• Tidak ada hasil yang ditemukan

laporan ergonomika pratikum revisian

N/A
N/A
NOBERTUS MATIUS PUTRA

Academic year: 2024

Membagikan "laporan ergonomika pratikum revisian"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PRAKTIKUM ERGONOMIKA 2024 MODUL: F , 'il,0 \09;:i

Kelompok: G

NAMA

\=o.l5CA\

\1-,n-:. t '\

N kn<1,n1t

Nolw buS

~IJ<l o.n

A. :,~ 6.,\

fod'hl\

NAMA

HARJ/TG L

ASISTENSI I ASISTEN SI 2 ASISTENSJ 3

~ ~

~ ,®Q

~

~

~

ASISTENSI 4 ASISTENSI 5 ASISTENSI 6

KETERANGAN

Po.rb~,~ l~~ ("' bet

lo.ts:"""'~ Po.•"'8rG\.f" \. '?t.•=o.~LC,.1-\o..n

\.\. 9a,1'(1<11:,<4\c,.\'\0m-,.'i:< ~rcn:.~\C-on'l

\1 \ . A\al:J.J.Y\

\'Yltla.t!--IJCO\Y\

PrCA'?- ~ ~v""' '""' '

l'v\¢M~t

M"'-

' Ml a.ran i:J,tc uc.V~"l(l ~•

tnm o.

\1!0\'C-\-l'f<lh'I

9,,'o o\At:-;

fll l'V\V 2,Qn ma~011c:..n

lo.\'>'lt><l.h

riJ.o.~ ;,

V<1.c.lC1. M<m fO\«t; \110<~\-:ieom 5t.~\l<Ai'C:O.n '{"UMLJ!,G\n, \)ujl)CI.Yl

{)f11V,

l'V'\()\Yl fc:<"<t;

V1 <.w~"- " tv1 .

\ o-.,..,

'o"'-11.

redo.LC- ~; d~ t • "l

eo.bl'Wn M~l0.11

m :n;rn (4t "f

PARAF

(2)

HARIITG

L KETERANGAN

~<>.!,io.11 A~ums·1 jq\o.a~o.r, d.t.,~1:111 bal-io.~c.,. ~""-'

bo-.;~.

1QQ.b '.)... ~o,M \-1 U"n

11:-.o.,ic

lo.=b.._n; mo.ton i.11. ~ '?o,;"-

t-J.o-.,..\-0\\

C,c,.V\\:,U'°'1~CA.VI 50M'oUf

J; 1 . :J_.

V"'\111.\:.«t"I d_c,.Vl

t"-bil d~\"1 :). . ~ (,c..o.vil:.u=~n. ":>ll'"r\'t>,r)

--;--_l \.\ ,, \. ~

\ • C C.\L lrV\ Q'. vt~~OV101lCC.V\. f.G\tC\ 'i)o,\o.V'1_

1

"

Q_o.r',

?~Y\ti1'1!)

-\:,c,.m\,c,.l•,co\V\ / co.ntvvn

\CD.VI

~oWJbcrr .'

-t,._,\t1'c<r', -\o.\,i\

- Go.""..,~

\c...,'o~V\

()CnJ<.~<>O\V\ \lo.d.a,_ '). ·

5

c~!lio,r, fO.)<.l;Or-J

-ro.wi'o1:1h¥0- udo.~; fanJtto.;:>o.n {lowd-\,ut

-r

'-\:> """lc.o.V\

lvan,,\¼-J"'!l"'vi """"'°' 'r101>Jcl-lo.•t

Pu'oc..i,._; 'oo.v 3

"3 ·

'.l.

'J... ?a-nJel!l6CA.v\ 'i>,o.~\:t'f:.v ..,., Cd~Pa,1oc...,~1 )

PARAF

(3)

BABI

PENDAHUUJAN

Latar Bel11kang Praktil-u111 Erl_..runomikn

Modul 1 Fi~iologis

Kdon1POk 6

Manusia merupakan salah ssru faktor penting dalam sebuah perusahrum.

Manusia mcngambil pcran penting dalam menentukan produktifitas

perusahaan. Selain itu, kehadir:m manusia bukan sekedar sebagai penggernk

mekanis, melainkan l',crperan sanS!I vital dalam sistcm opcrasi. Tcrlepas dari

pcntingny:i pcr.m manusin tcrscbut, mcmbual scbuah' pcrusahuan harus terns

mcngontrol dan mcnjaga kualitas sumbcr daya manusianya. Aspck manusia

sendiri sangat erat kaitannya dengan bidang keilmuan fisiologis. Bidang ilmu-

fisiologis adaalah sebuah ilmu yang mempelajari bagaimana tubuh manusia

dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan lingkungannya, termasuk daiam

konteks kerja di perusabaan. Kaitannya dengan perusahaan terlctak pada

kcmampuan manusia untuk berkontribusi dalam mencapai tujuan organisasi

melalui kctc.-libatan lisik dan menlalnyu.

Kctcrlibatan fisik dan menial manusia bcrkaitan crat dcngan aktivitas

produksi, sehingga keduanya dapat dikategorikan kedalam segala bentuk

kegiatnn manusia dalam lantai perusahaan (kerja). Kerja yang dimaksud

ten;ebut yakni kerja fisik dan kerja mental. Kerja fisik merupakan pekerjaa~

yang melibatlcan aktivitas yang mrmbutubkan penggunaan fisik dan energi

tubuh secara langsung, contohnya seper1i mengangkat, menggerakkan, atau

mcmindahkan scbuah objck. Scmcntara itu, kcrja mental merupakan jcnis

pckcrjaan yanng mcnuntut pcmroscsan informasi. pcngambilan kcputusan.

scna pemecahan masalah secara kognitif. Beban kerja fisik dan mental dapat

bervariasi tcrgantung pada jcnis pekcrjaan dan lingkungan kcrja yang dihadapi

oleh individu. Beban kerja fisik manusia dapat diukur dengan metode jisiologi.

Uns:ur utama dalam pengulcuran beban kcrja fisik adalah konsumsi oksigen dan

keccpalan denyul jantung. Pengukuran ini sangal penting dilekukan untuk

mcnb~dcntifikasi L:cmampuan manusia untuk mcm:rima scbuah bcban.kcrja.

J>raktikum mengenai Fisiologi manusia bermanfaat untuk membantu

dalam mcnentukan bcban kcrja yang dapai ditcrima manusia pada lantai

produksi. Praktikum ini mPmililci innut N"Tl.lna <4:ah korse 211fif ksicch dari

Jurusan Td:nik lndustri

Univ~ita"i Tunjuogpuro

~ 0-\~'>.. '·

\t\y11l -.

\} IJ-1\11

~ dt (\~ ~ ' · ~

llV'"~

a l

c:11

'} • V<L\"1i •

0

\\\ . -

t)

,• Pr.tlc!ikum Er1,'0nomilai

Modul I Fi~iologic.

Kclompok6

_ kcrrpman dcnyut jantung manusia kctiku scbclum bcraktivitas sclann :,.

jiolrallli.itas dali kclrh sc,adllh a!c11\lcas.1'<.-dangkan nutput 11Mh1il1121n }&llni

--bs:o1p2 ka!lil r,e::gcdcma11 dad data~ tt1sebat dau kemadlati dltaaq;ka, >

kedala.a klasintastoeban kerJa. P

Fali~cmcngaruhi kincrja. konsentrasi. clan mood scscorang, danjika

tidak d.itangani dengan baik, dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan

sehari-hari. Dalam konteks kcrja, fatigue juga dapat menjadi masalah seri1'S

yang mempengaruhi produktivitas dan keselamatan kerja.

1.2 Perumusan l\fasalah

Adapun rumusan masalah pada prakrikum fisiologis adalah sebagai

bcrikut. "'

.

I. Bagaimana cara mcnghilung bcsamya energy ezpen{iiture pi\da suatu

pekerjaan berdasarkan intensitas 1/,:urt Rute? • ~ Bagaimana cara mcnghitung lama wnktu istirahat total (tutu/ rest time)?•

/ ~agaimana menentukan besar be ban kcrja untuk pekerjaan tertentu

/ ' berdasarlcan kriteria fi.•iologt!

J<.

Bagaimane merancang sistem kcrja dengan memanfaatkan basil

pcngukuran kcrja dcngan metodc fisiulugi?

1.3 Tujuan Praklikum

Berdasarkan rumusan masalah dietas, maka tujuan dari prnktikum modul

fisiologis sebagai berikut.

I. Mampu mcnghitung besarnyo energy expenditure pada suatu pekerjaon

tt:rtcntu bt!rdasarlcan intensitas Heurt Rate.

2. Mampu menghitun11 lame waktu istirahal total (total rest time).

3. Mampu mcncntukan bcsnr bcban kcrja untuk pckcrjaan tcncntu

bcrdasarkan kritcriajisin/ogi.

4. Merancang sistcm kcrja dengan mcmnnfaatkan basil pcngukuron kcrja

dengan mctodcjisio/ogi.

Juru,.un Telmik lndu.sai

Uni\·cpi;ilns Tanjuogpwu ,I

f<b '

J
(4)

1.4 Manfaat Praktlkum l'mktikum Ergononuka

Modul I Fisiologis

Kclon,:i;::,k r,

Adapun manfaat

ea"

praklikum lisiologis scl>ab>ai bo:tikul.

~

1.

~ :r::;;;;;

menentukan besamya <'n<'rs,v <'-Tpe11diture berdasarkan

. .

intensitas heart rare.

')4

Pratikan dapat menghitung lama waktu istirahat total (total rest time). ~ Pratikan dapat menentukan beban kerja berdasarkan kritcria tisiologi.

)( Pratik.an dapat merancang sistcm k.crja mcnggunakan hasil pcngukuran

kcrja dcngan mctock lisiologi.

1.5 BatasandanAs■,nsi~

i ~ c\---1i:zr-"'----

~•tasan

Untuk memastikan bahwa pelaksanaan praktikum lebih teramh

sesuai dengan maksud dan tujuan penulisannya, pembatasan masalah

dilakuk.an sebagai berikut. \ • •

I. Pengambilan data dengan bcrlari diatas treallmil!)i:ngan kcccpatan

4 km/jam, 6 km/jam, 7 km/jum, dun 9 km/jum dilakukan sclama 2

mcnil, 4 men it. dan 6 mcnil. ~Jo:, '.!. Pengukuran kecepatan denyut jantung dilakukan pada setiap

f!'

detik.

sekali selamll aktivitas dan setelah aktivitas berlari diatas ,r~ad,,Ju.; ,

.

Praktikum modul I membahas tentang pengaruh beban kerja

terhadap fisiologi manusia.

15.2 Asu,nsl

Adapun asumsi yang digunakan dalam praktikum ini adalah scbagai

scbagai bcrikut.

I. Alat-alat pengukuran kerja fisiologis dalam kondisi baik.

2. Operator dalam keadaan sehat. '. •

~Langkah-langkah pengambilan d~ta diasumsikan.sudah benar.

4. Teknik dan metode yang dilakulran dalam sistem pekerjaan berstandar

dan baku.

Jurusan Teknik lndusui

Uni"crsita,; Toajuog(lllm

~4

BAB II

Tl:-iJAUAN PUSTAKA

2.1 Kerja •-i~lk dan Kerja ~enlal PraktiJrum Er~'OIIOl11001

'.',!odul I Fisiologis

Kclomnok6

Kerja menurut KBBI adalah kegiatan melakukan sesuatu yang dilakukan •

(diperbuat) atau sesuatu yang dilakukan untuk mcncari nafkah atau sebagai v

mat.a pencaharian. Menu rut Lehmann@Jcrj~ sendiri memiliki pengertian

scbngai segala aktivitas yang dilakiwm manusia dengan sengaja dan

bcrmanfuut unluk mcrnaslikan kclangsungan hidupnya, baik sc-bagai individu

maupun scbagai anggola umat manusia sccara kcscluruhan. Bcrdasarkan dua

pcngcrtian yang ads dapat diartikan secara umum bahwa kerja yaitu sebagai

kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan sesuatu yang

bemilai bagi diri sendiri atau orang lain; dan mendapatkan imbalan berupa

uang a tau hal la

inn

ya. Menurut Taslim & Aftfah (2021) secara umum atau garis

besamya aklivitas kerja yang dilakulan manusia dapat dibagi kedalam dua

jcnis yailu k«.-rja fisik dun kcrja mental. Kcrja fisik bcrkaitan dcngan aklivitas

yang dilalcukan mcnggunakan tenaga olol clan kcrja mental kcrja yang

dilakukan dengan banynk proses berpikir (Yuliani, dkk. 2021 ). Penjelasan

lebih Ian jut mengenai kerja fisik dan kerja mental akan dibahas berikut ini.

2.1.1 Kerja Flslk

Secora umum menurut Wignjosoebroto dalam buku Ergonomi. Srudi

Gerak dan Wakru, kerja fisik (physical work) merupakan aktivitas atau

kcgiatan kerja yang dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan fisik . . . di be I ~.,.,oc.dal manus1a/cncrg1 olot yang menJa sum r lcnaga (power) am

melakukan pekerjaan. Pemanfaatan energi otot atau kekuatan fisik dalam

kerja menjadikan kerja fisilc dikenal dengan sebutan manual opt!ration

lrorena dalam melakukan l::.erja energi otot menjadi sumber (power) dau

pengenali (cnntm/) periorman!_'kerja itu sendiri. Pen!:gUnaan energi otol

dalarn melakukan kcgiatan kcrja fisik mengindikasikan bahwa dalarn

mclakukan pckcrjaan ini dipcrlukannya konsumsi energy (ent!rgy

consumption). Berdasarkan definisi dan pengertian yang diuraikan

diketnhui bnhwn kerja lisik yaitu kerja yang berhubungan dengan

akth-itas tubuh. scperti gerakan. postur, kekuatan. clan kelahanan selain

Juruson T elmik lndustri

Uni"c"'itns Tanjuagpwu

(5)

l'nlct,lrum E11,'ll110miko

Modul I folologi,

Kclong;k 6 kl.Tia flsilc ,tnn.R.1 m,•m-.. --.L'. 1-,,_ l"T}a risik uapal mcmpc11i;u.1u111 1rnno1s1 IISl<>logi~ pckcrja. sqx:r1i

<k'll}'\11 jantung. konsumsi oksigcn. suhu tubuh. dan mc1abolism.: cncrgi.

Kerja faik yang berlebihan dapat mcnyebabhn kclclahan, cedcra. dan

ganggua.n lcesehatan pada pckerja (Yuliani, d\::k.. 2021 ).

Koosumsi cn~i sering lcali ditc:ntuk.an secara tidak langsung

mclalui pcngukuran dua fal.1or utama, yakni kecepaum dcnyut jantung

dan lonsumsi olrsigcn. Pemanfaa1an konsumsi encrgi dalam kcrja fisilc.

dapat mcnycbabkan adanyn pcrubahan fung.si dari ala1-ala1 1ubuh. yang

dapat diddcctahui mclalui lull-ha! ocrikul dibawah ini.

a. Konsumsi ok.sigen

b. Denyut janumg

c. Peredaran udan! dalam paru-paru

d. T cmpcrawr tubuh

c. Konsen:IraS1 aszm laktal dalarn darah

f. K.om~ lcirrua dalam c!arah dan air scni

g. Tingl<ai pcn~apan

h. F alctor lainnyz

2.1.2Kttja~

Menunn Hadju (2023) dalam buku Ergonomi dan Foal Kerja kerja

mental adalah lc.erja yang dalam kcgiatannya memanfaatkan 01alc untuk

bcrpikir da.lam mt:nyelesaikan pekcrjaan. Kerja mental jika dilakukan

secara bcrlebihan akzn bcrdampal: pada lclahnya mental bagi sctiap

individu. Hal ini. kzrL-na kcrja mental mc.-rujuk pada ak1ivitas kognitif

yang melibatkan pemr=n informasi. pengambilan keputusan, dan

pcmecahan masabh (Susihono & Sandi, 2016).

Peagulcunn Koo.svrnsl £nergl

K.ebutnhan tenaga manusia sangat besar, lch11SUS11ya untulc pclcerjaan yang

melibatlcan pengangkalan beban. Hal ini karena i:erja manusia mclibatkan

3SJY.!lc mc.-mal dan fisik yang mcmiliki tingkat intensitas yang beragam. Untuk

mengctahui konsumsi c-nergi saat bckerja, biasanya dila.kukan pengukuran

1idak lan~g. yaitu dengan mengukur tckanan darah, alirao darah, kompotiisi

kimia dal.ain darah. tcmperatur tubuh. tingkat penguapan dan jumlah udara

T ,:b,ilc I ndastri

,1CNUdTaojuogpora

I I

._/ Pnktikum &1,.-onomika

~ul J fi~ioloi;i~

Kclompok 6

yung dikcluorl::an olch paru11an1. Ada dua carJ unluk mcngukur konsumsi

cn.:rgi. yoitu earn lang1mng dcngan m~-ngukur konsulhsi olcsig1,-n dan cara tidak

langsung dcngan mengukur kecepatan dcn)ut jantung. ~

Untuk menentukan hubungan antara pengeluaran energi dengan laju heart'

rate (denyut jantung). digunakan metodc kuantitatif hubungan an!Ma

pengeluaran energi dengan laju dcnyut jantung dengan menerapkan analisa

rcgrcsi. Bentuk rcgresi hubungan energi deng,m laju dcuyut jantung pada

umumnya adalah rcgrcsi kuadratis dcngllll pcrsamaan scbagai lx.-rilrut. ( ---)

Y

~

1.80411 -0.0229038 X +4.71733.lo-' X2 ..................................... ~\

Dimana:

l__J

Y

=

Energi (kilokalori per menit)

X

=

Kecepatan denyutjantung (denyut per menit)

Setelah bcsaran L:ccepatan denyut janwng disetarakan dalam bentuk

energi. maka konsumsi encrgi untuk kegiatan i:erja tertentu bisa dituliskan

dalam bcntuk matcmu1is scbagai bcrii:ut :

KE= Et-Ei

Dimana:

( "l

KE= Konsumsi cnergi untuk suatu kegiatnn kerja tertcnru (kilokalori/mcnit)

Et

=

Pengeluaran energi pada saat waktu kerja tertentu (kilokalori/menit)

Ei

=

Pengeluaran energi pada saat sebelum beralaifitas (kilolcalori/menit)

Konsumsi energi sangat dipengaruhi oleh bcsamya pengeluaran cnergi

akibat kcrja fisik. Konsumsi cnergi diukur dcngan satuan kilokalori (kkal). 1

kkal sama dcngan jumlah panas yang diperlukan untuk meningkatkan

tcmperatur I liter air dari l 4.5°C menjadi 15,5°C. Konsumsi oksigen (02) yang

dihirup seringkali dapat mengulrur encrgi yang dikonsumsi secara langsung.

T1bel 2.1 T1bel Akthitu din Tinsbt En.,...t

Jctlis Umur 1Tohun) Kdamin

I

Pcrempuon

I

JIITUll4n Telrnilc lndustri

Univc~i&a.i Taojuogpura 9-13 14-1 K

19-30 31-50

so -

Kcbutuhon Enc,gi (kkal) Bcrdasarbn Aktivitn•

Ringan Scdang Bent

1.600 1.600-2.000 1.800-2.200 l.t<OO 2.000 2.400 2.000 2.000-2.100 2.400 1.800 2.000 2.200 1.600 1.800 2.000-2.200

6

' ,,,,v I (I

I
(6)

'

-

Lnki-laki Praktikum Ergouomika

Modul I Fisiologis

Kclom1>0k 6 T11bd 2.1 Tab<,I Akllvltas d■n 'lln_i:ka_!__l-:_nrri:I (1■-JutH)

I

9-13 I 1.800 1.800-2.200 2.000-2.600

I

14-18 2.200 2.500-2.800 2.800-3.200

\

19-30 2.400 2.600-2.800 3.000

I

31-50 2.200 2.400-2.600 2.800-3.000

\ r

SO+ I 2.000 I 2.200-2.400 2.400-2.800 ()

· - · )

Tabel 1.2 Tabel Klaslllkasl ~ban Kerja daReksl Flslologfs Tingk:al Energy D.7,,ni/irure Octal Jantung Konsurmi Encrgi l'ckcrjaan K~al!mcnit Kl-al/Mjam Dctal/mcnit Litcr/mcnit Undully I >12.5 >6000 >175 >2.5 1/eavy I

Ve,y J-leavy 10.0.12.5 4.MU0-6.000 I 50-175 2.0-2.5

H,a1, ·

7.5-10.0 3.1>00-4.800 125-150 1.5-2.0 Mndrratr 5.()-7.5 2.400-3.IIOO 100.125 1.0-1.5 Light 2.5-5.0 1.200-2.400 60-100 0.5-1.0 Very Ugh1 <l.5 I <J.200 <60 <0.5

2.3 Energi Konsumsi Berdasarkan Denyut Jantung

Konsumsi cncrgi bcrdasarkan dcnyut jantung adalah suatu mctodc untuk mcnb'1.lkur pcngcluaran cncrgi akibat kcrja fisik dcngan mcnggunakan hubungan antara laju denyut jantung clan konsumsi oksigen. Konsumsi energi pada wak.tu kerja biasanya ditentukan dengan cara tidak langsung. raitu dcngan pengukuran telaman darah, aliran daruh, komposisi kimia dalam darah, temperatur tubuh. tingkat pengunpan dan jumlah udara yang dikeluarkan oleh paru-paru. Pcngukuran dcnyut jantung dapat dilakukan sccara manual sclama 30 dctik dcngan mcrasakan dcnyutan pada ancri radialis. Konsumsi cncrgi dipcroleh dengan cara mengganti data denyut jantung sebclum bekcrja clan scsudah bckerja kc dolam persamaan rcgresi kuadratis. Konsumsi energi untuk

suatu kegiatan kerja teneatu merupakan selisib antara pengeluaran energi pada waktu kerja dengan pengeluaran energi pada saat istirahat.

l \

~

_ .., . l

z::::::.:_;,-adaan yang ekstrim, pekerja 1idak mempunyai waktu istirahat yang cukup schingga mcngalami kclclahan yang kronis. Murrcl mcmbuat mctodc untuk mcncntukan waktu istirahat s.:bagai kompcnsasi dari pekcrjaan risik scbagai bcrikut.

R-T(W-SJ

- W-i.5·· ·· ·· ··· · · · · ··· · · ··· · · · · ··· · ·· .. · ·· · · · ·· · · .. · · ·· · · · ··· · · · · ·· ··· · ··· · ··· · ·· · ··•· 1 '• 'l

Dimana:

Jurulian Tckui\c lndustri

Uni\'rnitn.-. Tnojuugpurn

~

t ... _ -· J

'111 \ d

Pralctikum Er!,'ODOITIOOI

~odul I Fisiologis

Kclompok6

R lstirnhut yang dibutuhkan dalam mcnit (Recovery•)

T-Total waktu kcrja dalam mcnil

W

=

Konsumsi energi rata-rata untuk bckerja dalam kkaVmenit S

=

Pengeluaran energi rata-rata yang

direkomendasikan

dalam kkal/menit

(biasanya 4 atau 5 Kkal/menit) ,_lWalft kondisi normal atau sedang beristirahat, laju detakjantung manusia berkisar diantara 70 bit!mcnit. Ketika sedang daJarn kondisi bek.erja, rala-rata

laju dctuk jantung mcngalami kcnaikan m,-njadi sekitar 110 bit/mcnit.

10

00

90 80

7 0 . . : . . . . . . . . . . . .

---~---

. . . .

/ G1mb1r 2.1 Slkl.u1 Dtny

u!_~adl(Grwndjun.

1986).

)3ari

grafik dintas diketahu1 bahwa scseorang dnlam sttuas1 normal scbagnl

bcrikut.

I. Waktu istirahar (re.<1) laju denyut jantung konstan meskipun ada fluktuusi laju dcnyutnya tetapi tidak terlalu mencolok perbedaannya.

2. Waktu kcrja (work) laju dcnyut jantung bcrtambah. Scmakin lama lamanya

kcrja yang dikerjakan maka scmakin banyak cncrgi yang digunakan

schingga laju dcnyut jantung scmakin ccpal.

3. Waktu pemulihan (recovery) laju dcnyut jantung mcnurun. Loju dcnyut

janlung bisa diulrur dengnn alot seperti cardio tachometer don pulse meter ,· atau secara manual dengan merasakan denyutan pada arteri radial is .. 2.4 Menetukan Pengukuran Kerja dengan Mctode Fislologis

Kemampuan individu dolam mcnghodopi bebnn kcrju fisiologis otou fisik bcrvariasi. lcrgantung pada bcrbagai faklor yang komplcks. Sccara umum, hubungan antara bcban kcrja dan kapasitas kcrja dipcngaruhi olch faktor-foktor

ekstemal dan internal. Setiap pckcrjnan dianggap sebagai beban, baik secara fisik muupun mental. Penilaian terhadap bebnn kcrjo fisik dnpat dilalruknn

Jumian T elmilc lndusm

Uni,-~ Tanjungpura

(7)

Pn.l\...11\..."\lm Et)..ri,11unukn Modul 1 Fi,iolftgi~

Kdnm1,ok 6

dun

mctodc . yaitu sccam obj,·ltif (mclului (l('t1di1ion langsung) dan tidak langsung.

L t "'

Me1ode

Pcngul-uran

langsung

Pengul-uran

langsung di\akukon dcngan mcngukur jumlah olcsigcn

yang

digunakan

lpengclua

ran energi)

St"lama aktivitas kerja. s~makin berat

pcl.erjaan.

semaki

n besar encrgi yang

diguuakan

.· Walaupun

mc1odc

ini

lebih akurat

dcngan mcman

faatknn

asupan oksigcn..

nnmun pcngukuran

ini

hanya

bcrsifat

,inglcet dan

mcmcrlulcon

pcTO\utan

y.tfg mahal.

Kalcgori bcban kcrja. yang didasarkan pada

konsumsi

oksigcn . suhu tub~. dan denyut janrung. dapat dit

cmukan

dalnm Tnbcl 2.3. \ · · · )

I

Tal>ol 2-1

Ka1t,110ri

boban knja

S.rduarka

Konwlllli

OkslKm

, Suhu Tuhuh dan

Dtnyul

Jantwng Katet0ri Bebon Kon"um,-i V~otila<.;i Suhu Rektal Dcn)lJt

Kerja Oksisen Paru (I/min/ ('C) Jonlung

(I min) (Jcnyutlmin) Ring3n 0.5-1.0 11-20 .'7,5 75 -100 Scdmg 1.0-U 20-30 37.5-JR.0 100-125 Ber.it 1.5 -2.0 31-43 38.0-38.5 1!5 -150 S&ngat l!cr.it :!,0-25 43-lb 385-39.o I 150-175 S&nl'-'11 Bcr3I Sd.J,11 2.s-~.o 60-100 > 39 I > 175

::?.

Mctodc

Pengulruran

Tidak

Lnngsung Metode

pengukuran ticlak langsung

melibatk

an

perhitungan

denyut

nadi

s.:\ama melakukan

pekerjaan

. Pc-ngukurnn

dc-nyul jentung

s..:lama aktivitas

kerja

mcrupakan

cara untuk

mcngcvalu

asi bcban kardiovaskular dcngan mctodc IO d~-nyul. yang

mcmungkinkan

pcmitungan

dcnyut

nildi

kcrja.

Dcnyul jantung

mcrupakan

alal cslimasi laju

mctabo\

ismc yang

efektif, kccuali dalam Hituasi emosional.

Katcgori sasi tingkat bcrnt ringannya

bcban kerja

diclasarkan

pada

mctabolisme

respiras i, suhu tubuh,

dan

denyut jantung . \ Pcmanfaatan

dcnyut nadi unruk mcnilai intcnsitas bcban kcrja

mcmiliki bcber•pa

kc:unggulan,

karena sclain mudah, ccpat, dan

ekonom

is, tiduk

mcmcrlukan

pL-ralatan

mahal. dan ha,iilnya cukup akural tanpa

mcnyc

babkan

kctidaknyamanan

atau ccdcra pada individu yang ~cdang

diukur.

Juruarn Tcl:uik lndunri

1Jnivcnit1u1 Tunjungrurn

( . - . . )

Praktikum Erh

'OIIOmib Modul I fi~iologi.<

Kclompok 6

Pcn

gulcurun

dcnyu1 jantung dapol dilalculcan mclului bcbcrapa mctodc

scbagai

bcrikul.

a.

Menycntuh

denyut jantung pada arteri radial di pcrgelangan tangan.

b. Me

ndengarkan

denyut jantung me

nggunakan

stetoslcop.

c. Mcnggunakan

ECG (Elektrokardiografi)

untuk mcngukur sinyal listrik

yang

berasal dari otot jantung pada

pennukaan

kulit dada.

Salah satu mctodc yang clapat

digunalan

untuk

mcnghitung

dcnyut jantung

udalah 1clcrnc1ri

, yang mc

libatkan

rangsangan

Elclctrokardiograli (ECG). Jika pcralatan 1mcbu1 tidak

lcrscdia

.

ahcmat ifnya aclalah

mc

nggunakan

J/op1mtch den gen

metode IO denyut.

Deogan menggunakan metode ini. dapat

dihitung

denyut nadi kerja secara efektif.

O.:nyut nadi (denyut/m~nil)

=

1'l

~

...i; x 60 ... (2.3) vt_ 1 , 1w lulO \II ) r76l.QI

Penggunaan

denyut nadi

sebagai

penilaian berat

ringann ya bcban lcerja memiliki

beberupa

keungb'lllan.

Selnin

sederhana.

cepat. clan elconomis, mclodc

ini lidak

mcmcrlukan

pcralalan

mahal dan ticlak

mcnS!l3n

ggu

aktivitas

pckcrja

sc\ama

pcngukuran

bcrlangsung.

Kcpckaan

dcnyut

nadi

dapat scgern

merespons

pcrubahnn

bebon, baik dari segi

mekanik

, fisik,

ma~

Estimasi

indeks bebon kerjn

dengen

menggunakan

denyut

nadi

mencalcup

bebcrap a jeni~ sepcrti

be~I.

e.

Dcn}11t

jantung

saat istirahat (res1i11g pulse) adalah

rata-rata

dcni111

jantung scbclum mcmulai sualu

pckcrjaan

.

b.

Denyut jantung selama bekerja (working pulsd adalah rata-rnta dcnyut jantung saat scscorang

scdang bekerjn. c. Denyut

jantung

untuk

bckerja (work pulse) adalah selisih antara denyut jantung

saal

b~kcrja

dan saat

istirahal.

d.

Dcnyut jantung

sclama istirabat total (rc,·ow,y cost) edalah

jumlah aljuber dari dcnyul juntung suut pckcrjaan sclcsai sampai dcngan

d,'Ryut kcmbali

kc

kondisi

i~1imha1.

l)cnyut kcrja total ( Total work p11I."· or cardiac co.>t)

mcrupakan

jumlah

dcnyut

jantung

dari awn! pckcrjnnn hingga kcmbali kc kondisi islirnhat.

Jur\J!Uln Tcknik lndu~tri Unin:r.iit.o.1

T11njungpuru

10

(8)

l'raktikum Eri,•0110111ikn

Modul I fisiologis

Kc\ooij,ok 6

Sdnnjutnya. untuk

mcngklasiliku.sikan

bcban kc,ju. digunakun

pcningkatan d.:nyut nadi kcrjn dibandingkan dcngan dun

yu1

nudi ma.ksimum. lni dikaitkan dcngan bcban k:mliova.skular (rardim·as,:'lar

=

% CVL) yang dihirung dengan lTh.'llggunakan rumus di bawah ini. ,

llmyul. N,wi1 Kcrja -lkn)"UI Nl'di krirahlt 0 %CVL= ~-"·di" _ ~-"-~l . ~ x 1001/o ... (2.4)11•

l

#

1.,1cnfDI ~ l''liliffl'IUITl uni)-1JI l~ c.t11'1111al \/')

Dcnyut nadi mahimum dihirung <kngan rumus (220-umur) unruk pria dan (200-umur) untuk wanita. Sclanjutnya, hasil perhitungan pei;entase bcban kardiovaskular (% CVL) akan dibandingkan dcngan klasi fikasi yang tclah ditctaplan. scbagaimana tcrcantum dalam Tabcl 2.4.

Tabel 1.4 Klaliftkasl -• Krrja Benla .. ri<an •,1, C\"L

¾CVL Klasifikasi % CVL

< 3()0. Tidalr terjlldi kelel1han 30,' •• <>0,0 Diperlulcnn peroailcnn 60%-~i Kerja dalam waktu siu~kat B(r,, -100% Dipcrlukan tinduan segera

>100"/o

I

Tiwk dipcrbolchkan b,-raktiviw Kcccpatan pemulihan dcnyut nadi dipengaruhi olch nilai absoluL dcnyut nadi sclama tcrganggunya pckcrjaan, tingkat kcbugaran indivldu, dan paparan panas lingkungan. Jika pemulihan denyut nadi tidak mencapai tingkat yang rnemadai. perlu dilalrubn perubaban desain pekerjaan guna mengurangi tekanan fisi.k. Desain ulang tersebut dapat mencakup satu variabcl atau bebenlpa variabel independen (tugas, organisasi kerja, dan lingkungan kerja) yang berkontribusi pada peningkalan beban tugas.

2.5 Fatigue

Menurut Suma·mur dalam (Dinanty, dkk, 2023) kata Jclah (futique) menunjuk.kan keadaan tubuh secara fisik dan menial yang berbeda, tetapi sama- sama berakibat pada penurunan daya kerja dan berlwrangnya ketabanan lubuh unruk bekerja. Kelelahan (Fatique) secara umum dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu kelelahan otot dan kclclahan umum (Parlyna & Marsal, 2013 ). ' Kelelahan otot ditandai oleh gejala sakit nyeri yang Juar biasa, seperti kctcgangan 0101 clan dacrah sekitar scndi scdangkan kclclahan umum ditandai olch bcbcrapa kondisi tcrtentu scbagai bcrikut

lilf

lDinanty. dkk, 2023).

Jurusan Telmilc lndustri

UniYc~ita.~ Tanjungpura II

( ,,~\ ,., "'-

, Pralctikum Er1,,onomila,

Modul I Fisiologis

X.clompok 6

I. Kclclohun visual. yang discbabkan olch faktor-lil.ktor seperti lingkal pcncahaya.an, frckucnsi paparan cahaya, dan scringnya pcrubahan fokus

mata.

2. Kelelahan seluruh rubuh, yang muncul akibat beban tisik yang berlebihan bag:i semua organ tubuh. 3. Kelelahan mental, yang sering dipicu oleh pekerjaan yang membutullin banyak pemikiran dan analisis intelektuaL 4. Kclcluhan urut syaraf, yang limbul ketika salah satu bagian dari sistcm psikomotorik tcrlalu ditckan atau dimaksimalkan.

5. Kclelahan akibat monotonnya pekerjaan dan suasana di sekitar tempat kerja.

6. Kelelahan l.:ronis. yang terjadi karena efek kelelahan menumpuk dalam jangka waktu yang panjang. Berdasarkan uraian diatas dapat diketahu kelelahan dapat disebabknn oleh bebcrapa faktor sebagai berikut. ' ' _, I. Besamya tcnagn yang dipcrluknn 2. Kccepalan

-

3. Cara den sikap melakukan aktivitas 4. Jenis olahrof!P

-

5. Jenis kelamin

6. Umur _-1

Juruson Telmik lndustri

Univcr.1itn.~ Taojungpura 12

(9)

BAB Ill

METODOLOGI

Peralatan Praktikum

_.-o '1,-, o ~ \v'\\

I. Treadmill rraktik-um Ergonomiku

Modul I Fi,iol~gi,

Kdoml'Ok 6 Treadmill adalah alat olahraga yang dig:unakan untuk berjalan,jogging,

atau berlari di tempat di dalam ruangan.· Dalam konteh praktikum crgonomika. treadmill digunakan untuk mcngukur parameter fisiologis scpcrti dcnyut jantung dan konsumsi oksigcn saat scscorang bcrjalun alllu bcrlari pada kcccpatan tcncntu. 2. Pulse Meter (,,- Pulse meter adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur denyut jantung seseorang. Dalam praktikum ergonomika, pulse meter digunakan untuk memamau respons jamung saat Operator melakukan aktivitas fisik sepcrti berjalanibcrlari di treadmill maupun mclakukan latihan

kardiuvaskular lainnya.

3. Stop,..atch

Stop,..utch adalah alat yang bisa digunakan untuk mengukur waktu

dengan prcsisi.

~raktikum

crgonomika, stopwatch dnpat digunaknn untuk mencatat waktu )-ang diperlukan Operator untuk menyelesaikan suatu tugas atau aktivitas tenentu. Pencatat walctu (pemegang .Hopwatch) bertugas untuk mcmberi aba-aba kepada operator untuk memulai dan mcngakhiri alctivitas dan mcngamati waktu pcngambilan data. 4. Tcrmomctcr tubuh Tcrmometer tubuh adalah alat

yang l'llsa lllguna~an

□~tok rucnguttlr suhu_ nom1kaftermometer

,..

lubuh digunakan untuk men!Qlkur suhu tubuh Operator sebelum don seteloh

. - . -

melakukan aktivitas fisik seperti berlari di treadmill. ~

---

5. Fi11g~,:,,.~ti:::p_::-,

-;O ;: x :::y, ::: 11 ::e, :: e ::: ,. ---

Fillgertips m:)'meter adalah a lat yang digunakun untuk mcnb'llkur kadur oksigen dalam dardh seseorang. Dalam prdklikum ergonomika, oxymeter dnpat digunakan untuk memantau tingkat oksigcn dalom darah operator saat

melakukan aktivitas fisik.

Juruson Teknilc lndustri

Univ~itn." Tnnjuogpum 13 6. Lcml>ur pcngamatan Pralctikum Eri,'Onomika

Modul I Fisiologis

Kclompok6

l.cmbar pcngamatan adalah dokumcn atau formulir yang digunakan unlUk mcncatat data atau pengamatan sefama praktikum crgonomika. Data yang dicatat yaitu identitas operator. hasif pengukuran 8Uhu tubuh sebelum dan setclah melakukan aktivitas serta dcnyut jantung scbelum clan setelah

melakukan aktivitas.

3.2 Flowchart dan Penjelasim Praktikum

v..,

Adupun yang ukan dijclaskan yaitu jlowchart praktikwn ~n JX.'T1jclnsan, .,

praktikumnya scbagai bcrikut.

3.2.1

Flowchart Praktikum

Flowchart atau sering disebut dengan diagram alir merupakan suatu

jenis diagram yang

mereprescntasikan

algoritma atau langkah-langkah instruksi yang berurutan dalam sistcm. Jlt11inya, jro11tflari dapat

____ wiAIYfi1 k:hadau rtiasaiah vana 61.;a ~ta· OS:Fii,oR selllfii ter .. --r n--·-·· J-·o -----J-m~ untak mem I R llftk i!OIO~. Adupun . t (RH9tl: ~' ,

. r

dol 111c111baugou s1.:, ... '"' ICIJDC I . U,u

.flowchart praklikum yang difakukan dari awal hingga akhir yaitu scbagui

bcrikut.

Juru,u,n Telmik lndustn

Uni,cr,;iras Taojungpura

,~

(10)

JUn,..,,._-~

'--·-

-

(~

"lllllllUM...\11 M \J I.,, d .... L ~ 1'.,:,--..\l.N\ : r, ... ..:. ... -",i,,. .;;-.. I'-"\:' l l,..,1~1~·r:..."••U,1v,l.•ll~ll..t'•..!l,1,.,•.,.f J \!.:1-.r.:...,~l'.; . .--...i..:,.1t... •.11\. .. , .... ,,t.:.....:

+I•- "'·~--

~-::_.--.::-_·-

rtR"'II\I'\,, \L\I

u,, ~ ---.

11 1, .. ~11,il,

! l'\.I..: ,t.-i..-r

1: ;~::::~~: 1

~ ~ h

'-l<:.t,"i:n1r--o,,1wl..-:i

, \_'nt,.,>r t~•p-'lWUfl ,)_

r

rt't,I \ll'I L\' U\ I\

11 lh I r,:ni_~· ,4.i' 'lXU'•i'cu·n:,i-:

~,II l'-.-11;.i:n.r.t..·1 '"f',.1s:..: l :.U-b.b

.,,-, ,i

6

•-·••u.1, µ •• h•I -<1 UIJln ...

(_?)

Praktik,un Eri,'Onomik11

Modul I Fisiologis

Kclompok6

~ -

~

oll"'°"-UU'fO-lU, ?,,_,i4.._. ,,1\,.,. •-.. H , .,

i\~~... -<i41,,,1..1.

;-.::i~~;r,lr .... 'f'\'••" , ....

\ ) ,._,_ .c-,wl •-.~,.

\l.:u, ~" •,1 p • R.,i:-,t•"• f,•io.~~•\1 .. 1 \l••~1t..L,. .... ,. ,-a,,.,,._....,_ .... 1"-1,,.-..,.•c

R..._~ .. , .. 1,.., ,.,...._~., I ·"'"ti

\

... , , ,..._,., " ' ' . ....

-.

..

k,'OJf''. ~• J.~1·..:: \.,~

: · P.,~r;...: l\., .. _..._'l .. I . ._,f,l !lf'.1.1\.h•••"°' ,..,. ...,..,.

.: 14., .. ,.,, .. -~-1,,..,, l..•• i..t..,.~1''"'"'-""°

, ,...,,1-J lncri \.h.• Ln'u! uu,~. !),~'<f'J..._1,11..,.,.-,1

-=-r --- -- r

,, \I 1,1,

I i-,.~...:,,.J,11Ji-J

11jl,._""-f""'::.~••i_,,.,r...._., ·~•., H.:."'•• \ t\..t ... i.!>11 k!)O \l11q:~, t r,.h.•··•.:.-il~•i,:.1k, •. ,r. IW ·.<1, .. l.lt~1LoW ... ,,,-n ,. l'-·""""'-""r1'l t.. ...,_":::',1 L1 .. -.t•

' ~c.!1l I .1,1 u•.-.;..

\ l•,.! I ~•-,,.-,.,,,I•

"I I ••all,. "'-•\.•·~fl:, .... ,•,

111 .r .. :.~~ ..... ~ .. 1'h1,.1 I ,.,.~•,. t,.,..,_,.,•~1 Jyt'-li , r::1: t.., ... ,. In.,.~, I :,1:..l l•,-t:,,1....,, •-,_.,.

;~~<ll..l."'-. ....--..,~ ... ,,t.J.,i.;i•••l'.1,w-1~

!I 1,:u'.\l.ln.1,.,, ... t I J..11':-...:.\.i.!,• :,-IJ, . ...:i,,,.,., .•

r t..J,t\trll.\'11\''UC.'' '--

-- p

G1mb1r 3.1 Flowchart Praktlkum

3.2.2 P~njclasan Praklikum

Bcrdasarkan flowclwrt praktikum diatas. maka pcnjclasan dari p~~um scbagai bcrikut.

I. Mulai.

2. Studi Literatur

Studi literatur merupakan kegiataD' yang mencari referensi materi pada materi fisiologis. Adapun

matcri-materi

ini berisi

tentan~ fisik dan kerja •mental, pcngulr,uran konsumsi cncrgi.

·- . "

cncrgi konsumsi bcrdasarkan dcnyut jantung, mcncn~kan • pcngukuran kcrja dcngan mctodc lisiologi. danfatiguc._

3. Alat dan Bahan

Jurusan T cknik-lndustri

Uon-~lta.(o Tanjungpwu 15

\ l \'\, 'i ~ ;<

I..

,•

Praktilcum Eri,>0uomilat

Modul I Fisiologis

Kclompok6

Adopun pada praktikum kali ini tcntunyu dipcrlukan alat don bahan. schingga ala! dan bahan yang digunai,;_an adalah treadm'ttl, I ----.._ pu/.ve mrter, stopwatch, termometer

tubuh,finge,tips

nxymeter, dan ----.i

. - .

4. 5.

6. lembar pengama~n.

Pengumpulan

Data

P.:ngumpulan

data pada praktikum ini dengan pengamatan pada operator perempuan clan operator laki-lakj. • Pcngoluhan Datu

Sclanjutnya sclclah dilakukan

pcngumpulan

dala, data yang,

sudah·

dikurnpulkan

akan dilarukan perhitungan energi sebdurn aktivitas, energi akthitas, energi recovery. konsumsi energi, dani waktu recovery. Dihitung juga rekapitulasi perhitungan energi, aktivitas, energi rccon'IJ', konsumsi energi, waktu recovery,~, temperatur tubuh, dan konsumsi caergi untuk pekerjaan yang sama.

Di buat ju~a grulik konsumsi cncrgi luki-luki dun pcrcmpuw1 scrtu gralik cncrgi scbclum dan saal aktivilas ditambah recovel)'.

Analisa

Analisa tentunyn jugn perlu dilnkukon ngnr hosil u111p111 sesuai dengan perencanaan. Sehingga data-data yang sudnh diolah kemudian dilakukan analisis dari

pengumpulnn

data, perpitungan

encrgi sebelum aktivitas, encrgi aktivitas, cnergi recove1y, waktu

recu,-ery, dan konsumsi cncrgi. Dianalisis juga grafik cncrgi

aktivitas. cncrgi recow,ty, waklu reco1•e1:v, konsumsi cncrgi, tempcratur tubuh, konsumsi energi untuk pekerjaan yang sama konsumsi cnergi laki-laki vs percmpuan, serta encrgi sebelum dan soat nktivitas ditambah recovery. 7. Kesimpulan dan Saran / /

Kesimpulan dan saran merupakan dua elemen yang pcnling di dalam sc;buah l'aporan\1ang rncmhantu untuk mcrangkum informasi dan memberikan panduan tentang tindakan yang sebaiknya diambil setelah membaca atau mendengar materi

yangi:lisajikan

.

8. Selesai

Juru,an Telmik lndUSlri

Uoh·=ila.< Taujuogpura I~ I.

~ .)

Referensi

Dokumen terkait

Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelomok (RAK) “In Time” untuk mengukur status fisiologi (denyut jantung, laju respirasi dan

Hasil dari penelitian ini berupa perangkat keras yang digunakan untuk mengukur detak jantung dan suhu tubuh pada 5 subjek penelitian.. Hasil pengukuran detak

Pada penelitian ini digunakan mikrokontroler ATMega 328 sebagai pengendali sistem, Pulse Sensor sebagai sensor pendeteksi denyut jantung,modul Bluetooth HC-05

Pengujian Pulse Sensor ini sangat penting dilakukan, karena Pulse Sensor adalah komponen utama yang dipakai untuk membaca denyut jantung.. menggunakan sinyal Analog

Pada model pertama yaitu Audhea dengan massa 50 Kg saat normal (relaks) diukur tekanan darahnya diperoleh sistol 93 mmHg, diastol 65 mmHg, dan pulse 90

Intrumen yang digunakan adalah Polar GPS (monitor detak jantung) RC3 dan Polar GPS RC3 untuk mengukur denyut nadi dan jarak tempuh atlet canoeing pada saat

Pada praktikum Manajemen Kualitas Air yang dilaksanakan di Balai Benih Ikan Sangeh, pengukuran suhu dilakukan dengan bantuan alat pH meter yang memiliki sensor untuk mengukur

Kevalidan perangkat pembelajaran yang dalam hal ini adalah petunjuk praktikum fisiologi hewan dengan judul “Pengaruh Zat Kimia pada Berbagai Suhu terhadap Denyut Jantung Katak Rana