ENZIM
Pengertian enzim merupakan protein yang berfungsi sebagai biokatalisator.
sifat-sifat enzim enzim merupakan protein
enzim bekerja secara spesifik. hanya bekerja pada substrat-substrat tertentu enzim bersifat termolabil. kerja enzim dipengaruhi oleh suhu. enzim tidak aktif pada suhu rendah dan akan rusak pada suhu tinggi
enzim dapat bekerja secara bolak-balik. artinya enzim hanya mempercepat laju reaksi sampai terjadi kesetimbangan
enzim dapat bereaksi baik dengan substrat asam maupun basa enzim merupakan koloid. dengan demikian enzim dapat memperluas permukaannya sehingga aktivitasnya semakin besar
merupakan biokatalisator, enzim dalam jumlah yang sedikit sudah dapat mempercepat reaksi. enzim tidak ikut bereaksi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim
Derajat keasaman (pH)
Temperatur. Optimum pada suhu 38-40 derajat celcius
konsentrasi enzim dan substrat. semakin banyak konsentrasi enzim, semakin cepat suatu reaksi berlangsung.
Zat aktivator dan inhibitor. zat aktivator mempercepat kerja enzim. sedangkan zat inhibitor menghambat kerja enzim
1.
2.
3.
4.
Jenis-jenis inhibitor inhibitor kompetitif : memiliki struktur sama dengan substrat, jika inhibitor ini berikatan dengan sisi aktif enzim maka substrat sudah tidak dapat berikatan lagi dengan enzim
inhibitor non kompetitif: merupakan inhibitor yang menghambat kerja enzim dengan menempel pada sisi alosterik enzim. Penempelan di sisi alosterik ini mengakibatkan bentuk sisi aktif enzim berubah dan mengakibatkan substrat tidak dapat menempel pada sisi aktif.
1.
2.
ENZIM
Cara kerja enzim
non protein enzim
apoenzim (protein)
1. Gugus prostetik
Gugus prostetik dibedakan berdasarkan integrasinya yang kuat dan stabil kedalam struktur protein melalui gaya gaya kovalen atau non kovalen. Sehingga merupakan bagian terintegrasi dengan enzim.
2. Koenzim
Koenzim berfungsi sebagai pengangkut atau bahan pemindah gugus yang dapat di daur ulang dan memindahkan banyak substrat dari tempat pembentukannya ke tempat pemakaiannya. Ikatan dengan koenzim juga dapat menstabilkan substrat seperti atom hidrogen atau ion hidrida yang tidak stabil dalam lingkungan cair sel.
3. Kofaktor
Kofaktor memiliki fungsi serupa dengan gugus prostetik tetapi berikatan secara transien dan mudah terlepas dengan enzim atau substrat, misalkan ATP.
Holoenzim adalah bersatunya komponen protein dan non protein membentuk enzim yang lengkap.
terdiri dari 2 bagian
terdiri dari 3 bagian
hipotesis lock and key. enzim memiliki sisi aktif yang spesifik untuk tempat melekatnya substrat
1.
2. hipotesis induced fit. enzim dengan sisi aktif yang fleksibel, bentuk sisi aktif bisa berubah menyesuaikan substrat
Komponen penyusun enzim