• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum dalam Masyarakat dan Teori

N/A
N/A
Dantziel Myanzka

Academic year: 2024

Membagikan "Hukum dalam Masyarakat dan Teori"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Sosiologi Hukum

Ratih Lestarini

(2)

Why lawyer studies Sociology?

Law grows, develops, decline and dies away in society,

Law interprets in a social context within which it exist, and

Law enforcement not only affects a society but also affected by various

power of interest groups in society.

(3)

Hukum dalam Metode Normatif/ Positivis

Hukum merupakan hasil proses seleksi kaedah dan hanya kaedah – kaedah yang sudah ddirumuskan secara positif, maka segera pulalah menjadi sah

berlaku. Pembuatan undang – undang menjadi sumber mutlak bagi bagi keabsahan hukum, hanya melalui

proses ini ditentukan mana hukum yang sah berlaku.

Metode dogmatis : yuridis – dogmatis menjadi metode untuk mempertahankan hukum yang berlaku dan

mempelajari secara rasional.

Hukum diterima sebagai sesuatu yang ada danberlaku serta wajib dipatuhi. Peraturan dan kepatuhan menjadi paradigma dalam metode ini.

(4)

Hukum dalam Metode Normatif/Positivis

Sikap dasar yang digunakan:

1. Menerima sebagai hukum positif sebagai sesuatu yang harus dijalankan;

2. Hukum dipakai sebagai sarana penyelesaian persoalan

3. Berpartisipasi sebagai pihak sehingga

mengambil sikap memihak kepada hukum positif

4. Bersikap menilai dan menghakimi yang

ditunjukkan kepada masyarakat berdasarkan hukum positif

(5)

Hukum dalam Metode Normatif/Positivis

Atas dasar point di atas, maka:

Ilmu hukum dan metode yang digunakan

mengemban tugas memahami seluk beluk sistem hukum sebagai bangunan rasional, melihat asas

dan doktrin serta mempelajari susunan rasional dari sistem hukum

Kredonya: Peraturan dan Logika.

Pasal dipakai sebagai titik tolak untuk

bekerja,yaitu menghakimi perilaku orang dan hubungan-hubungan dalam masyarakat dengan

menggunakan logika sebagai alatnya.

(6)

Metode yuridis dogmatis ini sangat mendukung dunia profesional akan legitimasi “ilmiah” bagi menjalan

pekerjaan mereka, spt hakim, jaksa, advokat.

Oleh karena itu ilmu hukum demikian masuk dalam katagori ilmu hukum

praktis.

(7)

Perkembangan Studi Ilmu Sosial thd Hukum

Perubahan sosial, politik dan ekonomi

meninggalkan banyak persoalan dan pertanyaan dalam hukum yang tidak bisa dijawab oleh suatu ilmu yang hukum yang hanya membatasi dirinya

pada pengkajian perundang – undangan.

Dibutuhkan suatu metode dan pendekatan lain yang dapat memberikan pemahaman dan

penjelasan.

Untuk itu studi hukum perlu menempatkan hukum ke dalam konteks sosial yang lebih besar.

(8)

Donald Black: sudah saatnya orang melihat perubahan – perubahan yang terjadi pada hukum, bagaimana hukum itudilihat dan diartikan serta bagaimana hukum itu

dijalankan oleh masyarakat.

Pound: hukum tidak lagi dapat dilihat dari bangunan stereotip yang abstrak sebagai peraturan yang steril, melainkan hukum, institusi hukum,prosedur hukum ingin dilihat dalam gambar sosialnya yg penuh di dalamnya yaitu dimensi kemanusiaan dan sosial.

Analisi hukum yang semula dilihat hanya dari dua dimensi yaitu substansial dan prosedural, sekarang ditambah satu lagi yaitu dimensi sosiologis.

(9)

Law n Society ?or law in Society?

Sociologist of law will always place law within the context of socety;

When we speak of law/legal order/legal propotition, close attention must be paid

the distincion between the legal and the sociological points of view (weber)

By speaking of law n society we may forgeet that the law is itself a part of

society ( L.Fuller)

(10)

Pengertian Sosiologi Hukum

Sosiologi mempelajari hubungan timbal balik antara masyarakat dan hukum dalam wujudnya yang paling konkrit.

Hukum itu eksis dalam wujudnya yang paling abstrak (nilai) sampai yang

paling konkrit (sikap tindak)

(11)

Pengertian Sosiologi Hukum

Sosiologi hukum adalah ilmu yang secara analitis dan empiris mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dengan gejala – gejala sosial

lainnya.

Sosiologi hukum mendapatkan dorongan

intelektual teori – teori dan metodelogi sosiologis dan betujuan mendapatkan pemahaman lebih luas terhadap doktrin dan aturan hukum dengan memposisikan peneliti di luar sistem hukum

untuk membangun keberadaan hukum dalam kerangka struktur sosial yang lebih luas.

(12)

Sosiologi hukum lebih memperhatikan sisi lain dari hukum sebagai peraturan dengan cara

memperhatikan apa yang senyatanya terjadi bukan apa yang tercantum dalam undang – undang.

O.W Holmes: the life of the law is not been logic but it has been experience”

Dengan kata lain, Galanter menyebutnya: hukum tidak dilihat dari perundang – undangan

melainkan dari lapangan.

“from the other end of the telescope”.

(13)

Hukum dalam Perspektif Sosiologis

Ehrlich: “ a rule of is an ordering of the social relationships in a group (association) . “ a rule which asign to each and every member of the association his potition in the community …and the duties”

Weber:” law is order that is externally

guaranteed by the probability that cocercion (physical or psychological), to bring about

confirmity or avenge violation will be applied by a staff of people holding themselves specially ready for that purpose.

(14)

Hukum

Bagi sosiologi hukum, studi hukum fokus pada aturan dan praktek hukum.

Definisi hukum akan bervariasi dan menyusut atau meluas karena hukum harus dipahami dalam perspektif teori

tertentu tetapi fokus pada aturan dan

praktek hukum.

(15)

Model Hukum Analitis Positivistis

(Jurisprudential) Model Sosiologis (Sosciological)

Fokus Proses

Lingkup Perspektif

Tujuan Sasaran

Peraturan Logika

Universal Pelaku (Participant)

Praktis Keputusan

(Decision)

Stuktur Sosial Perilaku (Behavior)

Variabel Pengamat (Observer)

Ilmiah Penjelasan

(16)

Hukum adalah hukum bukan karena peraturannya demikian, melainkan karena teramati dalam kenyataan.

Dalam istilah Black, yang teramati itu

dalam kenyataan adalah struktur sosial.

(17)

Terima kasih

Referensi

Dokumen terkait

Penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dalam penulisan hukum ini dimana penelitian ini mengutamakan dasar-dasar hukumnya. Dan dalam hal ini akan meneliti

Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif Penelitian hukum normatif ini merupakan penelitian hukum dengan cara melakukan kajian atau telaah

Penelitian dilakukan dengan metode yuridis normatif, yaitu dengan cara meneliti bahan hukum primer, bahan hukum sekunder. Kesemua bahan hukum akan ditelaah, dijelaskan dan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya LBH Mega Bintang dalam memberikan bantuan hukum perkara perdata terhadap masyarakat tidak mampu.. Dilakukan dengan studi normatif

Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode penelitian hukum normatif-empiris, penelitian empiris dilakukan untuk memperoleh data

 Di dalam menetapkan metode penelitian hukum dalam pengkajian ilmu hukum, seharusnya beranjak dari hakekat keilmuan hukum, yakni Normatif, bukan dari sudut pandang ilmu

Sociological jurisprudence menunjukkan bahwa adanya kompromi antara hukum tertulis sebagai kebutuhan masyarakat hukum demi terciptanya kepastian hukum (positivisme

METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan