• Tidak ada hasil yang ditemukan

filsafat ida 4

N/A
N/A
HABIBURROHMAN

Academic year: 2025

Membagikan "filsafat ida 4"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Ida Sapira Br Bangun

NIPM : 227009006

Mata Kuliah : Ilmu Filsafat

Jurusan : Magister Ilmu Linguistik

Pertemuan keempat

1. Narasikan 6 slide di atas dengan bahasa anda sendiri!

Jawab: kearifan lokal atau kearifan praktis, kearifan lokal meliputi bagian dari pengetahuan lokal yang dimaksudkan dengan pengetahuan dapat berupa sebagai pendidikan.

Kecerdasan lokal juga termasuk ke dalam kearifan lokal, yang dimaksud dalam kecerdasan ialah kemampuan dalam memecahkan suatu masalah yang ada dalam diri sendiri maupun orang sekitar kita. Keterampilan lokal juga termasuk ke dalam kearifan lokal berkaitan dengan keahlian dan kemampuan masyarakat setempat untuk menerapkan serta memanfaatkan pengetahuan lokal yang dimilikinya. Sumberdaya lokal, sumberdaya lokal kemampuan atau kekuatan atau daya yang dimiliki oleh suatu daerah yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan manfaat bagi daerah tersebut. Norma dan etika lokal, norma yang mengatur bagaimana aturan setempat yang berlaku baik dan yang salah yang akan dilakukan oleh masyarat dan etika adalah tindakan seseorang yang mencakup di dalamnya ada kebaikan dan kejahatan yang dilakukan. Proses sosial lokal menganut pada bagian masyrakat setempat melaksanakan fungsi-fungsinya, system atau aturan sosial yang berlaku, tata hubungan sosial antaranggota masyrakat, dan pengendalian sosial yang diterapkan. Institusi lokal adalah sebagai organisasi dalam suatu masyarakat dapat berupa suatu kumpulan-kumpulan marga dalam setiap suku ditengah-tengah masyarakat, adanya organisasi dalam masyrakat untuk melakukan pendekatan lebih agar tidak terjadi perpecahan antara satu dengan yang lainnya. Yang terakhir adalah keindahan lokal, keindahan lokal terbagi menjadi dua yaitu buatan dan alamiah, buatan dapat berupa patung sigale-gale yang ada di daerah suku batak toba dan alamiah dapat berupa ciptaan tuhan

(2)

yang ada di tengah tengah wilayah tertentu dan dapat dijadikan sebagai kepemilikan budaya tersebut.

Kearifan yang mencakup kedamaian dan kesejahteraan, kedamaian yang melingkupi kepercyaa, kesopansantunan, kejujuran, komitmen, pengendalian diri, ketia kawanan sosial, kerukunan dan toleransi, kepudulian, persahabtan dan keramahan, pikiran positif dan rasa syukur. Sedangkan kesejahteraan melingkupi kerja keras, kerajinan, kedisiplinan, kreatifitas dan inovasi, mandiri dan hemat, pendidikan, kesehatan, gotong royong, pengelolaan gender pelestarian budaya dan peduli lingkungan yang ada dalam masyrakat.

2. Ambillah satu contoh tradisi, budaya atau praktik sosial yang sesuai dengan bidang anda dan deskripsikanlah kearifan lokalnya.

Jawab:

Contoh tradisi lisan dalam suku batak karo yaitu kerja tahun

Kerja tahun terdiri dari dua kata yaitu kerja dan tahun, kerja dalam bahasa karo diartikan sebagai pesta tahun sebagai jarak atau waktu yang akan diselenggarakan dalam waktu satu tahun sekali. Jadi kerja tahun adalah tradisi yang dilakukan suku batak karo setiap tahun.

Pesta tahunan ini berhubungan dengan kehidupan petani khususnya dalam menanam padi.

Padi adalah tanaman penting bagi masyarakat desa, termasuk suku batak karo, selain sebagai bahan makanan pokok juga dianggap sebagai salah satu penghasilan dan lambang prestise sosial bagi masyarakat. Luasnya lahan pertanian dan seratnya lumbung padi menjadi tolak ukur keberadaan seseorang beberapa waktu yang lalu. Tanaman padi adalah primadona bagi masyarakat karo. Dauhulu padi ditanam dengan masa 1 tahun. Begitu pentingnya tanaman ini sehingga sejak awal penanaman sampai proses panen adalah saat- saat yang dianggap penting. Inilah yang dirayakan dalam kerja tahun tersebut. Penyebut padi dengan nama beru dayang menunjukkan penghargaan terhadap tanaman tersebut. Hal ini dihubungkan dengan kepercayaan masyarakat atas hal-hal yang bersifat supra segmental.

Kerja tahun tidak dilaksanakan bersamaan setiap desa di Tanah Karo. Ada desa yang merayakan awal masa tanam, ada pula yang menjalankan saat padi mulai berdaun, menguning saat panen. Sehingga nama acara juga berbeda sesuai dengan kondisi tanaman padi. Nama yang diberikan untuk kerja tahun yaitu:

(3)

1. Merdang merdem

Kerja tahun ini dilaksanakan di sekitar kecamatan Tigabinanga dan Munthe pelaksanaan dilakukan saat akan dimulai proses penanaman padi.

2. Nimpa Bunga Benih

Sering disebut juga dengan kata ngambur-ngamburi. Pelaksanaan ini dilakukan disekitar Kabanjahe dan Berastagi, Simpang Empat dan dilakukan ketika tanaman padi mulai berdaun.

3. Mahpah

Pelaksanaan disekitar Barus Jahe dan Tiga Panah dilakukan ketika padi mulai menuning. Mahpah berasal dari kata pahpah yaitu padi yang direndam. Dikeringkan dan ditumbuk pipih mahpa ini adalah salah satu makanan pada saat acara kerja tahun dilaksanakan.

4. Ngerires

Pelaksanaan di daerah Batu Karang dan dilakukan setelah panen. Ngerires berarti membuat lemang beramai-ramai. Ini juga salah satu makanan pada saat acara kerjatahun dilaksanakan.

3. Ambil masing-masing satu unsur kearifan lokal dari tipe kedamaian dan kesahteraan sertai uraikan cara untuk merealisasikan keraifan itu menjadi sumber pembentukan karakter.

Jawab:

Kedamaian 1. Kepercyaan

kepercayaan adalah suatu sistem yang membuat seseorang meyakini sesuatu hingga mempengaruhi pola pikir dan tingkah lakunya sehari-hari. Sistem kepercayaan tersebut, pada umumnya dipegang teguh dalam menjalani kehidupan dan dianggap sebagai pedoman hidup.

2. Kesopansantunan

Sopan santun mencakup ke dalam meminta maaf, meminta tolong, ucapan terima kasih, menyampaikan salam dan mengatakan permisi.

3. Kejujuran

ecara umum, jujur merupakan sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian sikap antara perkataan yang diucapkan dan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Artinya,

(4)

seseorang dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan sebenarnya, disertai tindakan yang seharusnya.

4. Komitmen

Komitmen adalah sebuah keadaan dimana seseorang menjadi terikat oleh tindakannya sehingga bisa memunculkan keyakinan yang dapat menunjang aktivitas dan partisipasinya.

5. Pengendalian diri

Pengendalian diri merupakan kemampuan individu untuk menentukan perilakunya berdasarkan standar tertentu seperti moral, nilai dan aturan dimasyarakat agar mengarah pada perilaku positif. Dapat diartikan bahwa seseorang secara mandiri mampu memunculkan perilaku positif.

6. Kesetiakawanan sosial.

Kesetiakawanan sosial pada hakikatnya merupakan suatu kemauan untuk bersatu dalam solidaritas sosial, kesamaan nasib, dan saling peduli dan berbagi yang dilandasi kerelaan, kesetiaan, toleransi, dan tidak diskriminasi dalam membangun persaudaraan masyarakat majemuk Indonesia.

7. Kepedulian

Kepedulian sosial merupakan sebuah sikap keterhubungan dengan manusia pada umumnya, sebuah empati bagi setiap anggota manusia untuk membantu orang lain atau sesama.

Kesejahteraan 1. Kerja keras

kerja keras secara istilah adalah mempunyai semangat yang berkobar serta memiliki kemauan dan kemampuan untuk mencapai target pribadi yang dianggap sedikit melebihi batas kemampuan kita sendiri.

2. Kerajinan

Kerajinan yang dilkukan dalam masyarakat dapat berupa barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan. Kerajinan menghasilkan karya yang mementingkan nilai keindahan sebagai hiasan atau kegunaan. Pembuatan kerajinan yang prosesnya semakin rumit dilakukan, membuat kualitas dan nilai jualnya juga semakin tinggi.

(5)

3. Kedisiplinan

etaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya). Dalam pengertian disiplin tersebut, ada 2 kata kunci utama yakni taat (patuh) dan aturan (tata tertib).

Ini adalah beberapa contoh tradisi dari kedamaian dan kesejahteraan dalam budaya.

Referensi

Dokumen terkait

Memandangkan konflik boleh berlaku kepada semua kelompok sama ada pada individu, kumpulan, organisasi atau masyarakat (Darling, 2001) maka pelajar sebagai individu dalam

Kegagalan pustakawan untuk mendapatkan tempat ditengah masyarakat bukan karena pendekatan yang digunakan oleh pustakawan dalam menentukan peranya baik yang bersifat

Untuk dapat mendinamisasikan sumberdaya pedesaan melalui institusi masyarakat berupa kelompok atau organisasi, perlu dipertimbangkan lima peubah utama sebagai pembentuk dinamika

Suatu kegiatan bisnis atau perusahaan berdiri dan hidup ditengah-tengah kehidupan

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kearifan lokal kemalik di masyarakat Suku Sasak Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat

masyarakat Kaili yang merupakan salah satu suku yang mendiami wilayah di Sulawesi Tengah juga memiliki seperangkat pengetahuan lokal yang merupakan pola dari budaya Kaili yang

Kondisi saat ini terkait kearifan lokal masyarakat suku dayak Kalimantan Tengah di era agama dan modernisasi yaitu banyak ditinggalkan oleh masyarakat seiring dengan masuknya

Djungan Djungan, 2021 dalam tulisannya yang berjudul “Nilai Budaya Manugal bagi Pembentukan Karakter dalam Melestarikan Kearifan Lokal Masyarakat Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah”