Judul Tugas Akhir : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS TINGGI ANGGOTA TERHADAP PRODUK KEUANGAN ACAD MURABAHAH DI BMT ARSYADA METRO. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya loyalitas anggota terhadap produk pembiayaan akad murabahah di BMT Arsyada subway. Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya loyalitas anggota terhadap produk pembiayaan akad murabahah di BMT Arsyada kereta bawah tanah.
Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya loyalitas anggota terhadap produk pembiayaan akad murabahah pada BMT Arsyada Metro. Kedua, pelaksanaan akad Murabahah pada BMT Arsyada Metro dan ketiga, faktor yang mempengaruhi tingginya loyalitas anggota terhadap produk pembiayaan Murabahah BMT Arsyada Metro. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingginya Loyalitas Anggota pada Produk Pembiayaan Akad Murabahah di BMT Arsyada Metro.
Anggota BMT Arsyada Metro merupakan subyek dinamis yang sangat dipengaruhi oleh faktor internal dalam dirinya. Citra BMT Arsyada Metro baik sehingga anggota merasa percaya diri untuk melakukan pembiayaan murabahah di BMT Arsyada Metro. BMT Arsyada Metro harus mampu bersaing dalam menciptakan barang atau jasa sesuai permintaan atau harapan anggota.
BMT Arsyada Metro Madani harus memberikan pelayanan prima untuk mendukung pelayanan secara cepat.
PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Metodologi Penelitian
- Jenis dan Sifat Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Sistematika Pembahasan
LANDASAN TEORI
Pengertian Loyalitas Anggota
Loyalitas adalah ketaatan; loyalitas.20 Loyalitas pelanggan berpendapat bahwa konsep loyalitas lebih menitikberatkan pada perilaku (behavior) daripada pada sikap (attitude). Pelanggan yang loyal akan memperlihatkan perilaku pembelian yang dapat diartikan sebagai pola pembelian yang teratur dan jangka panjang oleh unit pengambil keputusan atau pengambil keputusan. 21 Loyalitas pelanggan adalah komitmen yang mengakar untuk secara konsisten membeli kembali atau mendukung kembali produk atau layanan yang dipilih di masa depan, meskipun pengaruh situasional dan upaya pemasaran dapat menyebabkan perubahan perilaku.
Loyalitas anggota merupakan komitmen anggota koperasi untuk bertahan, berulang-ulang atau konsisten melakukan kegiatan dalam koperasi. Perilaku konsumen adalah menjelaskan perilaku individu dalam memilih barang yang akan dikonsumsi 23 Perilaku konsumen adalah aktivitas mental dan fisik yang dilakukan oleh pelanggan rumah tangga (konsumen akhir) dan pelanggan bisnis yang mengarah pada keputusan untuk membayar produk dan jasa tertentu, membeli dan menggunakan. . 24 Perilaku anggota adalah aktivitas individu yang terlibat langsung dalam perolehan dan penggunaan barang, jasa dan transaksi dalam proses pengambilan keputusan dan persaingan serta penentuan aktivitas.
Perilaku anggota adalah tindakan yang diambil oleh individu, kelompok atau organisasi yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan dalam memperoleh, menggunakan barang atau jasa ekonomi yang dapat dipengaruhi oleh lingkungan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Anggota
Anggota BMT adalah orang yang menempatkan dananya dalam bentuk tabungan atau meminjam dana dari BMT. Kualitas perbankan sehingga anggota dapat memilih bank syariah dalam berbagai transaksi yang dipilih nasabah. Suatu keadaan dimana produk memenuhi kebutuhan orang yang menggunakannya, kebutuhan yang bersifat dinamis, yaitu kondisi yang berkaitan dengan barang, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang memenuhi harapan pelanggan.
Keyakinan pelanggan adalah semua pengetahuan yang dimiliki anggota dan semua kesimpulan yang dibuat anggota tentang objek, atribut, dan manfaat. Kepuasan pelanggan adalah rasa senang atau kecewa seseorang yang dihasilkan dari perbandingan antara kesan kinerja suatu produk dengan harapannya. Sikap pelanggan adalah kecenderungan yang dipelajari untuk menanggapi penawaran produk dalam hal konsekuensi baik atau buruk.
