IDENTIFIKASI MASALAH PESERTA DIDIK
A. Permasalahan Peserta Didik dalam Bidang Sosial
Percaya Diri (Self Confidence) adalah meyakinkan pada kemampuan dan penilaian (judgement) diri sendiri dalam melakukan tugas dan memilih pendekatan yang efektif. Hal ini termasuk kepercayaan atas kemampuannya menghadapi lingkungan yang semakin menantang dan kepercayaan atas keputusan atau pendapatnya. Kurangnya percaya diri di kalangan siswa membuat kurangnya kemampuan bersosialisasi dan kurangnya kemampuan beradaptasi.
Peserta didik dengan rasa percaya diri yang terlampau rendah harus diberikan pelayanan bimbingan konseling untuk menormalkan rasa percaya dirinya dan siswa dapat bersosialisasi dan berteman. Kasus yang saya angkat kali ini adalah kasus kesulitan siswa dalam mencari teman karena kurang percaya diri.
B. Analisis Permasalahan Melalui Tahapan Studi Kasus 1. Identifikasi Masalah
Dalam identifiasi masalah saya akan mengangkat kasus kesulitan siswa dalam mencari teman. Siswa ini mengalami kesulitan siswa dalam mencari teman karena mempunyai bentuk fisik yang berbeda dari temannya. Hal ini cukup menghambat dia saat berinteraksi dengan temannya apalagi saat berinteraksi dengan lawan jenis. Terhambatnya interaksi pada siswa tersebut mengakibatkan ia menjadi seorang pribadi penyendiri dan berakibat pada sikap-sikap sosial anxiety.
2. Analisis Data atau Informasi
Dalam tahap ini Guru Bimbingan Konseling akan mencari data peserta didik ini melalui pengamatan langsung dan konsultasi secara pribadi dengan peserta didik yang bersangkutan. Guru BK akan mencari tahu kelebihan dari peserta didik ini melalui teman
Nama : Vina Indah Aprilia NIM : K5418080
Kelas : B
Mata Kuliah : Bimbingan dan Konseling
dekatnya, pengamatan langsung dan konseling pribadi. Fokus pada pencarian data adalah kelebihan mencari tahu kelebihan yang dimiliki siswa tersebut. Berikutnya data yang didapatkan dari peserta didik tersebut dapat dianalisis lebih lanjut untuk mencari tahu solusi yang tepat untuk penanganan masalah kesulitan siswa dalam mencari teman pada peserta didik tersebut. Guru BK akan memperbaiki rasa percaya diri pada siswa tersebut terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk memunculkan stigma kepada peserta didik bahwa dia adalah orang yang istimewa dan layak untuk berteman
3. Sistesis
Dari data yang telah dikumpulkan, di dapat bahwa faktor penyebab peserta didik tersebut mengalami kesulitan siswa dalam mencari teman adalah ketidak percayaan diri akibat berat badannya yang berlebih dan kulitnya yang dirasa gelap. Hal ini membuat siswa tersebut kurang percaya diri saat bergaul dengan temannya bahkan tidak mencitai dirnya sendiri. Namun, melalui data yang telah dikumpulkan siswa tersebut mempunyai minat dalam menulis. Ia diketaui mempunyai sebuah blog pribadi yang bersisi tulisan sastra, seperti puisi dan cerpen. Hal ini tentu dapat di hubungkan. Dimana guru BK akan membuat siswa ini fokus pada kelebihannya sehingga kekurangannya tidak menjadi masalah lagi.
4. Diagnosis
• Faktor internal :
a. Mempunyai berat badan berlebihan b. Mempunyai kulit gelap
c. Merasa kurang menarik
• Faktor Eksternal :
a. Lingkungan yang kurang mendukung b. Orang tua yang kurang perhatian c. Tidak mempunyai teman dekat 5. Prognosis
• Apabila masalah tersebut tidak diatasi maka siswa akan kesulitan bersosialisasi dengan teman sebayanya dan dapat mempengaruhi perkembangan sosial serta pribadi peserta didik. Dan jika di biarkan terus menerus dapat menyebabkan sifat depresif lainnya.
• Apabila masalah tersebut dapat diselesaikan maka siswa akan dapat bersosialisasi dan mempunyai teman lagi, dan dapat menjalani kehidupan pribadi dan sosialnya dengan baik.
6. Treatment
Pemberian bantuan kepada peserta didik yang memiliki masalah sosial tersebut. Bisa dengan melakukan layanan konseling individu, guru BK bertemu langsung dengan peserta didik tersebut dengan tujuan agar masalah yang dihadapi peserta didik tersebut bisa segera teratasi. Guru BK akan memberi nasehat tentang bakat menulis siswa yang sangat bagus dan layak di kembangkan. Siswa akan diarahkan untuk mengembangkan bakat dan skill nya. Karena dengan prestasi ia dapat membentuk kepercayaan diri. Guru BK akan mengadakan Kerjasama dengan guru lainnya untuk mengembangkan bakat menulis dari siswa tersebut. Siswa ini diharapkan bisa ikut berbagai lomba menulis untuk mendapatkan kepercayaan dirinya kembali yang akan mempengaruhi siswa mudah berteman.
7. Follow Up
Guru BK melakukan tindak lanjut apabila tidak memenuhi beberapa kriteria dari keberhasilan, yaitu:
• Siswa memahami bahwa semua orang mempunyai kekurangan dan ia dapat menerima kekurangan dirinya.
• Siswa menyadari bahwa fisik yang berbeda bukan hal yang perlu di kecewakan, sehingga membuat kurang percaya diri.
• Siswa menyadari bahwa ia memiliki bakat tersendiri dan dia adalah orang yang istimewa dan sangat layak untuk berteman.
• Peserta didik tersebut menerima menerima kekurangannya dan mulai mengoptimalkan kelebihannya.