LK 1.1 Identifikasi Masalah
Nama Guru: MARIA AGUSTINA HENDRIKA Asal Institusi: SD ALODIA 1
Petunjuk: Silakan identifikasi masalah-masalah pembelajaran yang mungkin terkait dengan penanganan siswa bermasalah dan berkebutuhan khusus, membangun relasi dengan siswa, melakukan disiplin positif, pemberian feedback, metode pembelajaran, masalah motivasi, materi HOTS (High Order Thinking Skills), literasi numerasi, miskonsepsi, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, asesmen, interaksi dengan orang tua siswa, menggunakan model-model pembelajaran inovatif, dan masalah terkait lainnya yang menjadi tugas keseharian guru berdasarkan pengalaman Anda saat menjadi guru.
No Jenis
permasalahan
Masalah yang
diidentifikasi
Analisis identifikasi masalah
1
Literasi dan numerasi
1. Siswa tidak aktif dalam pembelajaran.
1.Lebih banyak diam meski sudah diberi pertanyaan pemantik.
2. Dalam numerasi, kemampuan siswa dalam menelaah soal masih sangat kurang
1. Siswa masih bergantung pada arahan guru dalam menyelesaikan soal latihan, tidak mau mengembangkan sendiri sesuai pemahamannya 3. Keinginan siswa untuk
membaca sangat rendah
1. Tidak mau mencari informasi dalam sebuah bacaan, siswa banyak tergantung pada siswa lain yang mau membaca.
4. Siswa sering kali terlihat bosan dalam mengikuti pembelajaran
1. Siswa sering main sendiri dengan alat tulisnya, acuh tak acuh dengan guru yang sedang menjelaskan.
2
Masalah motivasi 1. Siswa sering terlihat kecewa
saat pembelajaran
numerasi/matematika dimulai
1. Siswa sudah merasa bahwa belajar numerasi/metamtika itu sulit
2. Siswa lambat dalam menyelesaikan soal latihan numerasi.
2. Siswa kurang termotivasi untuk menyelesaikan latihan soal tepat waktu di kelas, maunya tugasnya dibawa pulang dan dikerjakan di rumah.
1.Siswa mengerjakan di rumah di mana bisa bertanya dan mencari jawaban tanpa bersusah payah. Maksudnya siswa lebih sering mencari di web pencarian seperti google, brainly dan lainnya daripada harus membaca bukunya.
3
Metode pembelajaran
1. Siswa cepat bosan dalam melaksanakan proses belajar saat guru sedang menjelaskan materi dengan ceramah bahkan ceramah plus dengan diskusi pun, semangat siswa hanya terlihat di 10 menit pertama.
1. . Siswa sering keluar masuk kelas ijin keluar saat pembelajaran
2. Siswa lebih memilih diam dan menunggu guru menjelaskan saat diajukan sebuah pertanyaan.
3, Guru tidak menggunakan metode pembelajaran yang variatif
2. Hasil belajar siswa banyak di bawah KKM saat mengerjakan penilaian harian.
1. Guru masih kurang memahami dalam penggunaan metode yang tepat dalam setiap pembelajaran sehingga apa yang sudah diajarkan kepada siswa tidak bertahan lama atau sering lupa.
4.
Media
pembelajaran
1. Tujuan pembelajaran sering tidak tercapai oleh siswa, sehingga harus diremedial beberapa kali
1. Guru tidak menggunakan media pembelajaran yang dapat merangsang siswa untuk aktif dalam belajar di kelas 2. Siswa saat belajar menggunakan proyektor sangat antusias.
3. Saat guru menggunakan media, siswa sangat bergairah belajar.
5.
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran
1. Dalam belajar, siswa sering kurang focus terhadap materi yang sedang diterangkan oleh guru.
1. Guru hanya menerangkan materi pembelajaran dengan seadanya, sehingga siswa asyik sendiri tidak memperhatikan guru
2. Guru kurang mampu mengembangkan
pembelajaran menggunakan teknologi kekinian yang sebenarnya siswa siswa menyukainya
6.
Miskonsepsi 1. Penggunaan HP yang salah bagi siswa
1. Siswa dalam mencari informasi yang dibutuhkan seringkali menggunakanweb pencarian sebagai jalan tol saja atau hanya mencari jawaban (terutama numerasi) tanpa
memahami cara
pengerjaannya.
2. Siswa lebih suka menggunakan hp untuk bermain game dari pada membaca atau menambah ilmu apalagi mengembangkan wawasan.
2. Konsep nilai yang salah 1. Siswa menganggap hasil belajar hanya berupa nilai atau angka.
2. Siswa tidak memahami sebuah proses juga bagian penting dalam belajar.
3. Siswa sering bolos sekolah saat belajar, namun saat penilaiaan harian masuk sekolah.
Catatan: Identifikasi masalah pembelajaran yang tercantum di atas bersifat umum dan dapat berbeda-beda dalam setiap konteks kelas. Disarankan untuk mengadakan diskusi lanjutan dengan rekan guru dan mempertimbangkan pengalaman pribadi serta kebutuhan spesifik di lingkungan pembelajaran Anda.