masyarakat, dan Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup dimana ketiga program tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp.
5.317.711.300,- dan realisasi anggaran sebesar Rp. 5.090.889.459,- atau 95,73%;
2. Untuk Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan diampu oleh Program Pengelolaan Persampahan dimana program tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp. 3.547.298.557,- dan realisasi anggaran sebesar Rp. 3.327.612.400,- atau 93,81%;
3. Secara keseluruhan capaian realisasi anggaran pembangunan tahun 2021 sebesar Rp. 8.418.501.859,- (94,96%) dari target Rp. 8.865.009.857,-;
Tabel 3.6
Analisa Keberhasilan dan Kegagalan Kinerja Tahun 2021
No. Sasaran
strategis Indikator Kinerja Target Realisasi Capaian (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1.
Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan
- Indeks Kualitas Air 55,1 55 99,82%
- Indeks Kualitas Udara
86,7 87,46 100,87%
- Indeks Tutupan
Hutan/Vegetasi 41,41 43,04 103,94%
2. Meningkatnya Pengelolaan Kebersihan dan Pertamanan
- Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan
79 77,21 97,73%
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 15
Dari data tabel di atas dapat dapat diuraikan/dianalisa penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif solusi yang telah dilakukan dapat diuraikan sebagai berikut :
a) Beberapa hal yang menyebabkan indikator Indeks Kualitas Air tidak mencapai target adalah sebagai berikut :
1) Parameter BOD (Biological Oxygen Demand) yang melebihi baku mutu. Pada daerah hulu sungai tingginya kadar BOD dimungkinkan berasal dari akumulasi bahan organik terutama seresah dari vegetasi hutan diatasnya. Sedangkan hilir sungai terjadi peningkatan kadar BOD disebabkan aktivitas rumah tangga yang membuang air limbah ke sungai yang menyumbang beban pencemaran bahan organik ke sungai;
2) Parameter total fosfat yang melebihi baku mutu terdapat di kawasan hilir sungai disebabkan oleh aktifitas pemukiman yang menggunakan deterjen;
3) Parameter TSS (Total Suspended Solid) yang melebihi baku mutu disebabkan kondisi cuaca yang tidak menentu, pengambilan sampel saat hujan dapat menaikkan laju alir sungai secara cepat sehingga meningkatkan konsentrasi sedimen melayang dalam air yang berakibat pada kekeruhan;
4) Sulitnya akses pengambilan sampel di daerah hulu. Daerah hulu seharusnya merupakan kawasan yang belum terdapat aktifitas manusia namun sulitnya akses jalan/jembatan dan keterbatasan kendaraan maka pengambilan sampel dilakukan di dekat pemukiman masyarakat;
5) Pada musim penghujan pada umumnya kadar BOD, COD (Chemical Oxygen Demand), ataupun DO (Dissolved Oxygen) biasanya cenderung meningkat;
b) Untuk Indeks Kualitas Udara melampaui target yang telah ditentukan. Hal ini menunjukkan nilai indeks tersebut masih termasuk dalam katagori baik yang menunjukkan bahwa kualitas udara dengan kadar NO2 dan SO2 di Kabupaten Blitar kondisinya masih baik dan aman dari polusi. Nilai kualitas didapat dari data yang berasal dari pemantauan udara ambien dengan metode passive sampler, sehingga belum menggambarkan secara utuh kualitas udara di sepanjang tahun. DLH belum memiliki alat pemantauan kualitas udara secara otomatis dan hanya melakukan pemantauan udara ambien sesaat selama 1 jam (idealnya 24 jam) karena keterbatasan anggaran. Pengujian kualitas udara pada tahun 2021 dilakukan di empat lokasi yaitu pemukiman, perkantoran, industri dan transportasi berbeda
dengan tahun sebelumnya yang hanya dilakukan di dua lokasi yaitu pemukiman dan perkantoran ;
c) Indeks Tutupan Hutan / Vegetasi capaian kinerjanya melampui dari target yang telah ditentukan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi Hutan di Kabupaten Blitar baik hutan lindung, hutan produksi, hutan rakyat untuk tutupan vegetasinya masih bisa dikendalikan dan bahkan tutupan lahan/vegetasi bisa melebihi 40% dari luas wilayah Kabupaten Blitar;
d) Untuk Indikator Kinerja Utama (IKU) Indeks Kinerja Pengelolaan Persampahan dengan target 79 dan realisasi kinerjanya adalah 77,21 atau tercapai 97,73%.
Angka ini didapat dari dari pengurangan sampah yang dilakukan oleh masyarakat dan penanganan sampah yang dilakukan oleh pmerintah daerah. Faktor penyebab pengelolaan sampah masih belum mencapai target yang ditentukan antara lain : 1) Kurangnya sarana dan prasarana persampahan.
2) Luasnya wilayah Kabupaten Blitar yang menyebabkan penanganan persampahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah menjadi kurang optimal.
3) Umur TPA yang semakin berkurang.
4) Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya.
Adapun usaha-usaha yang telah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Blitar tetap lestari dan tidak tercemar antara lain :
1. Melaksanakan pengawasan dan monitoring kepada Dunia Usaha dalam pengelolaan limbah;
2. Melaksanakan Sosialisasi kepada pengusaha dalam pengelolaan lingkungan hidup;
3. Memberikan fasilitasi atau pengarahan kepada pemrakarsa usaha dalam pengelolaan limbah;
4. Melaksanakan penanaman pohon di tepi jalan kabupaten sebagai penyerap karbon;
5. Melaksanakan pengadaan tanaman untuk ditanam dikawasan permukiman;
6. Melaksanakan pembinaan Desa/Kel. Berseri, Adiwiyata, Eco Pesantren dimana hal ini bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup dan menambah luasan tutupan lahan di kawasan permukiman;
7. Melaksanakan pembinaan kepada Desa/Kel. dalam Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim dimana hal ini bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 17
dalam pengelolaan lingkungan hidup dan menambah luasan tutupan lahan di kawasan permukiman.
8. Melaksanakan pembinaan kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle)
9. Pengoptimalan bank sampah dengan program Satu Desa Satu Bank Sampah.
Tabel 3.7
Efisiensi Penggunaan Sumber Daya
NO SASARAN INDIKATOR
SASARAN
% CAPAIAN KINERJA
% PENYERAPAN ANGGARAN
TINGKAT EFISIENSI 1 Meningkatnya
Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan
Indeks Kualitas
Air 99,82% 95,73% 4,27%
Indeks Kualitas
Udara 100,87%
Indeks Tutupan Hutan/Vegetasi
103,94%
2 Meningkatnya Pengelolaan Kebersihan
Indeks Kinerja Pengelolaan Kebersihan
97,73% 93,81% 6,19%
Dari Tabel diatas dapat dikemukakan analisa sebagai berikut :
1. Pada tahun 2021 ada 2 sasaran strategis serta 4 indikator kinerja utama (IKU) yang ditentukan. Dari ke empat indikator tersebut Dinas Lingkungan Hidup berhasil mencapai target kinerja bahkan ada yang melampaui target kinerja yang ditentukan. Tercapainya target kinerja tentunya didukung oleh besarnya anggaran.
Pada tahun 2021 Dinas Lingkungan Hidup mampu melakukan efisiensi penggunaan anggaran tanpa mengabaikan pencapaian target kinerja;
2. Pada sasaran Meningkatnya Kualitas Air, Udara, dan Tutupan Lahan yang diampu oleh Program Perencanaan Lingkungan Hidup, Program Pengendalian Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup, Program Pengelolaan Keanekaagaman Hayati (KEHATI), Program Pembinaan dan Pengawasan terhadap Izin Lingkungan dan Izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Masyarakat, dan Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup berhasil melakukan efisiensi sumberdaya dan anggaran sebesar Rp. 226.821.841,- yang mana jumlah tersebut diperoleh dari pengurangan jumlah perjalanan dinas dan
adanya peran serta dari pihak-pihak lain dalam berpartsisipasi aktif dalam gerakan peduli lingkungan baik event bersih-bersih sungai maupun penanaman dalam rangka untuk mendukung gerakan blitar menanam serta donasi pohon;
3. Meningkatnya pengelolaan kebersihan dan Pertamanan yang diampu oleh Program Pengelolaan Persampahan berhasil melakukan efisiensi sumberdaya dan anggaran sebesar Rp. 219.686.157,- yang mana jumlah tersebut diperoleh dari pengurangan jumlah tenaga pendamping dan perjalanan dinas.
Adapun pencapaian target IKU dapat dijelaskan sebagai berikut :
• Pencapaian Kinerja Indeks Kualitas Air 55
• Pencapaian Kinerja Indeks Kualitas Udara 87,46
• Pencapaian Kinerja Indeks Tutupan Lahan/Vegetasi 43,04
• Pencapaian Kinerja Indeks Kinerja Pengelolan Persampahan 77,21
Dari capaian kinerja 3 (tiga) IKU Dinas Lingkungan Kabupaten Blitar tersebut yang merupakan parameter Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) antara lain Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan dapat diketahui dan dihitung. IKLH merupakan salah satu indikator di RPJMD dan Dinas Lingkungan Hidup sebagai Dinas pengampu untuk indikator IKLH. Target IKLH untuk tahun 2021 adalah 64,90 dan capaian kinerja sebesar 65,53 atau 100,97%.
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kabupaten Blitar Tahun 2021 sebesar sebesar 65,53. Dengan nilai IKLH pada kisaran 50 ≤ IKLH < 70, maka kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Blitar masuk kategori sedang. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup merupakan indeks komposit dari Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU) dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan/Hutan (IKTL).
Tabel 3.8
Skala Nilai Indeks Kualitas Lingkungan (IKLH)
No Kriteria Skor
1 Sangat Baik IKLH ≥ 90
2 Baik 70 ≤ IKLH < 90
3 Sedang 50 ≤ IKLH < 70 4 Buruk 25 ≤ IKLH < 50 5 Sangat Buruk IKLH < 50
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 19
Penurunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) tersebut karena Indeks Kualitas Air dengan nilai 55 termasuk dalam katagori cemar ringan. Kualitas air mengalami penurunan dengan nilai parameter BOD dan total coliform di atas baku mutu.
3.2. REALISASI ANGGARAN
Untuk pencapaian target kinerja tahun anggaran 2021, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar mempunyai 8 program, dimana dari masing-masing program tersebut terdapat beberapa kegiatan yang mengikutinya. Program-program APBD Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada tahun 2021 adalah sebagai berikut :
1. Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota;
2. Program Perencanaan Lingkungan Hidup;
3. Program Pengendalian Pencemaran Dan/Atau Kerusakan Lingkungan Hidup;
4. Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (KEHATI);
5. Program Pembinaan Dan Pengawasan Terhadap Izin Lingkungan Dan Izin Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH);
6. Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan Dan Penyuluhan Lingkungan Hidup Untuk Masyarakat;
7. Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup;
8. Program Pengelolaan Persampahan.
Untuk melaksanakan program-program tersebut Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar mendapat pagu anggaran sebesar Rp. 13.752.916.003,00. Realisasi Anggaran pada Program – program tersebut sampai dengan akhir tahun 2021 sebesar Rp. 12.968.676.456,00 Atau 94,30% dari pagu anggaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, dengan demikian jumlah anggaran Program/kegiatan yang tidak dapat diserap sebesar Rp. 784.239.547,00,- atau 5,7% yang dirinci dalam program/kegiatan sebagai berikut :
Tabel 3.9
Program dan Kegiatan Beserta Pagu Anggaran dan Realisasi Tahun 2021
NO. PROGRAM /KEGIATAN ALOKASI BIAYA
ANGGARAN REALISASI %
1 Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
Kabupaten/Kota 4.887.906.146 4.550.174.597 93,09
1.1 Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat
Daerah 14.226.500 12.997.500 91,36
1.1.1 Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah 9.555.000 8.601.500 90,02
1.1.2 Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah 4.671.500 4.396.000 94,10
1.2 Administrasi Keuangan Perangkat Daerah 4.278.257.500 3.978.111.018 92,98
1.2.1 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN 4.195.166.000 3.897.671.518 92,91 1.2.2 Pelaksanaan Penatausahaan dan Pengujian/Verifikasi
Keuangan SKPD 72.060.000 72.060.000 100
1.2.3 Koordinasi dan Pelaksanaan Akuntansi SKPD 11.031.500 8.379.500 75,96
1.3 Administrasi Umum Perangkat Daerah 96.311.900 92.980.543 96,54
1.3.1 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan
Bangunan Kantor 4.908.000 4.907.500 99.99
