• Tidak ada hasil yang ditemukan

Grafik potensiometri

N/A
N/A
Safa Angelia Maryala Giza

Academic year: 2024

Membagikan "Grafik potensiometri"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

0 2 4 6 8 10 12 14 0

2 4 6 8 10 12 14

Volume H2C2O4 (ml)

pH Larutan

0 2 4 6 8 10 12 14

-35 -25 -15 -5 5

Volume H2C2O4 (ml)

∆pH/∆V

0 2 4 6 8 10 12 14

-30 -20 -10 0 10 20 30

Volume H2C2O4 (ml)

∆2pH/∆V2

(2)

0 2 4 6 8 10 12 14 0

2 4 6 8 10 12 14

Volume NaOH (ml)

pH Larutan

0 2 4 6 8 10 12

0 10 20 30 40 50

Volume NaOH (ml)

∆pH/∆V

0 2 4 6 8 10 12

-50 -30 -10 10 30 50

Volume NaOH (ml)

∆2pH/∆V2

Referensi

Dokumen terkait

Metode Potensiometri Langsung beradasarkan pada adanya perbedaan potensial yang terjadi saat suatu elektroda indikator dicelupkan ke dalam larutan uji dan saat

@ntuk suatu titrasi asam basa elektroda indikator dapat berupa elektroda hidrogen atau suatu elektroda lain ang peka akan ion hdrogen untuk

T.. Asam asetat yang digunakan harus telah diketahui dengan pasti konsentrasinya. Penetapan konsentrasi asam asetat dapat langsung dilakukan bersamaan dengan

Penentuan titik ekuvalen dan titik akhir titrasi pada potensiometri tidak menggunakan indikator karena bisa langsung didapatkan dari kurva titrasi penurunan

Titrasi potensiometri yang digunakan untuk menentukan konsentrasi asam fosfat dilakukan dengan pengukuran pH pada setiap penambahan basa dengan volume tertentu. Penambahan

Titik akhir titrasi dari larutan HCl sampel ditentukan dengan cara melihat lonjakan perubahan pH yang terjadi secara drastis dengan perubahan volume pentiter

Titrasi potensiometri yang digunakan untuk menentukan konsentrasi asam klorida yang dilakukan dengan pengukuran pH pada setiap penambahan basa dengan volume

Langkah pertama yang dilakukan dalam percobaan ini adalah membuat preparasi larutan natrium fosfat Na3PO4 0,2N dengan masa Na3PO4 1,092 gram lalu ditambahkan aquades sebanyak 100 ml dan