KEPRIBADIAN DALAM PERSPEKTIF
PSIKOLOGI SOSIAL
KAREN HORNEY HARRY STACK
SULLIVAN
Nama Kelompok 9
YOSEPHIRA HANNI
202030100027
JESIA RAMANDHA
202030100086
1
2
3
4
MUHAMMAD SYAMSUDIN
202030100088
DITA NATASYA H.S
202030100100
TOPIK PEMBAHASAN !
Gambaran Umum Teori Psikoanalisis Sosial Biografi Kren Horney
Pengantar Teori Psikoanalisis Sosial
Dorongan Kompulsif
Konflik Intrapsikis
Psikologi Feminim Psikoterapi
Penelitian Terkait Kritik Terhadap Horney
Konsep Kemanusiaan
Horney mengatakan bahwa seseorang melawan kecemasan dasar dengan melakukan salah satu dari tiga cara pokok dalam berhubungan dengan orang lain :
1. Dengan mendekati orang lain 2. Melawan orang lain
3. Menjauhi orang lain.
Teori ini dari Karen Horney, dibentuk berdasarkan asumsi hawa kondisi sosial dan kultural,
terutama
pengalaman masa kanak-kanak, sangat besar pengaruhnya dalam membentuk kepribadian
seseorang.
Gambaran Umum Teori
Psikoanalisis Sosial
Nama: Karen Danielsen horney
Tempat Tanggal lahir: 15 September 1885, di Eilbek, Jerman.
Ketika ia berusia 13 tahun, horney memutuskan untuk menjadi dokter, tetapi pada saat itu universitas di jerman tidak ada yang menerima seorang perempuan. Pada tahun 1906, ia memulai studi nya di university of Freiburg dan ia menjadi salah satu Wanita pertama di jerman yang belajar mengenai obat obatan.
Pada tahun 1917, ia menyelesaikan tulisan pertamanya mengenai psikoanalisis, “ The Technique Of Psychoanalitic Therapy “. Pada 1932, horney bekerja sebagai associate director di Chicago psychoanalytic institute yang baru berdiri. Horney juga pernah menetap di new York dan menjadi anggota new York psychoanalytic institute. Pada 1952, karen mendirikan karen horney clinic. Pada tahun 1950, karen mempublikasikan karyanya, neurosis and human growth. horney meninggal dunia akibat kanker pada 4 Desember 1952 di usia 65 tahun.
BIOGRAFI KAREN
HORNEY
Pengantar Teori Psikoanalisis Sosial
Tulisan horney hampir Sebagian besar berkaitan dengan masalah kejiwaan dan neurotic,
pemikiran nya dapat pula diterapkan pada kepribadian normal dan sehat. Kultur, terutama
pengalaman – pengalaman masa kanak – kanak awal, memainkan peranan penting dalam
membentuk kepribadian manusia, menjadi kepribadian neurotic atau sehat.
Horney mengkritik teori teori Freud dalam beberapa aspek :
Pertama, ia memperingatkan bahwa mengikuti sepenuhnya pandangan psikoanalisis ortodoks akan mengarah pada tidak berkembangnya pemikiran teoritis dan praktik
terapi(horney,1937).
Kedua, tidak sependapat dengan gagasan freud tentang psikologifeminin. Horney menegaskan
pandangan bahwa psikoanalisis sebaiknya menyoroti lebih sekadar teori insting dan menititkberatkan
pada pentingnya pengaruh kultur dalam membentuk kepribadian. “manusia tidak hanya diatur oleh
prinsip kesenangan saja,tetapi oleh dua prinsip, yaitu keamanan dan kepuasan “ PERBEDAAN ANTARA HORNEY & FREUD
Horney meyakini bahwa kultur modern terbentuk berdasarkan kompetisi antar- individual. Daya saing dan rasa
permusuhan dasar yang ditimbulkan oleh kultur modern menyebabkan perasaan terisolasi. Perasaan sendirian di dunia yang tidak ramah ini akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan kasih sayang, yang pada akhirnya, membuat orang menilai cinta terlalu tinggi. Sebagai akibatnya, banyak orang melihat cinta dan kasih sayang sebagai jawaban atas semua permasalahan yang mereka hadapi.
