EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF NARASI SISWA
KELAS X SMA NEGERI 1 KUBUNG KABUPATEN SOLOK
ARTIKEL ILMIAH
RAHMA FAUZATI NPM 10080340
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) PGRI SUMATERA BARAT PADANG
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Swt. yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan artikel ilmiah yang berjudul “Efektivitas Penggunaan Gambar Berseri Terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Narasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok”. Penulisan artikel ilmiah ini dilakukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar sarjana pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumatera Barat.
Dalam penyelesaian artikel ilmiah ini penulis banyak mendapatkan bimbingan, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Peneliti mengucapkan terima kasih kepada:
1. Dr. Abdurrahman, M.Pd. sebagai pembimbing I, dan Aruna Laila, S.S., M.Pd. sebagai pembimbing II yang telah membimbing penulis dan memberikan kritik serta saran dalam menyelesaikan skripsi ini.
2. Iswadi Bahardur, M.Pd. sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
3. Dra. Indriani Nisja, M.Pd. sebagai Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
4. Dosen-dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa artikel ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan.
Untuk itu, kritik dan saran berbagai pihak sangat diperlukan. Atas kritik dan saran penulis ucapkan terima kasih.
Padang, Oktober 2014
Penulis
EFFECTIVENESS OF THE USE OF IMAGES BEAMED THE ABILITY TO WRITE NARRATIVE PARAGRAPH STUDENT
STATE CLASS X SMA 1 KUBUNG DISTRICT SOLOK
by
Rahma Fauzati
1, Abdurahman
2, Aruna Laila.
31)
Students STKIP PGRI Sumatera Barat
2) 3) Lecturer Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat
ABSTRACT
This study aims to; The first describes the ability to write a narrative paragraph expository class X SMA Negeri 1 Solok district Kubung without using images beamed, the second describes the ability to write a narrative paragraph expository class X SMA Negeri 1 Kubung Solok district by using the media beamed images, the third describes the effectiveness of the use of images beamed to the the ability to write a narrative paragraph expository class X SMA Negeri 1 Kubung district Solok. Judging from the students' ability to write a narrative paragraph expository seen from indicators of expanding knowledge, convey information chronologically, reasoning, language and informative. The research is a quantitative study with experimental method. samples in this study were 30, were taken by purposive sampling technique. The data of this study is the ability to write scores paragraph expository narrative class X SMA Negeri 1 Kubung district Solok before and after use radiant image. Based on the research results, it was concluded the following three points. First, the ability to write expository narrative paragraph by using the media beamed images tenth grade students of SMA Negeri 1 Kubung district Solok is on the qualification Good (B) with an average value of 81.67. Second, the ability to write expository narrative paragraph by using media images beamed class X SMA Negeri 1 Kubung district Solok was the qualification More than Enough (LDC) with an average value of 66.25.
Third, based on the t-test results, we can conclude that H0 is rejected and H1 is accepted. This is due t count> t table. This means there is a significant effect of the treatment applied to the sample.
Keywords: effect, radiant image, expository narration.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF NARASI SISWA
KELAS X SMA NEGERI 1 KUBUNG KABUPATEN SOLOK
Oleh
Rahma Fauzati
1, Abdurahman
2, Aruna Laila.
31) Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat
2) 3) Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk; pertama mendeskripsikan kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri, kedua mendeskripsikan kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan media gambar berseri, ketiga mendeskripsikan efektivitas penggunan gambar berseri terhadap kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok . Ditinjau dari kemampuan siswa menulis paragraf narasi ekspositoris dilihat dari indikator memperluas pengetahuan, menyampaikan informasi secara kronologis, penalaran, dan bahasa informatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. sampel pada penelitian ini berjumlah 30 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Data penelitian ini adalah skor kemapuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok sebelum dan sesudah menggunakan gambar berseri. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan tiga hal berikut. Pertama, kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris dengan menggunakan media gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok berada pada kualifikasi Baik (B) dengan nilai rata-rata 81,67. Kedua, kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris dengan menggunakan media gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC) dengan nilai rata-rata 66,25. Ketiga, berdasarkan hasil uji-t, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini disebabkan thitung > ttabel. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari perlakuan yang diterapkan kepada sampel penelitian.
Kata kunci: pengaruh, gambar berseri, narasi ekspositoris.
A. PENDAHULUAN
Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah mencakup empat aspek kemampuan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keempat kemampuan berbahasa itu saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Dari kempat aspek tersebut kemampuan menulis merupakan kemampuan yang perlu dilatih dengan intensif kepada siswa dibandingkan dengan kemampuan lainnya, karena siswa menganggap kemampuan menulis merupakan hal yang sulit.
Dalam Standar Isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMA mata pelajaran bahasa Indonesia salah satu Standar Kompetensi (SK) 4 yaitu, mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif). Kompetensi dasar dari standar kompetensi yaitu, KD 4.1 menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif.
Berdasarkan hasil wawancara dengan salah seorang guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok. Didapatkan informasi bahwa kemampuan menulis paragraf narasi siswa masih kurang, terutama dalam menulis paragraf narasi ekspositoris. Paragraf narasi ekspositoris yang ditulis siswa masih banyak yang belum memenuhi kriteria penilaian.
Kriteria penilaian tersebut meliputi, memperluas pengetahuan, menyampaikan informasi secara kronologis, penalaran dan bahasa informatif. Hal tersebut disebabkan karena, (1) siswa kesulitan mengungkapkan pendapatnya ke dalam sebuah bentuk tulisan, (2) siswa kesulitan dalam membedakan jenis-jenis paragraf narasi, siswa tidak memahami perbedaan yang mendasar dari setiap paragraf. Siswa tidak paham dan tidak bertanya kepada guru tentang apa yang tidak dipahami, sehingga tidak bisa membedakan jenis-jenis paragaraf narasi, (3) kemampuan menulis siswa masih kurang terampil, disebabkan karena siswa malas berlatih menulis, sehingga siswa menganggap menulis merupakan kemampuan yang sulit.
Selanjutnya, berdasarkan hasil wawancara penulis dengan beberapa siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok terdapat beberapa permasalahan dalam kemampuan menulis paragraf narasi yaitu; (1) media yang digunakan tidak bervariasi sehingga siswa kesulitan dalam menulis, (2) kegiatan menulis yang membosankan, (3) pembelajaran menulis yang sering diterapkan pada siswa sekedar teori saja dan selalu terfokus di dalam kelas, dan (4) metode yang digunakan guru dalam pembelajaran hanya metode ceramah.
Dalam penelitian ini, cara yang dilakukan untuk pemecahan masalah tersebut adalah dengan memberikan media pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa, yaitu dengan menggunakan media gambar berseri. Media gambar berseri merupakan salah satu media yang dapat diterapkan dalam menulis paragraf narasi. Berdasarkan permasalahan di atas perlu dilakukan penelitian yang berjudul “efektivitas penggunaan gambar berseri terhadap kemampuan menulis paragraf narasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok”. Penggunaan media gambar berseri ini sebagai alternatif pembelajaran menulis paragraf narasi sehingga siswa akan lebih tertarik untuk menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan dan diharapkan dapat mengurangi kejenuhan siswa dalam pembelajaran menulis serta kemampuan menulis paragraf narasi akan lebih baik.
Semi (2003:5), menyatakan bahwa merupakan suatu upaya memindahkan bahasa ke dalam tulisan menggunakan lambang-lambang grafen. Selanjutnya ditegaskan Suparno (2007:13), menulis adalah suatu kegiatan penyampaian pesan (komunikasi) dengan menggunakan bahasa tulis sebagai alat atau medianya. Tulisan adalah sebuah simbol atau lambang bahasa yang dapat dilihat dan disepakati pemakaiannya.
Keraf (2007:136) mengatakan bahwa karangan narasi merupakan suatu bentuk wacana yang sasarannya adalah tindak tanduk yang dijalin dan dirangkai menjadi sebuah peristiwa yang terjadi dalam suatu kesatuan waktu. Hal tersebut dapat juga dirumuskan dengan cara lain, narasi adalah salah satu bentuk wacana yang berusaha menjelaskan sejelas-jelasnya kepada pembaca suatu peristiwa yang terjadi.
Semi (2003:44) membagi karangan narasi menjadi dua jenis yaitu narasi
Menjadi dua jenis yaitu narasi informatif dan narasi artistik atau literer. Narasi informatif sering pula disebut narasi ekspositoris pada dasarnya berkecendrungan sebagai bentuk eksposisi yang menginformasikan peristiwa dengan bahasa yang lugas dan konfliknya tidak terlalu terlihat.
Narasi artistik atau literer adalah narasi yang sesungguhnya murni sebagai tulisan narasi. Narasi
jenis ini umumnya berupa cerita pendek atau novel. Dengan demikian, jika dikaitkan dengan konsep narasi yang diungkapkan oleh keraf, maka jenis narasi artistik atau literer sama dengan narasi sugestif.
Keraf (2007:136) mengatakan bahwa narasi ekspositoris bertujuan meggungah pikiran pembaca untuk mengetahui apa yang dikisahkan. Sasaran utamanya adalah rasio, yaitu berupa perluasan pengetahuan pembaca sesudah membaca kisah tersebut. Narasi ekspositoris mempersoalkan tahap-tahap kejadian. Runtun kejadian atau peristiwa yang disajikan dimaksudkan untuk menyampaikan informasi untuk memperluas pengetahuan pembaca.
Menurut Anitah (2008:7) media gambar dapat berupa gambar berseri maupun lepas.
Gambar berseri merupakan sejumlah gambar yang menggambarkan suasana yang sedang diberitakan dan menunjukkan adanya kesinambungan antara gambar satu dengan yang lainnya, sedangkan gambar lepas merupakan gambar yang menunjukkan situasi ataupun tokoh dalam cerita yang dipilih untuk menggambarkan situasi-situasi tertentu, antara gambar yang satu dengan gambar yang lain tidak menunjukkan keseimbangan.
B. METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen (pre-post eskperiment). Dalam desain ini, penelitian dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen (Arikunto, 2002:78). Tes kemampuan menulis narasi sebelum diberi perlakuan dengan mnggunakan media gambar berseri dalan menulis paragraf narsi disebut pretest. Tes kemampuan menulis paragraf narasi setelah diberi perlakuan dengan menggunakan media gambar berseri disebut posttes.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Kubung yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014 yang tersebar dalam sembilan kelas dengan jumlah siswa 260.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Menurut Arikunto (2002:117), teknik purposive sampling adalah cara pengambilan bukan didasarkan atas strata, random, atau daerah, tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu serta memenuhi beberapa syarat, yaitu didasarkan atas ciri-ciri pokok populasi, subjek yang diambil paling banyak mengandung ciri-ciri populasi, dan dilakukan studi pendahuluan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X.1 Alasan ditetapkannya sampel kelas X. 1 yang berjumlah 30 orang sebagai sampel penelitian adalah (1) kelas X. 1 merupakan kelas yang nilai rata-ratanya tertinggi dari kelas yang lainnya, (2) peneliti tidak bisa meneliti seluruh kelas X, dan (3) sudah melalui pertimbangan dengan guru bahasa Indonesia SMA N 1 Kubung bahwa kelas X. 1 bisa mewakili kelas-kelas lain, serta sudah dapat memberikan gambaran terhadap maksud penelitian yang dilakukan.
Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes unjuk kerja, yaitu tes menulis karangan narasi ekspositoris. Sebelum tes diberikan pada sampel penelitian, Sebelum tes diujikan terlebih dahulu diuji validitas isinya. Teknik pengumpulan data sebagai berikut. Pertama, guru memberikan tes awal (pretest) menulis paragraf narasi ekspositoris kepada siswa. Kedua, hasil tes siswa dikumpul kemudian diperiksa dan diberi skor sesuai indikator yang telah ditetapkan, yaitu memperluas pengetahuan, menyampaikan informasi secara kronologis, penalaran, bahasa informatif. Ketiga, siswa diberikan pembelajaran menulis paragraf narasi.
Dalam proses pembelajaran siswa diberikan perlakuan dengan menggunakan media gambar berseri. Keempat, siswa mengerjakan tes akhir (posttest) menulis paragraf narasi ekpositoris.
Kelima, mengumpulkan hasil tes menulis paragraf narasi ekspositoris siswa. Keenam, hasil tes tersebut diperiksa sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan, yaitu memperluas pengetahuan, menyampaikan informasi secara kronologis, penalaran, dan bahasa informatif.
Langkah-langkah penganalisisan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, mengoreksi hasil tulisan siswa sesuai dengan aspek yang di nilai. Tulisan siswa dikoreksi sesuai dengan format penilaian menulis karangan narasi dengan menggunakan media gambar berseri dan tanpa media gambar berseri, Kedua, memberi skor terhadap karangan narasi siswa berdasarkan aspek yang dinilai. Ketiga, mengolah skor menjadi nilai dengan menggunakan rumus presentase, Keempat, menafsirkan hasil menulis karangan narasi tanpa menggunakan media gambar berseri dan menggunakan media gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok berdasarkan nilai rata-rata, Kelima, mengklasifikasikan nilai menulis karangan
narasi siswa dengan menggunakan media gambar berseri dan tanpa menggunakan media gambar berseri berdasarkan tabel konversi skala 10, Keenam pengujian persyaratan analisis, dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas, Ketujuh, melakukan uji hipotesis, Kedelapan, membuat histogram hasil menulis paragraf narasi tanpa media gambar berseri dan menggunakan media gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok, Kesembilan, menganalisis dan membahas data penelitian.
C. HASIL dan PEMBAHASAN
Pada bab ini dikemukakan hasil penelitian tentang kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan gambar berseri ditinjau dari aspek, (1) memperluas pengetahuan, (2) menyampaikan informasi secara kronologis, (3) penalaran, (4) bahasa informatif.
1. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok sebelum menggunakan gambar berseri.
Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata hitung kemampuan menulis pargraf narasi ekspositoris sebelum menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok sebagai berikut:
M = ∑
Fx N= 1983,35
30 M = 66,11
Dari rata-rata hitung tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis paragrag narasi ekspositoris sebelum menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC).
a. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator I (memperlua pengetahuan)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator I (memperluas pengetahuan) adalah 71,11 berada pada kualifikasi lebih dari cukup (LdC).
b. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator II (menyampaikan informasi secara kronologis)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator II (menyampaikan informasi secara kronologis) adalah 66,11 berada pada kualifikasi Cukup (C).
c. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator II (menyampaikan informasi secara kronologis)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator III (penalaran) adalah 91,11 berada pada kualifikasi baik sekali (BS).
d. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator IV (bahasa informatif)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator IV (bahasa informatif) 38,89 berada pada kualifikasi kurang (K).
2. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan gambar berseri.
Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata hitung kemampuan menulis pargraf narasi ekspositoris sesudah menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok adalah sebagai berikut:
M = ∑
FxN M = 2450
30 M = 81,67
Dari rata-rata hitung tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis paragrag narasi ekspositoris sebelum menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok berada pada kualifikasi Baik (B).
a. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan gambar berseri untuk indikator I (memperlua pengetahuan)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator I (memperluas pengetahuan) adalah 92,78 berada pada kualifikasi lebih dari Baik Sekali (BS).
b. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan gambar berseri untuk indikator II (menyampaikan informasi secara kronologis)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator II (menyampaikan informasi secara kronologis) adalah 85,00 berada pada kualifikasi Baik (B).
c. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan gambar berseri untuk indikator III (penalaran)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator III (penalaran) adalah 100 berada pada kualifikasi Sempurna (S).
d. Kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan gambar berseri untuk indikator IV (Bahasa Informatif)
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rata-rata hitung kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok tanpa menggunakan gambar berseri untuk indikator IV(bahasa informatif) adalah 49,99 berada pada kualifikasi hampir cukup (HC).
