• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN RKJM

N/A
N/A
MTs Manba'ul Hikam

Academic year: 2024

Membagikan "DOKUMEN RKJM"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Alhamdulilllah kami panjatkan kehadirat Allah Swt. atas segala limpahan ni’mat dan rahmat-Nya, sehingga kami Tim Pengembang Madrasah dapat menyelesaikan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) untuk jangka waktu 2 tahun sebagaimana diamanatkan dalam aturan perundangan.

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) ini tersusun atas kerjasama yang baik dari semua anggota tim pengembang Madrasah yang terdiri dari Kepala Madrasah, Guru Senior, Perwakilan orang tua, Ketua Komite Madrasah, Pengawas Madrasah, dan Kepala Tata Usaha.

Kerjasama yang baik dan tidak kenal lelah ini membuahkan hasil yang bagus, yaitu Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) untuk jangka waktu 2 tahun ke depan.

Tersusunnya Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) ini diharapkan akan menjadi acuan bagi pelaksana Pendidikan di Madrasah, baik Kepala Madrasah, para pendidik, tenaga kependidikan dan bahkan orang tua/wali murid, sesuai dengan peran dan fungsi masing- masing.

Pada kesempatan ini kami ucapkan terimakasih kepada (1) Ketua Komite Madrasah yang dengan sabar dan telaten berperan serta tanpa lelah dalam memberikan masukan dan saran guna terselesaikannya RKJM ini, (2) Pengawas Madrasah, yang sangat banyak memberikan arahan, (3) Semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung sehingga Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) ini dapat terselesaikan. Semoga semua bantuannya mendapat balasan dari Allah Swt.

Dokumen ini, merupakan dokumen hidup, yang berarti bahwa segala yang tercantum dalam perencanaan ini memungkinkan dilakukan perubahan selama perubahan ini lebih baik dan memungkinkan untuk dilaksanakan, baik dari segi dana maupun lainnya.

Selanjutnya, kami mohon kritik dan saran dari para pembaca agar dokumen ini lebih baik dan mendekati sempurna.

Makassar, Januari 2021

Tim Pengembang Madrasah

(3)

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Salah satu kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan mengembangkan otonomi Madrasah Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kebijakan tersebut. Perencanaan Madrasah merupakan aspek kunci MBM. Hanya melalui perencanaan yang efektif, mutu peserta didik akan dapat ditingkatkan dan kewajiban untuk menuntaskan wajib belajar 9 tahun dapat tercapai, terutama untuk anak didik yang kurang mampu secara ekonomis. Sedangkan wahana untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut adalah pendidikan yang berkualitas.

Salah satu, manajemen yang harus tepat adalah manajemen keuangan yang menyangkut perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan. Perencanaan dituangkan dalam bentuk Program Kerja Madrasah yang di dalamnya memuat Rencana Kerja Madrasah (RKM), Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), Rencana Kegiatan Madrasah, Anggaran Madrasah, dan Rencana Kerja Tahunan Madrasah (RKTM).

Rencana Kerja ini disusun berdasar pada hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan dibandingkan dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) hasil perbandingan ini dilakukan dengan Analisis Kesenjangan sehingga memunculkan program prioritas.

Program prioritas dirancang untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan di tahun ke 1 untuk komponen yang belum memenuhi, dan melampaui standar untuk yang sudah mencapai standar nasional pendidikan (SNP) melalui program-program yang mencakup pengembangan kompetensi lulusan, pengembangan kurikulum, pengembangan pembelajaran, pengembangan penilaian, pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan, pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan budaya dan lingkungan, pengembangan karakter dan budi pekerti yang masing-masing dijadwalkan kegiatan-kegiatan yang menunjang visi, misi, dan tujuan Madrasah.

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) ini disusun sebagai salah satu upaya agar secara berkelanjutan MTsN 1 Kota Makassar berusaha menjadi madrasah yang memenuhi Standar Nasional. Usaha yang dimaksud meliputi perencanaan dalam kurun waktu 2 tahun ke depan dalam bentuk Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM). Selanjutnya perencanaan tersebut di pecah

(4)

kegiatan dalam kurun waktu satu tahun yaitu Rencana Kerja Tahunan Madrasah (RKTM ).

Agar program kerja dalam 2 tahunan dapat diterapkan dengan baik, diawali dengan evaluasi diri secara detail yaitu Evaluasi Diri Madrasah (EDM), Hasil EDM menjadi masukan penting pada penyusunan RKM ini karena berbentuk data empiris, sehingga diharapkan RKM bisa diterapkan dengan baik dengan sesedikit mungkin adanya suatu hambatan. Terakhir yang tidak boleh diabaikan dalam penyusunan RKT yang merupakan pelaksanaan RKM dalam tahun tertentu adalah memperhatikan kemampuan keuangan. Karena keuangan terbatas, perlu diatur sehingga keuangan mencukupi dan rencana kerja dapat terlaksana sesuai kemampuan dana yang ada.

B. Tujuan Penyusunan Rencana Kerja Madrasah

Tujuan disusunnya Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) MTsN 1 Kota Makassar adalah:

1. Membantu madrasah dalam mengelola anggaran untuk masing-masing program kerja.

2. Membantu madrasah secara efektif dan efesien dalam melaksanakan program Madrasah.

3. Membantu madrasah dalam merespon tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

4. Membantu madrasah dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja baik sebagai lembaga pendidikan Islam maupun sebagai satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.

C. Sasaran Rencana Kerja Madrasah

Sasaran disusunnya Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) MTsN 1 Kota Makassar adalah:

1. Kepala Madrasah, sebagai acuan untuk melaksanakan program selama kurun waktu dua (2) tahun beserta jabarannya yaitu rencana kerja tahunan.

2. Para Pendidik dan Tenaga Kependidikan, agar mempunyai gambaran yang lebih detail dalam melaksanakan tugas mengajar dan merealisasikan program yang ditugaskan kepadanya.

3. Pengurus Komite Madrasah sebagai acuan untuk melakukan evaluasi kinerja Madrasah secara berkesinambungan.

(5)

Adapun mamfaat disusunnya Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) MTsN 1 Kota Makassar adalah:

1. Sebagai acuan bagi madrasah untuk untuk mencapaitarget-target peningkatan kualitas pendidikan dalam kurun waktu tertentu.

2. Dapat digunakan sebagai panduan bagi madrasah dalam memanfaatkan dana pendidikan baik yang berasal dari pemerintah maupun dari non pemerintah.

3. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran.

4. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program peningkatan mutu pendidikan di madrasah.

E. Landasan Hukum

Landan Hukum Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) MTsN 1 Kota Makassar adalah:

1. Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 4 (Pengelolaan dan pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas publik).

2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 53 (Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun.

3. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dinyatakan bahwa madrasah membuat (1) Rencana Kerja Jangka Menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu 4 tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan dan (2) Rencana Kerja Tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAS/M) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah.

4. Peraturan lain (yang dipandang perlu)

(6)

Proses /Tahapan penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang dijabarkan dalam Rencana Kerja Tahunan Madrasah (RKTM) adalah sebagai berikut:

1. Membentuk Tim Pengembang madrasah yang setidaknya terdiri dari Kepala Madrasah (sebagai Ketua Tim), ketua komite madrasah, pengawas, perwakilan guru dan tokoh masyarakat yang peduli dengan Pendidikan.

2. Melakukan evaluasi diri madrasah dengan mengisi instrumen EDM.

3. Menentukan peta mutu madrasah dengan merangkum hasil capaian Evaluasi Diri Madrasah pada tiap standar.

4. Mengembangkan kondisi madrasah yang diinginkan empat tahun yang akan datang dalam bentuk visi, misi dan tujuan madrasah.

5. Melakukan analisis kesenjangan antara kondisi Madrasah saat ini dengan kondisi madrasah yang diinginkan empat tahun akan datang.

6. Menentukan sasaran Madrasah, yaitu pentahapan capaian yang diinginkan selama 2 tahun ke depan, sehingga kesenjangan pada langkah 5 dapat “tertutupi” setelah 2 tahun ke depan.

