• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN AKHIR PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "LAPORAN AKHIR PENELITIAN"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

Pengembangan buku sains populer keanekaragaman tumbuhan lahan basah dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Bahan ajar Buku IPA Rakyat Keanekaragaman Tumbuhan Lahan Basah valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa khususnya pada pendidikan biologi.

LUARAN PENELITIAN

Oleh karena itu, hasil penelitian ini merupakan upaya pengembangan bahan ajar pendamping (suplemen) yang diharapkan valid, praktis dan efektif dalam memuat materi dengan contoh-contoh dari lingkungan atau lingkungan setempat pada mata kuliah Tinggi Botani Tumbuhan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Yang berarti berkontribusi terhadap visi Universitas Lambung Mangkurat yaitu terwujudnya Universitas Lambung Mangkurat sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing dalam bidang lahan basah.

Bahan Ajar Buku Ilmiah Populer (BIP)

Kelayakan Bahan Ajar

Komponen validitas menurut Kemendiknas (2008) mengenai pengembangan bahan ajar secara umum kriteria yang dinilai oleh para ahli meliputi komponen keberterapan isi, komponen kebahasaan, komponen penyajian dan komponen kegrafikan. Ada dua aspek efektivitas yang harus dipenuhi oleh suatu bahan ajar, yaitu para ahli dan praktisi menyatakan berdasarkan pengalamannya bahwa bahan ajar tersebut efektif dan secara operasional model memberikan hasil yang diharapkan.

Ketrampilan Berpikir Kritis

Angkowati, dkk (2018) mengembangkan modul berbasis pendekatan sains efektif yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan berpikir kritis siswa. Yarmalinda dkk (2017) yang mengembangkan sumber belajar berupa Inkuiri Terbimbing pada materi ekosistem untuk meningkatkan berpikir kritis.

Road Map Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa berpikir kritis dapat dilakukan dengan berbagai jenis sumber belajar. Penelitian pengembangan mengutamakan pengembangan perangkat pembelajaran botani tumbuhan (bahan ajar, media, alat evaluasi, pedoman praktik, dan sebagainya).

PENELITIAN PENDAHULUAN YANG TELAH DILAKSANAKAN Kegiatan yang telah dilakukan sehubungan dengan pengembangan mata

Ada pula yang mengembangkan bahan ajar dalam bentuk handout berdasarkan hasil penelitian struktur populasi tumbuhan rawa (Dharmono dkk, 2016). Dengan demikian, penelitian pengembangan bahan ajar pengayaan konsep kependudukan pada mata kuliah Botani Tumbuhan berdasarkan hasil penelitian keanekaragaman tumbuhan di kawasan Rawa Daha Utara Hulu Sungai Selatan akan melengkapi perangkat yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. untuk meningkatkan pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya yang berbasis konten.

PENDEKATAN TEORITIK 1. Desain Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian

URAIAN RINCI

Subjek dan Objek Penelitian

Prosedur Penelitian

Melaksanakan uji kelompok kecil yang melibatkan 10 orang mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat yang sedang mengambil mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi dan dipilih secara acak untuk melaksanakan kegiatan dengan menggunakan panduan praktik. Pengamat mengamati kegiatan tersebut dengan bantuan instrumen pelaksanaan BIP yang dikembangkan (pelaksanaan penggunaan produk oleh pengamat tidak dilakukan karena penelitian berkaitan dengan PSBB, karena kegiatan dilakukan secara online). Melakukan uji coba lapangan yang melibatkan 30 mahasiswa pendidikan biologi Universitas Lambung Mangkurat yang sedang mengambil mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi dan dipilih secara acak untuk melakukan kegiatan dengan menggunakan panduan praktik pada 3 jenis tumbuhan.

Observer melakukan observasi terhadap kegiatan tersebut dengan menggunakan instrumen pelaksanaan BIP (implementasi penggunaan produk yang dilakukan oleh pengamat tidak dilakukan karena penelitian berkaitan dengan PSBB, karena kegiatan dilakukan secara online) dan Keterampilan Berpikir Siswa yang dilaksanakan pada awal uji coba. (pertemuan awal) dan pada akhir sidang (pertemuan akhir).

Analisis Data 1. Validitas

Kepraktisan

Data praktikum adalah data keterbacaan siswa dan respon siswa, sedangkan pelaksanaan penggunaan produk oleh pengamat tidak dilakukan karena penelitian berkaitan dengan PSBB sehingga kegiatan dilakukan secara daring. Analisis data keefektifan dilakukan secara deskriptif terhadap rata-rata hasil skor berpikir kritis siswa pada sesi awal dan akhir, yang dikembangkan menurut Ennis (2011) yang meliputi; (1) Interpretasi;.

Tabel 3.4 Kategori Keterlaksanaan Produk
Tabel 3.4 Kategori Keterlaksanaan Produk

Hasil Penelitian

Validitas Buku Ilmiah Populer Keanekaragaman Tumbuhan Lahan Basah Rawa dalam meningkatan ketrampilan berpikir tingkat tinggi

Berdasarkan rata-rata hasil validasi yang dilakukan oleh 3 validator (Tabel 4.1) dan dilakukan revisi kecil berdasarkan saran validator (Tabel 4.2), diketahui bahwa BIP yang dikembangkan dinyatakan sangat valid (3,62) atau layak digunakan. untuk pengujian lebih lanjut. Hasil tes keterbacaan pada subjek siswa yaitu siswa yang terdiri dari 3 orang siswa dapat dirangkum seperti pada Tabel 4.3 (lampiran) di bawah ini. Berdasarkan hasil uji keterbacaan siswa pada Tabel 4.3 di atas terlihat bahwa BIP yang dikembangkan dinilai sangat praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar mata kuliah BTT.

Revisi kecil dilakukan untuk memperbaiki kelemahan atau kekurangan pada PIK yang dikembangkan berdasarkan keterbacaan siswa. Kepraktisan Buku Sains Populer Keanekaragaman Tanaman Lahan Basah Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi.

Tabel 4.2. Saran-saran Oleh Validator Terhadap BIP
Tabel 4.2. Saran-saran Oleh Validator Terhadap BIP

Kepraktisan Buku Ilmiah Populer Keanekaragaman Tumbuhan Lahan Basah Rawa dalam meningkatan ketrampilan berpikir tingkat tinggi

Belajar Biologi menggunakan buku sains populer ini memungkinkan saya menghilangkan kesalahpahaman saya. Jika pembelajaran biologi dilakukan dengan cara ini, saya dapat mengingat konsep materi pelajaran lebih lama. Pembelajaran Biologi dengan menggunakan buku IPA populer ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan topik pembelajaran.

Pembelajaran Biologi dengan menggunakan buku sains populer ini dapat meningkatkan penalaran saya dalam mempelajari topik pelajaran. Belajar Biologi dengan menggunakan buku sains populer ini dapat membuat saya merasa lebih dihargai dalam mengungkapkan pikiran. Belajar biologi menggunakan buku sains populer ini memberi saya keberanian untuk mengutarakan pendapat.

Berdasarkan hasil uji keterbacaan mahasiswa pada Tabel 4.4 diatas terlihat bahwa BIP yang dikembangkan sangat setuju (96%) dan hanya 4% yang menyatakan tidak setuju dengan BIP yang dikembangkan untuk digunakan sebagai bahan ajar mata kuliah BTT . Revisi kecil dilakukan untuk memperbaiki kelemahan atau kekurangan BIP yang dikembangkan dari respon siswa. Efektivitas buku sains populer Diversity of Swamp Wetland Plants dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Keefektifan Buku Ilmiah Populer Keanekaragaman Tumbuhan Lahan Basah Rawa dalam meningkatan ketrampilan berpikir tingkat tinggi

  • Interpretation
  • Assumptions
  • Deduction
  • Inferences
  • Evaluated Argumentation

Data efektivitas BIP yang dikembangkan untuk berpikir kritis memberikan penjelasan sederhana dengan indikator yang berfokus pada pertanyaan dan disajikan pada Tabel 4.6 di bawah ini. Data efektivitas BIP yang dikembangkan untuk berpikir kritis untuk membangun kemampuan dasar sederhana dengan indikator observasi dan pertimbangan laporan observasi disajikan pada Tabel 4.7 berikut ini. Keterampilan berpikir kritis membangun kemampuan dasar sederhana dengan indikator observasi dan pertimbangan laporan observasi.

Berdasarkan hasil penelitian pemanfaatan tanaman lahan basah BIP untuk membangun keterampilan dasar sederhana dengan indikator mengamati dan mempertimbangkan laporan hasil observasi, tabel diatas menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama siswa menggunakan BIP sebesar 73,52 meningkat menjadi 99,05 pada pertemuan 3. Data Efektivitas BIP yang dikembangkan untuk berpikir kritis dalam kesimpulan sederhana dengan indikator pengambilan dan penentuan nilai pertimbangan disajikan pada tabel berikut. Data efektivitas yang dilakukan pada BIP, yang dikembangkan untuk berpikir kritis, memberikan penjelasan lebih lanjut yang sederhana dengan indikator.