3. Pengaruh Gambar Berseri terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Narasi Ekspositoris Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok
Berdasarkan hasil uji -t , diperoleh th yakni 3,12, sedangkan tt yaitu 1,68 pada taraf nyata dengan = 0,05 dan dk 42, Dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menunjukkan H1 diterima karena th > tt. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh th yakni 3,12, sedangkan tt yaitu 1,68 pada taraf nyata dengan = 0,05 dan dk 42. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menunjukkan H1 diterima karena th > tt,. Dengan kata lain, penggunaan gambar berseri berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok. Hal tersebut juga terlihat dari rata-rata kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa dengan menggunakan gambar berseri lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa menggunakan gambar berseri (81,67 >66,25).
Perbandingan Kemampuan Menulis Paragraf Narasi Ekspositoris Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok
Menggunakan Gambar Berseri dan tanpa Menggunakan Gambar Berseri
No. Kelas N ∑X ∑X2 Rata-rata
1 30 2450,00 203992.8 81,66
2 30 1987,49 135502.0 66,25
D. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada Bab IV, disimpulkan tiga hal berikut.
Pertama, kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris dengan menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok berada pada kualifikasi Baik dengan nilai rata-rata 81,67. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok untuk mata pelajaran bahasa Indonesia adalah 75. Jika KKM tersebut dibandingkan dangan rata-rata kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris dengan menggunakan gambar berseri dan tanpa menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok, disimpulkan bahwa siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok sudah mencapai KKM.
Kedua, kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris tanpa menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC) dengan nilai rata-rata 66,25. Jika niai rata-rata tersebut dibandingkan dangan KKM, disimpulkan bahwa kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris dengan tanpa menggunakan gambar berseri siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok belum memenuhi KKM.
Ketiga, berdasarkan hasil uji-t, disimpulkan bahwa terdapat efektifitas yang signifikan terhadap penggunaan gambar berseri dalam pembelajaran kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok karena nilai thitung > ttabel. Jadi, disimpulkan bahwa kemampuan menulis paragraf narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok dengan menggunakan gambar berseri lebih baik daripada tanpa menggunakan gambar berseri. Hal tersebut juga terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran yang menunjukan suasana yang menyenangkan, tidak monoton, dan siswa aktif dan kreatif dalam pembelajaran.
E. SARAN
Berdasarkan simpulan di atas, diajukan tiga saran berikut. Pertama, disarankan kepada guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok untuk lebih memvariasikan model pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran kemampuan menulis paragraf
narasi ekspositoris. Hal ini disebabkan model pembelajaran sangat berperan penting untuk mewujudkan tujuan pembelajaran. Kedua, disarankan kepada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok untuk lebih banyak berlatih menulis baik di sekolah maupun di luar sekolah, agar kemampuan dalam menulis terutama menulis paragraf narasi ekspositoris dapat dikuasai dengan baik. Ketiga, bagi penelitian lain, sebagai masukan dan perbandingan dalam melakukan penelitian yang berkaitan dengan masalah ini.
F. KEPUSTAKAAN
Anitah, Sri. 2008. “Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia”. Jakarta: Erlangga.
Arikunto, Suharsimi, dkk. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: BumiAksara.
Keraf, Gorys. 2007. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Semi, M Atar. 2003. Menulis Efektif. Padang: Angkasa Raya.