• Tidak ada hasil yang ditemukan

Juz 'Amma - Repository UNISBA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Juz 'Amma - Repository UNISBA"

Copied!
599
0
0

Teks penuh

Juz 'Amma' dipilih sebagai sulaman awal ketika menyusun tafsir Al-Qur'an karena surahnya pendek; paling sering digunakan dalam doa; dan paling diingat terutama oleh para pemula belajar Al-Qur'an. Semoga dengan hadirnya tafsir ini dapat memperkaya perpustakaan Al-Quran sehingga dapat membantu masyarakat memahami maknanya. Ide-ide segar dihadirkan, baik dari segi isi maupun format tafsirnya, dalam upaya mencari suasana baru dalam pemahaman Al-Qur'an tanpa mengabaikan kaidah tafsir yang telah digunakan para mufasir sebelumnya.

Ucapan Terima Kasih

Sekiranya masih terdapat kesilapan atau kesilapan dalam edisi semakan ini, kami sentiasa terbuka kepada pembetulan yang membina. Tiada gading yang tidak retak, inilah moto kami, maka tiada kata putus untuk sentiasa memperbaiki diri dalam usaha mendapatkan hasil yang terbaik di setiap kesempatan.

Pertanggungjawaban

Mukadimah

Dalam Al-Qur'an sendiri disebutkan adanya ayat muhkamât (padat maknanya) dan mutasyâbihat (kabur maknanya). Di zaman modern ini, memahami Al-Quran tidak hanya cukup dengan pendekatan (al-Ittijâh) di atas, tetapi juga memerlukan metode atau tharîqah yang mencakup maudhûî (tematik), ijmâlî (global-umum), tahlîlî (analisis) dan mencakup muqarran. . metode (komparatif). Di sinilah para guru Unisba juga berupaya menafsirkan Al-Quran dengan pola dan metode yang dianggap tepat tergantung kemampuannya.

Daftar Isi

Surah

Al-Naba`

Surah Al-Naba`

Malam bertindak sebagai pakaian yang menutup aurat manusia dari mata orang yang mungkin melihatnya. Sebenarnya hari kiamat adalah masa yang dijanjikan Allah untuk berkumpul untuk manusia sebelum dan sesudahnya. Neraka adalah hukuman Allah yang disediakan bagi mereka yang melampaui batas, sombong dan angkuh.

Al-Nâzi’ât

Surah Al-Nâzi’ât

Datangnya hari penghakiman yang dahsyat dan dahsyat membuat hati orang-orang kafir gemetar ketakutan. Melalui ayat di atas, Allah ingin menyoroti orang-orang yang menentang dan mengingkari hari kiamat. Tugasmu sebagai rasul hanya memperingatkan orang-orang yang bertakwa kepada Allah tentang hari kiamat.

Abasa

Surah ’Abasa

Jarang sekali datangnya daripada golongan elit, pemimpin masyarakat dan orang kaya, ketika itu. Inilah sebabnya, menurut satu riwayat, ayat-ayat ini diturunkan berkaitan dengan kes Ibnu Ummi Maktum. Ayat ini juga menyindir orang yang melihat (bukan buta) yang dilayani oleh Rasulullah. untuk percaya dan dibersihkan daripada dosa, ternyata dia tidak boleh berharap untuk menerima pengajaran. memuji Abdullah Ibn Ummu Maktum.

Iaitu adapun orang yang merasa cukup dengan harta, harta dan kekuatannya berbanding segala yang ada di tangan kamu berupa Al-Quran dan petunjuk Allah SWT.; awak layan dia dan cakap dengan dia. Oleh itu, janganlah kamu memperhatikan orang-orang yang tingkah lakunya menyerupai perbuatan orang-orang kafir (Al-Zuhaili, XXX dan orang-orang yang datang kepadamu dengan tergesa-gesa (untuk mendapatkan petunjuk); (9) Padahal ia takut kepada (Allah); ( 10) Maka kamu abaikan Orang yang soleh seperti Ibnu Ummi Maktum sering mendapat hidayah khusus daripada Allah SWT., baik dalam perkataan mahupun dalam tindakan politik.

Beliau adalah sosok yang sangat dekat dengan orang-orang lemah, orang-orang miskin dan kaum tertindas. Pada ayat 34-36 digambarkan keadaan dimana setiap orang lari dari orang-orang terdekatnya. Golongan kedua adalah orang-orang yang wajahnya dipenuhi debu, gelap dan tertutup, yaitu wajah orang-orang kafir kepada Allah SWT.

2 Abdullah Ibnu Ummi Maktum mewakili profil seorang komunikan (mad'û) yang mempunyai kesiapan untuk berubah secara kognitif atau perilaku (ayat 3-4).

Al-Takwîr

Surah Al-Takwîr

Sesungguhnya Al-Quran itu adalah firman (Allah yang dibawa oleh) Rasul yang mulia (Jibril) 1 (QS Al-Takwîr [81]: 19). Al-Zuhaili (XXX) menyatakan bahawa tujuan sumpah, dalam ayat 19, menjelaskan bahawa Al-Quran yang disampaikan Jibril kepada Nabi Muhammad adalah wahyu daripada Tuhan. Al-Zuhaili (XXX) malah mendakwa bahawa Al-Qur'an bukanlah syair atau mantera seperti yang dituduh oleh orang kafir Quraisy.

Persoalan dalam ayat ini ialah firman Allah terhadap kesesatan orang-orang kafir Quraisy yang berdusta terhadap al-Quran. 91), maksud pengajaran bagi semua makhluk ialah terdapat peringatan dalam Al-Quran tentang pelbagai perkara yang bermanfaat dan memudaratkan. Tetapi pada hakikatnya, Allah menghendaki mukjizatnya berupa Al-Quran kekal abadi sebagai mukjizat yang hidup selepas kematiannya sehingga Allah mewarisi bumi ini dan manusia yang mendiaminya.

Yang anehnya masalah bangsa Arab yang mengingkari Al-Qur’an dan mukjizat dalam pelaksanaan dan penjelasannya adalah mereka adalah kaum yang sangat mencintai Balâghah dan Fashâhah, sehingga setiap tahun mengadakan pameran sastra yang digunakan untuk membawa kedua-dua penulis dan penyair ke pentas dan mereka menjemput ahli juri untuk menilai antara penyair dan penulis untuk memuliakan mereka dan mengingati penyair terbaik di kalangan mereka. Al-Quran Al-Karim mengandungi dalil-dalil yang kukuh dan dalil-dalil yang tidak dapat disangkal yang membuktikan bahawa ini adalah mukjizat yang paling agung dan ia adalah ayat-ayat (tanda kekuasaan) Tuhan yang maha besar yang kekal abadi sepanjang zaman. Mereka keliru dalam menilainya kerana mereka mengatakan Al-Quran itu ajaib, tetapi ia bukan sihir.

Kedua, Al-Quran banyak memuatkan kisah-kisah tentang nabi-nabi, rasul-rasul dan berita-berita tentang umat-umat terdahulu dengan segala hubungan mereka melalui ungkapan-ungkapan yang bersesuaian dengan perkara-perkara yang benar dan disahkan yang ditegaskan dalam kitab-kitab orang Yahudi dan Nasrani sebagai ulama kitab. , walaupun Rasulullah saw bersamanya.

Al-Infithâr

Surah Al-Infithâr

Saat langit terbelah, bintang-bintang berjatuhan dan berhamburan seolah-olah tidak ada kekuatan yang menopang atau menahannya. 19) (yaitu) Hari (ketika) seseorang tidak berdaya setidaknya untuk menolong orang lain, dan segala urusan pada hari itu berada dalam kekuasaan Allah. Pertama, untuk mencegah perbuatan manusia terhadap Allah yang tidak henti-hentinya melakukan kemaksiatan – karena kekafiran di hari kiamat.

Ayat 10–12 menggambarkan rasa keheranan yang luar biasa terhadap orang-orang yang masih berani berbuat dosa, mengingkari agama dan hari kiamat; padahal perbuatannya diawasi dan dicatat oleh bidadari yang luar biasa jujurnya (Al-Syaukani. Jika ada pengendara yang melakukan pelanggaran padahal tidak ada petugas polisi lalu lintas, hal tersebut wajar. Tidak ada kata dan ungkapan yang dapat menggambarkan dengan tepat bagaimana caranya. indah dan nikmatnya hidup di surga.

-orang durhaka akan masuk neraka dan merasai bahang api neraka pada hari pembalasan, hari mereka mendustakan tadi. Tidak ada peluang untuk berehat walaupun seketika dari penyeksaan dan tidak ada peluang untuk keluar dan melarikan diri. Soalan itu diulang lagi dalam ayat seterusnya untuk menunjukkan betapa dahsyat dan menentukan hari pembalasan itu.

Dalam ayat terakhir, Allah menerangkan keadaan pada hari pembalasan, di mana setiap orang sibuk dengan keadaannya sendiri, sehingga tidak dapat menolong sesiapa pun.

Al-Muthaffifîn

Surah Al-Muthaffifîn

Ini adalah dongeng orang pertama"; (14) Tidak sama sekali (dengan cara itu), malah apa yang mereka usahakan sentiasa menutup hati mereka; (15) Tidak sama sekali, mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari Tuhan mereka. (16) Kemudian mereka akan masuk neraka. (17) Kemudian dikatakan: "Inilah azab yang kamu dustakan". Perilaku buruk telah menjadi penutup (al-rânu) hati orang-orang kafir terhadap kesedaran dan kawalan iman. Iaitu orang yang ingin beramal iaitu orang yang beriman, ikhlas, suka beramal dan taat kepada Allah.

Pembalasan terhadap kejahatan orang-orang yang durhaka (Ayat Sesungguhnya orang-orang yang berdosa itu mentertawakan orang-orang yang beriman; (30) Dan apabila orang-orang yang beriman itu di hadapan mereka, mereka mengenyitkan mata sesama sendiri; (31) Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali. Sikap ini. menyebabkan orang-orang yang mengasihi mereka lebih banyak melakukan dosa, mereka mentertawakan orang-orang yang beriman dengan hina (Quthub, 2002:42) Dan apabila orang-orang yang beriman melewati mereka, mereka mengenyitkan mata sesama sendiri.

