Kelimpahan Unsur
di Alam X I I M I P A 4
K e l o m p o k
3
Kelompo k
Agxirily 3
Intan
Sheli a
Tasya
Apa itu unsur kimia?
Unsur kimia adalah zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil atau tidak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia.
Unsur-unsur di alam lebih banyak berupa senyawa dibandingkan dalam keadaan bebas sesuai bentuk unsurnya. Sekitar 90 jenis unsur yang terdapat di alam, sedangkan sisanya merupakan unsur buatan seperti plutonium dan amerisium.
Beberapa unsur logam dapat ditemukan dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawa seperti emas, perak, platina, dan tembaga.
Kelimpahan unsur di
alam
Unsur non-logam juga ada yang dalam keadaan bebas dan dalam bentuk senyawa seperti oksigen, belerang, nitrogen, dan karbon. Unsur atau senyawa yang banyak terdapat dalam bahan-bahan alam disebut mineral.
Mineral diolah untuk diambil unsurnya, sehingga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mineral yang digunakan sebagai sumber komersial disebut bijih.
Kelimpahan unsur di
alam
Tabel Kelimpahan Unsur di
Alam
Kelimpahan
Alumunium (Al)
• Alumunium merupakan unsur logam yang paling banyak terletak di kerak bumi.• Kelimpahannya menempati urutan ke-3 setelah O2 dan Si.
• Al ditemukan dalam batuan alumunium silikat (senyawa yang tersusun atas unsur Al, O, dan Si), bijih bauksit(Al2O3, 2H2O), dan kriolit(Na3Alf6)
Alumunium pertama kali diisolasi pada 1825 oleh ilmuwan Denmark. Hans Oersted (1777- 1851), adapun alumunium murni dimurnikan pertama kali oleh Friedrich Wohler pada 1927 dengan cara mencampurkan alumunium klorida dengan kalium.
Kelimpahan Silikon (Si)
• Di alam, silikon dapat berada dalam bentuk silika(SiO2) atau pasir kuarsa(SiO2) dan aluminosilikat.
• Silikon dapat diperoleh dengan cara mereduksi SiO2 pada suhu tinggi menggunakan pereduksi karbon
SiO
2(s)+ 2 C
(S) dipanaskan menjadiSi
(s)+ 2CO
(g)• Silikon yang diperoleh dari proses ini belum murni, pemurnian dapat dilakukan dengan klorin, yaitu:
Si
(s)+ 2Cl
2(g)-> SiCl
4(g)• Senyawa tersebut direduksi dengan hidrogen pada suhu tinggi sehingga diperoleh silikon murni :
SiCl
4(g)+2H
2(g)-> Si
(s)+ 4HCl
(g)Kelimpahan Besi (Fe)
• Besi merupakan unsur ke-4 yang paling banyak terdapat di bumi.
• Bijih utama unsur logam besi terdapat dalam mineral hematite (Fe2O3), Magnetit (Fe3O4), Limonit (FeO(OH)), dan Siderit (FeCO3).
Di Indonesia bijih-bijih besi ini banyak terdapat di Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah dan Pulau Jawa.
Kelimpahan
Kromium (Cr)
Kromium ditemukan di alam dalam bentuk mineral kromit (FeCr
2O
4)
Di Indonesia mineral ini terdapat di
Sulawesi Tengah.
Kelimpahan
Tembaga (Cu)
• Tembaga di alam terdapat dalam bentuk mineral Kalkopirit (CuFeS2) dan Malakit (Cu(OH)2CO3).
• Di Indonesia mineral ini terdapat di Papua.
Kelimpahan Belerang (S)
• Sulfur merupakan unsur periode ke-3 yang terdapat di alam dalam keadaan bebas, maupun dalam bentuk senyawanya.
• Dalam keadaan bebas umumnya belerang terdapat dalam gunung berapi.
• Dalam bentuk senyawanya, Belerang ditemukan dalam bentuk mineral sulfida, seperti besi sulfida (FeS
2), gips (CaSO
4.2H
2O), dan seng sulfida (ZnS).
• Selain itu belerang juga terkandung dalam
gas alam, seperti H
2S dan SO
2.
Kelimpahan Karbon
(C)
Karbon di alam terdapat dalam bentuk unsurkarbon dan senyawa karbon.
• Unsur Karbon
unsur karbon terdapat dalam 3 bentuk yaitu:
• Bentuk Amorf
• Bentuk Grafit
• Bentuk Intan
• Senyawa Karbon
Karbon merupakan penyusun makromolekul ini merupakan komponen penting dalam makhluk hidup, oleh karena itu semua jasad mahkluk hidup pasti mengandung senyawa karbon organik
Kelimpahan Nitrogen(N) • Unsur Nitrogen
Nitrogen merupakan komponen gas terbesar dalam udara yaitu mencapai 78%. Nitrogen ini meruppakan gas yang tidak reaktif (innert) serta memiliki titik didih 196 C dan titik beku -210 C.
• Senyawa Nitrogen
Senyawa nitrogen yang terdapat secara
alamiah di alam adalah natrium nitrat
(NaNO3) yang dikenal juga sebagai saltpeter
chili. Senyawa ini merupakan sumber utama
nitrogen terikat yang masih ditambang di
dataran tinggi chili.
Kelimpahan Oksigen(O 2 )
• Oksigen banyak terdapat di alam, kandungannya di udara sekitar 21%
• Di atmosfer terdapat oksigen dalam bentuk molekul diatomik (O2)
• Oksigen yang terletak diatas lapisan atmosfer terdapat dalam bentuk monoatomik (O) dan triatomik (O3)
Ozon merupakan alotropi oksigen. Ozon terbentuk dari gas oksigen yang melewati aliran listrik atau terkena kilat di udara.
3O2 (g) -> 2O3 (g)
• Gas oksigen bersifat tidak berwarna, tidak berbau, tidak
berwarna
• Memiliki titik didih 183 C dan titik beku -218,4 C
• Dapat disimpan dalam tabaung yang terbuat dari baja.
• Bersifat nonpolar, tetapi dapat larut dalam air
• Air (H2O) merupakan senyawa yang
mengandung atom
oksigen dan nitrogen yang sangat berperan dalam kehidupan.
• Unsur yang paling banyak di alam, yaitu 58,4%
(terdapat dikerak bumi,atmosfer dan larutan)
• Terdapat dalam senyawa organik seperti,
karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan hormon
Bentuk oksigen
OZONGASGAS SENYAWA
CARA
MENGIDENTIFIKA
SI UNSUR
A. Identifikasi Aluminium
• Logam aluminium berwarna putih mengkilap.
• Dalam bentuk serbuk, aluminium berwarna abu-abu. Aluminium mudah larut dalam larutan asam klorida encer, berdasarkan reaksi berikut:
2Al
(s)+ 6H
+(aq)-> 2Al
3+(aq)+ 3H
2(g)B. Identifikasi Silikon
Silikon dalam bentuk garamnya, yaitu Natrium Silikat (Na
2SiO
3), dapat diidentifikasi dengan menggunakan:
• Asam Klorida (HCl)
• Larutan Perak Nitrat (AgNO
3)
• Larutan Barium Klorida
(BaCl
2)
C. Identifikasi Besi
Logam besi dapat larut dalam asam klorida atau asam sulfat encer membentuk gas Hidrogen dan besi (II) klorida atau besi (II) sulfat menurut reaksi berikut:
Fe
(s)+ 2HCl
(aq)-> Fe
2+(aq)+ 2Cl
-(aq)+ H
2(g)D. Identifikasi Kromium
• LOgam kromium berwarna putih.
• Larut dalam larutan asam klorida encer dan membentuk ion Cr²
+dalam larutan menurut reaksi sebagai berikut:
Cr
(s)+ 2H
+(aq)-> Cr
2+(aq)+ H
2(g)Jika ke dalam suatu larutan mengandung ion Cr³
+ini
ditambahkan larutan amonia, akan terbentuk
endapan seperti gelatin yang berwarna abu-abu.
E. Identifikasi Tembaga
• Tembaga merupakan logam berwarna kuning kecoklatan, lunak.
• Tembaga dapat larut dalam asam nitrat 8 M menurut reaksi berikut:
3Cu
(s)+ 8HNO
3 (aq)-> 3Cu
2+ (aq)+ 6NO
3- (aq)+ 2NO
(g)+ 4H
2O
(l)• Ion Cu²+ dapat diidentifikasi menggunakan
benda yang terbuat dari besi, misalnya paku.
F. Identifikasi Belerang
• Dalam bentuk unsur, belerang berwujud padatan kuning dengan bau khas yang menyengat.
• Jika belerang tersebut dibakar, maka akan menghasilkan nyala biru karena terbentuknya belerang dioksida ( SO
2).
• Identifikasi belerang dalam suatu bahan dapat dilakukan dengan cara melarutkan padatan atau cairan yang diuji kedalam larutan piridin.
Selanjutnya larutan ini dipanaskan dan ditambahkan larutan soda kue (NaHCO
3). Panaskan kembali.
Panaskan kembali hingga mendidih. Jika bahan
tersebut mengandung belerang akan terbentuk
larutan berwarna biru atau hijau.
Terimakasih