Nama : Rananda Kholis Nur Haqi
NPM : 4122217011
Kelompok : 1
Tema : Pelanggaran HaKI
Hak Kekayaan Intelektual di Era Bebas Berkarya dan Bebas Mempublikasi Hak Kekayaan Intelektual atau biasa disebut HaKI dapat diartikan sebagai kekayaan yang diperoleh dari kemampuan intelektual seorang manusia, dengan kata lain HaKI merupakan hasil karya dari pemikiran atau kemampuan intelektual seseorang baik di bidang teknologi, seni, sastra, maupun ilmu pengetahuan. Di era teknologi dan informasi yang sangat bebas seperti saat ini, sangat memungkinkan semua orang bebas mengakses dan mempublikasikan sebuah hasil karya intelektual di ruang publik.
Contoh ruang lingkup yang kecil di dalam lingkungan Universitas. Karya Tulis Ilmiah, Jurnal, dan Penelitian tentunya tidak asing bagi para civitas akademika di lingkungan Universitas. Disini HaKI berperan penting dalam penyusunan bahkan hingga mematenkan Hak atas penemuan atau pembaruan atas penemuan sebelumnya. Selain itu hal yang sering kita jumpai didalam lingkup Universitas adalah menjiplak karya tulis seseorang, dalam membuat Skripsi maupun Tugas Akhir. Hal ini terjadi akibat di era yang sangat bebas ini, orang-orang bebas mengakses publikasi karya seseorang kemudian menjiplaknya dalam karya ilmiah, tanpa menyebutkan sumbernya.
Di lingkup yang lebih besar lagi, HaKi secara umum mengikat hak-hak kita dalam sebuaah karya, termasuk juga hak ekonomi. Hal yang sangat wajar dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari, contohnya maraknya lagu dan film “bajakan”, pembajakan buku, ataupun penjiplakan karya seni-karya seni tertentu di website ataupun internet yang dapat kita akses secara gratis. Hal ini tentu saja berdampak kepada hak ekonomi seseorang, dimana seharusnya ia mendapat royalty atas karyanya namun ia tidak menerima apapun karena disebar luaskan secara gratis, tanpa izin dari penciptanya.
Dari hal-hal yang menjadi contoh diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pelanggaran atas HaKI sangat tidak sesuai dengan Etika Profesi. HaKI dibuat sebagai dokumentasi untuk menghormati, melindungi, dan menghargai sebuah karya seni beserta hak-hak yang melekat didalamnya.
Lampiran