rumah adat Lampung yang termasuk dalam kategori NUWOU LUNIK atau rumah yang digunakan oleh kalangan masyarakat umum dengan ukuran rumah yang relatif lebih kecil dari rumah NUWOU BALAK yang merupakan kediaman para penyimbang adat atau kepala adat.
Lamban Mahanyuk’an memiliki penggalan arti per kata yaitu Lamban atau juga biasa disebut Lambahan/Nuwou yang berarti rumah. Sedangkan Mahanyuk’an memiliki arti persegi panjang.
Hal tersebut dapat terlihat dari bentuk rumah yang berbentuk persegi panjang.
LAMBAN LAMBAN
MAHANYUK’AN MAHANYUK’AN
Suku Wana, Kampung Wana, Lampung Timur.
adalah salah satu
Secara geografis, Lamban Mahanyuk’an lebih banyak ditemukan di daerah pesisir Lampung. Sedangkan secara fungsional, Lamban Mahanyuk’an lebih sering digunakan untuk keperluan upacara adat, pertemuan keluarga besar, atau sebagai tempat penyimpanan barang berharga atau dalam artian lain, tidak selalu dihuni sebagai empat tinggal sehari-hari bagi keluarga
Raisha Cana/215060501111038 -Arsitektur Nusantara F
DInding rumah ini terbuat dari bambu atau papan kayu. Jenis kayu yang paling sering digunakan
adalah papan kayu merbau/
kenango
Secara visual , Lamban Mahanyuk’an memiliki karakteristrik yang yang sangat mencerminkan budaya dan kehidupan masyarakat Lampung di daerah pesisir
Atap ini terbuat dari ijuk atau daun rumbia dan memiliki bentuk limasan dengan bentuk atap yang tampak seperti perahu terbalik atau limas memanjang
Atap Tangkurak
Dinding Bambu & Kayu
Tiang rumah atau akheui didirikan di atas tanah dengan menggunakan sebuah umpak dari batu.
Tiang Rumah Akheui
Akheui berperan sebagai penopang dan penyangga rumah, maka harus terbuat dari bahan yang kuat seperti kayu merbau.
Selain itu, penggunaan kayu jenis tersebut mengeluarkan semacam minyak yang dapat mencegah serangan serangga pemakan kayu seperti rayap ataupun agas (aneui) .
Lantai yang ditinggikan
Konsekuensi dari letak geografis Lamban Mahanyuk’an yang umunya berada di pesisir, maka bentuk rumah yang berupa rumah panggung memiliki lantai yang ditinggikan serta adanya tangga. Hal
tersebut membantu lindungi rumah dari banjir dan air pasang
KARAKTER VISUAL KARAKTER VISUAL
Raisha Cana/215060501111038 -Arsitektur Nusantara F
Dari segi arsitektur, Rumah Lamban Mahanyuk’an berbentuk rumah panggung yang terdiri dari 3 bagian bangunan, yakni Bawah Rumah (Bah Lamban) , Bagian Tengah (khesi), Bagian Atas (hemugungan).
Bagian bawah rumah merupakan ruang terbuka yang dapat digunakan untuk mengalirkan sirkulasi udara, penyimpanan hasil panen, tempat atau kandang hewan ternak seperti sapi, ayam, dan kambingmenghindari serangan dari binatang buas, selain itu yang terpenting adalah sebagai strategi perlindungan dari air pasang mengingat kondisi geografis dari rumah Lamban Mahanyuk’an yang banyak ditemui di daerah pesisir.
Tiga bagian bangunan
IDENTIFIKASI BANGUNAN IDENTIFIKASI BANGUNAN
SECARA SPASIAL (VERTIKAL) SECARA SPASIAL (VERTIKAL)
Bawah Rumah (Bah Lamban) Bagian Tengah
(Khesi) Bagian Atas
(Hemugungan)
1. BAGIAN BAWAH (BAH LAMBAN)
2. BAGIAN TENGAH (KHESI)
Bagian tengah rumah atau khesi merupakan pusat dari aktivitas manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab itu segala kegiatan yang berhubungan dengan budaya dan tradisi akan dilakukan di dalam rumah seperti aktivitas sehari-hari, tempat berkumpul, tempat berlangsungnya upacara adat dan pertemuan keluarga,
3. BAGIAN ATAS (HEMUGUNGAN)
Bagian atas rumah (hemugungan) dipercaya sebagai tempat suci atau puncak kekuatan dari keseluruhan rumah. Oleh sebab itu di bagian ini terdapat panggakh atau ruang yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang pemanohan atau barang pusaka
a
b
A. TANGGA MASUK
Ijan/Jan merupakan bagian yang pertama kali diakses saat memasuki rumah yaitu berupa tangga
B. TERAS (BAGIAN DEPAN RUMAH Tepas, Lepau atau Bekhanda merupakan bagian depan rumah
yang lebih sering diketahui sebagai teras, dengan fungsi sebagai tempat beristirahat usai meladang, dan juga sebagai tempat menerima tamu sementara untuk melepas lelah
Raisha Cana/215060501111038 -Arsitektur Nusantara F
A: TERAMBAH/TENGAHBAH
Terambah merupakan halaman depan rumah untuk menjemur hasil pertanian/kebun B: GAKHANG HADAP
Gakhang Hadap merupakan tempat mencuci kaki sebelum memasuki rumah yang terletak di ujung tangga masuk
C: IJAN /JAN
Ijan/Jan merupakan tangga masuk yang biasanya memiliki jumlah anak tangga ganjil yang dipercayai dapat menyesatkan roh jahat sehingga tidak dapat masuk ke dalam
D: TEPAS, LEPAU ATAU BEKHANDA (TERAS TEMPAT BERISTIRAHAT SEMENTARA) E: PENGIDANGAN RAGAH
Pengidangan ragah merupakan ruang tamu (yang ditujukan untuk laki-laki), sedangkan F: PENGIDANGAN SEGAY
Pengidangan segah merupakan ruang keluarga (yang ditujukan untuk perempuan) saat datang bertamu.
G : PATES
Pates merupakan ruang tidur atau kamar yang digunakan sebagai tempat tidur istri dan anak- anak yang masih menyusui.
H: LEMBE PATES
Lembe Pates berfungsi sebagai ruang yang digunakan sewaktu-waktu untuk anggota keluarga sakit, meninggal ataupun sebagai tempat menaruh barang-barang rumah tangga I: GAKHANG/ DAPOKH (bagian dapur serta biasanya juga terdapat kamar mandi
J : TADAH EMBUN (Bagian belakang dapur/ beranda belakang)
K :GARANG KUDAN (Tangga dari belakang yang langsung menuju dapur) L : KEBIK /KAKEBIK ( Pekarangan rumah kiri dan kanan)
J
IDENTIFIKASI SECARA IDENTIFIKASI SECARA
SPASIAL (HORIZONTAL) SPASIAL (HORIZONTAL)
Secara horizontal, Rumah Lamban Mahanyuk’an yang berbentuk persegi memiliki bagian melebar (bangkok) yaitu bagian yang tampak terlihat dari depan dan belakang rumah serta bagian rumah yang menghadap ke jalan raya. Sedangkan bagian memanjang (hanyukuni) adalah bagian yang tampak dari samping rumah. Sehingga secara spasial horizontal, Rumah Lamban Mahanyuk’an memanjang ke belakang