Konflik neurotic dapat muncul dari hamper semua tahapan perkembangan, tetapi masa kanak kanak adalah masa ketika sebagian besar masalah timbul.
Peristiwa peristiwa traumatis yang berbeda-beda dapat mengaruhi perkembangan anak di masa depan, tetapi horney meyakini bahwa
pengalaman pengalaman yang merusak ini hampir selalu ditimbulkan oleh kurang nya kehangatan dan kasih sayang yang tulus.
PENGARUH KULTUR PENTINGNYA PENGALAMAN MASA
KANAK-KANAK
Dorongan kompulsif
● Horney menyakini bahwa orang-orang neurotik tidak menikmati penderitaan dan ketidakbahagiaan. Mereka tidak dapat mengubah tingkah laku mereka atas kemauan mereka sendiri. Akan tetapi, mereka harus secara terus- menerus dan berulang kali menjaga diri mereka dari kecemasan dasar.
● Strategi pertahanan diri ini membuat mereka terperangkap dalam lingkaran setan dimana kebutuhan-kebutuhan kompulsif untuk mengurangi kecemasan dasar mengarah pada tingkah laku yang memupuk harga diri rendah, rasa permusuhan kepada siapapin/apapun, pencarian kekuasaan yang tidak wajar, meningkatnya perassan lebih baik dari orang lain, dan ketakutan yang terasa terus menerus, yan gsemuanya itu akan mengakibatkan kecemasan dasar yang lebih besar.
Kebutuhan neurotic ( neurotic needs )
● Kebutuhan neurotik akan kasih sayang dan penerimaan diri. Dalam pencarian akan kasih sayang dan penerimaan diri, orang-orang neurotik berusaha
dengan cara apa pun untuk menyenangka orang lain.
● Kebutuhan neurotik akan rekan yang kuat, Kurangnya rasa percaya diri membuat orang-orang neurotik berusaha mendekatkan diri mereka dengan pasangan yang lebih kuat. Dan penilaian yang terlalu tinggi terhadap cinta dan takut jika sendirian atau ditinggalkan.
● Kebutuhan neurotik untuk membatasi hidupnya dalam lingkup sempit. Orang- orang neurotik sering kali berusaha untuk tidak menonjol, berada di tempat kedua, dan merasa puas dengan stimulus yang sangat sedikit.
● Kebutuhan neurotik untuk memanfaatkan orang lain. Orang-orang neurotik sering kali menilai orang lain berdasarkan bagaimana orang-orang tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan mereka. Tetapi pada saat yang sama, mereka takut dimanfaatkan oleh orang lain.
Kebutuhan neurotic ( neurotic needs )
● Kebutuhan neurotik akan kekuasaan. Kebutuhan akan kekuasaan biasanya dibarengi dengan adanya kebutuhan akan penghargaan sosial dan
kepemilikan yang menjelma dalam bentuk kebutuhan untuk mengatur orang lain dan menghindari perasaan lemah
● Kebutuhan neurotik akan penghargaan sosial atau gengsi. Beberapa orang melawan kecemasan dasar dengan berusaha menjadi orang pertama, orang paling penting, atau menarik perhatian orang lain agar tertuju pada dirinya.
● Kebutuhan neurotik akan kekaguman pribadi. Orang-orang neurotik
mempunyai kebutuhan untuk dikagumi atas diri mereka daripada atas apa yang mereka miliki.
● Kebutuhan neurotik akan kemandirian dan kebebasan. Banyak orang neurotik yang memiliki kebutuhan yang kuat untuk menjauh dari orang lain, yang
membuktikan bahwa mereka bisa bertahan hidup tanpa orang lain.
