Potensi industri dan jasa di Kabupaten Cilacap didominasi oleh industri perdagangan besar yang mana industri pengolahan tersebut sebagian besar tercakup pada jenis industri besar. Berdasarkan jumlah tenaga kerjanya, industri terbagi menjadi empat jenis yakni Industri Besar yang memiliki tenaga kerja >100 orang, Industri Sedang yang memiliki tenaga kerja antara 20 sampai 99 orang, Indsutri Kecil yang memiliki tenaga kerja 5 sampai 19 orang, dan Industri Rumah Tangga yang memiliki tenaga kerja hanya 1 sampai 4 orang saja.
Jumlah industri besar di Kabupaten Cilacap pada tahun 2016 sebanyak 84.232.
Industri besar di Kabupaten Cilacap, khususnya perdagangan besar dan eceran, menjadi salah satu kategori unggulan dalam hal penyerapan tenaga kerja. Tahun 2016, industri ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 130.759 pekerja, jumlah tersebut mencakup 36,26% jumlah keseluruhan tenaga kerja yang diserap industri kategori unggul dan potensial di Kabupaten Cilacap sepanjang tahun 2016. Salah satu industri besar di Kabupaten Cilacap yakni kilang minyak yang dioperasikan oleh PT. PERTAMINA (Persero) Refinery Unit IV yang berada di Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah.
Berdasarkan sensus ekonomi yang dilakukan tahun 2016, keberadaan kilang minyak tersebut berpengaruh pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sehingga naik turunnya harga minyak dunia secara tidak langsung berpengaruh pula terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap. Tahun 2012, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap mengalami perlambatan dengan pertumbuhan hanya sebesar 1,98%, hal tersebut selaras dengan menurunnya harga minyak dunia dari USD 91,39 per barel pada tahun 2011 menjadi USD 88,95 per barel. Akan tetapi, sektor pengolahan minyak tetap menjadi penyumbang utama PDRB Kabupaten Cilacap.
Potensi industri Kabupaten Cilacap tidak hanya ada pada industri besar khususnya pada sektor minyak, namun juga industri sedang, kecil, dan rumah tangga. Ketiga industri lainnya tersebut nyatanya dapat menjadikan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap lebih stabil. Mengecualikan sektor pengolahan minyak, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap mengalami peningkatan sebesar 5,52% pada tahun 2015. Jenis industri lain tersebut kebanyakan berasal dari sektor pengolahan (gula kelapa, makanan olahan, pengolahan ikan asin, dan anyaman perlengkapan rumah tangga), penyediaan akomodasi, penyediaan makan dan minum, serta pendidikan (balai pelatihan/lembaga pelatihan kerja).