Kerana mereka merasa berjaya meruntuhkan maruah orang mukmin, mereka berbangga dengan tindakan mereka terhadap orang mukmin. Sesungguhnya tidak ada yang lebih mengherankan daripada perbuatan orang-orang yang durhaka dan suka kepada maksiat, serta memperkatakan tentang petunjuk yang sesat. Oleh itu, mengapa mereka berbuat demikian, dan menyifatkan orang-orang yang beriman itu sebagai orang-orang yang sesat.

Dengan kenyataan sebegitu, orang-orang yang beriman hendaklah bersabar menghadapi ugutan orang-orang kafir.

Al-Insyiqâq

Surah Al-Insyiqâq

Yang dimaksud dengan kata insân (manusia) meliputi mukmin dan kafir. Abu Daud Al-Thayalisi dan Jabir Ibn Abdullah meriwayatkan bahwa Jibril berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena (bagaimanapun kamu hidup) kamu akan mati; cintailah apa yang kamu sukai, karena kamu akan meninggalkannya; dan lakukanlah apa yang kamu lakukan, karena kamu akan diberi upah.” 7) Adapun orang yang diberi kitabnya dari tangan kanannya; (8) Kemudian dia diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah; (9) Dan dia akan kembali dengan gembira kepada kaumnya (yang beriman). Setelah dijelaskan keadaan manusia dan penggolongannya menjadi dua golongan, yaitu orang yang berbahagia dan orang yang sengsara, pada hari kiamat;

Akibatnya, mereka akan diazab dengan azab yang sangat berat, kecuali bagi mereka yang bertambah iman dan amal soleh, oleh itu mereka berhak mendapat balasan yang tidak terhingga. Kemudian Allah menolak atau menolak orang-orang kafir yang melihat bahawa kebangkitan manusia (dari kematiannya) adalah sesuatu yang bukan. akan berlaku, dalam firman-Nya: Abu Hanifa meyakini bahawa apabila dibacakan ayat ini hendaklah sujud, kerana ia adalah perbuatan tercela bagi orang yang membaca atau mendengarnya jika dia tidak sujud.

Tetapi orang yang beriman dan beramal soleh mendapat pahala yang tidak putus-putus. Tetapi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT, Rasul-Nya dan hari akhirat, kemudian tunduk patuh kepada Al-Quran dengan melaksanakan isi kandungannya dan bersungguh-sungguh mengerjakan amal soleh, bagi mereka pahala tidak dikurangkan sedikitpun menurut kalimah Allah swt. Kecuali orang yang bertaubat di antara mereka dan mengerjakan amal yang saleh, baginya pahala yang besar.

Adapun orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, maka mereka akan sampai ke surga yang di dalamnya terdapat kenikmatan tiada akhir.

Surah Al-Burûj

Mereka juga menyiksa orang-orang mukmin dengan api sebagaimana yang dilakukan oleh Ashhâb al-Ukhdûd (Al-Maraghi, X, t.t.: 115). Orang beriman percaya bahawa Allah akan menyiksa mereka di dalam api neraka. Allah, para malaikat dan para sahabat Al-Uhud (Ayat 1-9). 1) Demi langit yang mempunyai gugusan bintang; (2) Dan hari yang dijanjikan; (3) Dan saksi dan saksi; (4) Mati dan terkutuklah mereka yang membuat terusan; (5) Berapi-api (dinyalakan dengan) kayu api; (6) Apabila mereka duduk mengelilinginya; (7) Padahal mereka menjadi saksi terhadap apa yang mereka lakukan terhadap orang-orang yang.

Orang-orang yang ketakutan melihat api yang menyala itu, dan ketakutan oleh siksaan panasnya, kembali semula kepada agama Yahudi. Orang-orang kejam yang memerintahkan membakar orang-orang yang beriman berada di penyeksaan dan menyaksikan apa yang dilakukan oleh orang-orang mereka. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin melainkan kerana orang-orang yang beriman itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

Kelompok pertama menerima hukuman yang sangat pedih karena ketidakpercayaan dan penganiayaan terhadap orang-orang beriman. Sesungguhnya barangsiapa yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang beriman, laki-laki dan perempuan, kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka siksa Neraka dan bagi mereka siksa (neraka) yang membakar. Dasar fitnah yang utama adalah musibah dan ujian, yaitu orang kafir menguji mukmin dengan cara membakarnya.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh bagi mereka adalah syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; ia adalah kebahagiaan yang besar.

Referensi

Dokumen terkait

Abdul Manap Kota Jambi sebanyak 31 orang yang terdiri dari laki-laki 19 orang dan perempuan 12 orang dan pada tahun 2020 terdapat 55 orang yang terdiri dari laki-laki 25

Manduamas tersebut, telah ditemukan beberapa kasus yang terjadi yaitu perceraian yang diakibatkan karena nikah di bawah umur. 3 Jalaluddin Al-Mahalli, Jalaluddin