• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kasus Farmakoterapi Kanker

N/A
N/A
PSPPA 06

Academic year: 2024

Membagikan "Kasus Farmakoterapi Kanker"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Kasus Farmakoterapi Kanker

Nyonya A, 50 tahun dengan kanker payudara sudah melakukan kemoterapi 4 siklus (dari 6 siklus). Obat yang diberikan cyclophosphamid, methotrexat, 5 fluorouracyl. Setelah kemoterapi, dia mengalami sakit kepala, konstipasi, sakit tenggorokan, kehilangan rasa makanan, mual, muntah, dan nyeri pada payudaranya. Nyonya A, juga mengkonsumsi pasak bumi sebagai pengobatan alternatif:

Resep yang diberikan dokter adalah sebagai berikut : R/ CMF (500,50,500 Mg/M2)

R/ dexamethason inj 5 mg 2x1 R/ ondansetron inj 8 mg 3x1 R/ omeprazole tab 2x1 R/ enzyplex tab 1x1 R/ vomceran tab 3x1 R/ Q-10 tab 1x1 R/ curcuma 3x1 R/ tramadol 3x1

PEMERIKSAAN BATAS NORMAL DATA PASIEN

AL 5 x 103 2300/mm3

RBC (Red Blood Cells) 4.2-5.4 x 106 2.5 x 106

Hb 12 – 14 g/dl 6

Trombosit 150-450 ribu 90ribu

Hematokrit 35 – 45% 30%

Alt 10 – 36 n/L 120 n/L

Ast 10 – 35 n/L 110 n/L

BUN 10-24 mg/dL 15

Albumin 3,4 - 4,8 g/dL 3,5

Pertanyaan

1. Buatlah SOAP Ny A

2. Apakah Terdapat DRP Pada Pasien Ny A

3. Bagaimana penggunaan pasak bumi sebagai alternative pengobatan Ny A 4. Bagaimana Handling Sitostatika yang akan dilakukan untuk siklus ke 5 Ny A

(2)

5. Apakah akan dilakukan premedikasi??

Referensi

Dokumen terkait

Mual dan muntah pada pasien Kanker serviks umumnya terjadi karena efek. samping pemberian kemoterapi, seperti yang ditunjukkan dalam tabel

Rasional : Menghilangkan rasa nyeri dan mempermudah kerjasama dengan intervensi terapi lain b. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan anoreksia, mual muntah Tujuan

Untuk mengatasi efek psikologi pada pasien kanker termasuk akibat mual dan muntah setelah kemoterapi diberikan psikoterapi yang salah satunya adalah dengan memberikan

Agen kemoterapi, metabolitnya, atau komponen emetik lain menyebabkan proses muntah melalui salah satu atau lebih dari reseptor tersebut (Dipiro dan Taylor , 2005). Mual dan

Sakit kepala$ kepala terasa berat waktu sujud dan rasa seperti tertelan cairan di tenggorokan juga dialami %s. %s juga merasakan mual dan rasa tidak nyaman pada perut sejak 

akibat kemoterapi terhadap 120 anak usia sekolah yang menderita Leukemia Limphoblastik Akut (LLA) dengan hasil intensitas mual muntah pada anak yang dilakukan

Sehingga fase ini sering ditandai dengan gejala-gejala tidak khas seperti demam tinggi mendadak, malaise, mual muntah tanpa mencret, nyeri otot, ikterus, sakit kepala, nyeri ulu

Anamnesa •Nyeri pada kuadran kanan atas abdomen, seperti ditusuk atau di tekan, rasa sakit akan berubah saat berubah posisi sebagai gejala iritasi diafragma •Rasa mual dan muntah