7. Mengembangkan program, indikator kinerja, rencana kegiatan dan penanggung jawab program.

8. Mengembangkan rencana kerja tahunan Madrasah dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah.

(7)

A. Evaluasi Diri Madrasah

KONDISI MADRASAH SAAT INI (EVALUASI DIRI)

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi

STANDAR ISI Kurikulum sudah

sesuai dan relevan 1.1.1 Madrasah kami sudah mempunyai Tim Pengembang Kurikulum Kegiatan penyusunan kurikulum melibatkan komite madrasah, dan nara sumber, serta pihak lain yang terkait.

1.1.1 Tim Pengembang Kurikulum (TPK) belum mereview (revisi) kurikulum setiap tahun

1.1.1 Tim Pengembang Kurikulum (TPK) di Madrasah kami perlu mereview (revisi) kurikulum setiap tahun.

1.1.2 Struktur kurikulum di Madrasah kami sudah mencantumkan muatan Lokal

1.1.2 Madrasah kami belum memiliki silabus dan RPP muatan lokal

1.1.2 Madrasah kami perlu memiliki silabus dan RPP muatan lokal

1.1.3 Madrasah kami sudah menyusun K-13 Madrasah kami sudah mengalokasikan waktu untuk program remedial dan pengayaan.

1.1.3 Sebanyak 15 dari 87 guru di Madrasah kami belum mengalokasikan waktu untuk program remidi dan pengayaan

1.1.3 Madrasah kami perlu mengalokasikan waktu untuk program remidi dan pengayaan untuk seluruh guru

Madrasah menyediakan kebutuhan

pengembangan pribadi

1.2.1 Madrasah sudah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan

1.2.1 Jumlah Tenaga layanan

bimbingan dan konseling masih belum memenuhi rasio

kebutuhan untuk peserta didik

1.2.1 Madrasah kami perlu menambah satu guru BK untuk menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan

(8)

peserta didik pengembangan pribadi

peserta didik. pribadi peserta didik.

1.2.2 Kegiatan ekstra kurikuler diorganisasikan /

diprogram dalam bentuk jadwal ekstra kurikuler.

1.2.2 Madrasah kami belum

melibatkan masyarakat dalam pengembangan ekstra

kurikuler.

1.2.2 Madrasah kami perlu melibatkan

masyarakat dalam pengembangan ekstra kurikuler

STANDAR PROSES Silabus sudah

sesuai/relevan dengan standar

2.1.1 75% (68 orang) guru mengembangkan silabus Silabus di Madrasah kami dikembangkan berdasarkan pada standar isi, standar kompetensi kelulusan dan panduan K-13

Silabus yang dibuat

mengarah pada pencapaian SKL

Silabus memuat identitas mata pelajaran atau tema pelajaran, SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

2.1.1 Di Madrasah kami, silabus semua mata pelajaran belum dikaji setiap tahun untuk disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran

30% (26 orang) guru belum mengembangkan silabus

2.1.1 Di Madrasah kami, silabus semua mata pelajaran perlu dikaji setiap tahun untuk disesuaikan dengan kebutuhan

pembelajaran

30% (26 orang) guru perlu mengembangkan silabus

2.1.2 70% (61 orang) guru menggunakan silabus sebagai panduan pengembangan RPP

2.1.2 30% (26 orang) guru belum mengambangkan RPP

Guru tidak malakukan analisis KD silabus dalam menyusun Prota dan promes

2.1.2 30% (26 orang) perlu mengembangkan RPP

Guru perlu malakukan analisis KD dari silabus dalam menyusun Prota dan promes

(9)

2.2 RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik

2.2.1 96 % (84 orang) guru di Madrasah kami menyusun Prota, Prosem, Minggu Efektif dan Pemetaan KD 100 % (87 orang) guru di Madrasah kami menyusun RPP yang memuat identitas Madrasah /madrasah, mata pelajaran atau tema,

kelas/semester, dan alokasi waktu;

96 % (84 orang) guru di Madrasah kami

menyusun RPP yang memuat Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan indikator pencapaian kompetensi;

96 % (84 orang) guru di Madrasah kami menyusun RPP yang memuat materi pembelajaran;

2.2.1 4 % (3 orang) guru di Madrasah kami belum menyusun Prota, Prosem, Minggu Efektif dan Pemetaan KD

4 % (3 orang) guru di Madrasah kami belum menyusun RPP yang memuat Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan indikator pencapaian kompetensi;

4 % (3 orang) guru di Madrasah kami belum menyusun RPP yang memuat materi

pembelajaran;

2.2.1 4 % (3 orang) guru di Madrasah kami perlu menyusun Prota, Prosem, Minggu Efektif dan Pemetaan KD

4 % (3 orang) guru di Madrasah kami perlu menyusun RPP yang memuat Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan indikator pencapaian kompetensi;

4 % (3 orang) guru di Madrasah kami perlu menyusun RPP yang memuat materi pembelajaran;

2.2.2 92 % (80 orang) guru menyusun RPP dengan memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, kebutuhan khusus,

kecepatan belajar dan latar belakang budaya

2.2.2 Di Madrasah kami dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebagian kecil belum memperhatikan

perbedaan gender, kemampuan awal , kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya

2.2.2 Di Madrasah kami dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran guru perlu memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal , kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya

(10)

2.3 Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat

2.3.1 Madrasah kami menentukan buku Penunjang melalui rapat pendidik dan komite Madrasah. Sumber belajar yang tersedia di Madrasah kami antara lain : buku penunjang pelajaran

semua guru memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber dalam proses pembelajaran

60% guru memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran 35% peserta didik memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar

2.3.1 Buku Penunjang di Madrasah kami tidak cukup untuk semua mata pelajaran. Madrasah belum memiliki buku fiksi dan non fiksi

Perpustakaan madrasah kurang memadai

2.3.1 Buku teks di Madrasah kami perlumenambah buku untuk semua mata pelajaran. Madrasah perlu memiliki buku fiksi dan non fiksi Perpustakaan madrasah perlu memperbaiki sarana dan prasarana perpustakaan

2.3.2 Guru Mata Pelajaran menentukan buku

penunjang yang

digunanakan/dibeli peserta didik

2.3.2 Madrasah belum melibatkan pendidik dan komite Madrasah dalam menentukan buku penunjang, serta menambah koleksi buku penunjang

2.3.2 Madrasah belum melibatkan pendidik dan komite Madrasah dalam

menentukan buku penunjang, serta menambah koleksi buku penunjang 2.4 Pembelajaran

dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan,

2.4.1 75% guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disiapkannya

Dalam proses pembelajaran 75 % guru menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan,

2.4.1 25 % guru belum melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disiapkannya Dalam proses pembelajaran 25% guru belum menggunakan metode yang interaktif,

inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi

2.4.1 25% guru madrasah kami perlu melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disiapkannya Dalam proses pembelajaran 25 % guru madrasah kami perlu menggunakan metode yang interaktif,inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi anak didik

(11)

kreatif, menantang dan memotivasi peserta didik

menantang, dan memotivasi anak didik Dalam proses pembelajaran di Madrasah kami 70 % (61 orang) guru melalui

langkah-langkah

pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, dan penutup

anak didik

Dalam proses pembelajaran di Madrasah kami 30 % (26 orang) guru melalui langkah-langkah pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, dan penutup

Dalam proses pembelajaran di

Madrasah kami 30 % (26 orang) guru madrasah kami perlu melalui langkah- langkah pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, dan penutup

2.4.2 Di Madrasah kami 65%

guru menerapkan siklus pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan,

(eksploratif, kolaboratif, konfirmatif)

2.4.2 35% (30 orang ) pendidik mengelola kelas secara efektif.

(mengatur tempat duduk sesuai karakter pembelajaran, tetapi sebagian memajang hasil karya peserta didik di kelas)

Tidak semua guru memajang hasil karya peserta didik di kelas

2.4.2 Guru perlu meningkatkan pengelolaan kelas secara efektif dan memberi kesempatan yang sama kepada para siswa untuk melakukan eksplorasi dan elaborasi, serta mendapatkan konfimasi.

.

Guru memajangkan hasil karya peserta didik di dinding.