1.3.2 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 31.537.900 31.479.760 99,82
1.3.3 Penyediaan Bahan Logistik Kantor 19.750.000 19.687.000 99,68
1.3.4 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 10.365.000 10.365.000 100 1.3.6 Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD 29.751.000 26.541.283 89,21 1.4 Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan
Pemerintah Daerah 39.427.781 39.350.000 99,80
1.4.1 Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya 39.427.781 39.350.000 99,80
1.5 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah 323.774.865 306.597.986 94,69
1.5.1 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 16.630.000 16.630.000 100
1.5.2 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 79.829.765 62.706.211 78,55 1.5.3 Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor 6.915.100 6.861.775 99,23 1.5.4 Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor 220.400.000 220.400.000 100 1.6 Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan
Pemerintahan Daerah 135.907.600 120.137.550 88,40
1.6.1 Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak
dan Perizinan Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan 132.683.600 116.917.550 88,12 1.6.2 Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan Bangunan
Lainnya 3.224.000 3.220.000 99,88
2 Program Perencanaan Lingkungan Hidup 170.172.000 152.105.515 89,38
2.1 Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)
Kabupaten/Kota 170.172.000 152.105.515 89,38
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 21
NO. PROGRAM /KEGIATAN ALOKASI BIAYA
ANGGARAN REALISASI %
2.1.1 Pembuatan dan Pelaksanaan KLHS Rencana Tata Ruang 170.172.000 152.105.515 89,38 3 Program Pengendalian Pencemaran Dan/Atau
Kerusakan Lingkungan Hidup 553.804.900 547.376.757 98,84
3.1 Pencegahan Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan
Hidup Kabupaten/Kota 396.514.400 390.428.257 98,47
3.1.1
Koordinasi, Sinkronisasi dan Pelaksanaan Pencegahan Pencemaran Lingkungan Hidup Dilaksanakan terhadap Media Tanah, Air, Udara, dan Laut
121.370.000 120.387.700 99,19
3.1.2 Koordinasi, Sinkronisasi dan Pelaksanaan Pengendalian Emisi
Gas Rumah Kaca, Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim 275.144.400 270.040.557 98,15 3.2 Penanggulangan Pencemaran dan/atau Kerusakan
Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota 105.773.500 105.744.500 99,97
3.2.1 Pemberian Informasi Peringatan Pencemaran dan/atau
Kerusakan Lingkungan Hidup pada Masyarakat 105.773.500 105.744.500 99,97 3.3 Pemulihan Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan
Hidup Kabupaten/Kota 51.517.000 51.204.000 99,39
3.3.1 Koordinasi dan Sinkronisasi Penghentian Sumber
Pencemaran 51.517.000 51.204.000 99,39
4 Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) 1.454.807.100 1.439.983.372 98,98
4.1 Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Kabupaten/Kota 1.454.807.100 1.439.983.372 98,98 4.1.1 Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 1.454.807.100 1.439.983.372 98,98
5
Program Pembinaan Dan Pengawasan Terhadap Izin Lingkungan Dan Izin Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH)
133.717.500 133.409.000 99,77
5.1
Pembinaan dan Pengawasan terhadap Usaha dan/atau Kegiatan yang Izin Lingkungan dan Izin PPLH diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
133.717.500 133.409.000 99,77
5.1.1 Fasilitasi Pemenuhan Ketentuan dan Kewajiban Izin
Lingkungan dan/atau Izin PPLH 76.117.500 75.976.000 99,81
5.1.2
Pengawasan Usaha dan/atau Kegiatan yang Izin Lingkungan Hidup, Izin PPLH yang Diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
45.750.000 45.731.000 99,96
5.1.3 Koordinasi dan Sinkronisasi Pengawasan dan Penerapan
Sanksi Upaya dan Rencana PPLH 11.850.000 11.702.000 98,75
6 Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan Dan
Penyuluhan Lingkungan Hidup Untuk Masyarakat 2.984.428.800 2.797.880.815 93,75
6.1
Penyelenggaraan Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Lembaga Kemasyarakatan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
2.984.428.800 2.797.880.815 93,75
6.1.1
Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Bidang Lingkungan Hidup untuk Lembaga Kemasyarakatan
491.607.000 484.298.920 98,51
6.1.2 Pendampingan Gerakan Peduli Lingkungan Hidup 2.492.821.800 2.313.581.895 92,81 7 Program Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup 20.781.000 20.134.000 96,89
7.1 Penyelesaian Pengaduan Masyarakat di Bidang Perlindungan
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten/Kota 20.781.000 20.134.000 96,89 7.1.1
Koordinasi dan Sinkronisasi Penerapan Sanksi Administrasi, Penyelesaian Sengketa, dan/atau Penyidikan Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan atau melalui Pengadilan
20.781.000 20.134.000 96,89
8 Program Pengelolaan Persampahan 3.547.298.557 3.327.612.400 93,81
8.1 Pengelolaan Sampah 3.547.298.557 3.327.612.400 93,81
NO. PROGRAM /KEGIATAN ALOKASI BIAYA
ANGGARAN REALISASI %
8.1.1
Penanganan Sampah dengan melakukan Pemilahan, Pengumpulan, Pengangkutan, Pengolahan, dan Pemrosesan Akhir Sampah di TPA/TPST/SPA Kabupaten/Kota
2.869.930.100 2.667.650.900 92,95
8.1.2 Koordinasi dan Sinkronisasi Penyediaan Prasarana dan
Sarana Pengelolaan Persampahan 77.670.000 60.270.500 77,60
8.1.3 Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengelolaan Persampahan
di TPA/TPST/SPA Kabupaten/Kota 599.698.457 599.691.000 100
JUMLAH 13.752.916.003 12.968.676.456 94,30
Dari tabel diatas dapat dianalisa sebagai berikut :
• Bahwa secara keseluruhan realisasi kinerja anggaran pada program/kegiatan tercapai 94,30% .
Adapun kendala dan hambatan yang dihadapi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar dalam melaksanakan Program dan Kegiatan pada Tahun 2021 adalah sebagai berikut :
1. Ada beberapa kegiatan yang harus mengalami perubahan anggaran (PAK), sehingga pelaksanaan progres capaian kinerja kegiatan kurang maksimal karena keterbatasan waktu penyelesaian yang hanya kurang dari 2 (dua) bulan;
2. Adanya rasionalisasi anggaran kegiatan karena pandemi covid-19 sehingga mempengaruhi pelaksanaan kegiatan dan keterbatasan penyelenggaran kegiatan karena adanya protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19;
3. Meningkatnya volume sampah dan masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri dari sumbernya sehingga banyak sampah yang tidak tertangani dan dibuang langsung ke sungai yang menyebabkan semakin beratnya beban pencemaran.
LKjIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun 2021 23
BAB IV PENUTUP
Pencapaian Kinerja baik sasaran strategis maupun program/kegiatan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar tahun anggaran 2021 secara umum semuanya dalam kategori cukup baik, namun demikian capaian kinerja tersebut tidak berarti bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut sudah sempurna dilakukan, masih ada kekurangan-kekurangan yang harus dibenahi guna meningkatkan kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar. Dari aspek keuangan (anggaran program/kegiatan/sub kegiatan) tidak semuanya terserap 100%, rata-rata serapan dari 32 sub kegiatan adalah 94,30%, hal ini bisa diartikan bahwa ada efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan, dan ada juga belanja kegiatan (belanja pegawai/barang danjasa/modal) yang tidak bisa dilaksanakan karena terkendala oleh faktor-faktor teknis.
4.1 KESIMPULAN
Dari uraian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJiP) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2021 dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Dari aspek pelaksanaan kegiatan, kinerja yang dicapai sudah cukup baik, hal ini dapat dilihat dari kinerja pencapaian sasaran yang telah mencapai rata-rata dan dari pencapaian kinerja output keseluruhan program dan kegiatan rata-rata 90,00% ke atas namun demikian kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan masih memerlukan peningkatan;
2. Apabila dibandingkan antara pencapaian kinerja output dengan realisasi anggaran, maka dari aspek efisiensi anggaran, pelaksanaan kegiatan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar telah cukup efisien;
3. Dua sasaran utama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar secara keseluruhan target-target kinerjanya bisa tercapai.
