• Tidak ada hasil yang ditemukan

herpes

N/A
N/A
Tasylia Adila

Academic year: 2025

Membagikan "herpes"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

HERPES SIMPLEX

(2)

Herpes simplex

Adalah penyakit akut yang ditandai dengan timbulnya vesikel

berkelompok atas dasar yang eritema, berulang, ,megenai mukokutaneus dan disebabkan oleh virus herpes simplex

(3)

ETIOLOGI

Virus penyebab [enyakit herpes ada 2 tipe yatu :

1. HSV-1 yang menyebabkan herpes labialis

2. HSV-2 yang menyebabklan herpes genitalis

Dengan meningkatnya bentuk hubungan kelamin secara oroegenital, maka HSV-1 maupun HSV-2 dapat ditemukan pada herpes genitalis dan herpes labialis.

(4)

Patofisiologi

Penuaran dapat terjadi melalui kontak langsung dengan sumber inveksi.

Setelah masuk kedalam tubuh virus akan memperbanyak diri serta menimbulkan kelainan pada kulit. Selanjutnya virus akan menuju ke

gangglion saraf sakralis dan berdiam diri disana. Bila ada faktor pencetus, virus akan mengalami reaktivasi dan mulytifikasi kembali sehaingga

terjadi infeksi berulang.

(5)

GEJALA KLINIS: Masa inkubasi 5-7 hari

Lesi primer

Dapat asimptomatis, gejala prodormal berupa rasa panas terbakar dan gatal, timbul lesi vesikel yang mudah pecah /erosi / ulkus dangkal

beregerombol di atas dasar eritem dan disertai rasa nyeri

Setelah timbul nyeri dapat terjadi demam, malaise dan nyeri otot

Kelenjar limfa regional akan membesar dan nyeri bila diraba

(6)

Lesi rekurent

Virus herpes simplek yang sebelumnya dalam keadaan tidak aktif pada gangglion dorsalis akan menjadi aktif dan menimbulkan gejala klinis yang lebih ringan dibandingkan dengan infeksi primer hal tersebut dipicu oleh trauma fisik, trauma psikis, panas, kontak seksual atau menstruasi

Ditemukan vesikel berkelompok yang panas, gatal, dan nyeri yang berlangsung selama 7-10 hari

Herpes yang terjadi pada kehamilan dapat melintasi plaesnta dan menyebabkan cacat pada janin yang ada dalam kandungan

(7)

DIAGNOSIS BANDING

Infeksi streptokokus

Difteri

Apoptosis

Sindroma steven Johnson

Sifilis

Limfogranuloma venerum

(8)
(9)

PeNGOBATAN

Lesi Primer

Simptomatik : Analgetik, kompres

Anti virus:

- Acyclovir 200 mg 5 kali sehari selama 7-10 hari

- Acyclovir intravena: Untuk keadaan berat 5 mg/KgBB 3 kali sehari 5-7 hari

- Valasiklovir 500 mg 2 kali sehari selama 7-10 hari

Famsiklovir 3 kali sehari selama 7-10 hari

(10)

LESI REKUREN

Lesi ringan: simptomatis, Acyclovir krim

Lesi berat : Acyclovir 200 mg, 5 kali sehari selama 5 hari

Acyclovir 400 mg 3 kali sehari selama 5 hari

Acyclovir 800 mg 2 kali sehari selama 5 hari

Famcyclovir25 mg 2 kali sehari 5 hari

Valaciclovir 500 mg 2 kali sehari selama 5 hari

Rekuren .> 8 kali setahun debarikan tearapi selam 6 bulan:

Acyclovir 200 mg 3-4 kali sehari

Valasiklovir500 mg 1 kali sehari

(11)

HERPES ZOSTER

(12)

DEFINISI

Adalah penyakit yang disebabkan infeksi virus varicella zoster (VZV) pada kulit dan mukosa atau merupakan hasil rekativasi virus setelah inveksi primer.

(13)

PTOFISIOLOGI

Terjadi pada pasien yang pernah menderita varisela, karena reaktivasi virus yang laten yang terdapat pada gangglion dorsalis atau nervus kranialis.

Pada orang usia lanjut dan dengan penurunan imunitas, seperti kanker, radioterapi, immunosupresi, dap penggunaan kortikosteroid.

Tempat yang tersering terkena adalah Badan (torakalis) dan dahi ( optalmikus)

(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)

Referensi

Dokumen terkait

Johanna Angela Khoman : Eritema Multiformis Yang Dipicu Oleh Virus Herpes Simpleks, 2005... Johanna Angela Khoman : Eritema Multiformis Yang Dipicu Oleh Virus Herpes

Lesi kulit yang khas dari herpes zoster yaitu lokalisasinya biasanya. unilateral dan jarang melewatii garis

Respon imun seluler dalam mengendalikan replikasi virus herpes dan dalam membatasi reaktivasi keadaan laten, berperanan penting disebabkan dengan adanya fakta meningkatnya tTekuensi

Tujuan: Melihat gambaran sitologi impresi komea penderita keratitis herpes simplek epitelial sebelum dan sesudah pemberian asiklovir topikal.. Metode : Penelitian kohor

Herpes zoster oftalmikus merupakan infeksi virus herpes zoster yang mengenai bagian ganglion gasseri yang menerima serabut saraf dari cabang ophtalmicus saraf trigeminus (N.V),

Kultur virus juga digunakan untuk membedakan herpes simplex dari lesi virus lainnya, terutama untuk membedakan herpes simplex dari lesi virus lainnya, terutama

Adalah infeksi akut primer oleh virus varisela-zoster yang menyerang kulit dan mukosa, klinis terdapat gejala konstitusi, kelainan kulit polimorf, terutama berlokasi dibagian

2020 INFEKSI COVID-19 PADA ANAK KLINIS Pada anak, SARS-CoV-2 umumnya menimbulkan gejala ringan atau sedang; jarang bermanifestasi berat dibandingkan orang dewasa.3,6-8,11 Cui, et al,