1
KONSEP
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Oleh :
dr. Jack Roebijoso MSc, OM, PKK
Lab. IKM Bid. Kesehatan Okupasi & Dokter Keluarga FK. Unibraw HP: 08123314615
2
KARYAWAN ~ PEKERJA
DISKRIPSI * SEHAT
* KECELAKAAN * PENYAKIT
1. DARI AKIBAT KERJA 2. YG BERHUB.DGN.
PEKERJAAN 3. UMUM
LINGKUNGAN KERJA
BEBAN KERJA
CARA KERJA
ALAT KERJA
KONDISI KESEHATAN
KERJA BEBAN
KERJA
CARA KERJA
3
• Komponen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja
BAHAN BAKU
PEKERJA
ALAT KERJA ALAT KERJABahan Baku
ERGONOMI KERJA PROSES KERJA
II. LINGKUNGAN KERJA
• FISIK
• KIMIA
• BIOLOGI
• SOSIAL/EKONOMI/BUDAYA
III. CIRI-CIRI
• SOSIA/ PSIKO
• BIOLOGI / FAALI
• BUDAYA/ KEBIASAAN
• EKONOMI
• DLL
IV. SISTEM MANAJEMEN
I PENGAWASAN PROSES KERJA II LINGKUNGAN KERJA
III PELAYANAN * PRIMER “ KESEHATAN * SEKUNDER * TERTIER
• PENDEKATAN HOLISTIK
• PENDEKATAN INDIVIDU / unit
• PENCEGAHAN >> PENGOBATAN
• TX. RASIONAL
• PARTISIPASI
• BERKELANJUTAN
• KIMPREHENSIP/INTEGRATIP
V. UNDANG – UNDANG
• K3
• KETENAGA KERJAAN
• UU / PERATURAN PENGUPAHAN
• DLL
PROSES KERJA
4
KONSEP :
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DERAJAT KESEHATAN KARYAWAN~ KELUARGA
1. PROSES PRODUKSI :
Desain :
Tata letak, ruang, fungsi, K3, ventilasi, isolasi, segregasi, tabir dll Bahan Baku :
- FISIK :
Panas/Dingin/Padat/Cair/Uap/ Radio aktif / non radio aktif /vibrasi / Barometri /Debu- KIMIA :
Padat, Cair, Gas,Metal, Non Metal,dll- BIOLOGI :
Hewan, Tumbuhan, Mikro Organisme,dll -SOSIAL / PSIKOLOGI
5
oBAHAN SAMPING
*
fisik * Kimia * BiologioBAHAN JADI
* fisik * Kimia * Biologi
oTEMPAT
PENYIMPANAN/PENGEPAKAN/TRANSPORTASI oDll
6
Alat Produksi
Manual (Tradisional/ Tenaga Hewan)
*
Semi Mekanik* Mekanik
* mesin/ Automatic
* Automatic
* Robot,dll
Tenaga
*
Mekanik* Motor Bensin/Diesel/dll
* Mesin Uap/Angin/Air
* Turbo Prop,dll
Terbuka/ Semi terbuka/ Tertutup
Tekanan Barometris Tinggi
Bergetar / Tidak Bergetar
Bising/ Tidak Bising
7
2. LINGKUNGAN KERJA
Pengukuran Alat Ket. Penyakit Epidemiologi A. Fisik
1. Bising Sound level
meter NID MANUFACTURE
2. Getaran Seismometer Syndrome
CARPAL TUNNEL
Manufacture + Agro + Pek. Umum
3. Panas/Dingin Wet Globe Thermometer
Heat Stroke Cramp
Frosbite
Outdor
Foundry / Cool
4. Kelembaban Whirling
Thermometer
5. Barometris Manometer Caisson Desease Under Water Tunnel 6. SINAR :
- Ionik
- Ultra violet - Intra Red
Greiger Counter
Kanker
Arc Eye, Ca. Kulit Katarak Lensa
Medis Agro Bengkel Manufacture Pembakaran
8
B. KIMIA Alat Ket. Penyakit Epidemiologi
1. DEBU DUST ANALYSE PNECUMO CONIOSIS SILICOSIS
ASBES TOSIS DLL
Pertambangan Pemecah Batu Keramik
Perbengkelan (Sand Blasting)
Manufacture 2. UAP/
METAL Gas Analisa : Zn, Pb, Cr, Al.
Metal Fume Fever Dermatitis Allergi Toxicosis
Perbengkelan/pengelasan Pengecoran logam
3. GAs Gas Analisa Introxicasi (Co,H2S) VCM,Solven Organik,dll
Manufacture/Kimia Elektronika
4. Larutan Berbagai bahan kimia
Photometer Intoxicasi Dermatitis
Manufacture Home Industri 5.Awan/
Kabut
Gas Analisa Pestisida - Intoxicasi Agro Industri Rokok
9
C. BIOLOGI/
INFEKSI Alat Ket. Penyakit Epidemiologi
VIRUS
MIKRO ORGANISME
PARASITE / CACING
LAB TEST HEPATITIS B, C, A
HIV / AID
TBC
LUES
SCRUB TYPUS
YELLOW FEVER
ANTRAX
MEDIS
MEDIS, YAYASAN SOSIAL (ANAK CACAD)
AGRO INDUSTRI
AGRO INDUSTRI
AGRO INDUSTRI
D. ERGONOMI OBSERVASI
FISIK
MEKANIK
FAAL
PSIKOLOGI (KESERASIAN ALAT,CARA,PEK ERJA,LINGK)
STRES FISIK ->
MYALGIA
STRESS FAAL / PSIKOLOGI
HYPERTENSI, SUSAH TIDUR, PAYAH,DLL
PERKANTORAN / JASA
MANUFACTURE
(KECIL,SEDANG,BESAR)
AGRO INDUSTRI
PEKERJAAN UMUM
E. SOSIAL
BUDAYA OBSERVASI STRESS PSIKOLOGI, MISS COMMUNICATION,
KECELAKAAN,HISTERIA MASAL,ABSENTiESME
PERKANTORAN
MANUFACTURE
AGRO
PEKERJAAN UMUM
10
1
. Desain : tata letak, ruang, fungsi, K3,
etika/
estetika – ventilasi (aktif, pasif, regional,
areal, peronal), isolasi, segregasi, cover/tabir
2. Pengukuran kadar bahan berbahaya (kuantitatif/ kualitatif)
3. Fasilitas higiene sanitasi : air bersih, sabun
dll
4. Fasilitas keselamatan : kebakaran, tanda
bahaya, pelindung, petunjuk dll
5. Fasilitas komunikasi, istirahat dll
Kecelakaan & penyakit akibat kerja/berhubungan dengan pekerjaan
Kecelakaan kerja : di tempat kerja, proses kerja, menuju dan pulang ke/dari tempat kerja
Penyakit akibat kerja/berhubungan dengan pekerjaan 1. Alergi : kulit karena bahan dari binatang (udang, ikan, diterjen, sabun cair, dll)
2. Nyeri otot, sendi & syaraf : ergonomi
3. Stres : tekanan darah, gula darah, asam urat, kolestrol, sulit tidur, kejang otot, asma paru, dll
4. Panas : tukang masak : menggangu reproduksi
5. Perilaku makan & minum produk masakan : gemuk
11
12
3. KARYAWAN / KELUARGA
• UMUR, SEX, PENDIDIKAN, PEKERJAAN
• STATUS KAWIN, TYPE KELUARGA (INTI/
EXTENDED) , TYPOLOGI FISIK, PSIKOLOGI, PASANGAN, KETURUNAN / GENETIK, DLL
• CIRI SOSIAL / PSIKOLOGIS EKONOMI
BUDAYA
• PROGRAM K3 + KELUARGA * PRIMER LEVEL
PROMOTIF PREVENTIF
BIOLOGICAL MONITORING * SEKUNDER LEVEL
SCREENING
EARLY DIAGNOSIS PROMPT TREATMENT (MASALAH KESEHATAN, keperawatan, keselamatan/
diagnosa kesehatan, keperawatan, keselamatan)
* REHABILITASI :
Fisik, faali, psikologis, sosial
• HOLISTIK
• MENYELURUH
• BERKELANJUTAN / INTEGRATIF
• RASIONAL * EFEKTIF * MURAH
* BISA DITERIMA
• P H C ( PRIMARY HEALTH CARE )
• PARTISIPASI
• ADVOKASI
• MEDIASI
13
Konsep Holistik vs Non Holistik :
1. Masalah kesehatan (penyimpangan dari ukuran normal) : a. Status kesehatan/ biomedis : morbiditas, mortalitas, cacat, Harapan hidup
b. Status lingkungan : fisik kimia, biologi, sosial, ekonomi, budaya, psikologi, ergonomi
c. Status upaya : primer, sekunder, tertier/ yang lalu dan sekarang
2. Masalah keperawatan (penyimpangan dari respon pasien terhadap masalah kesehatan dan pengobatannya)
3. Masalah keselamatan (penyimpangan dari ukuran baku) : a. Status kecelakaan
b. Status lingkungan (potensi resiko) c. Status upaya keselamatan
4. Diagnosa : suatu proses mencari kebenaran ilmiah
(konsepsional, sistematis, empirik) atau kesimpulan sementara terhadap masalah yang dihadapi (kesehatan, keperawatan,
keselamatan)
5. Intervensi holistik : terhadap status kesehatan, status lingkungan, upaya
14
4. SISTEM MANAJEMEN
1. PADA PROSES INDUSTRI : berbagai kebijakan yang
dituangkan didalam manajemen operasional untuk mengendalikan dampak proses produksi terhadap kesehatan karyawan (desain, bahan baku, bahan samping, barang jadi, alat, cara, lingkungan, ergonomi)
2. PADA LINGKUNGAN KERJA : berbagai kebijakan yang
dituangkan didalam manajemen operasional untuk mengendalikan dampak lingkungan kerja terhadap kesehatan karyawan
KEBIJAKAN DESAIN : tata letak, ruang, fungsi, ventilasi, vibrasi, isolasi. Segregasi, tabir, cover, keselamatan, etika, estetika dll KEBIJAKAN PENGUKURAN : pengendalian,umpan balik,hasil
evaluasi kebijakan pada proses/ lingkungan pada karyawan KEBIJAKAN FASILITAS : sanitasi, keselamatan dll
3. KARYAWAN
KEBIJAKAN : primer, sekunder, tertier level
15
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) + KELUARGA (SMK4 ?)
@.Manajemen
Batasan Umum: suatu cara menggerakkan/ mengajak orang lain (Dalam organisasi/ kelompok) mengikuti
kegiatan untuk mencapai tujuan yang direncanakan dan disepakati (dikehendaki)
@ Pendekatan Manajemen 1. Strategi Manajemen
Bagaimana langkah-langkah/ cara untuk mencapai tujuan
2. Operational Manajemen
Kegiatan-kegiatan apa yang harus di kerjakan agar sampai pada tujuan
3. Pendekatan Lain : A - Z
16
Mengapa Manajemen Dibutuhkan?
1. Untuk mencapai tujuan organisasi bersama, pribadi
2. Untuk menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan (pribadi, kelompok, organisasi/ internal/
eksternal dll)
3. Untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien (Performance dari manajemen)
EFISIEN : menyelesaikan pekerjaan dengan benar (output>
input/ minimal input – max output)
“Doing Things Right”
~EFEKTIF : mampu memilih: tujuan/ target, alat, cara yang tepat untuk mencapai “Tujuan” yang telah ditetapkan “Doing The Right Things”
~ Sistem Manajemen K3 (SMK3) a. Efektif
b. Efisien
17
~Tim P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan Dan Kesehatan Kerja) :
Tugas : 1. Mendiskripsikan masalah K3 2. Mendiagnosa K3
3 Intervensi K3 4. Evaluasi hasil
5. Perbaikan sistem dan kinerja dst Dinamika :
1. Anggota seluruh pimpinan departemen terkait +
tim keselamatan & kesehatan
2. Pimpinan tim bergantian setiap siklus 3-6 bulan 3. Setiap kejadian kecelakaan sekecil apapun
harus
dilakukan sidang/ rapat tim (Sentinel Event : perlu
evaluasi menyeluruh)
Motto : “If You Are Not The Part Of Problem Solving, You Become a Problem”
18
Manajemen Strategis Dan Operasional (Quality)
@ Visi : organisasi/ industri yang terbaik menjalankan K3 (“Illaihiah/ spiritual oriented)
@ Misi : menuju karyawan yang selamat, sehat, produktif, sejahtera bersama keluarga
@ Obyektif : Health Empowering, Zero Accident, Occupational Diseases, Limit Occupation Related n’
General Disease bagi karyawan dan keluarga
@ Strategi terhadap : 1. Proses produksi 2. Lingkungan kerja
3. Karyawan (beserta keluarga) 4. Sistem manajemen (perbaikan) 5. Pelaksanaan UU (Law
Inforcement)
19
@ Program :
1. Input : a. Data, fakta, fenomena masalah kesehatan, keperawatan,
keselamatan (indikator-indikator yang sesuai) b. Sarana
c. Biaya d. SDM
e. Software n’ hardware organisasi manajemen 2. Proses : dinamika proses organisasi dan manajemen 3. Output : cakupan keberhasilan program
4. Outcome :dampak tidak langsung setelah output (status kesehatan/ keperawatan/keselamatan, status lingkungan, status
upaya)
Catatan : a. analisa peran lingkungan yang mempengaruhi operasional
b. fungsi-fungsi manajemen yang digunakan untuk kegiatan
ini : planing, programming, organizing, stating, aktualiting, budjetting, evaluating.
@ Work order (perintah kerja) :
1. Setiap jenis kegiatan memiliki standart operating prosedur (SOP)
2. Target dan perintah kerja ditentukan sesuai dengan tujuan jangka
pendek, menengah dan panjang dengan proses indikator keberhasilan yang ditentukan oleh pengambil kebijakan
20
@ Modul : suatu dokumen yang berisi
petunjuk(deadline yang menjabarkan kegiatan
dalam perintah kerja dan berbagai informasi yang diperlukan untuk mencapaiu tujuan yang dikendaki)
@ Format : adalah daftar isian yang berisi berbagai variabel kegiatan yang harus diisi untuk
menunjukkan bahwa proses kerja sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan (Would Should Be done= Would is Going one).
Hal tersebut di atas berlaku pada : manajemen
proses kerja, lingkungan kerja/ karyawan/ keluarga, manajemen administrasi, informasi, pembiayaan, pelaksanaan UU/ peraturan dll.
Motto : “Dalam Manajemen Yang Baik, Sulit Ditemukan Orang Yang Jelek. Sebaliknya Dalam Manajemen Yang Buruk sulit
Ditemukan Orang Yang Baik” (Deng xiao ping)
21
ERGONOMI KERJA
Ergonomi :
Keserasian antara a) PEKERJA
b) (umur, sex, uk. badan, psikologi, status sosial budaya, dll)
c) ALAT KERJA (sederhana, semi mekanik, mekanik, otomatik)
d) CARA KERJA (manual, pegas, pengungkit, hidrolik, produksi masal, seni, dll)
e) BAHAN KERJA (netral, berbahaya, menyolok, dll)
f) LINGKUNGAN KERJA (panas, dingin, lembab, warna sejuk, kebisingan, 30-40 dB, seragam rapi, hub. Antara sosial, organisasi & budaya, dll)
22
Dampak Keselamatan & Kesehatan akibat faktor Ergonomi 1. Fisik :
kecelakaan/trauma : (ringan, sedang, berat) :
kebakaran/benda panas, jatuh, transportasi, dll
Kesehatan (penyk. Akibat kerja, berhubungan dengan pekerjaan : PAK ? , nyeri sendi otot,
syarat/repetitif/ergonomi, reproduksi/infertil 2. Faal :
Stres fisik, biologis dan kejiwaan : tekanan darah, kadar gula, kolestrol, asam urat naik, kejang otot, payah
3. Psikologi :
Stres psikologi (tipe A,B,C), tipe pasangan, filsafat
hidup, Illahiah/non Illahiah : diabetes, hipertensi/stroke, jantung, rematik/gout, kaku leher & bahu, dll
23
4. Produktivitas :
a. Faktor manusia : motivasi, ketrampilan
b. Faktor alat : tradisionil, modern/ergonomik, mekanik c. Faktor cara : tradisionil, modern/ergonomik, mekanik d. Faktor lingkungan : ergonomis
e. Faktor manajemen/kepemimpinan : kompetitif/ing ngarso sungtulodo, ing madyo bangun karso, tut wuri handayani
24
25
26
27
28
29
30
31
32
34
35
36
37
38
39
40
41
42
SEKIAN & TERIMA KASIH