Citra bank adalah reaksi anggota terhadap keseluruhan tawaran dari bank dan kepercayaan, ide dan kesan anggota dalam organisasi perbankan. Kualitas layanan produk adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dari manfaat tersebut untuk memenuhi harapan pelanggan. 27. Service quality sebagai acuan, agar masyarakat menjadi anggota bank syariah harus dilakukan pemasaran yaitu: Tangible service quality (bukti langsung), yaitu kemampuan perusahaan untuk menunjukkan eksistensinya kepada pihak eksternal.
Penampilan dan kapasitas sarana dan prasarana fisik perusahaan serta kondisi lingkungan sekitar merupakan bukti nyata dari pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa, Reliability yaitu kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan kepada pelanggan, Responsiveness yaitu kemampuan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada pelanggan dengan menyampaikan informasi yang jelas atau tidak membuat pelanggan menunggu terlalu lama tanpa ada kejelasan dan cepat memberikan solusi atas masalah pelanggan seperti yang dijanjikan, Asuransi (jaminan) yaitu pengetahuan, kesopanan ganti rugi dan kemampuan karyawan perusahaan membina rasa percaya terhadap perusahaan dan empati, yaitu memberikan perhatian yang tulus yang bersifat individual atau pribadi yang diberikan kepada pelanggan dengan berusaha memahami keinginan pelanggan. Konsumen dapat diartikan sebagai siapa saja yang memiliki kepentingan terhadap produk layanan yang ditawarkan oleh perusahaan.29 Semakin berkembangnya inovasi layanan perbankan syariah dalam menyediakan produk dan aktivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabahnya menjadi hal yang menggembirakan. Anggota adalah subyek yang dinamis yang sangat dipengaruhi oleh faktor internal dalam dirinya dan faktor eksternal di luar dirinya.
Reaksi dan tindakan anggota timbul dari persepsi dan harapan terhadap rangsangan baik dari dalam maupun luar untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutannya. Seseorang yang menjadi anggota pada dasarnya didorong oleh motif-motif tertentu untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk kebutuhan untuk menabung dan meminjam uang. Kebutuhan untuk menabung umumnya didorong oleh motif untuk berjaga-jaga, bertransaksi dan mencari keuntungan (investasi).
Pembiayaan
- Pengertian Pembiayaan
- Jenis-Jenis Pembiayaan
- Prosedur Pembiayaan
Pembiayaan adalah kegiatan penyediaan dana untuk investasi atau kerjasama permodalan antara koperasi dengan anggota, calon anggota, koperasi lain atau anggotanya, yang mewajibkan penerima pembiayaan untuk membayar pokok pembiayaan yang diterima kepada koperasi sesuai dengan akad yang dilampirkan. dengan pembayaran sejumlah bagi hasil dari pendapatan atau keuntungan dari kegiatan yang dibiayai atau penggunaan dana pembiayaan tersebut. Pembiayaan adalah pembiayaan atau penyediaan uang atau rekening yang diberikan oleh bank syariah kepada anggota untuk mendukung investasi yang direncanakan. Pembiayaan merupakan kegiatan utama BMT, sebagai upaya untuk mencari keuntungan, namun rentan terhadap risiko yang tidak hanya dapat merugikan BMT, tetapi juga berdampak pada komunitas penabung dan pengguna dana.
Pembiayaan ditinjau dari tujuan penggunaannya, pembiayaan dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu pembiayaan investasi, modal kerja dan konsumsi. Pembiayaan adalah kegiatan penyediaan dana untuk penanaman modal atau kerja sama permodalan antara koperasi dengan anggota, calon anggota, koperasi lain atau anggotanya, yang mewajibkan penerima pembiayaan untuk membayar pokok pembiayaan yang diterima di koperasi sesuai dengan akad. disertai dengan pembayaran sejumlah bagi hasil dari pendapatan atau keuntungan dari kegiatan yang dibiayai atau penggunaan dana.35 3. Prosedur pembiayaan adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh anggota dalam mengajukan pembiayaan atau untuk menerima pembiayaan, seperti mudharabah, musyarakah, murabahah. dan pembiayaan usaha mikro dari bank syariah atau lembaga keuangan lainnya.