2.5 Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan

2.5.1 Di Madrasah kami

mempunyai program kerja untuk supervisi dan evaluasi proses pembelajaran

Di Madrasah kami Kepala Madrasah melakukan supervisi proses

pembelajaran melalui tahap perencanaan dan

pelaksanaan pembelajaran Di Madrasah kami

dilaksanakan supervisi penilaian hasil belajar

2.5.1 Di Madrasah kami belum diadakan tindak lanjut penilaian hasil pembelajaran

2.5.1 Di Madrasah kami belum diadakan tindak lanjut penilaian hasil

pembelajaran .

(12)

2.5.2 Supervisi dilaksanakan satu kali pada tahun pelajaran yang lalu

2.5.2 Pelaksanaan supervisi di

Madrasah kami belum dilakukan secara berkala oleh kepala Madrasah

2.5.2 Pelaksanaan supervisi di Madrasah kami perlu dilakukan secara berkala oleh kepala Madrasah

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 3.1 Peserta didik dapat

mencapai target akademis yang diharapkan

3.1.1 Hasil lulusan ujian di madrasah kami sudah berhasil 100%

3.1.1 Madrasah belum mencapai peningkatan rata-rata hasil UN setiap tahun

3.1.1 Madrasah kami perlu mencapai peningkatan rata-rata hasil UN setiap tahun dari tahun ke tahun

3.1.2 Peserta didik di madrasah kami sudah terlibat dalam memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar.

3.1.2 Madrasah belum memfasilitasi agar semua peserta didik mampu mengembangkan keterampilan berpikir logis, kritis, dan analitis serta mengembangkan kreatifitas mereka sehingga perolehan nilai tugas-tugas selalu menunjukkan peningkatan.peningkatan

3.1.2 Madrasah perlu memfasilitasi agar semua peserta didik mampu

mengembangkan keterampilan berpikir logis, kritis, dan analitis serta

mengembangkan kreatifitas mereka sehingga perolehan nilai tugas-tugas selalu

3.1.3 Siswa di madrasah kami sudah memperoleh pengalaman belajar yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.

3.1.3 Belum semua guru lebih

memotivasi semua peserta didik agar mereka memiliki

pengalaman belajar dengan memanfaatkan lingkungan secara produktif dan

bertanggung jawab sehingga mampu mengekspresikan diri

3.1.3 Semua guru perlu lebih memotivasi semua peserta didik agar mereka memiliki pengalaman belajar dengan memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab sehingga mampu mengekspresikan diri

3.2.2 Peserta didik di madrasah kami sudah mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar sumber- sumber lain secara logis, kritis dan kreatif

3.2.2 Madrasah belum melaksanakan pengembangan potensi dan minat peserta didik dengan melibatkan mereka untuk partisipasi dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki

kesempatan untuk

3.2.2 Madrasah perlu melaksanakan pengembangan potensi dan minat peserta didik dengan melibatkan mereka untuk partisipasi dalam berbagai jenis kegiatan serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika dan kecakapan hidup lainnya

(13)

mengembangkan rasa estetika dan kecakapan hidup lainnya 3.2.3 Madrasah sudah

memfasilitasi peserta didik agar secara konsisten semakin meningkat dalam mengamalkan ajaran agama Islam

3.2.3 Peserta didik di madrasah kami belum menerapkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman dan memanfaatkan waktu luang

3.2.3 Peserta didik di madrasah kami perlu menerapkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman dan memanfaatkan waktu luang

STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 4.1 Pemenuhan

jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai

4.1.1 Kepala Administrasi, Kepala Perpustakaan, jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan

Di Madrasah kami jumlah tenaga kependidikan sudah sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan 7 orang tenaga administrasi 4 orang pegawai kebersihan 1 orang Pustakawan

4 orang Satpam

4.1.1 Di Madrasah kami jumlah tenaga kependidikan sudah sesuai dengan standar yang ditentukan.

Hanya beberapa guru perlu menyesuaikan dengan bidang yang di ampu

4.1.1 Di Madrasah kami jumlah sebagian tenaga kependidikan perlu

menyesuaikan dengan kapibiltas bidang yang diampu sesuai ijazahnya.

4.1.2 Di Madrasah kami Kepala Madrasah berijazah S2 Kependidikan

Di Madrasah kami kualifikasi guru:

Berijazah S2 24 orang S1 63 orang

4.1.2 Di Madrasah kami guru yang belum sertifikasi sebanyak 11 orang

4.1.2 Di Madrasah kami guru yang perlu menyelesaikan diklat sertifikasi sebanyak 11 orang

(14)

4.2 Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai

4.2.1 Di Madrasah kami

kualifikasi tenaga pendidik sudah sesuai dengan syarat minimal yang ditentukan, berijazah S-1 sesuai dengan jurusan 4.2.2 Di Madrasah kami

kualifikasi tenaga kependidikan sudah memenuhi syarat minimal yang ditentukan

4.2.1 Beberapa guru perlu diberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru.

4.2.2 Beberapa tenaga kependidikan perlu diberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan

4.2.1 Madrasah memfasilitasi dengan mengadakan pelatihan, atau memberi kesempatan untuk mengoptimalkan forum MGMP.

4.2.2 Madrasah memfasilitasi dengan mengadakan pelatihan, atau memberi kesempatan untuk mengikuti

pelatihan.

4.2.2 Di Madrasah kami kepala Madrasah memenuhi syarat minimal kompetensi

(kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial) yang ditentukan Di Madrasah kami pendidik memenuhi syarat minimal kompetensi (pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial) yang ditentukan

4.2.2 Di Madrasah kami,

Profesionalisme guru perlu ditingkatkan

4.2.2 Madrasah memfasilitasi dan mendorong guru untuk mengembangkan dan meningkatkan keprofesionalan guru.

4.3.2 Di Madrasah kami tenaga Ahli pengelolah Lab, IPA belum memenuhi syarat minimal kompetensi yang ditentukan.

Kompetensi tenaga Administrasi

 Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi

kepribadian

4.3.2 Di Madrasah kami tenaga pengelola Lab diupayakan memenuhi syarat minimal kompetensi yang ditentukan:

Kompetensi tenaga Administrasi : Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi sosial Tenaga administrasi kami sudah

(15)

 Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi sosial

 Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi teknis Kompetensi Petugas perpustakaan

 Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi pengelolaan informasi

 Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi

kependidikan

 Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi

kepribadian

 Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi sosial Kompetensi pegawai kebersihan Madrasah :

 Penjaga Madrasah kami memenuhi kompetensi kepribadian

 Penjaga Madrasah kami memenuhi kompetensi social

 Penjaga Madrasah kami memenuhi kompetensi teknis

Di Madrasah kami belum Menerapkan prosedur operasi standard pengamanan

Madrasah/madrasah Di Madrasah kami belum Mengembangkan Kompetensi pengelolaan koleksi perpustakaan

memenuhi kompetensi teknis Kompetensi Petugas perpustakaan : Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi pengelolaan informasi

Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi

kependidikan Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi social Kompetensi pegawai

kebersihan Madrasah :

Penjaga Madrasah kami memenuhi kompetensi kepribadian

Penjaga Madrasah kami memenuhi kompetensi social

Penjaga Madrasah kami memenuhi kompetensi teknis

Di Madrasah kami perluMenerapkan prosedur operasi standard pengamanan Madrasah/madrasah

Di Madrasah kami perlu Mengembangkan Kompetensi pengelolaan koleksi perpustakaan Madrasah

(16)

Madrasah STANDAR SARANA DAN PRASARANA

5.1 Sarana Madrasah sudah memadai

5.1.1 Madrasah kami telah memenuhi hak millik lahan seluas 7800 m3 Madrasah kami telah memenuhi luas lantai bangunan dengan rasio 12 m²/peserta didik.

Bangunan gedung Madrasah kami telah dilengkapi dengan fentilasi udara dan pencahayaan yang memadai.

Madrasah kami memiliki ruang ibadah khusus Madrasah kami telah memiliki ruang kelas dengan ukuran 7 m x 9 m.

5.1.1 Madrasah Kami belum memiliki ruang Tata Usaha sesuai standar Madrasah kami belum memiliki Laboraturium IPA sesuai standar Madrasah kami belum memiliki ruang Laboratorium bahasa.

