442412 (R) TEORI ARSITEKTUR
UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA FAKULTAS TEKNIK
PRODI ARSITEKTUR
Intilad Tower
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Andarita Rolalisasi, S.T., M.T.
(0711127101)
Abdul Muid Laitupa (1441900136)
• Bangunan perkantoran di Surabaya yang dibangun dengan pendekatan arsitektur tropis pada april
• 1996Sebelum gedung ini dibangun, lahan yang sekarang menjadi Intiland Tower ditempati oleh sebuah bioskop bernama Bioskop Bayu
• Wisma Dharmala Sakti, sekarang lebih dikenal sebagaiIntiland Tower
• Mulanya dirancang menjadi sebuah gedung yang berfungsiganda sebagai kantor dan pusat perbelanjaan, belakangan sudah menjadi kantor murni dengan sedikit ritel
Sejarah & Asal - Usul
Tentang Bangunan
• Paul Rudolph, arsitek Amerika Serikat.
• Terkenal dengan desainnya yang rumit namun mengutamakan kenyamanan penghuni
• prinsip dasar Intiland Tower : working with climate
Tentang Perancang
• Jl. Panglima Sudirman No.101-103, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, KotaSBY, Jawa Timur
• Visibilitas dan lokasisangat terjangkau, tepatdi pertigaan besar di Jl.Panglima Sudirman.
Lokasi
a. View dari Jl.Urip Sumoharjo
b. View dari Jl.Basuki Rahmat
c. View dari Jl.Panglima Sudirman
Komposisi ruang memiliki bentuk dan susunan geometris
• Berbentuk persegi panjang
• Dalam 2 variasi ukuran luasan area
• Komposisi secara linear horizontal Susunan komposisi ruang tidak sepenuhnya simetris, terutama padabeberapa lantai tertentu
Tata Letak Denah Bangunan
Foto Bangunan
Konsep
Gedung ini menggunakan konsep arsitektur tropis green buiding yang ramah lingkungan. Sisi bangunannya
berbentuk ziigzag piramida dan dibumbuhi oleh banyak tanaman rambat. Dengan sisi zgzag ini bisa membuat sisi-sisi gedung mendapat
sinar matahari yang melimpah namun tetap bisa menahan panas.
Sehingga bisa lebih menghemat penggunaan listrik juga.
Bangunan Intiland Tower Surabaya mengusung tema bangunan hijau yang ramah lingkungan serta terinspirasi dari bangunan vernakular Indonesia. Bentuk bangunan Intiland Tower Surabaya mengambil bentuk Candi Bentar yang merupakan bentuk candi yang berasal dari Jawa Timur. Bentuk Candi Bentar diaplikasikan dalam bentuk bangunan yang berundak-undak dan mengecil pada bagian atas. Setiap undakan pada bentuk bangunan ditutup oleh sirip horizontal untuk mengurangi sinar matahari yang masuk kedalam bangunan. Adanya teras dan teritis pada bangunan memungkinkan adanya bukaan sebagai penghawaan alami bangunan. Bangunan Intiland Tower Surabaya terbagi atas tiga elemen yaitu kaki, badan, dan kepala bangunan. Kaki bangunan berupa podium berfungsi sebagai ruang penerima dan bersifat public yang menonjol akibat adanya void ditengahruangan sehingga memberikan kesan luas dan mewah.
Badan bangunan terdiri dari 7 lantai berfungsi sebagai area perkantoran. Bangunan Intiland Tower Surabaya tidak memiliki lantai tipikal karena bentuknya yang miring dan berundak-undak namun masih memiliki konsep ruang open plan, Kepala bangunan berfungsi sebagai atap dimanfaatkan untuk ruang-ruang servis.
Pendekatan Ruang
Posisi penempatan ruang dibagi berdasarkan zonasi, bersifat hirarkial-formal secara vertikal sesuai pembagian pada bentuk bangunan.
Bangunan Intiland Tower Surabaya terbagi atas tiga elemen yaitu kaki,badan, dan kepala
• (podium)→ ruang penerima dan bersifat publik dengan void di tengah ruangan sehingga memberikan kesan luas dan mewah.
• (7 lantai)→area perkantoran dengan lantai tak tipikal karena bentuk bangunan miring dan berundak-undak.
• (atap)→ ruang-ruang servis
Bentuk Massa Bangunan
Sudut kemiringan gedung Intiland Tower Surabaya adalah 64 Derajta terdapat sun shading yang bertujuan untuk memaksimalkan pencahayaan. Sehingga penggunaan AC dan lampu dapat dikurangi.
Intiland Tower, Gedung berlantai 12 yang memiliki desain yang cukup besar, dirancang oleh Paul Rudolph
menjelang wafatnya dan dibangun oleh Tatamukia Nusantara Indah dari
tahun 1996 hingga 1997. Gedung yang awalnya diberi nama Wisma
Dharmala Sakti Surabaya ini sekarang di kelola olej Intiland. Yang
dulu bagian dari Dharmala.
Pada bangunan ini pencahayaan pada ruang dalam dilakukan secara aktf dan
pasif. pencahayaan alami berasal dari bukaan-bukaan dinding pada bagian
bangunan yang menghadap ke arah timur dan barat sehingga perlu dilindungi dari sinar matahari dengan
menggunakan sirip
horisontal.Pembayangan ruang luar befungsi untuk mengurangi sinar
matahari yang masuk ke dalam bangunan. Teras berfungsi sebagai sun
shading
yang memberi karakteristik tampak akibat hasil dari pembayangan.
Sedangkan sirip horisontal berfungsi untuk memberikan pembayangan pada
bukaan, namun dapat dimanfaatkan sebagai elemen tampak bangunan.
Pencahayaan Pada Bangunan
• https://www.scribd.com/document/495064910/01AAloysiaGriselda2017420099#fullscreen&from_e
• mbedhttps://www.scribd.com/document/445295798/Intiland-Tower-docx
• https://www.scribd.com/doc/299292123/Penelitian-Arsitektur-Paul-Rudolph