4.2 SARAN DAN TINDAK LANJUT
Dari kesimpulan yang telah diuraikan, untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan tugas pokok kedepan perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut :
1. Agar kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan sasaran yang ditetapkan dan waktu yang ditentukan perlu dipertimbangkan kemampuan aparatur dan keterkaitan kegiatan tersebut dengan kegiatan pada Instansi lain, selain itu pemantauan dan evaluasi tetap harus dilaksanakan secara berkala;
2. Untuk meningkatkan kualitas produk kegiatan perlu meningkatkan motivasi kerja personal maupun mengikuti pelatihan, sosialisasi peraturan dan perundang- undangan dan bintek teknis lainnya untuk peningkatan SDM Aparatur;
3. Tersedianya basis data lingkungan hidup yang akurat dan lengkap yang digunakan untuk menentukan besaran target indikator kinerja utama dan indikator kinerja program/kegiatan. Target yang tepat akan menjadikan rencana kerja terarah dan terukur;
4. Mengoptimalkan fungsi laboratorium lingkungan hidup, hal ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan dan bisa dijadikan salah satu sumber pendapatan asli daerah di bidang retribusi;
5. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam setiap kegiatan pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan melalui pembinaan dan pembentukan serta pendampingan kelompok masyarakat peduli lingkungan dan serta pegiat-pegiat lingkungan serta melibatkan pihak swasta untuk menyalurkan CSR nya dalam kegiatan berbasis lingkungan seperti bank pohon, bank sampah, getar kasih, sekolah adiwiyata, desa berseri, desa proklim dan lain sebagainya.
Akhirnya dengan harapan laporan ini bisa diterima dan bermanfaat bagi pihak- pihak yang terkait serta menjadi bahan masukan untuk peningkatan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di masa yang akan datang, sehingga visi-misi Bupati/Wakil Bupati segera dapat terwujud.
Blitar, 25 Februari 2022 Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Blitar
ACHMAD CHOLIK, S.Sos, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19700725 199003 1 003
LAMPIRAN I
MATRIKS RENSTRA 2021-2026
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR TAHUN 2021
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLITAR Jl. Manukwari No. 12B (0342) 801590 Satriyan
Kanigoro-Blitar
6 % 5 % 235,000,000 5 % 250,000,000 5 % 600,000,000 5 % 250,000,000 25 % 300,000,000 25 % 0
10 % 10 % 3,185,000,000 10 % 1,794,942,209 10 % 1,964,147,314 10 % 1,969,220,418 10 % 1,980,970,401 10 % 0
0,17 % 4 % 12,000,000,000 8 % 4,760,678,708 12 % 5,209,457,024 16 % 5,222,912,283 20 % 5,254,076,461 20 % 0
Kerangka Pendanaan Pembangunan dan Program Perangkat Daerah Kabupaten Blitar
Tujuan Sasaran Kode Program dan
Kegiatan
Indikator Kinerja Tujuan, Sasaran,
Program (Outcome) dan Kegiatan (Output)
Data Capaian Awal Perencanaan
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Unit Kerja
Perangkat Daerah Penanggungj
awab
Lokasi
Tahun-1 Tahun-2 Tahun-3 Tahun-4 Tahun-5 Kondisi Kinerja pada Akhir
Periode Renstra Perangkat Daerah
Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp
Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup
Meningkatnya
kualitas air, udara,
dan tutupan lahan
2.11.02
PROGRAM PERENCANAAN LINGKUNGAN HIDUP
Persentase dokumen perencanaan lingkungan hidup yang disusun
2.11.02.2.02
Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kabupaten/Kota
Persentase dokumen KLHS
yang disusun 6 % 6 % 235,000,000 6 % 250,000,000 6 % 600,000,000 6 % 250,000,000 6 % 300,000,000 36 % 0 Dinas
Lingkungan Hidup
2.11.03
PROGRAM PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN/ATAU KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Persentase obyek yang dikendalikan Pencemaran Dan/Atau mengalami Kerusakan Lingkungan Hidup