Madrasah kami belum memiliki ruang multimedia.

Madrasah kami belum memiliki gedung pertemuan sesuai standar Madrasah kami belum memiliki gedung perpustakaan sesuai standar

Madrasah kami belum memiliki Laboratorium Komputer sesuai standar

Toilet madrasah kami belum mencukupi sesuai standar

5.1.1 Madrasah Kami perlu memiliki ruang Tata Usaha sesuai standar

Madrasah kami perlu memiliki Laboraturium IPA sesuai standar Madrasah kami perlu memiliki ruang Laboratorium bahasa sesuai standar Madrasah kami perlu memiliki ruang multimedia.

Madrasah kami perlu memiliki Gedung pertemuan sesuai standar

Madrasah kami perlu memiliki Gedung perpustakaan sesuai standar

Madrasah kami perlu memiliki

Laboratorium Komputer sesuai standar Madrasah kami perlu memiliki

tambahan ruang kelas baru.

Madrasah kami perlu memiliki tambahan toilet

5.1.2 Madrasah kami telah memiliki 39 rombel terdiri atas 14 rombel kelas VII, 13 rombel kelas VIII dan 12 rombel Kelas IX.

5.1.2 Jumlah siswa pada setiap rombel 32 orang untuk Unggulan, 36 orang untuk Reguler

5.1.2 Madrasah kami perlu menambah siswa setiap rombel sebanyak 36 orang dan

5.1.3 Madrasah kami telah memiliki 1 buah papan tulis setiap ruang.

Madrasah kami telah memiliki buku referensi dan bacaan

5.1.3 Madrasah kami belum memiliki peralatan bermain dan olah raga Madrasah kami belum memiliki perangkat komputer sebagai media pembelajaran.

Madrasah kami belum memiliki

5.1.3 Madrasah kami perlu memiliki peralatan bermain dan olah raga Madrasah kami perlu memiliki perangkat komputer sebagai media pembelajaran.

Madrasah kami perlu memiliki jaringan

(17)

jaringan internet sebagai media pembelajaran

Madrasah kami belum memiliki alat KIR IPA sebagai media pembelajaran

Madrasah kami belum memiliki peralatan seni budaya

Madrasah belum memiliki LCD untuk media pembelajaran dengan IT

internet sebagai media pembelajaran Madrasah kami perlu memiliki alat KIR IPA sebagai media pembelajaran Madrasah kami perlu memiliki peralatan seni budaya

Madrasah perlu memiliki LCD untuk media pembelajaran dengan IT Madrasah kami perlu memiliki daya listrik (PLN) sesuai kebutuhan 5.2 Madrasah dalam

kondisi terpelihara dan baik

5.2.1 Madrasah kami telah memiliki program perbaikan/pemeliharaan sarana dan prasarana dalam jangka 4 tahun.

5.2.1 Madrasah kami belum melaksanakan perbaikan / pemeliharaaan sarana dan prasarana secara rutin pada kurun waktu 4 tahun terakhir.

Madrasah kami belum melakukan perbaikan dan pemeliharaan sarana dan prasarana IT setiap tahun.

5.2.1 Madrasah kami perlu melaksanakan perbaikan / pemeliharaaan sarana dan prasarana secara rutin pada kurun waktu 4 tahun terakhir

Madrasah kami perlu melaksanakan seluruh perbaikan / pemeliharaaan

Madrasah kami belum melaksanakan sebagian perbaikan / pemeliharaaan sarana dan prasarana pada kurun waktu 4 tahun terakhir.antara lain: Pengecatan, Penggantian plafon yang berlubang, Penggantian atap, Perbaikan tembok, pagar roboh.

Madrasah kami perlu melaksanakan perbaikan / pemeliharaaan sarana dan prasarana pada kurun waktu 4 tahun.

Madrasah kami perlu melaksanakan sebagian perbaikan / pemeliharaaan sarana dan prasarana pada kurun waktu 4 tahun terakhir.antara lain: Pengecatan, Penggantian plafon yang berlubang, Penggantian atap, Perbaikan tembok, pagar roboh.

(18)

5.2.2 Madrasah kami terletak di antara tiga desa

Madrasah kami memiliki ruang guru yang mudah dicapai dari halaman Madrasah ataupun dari luar lingkungan Madrasah . Madrasah kami memiliki lahan yang terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. Madrasah kami terhindar dari bahaya polusi udara, suara dan tanah. Madrasah kami telah memiliki kenyamanan dalam belajar yang memadai.

5.2.2 Madrasah kami belum

dilengkapi sistem proteksi pasif dan atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir.

Madrasah kami belum memiliki pagar yang kokoh

5.2.2 Madrasah kami perlu dilengkapi sistem proteksi pasif dan atau proteksi aktif untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir.

STANDAR PENGELOLAAN 6.1 Kinerja

pengelolaan Madrasah

berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak

6.1.1 Madrasah merumuskan dan menetapkan visi serta mengembangkannya.

Madrasah merumuskan dan menetapkan misi serta mengembangkannya.

Visi, Misi dirumuskan berdasarkan masukan dari warga madrasah dan pihak- pihak yang

berkepentingan, selaras dengan visi kementerian agama serta

6.1.1 Visi Misi belum disosialisasikan kepada warga madrasah dan segenap pihak yang

berkepentingan.

Belum ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat.

6.1.1 Madrasah perlu menyosialisasikan visi msisi kepada warga madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan.

Madrasah perlu meninjau dan merumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat.

(19)

pendidikan nasional.

Diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala madrasah dengan

memperhatikan masukan komite madrasah.

6.1.2 Belum punya Rencana kerja jangka menengah dan tahunan madrasah:

disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan

pertimbangan dari komite madrasah dan disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten/kota.

Pada madrasah swasta rencana kerja ini disahkan berlakunya oleh penyelenggara madrasah;

dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca oleh pihak- pihak yang terkait.

Belum punya rencana kerja empat tahun dan tahunan disesuaikan dengan persetujuan rapat dewan pendidik dan pertimbangan komite madrasah.

Belum punya rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan madrasah yang ditunjukkan dengan

6.1.2 Madrasah Perlu menyusun Rencana kerja jangka menengah dan tahunan madrasah:

Disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari komite madrasah dan disahkan berlakunya oleh Kantor Kementerian Kota selanjutnya dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait.

Madrasah perlu menyusun rencana kerja empat tahun dan tahunan disesuaikan dengan persetujuan rapat dewan pendidik dan pertimbangan komite madrasah.

Madrasah perlu menyusun rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan madrasah yang ditunjukkan dengan kcmandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.

(20)

kcmandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.

6.2 Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan

6.2.1 Madrasah merumuskan dan menetapkan tujuan serta mengembangkannya.

6.2.1 Tujuan Madrasah:

1).Madrasah kurang

Menggambarkan tingkat kualitas yang akan dicapai.

2). Madrasah kurang

Mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.

3). Madrasah kurang mengacu pada SKL yang sudah ditetapkan madrsah dan pemerintah.

4). Madrasah kurang

mengakomodasi masukan dari barbagai pihak

Madrasah sudah merumuskan RKM berdasarkan hasil analisis EDM.

6.2.1 Tujuan Madrasah:

1). Madrasah perlu menggambarkan tingkat kualitas yang akan dicapai.

2). Madrasah perlu mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.

3). Madrasah perlu mengacu pada SKL yang sudah ditetapkan Madrasah dan pemerintah.

4). Madrasah perlu mengakomodasi masukan dari barbagai pihak Madrasah perlu mereview RKM berdasarkan hasil analisis EDM

6.2.2 Rencana kerja madrasah belum disosialisasikan kepada warga Madrasah Madrasah belum menyosialisasikan Rencana Kerja Madrasah kepada segenap pihak yang berkepentingan dalam rapat dinas

6.2.2 Rencana Kerja Madrasah perlu disosialisasikan kepada warga

6.3 Rencana

Pengembangan 6.3.1 Madrasah sudah menyusun

Rencana Kegiatan dan Anggaran 6.3.1 Madrasah perlu mereview Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah

(21)

Madrasah/Rencana Kerja Madrasah berdampak terhadap

peningkatan hasil belajar

Madrasah (RKAM) yang mengacu pada Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses dan Standar Penilaian sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Pendidikan namun belum memajang pada tempat-tempat yang strategis dan on-line di situs Madrasah sebagai bentuk sosialisasi kepada semua warga Madrasah perlu

menyempurnakan Rencana Kegiatan dan Anggaran

Madrasah (RKAM) setiap tahun.

(RKAM) yang mengacu pada Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses dan Standar Penilaian sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Pendidikan dan

memajangnya pada tempat-tempat yang strategis dan on-line di situs Madrasah sebagai bentuk sosialisasi kepada semua warga Madrasah serta perlu menyempurnakan Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) setiap tahun.

6.3.2 Madrasah belum menyatakan Rencana kerja tahunan dalam rencana kegiatan dan anggaran madrasah (RKAM).

Madrasah belum melaksanakan Rencana kerja tahunan

berdasarkan rencana kerja jangka menengah.

Madrasah belum memuat

ketentuan Rencana kerja tahunan yang jelas mengenai :

1). Kesiswaan.

2). Kurikulum dan kegiatan pembelajaran.

3). Pendidik dan tenaga

kependidikan serta

6.3.2 Madrasah Perlu menyatakan Rencana kerja tahunan dalam rencana kegiatan dan anggaran madrasah (RKAM).

Madrasah Perlu melaksanakan Rencana kerja tahunan berdasarkan rencana kerja jangka menengah.

Madrasah Perlu memuat ketentuan Rencana kerja tahunan yang jelas mengenai :

1). Kesiswaan.

2). Kurikulum dan kegiatan pembelajaran.

3). Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya.

4). Sarana dan prasarana.

5). Keuangan dan pembiayaan.

(22)

pengembangannya.

4). Sarana dan prasarana.

5). Keuangan dan pembiayaan.

6). Budaya dan lingkungan Madrasah.

7). Peran serta masyarakat dan kemitraan.

8). Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu.

6). Budaya dan lingkungan Madrasah.

7). Peran serta masyarakat dan kemitraan.

8). Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu.

6.3.3 Madrasah kami telah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja

madrasah.

6.3.3 Madrasah belum melaksanakan evaluasi proses pembelajaran secara periodik, sekurang- kurangnya dua kali dalam setahun, pada akhir semester akademik.

Madrasah belum melaksanakan evaluasi program kerja tahunan secara periodik sekurang- kurangnya satu kali dalam setahun, pada akhir tahun anggaran madrasah.

Madrasah belum melakukan Evaluasi diri madrasah secara periodik berdasarkan pada data dan informasi yang sahih.

6.3.3 Madrasah perlu melaksanakan evaluasi proses pembelajaran secara periodik, sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun, pada akhir semester

akademik. Madrasah perlu

melaksanakn evaluasi program kerja tahunan secara periodik sekurang- kurangnya satu kali dalam setahun, pada akhir tahun anggaran madrasah.

Madrasah perlu melakukan Evaluasi diri madrasah secara periodik berdasarkan pada data dan informasi yang sahih.

6.4 Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid

6.4.1 Madrasah belum mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk

mendukung administrasi pendidikan yang efektif, efisien,

6.4.1 Madrasah perlu mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pendidikan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

(23)

dan akuntabel.

Madrasah belum melaksanakan Komunikasi antar warga madrasah di lingkungan madrasah secara efisiean, dan efektif.

Madrasah perlu melaksanakan Komunikasi antar warga madrasah di lingkungan madrasah secara efisiean, dan efektif.

6.4.2 Madrasah belum menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses.

Madrasah belum menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani permintaan informasi,

pemberian informasi, pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan madrasah baik secara lisan maupun tertulis, dan semuanya direkam dan didokumentasikan.

6.4.2 Madrasah kami perlu menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses.

Madrasah kami perlu menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani permintaan informasi, pemberian informasi, pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan

pengelolaan madrasah baik secara lisan maupun tertulis, dan semuanya direkam dan didokumentasikan.

6.5 Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan

6.5.1 Madrasah belum menyusun program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan

memperhatikan standar PTK.

Program pendayagunaan PTK termasuk:

1). Pembagian tugas.

2). Cara mengatasi bila kekurangan tenaga.

3). Menentukan sistem penghargaan.

6.5.1 Madrasah perlu menyusun program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK.

Program pendayagunaan PTK termasuk 1). Pembagian tugas.

2). Cara mengatasi bila kekurangan tenaga.

3). Menentukan sistem penghargaan.

4). Pengembangan profesi.

Madrasah perlu mendukung upaya : 1). Promosi PTK

(24)

4). Pengembangan profesi.

Madrasah belum mendukung upaya:

1). Promosi PTK

2). Pengembangan PTK.

3) Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan.

4). Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan.

Madrasah Belum mendaya gunakan :

1). Kepala Madrasah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan

pengelolaan madrasah (ada 18 tugas).

2). Wakil Kepala Madrasah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala madrasah.

3).Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi, memfasilitasi, mendidik, membimbing, dan melatih peserta didik.

4). Konselor melaksanakan tugas dan tanggung

jawabnya dalam memberikan layanan

2). Pengembangan PTK.

3) Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan.

4). Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain

didasarkan pada analisis jabatan.

Madrasah perlu mendaya gunakan:

1). Kepala madrasah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan madrasah (ada 18 tugas).

2). Wakil kepala madrasah

melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala madrasah.

3).Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi, memfasilitasi, mendidik,

membimbing, dan melatih peserta didik.

4). Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam

memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik.

5) Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan.

6) Tenaga perpustakaan melaksanakan

(25)

bimbingan dan konseling kepada peserta didik.

5) Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya

memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan.

6) Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar

diperpustakaan.

7) Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium.

8) Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan, merawat, memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran.

9) Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan administrasi.

tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan.

7) Tenaga laboratorium

melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan

mengelola kegiatan praktikum di laboratorium.

8) Teknisi sumber belajar

melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan,

merawat, memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran.

(26)

6.5.2 Guru melaporkan hasil evaluasi dan penilaian sekurang-kurangya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala Madrasah madrasah dan orang tua wali peserta didik.

Tenaga kependidikan melaporkan pelaksanaan dari tugas masing-

masingsekurang-kurangnya setiap akhir semester kepada kepala madrasah Kepala madrasah secara terus menerus melakukan pengawasan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan.

6.5.2 Madrasah belum menyusun program pengawasan secara obyektif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Penyusunan program

pengawasan di madrasah belum didasarkan pada SNP.

Program pengawasan belum disosialisasikan keseluruh pendidik dan tenaga kependidikan.

Pengawasan pengelolaan madrasah belum meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut hasil pengawasan.

Pemantauan pengelolaan madrasah belum dilakukan oleh komite madrasah.

Supervisi pengelolaan akademik belum dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala madrasah dan pengawas madrasah.

Kepala madrasah belum melaporkan hasil evaluasi kepada komite madrasah, dan pihak-pihak lain yang

berkepentingan sekurang- kurangnya setiap akhir

semester. Pengawas Madrasah belum

6.5.2 Madrasah perlu menyusun program pengawasan secara obyektif,

bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Penyusunan program pengawasan di madrasah perlu didasarkan pada SNP.

Program pengawasan perlu

disosialisasikan keseluruh pendidik dan tenaga kependidikan.

Pengawasan pengelolaan madrasah perlu meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut hasil pengawasan.

Pemantauan pengelolaan madrasah perlu dilakukan oleh komite madrasah.

Supervisi pengelolaan akademik perlu dilakukan secara teratur dan

berkelanjutan oleh kepala madrasah dan pengawas madrasah.

Kepala madrasah perlu melaporkan hasil evaluasi kepada komite madrasah, dan pihak-pihak lain yang

berkepentingan sekurang-kurangnya setiap akhir semester.

Pengawas Madrasah perlu melaporkan hasil pengawasan di Madrasah kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota, dan madrasah yang bersangkutan setelah dikonfirmasikan pada madrasah yang terkait.

Madrasah perlu

mendokumentasikan dan menggunakan hasil pemantauan,

(27)

melaporkan hasil pengawasan di Madrasah kepada bupati walikota melalui dinas pendidikan kabupaten / kota, dan Madrasah yang

bersangkutan, telah

dikonfirmasika pada Madrasah yang terkait.

Pengawas madrasah melaporkan hasil pengawasan di madrasah kepada kantor Kementerian Agama kabupaten / kota, dan madrasah yang bersangkutan, setelah dikonfirmasikan pada madrasah yang terkait.

Madrasah belum

mendokumentasikan dan

menggunakan hasil pemantauan, supervisi, evaluasi, dan

pelaporan serta catatan tindak lanjut untukmemperbaiki kinerja madrasah, dalam pengelolaan pembelajaran dan pengelolaan secara keseluruhan.

Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan belum direncanakan secara

komprehensip pada setiap akhir semester dengan mengacu kepada standar PTK.

supervisi, evaluasi, dan pelaporan serta catatan tindak lanjut untukmemperbaiki kinerja madrasah, dalam pengelolaan pembelajaran dan pengelolaan secara keseluruhan.

Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan perlu direncanakan secara komprehensip pada setiap akhir semester dengan mengacu kepada standar PTK.

Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan perlu meliputi kesesuaian penugasan dengan keahlian, keseimbangan beban kerja, dan kinerja PTK dalam pelaksanaan tugas.

Evaluasi kinerja pendidik dan harus perlu memperhatikan pencapaian prestasi dan perubahan-perubahan peserta didik.

(28)

Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga

kependidikan belum meliputi kesesuaian penugasan dengan keahlian, keseimbangan beban kerja, dan kinerja PTK dalam pelaksanaan tugas.

Evaluasi kinerja pendidik dan harus belum memperhatikan pencapaian prestasi dan perubahan-perubahanpeserta didik.

6.6 Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan Madrasah

6.6.1 Masyarakat pendukung madrasah belum dilibatkan dalam pengelolaan non akademik

Keterlibatan peran serta warga dalam pengelolaan belum dibatasi pada kegiatan tertentu yang ditetapkan.

Madrasah belum menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, berkaitan dengan input, proses, output, dan pemanfaatan lulusan

6.6.1 Masyarakat pendukung madrasah perlu dilibatkan dalam pengelolaan non akademik

Keterlibatan peran serta warga dalam pengelolaan perlu dibatasi pada kegiatan tertentu yang ditetapkan.

Madrasah perlu menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan, berkaitan dengan input, proses, output, dan pemanfaatan lulusan

6.6.2 Warga madrasah belum dilibatkan secara maksimal dalam pengelolaan akademik.

Warga madrasah belum

dilibatkan secara maksimal dalam pengelolaan non akademik.

6.6.2 Warga madrasah kami perlu dilibatkan secara maksimal dalam pengelolaan akademik.

Warga madrasah kami perlu dilibatkan secara maksimal dalam pengelolaan non akademik.

(29)

STANDAR PEMBIAYAAN 7.1 Madrasah

merencanakan keuangan sesuai standar

7.1.1 Madrasah kami kurang menyusun RKAM Perumusan RKAM Madrasah kami belum merujuk pada ketentuan yang berlaku

RKAM Madrasah kami belum berisi program kegiatan, sumber dana dan nominalnya, pembelanjaan dan nominalnya

RKAM Madrasah kami belum dikomunikasikan dengan Komite dan pemangku kepentingan Dalam Perumusan (RAKM) belum melibatkan

partisipasi pemangku kepentingan yang terkait.

7.1.1 Madrasah kami kurang menyusun RKAM

Perumusan RKAM Madrasah kami kurang merujuk pada ketentuan yang berlaku RKAM Madrasah kami belum berisi program kegiatan, sumber dana dan nominalnya,

pembelanjaan dan nominalnya RKAM Madrasah kami belum dikomunikasikan dengan Komite dan pemangku kepentingan

Dalam Perumusan (RAKM) belum melibatkan partisipasi pemangku kepentingan yang terkait.

7.1.1 Madrasah kami perlu menyusun RKAM

Perumusan RKAM Madrasah kami perlu merujuk pada ketentuan yang berlaku

RKAM Madrasah kami belum berisi program kegiatan, sumber dana dan nominalnya, pembelanjaan dan nominalnya

RKAM Madrasah kami perlu

dikomunikasikan dengan Komite dan pemangku kepentingan

7.1.2 Perumusan RKAM di Madrasah kami melibatkan kepala Madrasah, Guru, tenaga kependidikan dan komite madrasah serta pemangku kepentingan yang relevan

Perumusan RAKM melibatkan DU/DI

7.1.2 Tidak adanya biaya operasi pendidikan tak langsung berupa jasa telekomunikasi,

pemeliharaan sarana dan prasa rana, uang lembur, asuransi, dan lain sebagainya

7.1.2 Lembaga perlu adanya biaya operasi pendidikan tak langsung berupa jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, asuransi, dan lain sebagainya

7.1.3 Madrasah kami sudah 7.1.3 Penyusunan rencana keuangan 7.1.3 Penyusunan rencana keuangan

(30)

memberitahukan rencana pengelolaan keuangan kepada pemangku kepentingan.

Madrasah kami sudah melaksanakan pembukuan keuangan Madrasah.

Setiap transaksi keuangan (penerimaan dan

pengeluaran) sudah disertai dengan bukti yang sah.

Madrasah dilakukan secara transparan, efisien dan akuntabel namun belum menyeluruh kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.

Madrasah dilakukan secara transparan, efisien dan akuntabel dan perlu

menyeluruh kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.

7.1.4 Madrasah kami sudah menyusun laporan pengelolaan keuangan.

Madrasah kami sudah melaporkan pengelolaan keuangan kepada pemerintah.

Madrasah kami sudah melaporkan pengelolaan keuangan kepada warga Madrasah

7.1.4 Madrasah kami belum melaporkan pengelolaan keuangan kepada seluruh pemangku kepentingan

7.1.4 Madrasah kami perlu melaporkan pengelolaan keuangan kepada seluruh pemangku kepentingan

7.2 Upaya

Madrasah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya

7.2.1 Memiliki tanah yang produktif

7.2.1 Madrasah kami belum memiliki donatur tetap

Madrasah kami sudah mengembangkan: Koperasi Madrasah, Kantin, Kebun Madrasah, dan lainnya.

Madrasah kami belum melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri

7.2.1 Madrasah kami perlu memiliki donatur tetap

Madrasah kami perlu mengembangkan:

Koperasi Madrasah, Kantin, Kebun Madrasah, dan lainnya.

Madrasah kami perlu melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI)

Madrasah kami perlu membentuk

(31)

(DUDI)

Madrasah kami belum

membentuk jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan madrasah

jalinan yang kuat dengan alumni yang siap mendukung pengembangan madrasah

7.2.2 Madrasah belum melakukan jalinan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri

7.2.2 Madrasah perlu melakukan jalinan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri

7.2.3 Madrasah kami belum memiliki data alumni

Madrasah kami belum memiliki wadah / organisasi alumni tetapi tidak aktif

Madrasah kami belum mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni.

Madrasah kami belum memanfatkan sumber daya alumni.

7.2.3 Madrasah kami perlu memiliki data alumni

Madrasah kami perlu memiliki wadah / organisasi alumni aktif.

Madrasah kami perlu mempunyai program kegiatan yang melibatkan alumni.

Madrasah kami perlu memanfatkan sumber daya alumni.

7.3 Madrasah menjamin kesetaraan akses

7.3.1 Madrasah kami menerima siswa usia madrasah dari semua lapisan/tingkatan sosial ekonomi.

Madrasah kami menerima yang berkebutuhan khusus.

(Jika ada yang mendaftar) Madrasah kami

mengupayakan bantuan beasiswa untuk anak miskin.

7.3.1 Madrasah kami belum

mempromosikan kesetaran akses bagi semua peserta didik

7.3.1 Madrasah kami perlu mempromosikan kesetaran akses bagi semua peserta didik

(32)

Madrasah kami memberi bantuan kebutuhan perlengkapan madrasah siswa kurang mampu 7.3.2 Madrasah kami

membebaskan biaya pendidikan bagi siswa miskin.

7.3.2 Madrasah kami belum mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa.

7.3.2 Madrasah kami perlu mengidentifikasi tingkat ekonomi orang tua siswa.

STANDAR PENILIAN 8.1 Sistem penilaian

disusun untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun

nonakademik

8.1.1 Guru-guru Madrasah kami menyusun perencanaan penilaian berdasarkan SK dan KD

Guru-guru Madrasah kami menentukan KKM

8.1.1 Guru-guru Madrasah kami belum mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai ketentuan Guru-guru Madrasah kami belum menyusun kisi-kisi soal Guru-guru madrasah kami belum seluruhnya

menyampaikan target pencapaian kompetensi kepada peserta didik

8.1.1 Guru-guru Madrasah kami perlu mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai ketentuan Guru-guru Madrasah kami perlu menyusun kisi-kisi soal Guru-guru madrasah kami perlu seluruhnya menyampaikan target pencapaian kompetensi kepada peserta didik

8.1.2 100 % pendidik

menginformasikan Kriteria Ketuntasan Minimal kepada peserta didik.

Pendidik sudah

menginformasikan waktu penilaian kepada peserta didik

100 % pendidik

menginformasikan Kriteria Ketuntasan Minimal kepada

8.1.2 Pendidik belum

menginformasikan teknik penilaian kepada peserta didik.

Pendidik belum

menginformasikan rubrik penilaian kepada peserta didik.

8.1.2 Guru perlu menginformasikan teknik dan rubrik penilaian kepada peserta didik

(33)

peserta didik.

Pendidik sudah

menginformasikan waktu penilaian kepada peserta didik.

8.1.3 Sebagian pendidik melaksanakan Penilaian Harian setiap kompetensi dasar.

100 % pendidik

melaksanakan Penilaian tengah semester.

100 % pendidik

melaksanakan Penilaian Akhir semester (PAS).

100 % pendidik

melaksanakan Penilaian Akhir Tahun (PAT).

Madrasah kami sudah melaksanakan Ujian Madrasah.

Madrasah kami sudah melaksanakan Ujian Nasional.

8.1.3 Guru – guru di madrasah kami belum menggunakan metode secara variatif untuk menilai kemajuan belajar siswa.

8.1.3 Guru – guru di madrasah kami perlu menggunakan metode secara variatif untuk menilai kemajuan belajar siswa.

8.1.4 100 % pendidik

memberikan penilaian hasil belajar sesuai dengan kompetensi. Sebagian pendidik menerapkan tes tertulis, tes lisan, dan tes praktik atau tes kinerja.

8.1.4 Sebagian pendidik belum menerapkan teknik

observasi atau pengamatan selama pembelajaran

berlangsung dan/atau di luar kegiatan pembelajaran.

8.1.4 Di harapkan semua tenaga pendidik perlu menerapkan teknik observasi atau pengamatan selama pembelajaran berlangsung dan/atau di luar kegiatan pembelajaran.

(34)

100 % pendidik menerapkan teknik penugasan baik perseorangan maupun kelompok dalam bentuk tugas rumah dan/atau proyek

8.2 Penilaian berdampak pada proses belajar

8.2.1 Semua guru

mengembalikan hasil penilaian kepada peserta didik

Semua guru Madrasah kami memberikan masukan dan komentar dari hasil penilaiannya

8.2.1 Guru di madrasah belum mengkaji ulang tingkat

kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester.

Sebagaian guru Madrasah kami belum secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik, memberi komentar,

menginformasikan kepada peserta didik secara berkala.

8.2.1 Guru di madrasahkamiperlu mengkaji ulang tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester.

Sebagaian guru Madrasah kami perlu secara rutin mencatat kemajuan setiap peserta didik, memberi komentar, menginformasikan kepada peserta didik secara berkala

8.2.2 Guru Madrasah kami menginformasikan hasil penilaian harian pada peserta didik remidi berdasarkan hasil analisis

8.2.2 Sebagian pendidik menyusun program tindak lanjuthasil analisa terhadap hasil penilaian.

Sebagian pendidik melaksanakan remidi

berdasarkan hasil analisis hasil penilaian namun administrasi belum lengkap

8.2.2 Semua pendidik menyusun program tindak lanjut hasil analisa terhadap hasil penilaian. Semua pendidik

melaksanakan remidi berdasarkan hasil analisis hasil penilaian namun

administrasi belum lengkap

8.3 Orangtua peserta didik terlibat dalam dproses belajar anak mereka

8.3.1 Madrasah kami membuat laporan hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk laporan pendidikan.

8.3.1 Guru-guru Madrasah kami belum melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada pimpinan satuan pendidikan dalam bentuk satu nilai prestasi belajar peserta didik

8.3.1 Guru-guru Madrasah kami perlu melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada pimpinan satuan pendidikan dalam bentuk satu nilai prestasi belajar peserta didik

Madrasah kami perlu melaporkan hasil

(35)

Madrasah kami belum

melaporkan hasil kelulusan ujian Madrasah dan UN. kepada Dinas pendidikan / Kantor Kemenag sesuai dengan kreteria kelulusan yang ditentukan Madrasah.

Wali murid belum merespon dan mengureksi pencapaian hasil belajar siswa tiap semester

kelulusan ujian Madrasah dan UN.

kepada Dinas pendidikan / Kantor Kemenag sesuai dengan kreteria kelulusan yang ditentukan Madrasah.

Wali murid perlu merespon dan mengureksi pencapaian hasil belajar siswa tiap semester

8.3.2 8.3.2 Madrasah kami belum

melibatkan orangtua dalam membantu anak mereka belajar di rumah

Madrasah kami belum memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah

8.3.2 Madrasah kami perlu melibatkan orangtua dalam membantu anak mereka belajar di rumah

Madrasah kami perlu memberi kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah

(36)

KONDISI MADRASAH MASA DEPAN YANG DIHARAPKAN A. Harapan Pemangku Kepentingan Madrasah dimasa Mendatang

Berdasar peta mutu, seperti tertuang pada Bab II, poin B.2, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Makassar pada empat tahun mendatang diharapkan:

1. Pengembangan Kurikulum sesuai dengan panduan dari badan standar nasional pendidikan (BSNP)

2. Proses pembelajaran dilaksanakan secara efektif dengan meningkatkan keterlibatan peserta didik aktif dalam pembelajaran.

3. Hasil belajar peserta didik selalu meningkat dan mempunyai kreatifitas dalam menyelesaikan masalah.

4. Pendidik dan tenaga kependidikan selalu ditingkatkan kompetensinya dan diarahkan memiliki kualifikasi akademik S-2.

5. Peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung secara langsung maupun tidak langsung terhadap proses pembelajaran terus diupayakan sehingga memenuhi standar nasional.

6. Peningkatan manajemen pengelolaan madrasah, termasuk melibatkan tokoh masyarakat dalam pengelolaan pendidikan madrasah.

7. Partisipasi masyarakat perlu ditingkatkan baik material maupun spiritual.

8. Sistem Penilaian perlu dilakukan dengan berbagai teknik, seperti penilaian tertulis, lisan, unjuk kerja, portofolio, dan pengamatan.

