• Tidak ada hasil yang ditemukan

Download (213kB) - Bina Darma e-Journal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Download (213kB) - Bina Darma e-Journal"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Pertemuan 5

2.2. Struktur statis tak tentu

Struktur statis tak tentu adalah suatu kondisi dimana gaya reaksi atau gaya tahanan sepanjang penampang melebihi jumlah persamaan kesetimbangan beban. Untuk menganisis struktur seperti ini harus dilengkapi persamaan keseimbangan dengan persamaan tambahan yang berkaitan dengan peralihan struktur.

a. Struktur statis tertentu b. Struktur statis tak tentu

Gambar 2.7. Struktur statis tertentu dan struktur statis tak tentu

Persamaan tambahan dimaksud didasarkan atas pengamatan bahwa sebuah batang dengan kedua ujungnya terjepit tidak berubah panjangnya. Jika kita memisahkan batang tersebut dari tumpuannya,

(2)

kita dapatkan bahwa batang tersebut bebas di kedua ujungnya dan dibebani oleh tiga gaya yaitu VA, VC

dan P. ketiga gaya ini menyebabkan batang tersebut berubah panjangnya sebesar δ .

Contoh 2.3 :

Sebuah batang kaku AB dengan massa diabaikan, mempunyai sendi di titik A dan ditumpu oleh dua kawat baja dan aluminium seperti tergambar. Hitunglah tegangan pada kawat baja dan aluminium tersebut!

(3)

Gambar 2.8. Analisis struktur statis tak tentu

Baja Aluminium

Luas penampang (mm2) 600 400

E (GPa) 200 70

Panjang batang (mm) 3000 2000

Penyelesaian :

∑ M

A

=0

−T

aluminium

.1−T

baja

.2+P .3=0 T

aluminium

+2T

baja

=60

(a) Dari segitiga yang terbentuk, didapat :

δ

aluminium

=2 δ

baja

( T AE . L )

aluminium

=2 ( T AE . L )baja

Taluminium

. 200

mm

400

mm2

. 70 .10

3N/mm2=2 Tbaja

.300

mm

600

mm2

. 200 .10

3N/mm2

T

aluminium

= 7

10 T

baja

(b)

(4)

Subtitusikan persamaan (b) ke persamaan (a) :

T

aluminium

+2T

baja

=60

7

10 T

baja

+ 2T

baja

=60 T

baja

= 22,22 kN T

aluminium

=15 , 56 kN

σ

baja

= T

baja

A

baja

= 22 , 22×10

3

600 = 37 MPa

σ

aluminium

= T

aluminium

A

aluminium

= 15 ,56 ×10

3

400 =38 , 9 MPa

Contoh 2.4 :

Sebuah batang kaku AB digantung pada kawat vertical dari bahan perunggu dan baja seperti tergambar.

Kawat ini memikul beban P yang berkerja di titik tengah batang. Hitunglah deformasi dan tegangan pada kwat tersebut.

Gambar 2.9. Analisis struktur statis tak tentu

Baja Perunggu

(5)

Diameter (mm) 15 20

E (GPa) 200 100

Penyelesaian :

∑ V =0

T

perunggu

+T

baja

+T

perunggu

=P 2T

perunggu

+T

baja

=60

A

perunggu

= 1

4 π ( d

perunggu

)

2

= 1 4 π ( 20 )

2

=314 mm

2

A

baja

= 1

4 π ( d

baja

)

2

= 1 4 π ( 15 )

2

=176 , 7 mm

2

δ

baja

= ( T AE . L )baja

T

baja

= ( A . L E . δ )baja= 176 2000 , 7×200.103×δ =17670 δ δperunggu= ( T AE . L )perunggu

T

perunggu

= ( A . L E . δ )perunggu= 314×100.10 2000 3×δ =15700 δ 2Tperunggu+Tbaja=60

(6)

2 ( 15700 δ ) +17670δ =60.10

3

δ =1,22 mm

σ

baja

= T

baja

A

baja

= 17670 δ

176 , 7 = 17670×1 ,22

176 ,7 =122 MPa

σ

perunggu

= T

perunggu

A

perunggu

= 15700 δ

314 = 15700×1 , 22

314 =61 MPa

Referensi

Dokumen terkait

Namun khusus untuk struktur statis tak tentu jika tipe deck metal yang digunakan berbeda dengan yang digunakan dalam pengujian ini, maka terdapat koreksi pada persamaan-persamaan

Pada struktur batang statis tak tentu dengan tumpuan dan pembebanan seperti gambar 3.8, hitunglah gaya reaksi pada tumpuan rol dan besar lenturan yang terjadi pada ujung

Organisasi Kemasyarakatan Setiap Negara atau masyarakat memiliki suatu struktur atau organisasi yang pengaturan hubungan–hubungannya yang terpola, yang mendefinisikan dan mengatur

I-apis Pondasi Bawah sub-base course bagian struktur perkerasan ialan, yang tedetak diatas lapis tanah dasar,untuk perkerasan lentur biasa terdiri dari bahan batu pecah,stabilisasi

 Shg kurva demand elastis sempurna berapapun produksinya harga pasar tdk berubah • Komoditi yg diperjual belikan homogen serupa • Jumlah penjual dan pembeli sangat banyak •

Teori alternatif atau, yang lebih tepat, pelengkap untuk struktur modal berhubungan dengan isyarat yang diberikan kepada investor melalui keputusan suatu perusahaan untuk menggunakan

Struktur Divisi Berbasis Produk Struktur organisasi divisi terdiri dari beberapa struktur fungsional yang lebih kecil yaitu setiap divisi dalam struktur divisi dapat memiliki tim

Fungsi pendanaan financing Fungsi pendanaan melahirkan keputusan pendanaan atau kebijakan struktur modal Keputusan pendanaan berkaitan dengan masalah bagaimana manajer keuangan