• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED-LEARNING MATERI SHOLAT BERJAMA’AH PADA SISWA KELAS X IPA 3 SMA MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK TAHUN AJARAN 2022/2023 - Repository UM Pontianak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED-LEARNING MATERI SHOLAT BERJAMA’AH PADA SISWA KELAS X IPA 3 SMA MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK TAHUN AJARAN 2022/2023 - Repository UM Pontianak"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

1

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED-LEARNING MATERI SHOLAT BERJAMA’AH PADA SISWA KELAS X IPA 3

SMA MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK TAHUN AJARAN 2022/2023

SKRIPSI Oleh:

DINI OKTAPYA DWI YANTI NPM. 191410012

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK 2023

(2)

i

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED-LEARNING MATERI SHOLAT BERJAMA’AH PADA SISWA KELAS X IPA 3

SMA MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK TAHUN AJARAN 2022/2023

Oleh:

DINI OKTAPYA DWI YANTI NPM. 191410012

Skripsi ini Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK 2023

(3)

ii

(4)

iv

(5)

iv

(6)

v v

(7)

v MOTTO

“DUNIA DI GENGGAMAN TANGAN AKHIRAT DIHATI”

HALAMAN PERSEMBAHAN

Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT, atas segala rahmat dan juga kesempatan dalam menyelesaikan tugas skripsi dengan segala kekurangannya.

Segala syukur kuucapkan kepadamu ya Allah. Karena sudah menghadirkan orang- orang yang baik disekeliling saya, yang selalu memberikan semangat dan Do’a sehingga skripsi ini dapat di selesaikan dengan baik.

Untuk karya yang sederhana ini, maka saya persembahkan untuk Bapak Rasiwan dan Ibu Nuryati tercinta dan tersayang. Apa yang didapatkan hari ini, belum mampu membayar semua kebaikan, keringat, dan air mata bagi saya.

Terima kasih atas dukungan dan Do’a Bapak dan Ibu, baik bentuk materi maupun moral. Terima kasih kepada laki-laki yang memiliki NIM C1022171011 atas doa dan dukungannya. Karya ini saya persembahkan untuk kalian, sebagai wujud rasa terima kasih atas pengorbanan dan jerih payah Bapak dan Ibu sehingga saya dapat menggapai cita-cita. Kelak cita-cita ini akan menjadi persembahan yang paling mulia untuk Bapak, Ibu, Kakak dan Adik, serta semangat dapat membahagiakan kalian.

vi

(8)

vi ABSTRAK

Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang masih belum faham teori dan cara mempraktekkan sholat masbuq dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Persiapan dalam pembelajaran model problem based learning materi sholat berjama’ah siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak; 2) Pelaksanaan pembelajaran model problem based learning materi sholat berjama’ah siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak; 3) Hambatan yang dihadapi guru dalam pembelajaran model problem based learning siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif, menggunakan subjek sumber data primer guru dan sumber data sekunder yaitu kepala sekolah, waka kurikulum dan siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data triangulasi dan memberchek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran model problem based learning mempersiapkan RPP, permasalahan. 2) Pelaksanaan pembelajaran model problem based learning memberikan permasalahan dan dipecahkan siswa melalui langkah-langkah problem based learning. 3) Hambatan guru dalam pembelajaran model problem based learning yaitu faktor internal kurangnya waktu pembelajaran, faktor eksternal masih ada siswa yang tidak berdiskusi, sibuk ngobrol.

Kata Kunci. Problem Based Learning, Sholat Berjama’ah.

vii

(9)

vii

(10)

DAFTAR ISI

HALAMAN COVER ... i

HALAMAN TANGGUNG JAWAB YURIDIS ... ii

HALAMAN LEMBAR PERSETUJUAN ... iii

HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI ... iv

HALAMAN SURAT PERNYATAAN ... v

HALAMAN MOTTO ... vi

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi

ABSTRAK ... vii

KATA PENGANTAR ... viii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Fokus Penelitian ... 3

C. Tujuan Penelitian... 3

D. Manfaat Penelitian... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5

A. Pembelajaran ... 5

1. Pengertian Pembelajaran ... 5

B. Model Problem Based Learning ... 6

1. Implementasi Problem Based Learning ... 6

2. Pengertian Model Problem Based Learning ... 6

3. Perencanaan Guru dalam Pembelajaran ... 8

4. Langkah-langkah Pelaksanaan ... 9

5. Kelebihan dan Kekurangan Model Problem Based Learning ... 11

6. Hambatan Yang Dihadapi Guru dalam Melakukan Pembelajaran .. 13

C. Materi Sholat Berjamaah ... 14

1. Pengertian Sholat Berjamaah ... 14

2. Hukum dan Ketentuan Sholat Berjamaah ... 14

3. Hikmah Sholat Berjamaah ... 15

4. Tata Cara Sholat Masbuq ... 16

BAB III METODE PENELITIAN ... 19

ix

(11)

A. Metode dan Jenis Penelitian ... 19

B. Lokasi Penelitian dan Subjek Penelitian ... 20

C. Teknik dan Alat Pengumpulan Data ... 22

D. Teknik Analisa Data ... 24

E. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data ... 26

BAB IV HASIL PENELITIAN ... 29

A. Gambaran Umum Lokasi ... 29

B. Paparan Data ... 36

C. Temuan Penelitian ... 49

D. Pembahasan ... 51

BAB V PENUTUP ... 59

A. Kesimpulan... 59

B. Saran ... 60

DAFTAR PUSTAKA ... 61

x

(12)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Langkah-langkah Pelaksanaan Problem Based Learning ... 10

Tabel 2. Identitas Sekolah ... 27

Tabel 3. Struktur Organisasi SMA Muhammadiyah 1 Pontianak ... 31

Tabel 4. Daftar Guru SMA Muhammadiyah 1 Pontianak ... 31

Tabel 5. Data Jumlah Siswa SMA Muhammadiyah 1 Pontianak ... 34

Tabel 6. Sarana dan Prasarana SMA Muhammadiyah 1 Pontianak ... 36

Tabel 7. Kegiatan Pembelajaran SMA Muhammadiyah 1 Pontianak... 44

Tabel 8. Langkah-langkah Pelaksanaan Problem Based Learning ... 54

xi

(13)

DAFTAR GAMBAR

GAMBAR 1 Wawancara Kepala Sekolah ... 139

GAMBAR 2 Wawancara Waka Kurikulum ... 139

GAMBAR 3 Wawancara Guru ... 140

GAMBAR 4 Pelaksanaan Pembelajaran ... 141

GAMBAR 5 Wawancara Tiara ... 141

GAMBAR 6 Wawancara Mutiara ... 141

GAMBAR 7 Wawancara Nuis ... 141

GAMBAR 8 Wawancara Bintang ... 141

GAMBAR 9 Wawancara Ikrimastus ... 142

GAMBAR 10 Wawancara Rosse ... 142

GAMBAR 11 Wawancara Syiffa... 142

xii

(14)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Alat Pengumpulan Data ... 64

Lampiran 2. Pedoman Observasi ... 64

Lampiran 3. Pedoman Wawancara ... 66

Lampiran 4. Pedoman Dokumentasi ... 68

Lampiran 5. Nama-nama Narasumber siswa kelas X IPA 3 ... 69

Lampiran 6. Kisi-kisi Pedoman Wawancara Guru Akidah Ibadah ... 71

Lampiran 7. Kisi-kisi Pedoman Wawancara Kepala Sekolah ... 72

Lampiran 8. Kisi-kisi Pedoman Wawancara Waka Kurikulum ... 72

Lampiran 9. Kisi-kisi Pedoman Wawancara Siswa kelas X IPA 3 ... 72

Lampiran 10. Pedoman Hasil Observasi ... 74

Lampiran 11. Catatan Lapangan ... 76

Lampiran 12. Transkip Wawancara ... 84

Lampiran 13. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ... 104

Lampiran 14. Program Tahunan ... 116

Lampiran 15. Program Semester ... 122

Lampiran 16. Dokumentasi Foto ... 139

Lampiran 17. Surat Keputusan Pembimbing ... 143

Lampiran 18. Surat Izin Penelitian ... 144

Lampiran 19. Surat Keterangan Telah Menyelesaikan Penelitian ... 145

Lampiran 20. Surat Keputusan Tim Penguji ... 146

Lampiran 21. Kartu Bimbingan Skripsi ... 148

Lampiran 22. Daftar Riwayat Hidup Peneliti ... 149

xiii

(15)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.

Pendekatan pembelajaran dalam kurikulum 2013 menuntun siswa mengembangkan kemampuan berfikir logis, kritis dan kreatif melalui model-model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa. Salah satu model pembelajaran yang direkomendasi adalah pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). PBL merupakan salah satu model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan untuk memecahkan masalah.

Model pembelajaran dengan berbasis masalah dalam sistem pembelajaran dapat menghubungkan antara pengetahuan, sikap dan keterampilan. Selain dari pada itu, dapat mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah secara sistematis terutama pada era global seperti saat ini. Problem based learning juga merupakan suatu pendekatan pengembangan kurikulum dan intruksional yang dibutuhkan untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, membantu pembelajaran memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.

(Palennari, 2018: 600).

Adapun kelebihan dan kekurangan menggunakan model problem based learning adalah siswa belajar untuk memecahkan masalahnya, mereka akan berusaha untuk mengetahui pengetahuan-pengetahuan baru yang belum dimiliki, untuk itu pembelajaran akan memberikan makna dan dapat diperluas ketika siswa berhadapan dengan situasi dimana konsep tersebut diterapkan. Sedangkan kekurangan dalam model problem based learning adalah apabila siswa memiliki kepercayaan bahwa masalah yang

(16)

dipelajari itu sulit untuk dipecahkan maka siswa akan enggan untuk mencoba, model pembelajaran problem based learning membutuhkan waktu yang cukup lama.

Adapun penelitian yang relevan dengan penelitian ini diteliti oleh Marhamah Saleh. (2013) “Strategi Pembelajaran Fiqh Dengan Problem- Based Learning” , Siti Aminah. (2021) “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Melalui Pembelajaran Online Terhadap Hasil Belajar Biologi Konsep Virus Pada Peserta Didik Kelas X Di SMA Negeri 2 Enrekang

”,

Yusrianti. (2021) “Peran Guru Fikih Dalam Tata Cara Masbuq Pada Pelaksanaan Sholat Berjamaah Pada Siswa Al- Mubarak Jampalenna Kec. Sibulue Kab. Bone.

Berdasarkan dari hasil observasi awal yang peneliti temukan, bahwa siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak siswa telah melaksanakan sholat fardhu khususnya diwaktu sholat zuhur dan ashar namun, ketika diperhatikan ternyata masih ada beberapa siswa yang belum faham bagaimana cara masbuq ketika sholat berjamaah, kesalahan dalam masbuq tersebut ialah dengan mengejar gerakan imam dan ada siswa yang tidak menyempurnakan rakaatnya. Dengan adanya permasalahan ini peneliti akan fokus membahas tentang model pembelajaran problem based-learning, karena tercapainya suatu tujuan pembelajaran dipengaruhi oleh model pembelajaran di kelas.

Adanya permasalahan diatas, yang sebelumnya siswa masih ada yang salah dalam mempraktekan cara masbuq terutama ketika imam sudah ruku. Maka perlu adanya guru akidah ibadah dalam pembelajaran akidah ibadah materi sholat berjama’ah agar dapat tercapai maksimal dan siswa dapat memahami serta mempraktekannya dengan benar. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini di kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak dengan judul: “Implementasi Model Problem –Based Learning Materi Sholat berjama’ah Pada Siswa Kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Tahun Ajaran 2022/2023”

(17)

B. Fokus Penelitian

Berdasarkan latar belakang permasalahan diatas maka dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut:

“Bagaimana Implementasi Model Problem –Based Learning Materi Sholat berjama’ah Pada Siswa Kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Tahun Ajaran 2022/2023”? Dari permasalahan tersebut maka dapat dijabarkan beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut:

1. Bagaimana Persiapan dalam pembelajaran Model Problem Based Learning materi sholat berjamaah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak

2. Bagaimana Pelaksanaan yang dilakukan guru dalam pembelajaran model problem based learning materi sholat berjamaah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak

3. Apa saja hambatan yang dihadapi oleh guru dalam melakukan pembelajaran model problem based learning materi sholat berjama’ah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak?

C. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang:

1. Persiapan dalam pembelajaran model problem based learning materi sholat berjama’ah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak.

2. Pelaksanaan yang dilakukan guru dalam pembelajaran model problem based learning materi sholat berjama’ah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak.

3. Hambatan yang dihadapi oleh guru dalam melakukan pembelajaran model problem based learning materi sholat berjama’ah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak.

(18)

D. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini ada beberapa manfaat yang akan diperoleh, baik manfaat teoritis ataupun praktis.

1. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumbangan fikiran terhadap khazanah ilmiah dalam pengembangan ilmu pendidikan agama islam terutama yang berkaitan dengan guru akidah ibadah.

2. Manfaat Praktis a. Bagi Peneliti

Memberikan pengalaman dan wacana baru dalam pengembangan metodologi sesuai dengan profesi peneliti sebagai calon pendidik.

b. Bagi Guru

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan rujukan untuk meningkatkan upaya guru untuk implementasi model problem based learning dalam pembelajaran akidah ibadah materi sholat berjama’ah.

c. Bagi Peserta Didik

Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi siswa untuk memotivasi dirinya sendiri supaya terus membiasakan diri dalam membaca dan mempelajari akidah ibadah serta mengamalkan pemahaman sholat berjama’ah.

d. Bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan dan pijakan untuk penelitian selanjutnya, serta untuk menambah wawasan keilmuan tentang kependidikan khususnya dibidang upaya guru dalam pendidikan.

(19)

59

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Perencanaan model problem based learning oleh guru dalam pembelajaran materi sholat berjamaah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, yaitu guru mempersiapkan sebuah masalah yang akan mendapatkan penyelesaian masalah oleh siswa, yaitu permasalahan mengenai sholat berjamaah tentang masbuq. yaitu guru telah mempersiapkan RPP, media pembelajaran yang berkenaan dengan pembelajaran model Problem Based Learning materi masbuq dalam sholat berjamaah.

2. Pelaksanaan model problem based learning yang dilakukan guru dalam melakukan pembelajaran materi sholat berjamaah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, pada materi masbuq dalam sholat berjama’ah. Guru melakukan kegiatan yang tercantum dalam RPP, sesuai dengan isi RPP agar tercapai tujuan pembelajaran, melalui langkah-langkah berupa penyampaian materi, memberikan suatu permasalahan mengenai sholat berjama’ah yaitu sholat masbuq yang nantinya diselesaikan oleh siswa secara berkelompok.

3. Hambatan yang dihadapi guru dalam melakukan pembelajaran model problem based learning materi sholat berjamaah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Faktor penghambat dalam implementasi model Problem Based Learning materi masbuq dalam sholat berjamaah yaitu dari faktor siswa yang belum memahami teori masbuq dan bagaimana caranya, faktor keterbatasan waktu dalam pembelajaran di kelas, dan masih ada

59

(20)

60

siswa yang tidak berdiskusi bersama kelompok masing-masing dan sibuk mengobrol.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas peneliti memberikan beberapa saran yang berkaitan dengan analisis guru dalam pembelajaran model problem based learning materi sholat berjamaah pada siswa kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, sebagai berikut:

1. Bagi Guru

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan rujukan untuk meningkatkan upaya guru dalam pembelajaran akidah ibadah materi sholat berjama’ah.

2.

Bagi Peserta Didik

Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi siswa untuk memotivasi dirinya sendiri supaya terus membiasakan diri dalam membaca dan mempelajari akidah ibadah serta mengamalkan pemahaman sholat berjama’ah.

(21)

61

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Majid, D. A. (2011). Pendidikan Karakter Perspektif Islam . Bandung : PT.

Remaja Rosdakarya.

Abdusshomad, M. (2011). Sholatlah Seperti Rasulullah SAW . Surabaya : Khalista.

Al-Ghazali. (2003). Rahasia-Rahasia Sholat Cet.II . Bandung : Karisma .

Amir & Taufiq, M. (2016). Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning Bagaimana Pendidik Memberdayakan Pemelajar di Era Pengetahuan.

Jakarta : Kencana.

Andina, K. d. (2018). Menara penelitian. Pontianak: IAIN Pontianak pers.

Ash-Shiddieqy, T. M. (2016). Pedoman Sholat Lengkap . Cet. V Semarang 50241: PT Pustaka Rizki Putra .

Azzet, A. M. (2010). Tuntunan Sholat Fardhu & Sunnah . Yogyakarta : Darul Hikmah .

Basuki, M. (2019). Ketentuan Sholat Jamaah dan Sholat Jumat. t.c. Jawa Tengah : Alprin.

Cahyana, R. A. (2015). Metodologi Penelitian Pendidikan . Jakarta : Rajawali Pers .

Creswell, J. (2009). Research Design (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed). Yogyakarta : Pustaka Pelajar .

Cut, F. (2017). Kompetensi Profesional Guru dalam Pengelolaann Pembelajaran Di Mts Muhammadiyah Banda Aceh Jurnal Magister Administrasi Pendidikan . Banda Aceh : Pascasarjana Universitas Syiah Kuala . Vol.

Volume5. Nomor 2.

Damayanti, &. M. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : PT Rineke Cipta . Danarta, A. (2006). Adzan, Iqomah & Sh olat Berjama'ah Menurut Rasulullah.

Yogyakarta : Suara Muhammadiyah .

Djamarah. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta .

Dwiyanto, F. &. (2016). Strategi Pembelajran Berbasis Masalah Dalam Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan untuk Materi Analisis SWOT.

Surabaya: CV Garuda Mas Sejahtera .

61

(22)

62

Gunawan, I. (2017). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktek . Jakarta : PT Bumi Aksara.

Kunandar. (2014). Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik . Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Lexy j, M. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya . Madewana. (2009). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan

Konseptual Operasional. Bandung : PT Remaja Rosdakarya .

Mansyur, K. (1992). Terjemah Bulughul Maromjilid. Jakarta : Rhineka Cipta . Marhamah , S. (2013). Strategi Pembelajaran Fiqh Dengan Problem-Based

Learning. Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, Vol. XIV No.1.

Miles, M. &. (2005). Pendidikan Agama IslamBerbasis Kompetensi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhammad , A. (2009). Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Dasar . Jurnal Ilmiah Kependidikan , Volume 1 No 2 Purwokerto.

Mulyasa, E. (2006). Kurikulum Yang di Sempurnakan Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar . Bandung : PT Remaja Rosdakarya . Mz-Hamiawati, L. (2006). Risalah Fiqih Islam . Surabaya : Bintang Usaha Jaya

Offset .

Nasution. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung : Tarsito.

Nazir, M. (2014). Metode Penelitian . Bogor : Ghalia Indonesia . Nurul. (2015). Ilmu Pendidikan Islam . Jakarta : Kalam Mulia .

Palennari, M. (2018). Problem Based Learning (PBL) Memberdayakan Keterampilan Berfikir Kritis Pelajar Pada Pembelajaran Biologi.

Makassar: Jurusan Biologi FMIFA Universitas Negeri Makassar.

Pasha, M. K. (2003). Fikih Islam . Yogyakarta : Citra Karya Mandiri .

Purwanto, N. (2013). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya . Rasjid, S. (2012). Fiqih Islam . Bandung : Sinar Baru Algesindo.

Rasyid, H. (2000). Metode penelitian Kualitatif Bidang Ilmu Sosial dan Agama.

Pontianak : STAIN Pontianak .

Rusman. (2012). Model-model Pembelajaran. Jakarta : Rajawali Pres.

(23)

63

Rusman. (2013). Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. . Jakarta : Rajagafindo Persada.

Rusmono. (2012). Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning Itu Perlu. Bogor: Ghalia Iindonesia .

Shoffa, S. (2016). Penerapan Strategi Meaningful Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pengantar Pendidikan: must.

Journal Of Education, Science and Technology, Vol 2.

Siti , A. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Melalui Pembelajaran Online Terhadap Hasil Belajar Biologi Konsep Virus Pada Peserta Didik Kelas X Di SMA Negeri 2 Enrekang. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, Vol 1 No 2.

Sofyan, H. &. (2017). Problem Based Learning. Yogyakarta : UNY Press.

Sugiyono, P. D. (2016). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta .

Sutriyanto. (2012). Faktor Penghambat Pembelajaran Siswa Kelas X MAN 3 Yogyakarta. Yogyakarta : FIK UNY .

Tyas, R. (2017). Kesulitan Penerapan Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Matematika. Tecnoscienza, Vol. 2. 1.

Usman. (2020). Media Pembelajaran. Jakarata.

Yamin, H. M. (2012). Desain Dan Model Pembelajaran Konstruktivistis . Jakarta:

Ciputat Mega All.

Yusriant. (2021). iPeran Guru Fikih Dalam Tata Cara Masbuq Pada Pelaksanaan Sholat Berjamaah Pada Siswa Al-Mubarak Jampalenna Kec.

Sibulue Kab. Bone. Watampone: Repositori.iain-bone.ac.id.

Zuldafrial. (2012). Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Media Perkasa.

Referensi

Dokumen terkait

ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar biologi siswa Kelas XI IPA. SMA Muhammadiyah 2 Surakarta Tahun Ajaran 2009/2010,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Solving dilengkapi LKS pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1

Di Sekolah Dasar Muhammadiyah 10 Tipes Surakarta tempat dimana mengadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), guru disana belum memanfatkan media pembelajaran ilmu pengetahuan

Hasil penelitian tentang implementasi model pembelajaran Problem Solving berbantuan Peer Tutoring dilengkapi hierarki konsep di materi stoikiometri pada siswa kelas X IPA 6

Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan MOODLE dapat meningkatkan SRL siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 3

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses Sains siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 5 Surakarta dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Solving dilengkapi LKS pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Solving dilengkapi LKS pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1