Nilai-nilai Pancasila sebagai Entitas dan Identitas Bangsa
Indonesia
Oleh :
Yoga Nurfauzi
Pancasila sebagai entitas bangsa Indonesia memiliki
makna bahwa Pancasila adalah sesuatu gagasan yang
berbeda dengan gagasan lain karena merupakan gagasan dan
pemikiran yang dikemukakan oleh bangsa Indonesia yang
tentunya sesuai dengan jati diri angsa Indonesia. Pancasila
sebagai identitas bangsa Indonesia memiliki makna bahwa
sila-sila yang terkandung di Pancasila merupakan ciri khas
yang hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia dan dalam
penerapan di kehidupan sehari-hari, sila-sila tersebut saling
berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.
Zaman telah berkembang pesat yaitu memasuki
abad ke-21, penerapan Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari harus terus dilakukan. Hal ini dilakukan agar
bangsa Indonesia tetap berada pada kaidahnya dan
tidak kehilangan jati dirinya di tengah perkembangan
zaman yang begitu pesat ini. Salah satu contoh
penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu
penerapan Pancasila dalam sektor pendidikan yang saat
ini diwujudkan dengan Profil Pelajar Pancasila.
Perwujudan Profil Pelajar Pancasila pada Pendidikan yang Berpihak pada
Peserta Didik
a. Pada elemen Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia dapat diwujudkan dalam kegiatan berikut, yaitu :
1. Membiasakan peserta didik untuk melakukan kegiatan ibadah berdasarkan agamaagamanya masing-masing.
Misalnya peserta didik untuk yang beragama Islam
melaksanakan solat dzuhur bersama setelah pembelajaran terakhir di kelas. •
2. Membiasakan peserta didik untuk melakukan doa sebelum dan sesudah memulai aktivitas belajar. • 3. Menumbuhkan karakter berperilaku baik terhadap sesama dapat dilakukan dengan pembiasaan dari mulai hal yang sederhana seperti selalu menyapa saat bertemu guru ataupunteman.
b. Pada elemen Berkebinekaan Global dapat diwujudkan dalam kegiatan berikut, yaitu :
1. Melaksanakan pembelajaran di kelas yang bermuatan lokal dan seni budaya sesuai daerah sekolah masing-masing agar siswa mengenal identitas budaya daerah masing-masing •
2. Melaksanakan peringatan hari besar
Nasional seperti memakai baju adat saat
Hari Peringatan Sumpah Pemuda.
c. Pada elemen Bergotong Royong dapat diwujudkan dalam kegiatan berikut, yaitu:
a. Melakukan pembelajaran dengan metode diskusi yang akan melatih kerja sama dan semangat gotong royong peserta didik.
b. Melakukan kegiatan bersih sekolah secara bersama-sama
misalnya pada kegiatan Kamis bersih, para siswa diajak
untuk bergotong royong dalam membersihkan lingkungan
sekolah
d. Pada elemen Mandiri dapat diwujudkan dalam kegiatan berikut, yaitu:
• Memberikan peserta didik tugas mandiri
• Memberikan peserta didik wadah mengasah
kemandirian seperti dalam ekstrakurikuler lainnya.
e. Pada elemen Bernalar Kritis dapat diwujudkan dalam kegiatan berikut, yaitu:
a. Guru dapat melaksanakan pembelajaran yang mengasah kemampuan berpikir kritis siswa seperti pembelajaran Project Based Learning, dan lain sebagainya.
b. Guru dapat memberikan tugas yang mengasah kemampuan berpikir kritis siswa seperti meminta pendapat siswa terkait kasus/kejadian nyata yang berhubungan dengan materi yang diajarkan.
f. Pada elemen kreatif dapat diwujudkan dalam kegiatan berikut, yaitu:
a. Guru dapat melaksanakan pembelajaran yang mengasah kemampuan berpikir kreatif siswa seperti pembelajaran Project Based Learning, dan lain sebagainya.
b. Guru dapat memberikan tugas yang mengasah kemampuan berpikir kreatif siswa seperti meminta siswa untuk membuat infografis terkait tugas mereka.