Calon anggota bergabung dengan bank syariah dengan mengajukan pembiayaan modal kerja dan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Tata cara pengajuan pembiayaan secara umum sama yaitu: calon anggota datang langsung ke bank atau lembaga keuangan lainnya, kemudian mengisi formulir permohonan pembiayaan beserta persyaratan yang diminta pihak bank, pihak bank melakukan survey terhadap anggota dan pengecekan. kebenaran dokumen anggota, setelah dilakukan penelaahan apakah pembiayaan dapat dibiayai, bank menerima pembiayaan, pencairan dana pembiayaan dan anggota melunasi kewajibannya sesuai kontrak kerjasama yang telah disepakati.
Murabahah
- Pengertian Murabahah
- Dasar Hukum Murabahah
- Rukun dan Syarat Pembiayaan Murabahah
Murabahah adalah transaksi jual beli yang keuntungannya disepakati antara penjual dan pembeli. Murabahah adalah akad jual beli barang dengan menyebutkan keuntungan dan keuntungan (margin) yang disepakati antara penjual dan pembeli. Prinsip ini berlaku untuk semua bentuk pembiayaan penuh, yaitu penyelamatan dana untuk pembelian barang ditambah keuntungan yang diperjanjikan dengan sistem pembayaran yang ditangguhkan.
Penjual menyebut harga belian barang kepada pembeli, kemudian dia menetapkan keuntungan tertentu. Murabahah ialah akad jual beli barang tertentu, di mana penjual menyebut harga belian barang tersebut kepada pembeli dan kemudian menjual kepada pembeli dengan menetapkan keuntungan yang diharapkan selepas jumlah tertentu.42 Transaksi yang jujur dan adil amat ditekankan dalam, dalam kalangan yang lain, perdagangan atau ba'i al-Quran dan Nabi Muhammad SAW. Al-Qur'an dan As-Sunnah adalah rujukan kepada ilmu-ilmu Islam, Al-Qur'an adalah kitab suci; himpunan wahyu yang menjadi bukti ilmu.
Dari ayat di atas dapat dipahami bahwa yang perlu dilakukan adalah memenuhi akad, membuat perjanjian tertulis, tidak merugikan salah satu pihak. Perjanjian akad (kerjasama usaha) tentang bagi hasil simpanan adalah perjanjian antara kedua belah pihak, yang satu memberikan modal kepada yang lain untuk dikembangkan, sedangkan keuntungan dibagi antara keduanya sesuai dengan syarat-syarat yang telah disepakati. Bank syariah membiayai pembelian produk, kemudian pembeli (nasabah) membayar dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan.
Rukun murabahah adalah sesuatu yang harus ada dalam suatu transaksi (kondisi yang diperlukan), misalnya ada penjual dan pembeli. Pembeli menyetujui keuntungan yang ditentukan oleh penjual sebagai ganti harga beli/harga beli barang, yang kemudian menjadi harga jual barang berdasarkan murabahah. Apabila terjadi ketidakjelasan/ketidaksesuaian dengan masalah harga jual barang, pembeli dapat membatalkan akad yang telah dilakukan, sehingga jual beli murabahah bubar.
Dalam melakukan aktivitas muamalat, seorang muslim harus tunduk dan patuh pada aturan yang telah ditetapkan dalam Islam, yaitu aturan. Salah satu yang termasuk dalam kegiatan jual beli adalah murabahah yang merupakan jual beli yang terpercaya, dimana pelaku jual beli harus tunduk dan mematuhi aturan jual beli.
Baitul Maal Wat Tamwil
- Pengertian Baitul Maal Wat Tamwil
Marketing melakukan pre-survey terhadap anggota BMT Arsyada Metro yang mengajukan pembiayaan murabahah.