• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor-faktor Pembentukan Tanah

N/A
N/A
Muh Akbar

Academic year: 2024

Membagikan "Faktor-faktor Pembentukan Tanah"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : MUHAMMAD AKBAR Nim : 105811109518

Kelas : 6 C

TUGAS ILMU TANAH DAN TANAMAN

Carilah 5 faktor pembentukan tanah ! 1. Iklim

Iklim adalah salah satu unsur utama dalam pembentukan tanah berupa suhu dan curah hujan. Dalam prosesnya, suhu akan mempengaruhi pelapukan bahan induk, semakin tinggi suhunya maka proses pelapukan akan berlangsung cepat, sehingga pembentukannya cepat. Curah hujan berpengaruh terhadap kekuatan erosi dan penyucian tanah, sedangkan penyucian tanah yang cepat menyebabkan tanah menjadi asam, yakni PH tanah menjadi rendah.

2. Bahan Induk

Faktor pembentukan tanah selanjutnya adalah bahan induk yang terdiri atas batuan vulkanik, batuan sedimen, batuan beku, dan batuan metamorf. Batuan induk tersebut akan hancur menjadi bahan induk, mengalami pelapukan sampai menjadi tanah.

Bahan induk tanah menentukan sifat kimia tanah, bahan induk yang banyak mengandung unsur Ca akan membentuk tanah dengan kadar ion Ca yang banyak, sehingga membentuk tanah yang berwarna kelabu. Sebaliknya, bahan induk yang kurang kandungan kapurnya, akan membentuk tanah yang warnanya lebih merah.

Komposisi bahan induk mempengaruhi pembentukan tanah kerana menentukan komposisi tanah. Misalnya, batuan yang mengandung besi biasanya menghasilkan tanah yang kaya akan besi yang memiliki Ph lebih tinggi dan warna lebih gelap. Biasanya bahan induk dikumpulkan melalui angin air, dan gunung berapi, sehingga terjadi perbedaan komposisi

(2)

awal batuan. Pengaruh bahan induk juga dapat diamati pada tanah dapat terjadi secara tiba-tiba atau susulan dalam waktu yang lama.

3. Organisme

Organisme dapat membantu proses pelapukan terutama organik, membantu proses pembentukan humus, Dimana tumbuhan akan menghasilkan daun-daunan dan ranting-ranting yang menumpuk ke permukaan tanah. Daun dan ranting tersebut akan membusuk akibat dari mikroorganisme, yang terdapat dalam tanah membentuk tanah yang humus.

Sifat-sifat tanah dipengaruhi oleh jenis vegetasi, vegetasi hutan dapat membentuk tanah berwarna merah, sedangkan vegetasi rumput membentuk tanah berwarna hitam karena memiliki kandungan bahan organik. Kandungan unsur-unsur kimia yang terdapat pada tanaman berpengaruh terhadap sifat-sifat tanah. Misalnya:

Tanaman cemara akan memberi unsur kimia seperti Ca, Mg, dan K yang relative rendah, akibatnya tanah di hutan cemara lebih masam daripada tanah di hutan jati.

4. Topografi

Relief atau topografi adalah perbedaan tinggi atau bentuk wilayah suatu daerah, termasuk perbedaan kecuraman dan bentuk lereng. Keadaan relief suatu daerah akan mempengaruhi:

• Tebal atau tipisnya lapisan tanah

Daerah yang memiliki topografi miring dan berbukit lapisan tanahnya lebih tipis karena tererosi, sedangkan daerah yang datar lapisan tananhya tebal karena terjadi sedimentasi.

• Sistem drainase/ pengaliran

Daerah yang drainasenya jelek seperti sering tergenang menyebabkan tanahnya menjadi asam.

(3)

5. Waktu

Semakin berjalannya waktu, tanah akan menjadi semakin tua, karena mengalami pelapukan dan penyucian yang terjadi secara terus-menerus. Bahan induk dianggap sebagai waktu nol dalam pembentukan tanah dan terus berjalan berdasarkan waktu maka induk tanah akan berubah berturut-turut menjadi tanah muda, dewasa, dan tua. Ketika tanah sudah tua, mineral yang dimiliki akan habis karena mengalami pelapukan sehingga yang tertinggal adalah mineral yang sukar lapuk, misalnya kuarsa.

Tanah muda dapat dilihat dengan adanya proses pembentukan tanah yang masih tampak pencampuran antara bahan organik dan bahan mineral. Misalnya, tanah aluvial, regosol, dan litosol. Kemudian tanah dewasa dapat dilihat dengan adanya proses perubahan-perubahan yang nyata pada horizon B. misalnya tanah andosol, latosol, dan grumusol. Sedangkan pada tanah tua, dilihat dengan adanya proses perubahan pada horizon-horizon A Dan B. misalnya tanah podsolik dan latosol tua.

Waktu pembentukan tanah biasanya berbeda-berbeda. Bahan induk vulkanik yang lepas seperti abu vulkanik memerlukan waktu 100 tahun untuk membentuk tanah muda, sedangkan 1.000 sampai 10.000 tahun adalah waktu pembentukan tanah dewasa.

Referensi

Dokumen terkait

Tanah yang terdapat di permukaan Bumi sebagian memperlihatkan sifat (terutama sifat kimia) yang sama dengan bahan induknya. Bahan induk terkadang masih terlihat pada tanah baru,

Proses pembentukan tanah dimulai dari hasil pelapukan batuan induk (regolit) menjadi bahan induk tanah, diikuti oleh proses pencampuran bahan organik yaitu sisa-sisa

Faktor yang mempengaruhin sifat tanah adalah sebegai berikut: 1) iklim adalah faktor umur yang mepengaruhi pembentukan tanah. Dari iklim ini pembentukan tanah

Didaerah beriklim tropika, pembentukan tanah dari bahan induk berupa abu gunung berapi berlangsung cepat, sehingga dalam waktu empat belas tahun sudah dapat terbentuk tanah

Proses pembentukan tanah dimulai dari hasil pelapukan batuan induk (regolit) menjadi bahan induk tanah, diikuti oleh proses pencampuran bahan organik yaitu

Proses pembentukan tanah dimulai dari hasil pelapukan batuan induk (regolit) menjadi bahan induk tanah, diikuti oleh proses pencampuran bahan organik yaitu sisa-sisa tumbuhan

tanaman, Mata kuliah ini juga mempelajar i faktor-faktor l i ngkungan tanah yang mempengaruhi organisme tanah seperti sifat tanah, kadar air, t emperatur , iklim

Dokumen ini membahas faktor pembentuk dan proses perkembangan tanah serta peranannya dalam ekosistem dan pengelolaan sumber daya alam secara