Kebutuhan neurotic ( neurotic needs )
Kebutuhan neurotik akan ambisi dan pencapaian pribadi. Orang-orang neurotik sering kali mempunyai dorongan kuat untuk menjadi yang terbaik
Kebutuhan neurotik akan kesempurnaan dan ketidakmungkinan untuk salah.
Dengan berusaha semaksimal mungkin untuk sempurna. Mereka takut membuat kesalahan dan mempunyai kelemahan pribadi, sehingga mereka selalu berusaha untuk menyembunyikan kelemahan mereka dari orang lain.
Gejala kejiwaan yang terjadi akibat kecenderungan neurotik yang disebabkan seringnya mengalami kecemasan dasar, dan hal tersebut merupakan akibat
dari hubungan masa kecil seseorang dengan orang lain.
Diri nyata
(pandangan subyektif realitas diri. Hal
tersebut mencakup kekuatan, kebahagiaan, potensi untuk berkembang, kemauan,
kemampuan khusus)
Diri actual
(kenyataan diri obyektif diri seseorang.
Mental maupun Fisik yang apa adanya tanpa mendapat pengaruh persepsi orang lain).
Diri rendah
(konsep yang tidak benar mengenai kemampuan diri, kemenarikan dan keberhargaan diri, yang dihasilkan oleh penilaian orang lain yang dipercayainya, khususnya orang tua)
Diri ideal
(pandangan subyektif akan diri yang
seharusnya. Suatu tindakan untuk menjadi sempurna dalam bentuk khayalan dan merupakan kompensasi atas rasa tak mampu dan tidak dicintai)
KONFLIK INTRAPSIKIS
Ada 4 gambaran diri menurut Horney:
6 Cara Horney Mengekspresikan Kebencian Diri:
1) Menuntut diri sendiri yang tidak akan pernah berhenti meskipun telah mencapai kesuksesan.
2) Dakwaan terhadap diri sendiri yang kejam 3) Penghinaan terhadap diri sendiri
4) Frustasi diri
5) Penyiksaan diri/penganiayaan diri
6) Tindakan dan dorongan menghancurkan diri
Psikologi feminim adalah pendekatan psikologi yang menganalisis pengaruh ketidaksetaraan dalam relasi gender. Tujuannya untuk memahami individu dalam aspek sosial dan politik yang lebih besar dalam masyarakat.
Horney menentang keras konsep dari Freud tentang “penis envy” karena merasa pandangan tersebut sangat merendahkan
wanita. Alih-alih setuju dengan konsep penis envy, Horney mengajukan konsep “womb envy” di mana ia percaya bahwa pria justru mengalami perasaan iri karena mereka tidak bisa mengandung dan melahirkan.
PSIKOLOGI FEMINIM
PSIKOTERAPI
Tujuan Horney yaitu membantu klien secara bertahap berkembang ke arah realisasi diri, berhenti dari fantasi diri ideal, melepaskan pencarian kemasyhuran neurotic dan mengubah benci diri menjadi menerima diri-nyata.
3 tugas utama menurut Horney yang dihadapi siapa pun yang terlibat dalam psikoanalisis profesional maupun analisis diri:
1. Mengekspresikan selengkap dan sejujur mungkin.
2. Menyadari daya-daya penggerak bawah sadarnya dan pengaruh-pengaruhnya bagi hidupnya.
3. Mengembangkan kapasitasnya untuk mengubah sikap-sikap yang sudah mengganggu hubungannya dengan diri sendiri dan dunia sekitarnya
1) Pengukuran Kepatuhan : Altruisme ( keinginan untuk membantu oranglain ), kebutuhan akan hubungan ( keinginan untuk menjalin hubungan), dan merendahkan diri ( penyisihan keinginan diri sendiri demi oranglain ).
2) Pengukuran Agresi : Kedengkian ( Pandangan kedengkian atas motivasi oranglain ), Kuasa ( keinginan untuk berkuasa ), dan kekuatan ( keberanian dan kegigihan ).
3) Pengukuran Pelepasan : Kebutuhan akan kesendirian ( preferensi untuk menyendiri ), penghindaran ( resistansi terhadap interaksi secara personal ), dan Kecukupan diri ( kenyamanan hidup mandiri dan bebas dari keluarga atau teman ).
Pada hakikatnya penelitian Coolidge dan rekan-rekannya terhadap HCTI secara
tegas menunjukkan bahwa teori Horney memberikan sebagian cara dalam
memahami tiga aspek penting dari kepribadian normal dan yang terganggu.
Penelitian Terkait
Mengembangkan dan memberlakukan pengukuran baru dari kecenderungan Neurotik Horney.
Penelitian berdasarkan tiga kecenderungan neurotik Karen Horney, mengembangkan dan menguji sifat psikometrik dari alat yang disebut Horney-CoolidgeTridimensional Inventory, atau
HCTI. HCTI mengukur dimensi kepribadian Horney tepat sesuai teorinya, mengidentifikasi kepatuhan ( Untuk ), Agresi ( Menentang ), dan Pelepasan ( Menjauh ) sebagai dimensi utama,
dan tiga aspek untuk setiap dimensi tersebut (Coolidge dkk.,2001).
Mungkinkah Neurotisme merupakan hal yang baik ?
Beberapa penelitian terbaru telah mulai menginvestigasi kondisi- kondisi ketika neurotisme mungkin tidak sepenuhnya negatif, dan ironisnya mungkin memiliki beberapa manfaat.
Ada beberapa kasus ketika
neurotisme merupakan sesuatu yang baik, terutama untuk mendeteksi ancaman.
Secara umum mungkin menjadi neurotik dan terus menerus terobsesi dengan menjauhi hasil-hasil negatif, bukanlah sebuah hal yang positif.
Namun kemampuan kita untuk mengontrol kepribadian kita sangatlah terbatas.
Kekuatan teori Horney adalah pada gambarannya yang jelas tentang kepribadian neurotik.
Penjelasannya yang sangat komprehensif tentang kepribadian neurotik memberikan ide –ide yang sangat baik untuk memahami orang-orang yang kurang sehat secara mental. Gagasannya mengenai kepribadian normal atau sehat sangatlah umum dan tidak dijelaskan dengan baik.
Pemikiran dari teori tidak dengan mudah menghasilkan hipotesis yang bisa diteliti, dan oleh karena itu teori tersebut kurang dalam hal verifiability ( kemungkinan bahwa sebuah gagasan dapat diverifikasi ) dan falsifiability. Teori horney dianggap lebih berhasil dalam fungsinya sebagai panduan pemecahan masalah.
Kritik terhadap Horney
Konsep kemanusiaan
Menurut Horney, perbedaan utama antara orang yang sehat dan orang yang neurotik adalah pada tingkat kompulsivitas yang masing-masing bergerak, mendekati, atau menjauhi oranglain. Ciri-ciri kompulsif dari kecenderungan neurotik menegaskan bahwa konsep kemanusiaan Horney menganut
konsep deterministik ( bahwa orang tidak dapat dengan bebas memilih apa yang mereka inginkan karena hal ini telah ditentukan oleh masa lalu, lingkungan, atau hal lain yang tidak dapat mereka kontrol). Akan tetapi seseorang yang sehat mempunyai kebebasan untuk memilih. Bahkan individu neurotik melalui psikoterapi dan kerja keras dapat memperoleh kontrol atas konflik-konflik intrapsikis
mereka.
Konsep kepribadian horney sangat menitikberatkan pada pengaruh-pengaruh sosial dibandingkan dengan pengaruh-pengaruh biologis. Teori horney lebih menyoroti neurosis. Oleh karena itu, teorinya cenderung menyoroti persamaan antar manusia dibandingkan keunikan yang dimiliki setiap manusia.
TOPIK PEMBAHASAN
Biografi Harry Stack Sulivan
Latar Belakang
(Dimensi Umum Kepribadian)
Pandangan Dasar Tentang Kepribadian / Prinsip-Prinsip Dasar
Struktur Kepribadian
Proses kognitif
Dinamika kepribadian
Perkembangan kepribadian Kritik terhadap Teori Kepribadian
Sullivan
Biografi Harry Stack Sulivan
Harry Stack Sullivan dilahirkan pada 21 Februari 1892 di Norwich, New York. Anak Timothy Sullivan dan Ella Stack Sullivan , dilahirkan dalam sebuah keluarga dengan sedikit sumber asal kepercayaan Katolik dari Irlandia.
Hubungannya dengan ibu bapanya nampaknya tidak dapat dipercaya, tidak mempunyai hubungan rapat
dengan bapanya dan menerima kasih sayang sedikit dari ibunya.
Pada tahun 1921 ia akan mula bekerja di Saint Elizabeth's Hospital di Washington, di mana dia akan bertemu dengan neuropsychiatrist William Alanson White dan akan bekerja untuk kali pertama dengan orang-orang skizofrenia.
Bersama beliau, Sullivan akan bekerja untuk
menyesuaikan psikoanalisis kepada penduduk psikotik, terutamanya dalam kes skizofrenia .
Latar Belakang (Dimensi Umum Kepribadian)
Harry Stack Sulivan adalah pencipta segi pandangan baru yang
dikenal dengan nama interpersonal theory of psychiatry. Ajaran pokok
teori ini dalam hubungannya dengan teori kepribadian ialah
bahwa kepribadian adalah “pola yang relative menetap dari
situasi-situasi antarpribadi yang berulang yang menjadi cirri kehiupan manusia”
(1953, hlm 111).
Kepribadian merupakan suatu entitas hipotesis yang tidak dapat dipisahkan dari situasi-situasi antarpribadi, dan tingkah laku antarpribadi merupakan satu-satunya segi yang dapat diamati
sebagai kepribadian.
Teori Interpersonal Sullivan menekankan pentingnya beragam tahap perkembangan masa bayi, masa kanak-kanak, masa anak muda, masa praremaja, masa remaja awal, masa remaja akhir, dan masa
dewasa. Menurut Sullivan, tahap perkembangan kepribadian yang paling krusial pada masa praremaja, sebuah periode ketika anak- anak pertama kali memiliki kemampuan untuk menjalin persahabatan yang intim dan belum sepenuhnya terganggungu oleh ketertarikakan-
ketertarikan hawa nafsu.
Pandangan Dasar Tentang Kepribadian / Prinsip-Prinsip Dasar
● Sullivan mengemukakan suatu pandangan yang lebih bersifat psikologi-sosial tentang perkembangan kepribadian yaitu suatu pandangan dimana pengaruh- pengaruh yang unik dari hubungan-hubungan manusia diberi peran yang semestinya, yang menempatkan faktor sosial menentukan perkembangan psikologis. salah satu ciri dari kepribadian yang sehat adalah kemampuannya untuk menjalin hubungan antar pribadi. Ciri lainnya yaitu kemampuan untuk mengadakan personifikasi diri secara tepat yang dibangun atas dasar relasi- relasi antar pribadi.
● Kepribadian adalah sebuah pola atau model yang relatif menetap pada suatu situasi-situasi yang berluang. Kepribadian merupakan konstuk yang hanya dapat diamati dalam konteks tingkah laku interpersonal. Interaksi sosial adalah ciri khas dari manusia dalam membentuk kepribadian, dengan interaksi akan dapat melihat habituasi.
Struktur Kepribadian
Dinamisme
Dinamisme merupakan pola tingkah laku yang menetap dan berulang, maka dinamisme
kira-kira sama dengan kebiasaan.
Sistem diri ( self system )
Sistem self merupakan bagian dinamisme paling kompleks. Suatu pola tingkah laku yang konsisten yang mempertahankan keamanan
interpersonal dengan menghindari atau mengecilkan kecemasan.
Personifikasi
Personifikasi adalah perasaan, sikap, dan konsepsi kompleks yang timbul karena mengalami kepuasan kebutuhan atau kecemasan.
Proses kognitif
Pengalaman terjadi dalam tiga cara yaitu:
● Prototaksis adalah rangkaian pengalaman yang terpisah-pisah yang dialami pada masa bayi, dimana arus kesadaran (penginderaan, bayangan, dan
perasaan) mengalir kedalam jiwa tanpa pengertian “sebelum” dan “sesudah”.
● Parataksik meliputi hubungan kausal antara peristiwa-peristiwa yang terjadi kira-kira pada saat yang sama tetapi yang tidak berhubungan secara logis.
● Sintaksis yang merupakan aktivitas lambang yang diterima bersama,
terutama aktivitas lambang yang bersifat verbal. Lambang yang disepakati bersama adalah sesuatu yang telah disepakati oleh sekelompok orang karena memiliki arti baku.
Dinamika kepribadian
Tegangan Tegangan adalah
potensi
untuk brtingkah laku yang
disadari atau tidak disadari.
Kebutuhan (needs) &
Kecemasan (Anxiety).
Transformasi energi Transformasi energy
adalah tegangan yang ditransformasikan
menjadi
tingkahlaku, baik tingkahlaku
terbuka maupun tertutup.
Sullivan memandang kehidupan manusia sebagai system energi, dimana perhatian utamanya adalah bagaimana menghilangkan
tegangan yang ditimbulkan oleh keinginan dan kecemasan.
Perkembangan kepribadian
Tahapan Usia Pribadi lain yang
Signifikan Proses Antarpribadi Pembelajaran yang Penting
Masa bayi 0-2 Pengasuh Kelembutan
Ibu-baik/ibu- jahat,aku-baik/aku-
jahat Masa kanak-
kanak 2-6 Orang tua Melindungi rasa
aman lewat bermain Bahasa sintaksis Masa anak
muda 6-8 ½
Teman bermain yang setara
statusnya
Orientasi menuju kehidupan didunia
teman-teman sebaya
Kompetisi, kompromi, dan kerjasama
Masa Pra- remaja
8 ½ -
13 Satu sahabat Keintiman
Afeksi dan penghargaan dari rekan-rekan sebaya
Masa Remaja-
awal
13-15 Beberapa sahabat
Keintiman dan nafsu terhadap
orang-orang yang berbeda-
beda
Keseimbangan antara nafsu,
keintiman, operasi aman, dan operasi rasa Masa
Remaja- Akhir
15- Kekasih
Penyatuan keintiman dan
nafsu
Penemuan diri dan dunia di
luar diri
Kritik terhadap Teori Kepribadian Sullivan
● Teori Sullivan cukup komprehensif, namun di kalangan ahli psikologi tidak sepopuler teori Freud, Jung, Adler, dan Erikson. Hal baru yang menjadi
kekuatan teorinya adalah memakai interrelasi atau hubungan interpersonal sebagai fokus analisis kepribadian. Secara umum, teorinya mudah dicerna oleh pemerhati, dan mudah dipraktekkan tanpa resiko kesalahan yang tak terduga. Teorri Sullivan tidak dikembangkan berdasarkan data keras, dan tidak banyak pakar yang mencoba meneliti memakai kerangka teori ini. Padahal sesungguhnya teori ini mempunyai peluang yang luas untuk diuji karena konsep-konsepnya banyak yang bersifat teramati, dan hanya sedikit yang mengupas dunia batin yang abstrak.