2.11.03.2.01
Pencegahan Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota
Persentase obyek yang dapat dilakukan pencegahan pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup
5 % 5 % 650,000,000 5 % 400,000,000 5 % 500,000,000 5 % 500,000,000 5 % 500,000,000 30 % 0 Dinas
Lingkungan
Hidup
2.11.03.2.02
Penanggulangan Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota
Persentase obyek yang diberikan informasi peringatan pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup
5 % 5 % 285,000,000 5 % 200,000,000 5 % 250,000,000 5 % 250,000,000 5 % 250,000,000 30 % 0 Dinas
Lingkungan Hidup
2.11.03.2.03
Pemulihan Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota
Persentase obyek yang mendapatkan pemulihan pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup
15 % 15 % 2,250,000,000 15 % 1,194,942,209 15 % 1,214,147,314 15 % 1,219,220,418 15 % 1,230,970,401 15 % 0 Dinas
Lingkungan
Hidup
2.11.04
PROGRAM PENGELOLAAN KEANEKARAGAM AN HAYATI (KEHATI)
Persentase RTH publik terhadap luas wilayah perkotaan
0,6 % 0,6 % 0 1 % 2,598,294,200 2 % 2,846,608,428 3 % 2,667,014,295 4 % 2,784,014,500 4 % 0
46 % 65 % 250,000,000 70 % 265,000,000 75 % 275,000,000 80 % 300,000,000 85 % 300,000,000 85 % 0
10 % 10 % 321,000,000 10 % 350,000,000 10 % 370,000,000 10 % 375,000,000 10 % 375,000,000 50 % 0
Kerangka Pendanaan Pembangunan dan Program Perangkat Daerah Kabupaten Blitar
Tujuan Sasaran Kode Program dan
Kegiatan
Indikator Kinerja Tujuan, Sasaran,
Program (Outcome) dan Kegiatan (Output)
Data Capaian Awal Perencanaan
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Unit Kerja
Perangkat Daerah Penanggungja
wab
Lokasi
Tahun-1 Tahun-2 Tahun-3 Tahun-4 Tahun-5 Kondisi Kinerja pada Akhir
Periode Renstra Perangkat Daerah
Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp
2.11.04.2.01
Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Kabupaten/Kota
Luas penambahan
ruang terbuka hijau 1000 m2 1000 m2 12,000,000 1000 m2 4,760,678,708 1000 m2 5,209,457,024 1000 m2 5,222,912,283 1000 m2 5,254,076,461 6000 m2 0 Dinas Lingkungan
Hidup
2.11.05
PROGRAM PENGENDALIAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (LIMBAH B3)
Cakupan pengendalian Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
2.11.05.2.01 Penyimpanan Sementara Limbah B3
Jumlah Limbah B3
yang tertangani 0 ton 0 ton 0 24 ton 2,598,294,200 48 ton 2,846,608,428 72 ton 2,667,014,295 96 ton 2,784,014,500 240 ton 0 Dinas
Lingkungan Hidup
2.11.06
PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP IZIN LINGKUNGAN DAN IZIN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PPLH)
Tingkat Ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kab.
2.11.06.2.01
Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Usaha dan/atau Kegiatan yang Izin Lingkungan dan Izin PPLH diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
Persentase Kegiatan/usaha yang memenuhi syarat pengelolaan limbah baik
60 %` 65 %` 250,000,000 70 %` 265,000,000 75 %` 275,000,000 80 %` 300,000,000 85 %` 300,000,000 85 %` 0 Dinas
Lingkungan Hidup
2.11.08
PROGRAM PENINGKATAN PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PENYULUHAN LINGKUNGAN HIDUP UNTUK MASYARAKAT
Persentase peningkatan gerakan masyarakat peduli lingkungan
2.11.08.2.01
Penyelenggaraan Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Lembaga Kemasyarakatan Tingkat Daerah
Persentase SDM Bidang Lingkungan Hidup untuk Lembaga Kemasyarakatan yang meningkat pengetahuannya
60 % 60 % 321,000,000 60 % 350,000,000 60 % 370,000,000 60 % 375,000,000 60 % 375,000,000 60 % 0 Dinas
Lingkungan
Hidup
2 dari 4 26/11/2021 10:34