B. Visi Misi Madrasah

Visi

“Islam, Terampil, Inovatif, Berkarakter, Amanah dan Berwawasan Lingkungan Hidup”

Misi

1. Menyelenggarakan Sistem Pendidikan yang Berkarakter dan Beriorentasi pada Peningkatan Mutu.

2. Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Sehat, Hijau, Nyaman dan Asri

3. Menyiapkan Peserta Didik yang Berkualitas, Berdaya Saing Tinggi dan Berakhlakul Karimah.

(37)

A. Jadwal Kegiatan Pengembangan 2021&2022

JADWAL RENCANA KERJA JANGKAH MENENGAH (RKJM)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung

Jawab

Semester 1 Semester 2 Semester 1 Semester 2 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

1. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)

Memiliki kurikulum muatan lokal yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter daerah

Pengembangan kurikulum Madrasah

Workshop Pengembangan kurikulum

Waka Bidang Akademik

v v

Terlaksananya program remidial dan pengayaan setiap mata pelajaran

Pengembangan kurikulum Madrasah

Workshop Pengembangan sistem penilaian

Guru

v v

Memiliki program kegiatan BK setiap kelas

Pengembangan kurikulum Madrasah

Pelatihan bimbingan dan konseling

Guru

v v

Memiliki peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler berdasarkan minat dan bakat

Pembinaan kesiswaan/ekstra

Pelaksanaan tes bakat dan minat peserta didik

Guru

√ √

Memiliki program kegiatan ekstrakurikuler

Pengembangan kurikulum Madrasah

Pembagian tugas Pembina

ekstrakurikuler

Guru

√ √

Memiliki silabus, dan jurnal kegiatan ekstra kurikuler Madrasah secara lengkap

Pengembangan kurikulum Madrasah

Pembinaan Ekstrakurikuler

Guru

√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Peserta didik dapat mencapai

target akademis yang diharapkan

1. Penyusunan Kriteria Ketuntasan Minimal (rutin)

1. Tersusunnya KKM dengan dari semua kurikulum pembelajaran kelas.

Guru

√ √ √ √

(38)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung

Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 2. Penyusunan

Kriteria Kenaikan Kelas (rutin) 3. Ujian Akhir

Madrasah (UAM) (rutin) 4. Assesmen

Nasional (AN) 5. Rapat

Kelulusan (rutin) 6. Pelaksanaan

Uji Coba/Try Out UAM

2. Tersusunnya Kriteria Kenaikan Kelas dengan Baik.

3. Nilai UAM

memuaskan (>=75 )

4. Hasil Assesmen Nasional (AN) menunjukkan kualitas madrasah di atas standar nasional

5. Terlaksananya rapat kelulusan yang

menghasilkan daftar peserta didik yang lulus dan peserta yang akan melanjutkan

ke jenjang

SMP/MTs.

6. Terlaksananya Uji Coba/Try Out dan hasilnya dievaluasi untuk mengadakan

(39)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung

Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 pengayaan agar

target kelulusan tercapai

Peserta didik dapat

mengembangkan potensi penuh sebagai anggota masyarakat

1. Kegiatan pengembangan akademis dan non akademis (Siswa Teladan, Bidang Studi, KIR, Olahraga, Seni dan Pentas PAI)

2. Kegiatan pengembangan budaya dalam bentuk

pertunjukan seni kedaerahan 3. Kegiatan

pengembangan nilai-nilai keagamaan

1. Mengirimkan 30 Peserta Didik untuk mengikuti lomba siswa teladan, bidang studi, KIR, olahraga seni dan pentas PAI di tingkat regional, nasional, maupun internasional 2. Terlaksananya

kegiatan Pentas

Seni Siswa

dengan menampilkan

minimal 20

kreatifitas seni 3. Terlaksananya

kegiatan pengembangan kepribadian peserta didik pada bulan Ramadhan dengan

Guru

(40)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung

Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 memberikan

materi-materi pembentuk keperibadian seperi sopan santun, contoh tauladan dari nabi-nabi, nilai- nilai

kemasyarakatan

dll serta

monitoring kegiatan dalam bentuk buku ramadhan untuk mengetahui perkembangan kepribadian peserta didik

2. STANDAR ISI

Memiliki silabus yang sudah direvisi

Pengembangan proses

pembelajaran

Workshop pengembangan kurikulum

Guru √ √

Memiliki RPP semua mata pelajaran dan semua jenjang kelas

Pengembangan proses

pembelajaran

Pelatihan

Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif

Efektif dan

Menyenangkan

Guru √ √

(41)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung

Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 Semua guru menerapkan

pembelajaran PAIKEM

Pengembangan proses

pembelajaran

Pelatihan PAIKEM Guru √ √

Guru memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar

Pengembangan proses

pembelajaran

Pelatihan PAIKEM Guru √ √

Guru melaksanakan

pembelajaran yang memuat eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi

Pengembangan proses

pembelajaran

Pelatihan PAIKEM Guru √ √

Guru memanfaat Teknologi Informasi dalam proses pembelajaran

Pengembangan proses

pembelajaran

Pelatihan TIK Guru √ √

Guru memanfaat studio matsanda dalam proses pembelajaran

Pengembangan proses

pembelajaran

Live streaming Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Guru menyusun RPP sesuai dengan pendekatan PAIKEM/

Saintifik

Pengembangan proses

pembelajaran

Pelatihan Kurikulum 2013

Guru √ √

Terlaksananya supervisi guru minimal satu kali pada satu semester

Pengembangan proses

pembelajaran

Pelaksanaan supevisi Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

3. STANDAR PROSES

Perolehan nilai rata-rata Ujian 83,00

Pengembangan kompetensi lulusan

Bimbingan belajar kelas 9 dimulai tanggal 20 Juli 2020

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

(42)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung

Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 Jumlah lulusan Madrasah yang

hafal juz Amma

Pengembangan kompetensi lulusan

Pembinaan tahfidul Qur’an setelah selesai kegiatan pembelajaran di madrasah pada hari Selasa s.d. Sabtu

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Jumlah lulusan Madrasah yang hafal Asmaul Husna

Pengembangan kompetensi lulusan

Pembiasaan

membaca asmaul husna awal pelajaran dan pelaksanaan tagihan hafalan

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Jumlah lulusan Madrasah yang fasih dan tartil bacaan Alqur’an

Pengembangan kompetensi lulusan

Pembinaan tartil qur’an setelah pulang Madrasah setiap Senin s.d.

Kamis

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Pengadaan Sarana Penunjang KBM

Tersedianya sarana penunjang

KBM agar

pembelajaran dapat terlaksana dengan

menyenangkan.

Tersedianya sarana penunjang KBM agar pembelajaran dapat terlaksana dengan menyenangkan.

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Pembelian Buku Penunjang Pembelajaran

Tersediannya buku penunjang pembelajaran.

Tersediannya buku penunjang

pembelajaran.

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Pengadaan Alat Pembelajaran Tersedianya alat penujang

pembelajaran

Tersedianya alat penujang

pembelajaran yang

Guru √ √

(43)

Sasaran Program Kegiatan Penanggung

Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 yang mendukung

terlaksanannya

KBM yang

interaktif

mendukung

terlaksanannya KBM yang interaktif Dimilikinya obat-obatan di

ruang UKS

Pengembangan

budaya dan

lingkungan

Pembelian obat- obatan untuk ruang UKS

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Terlaksananya ekstrakurikuler pramuka untuk siswa kelas VII dan VIII

Penanaman karakter

Pelaksanaan ekstra Pramuka yang dikuti seluruh siswa kelas VII dan VIII pada hari Jum’at

Guru √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

Terlaksananya lomba menulis bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

Pengembangan

budaya dan

lingkungan

Lomba menulis berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris dalam memperingati hari bahasa (28 Oktober)

Guru √ √

Terlaksananya lomba bercerita dalam bahasa Indonesia, Inggris, Arab dan Madura

Pengembangan

budaya dan

lingkungan

Lomba bercerita dalam bahasa bahasa Indonesia, Inggris,

Arab dan

Madurapada hari bahasa (28 Oktober)

Guru √ √

Diperolehnya beberapa kejuaraan dalam mengikuti berbagai olimpiade

Pembinaan kesiswaan

Mengikuti berbagai olimpiade di tingkat Kota dengan target juara 1

Guru √ √ √ √ √ √

Referensi

Dokumen terkait

2. Di Athens – mulanya mengamalkan sistem beraja. Raja menjadi ketua hakim, tentera dan agama. Beliau dibantu oleh konsul yang terdiri daripada golongan kaya... 3. Kemudian

RPP LURINGMenghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleransi, damai), santun, responsif, dan proaktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI 3 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleransi, damai), santun, responsif, dan proaktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI 4 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleransi, damai), santun, responsif, dan proaktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan

Rpp kurtilas KOMPETENSI INTI (KI) KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya. KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak

RPP Kurtilas Kompetensi Inti (KI) KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang di anutnya. KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air. KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, (mendengar, melhat, dan membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak