• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Paket C Setara Sekolah Menengah Atas (SMA)

N/A
N/A
msukur

Academic year: 2024

Membagikan "Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Paket C Setara Sekolah Menengah Atas (SMA)"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN (KOSP) PAKET C SETARA

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) PKBM MAJU BERSAMA

Tahun Pelajaran 2023/ 2024

DINAS PENDIDIKAN

SATUAN PENDIDIKAN NON FORMAL (SPNF) PUSAT KEGIATAN BELAJAT MASYARAKAT(PKBM) MAJU BERSAMA

TOPBANG, DESA ALILA SELATAN . ABAL. KABOLA KAB. ALOR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2023

(2)

KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN (KOSP) PAKET C SETARA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

UPTD SPNF PKBM MAJU BERSAMA

DISUSUN OLEH:

TIM PENGEMBANG KURIKULUM SPNF PKBM MAJU BERSAMA 2023/ 2024

KETUA : SUKUR LAA, S.Kom

SEKRETARIS : FATIMA LAKA, SE

ANGGOTA :

1. Bukhari Rahman, S.Pd 2. Rahim Djuma, S.Pd 3. Marjuki Dahlan, S.Kom 4. M.Sidik Laka

PENGARAH :

1. ANDRI SETYOWATI, S. Pd 2. RAHMATIA NAMPIRA, S. Pd

PENELAAH :

1. FERDI IZAK LAHAL, SH 2. ANTHON F. MAKONI, SP 3. SITTI A. ABDULLAH, S. Sos 4. SITTI SAHIDA KAROKO, ST PENILIK : MUKADIS A. RAHIM, S. Sos

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan segenap komponen UPTD Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) PKBM MAJU BERSAMA dan pemangku kepentingan, maka dengan ini Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Paket C Setara Sekolah Menengah Atas (SMA) UPTD Satuan

Pendidikan NonFormal (SPNF) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama disahkan dan berlaku pada

tahun pelajaran 2023/ 2024.

Ditetapkan di: Topbang

Pada tanggal : …. Agustus 2023 Menyetujui

Penilik Kesetaraan Kepala PKBM Maju Bersama

Dinas Pendidikan Kabupaten Alor

MUKADIS A. RAHIM, S. Sos SUKUR LAA, S.Kom

NIP. 19760719 200901 1 005

Mengesahkan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor

FERDY IZAK LAHAL, SH Pembina Utama Muda, IV/c NIP. 19721020 200012 1 003

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala petunjuk dan rahmat-Nya telah dilimpahkan kepada kami, sehingga upaya untuk melaksanakan penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Kesetaraan UPTD Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar Alor Paket C Setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat diselesaikan.

Kami berharap semoga Kurikulum ini dapat menjadi bahan acuan dalam pembelajaran Kesetaraan di UPTD Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama Paket C Setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dapat dijadikan bahan referensi dalam membuat kurikulum Kesetaraan di Lingkungan Kabupaten Alor.

Kami berharap besar terhadap pelaksanaan dari Kurikulum ini sebagai upaya memberi layanan yang optimal bagi masyarakat pada umumnya dan peserta didik Pendidikan Kesetaraan pada Khususnya. Kami terbuka terhadap saran serta masukan untuk kesempurnaan Kurikulum ini.

Kalabahi, Agustus 2023 Kepala PKBM Maju Bersama

(5)

SUKUR LAA, S.Kom

DAFTAR ISI

Halaman Judul... i

Lembar Pengesahan... ii

Kata Pengantar... iii

Daftar Isi... iv

Bab I Karakteristik Pendidikan Kesetaraan PKBM Maju Bersama... 1

A. Karakteristik Peserta Didik... 1

(6)

B. Karakteristik Pendidik dan Tenaga Kependidikan... 4

C. Karakteristik Sumberdaya Alam, Sosial, Ekonomi, dan Budaya... 6

Bab II Visi, Misi dan Tujuan... 10

A. Visi PKBM Maju Bersama... 10

B. Misi PKBM Maju Bersama... 10

C. Tujuan PKBM Maju Bersama... 11

Bab III Pengorganisasian Pembelajaran... 14

A. Pengorganisasian Pembelajaran Mata Pelajaran Kelompok Umum... 14

B. Pengorganisasian Pembelajaran Program Pemberdayaan dan Program Keterampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila... 1

Bab IV Perencanaan Pembelajaran ... 21

A. Ruang Lingkup Satuan Pendidikan... 21

B. Ruang Lingkup Kelas... 22

(7)

C. Perencanaan Pembelajaran Projek Profil Pelajar Pancasila ... 24

Bab V Evalusi, Pendampingan, dan Pengembangan Profesional... 27 Lampiran-Lampiran... 29

BAB I

KARAKTERISTIK PKBM MAJU BERSAMA

Pusat Kegiatan Belajar masyarakat (PKBM) Maju bersama terletak di Kecamatan Alor Barat Laut,

(8)

Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. PKBM Maju bersama merupakan Satuan Pendidikan Nonformal Swasta dengan NPSN P9996758, beralamat di Puncak Pegunungan Kampung Topbang, Kelurahan Desa Alila Selatan, Kecamatan ABAL, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

ABAL sebagai salah satu kecamatan yang berada di Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kecamatan ABAL merupakan daerah pedesaan yang mana 2 berbatasan dengan Kecamatan Kabola , selain itu wilayahnya berada di puncak pegunungan jauh dari jaungkauan kota Kalabahi.

Luas Kecamatan ABAL ….. Km2 dengan letak yang umumnya disepanjang pantai utara berbukit dan curah hujan yang sangat rendah dan tidak merata tiap tahun, dimana musim penghujan relatif pendek bila dibanding musim kemarau

Kecamatan Abal mempunyai wilayah administratif yang terdiri dari 19 Desa/ Kelurahan, 41 dusun, 81 Rukun wilayah (RW), Rukun Tetangga (RT), 172 rumah tangga, dengan jumlah penduduk sebanyak 22.961 orang dan luas wilayahnya 107,95 Km² jadi kepadatan penduduk Kecamatan ABAL per Km² sebanyak 213 orang.

Karakteristik Peserta didik

1. Jumlah Peserta didik Pendidikan Kesetaraan

Gambar 1. Grafik Jumlah Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama

(9)

Jumlah peserta didik Pendidikan Kesetaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama pada tahun 2023 sejumlah 39 orang dengan rincian 10 Peserta Didik Paket A, 28 Peserta didik Paket B dan 1 Peserta didik Paket C.

2. Peserta didik berdasarkan Jenis Kelamin

Gambar 2. Jumlah Peserta Didik Berdasarkan Jenis Kelamin

3. Perserta Didik Berdasarkan Usia

(10)

Gambar 3. Jumlah Peserta Didik Berdasarkan Usia

4. Peserta didik berdasarkan status Perkawinan

(11)

Gambar 4. Data Status Perkawinan Peserta Didik

5. Peserta Didik berdasarkan Bekerja dan Tidak Bekerja

Gambar 5. Data Status Bekerja Tidak Bekerja Peserta Didik

Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa usia peserta didik pendidikan kesetaraan di PKBM Maju Bersama sangat beragam (heterogen). Secara keseluruhan jumlah

(12)

peserta didik laki-laki lebih banyak dibandingkan peserta didik perempuan. Pada jenjang pendidikan Kesetaraan Paket A dan Paket B, peserta didik usia sekolah lebih banyak dibandingkan dengan usia diatas 21 Tahun, namun sebaliknya pada pendidikan kesetaraan paket C dimana peserta didik dengan usia di atas 21 tahun lebih banyak. Dari 2023 peserta didik Pendidikan Kesetaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) , terdapat 13 peserta didik dengan status bekerja.

A. Karakteristik Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Pusat Kegiatan Belajar masyarakat (PKBM) Maju Bersama berjumlah 6 orang dengan 1orang merangkap sebagai kepala. Tenaga kependidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju bersama berjumlah 6 orang yang terdiri dari 1 orang staf umum, 1 orang tenaga administrasi pendidikan kesetaraan.

Kepala PKBM MB : Sukur Laa, S.Kom Petugas Tata Usaha : M. Sidik Laka

(13)

Tutor : 1. Rahim Djuma , S.Pd

2.

Bukhari Rahman, S.Pd

3. Fatima Laka, SE

4. Marjuki Dahlan, S.Kom

Dari diagram belajar tersebut, memiliki

kapasitas/kemampuan personil

untuk, Keterampilan 1 orang, kesetaraan

2orang, dan teknologi informasi 1 orang.

Profil pendidikan sumber daya manusia Sanggar

Kegiatan Belajar dapat dilihat pada tabel di samping.

Setiap pamong belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju bersama memiliki tugas mengampu mata pelajaran pada pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan. Dengan jumlah Tutor … orang, maka kondisi ini tidak sebanding dengan jumlah mapel dan jumlah rombongan belajar yang ada. Oleh karena itu dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di Pusat kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)Maju Bersama dibutuhkan tenaga pendidik non PNS dengan status ketenagaan kontrak. Berikut rincian data ketenagaan di Pusat kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama ;

Tabel 6. Tenaga Pendidikan Kesetaraan Pusat kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama

(14)

NO NAMA PENDIDIKAN TUGAS

1 Rahim Djuma , S.Pd PJOK

2 Bukhari Rahman, S.Pd BAHASA INGGRIS

3 Fatima Laka, SE AGAMA KATOLIK

4 Marjuki Dahlan, S.Kom KETERAMPILAN

5 PEMBERDAYAAN

7 AGAMA ISLAM

8 MUATAN LOKAL

9 SENI BUDAYA

Tabel 7. Tenaga Kependidikan Pendidikan Kesetaraan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Alor

NO NAMA PENDIDIKAN TUGAS

1 Muhammad Sidik Laka TENAGA PENDIDIKAN

2 TENAGA PENDIDIKAN

3 TENAGA PENDIDIKAN

4 TENAGA PENDIDIKAN

5 TENAGA PENDIDIKAN

Kepercayaan antar personil PKBM Maju Bersama terbentuk dikarenakan perilaku teratur personil Pengurus, Tutor, Staf untuk berusaha dekat dengan satu sama lain baik dalam maupun di luar lingkungan PKBM Maju Bersama. Kepercayaan semua personil Pusat Kegiatan belajar masyarakat sangat tinggi. Perilaku jujur diterapkan oleh semua personil PKBM Maju Bersama, sehingga tercipta suasana saling menghargai antar personil.

Personil PKBM Maju Bersama saling pengertian dan dapat bekerja secara kolaboratif.

Semua personil memiliki inisiatif yang tinggi terhadap penyelesaian pekerjaan sesuai dengan peran masing-masing. Solidaritas terbentuk antara pimpinan lembaga, staf dan tutor. Setiap kali ada salah satu mendapatkan kendala/kesusahan/musibah, muncul rasa empati pada diri semua personil. Sharing pengetahuan antar personil terjalin cukup baik. Jika terdapat pengetahuan baru yang bermanfaat, salah satu personil akan menyampaikan kepada personil

(15)

lain, dan tidak tidak sungkan satu personil bertanya kepada personil lain terkait hal yang belum diketahuinya.

Pola Kepemimpinan di Pusat Kegiatan Belajar masyarakat (PKBM) Maju Bersama berbasis Kolegial, bahwa pimpinan sering kali meminta pertimbangan dan masukan dari personil lain dalam pengambilan keputusan. Hal tersebut menjadikan semua personil merasa ikut bertanggung jawab atas keputusan yang diambil bersama. Etos kerja cukup baik ditunjukkan dengan kedisiplinan yang tinggi semua personil. Persentase kedisiplinan bulanan lebih dari 98% personil hadir tepat waktu.

B. Karakteristik Sumberdaya Alam, Sosial, Ekonomi, dan Budaya Masyarakat

1. Wilayah Kabupaten Alor

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama terletak di Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Cakupan wilayah sasaran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama Alor adalah wilayah kabupaten Alor. Kabupaten Alor dengan ibu kota Kalabahi memiliki luas wilayah 2928880 Ha (2928,88 Km2) terdiri dari 17 kecamatan, 158 desa, dan 17 kelurahan. Kabupaten Alor berbatasan dengan Wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya di timur, Selat Ombai dan Timor Leste di selatan, Selat Lomblen dan Kabupaten Lembata di barat, serta Laut Flores di utara. Sebutan lain untuk Kabupaten Alor adalah Pulau Alor atau Bumi Kenari.

Kabupaten Alor secara geografis terletak di antara 125°48" -123°48" BT dan antara 8°6"- 8°36" LS. Kabupaten ini berada di wilayah timur laut provinsi Nusa Tenggara Timur.

(16)

Wilayah Kabupaten Alor terdiri atas sembilan pulau. Terdapat 3 pulau besar yang telah dihuni penduduk, yakni: Pulau Alor, Pulau Pantar, Pulau Pura dan kemudian ada enam pulau kecil, yaitu Pulau Tereweng, Pulau Ternate, Pulau Nuha Kepa, Pulau Buaya, Pulau Kangge dan Pulau Kura.

Topografi Kabupaten Alor adalah merupakan konfigurasi wilayah daratan yang bergunung dan berbukit dengan iklim yang variatif sehingga cocok untuk pengembangan aneka komoditi pertanian, tanaman pangan, perkebunan, kehutanan dan peternakan.

Keadaan topografi wilayah Kabupaten Alor adalah:

Kemiringan di atas 40 derajat: 64,25%

Kemiringan 15–40 derajat: 25,61%

Kemiringan 3–15 derajat: 8,69%

Kemiringan 0–3 derajat: 3,45%

Jenis tanah di Kabupaten Alor temasuk Vulkanik muda sehingga kaya unsur hara dengan struktur tanah yang gembur dan subur. Solum tanah sedang sampai dalam, sehingga tanah lebih stabil dengan kemampuan menahan air tinggi dan dapat diusahakan berbagai jenis tanaman. Kondisi geografi Kabupaten Alor berkonfigurasi bergunung- gunung dan memberikan variasi iklim yang berbeda dan sangat menguntungkan bagi daerah dan rakyat dalam pengembangan tanaman produksi.

Seluruh wilayah Kabupaten Alor masuk dalam kategori iklim sabana tropis (Aw).

Dalam jangka waktu setahun, durasi musim penghujan berlangsung relatif cukup singkat, yakni dari bulan Desember hingga bulan Maret, sedangkan musim kemarau mempunyai periode yang cukup panjang yakni ≥7 bulan. Oleh karena iklimnya yang cukup kering, periode hari hujan per satu bulannya biasanya ≤20 hari. Suhu udara di wilayah Kabupaten Alor berkisar antara 21°–33 °C dengan tingkat kelembapan nisbi sebesar ±74%.

(17)

2. Rata-rata Lama Sekolah Alor

Rata - rata lama sekolah Kabupaten Alor selama Tahun 2019 sampai dengan 2020 meningkat sangat kecil. Pada tahun 2023 RLS sebesar 7,47 atau setara dengan belajar selesai SMP, sedangkan tahun 2023 RLS sebesar 7,56.

3. Indeks Pembangunan Manusia Alor

Dari data IPM juga menunjukkan bahwa Kabupaten Alor memiliki IPM untuk perempuan tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar 0,94% sedangkan laki – laki 0,82%.

Hal ini menunjukan bahwa Standar Hidup Layak,

4. Perekonomian Masyarakat Alor

(18)

Lahan kering yang diperuntukkan untuk perkebunan seluas 25.943 ha dimana terbesar berada di kecamatan alor barat daya (4.671 ha), Alor Selatan (3.019 ha) dan Pantar tengah seluas 2.712 Ha. Daerah rawa seluas 18 Ha yang tersebar di 5 kecamatan dan terbesar di kecamatan alor timur, Alor timur laut dan teluk mutiara masing-masing 5 ha. Lokasi tambak terdapat dikecamatan pantar barat, teluk mutiara dan alor barat laut masing-masing 1 ha.

Lahan yang diperuntukkan sebagai hutan rakyat seluas 38.542 ha dimana terbesar berada dikecamatan Alor Barat Daya seluas 11.686 Ha, Alor timur 8.066 ha dan pantar timur (3.087 Ha). Hutan rakyat terkecil berada di kecamatan teluk mutiara seluas 5 ha dan kecamatan kabola seluas 10 ha. Sedangkan untuk hutan negara terbesar di alor Barat Daya (17.641 ha) dan Alor Selatan (8.745 ha). sementara itu lahan yang sementara ini belum ada pemanfaatanya seluas 116.303 ha, terluas berada di kecamatan Alor Timur (28.819 ha), pantar tengah (19,578 ha) dan pantar barat laut (12.864 Ha).

Produksi jagung sesuai data BPS tahun 2011 mencapai 7.455 ton dimana total produksi terbesar ada di kecamatan Pantar dan Pantar timur. Sedangkan luas panen secara keseluruhan mencapai 3358 ha dengan luas panen terbesar berada di kecamatan Pantar, Pantar Timur dan Alor Selatan.

Tanaman Ubi jalar sesuai data tahun 2011 terbanyak terdapat di kecamatan Alor Selatan. Dimana dengan produksi sebesar 176ton dan luas panen sebesar 49 ha. Total luas panen ubi jalar untuk kabupaten alor adalah sebesar 187 ha dengan total produksi

(19)

sebesar 654 ton per tahunnya. Kecamatan yang juga menjadi penghasil uijalar adalah kecamatan Alor timur dan Aor Barat Daya.

Untuk jenis kacang-kacangan, di Kabupaten Alor banyak menghasilkan jenis Kacang Hjau di bandigkan dengan kacang tanah. Dari data tahun 2011, total produksi kacang hijau adalah sebesar 243 ton dengan total luas panen adalah 307 ha. Kecamatan yang menjadi sentra produksi kacang hijau adalah Kecamatan Alor Barat laut, Alor Timur Laut dan Alor Tengah Utara. Untuk kacang tanah banyak terdapat di kecamatan Alor Timur Laut, Alor selatan dan alor tengah utara dimana masing-masing memperoduksi sekitar 6-7,2 ton pertahun. Sedangkan untuk kacang kedelai, produksinya masih sangat terbatas dimana total produksi baru sekitar 3,1 ton dengan luas panen sebesar 5 ha.

Daerah penghasil kacang kedelai adalah di kecamatan Pantar tengah dengan produksi 1,8ton dan kecamatan alor timur dan alor selatan masing-masing produksi sebesar 0,6- 0,7ton pertahun.

5. Alor sebagai Daerah Rawan Bencana

Kabupaten Alor memiliki potensi beragai bencana alam seperti tanah longsor, gempa dan tsunami, banjir dan kekeringan impas dari cuaca ekstrim. Daerah rawan longsor berada pada daerah perbukitan. Daerah dengan rawan tsunami merupakan daerah pesisir.

Daerah dengan potensi bencana banjir adalah daerah di sekitar aliran sungai. Daerah dengan rawan kekeringan terjadi di daerah perbukitan.

(20)

6. Pertumbuhan Ekonomi Dampak Airport dan Pelabuhan

Pertumbuhan sektor pariwisata meningkat seiring pembangunan. Diketahui bahwa Alor merupakan salah satu surga bagi penikmat keindahan alam bawah laut, di antaranya objek wisata diving, yakni di Taman Laut Pantar dan juga wisata budaya, sehingga diharapkan wisatawan semakin banyak berkunjung.

7. Potensi Wisata Alam

Pertambahan lokasi wisata banyak di Alor, wisata perbukitan dan pantai. Lokasi dengan banyak pengunjung dan pendapatan dari sektor retribusi adalah wisata laut pantar, pantai mali, kolam bidadari, Desa Takpala, Pantai Batu Putih, Pulau Pura, Pantai Deere, Pantai Maimol, Pantai Walelo, Pantai Ling’al, Pantai Tiga warna Pantaru, Pulau Kepa, Air Terjun Mataru, Museum 1000 Moko, Air Mancur Tuti Adogai, Wisata Gunung Sirung, Bukit Hulnani, Batu lubang di pantai Pigewa, dan Pulau Rusa. Penggunaan sosial media seperti Instagram dan Facebook membuat pertumbuhan wisata terutama Wisata Alam di Perbukitan dan pantai.

(21)

(22)

BAB II VISI, MISI, TUJUAN

A. Visi Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama

Terwujudnya masyarakat dan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap wirausaha, serta mampu mengembangkan potensi yang ada untuk menyiapkan masa depan masyarakat.”

B. Misi PKBM Maju Bersama

Misi Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama disusun guna mewujudkan Visi sebagai cita-cita dan pandangan ke depan yang akan dicapai. Misi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat [PKBM] Maju Bersama adalah sebagai berikut:

1. Pengembangan lembaga Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama menjadi lembaga yang mampu melayani masyarakat secara luas di wilayah Kabupaten Alor.

2. Menyelenggarakan layanan Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Masyarakat sesuai dengan kebutuhan belajar masyarakat di wilayah Kabupaten Alor

3. Meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan program PAUD dan DIKMAS yang berorientasi kepada prioritas kebutuhan belajar serta menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap mental yang baik, untuk mengembangkan diri, bekerja mencari nafkah atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

(23)

5. Memfasilitasi peserta didik dalam pengembangan diri berbasis nilai-nilai budaya Alor, 6. Memfasilitasi peserta didik mengembangkan kepribadian berdasar iman dan taqwa

kepada Tuhan YME.

7. Menyelenggarakan pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat secara cepat dan akurat.

8. Menyelenggarakan hubungan kemitraan antar lintas sektoral guna mendukung penyelenggaraan program PAUD dan Dikmas di Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama.

9. Melaksanakan bimbingan, penyuluhan dan pelatihan bagi tutor, narasumber teknis, pendidik dan kependidikan SPNF Kabupaten Alor

10. Meningkatkan efektifitas, efisiensi, kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan programa PAUD dan DIKMAS SPNF di Kabupaten Alor.

11. Melaksanakan penataan kelembagaan UPTD SPNF SKB Alor dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsinya.

12. Melaksanakan penataan sarana dan prasarana guna mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif

C. Tujuan Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama 1. Tujuan Program PAUD

a. Terselenggaranya layanan Pendidikan Anak Usia Dini bagi semua kalangan.

b. Mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini melalui layanan pendidikan dan pengasuhan.

c. Menanamkan nilai-nilai agama, moral, Pancasila dan nilai-nilai budaya Yogyakarta pada anak usia dini.

d. Mengembangkan aspek fisik motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional anak usia dini.

e. Menyiapkan anak didik memasuki jenjang pendidikan dasar dengan ketercapaian kompetensi dasar sesuai tahapan perkembangan anak.

2. Tujuan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A

a. Terselenggaranya layanan Pendidikan Dasar setara SD bagi semua kalangan.

b. Mendidik Peserta Didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

(24)

c. Membimbing peserta didik agar memiliki sikap peduli, gotong royong, mandiri dan kreatif.

d. menanamkan nilai-nilai luhur budaya Alor serta menghargai keanekaragaman budaya Indonesia untuk menjaga NKRI.

e. Mengembangkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan literasi dan numerasi peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi serta untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

3. Tujuan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B

a. Terselenggaranya layanan Pendidikan Dasar setara SMP bagi semua kalangan.

b. Mendidik Peserta Didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c. Membimbing peserta didik agar memiliki sikap peduli berbagi serta kemampuan berkolaborasi, gotong royong, mandiri dan kreatif.

d. Mendidik peserta didik agar bertanggungjawab, mampu mengembangkan diri serta beradaptasi untuk meraih tujuan hidupnya.

e. Menanamkan nilai-nilai luhur budaya Alor pada peserta didik sehingga mampu menghargai keanekaragaman budaya Indonesia untuk menjaga NKRI.

f. Mengembangkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan literasi dan numerasi peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh diri sendiri, dan lingkungan masyarakat sekitar serta untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

4. Tujuan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C

a. Terselenggaranya layanan Pendidikan Dasar setara SMA bagi semua kalangan.

b. Mendidik peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c. Membimbing peserta didik agar memiliki sikap peduli berbagi serta kemampuan berkolaborasi, gotong royong, mandiri dan kreatif di lingkungan masyarakat.

d. Mendidik peserta didik agar bertanggung jawab, mampu mengembangkan diri serta beradaptasi dan menjaga komitmen untuk meraih tujuan hidupnya.

e. Peserta didik mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya Alor sebagai bagian dari budaya nasional dan global serta menghargai keanekaragaman budaya Indonesia untuk menjaga NKRI.

f. Mengembangkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan literasi dan numerasi peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh diri

(25)

sendiri, masyarakat, dunia kerja dan lingkungan global serta untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

5. Tujuan Program Pendidikan Kecakapan Hidup

a. Terselenggaranya layanan Pendidikan Kecakapan Hidup bagi semua kalangan.

b. Membimbing Peserta Didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c. Membimbing peserta didik agar memiliki sikap peduli berbagi serta kemampuan berkolaborasi, gotong royong, mandiri dan kreatif di lingkungan masyarakat dan di dunia kerja.

d. Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan (lifeskills) untuk pengembangan dan tanggungjawab diri untuk hidup di masyarakat dan dunia kerja.

6. Program kelembagaan

a. Terwujudnya tata kelola Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama yang bersih dan akuntabel dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

b. Terwujudnya sistem informasi manajemen pada pelayanan program pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan yang cepat dan akurat.

c. Terwujudnya hubungan kemitraan antar lintas sektoral yang bisa mendukung penyelenggaraan program PAUD dan Dikmas.

d. Terwujudnya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dan handal.

BAB III

PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN

(26)

A. Pengorganisasian Pembelajaran Mata Pelajaran Kelompok Umum

Pengorganisasian pembelajaran pendidikan kesetaraan di Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama dirancang untuk mencapai standar kompetensi lulusan pendidikan dasar dan menengah yang difokuskan pada persiapan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, menanamkan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dan penumbuhan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik agar dapat hidup mandiri dan untuk mengikuti pendidikan lebih lanjut. Pengorganisasian pembelajaran di SPNF Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama dilakukan dengan mengatur pembelajaran muatan kurikulum Mata Pelajaran Kelompok Umum dan Pemberdayaan dan Keterampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila dalam satu tahun pelajaran 2023/ 2024.

Pengorganisasian pembelajaran dilakukan berdasarkan karakteristik SPNF Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama. Pendekatan pembelajaran yang dilakukan melalui pendekatan mata pelajaran dan pendekatan sistem blok. Sistem blok yang dilaksanakan adalah sistem blok waktu yang gunakan dalam melaksanakan mata pelajaran di dalam tiap semester.

Beban belajar peserta didik nyatakan dalam Satuan Kredit Kompetensi Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama. SKK merupakan bobot kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti program pembelajaran pendidikan kesetaraan, baik melalui tatap muka, praktek keterampilan, dan/atau kegiatan mandiri. Satu SKK adalah satu satuan kompetensi yang dicapai melalui pembelajaran 1 jam tatap muka atau 2 jam tutorial atau 3 jam mandiri, atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya.

Kebijakan lokal pada pendidikan di Kabupaten Alor melalui Peraturan Bupati Alor Nomor 29 tahun 2015 dan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor adalah Ite Kakang Aring Iadalah kita orang bersaudara dan Tara Miti Tomi Nuku adalah berbeda – beda tapi satu bersaudara pendidikan karakter berbasis nilai-nilai budaya. Hal tersebut sebagai muatan lokal di program pendidikan kesetaraan di SPNF Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama. Nilai-nilai budaya yang dimasukkan dalam praktik pendidikan di SPNF Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama memuat nilai-nilai luhur budaya Alor yang terumuskan di dalam falsafah menjaga kebenaran, kebaikan, keindahan, keselamatan dan kelestarian dunia. Nilai-nilai budaya Alor yang di kembangkan pada diri peserta didik berupa tarian kebersamaan, yaitu mempunyai makna semangat persatuan

(27)

antara rakyat, penguasa, dan Tuhannya. Semangat persatuan yang akan menumbuhkan segenap sumber daya dan Watak fokus dan terpadu, kerja keras dan kerja cerdas, percaya diri namun tidak tinggi hati, dan tidak akan mundur dalam menghadapi segala resiko apapun.

1. Pendidikan Kesetaraan Paket C Kurikulum Merdeka

Berikut ini pengorganisasian pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C di SPNF Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama.

Tabel 8. Struktur Kurikulum Paket C Fase E

Tahun Pelajaran 2023/2024 (kepmendikbudristek No 262 /M/ 2022)

(28)

2. P e n di di k a n

Kesetaraan Paket C Kurikulum 2013

Gambaran umum Struktur Kurikulum 2013 Paket C Peminatan IPS Tingkatan 5 dan Tingkatan 6 dituangkan dalam Tabel 9.

Tabel 9. Gambaran Umum Struktur Kurikulum 2013 untuk kelas XI dan XII

Mata Pelajaran

Bobot Satuan Kredit Kompetensi (SKK) Tingkatan 5

Setara Kelas XI Tingkatan 6

Setara Kelas XII Jumlah Kelompok Umum

No Mata Pelajaran Fase E Pendekatan

SKK JP (1 th) Mapel Integrasi Blok

A. Kelompok Mata Pelajaran Umum

1 Pendidikan Agama 1 36 √ - -

2 Pendidikan Pancasila 2 72 √ - -

3 Bahasa Indonesia 4 144 √ - -

4 Matematika 3 108 √ - -

5 Bahasa Inggris 2 72 √ - -

6 IPA (Fisika, Kimia, Biologi) 2 72 - - √

7 IPS (Sejarah, Ekonomi,

Geografi, Sosiologi) 2 72 - - √

8 PJOK 2 72 - √ -

9 Seni 2 72 - √ -

Jumlah SKK 20 720 5 MP 2 MP 2 MP

B. Pemberdayaan dan Keterampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila a

Komputer Aplikasi

Perkantoran (Berekayasa dan berteknologi untuk membangun NKRI)

3 108 √ √

b Pertanian Terpadu Sistem Gotong Royong (Kearifan

Lokal) 5 180 √ √

c Wirausaha Pertanian

Terpadu (Kewirausahaan) 5 180 √ √

d

Tata boga ( Berekayasa dan

berteknologi untuk

membangun serta

mencintai hasil bumi dari NKRI)

3 108 √ √

Jumlah SKK 16 576 0 3 3

(29)

Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 Sejarah Indonesia 6 Bahasa Inggris

Peminatan Ilmu-ilmu Sosial 1 Geografi

30 15 45

2 Sejarah 3 Sosiologi 4 Ekonomi

Kelompok Khusus

1 Pemberdayaan 24 13 37

2 Keterampilan

Jumlah Bobot SKK Ditempuh 80 42 122

a. Pendekatan Mata Pelajaran

Sesuai dengan ketetapan pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 56 tahun 2022, pembelajaran tiga mata pelajaran yakni Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, dan Bahasa Indonesia, dilaksanakan secara tersendiri. Adapun Matematika dan Bahasa Inggris dibelajarkan dengan pendekatan mata pelajaran dengan pertimbangan mata pelajaran tersebut membutuhkan pembimbingan khusus.

Secara terinci, pengorganisasian pembelajaran dengan pendekatan mata pelajaran dalam kurikulum merdeka disajikan pada Tabel 10

Tabel 10. Struktur Pendekatan Mata Pelajaran

No Mata Pelajaran Fase E Semester

SKK

Kelas X JP Per

tahun SKK

1 SKK

2

1 Pendidikan Agama Islam 1 36 1 1

2 Pendidikan Pancasila 2 72 2 2

3 Bahasa Indonesia 4 144 4 4

4 Matematika 3 108 3 3

5 Bahasa Inggris 2 72 2 2

Jumlah SKK 12 432 12 12

(30)

Sedangkan pengorganisasian dengan pendekatan mata pelajaran dalam kurikulum 2013 disajikan pada Tabel 11.

Tabel 11. Struktur Pendekatan Mata Pelajaran

Mata Pelajaran Bobot Satuan Kredit Kompetensi (SKK)

Tingkatan 5 Tingkatan 6

Setara Kelas XI Setara Kelas XII Semester

1 Semester 2

Jumlah Derajat

5

Semester

1 Semester 2

Jumlah . Derajat

6

Kelompok Umum 7 6 13 7 7 14

1 Pendidikan Agama dan BudiPekerti 1 1 2 1 1 2

2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1 1 2 1 1 2

3 Bahasa Indonesia 1 1 2 1 1 2

4 Matematika 2 1 3 2 2 4

5 Sejarah Indonesia 1 1 2 1 1 2

6 Bahasa Inggris 1 1 2 1 1 2

Peminatan Ilmu-ilmu Sosial 8 8 16 8 7 15

1 Geografi 2 2 4 2 2 4

2 Sejarah 2 2 4 2 1 3

3 Sosiologi 2 2 4 2 2 4

4 Ekonomi 2 2 4 2 2 4

Kelompok Khusus 6 6 12 7 6 13

1 Pemberdayaan 3 3 6 3 3 6

2 Keterampilan 3 3 6 4 3 7

Jumlah Bobot SKK Ditempuh 21 20 41 22 20 42

b. Pendekatan Integratif

Ragam aktivitas kehidupan peserta didik menjadi salah satu pertimbangan dalam

(31)

dibelajarkan secara integratif, yakni PJOK dan Seni.

Pengintegrasian dilakukan dengan cara peserta didik melakukan aktivitas, baik dalam pembelajaran atau aktivitas di masyarakat, kemudian tutor menyesuaikan aktivitas yang dilakukan dengan kompetensi atau capaian pembelajaran dari setiap mata pelajaran.

Struktur pembelajaran dengan pendekatan integratif disajikan pada Tabel 12.

Tabel 12. Struktur Pembelajaran dengan Pendekatan Integratif

Semester Struktur Jumlah

SKK Jumlah

JP Keterangan

1

Unit Integratif 4 144 Liga Futsal, Sabtu Ceria (PJOK, Seni) Mata Pelajaran Umum 8 288 PAI, Pendidikan Pancasila, Bahasa

Indonesia, Matematika, Inggris, IPA, IPS

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

3

288

Projek Pemberdayaan dan

Keterampilan Komputer Aplikasi Perkantoran (Tema Berekayasa dan berteknologi untuk membangun NKRI) 5

Projek pemberdayaan dan

Keterampilan Pertanian Terpadu Sistem Gotong Royong (Tema Kearifan Lokal)

Total 20 720

2

Unit Integratif 4 144 Kesehatan Reproduksi (PJOK, Seni), Mata Pelajaran Umum 8 288 PAI, Pendidikan Pancasila, Bahasa

Indonesia, Matematika, Inggris, IPA, IPS

(32)

Projek Penguatan Profil

Pelajar Pancasila 8 288

Projek Keterampilan Wirausaha Pertanian Terpadu (Tema Kewirausahaan).

Total 20 720

Catatan: Topik integrasi menyesuaikan dengan kondisi dan kesepakatan tutor

c. Pendekatan Blok

Pendekatan Blok dilakukan agar peserta didik fokus pada capaian pembelajaran mata pelajaran tertentu, pada waktu tertentu, sehingga kompetensi dapat dicapai secara utuh. Dalam intrakurikuler terdapat dua mata pelajaran yang dibelajarkan dengan pendekatan blok yakni IPA dan IPS. Selain intrakurikuler, pendekatan blok juga diberlakukan untuk kompetensi keterampilan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Struktur pembelajaran dengan pendekatan blok disajikan pada Tabel 13.

Tabel 13. Struktur Pembelajaran dengan Pendekatan Blok

Blok A

Semester Struktur SKK (JP)

Semester 1

IPA (Fisika, Kimia, Biologi) 2 (72)

Projek pemberdayaan dan Keterampilan

Komputer Aplikasi Perkantoran dengan Tema Berteknologi dan Berekayasa untuk

Membangun NKRI 8 (288)

Projek pemberdayaan dan Keterampilan

Pertanian Terpadu Sistem Gotong Royong dengan tema Kearifan Lokal

Total 10 (360)

Blok B

Semester Struktur SKK (JP)

(33)

Projek Pemberdayaan dan Keterampilan Wirausaha Pertanian Terpadu dengan tema

kewirausahaan 8 (288)

Total 10 360)

Semua pendekatan pembelajaran baik melalui pendekatan mata pelajaran, integrasi mata pelajaran maupun blok dalam implementasinya dilakukan berbasis aktivitas kehidupan nyata melalui kegiatan pembelajaran tatap muka, tutorial dan mandiri.

Pembelajaran pendidikan kesetaraan dilaksanakan dalam bentuk tatap muka, tutorial, dan mandiri atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya untuk semua mata pelajaran. Waktu belajar pendidikan kesetaraan di SPNF Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama adalah sebagai berikut:

Tabel 14. Waktu pembelajaran

No Program Hari Waktu

1. Paket A Senin – Jumat 07.30 – 12.30 WITA

2. Paket B Selasa – Jumat 07.30 – 12.30 WITA

(34)

3. Paket C Senin – Jumat 07.30 – 11.30 WITA

B. Pengorganisasian Pembelajaran Program Pemberdayaan dan Program Keterampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila

Kelompok pemberdayaan dan keterampilan berbasis profil Pelajar Pancasila mencakup keterampilan okupasional, fungsional, vokasional, sikap dan kepribadian profesional, dan jiwa wirausaha mandiri yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pendidikan kesetaraan serta berbasis profil pelajar Pancasila. Pemberdayaan memuat kompetensi untuk menumbuhkan keberdayaan, harga diri, percaya diri, sehingga peserta didik mampu mandiri dan berkreasi dalam kehidupan bermasyarakat. Keterampilan diberikan sehingga peserta didik mampu melakukan aktualisasi kemandirian, otonomi, kebebasan, dan kreativitas dalam berkarya untuk mengisi ruang publik secara produktif.

Program pemberdayaan dan keterampilan dilaksanakan berbasis profil pelajar Pancasila yang merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 12 Tahun 2016. Gerakan Nasional Revolusi Mental. Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Penguatan profil pelajar pancasila dilaksanakan pada kelompok mata pelajaran umum, dan pemberdayaan dan keterampilan.

Tabel 15. Profil Pelajar Pancasila

Pada tahun pelajaran 2023/2024, profil pelajar Pancasila di SPNF Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama menguatkan pada dimensi beriman, bertaqwa kepada

(35)

Tuhan YME dan berakhlak mulia, berkebonekaan global, bergotong royong, mandiri, dan kreatif. Dimensi Gotong Royong merupakan Pelajar Indonesia memiliki kemampuan gotong- royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Elemen kunci dari gotong royong adalah kolaborasi, kepedulian dan berbagi. Dimensi Mandiri adalah Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri. Dimensi Kreatif merupakan pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.

Elemen kunci kreatif adalah Menghasilkan gagasan, karya dan tindakan yang orisinil.

Tabel 16. Tema dan Alokasi Waktu Pembelajaran Projek Profil Pelajar Pancasila Tahun Pelajaran 2022/2023

Nama Projek Tema Dimensi Alokasi

waktu (SKK) Kelas/

Semester

Pemberdayaan dan Keterampilan Komputer Aplikasi Perkantoran

Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI

Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia;

Kreatif, dan Mandiri

3 X/1

Projek Pemberdayaan dan Keterampilan Pertanian Terpadu Sistem Gotong Royong

Kearifan local Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan

5 X/1

(36)

Nama Projek Tema Dimensi Alokasi

waktu (SKK) Kelas/

Semester

berakhlak mulia;

Kreatif, dan Mandiri Projek Pemberdayaan

dan KeterampilanTata Boga

3 X/ 2

Projek Pemberdayaan dan Keterampilan Wirausaha Pertanian Terpadu

Kewirausahaa

n Beriman,

bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia;

Kreatif, dan Mandiri

5 X/2

BAB IV

PERENCANAAN PEMBELAJARAN

Rencana pembelajaran disusun secara rutin untuk memetakan dan merencanakan proses pembelajaran secara rinci. Rencana pembelajaran terdiri dari Rencana Pembelajaran Ruang Lingkup Satuan Pendidikan dan Rencana Pembelajaran Ruang Lingkup Kelas yang disusun rutin secara sederhana, aktual dan mudah dipahami untuk mencapai tujuan pembelajaran yang akan dicapai sehingga melalui rencananya seorang tutor bisa memastikan seluruh proses pembelajaran bisa efektif dan efisien.

A. Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Satuan Pendidikan

Mengacu pada penyusunan alur tujuan pembelajaran, dalam ruang lingkup satuan

(37)

mengarahkan satuan pendidikan dalam merencanakan, mengimplementasi, dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten, dan terukur. Alur Tujuan Pembelajaran dalam satu tahun, disusun dengan mengacu pada capaian pembelajaran, capaian elemen, cakupan atau kedalaman konten, asesmen yang akan dilakukan, dan sumber belajar, Alur tujuan pembelajaran mengurutkan tujuan-tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan untuk mencapai Capaian Pembelajaran setiap Fase.

Berikut ini contoh penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada Mata Pelajaran di Fase E. (Terlampir)

Tujuan pembelajaran pada program pemberdayaan tidak buat Alur Tujuan Pembelajaran, tetapi dimasukan pada Alur Aktivitas pada pembelajaran Projek Profil Pelajar Pancasila.

B. Rencana Pembelajaran Ruang Lingkup Kelas

Rencana pembelajaran ruang lingkup kelas berupa RPP/Modul Ajar yang memuat tujuan pembelajaran yang dikembangkan sesuai capaian pembelajaran dilengkapi proses asesmen sebagai bukti hasil belajar untuk mengukur indikator keberhasilan capaian pembelajaran. Modul Ajar Ruang Lingkup Kelas disusun dalam bentuk sederhana dengan keterbacaan yang baik yang memuat tiga poin utama dalam proses pembelajaran, yaitu tujuan pembelajaran, aktivitas atau kegiatan pembelajaran dan Asesmen/penilaian.

Tujuan pembelajaran merupakan penerjemahan capaian pembelajaran yang dapat terukur pencapaian dan keberhasilannya. Kegiatan pembelajaran disusun dalam langkah-langkah aktivitas peserta didik yang menarik dan menyiratkan model dan strategi pembelajaran yang kontekstual dan menarik sesuai diferensiasi karakteristik peserta didik serta mampu mengakomodir minat serta bakat peserta didik. Dalam kegiatan pembelajaran pun diintegrasikan penumbuhan dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Berikut ini adalah contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pada Mata Pelajaran di Fase E (Terlampir)

C. Rencana Pembelajaran Projek Profil Pelajar Pancasila (Terlampir) D. Evaluasi, Pendampingan, dan Pengembangan Profesional

(38)

Evaluasi, Pendampingan, dan pengembangan professional bagi pendidikan kesetaraan SKB Alor dilakukan secara internal untuk memastikan pembelajaran berjalan sesuai rencana untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Evaluasi terhadap kurikulum ini dikelola secara bersama sama antara kepala Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) maju bersama, pamong belajar, tutor dan tenaga administrasi. Pendampingan, dan pengembangan profesional dilakukan secara bertahap dan mandiri agar terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan di satuan pendidikan, sesuai dengan kemampuan satuan pendidikan. Aktivitas pendampingan dan pengembangan professional ditekankan pada prinsip reflektif dan pengembangan diri bagi tutor, serta menggunakan alat penilaian yang jelas dan terukur. Proses pendampingan dan pengembangan professional ini dilakukan melalui:

Tabel 17. Rencana Evaluasi Program

No Kegiatan Evaluasi Kurikulum Waktu

Pelaksanaan Penanggungjawab 1. Peninjauan Visi, Misi Dan Tujuan

Program Tahun 2025 Kepala PKBM Maju Bersama

2. Peninjauan pengorganiasian pembelajaran, Peninjauan TP, ATP dan Modul Ajar/RPP

Agustus 2023 Wakasek Kurikulum

3. Peninjuaan KOSP Agustus 2023 Kepala PKBM Maju Bersama

(39)

Tabel 18. Rencana Pendampingan dan Pengembangan Profesional

PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL

No Uraian Kegiatan

Bentuk

Pendampingan/

Pengembangan

Pihak yang terlibat Waktu Pelaksanaan

Pendamping Sasaran

1 Pengembangan

TP dan ATP,

Pengembangan Modul Ajar/RPP,

Pengembangan Modul Projek Pengunguatan Profil Pelajar Pancasila, Strategi Pembelajaran Deferensiasi, Asesmen

Workshop Pamong Belajar Tutor Agustus 2023

(40)

Pembelajaran

2. Penyusunan Soal Tipe AKM Workshop Pamong Belajar Tutor Februari 2024

3. Pengembangan Media dan Sumber belajar Pedampingan

Teman Sejawat Pamong Belajar /

Tutor Tutor Maret 2024

4. Penguatan Strategi

Pembelajaran Supervisi Kepala PKBM Maju Bersama &

Teman Sejawat

Tutor Setiap satu semester

Gambar

Gambar 1. Grafik Jumlah Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama
Gambar 2. Jumlah Peserta Didik Berdasarkan Jenis Kelamin
Gambar 3. Jumlah Peserta Didik Berdasarkan Usia
Gambar 4. Data Status Perkawinan Peserta Didik
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mengolah data dan informasi yang diperoleh dari nara sumber atau sumber belajar lain yang relevan.. KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 4.14

21 dengan setifikasi lulusan SMA. Namun pendidikan kesetaraan paket C vokasi melekatkan kata vokasi yang memberikan adanya ciri khusus program paket C. Kata vokasi

1 Telp 0362 24274 Pemaron-Singaraja Bali PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL PAKET B TAHUN AJARAN 2023/2024 Nama : Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VII setara SMP Hari, Tanggal :

Dokumen ini berisi rancangan kurikulum operasional untuk Madrasah Tsanawiyah Negeri 15 Jakarta untuk tahun ajaran

Rangkuman materi dan soal penilaian akhir tahun mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 1 kurikulum merdeka tahun ajaran

Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (school operational curriculum) SD Negeri Wonosari 1 untuk tahun ajaran

Surat Keterangan bahwa Mirza Nur Khafifah adalah siswa kelas 9-5 SMP Negeri 1 Sumenep yang telah mengikuti Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Tahun Ajaran

Keputusan pembagian tugas mengajar dan pengelola sekolah pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 di SMA Al-Islami Nurul Ma'ad