• Tidak ada hasil yang ditemukan

Download (16kB)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Download (16kB)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Kabupaten Kutai Barat memiliki potensi lahan perkebunan karet yang luas dan struktur tanah yang mendukung. Sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani karet. Hasil karet yang diperoleh petani karet diolah menjadi karet setengah jadi sehingga memiliki nilai jual yang tinggi dari karet mentah. Pemberdayaan petani karet yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah bertujuan untuk menyejahterakan petani karet dengan program-program yang telah direncanakan, namun memiliki beberapa hambatan diantaranya permodalan, pemasaran, dan kemampuan produksi. Oleh sebab itu, penulis mengangkat penelitian berjudul“PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PETANI KARET OLEH DINAS PERDAGANGAN KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR”. Adapun focus dari penelitian adalah pemberdayaan usaha petani karet dan koordinasi antar lembaga terkait dengan pemberdayaan usaha petani karet.

Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam menyusun laporan akhir ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif.

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya data hasil penelitian diolah dan dianalisis melalui tahapan penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil analisis magang yang terjadi di lapangan, penulis menyimpulkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah agar pendapatan masyarakat petani karet di Kabupaten Kutai Barat menjadi meningkat yaitu dengan program dana bergulir dari Pemerintah Kabupaten, dengan pemberian dana bergulir ini petani karet dapat menggunakan dana tersebut untuk membuka usaha baru namun hal ini memiliki kendala yaitu terhambatnya pengembalian modal usaha Dana Bergulir dan berkurangnya peminjam modal usaha dari petani karet yang mengolah hasil karet.

Kata kunci :Pemberdayaan, Usaha Mikro dan Kecil, Pengolahan Karet, Dana Bergulir.

(2)

ABSTRACT

Kutai Barat Regency has extensive rubber plantation potential and supportive land structures. Most of the population is livelihood as rubber farmers. The rubber produced by rubber farmers is processed into semi- finished rubber so it has a high selling value of raw rubber. The empowerment of rubber farmers undertaken by the Trade Office of Small and Medium Enterprises Cooperatives aims to improve the welfare of rubber farmers with planned programs, but has several constraints such as capital, marketing and production capability. Therefore, the authors lifted a study entitled "SMALL AND MEDIUM MICROCHDINARY ENTERPRISES (SMEs) RUBBER FARMERS BY TRADE OF SMALL AND MEDIUM BUSINESS COOPERATION IN KUTAI WEST REGENCY OF EAST KALIMANTAN PROVINCE". The focus of the research is the empowerment of rubber farmers and inter-agency coordination related to the empowerment of rubber farmers business.

The research method used by the author in preparing this final report is descriptive qualitative method with inductive approach. Technique of collecting data is done by interview, observation and documentation which then data of research result is processed and analyzed through data presentation stage, data analysis, and conclusion.

Based on the results of the internship analysis that occurred in the field, the authors concluded that the empowerment conducted by the Department of Trade Cooperative Small and Medium Enterprises for the income of rubber farming communities in West Kutai District to be increased by the revolving fund program from the District Government, with the grant funding of this rubber farmers can use the funds to open new business but this has obstacles that is the reversal of revolving fund business funding and the reduction of business capital borrowers from rubber farmers who process rubber products.

Keywords: Empowerment, Micro and Small Business, Rubber Processing, Revolving Fund.

Referensi

Dokumen terkait

Saran, Diharapkan agar pihak Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandar Lampung dalam menyelenggarakan penggunaan dana bantuan

PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TIMUR DINAS PERDAGANGAN KOPERASI DAN.. USAHA KECIL

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintah Daerah di bidang perindustrian, perdagangan, koperasi,

PEMERINTAH KOTA SUBULUSSALAM DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOPERASI DAN USAHA KECIL

Bidang Perdagangan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah di bidang Perdagangan yang meliputi bina

Pemberdayaan UMKM pengolahan gula kelapa sebagai produk unggulan dalam lingkup kegiatan bina manusia oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Ciamis di Desa

Dalam pengamatan yang dilakukan oleh penulis untuk mengetahui sejauh mana peran Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan dalam upaya pemberdayaan usaha Kain Tenun Ulos di

Peran Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian Kota Cimahi dalam Pemberdayaan Pelaku Usaha Sentra Home Industri Keripik Singkong di Kota Cimahi Kota