LAPORAN AKHIR MAGANG MBKM
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI GORONTALO
PENGARUH MOTIVASI, TUJUAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DINAS PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN PROVINSI GORONTALO
Oleh :
Nursalinda D. Amir 931420094
PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI TAHUN 2023
HALAMAN PENGESAHAN
v
KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT. Atas limpahan rahmat, ridha, dan karunia-Nya laporan magang dapat diselesaikan tepat waktu.
Shalawat serta salam tak lupa dihaturkan kepada Nabi Muhamad SAW sebagai suri teladan bagi umat.
Sehubungan dengan adanya mata kuliah wajib, mahasiswa dapat terjun langsung untuk melihat fenomena di lapangan. Kegiatan magang yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo diharapkan mampu membuat mahasiswa terjun ke dunia kerja nyata secara langsung dan memperoleh pengalaman.
Laporan kegiatan magang ini di susun sebagai bentuk pertanggungjawaban tertulis atas terlaksananya kegiatan. Durasi kegiatan magang 5-6 bulan mulai hari Kamis22Desember2022 sampai dengan Jumat19 Mei2023. Selama periode magang, aktivitas yang dilakukan mahasiswa adalah terjun langsung di lapangan di bawah pengawasan pihak lembaga.
Kelancaran kegiatan magang ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu:
1. Bapak Dr. Eduart Wolok, ST., MT., selaku Rektor Universitas Negeri Gorontalo.
2. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo Ir. Rusli Wahjudewey Nusi, M.T.,M.M yang telah memberikan kesempatan untuk magang di tempat ini.
3. Segenap pimpinan Fakultas Ekonomi Unversitas Negeri Gorontalo yang telah mengkoordinir Magang.
4. Bapak Andi Juana S.Pd., M.Sc selaku Ketua Program Studi Manajemen 5. Ibu Selvi, SE.,M.Si selaku Dosen Pembimbing magang yang telah
memberikan bimbingan
6. Bapak Suharto Nasaru, S.IP selaku KASUBAG Umum dan Kepegawaian diKantor Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Provinsi Gorontalo yang telah memberikan kesempatan, kepercayaan, dan fasilitas kepada kami untuk melaksanakan magang.
7. Segenap Jajaran Struktur Organisasi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo yang telah banyak bekerja sama dengan kami, baik karyawan maupun pimpinan lembaga.
8. Orang tua dan keluarga yang telah mencurahkan dukungan tanpa henti dalam bentuk material maupun spiritual.
Semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan Magang sampai terselesainya penyusunan laporan ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Demikian laporan magang ini disusun sebagai bahan evaluasi pelaksanaan magang. Penyusun menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan magang serta terdapat kekurangan didalam laporan ini baikpada teknis penulisan maupun materi, mengingat kemampuan yang dimiliki penyusun. Untuk itu penyusun memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan magang. Selain itu kritik dan saran dari semua pihak, penyusun harapkan demi penyempurnaan pembuatan laporan ini. Akhir kata semoga laporan ini dapat bermanfaat dikemudian hari dan mampu menjadi salah satu referensi bagi para pembaca.
Gorontalo, 15 Mei 2023
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN...i
KATA PENGANTAR...ii
DAFTAR ISI...iv
DAFTAR GAMBAR...v
DAFTAR TABEL...vi
BAB I PENDAHULUAN...7
1.1 Latar Belakang...7
1.2 Tujuan Magang...9
1.3 Manfaat Magang...9
BAB II GAMBARAN UMUM MAGANG MBKM...12
2.1 Dasar Pembentukan Organisasi...12
2.2 Struktur Organisasi...15
BAB III METODE PELAKSANAAN MAGANG MBKM...17
3.1 Metode Pelaksanaan Magang...17
3.2 Frekuensi Kegiatan Magang...19
3.3 Pihak Yang Terlibat...19
BAB IV HASIL YANG DICAPAI...21
4.1 Hasil Yang Diperoleh...21
4.1.1 Pensiun Guru...22
4.1.2 Surat Keterangan Pengganti Ijazah...22
4.1.3 Legalisir Ijazah...23
4.2 SusunanKepegawaian dan Kelengkapan...23
BAB V PENUTUP...35
5.1 Kesimpulan...35
5.5 Saran...36
BAB VI KONVERSI SKS...38
LAMPIRAN...46
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Bentuk Kegiatan Magang MBKM...8
Gambar 2. Struktur Organisasi...15
Gambar 3. ruang keuangan...23
Gambar 4. Keadaan Ruang UMPG...25
Gambar 5. Keadaan Ruang Perencanaan...26
Gambar 6. Keadaan Ruangan PSMA & Diksus...28
Gambar 7. keadaan Ruang GTK...29
Gambar 8. Keadaan Ruang Kebudayaan...31
Gambar 9. Keadaan Ruang Smk...33
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Jadwal Kegiatan Magang...19 Tabel 2. Konversi SKS Nursalinda D. Amir (Manajemen SDM)...38
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja. Melalui kebijakan ini, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan kepada mahasiswa memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengambil mata kuliah di luar program studi pada perguruan tinggi yang sama; mengambil mata kuliah pada program studi yang sama di perguruan tinggi yang berbeda;
mengambil mata kuliah pada program studi yang berbeda di perguruan tinggi yang berbeda; dan/atau pembelajaran di luar perguruan tinggi.
Program magang merupakan suatu wadah untuk mendorong para mahasiswa agar belajar secara langsung di perusahaan dengan melihat bagaimana kondisi nyata di lapangan. Dengan adanya magang diharapkan dapat memberikan mahasiswa pengalaman empiris yang nantinya akan meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan menemukan pengetahuan yang didapat dari permasalahan riil.
Magang juga dapat memberikan bekal kepada mahasiswa sebelum menjalankan kegiatan kerja yang sebenarnya. Selain itu, magang juga memiliki tujuan yaitu, memaksimalkan potensi mahasiswa karena secara tidak langsung dalam magang mahasiswa akan terlatih untuk bekerja dengan menerapkan teori yang telah didapat dan memperluas jaringan dengan orang-orang baru yang memiliki
keahlian pada bidang tertentu sehingga para mahasiswa akan mendapat ilmu-ilmu yang baru.
Berbagai bentuk kegiatan belajar di luar perguruan tinggi, di antaranya melakukan magang/ praktik kerja di Industri atau tempat kerja lainnya, melaksanakan proyek pengabdian kepada masyarakat di desa, mengajar di satuan pendidikan, mengikuti pertukaran mahasiswa, melakukan penelitian, melakukan kegiatan kewirausahaan, membuat studi/ proyek independen, dan mengikuti program kemanusisaan. Semua kegiatan tersebut harus dilaksanakan dengan bimbingan dari dosen. Kampus merdeka diharapkan dapat memberikan pengalaman kontekstual lapangan yang akan meningkatkan kompetensi mahasiswa secara utuh, siap kerja, atau menciptakan lapangan kerja baru.
Proses pembelajaran dalam Kampus Merdeka merupakan salah satu perwujudan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning) yang sangat esensial. Pembelajaran dalam Kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan seperti persyaratan kemampuan, permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kinerja, target dan pencapaiannya.
Melalui program merdeka belajar yang dirancang dan diimplementasikan dengan baik, maka hard dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan kuat.
Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka diharapkan dapat menjawab tantangan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai
perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat.
Gambar 1. Bentuk Kegiatan Magang MBKM 1.2 Tujuan Magang
Program magang ini bertujuan untuk bisa memberikan kesempatan kepada para mahasiswa agar bisa mengembangkan dirinya terlebih khusus meningkatkan hard skill maupun soft skill mereka sehingga akan lebih siap untuk memasuki dunia kerja setelah lulus dari perguruan tinggi nantinya.
Program magang kampus merdeka ini biasanya dapat diikuti selama 1-2 semester, dengan tugas menjalankan project nyata yang diberikan oleh perusahaan terbaik yang terdaftar oleh mitra dari Kampus Merdeka itu sendiri.
1.3 Manfaat Magang
Manfaat dari magang MBKM yaitu:
A. Bagi Perguruan Tinggi
Magang sangat bermanfaat untuk perguruan tinggi, diantaranya;
1. Terjalinnya kerjasama/ hubungan baik antara universitas dengan perusahaan tempat mahasiswa magang,
2. Universitas dapat meningkatkan kualitas lulusannya melalui pengalaman kerja magang, dan
3. Universitas akan lebih dikenal di dunia industri.
B. Bagi Instansi
Manfaat magang tidak hanya bagi mahasiswa tapi juga bermanfaat untuk perusahaan. Salah satu keuntungan magang bagi perusahaan itu perusahaan bisa brainstorming sama anak magang tentang bagaimana mereka sebagai “orang luar”
melihat produk/ jasa perusahaan. Selain itu, perusahaan juga bisa dapat ide-ide baru yang sebelumnya belum pernah dipikirkan atau justru malah bisa dikembangkan.
C. Bagi Mahasiswa a. Pengalaman Kerja
Mahasiswa bisa mendapatkan pengalam kerja, sehingga nantinya bisa mempermudah mahasiswa untuk masuk dunia kerja
b. Membangun Relasi (Networking)
Dengan melakukan program magang kalian bisa membangun relasi di dunia profesional. Dengan bekerja di sebuah instansi, lembaga atau perusahaan mahasiswa bisa mengenal orang-orang yang memang ahli di bidangnya dan menjadikan itu sebagai modal relasi. Relasi juga merupakan suatu modal yang krusial di dunia kerja ke depannya. Terkadang mahasiswa juga akan mendapatkan informasi-informasi penting dari relasi tersebut.
c. Meningkatkan Keterampilan
Bisa meningkatkan keterampilan di berbagai bidang. Kalian bisa mendapatkan pengetahuan-pengetahuan terkait bidang studi yang digeluti atau pengetahuan baru di dunia kerja.
d. Melatih Kepercayaan Diri
Manfaat magang lainnya yaitu dapat melatih kepercayaan diri mahasiswa.
Mahasiswa dapat membangun komunikasi dengan orang lain yang tentunya membutuhkan rasa kepercayaan diri.
BAB II
GAMBARAN UMUM MAGANG MBKM 2.1 Dasar Pembentukan Organisasi
Provinsi Gorontalo merupakan daerah pemekaran dari Sulawesi Utara, yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2000.Provinsi Gorontalo diresmikan oleh Wakil Presiden Megawati Soekarno Putri pada tanggal tanggal 16 Februari 2001. sejalan dengan itu dibentuklah struktur pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Gorontalo yang menangani sektor pendidikan dan olahraga tanggal 19 Februari 2001.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, pertama kali dipimpin oleh Drs. Irvan Mbuinga, yang pada saat itu masih menjabat sebagai Koordinator Urusan Administrasi Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
Pelantikan beliau sebagai kepala Dinas dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2001. dilanjutkan dengan pelantikan 16 (enam belas) orang pejabat struktral ,berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2001 pada tanggal 1 Maret 2001.
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 06 Tahun 2006, Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Gorontalo berubah nama menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo disingkat DIKBUD.
Kemudian diubah lagi berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2007 menjadi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo disingkat DIKPORA. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2013 diubah lagi Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo
disingkat DIKBUDPORA, dengan jumlah pejabat struktural 29 (dua puluh sembilan) orang.
Pada awal berdirinya, alamat kantor adalah Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Limba U II Kota Gorontalo. Pada tahun 2004 pindah alamat ke Jalan Pangeran Hidayat II Kelurahan Wumialo Kota Gorontalo.
Pada tahun 2010 masa pemerintahan Gubernur Gusnar Ismail, tepatnya pada tanggal 29 November 2010, diresmikan gedung baru Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, dengan alamat Jalan Brigjen Piola Isa, Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo, Telpon 0435-822468, Fax 0435-822468.
Pada tanggal 30 April tahun 2015 Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, pindah alamat di Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Gorontalo Jl. Thayeb Moh. Gobel, Desa Tinelo Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango.
Pada tanggal 19 Januari tahun 2023 Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, dengan alamat Jl. Thayeb Moh. Gobel, Desa Tinelo Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango berubah nomenklatur menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalobeberapa kali mengalami perubahan Kepemimpinan, antara lain :
1. 21 Februari 2001 sampai dengan Tahun 2004 dipimpin oleh Drs. H.
IRVAN MBUINGA
2. Tahun 2004 sampai dengan Tahun 2007 dipimpin olehDr. Ir.
SUDIRMAN HABIBIE,M.Si
3. Tahun 2007 sampai dengan Januari 2012 dipimpin oleh Drs. HI. WENI LIPUTO, MM
4. Tahun 2012 Sd 30 November 2013 dipimpin oleh Drs. Hi. ARFAN ARSYAD, M.Pd
5. 1 Desember 2013 sampai dengan 20 Juni 2014 dipimpin oleh Dr.
Hi.SUMARWOTO, M.Sc
6. 20 Juni 2014 sampai dengan 29 Desember 2017 di pimpin oleh Dr. HI.
WENI LIPUTO, MM.
7. 5 Januari 2018 sampai dengan 21 Juni 2018 Plt. Kepala Dinas di pimpin oleh Drs. Hi. Amran Pahrun, M.Si
8. 21 Juni 2018 sampai dengan 31 Desember 2019 Plt. Kepala Dinas di pimpin oleh Ha. Ramlah Habibie, S.Pd, MM
9. 14 Januari 2020 sampai dengan 4 Januari 2021 ini Kepala Dinas di pimpin oleh Dr. Ir. Hi. Yosef P. Koton, M.Si
10. 4 Januari 2021 sampai dengan 19 Januari 2023 ini Kepala Dinas di pimpin oleh Dr. Wahyudin A. Katili., S.STP., M.T
11. 19 Januari 2023 sampai dengan ini Kepala Dinas di Pimpin Oleh Ir. Rusli Wahjudewey Nusi, M.T., M.M
Visi Dan Misi
Visi
Terwujudnya Masyarakat Cerdas, Unggul Dan Berkarakter.
Misi
Mewujudkan Mutu Dan Tata Kelola Layanan Pendidikan Yang Merata, Berkeadilan Dan Berbudi Pekerti
Mewujudkan Pelestarian Kebudayaan Dan Pengembangan Bahasa Daerah.
2.2 Struktur Organisasi
Menurut Hasibuan (2011:128) struktur organisasi adalah suatu gambar yang menggambarkan tipe organisasi, pendepartemenan organisasi kedudukan dan jenis wewenang pejabat, bidang dan hubungan pekerjaan, garis perintah dan tanggung jawab, rentang kendali dan sistem pimpinan organisasi.
Struktur organisasi adalah susunan serta hubungan antara tiap bagian dalam organisasi, baik secara posisi maupun tugas, demi mencapai tujuan bersama.
Struktur Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Gorontalo disusun berdasarkan fungsi-fungsi yang dibutuhkan dan selaras dengan strategi perusahaan serta mampu mengakomodir tuntutan pengembangan organisasi yang ada diruang lingkup Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Gambar 2. Struktur Organisasi Visi Dan Misi
Visi
Terwujudnya Masyarakat Cerdes, Unggul Dan Berkarakter
Misi
1. Mewujudkan Mutu Dan Tata Kelola Layanan Pendidikan Yang Merata, Berkeadilan Dan Berbudi Pekerti.
2. Mewujudkan Pelestarian Kebudayaan Dan Pengembangan Bahasa Daerah.
BAB III
METODE PELAKSANAAN MAGANG MBKM 3.1 Metode Pelaksanaan Magang
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) telah diluncurkan oleh Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2020 lalu dalam rangka menyiapkan lulusan pendidikan tinggi yang tangguh dalam menghadapi perubahan. Baik perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan teknologi yang semakin cepat di era Revolusi Industri 4.0, seperti yang tercantum dalam aturan mengenai Program MBKM dalam Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Pasal 18. Lewat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk 1 (satu) semester (setara dengan 20 SKS) menempuh pembelajaran di luar program studi pada perguruan tinggi yang sama dan paling lama 2 semester atau setara dengan 40 SKS menempuh pembelajaran pada program studi yang sama di perguruan tinggi yang berbeda, pembelajaran pada program studi yang berbeda di perguruan tinggi yang berbeda; dan/atau pembelajaran di luar perguruan tingginya.
Dengan adanya kegiatan MBKM maka, perlu adanya kelas konsultasi guna membimbing dan mengedukasi mahasiswa yang mengikuti. Program ini nantinya diharapkan mampu membantu mahasiswa yang mengikuti MBKM dapat mengikuti tersebut dengan baik. Serta memberikan masukan bilamana saat kegiatan MBKM berlangsung, mahasiswa tersebut mengalami kendala di tempat mereka melakukan MBKM.
Program Merdeka Belajar yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bapak Nadiem Makarim kini sedang digencarkan oleh setiap kampus di seluruh Indonesia. Program ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman belajar diluar kampus melalui program magang dan studi independen bersertifikat yang sangat bermanfaat. Program magang dan studi independen bersertifikat ini merupakan salah satu dari sekian program utama Kemendikbudristek yang ditawarkan kepada mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Magang bersertifikat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di dunia industri atau dunia profesi yang sebenarnya selama jangka waktu satu semester melalui pembelajaran langsung di tempat kerja mitra magang, mahasiswa akan mendapatkan hard skill dan soft skill sehingga mahasiswa lebih percaya diri dalam memasuki dunia kerja dan karir. Selain itu bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui kegiatan di luar kelas perkuliahan tetapi tetap diakui sebagai bagian dari perkuliahan. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin membekali diri dengan menguasai kompetensi khusus dan praktis yang juga dibutuhkan dalam dunia industri maupun dunia profesi.
Universitas Negeri Gorontalo pun turut berpartisipasi dalam melaksanakan program MBKM ini dengan memperbolehkan mahasiswa/i agar dapat mengikuti program MBKM seperti: Pertukaran mahasiswa, magang dan lain-lain. Pada Fakultas Ekonomi UNG Jurusan Manajemen terkhusus angkatan 2020 yang dimana sudah melakukan proses magang MBKM yang di mulai dari semester
lima (5) akhir hingga akhir semester enam (6) dengan durasi magang selama 6 bulan dengan setara dapat mengkonversi 20 sks. Berarti mata kuliah yang di kontrak oleh mahasiswa pada semester enam dapat di konversi oleh mahasiswa agar dapat lebih mudah untuk menyelesaikan studi mereka masing-masing.
3.2 Frekuensi Kegiatan Magang
Kegiatan Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka MBKM oleh Universitas Negeri Gorontalo di PT. Telkom Indonesia Witel Gorontalo, yang dilaksanakan dalam kurun waktu pada tanggal 22 Desember 2022 sampai dengan tanggal 19 Mei 2023. Magang ini dilaksanakan setiap hari senin sampai dengan hari jum’at, dengan perincian jadwal kegiatan sebagai berikut :
Tabel 1. Jadwal Kegiatan Magang
Hari` Waktu Keterangan
Senin s.d Jum’at
08.00-12.00 Wita Waktu Bekerja 12.00-13.00 Wita Istirahat
16.30 Wita Pulang
3.3 Pihak Yang Terlibat
Dalam kegiatan Magang MBKM ini juga dibutuhkan pihak mitra atau instansi yang akan membantu Perguruan Tinggi untuk mencapainya sebagai tempat untuk melaksanakan Program Magang MBKM ini. Pihak kampus telah bekerjasama dengan Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Gorontalo untuk melaksanakan program ini. Terdapat 5 Mahasiswa yang mengikuti Magang MBKM di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo dan disetiap mahasiswa ditempatkan pada berbagai bagian, yaitu: Bidang Umum &
Kepegawaian, Bidang Ketenagaan, Bidang PSMA & Diksus, Bidang Keuangan Dan kami melaksanakannya dalam kurun waktu 6 bulan dengan memperoleh konversi mata kuliah yaitu 20 SKS.
Bagian-bagian dari setiap unit dan bidang masing-masing memiliki beban kerja dan tujuan kerja yang berbeda-beda.
BAB IV
HASIL YANG DICAPAI 4.1 Hasil Yang Diperoleh
Selama melakukan magang MBKM di Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, penulis ditempatkan di Sub Bagian Umum &
Kepegawaian, Sub Bagiam Keuangan, dan di Bidang Ketenagan.
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas membantu sekretaris. Di Sub Bagian Umum & Kepegawaian sendiri memberikan pelayanan seperti pengajuan pensiun guru, melegalisir ijazah SMA/SMK yang sekolahnya sudah di tutup atau yang sekolahnya dari luar daerah, pengurusan skpi (surat keterangan pengganti ijazah), pengurusan cuti, PPDB (Peneriman Pesertas Dididik Baru) Online, pengurusan cuti,memberikan surat rekomendasi kenaikan pangkat, rekomendasi penelitian dan rekomendasi kegiatan.
DiSub Bagian Umum & Kepegawaian penulis memiliki beberapa tugas dan kegiatan yang dilakukan seperti, melayani tamu yang datang, menerima surat masuk, menulis agenda surat masuk, membantu para karyawan mengantar surat ke setiap bidang, memberi nomor surat keluar, memberi nomor legalisir SK GTT dan memberi nomor legalisisr ijazah.
Di bidang ini penulis memiliki beberapa tugas dan kegiatan yaitu menerima surat masuk, melayani tamu (Guru) yang ada keperluan di bidang ketenagaan, menginput nama-nama yang akan melamar pekerjaan menjadi GTT/PTT,
menyerahkan surat-surat yang telah di teliti/ periksa oleh kabid kepada masing- masing kepala seksi, dan membantu melengkapi pengurusan berkas P3K.
Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan:
4.1.1Pensiun Guru
a. Pengantar Dari Dinas b. Sk Cpns
c. Sk Pns
d. Sk Berkala Terakhir e. Sk Pangkat Terakhir f. Karpeg
g. Akta Nikah Legalisir Kua
h. Akta Anak Yang Masih Tertanggung i. Kartu Keluarga
j. KTP
k. Slip Gaji 1 Tahun Terakhir
l. Tidak Pernah Mendapat Hukuman Dari Dinas m. Tidak Dijatuhi Pidana Pengadilan
n. Pas Poto 3x4 6 Lembar o. Npwp
p. Buku Tabunngan
4.1.2Surat Keterangan Pengganti Ijazah
a. Surat Keterangan Hilang ari Polsek Setempat
b. Surat Pernyataan Saksi 1 Angktan (2 Orang isertai Foto copy Ijazah an
KTP)
c. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Yang Membuat Pernyataan d. Surat Tanggung Jawab Mu
e. tlak Guru, Sekolah Asal Yang Membuat Pernyataan f. Foto copy Ijazah Yang Membuat Pernyataan g. Permohonan Penerbitan SKPI
4.1.3 Legalisir Ijazah a. Ijazah Asli
b. Surat Tanggung Jawab Mutlak
c. Foto Copy KTP Berdomisili di Gorontalo 4.2 SusunanKepegawaian dan Kelengkapan
1. Bidang Sekretariat
Sekretaris mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas Pendidikan dalam melaksanakan perumusan rencana program dan kegiatan, mengkoordinasikan, monitoring, dan urusan administrasi.
Adapun bagian bidang sekretaris terbagi atas 3 sub bagian yaitu: Keuangan umum dan kepegawaian, serta perencanaan.
1. Sub Bagian Keuangan
Sub-Bagian Keuangan mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris dalam melaksanakan penyiapan bahan penyusunan rencana anggaran, pembukuan, verifikasi dan perbendaharaan dinas.
Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Sub-Bagian Keuangan mempunyai tugas sebagai berikut:
a. Menyusun rencana kerja Sub-Bagian;
b. Melaksanakan penyiapan rencana anggaran pembiayaan kegiatan di lingkungan dinas;
c. Melaksanakan penyiapan bahan pembayaran dan pengeluaran Anggaranbelanja dinas dari sumber APBD maupun APBN;
d. Melaksanakan kegiatan perbendaharaan dalam rangka pembiayaan kegiatan dinas sesuai anggaran yang telah ditetapkan;
e. Melaksanakan pembayaran gaji pegawai sesuai ketentuan yang berlaku;
f. Melaksanakan pembukuan penerimaan dan pengeluarankeuangan;
g. Melaksanakan administrasi pemungutan, pelaporan, dan penyetoranpajak-pajak;
h. Melaksanakan penyiapan data, perhitungan anggaran dan belanja dinas;
i. Menyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dinas;
j. Melaksanakan pengawasan administrasi kebendaharawanan lingkup dinas;
k. Melaksanakan pembuatan laporan tugas dan fungsinya;
l. melaksanakan tugas lain sesuai tugas dan fungsinya.
Gambar 3. ruang keuangan
2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
Sub-Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris dalam melaksanakan pengolaan administrasi persuratan, kearsipan, perlengkapan, rumah tangga, kepustakaan, kehumasan, administrasi kepegawaian dan pengelolaan inventaris barang dan asset dinas.
Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Sub-Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas sebagai berikut:
a. Menyusun rencana kerja Sub-Bagian;
b. Melaksanakan administrasi ketatausahaan dinas;
c. Melaksanakan urusan rumahtangga dinas;
d. melaksanakankegiatankearsipan dan pengelolaankepustakaan;
e. melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan barang dinas;
f. melaksanakan pengelolaan inventaris barang dan asset dinas;
g. melaksanakan pengelolaan kebersihan, ketertiban dan keamanan kantor serta lingkungannya;
h. melaksanakan fungsi kehumasan;
i. melaksanakan penyiapan bahan pembinaan dan administrasi kepegawaian lingkup dinas;
j. melaksanakan pembuatan laporan tugas dan fungsinya;
k. melaksanakantugas lain sesuaitugas dan fungsinya.
Gambar 4. Keadaan Ruang UMPG 3. Sub Bagian Perencanaan
Sub Bagian Perencanaan, melaksanakan tugas penyiapan penyusunan bahan perumusan kebijakan, rencana, program, kegiatan dan anggaran; pengelolaan data dan informasi; pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program;
penyusunan laporan Sekretariat dan dinas; usul kenaikan pangkat dan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta pendataan pendidikan
menengah dan pendidikan khusus, fasilitasi pelaksanaan akreditasi pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan nonforlmal, fasilitasi pelaksanaan kegiatan kesiswaan pendidikan menengah dan pendidikan khusus, fasilitasi pengembangan karier pendidik, penyiapan bahan rekomendasi izin pendirian dan penutupan satuan pendidikan anak usia dini kerjasama, sekolah dasar kerjasama, dan sekolah menengah pertama kerjasama, fasilitasi urusan perfilman, fasilitasi pembinaan lembaga kepercayaan terhadap Tuhan YME, fasilitasi pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia, dan tugas-tugas pembantuan lainnya.
Gambar 5. Keadaan Ruang Perencanaan 1) Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA)
Tugas Melaksanakan Penyusunan Bahan Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas.Untuk Melaksanakan Tugas Sebagaimana Dimaksud Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Menyelenggarakan Fungsi:
a. penyusunan rencana pelaksanaan tugas Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas
b. pengkoordinasian dalam penyiapan bahan dan data yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas
c. pengkoordinasian dan monitoring pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana serta peserta didik, pengkoordinasian penyiapan bahan rekomendasi izin pendirian dan penutupan sekolah menengah atas
d. pemeriksaan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan sekolah menengah atas
e. pemeriksaan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas
f. pemeriksaan bahan pembinaan bahasa dan sastra daerah yang penuturnya lintas kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu
g. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas
h. pengkoordinasian pelaksanaan fasilitasi urusan pembinaan perfilman, lembaga kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia
i. pengevaluasian fasilitasi pelaksanaan ujian nasional untuk sekolah menengah pertama dan pendidikan kesetaraan, fasilitasi pelaksanaan akreditasi pendidikan menengah dan pendidikan khusus, fasilitasi pengembangan karir pendidik
j. pelaksanaan fasilitasi penyelenggaraan ujian nasional untuk sekolah menengah pertama dan pendidikan kesetaraan, fasilitasi pelaksanaan akreditasi pendidikan menengah dan pendidikan khusus, fasilitasi pengembangan karir pendidik
k. mengikuti rapat teknis pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan sekolah menengah atas
l. pengevaluasian pelaksanaan tugas Bidang Pembinaan Sekolah Menengah atas m. penyusunan laporan pelaksanaan tugas Bidang Pembinaan Sekolah Menengah
Atas; dan
n. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas.
Gambar 6. Keadaan Ruangan PSMA & Diksus 2) Bidang Pembinaan dan Ketenagaan (GTK)
Bidang Ketenagaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pendidik dantenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan.
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Bidang Ketenagaan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan;
b. Penyusunan bahan kebijakan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan;
c. Penyusunan bahan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal;
d. Penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal;
e. Penyusunan bahan rekoemndasi pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan dalam kabupaten/kota;
f. Penyusunan bahan pembinaan di bidang tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya;
g. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan; dan
h. Pelaporan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan nonformal, serta tenaga kebudayaan.
Gambar 7. keadaan Ruang GTK
3) Bidang Kebudayaan
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 17, Bidang Kebudayaan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas adat, dan pembinaan kesenian;
b. Penyusunan bahan pembinaan di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas adat, dan pembinaan kesenian;
c. Penyusunan bahan pengelolaan kebudayaan yang masyarakat pelakunya dalam daerah kabupaten/kota;
d. Penyusunan bahan pelestarian tradisi yang masyarakat penganutnya dalam daerah kabupaten/kota; LKIP 2018 Dikbud Kabupaten Gorontalo 15
e. Penyusunan bahan pembinaan komunitas adat yang masyarakat penganutnya dalam daerah kabupaten/kota;
f. Penyusunan bahan pembinaan kesenian yang masyarakat pelakunya dalam daerah kabupaten/kota;
g. Penyusunan bahan pembinaan sejarah lokal kabupaten/kota;
h. Penyusunan bahan penetapan cagar budaya dan pengelolaan cagar budaya peringkat kabupaten/kota;
i. Penyusunan bahan penerbitan izin membawa cagar budaya ke luar kabupaten/kota;
j. Penyusunan bahan pengelolaan museum kabupaten/kota;
k. Penyusunan bahan fasilitasi di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas adat, dan pembinaan kesenian;
l. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas adat, dan pembinaan kesenian; dan
m. Pelaporan di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten/kota, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas adat, dan pembinaan kesenian;
Gambar 8. Keadaan Ruang Kebudayaan 4) BidangSMK
Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Mempunyai Tugas Menyusun Bahan Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Untuk Melaksanakan Tugas Sebagaimana Dimaksud Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Menyelenggarakan Fungsi:
a. Penyusunan Rencana Program Pelaksanaan Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
b. Pengkoordinasian Dalam Penyiapan Bahan dan Data Yang Berkenaan Dengan Pelaksanaan Tugas Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan c. Pengkoordinasian Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Kurikulum dan
Penilaian, Kelembagaan dan Sarana Prasarana, Serta Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Menengah Kejuruan
d. Pemeriksaan Bahan Fasilitasi Kerja Sama Industri Sekolah Menengah Kejuruan
e. Pemeriksaan Bahan Penelitian Izin Pendirian, Penataan dan Penutupan Sekolah Menengah Kejuruan
f. Pengkoordinasian dan Monitoring Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Kurikulum dan Penilaian, Kelembagaan dan Sarana Prasarana, Serta Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Menengah Kejuruan
g. Pelaksanaan Pembangunan Technopark di Lingkungan Sekolah
h. Penyusunan Bahan Penetapan Kurikulum Muatan Lokal Sekolah Menengah
Kejuruan
i. Penyusunan Bahan Penertiban Izin Pendirian, Penataan dan Penutupan Sekolah Menengah Kejuruan
j. Penyusunan Bahan Pembinaan Pelaksanaan Kurikulum dan Penilaian Kelembagaan dan Sarana Prasarana Serta Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Menengah Kejuruan
k. Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi di Bidang Kurikulum dan Penilaian, Kelembagaan dan Sarana
l. Prasarana, Serta Peserta Didik dan Pembangunan karakter sekolah menengah kejuruan
m. pelaporan di bidang kurikulum dan Penilaian, Kelembagaan dan Sarana Prasarana, Serta Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Menengah Kejuruan
n. Mengikuti Rapat Teknis di Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan o. Pengevaluasian Pelaksanaan Tugas Bidang Pembinaan Sekolah Menengah
Kejuruan
p. Penyusunan Laporan Pelaksanaan Tugas Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan; dan
q. Pelaksanaan Tugas Lainnya Yang Diberikan Kepala Dinas.
Gambar 9. Keadaan Ruang Smk
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan
Kegiatan magang MBKM dilaksanakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo. Saat pelaksanaan kegiatan magang, penulis di tempatkan di Sub Bagian Umum & Kepegawaian. Kegiatan magang MBKM di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dilaksanakan selama 1 Semester yaitu selama 148 (Seratus empat puluh delapan) hari kerja. Tujuan Magang MBKM yaitu memberikan pengalaman kerja yang cukup kepada peserta magang dan sebagai pembelajaran langsung di tempat kerja (experiential learning) agar nantinya peserta magang sudah lebih siap untuk masuk dalam dunia kerja.
Seluruh kegiatan mata kuliah yang terkonversi dengan kegiatan magang MB- KM semuanya sudah terlaksana walaupun memang belum 100%, hal ini sudah sewajarnya terjadi dikarenakan berbagai hal. Seperti dalam penyelesaian CPL Konsentrasi Pemasaran yang mengharuskan peserta magang untuk terlibat langsung dalam kegiatan marketing, sementara instansi sendiri belum memiliki sistem tersebut.
Bimbingan dan arahan yang diberikan kepada penulis selama mengikuti magang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo dilakukan dengan sangat baik. Karyawan-karyawan kantor juga sangat terbuka dengan adanya mahasiswa yang melakukan magang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Secara keseluruhan, masa magang penulis di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat bermanfaat bagi penulis dalam meningkatkan keterampilan penulis dalam bekerja secara tim dan memperluas wawasan penulis tentang pendidikan dan kebudayaan. Penulis sangat berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada penulis selama kegiatan magang berlangsung.
5.5 Saran
Akhir Kata, dengan segala kerendahan hati dan tanpa mengurangi rasa hormat penulis ingin memberikan saran kepada Mahasiswa yang akan melakukan magang MBKM selanjutnya, serta saran kepada lokasi Magang.
A. Untuk Fakultas
1. Melakukan pelatihan dan orientasi sebelum magang dimulai agar mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengetahui apa yang diharapkan dari magang.
2. Menambah beberapa daftar perusahaan magang yang sesuai dengan jurusan dan minat mahasiswa.
B. Untuk Instansi
1. Untuk kegiatan magang yang selanjutnya, dapat melakukan kerja sama lagi terhadap Mahasiswa/i Program Studi Manajemen, Universitas Negeri Gorontalo agar banyak mahasiswa yang dapat belajar dengan rasa tanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan dari pihak instansi
2. Mengajarkan mahasiswa magang tentang etika profesional dan memastikan bahwa mahasiswa magang memahami pentingnya integritas dalam dunia kerja.
3. Memfasilitasi komunikasi yang baik antara rekan kerja dengan mahasiswa magang agar mahasiswa bisa belajar lebih dan mendapat pengalaman yang lebih dari rekan kerja.
C. Untuk Mahasiswa Magang MBKM Selanjutnya
1. Mahasiswa yang akan mengikuti program magang MBKM harus mempersiapkan diri dari segi dasar-dasar materi maupun praktik yang telah dipelajari selama berada dikampus.
2. Mempersiapkan diri dengan mempelajari cara mengoperasikan Microsoft, dasar-dasar jaringan dan tata cara berkomunikasi dengan baik.
BAB VI KONVERSI SKS
6.1 Konversi SKS Nursalinda D. Amir (Manajemen SDM) Fakultas : Ekonomi
Jurusan/ Prodi : Manajemen/ S1 Manajemen Nama : Nursalinda D. Amir
NIM : 931420094
Nama Program : Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Nama Mitra : Kantor Dinas Pendidikan Dan KebudayaanProvinsi Gorontalo
Tabel 2. Konversi SKS Nursalinda D. Amir (Manajemen SDM)
N
O CPL MATA
KULIAH
KODE
MK SKS DURA SI
MET
ODE AKTIVITAS LUARAN
1 -
Magang IAF61 2164 4
2Jam 40M enit
MB KM
Pada bidang UMPEG kegiatan yang dilaksanaka n
pembuatan dan pencacatan surat meyurat baik surat masuk dan surat keluar, memberikan nomor surat dan mencap surat.
Mengantar surat disposisi dari kadis ke setiap bidang- bidang.
Pemeriksaan laporan kinerja PNS.
Luaran dari melakukan pendataan persedian barang adalah daftar barang yang tersedia dan yang perlu dipesan kembali.
Luaran dari menyusun laporan persediaan dan dilaporkan pada bidang operasional adalah dokumen yang berisi informasi tentang jumlah, nilai, dan lokasi barang persediaan.
2 KU-5: Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data
KU-6: Mampu memelihara danmengemba ngkan jaringan kerjadengan pembimbing, kolega, sejawatbaik di dalam maupun di
luarlembagany a
KK-3: Mampu mengindentifik asi masalah manajerial dan fungsi organisasi pada level
operasional, serta mengambil solusi yang tepat berdasarkan alternatif yang dikembangkan, dengan menerapkan prinsip-prinsip kewirausahaan yang berakar pada kearifan lokal
KK-5: Mampu mengambil keputusan manajerial yang
Etika dan HukumBisni
s
IAF61 2262
2 1Jam 20M enit
MB KM
Menerapakan niali-nilai dasar etika dan hukum bisnis dalam kegiatan magang diantaranya nilai integritas, totalitas untuk meningkatka n kinerja dan mengembang kan implementasi etika bisnis guna untuk memberikan pengembanga n mitra magang.
Mahasiswa dapat menerapka n dan mengemban gkan diri dan dapat menyesuaik an dengan budaya dan tata tertib dalam organisasi
tepat diberbagai tipe organisasi pada tingkat operasional, berdasarkan analisis data dan informasi pada fungsi organisasi
3
KU-3: Nilai- nilai humaniora sesuai keahliannya berdasarkan kaidah, tatacara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni KK-2: Mampu melaksanakan fungsi organisasi (Pemasaran, Operasi, Sumber daya, Keuangan, Strategi) pada level operasional di berbagai tipe organisasi
E- Commerce
IAF61 2362 2
1Jam 20M enit
MB KM
Mempelajar i aplikasi pendataan pembayaran via transfer dan pemasaran produk menggunak an media digital.
Mahasiswa dapat memahami dan mempelajar i pendataan transaksi menggunak an digital dan pemasaran digital.
4 KU-1: Mampu menerapkan pemikiranlogis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau
implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memerhatikan dan
menerapkan nilai humaniora
Manajemen Konpensasi
IAF61 2464
4 2Jam 40M enit
MB KM
Menganalisi data kinerja pegawai, yang memiliki kinerja baik dalam perioe tertentu dalam mendapatka n insetif (komoensas i)
Mahasisw adapat memaham ipendatan laporan kinerja pegawai dan seleksi pegawai yang memiliki kinerja baik.
yang sesuai dengan bidang keahliannya KK-1: Mampu merumuskan fungsi manajemen (Perencanaan,P engorganisasia n, Penyusunan staf,
Pengarahan, dan
Pengendalian sertaevaluasi) pada level operasional diberbagai tipe organisasi KK-8: Mampu berkomunikasi efektif lintas fungsi dan level organisasi 5 KU-1: Mampu
menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau
implementasi ilmu pengetahuan dan
Teknologi yang memerhatikan dan
menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahlian.
KU-5: Mampu mengambil keputusanseca ra tepat dalam kontekspenyel esaian masalah
HubunganIn dustrial
IAF61 2564
4 2Jam 40M enit
MB KM
Meyususn laporan kinerja pegawai kemudian di antar ke badang kepegawaia n daerah untuk di proses lebih lanjut.
Mahasiswa dapat mengetahui proses penyusunan laporan dan prosedur pelaporan kinerja pegawai.
dibidangkeahli annya, berdasarkan hasilanalisisinf ormasi dandata KK-4: Mampu berkontribusi dalampenyusu nan rencana strategisorgani sasi dan menjabarkan rencanastrateg ismenjadirenc anaoperasional organisasipada levelfungsiona l
KK-7:
Menguasai prinsip dan isu terkini dalam bidang ekonomi, bursa saham, dan sosial budaya secara umum KK-8: Mampu berkomunikasi efektif lintas fungsi dan level organisasi 7 KU-1: Mampu
menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau
implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memerhatikan dan
menerapkan
RisetM
SDM IAF65
863
3 2Jam MB
KM
mempeplajar ipendataan laporan pegawai, menganalisis kinerja dan job kerja karaywan, serta mempelajari proses pelayanan keja pada suatu perusahaan.
Mahasisw amampud andapatm enguasai analisis kinerja dan job kerja karyawan.
nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya KU-2:
Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur KU-11:
Mampu menegakkan integritas akademik secara umum dan mencegah terjadinya praktik plagiarisme KK-6: Mampu melakukan kajian empirik dan pemodelan dengan menggunakkan metode ilmiah pada berbagai tipe organisasi berdasarkan fungsi organisasi
DAFTAR PUSTAKA
Adminweb. (2021). Sevima. Dipetik April 20, 2023, Dari Http://Www.Sevima.Com
Aswita, D. (2022). Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Inventarisasi Mitra dalam Pelaksanaan Magang. 27.
Devayanti, R. A. (2022, Februari 4). Apa Yang Didapatkan Ketika Mengikuti Program Magang MBKM . Retrieved From Kompasiana:
Https://Www.Kompasiana.Com
Faizal, A. (2022, April 20). Pengertian Program Magang MBKM Untuk Mahasiswa. Retrieved From Kompasiana: Https://Www.Kompasiana.Com Kusumawijaya, R. I. (2022). Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM):
Program Magang dan Aplikasinya. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13 Meke, K. D. (2022). Dampak Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka
(MBKM). Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 Tahun 2022, 10.
Muharrar, S. (2022). Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Objektifikasi Kritis Pendidikan Seni. 11
Prasetyo, A. (2022, Februari 15). Manfaat Mengikuti Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Retrieved From Kompasiana:
Hhtps://Www.Kompasiana.Com
Pristinah, A. (2018). Peningkatan Kreaktivitas, Motivasi, dan Prestasi. 23.
Putudelia, N. (2022, November 18). Latar Belakang Dan Tujuan Terselenggaranya Program MBKM . Retrieved From Kompasiana:
Https://Www.Kompasiana.Com
Silvia Chandra. (2023). Prosple. Dipetik April 20, 2023, Dari Http://Www.Prosple.Com
Telkom. (2020). Telkom Indonesia. Dipetik April 20, 2023, Dari Http://Www.Telkom.Co.Id
Thenata, A. P. (2022, April 12). Program Magang Dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Retrieved From UBM: Https://Www.Ubm.Ac.Id UMM. (2018). MBKM. Retrieved April 20, 2023, From
Http://Www.Feb.Umm.Ac.Id
Umnadmin. (2022). Universitas Multimedia Nusantara. Dipetik April 20, 2023, Dari Http:/ / Www.Umn.Ac.Id
LAMPIRAN
Lampiran 1. Foto Bersama Dosen Pembimbing Lapangan
Lampiran 2. Foto Bersama Kepala Dinas dan KASUBAG pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo
lampiran 3. Foto Bersama Karyawan UMPEG
Lampiran 4: Foto Membantu Pengurusan berkas P3K
Lampiran 5. APEL Pagi