Berdasarkan hasil uji N-Wins (Tabel 4.5), berpikir kritis memberikan penjelasan lebih lanjut secara sederhana dengan indikator yang mengidentifikasi asumsi siswa pada pertemuan awal dan akhir pada kategori tinggi (N-Wins=0,97). Data efektivitas BIP yang dikembangkan untuk berpikir kritis dalam mengorganisasikan strategi dan taktik sederhana dengan indikator untuk menentukan tindakan disajikan pada tabel berikut. Kemampuan berpikir kritis berpikir kritis untuk menyusun strategi dan taktik sederhana dengan indikator untuk menentukan tindakan.

Tabel 4.5. Data Ketrampilan Berfikir Kritis Mahasiswa
Tabel 4.5. Data Ketrampilan Berfikir Kritis Mahasiswa

Pembahasan 1. Validitas BIP

Kepraktisan BIP

Berdasarkan hasil uji praktikalitas jawaban siswa diperoleh hasil dengan rata-rata 96,0% Ya dan hanya 4,0%. Nieveen (1999) menyatakan bahwa suatu produk pengembangan dikatakan praktis jika mudah dilaksanakan oleh siswa atau guru dan lebih kaya daripada buku teks untuk siswa. Seperti yang dijelaskan Tessmer (2014), tes latihan dalam evaluasi kelompok kecil berfokus pada data kemampuan siswa untuk memastikan keberhasilan peningkatan hasil produk sebelum uji lapangan.

Tingginya nilai kepraktisan materi pembelajaran dapat membantu siswa memahami konsep BTT secara mandiri. Hal ini juga telah dilaporkan oleh beberapa penelitian antara lain Noviar (2013), Faridah dkk (2014), Setiadi & Setiawati (2016) dan Larsen (2018) yang menyatakan bahwa produk yang dikembangkan berada pada kategori sangat praktis yang artinya sangat mudah digunakan dan digunakan dalam pengajaran. Berdasarkan gambaran respon siswa terhadap kepraktisan PIK yang dikembangkan, unsur kepraktisan PIK telah terpenuhi.

Dalam kondisi ini diasumsikan bahwa siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, dan BIP bukanlah pilihan siswa untuk mempelajari BTT. Sebagaimana dikemukakan oleh Sudjana (2002), setiap individu siswa adalah unik, masing-masing mempunyai kemampuan intelektual, bakat, minat dan karakter tersendiri dalam hal belajar. Oleh karena itu, diperlukan metode atau materi pengajaran yang berbeda bagi siswa yang memiliki ciri-ciri tersebut.

Keefektifan BIP

Uraian materi dalam BIP adalah tumbuhan lahan basah rawa yang terdapat di lahan basah rawa lengkap dengan habitat, sebaran, ciri morfologi, kandungan kimia, manfaat dan klasifikasinya. -Gambar yang disajikan dalam BIP merupakan gambar jenis tumbuhan asli lahan basah rawa, sehingga memudahkan siswa dalam mengenali jenis tumbuhan lahan basah rawa yang sedang dipelajari. Pada halaman tertentu pada BIP yang dikembangkan ditemukan pernyataan-pernyataan yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Berdasarkan keunggulan BIP diatas, diharapkan produk yang dikembangkan oleh peneliti ini dapat memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan pembelajaran Tinggi Botani Tumbuhan khususnya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini juga dijelaskan oleh Rosita, dkk. 2015) penerapan metode pendekatan lingkungan cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Pembelajaran ini dapat mengubah kebiasaan belajar siswa dengan mendengarkan dan menerima informasi dari guru menjadi belajar dengan banyak berpikir dan menemukannya secara langsung.

BIP Tanaman Lahan Basah Rawa sangat cocok digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada saat mempelajari mata kuliah Botani atau Tumbuhan Tinggi. BIP Tanaman Lahan Basah Rawa Banio yang dikembangkan akan sangat praktis digunakan, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran mata kuliah Botani Tumbuhan. BIP Tanaman Lahan Basah Rawa digunakan dengan sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada saat mempelajari mata kuliah Botani atau Tumbuhan Tinggi.

SARAN-SARAN

Profil Kearifan Lokal Masyarakat Dayak Bakumpai Kabupaten Barito Kuala dalam Pengelolaan Keanekaragaman Tumbuhan di Daerah Aliran Sungai dan Rawa. Pengembangan modul Ekologi Lahan Basah yang dapat diajarkan di sekolah menengah sebagai mata pelajaran lokal dengan tujuan melatih personel konservasi lahan basah. Penyusunan handout struktur populasi tumbuhan di daerah sempadan sungai Maluka Kabupaten Tanah Laut pada mata kuliah ekologi tumbuhan.

Kepraktisan dan efektivitas handout populasi tumbuhan hutan pantai Tabanio sebagai bahan pengayaan pada mata kuliah ekologi tumbuhan. Mengumpulkan ensiklopedia identifikasi turunan kutikula daun ordo Slonales di kawasan perkebunan sayuran Sarangan sebagai bahan ajar struktur dan fungsi jaringan. Pengembangan bahan ajar biologi berbasis pendekatan SAVI (somatik, auditori, visual, intelektual) pada mata pelajaran sistem pernafasan untuk kelas XI. kelas SMA dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

Pengembangan buku sains populer keanekaragaman mangrove berbasis pembelajaran kontekstual pada materi keanekaragaman hayati di SMA. Meningkatkan efisiensi Model Number Head Together (NHT) dengan mengintegrasikan teori kecerdasan majemuk dalam bidang kimia. Prosiding Konferensi Internasional ke-3 Penelitian, Implementasi dan Pendidikan Matematika dan Sains Yogyakarta.

SURAT IZIN PENELITIAN

DATA UJI VALIDASI BIP

2 Besarkan huruf supaya tidak jemu membaca 3 Petunjuk pemikiran kritis dalam buku lebih jelas.

1  Foto penelitian tidak dipisahkan atau dijadikan satu  2  Konsisten penulisan nama spesies
1 Foto penelitian tidak dipisahkan atau dijadikan satu 2 Konsisten penulisan nama spesies

DATA UJI KETERBACAAN

Aspek Tampilan Buku Ilmiah Populer

DATA SMALL TEST

Belajar Biologi dengan menggunakan buku sains populer ini membuat saya memiliki kemauan yang tinggi untuk mengikuti pembelajaran. Belajar Biologi menggunakan buku sains populer ini membuat saya mempunyai keinginan yang besar untuk memanfaatkan waktu belajar saya dengan sebaik-baiknya. Pembelajaran biologi yang dilakukan dengan buku sains populer ini memberi saya keberanian untuk melakukannya.

DATA FIELD TEST

SURAT TUGAS PENELITIAN

KONTRAK PENELITIAN

BAGIAN DEPAN BIP

Gambar

Gambar 1. Road map Penelitian Model Fish-bond
Gambar 1. Diagram Alur Penelitian
Tabel 2 Kriteria Validitas Ahli
Tabel 3.4 Kategori Keterlaksanaan Produk
+7

Referensi

Dokumen terkait

Proses penurunan kandungan COD pada sistem tanah basah/ lahan basah/ rawa buatan akan semakin baik bila digunakan media dengan ukuran partikel yang lebih

Penelitian keanekaragaman kumbang lembing herbivora (subfamili EpiJachninae) dan tumbuhan inangnya di ekosistem tropis basah dataran rendah dilakukan di kawasan Taman Nasional

Judul : Dampak Kebakaran Lahan dan Aktivitas Masyarakat terhadap Karakteristik Gambut dan Keanekaragaman Hayati di Hutan Produksi Terbatas Kayuagung, Kabupaten Ogan

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi permasalahan alih fungsi lahan pertanian, khususnya lahan sawah (2) menganalisis pola spasialnya dan faktor- faktor

2. Pewilayahan komoditas pertanian Kabupaten Kepahiang dibagi menjadi; a). Kawasan pertanian lahan basah dengan komoditas tanaman pangan dan hortikultura seluas 237

Untuk jenis tanaman, Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman yang sangat tinggi, baik untuk ekosistem rawa, hutan basah dataran rendah, padang rumput savana, ekosistem

Alat dan Bahan Adapun alat dan bahan yang digunakan pada Praktikum Pertanian Lahan Basah dengan materi Identifikasi Flora dan Fauna Lahan Rawa yaitu pena, buku, plastik ziplock,

Rubrik Kemampuan Berpikir Kritis dengan Pendekatan Berpikir Komputasi Berpikir Kritis Berpikir Komputasi Skor 4 3 2 1 Make and judge inductive inferences and arguments