• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Kasus Psikologi dan Kesehatan Mental

N/A
N/A
Salsa Bila mutmainah

Academic year: 2025

Membagikan "Laporan Kasus Psikologi dan Kesehatan Mental"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

INSAN

Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental

http://e-journal.unair.ac.id/index.php/JPKM p-ISSN 2528-0104 | e-ISSN 2528-5181

CARE REPORT / LAPORAN KASUS

Judul Naskah (Aligned Left, Cambria 14, bold, title case)

[Maksimum 14 kata dalam bahasa Indonesia. Judul sebaiknya ringkas dan lugas menggambarkan isi tulisan. Cantumkan nama intervensi sekaligus kondisi yang diintervensi. Sebaiknya disertai karakteristik partisipan agar memberi konteks intervensi psikologis yang dilakukan]

NAMA PENULIS1*

[1] Afiliasi

ABSTRACT

Abstract contains a maximum 150 words description in Bahasa using Cambria 11 pt, single spacing.

Abstract should be clear, descriptive and should provide a brief overview of psychological problems that it tries to intervene. Abstracts include reasons for selection of psychological interventions, characteristics of treated psychological issues, methods of intervention, analysis of therapy/intervention effectiveness and a brief summary of therapy/intervention outcomes. The abstract should end with a comment about the author's recommendation regarding the feasibility of the therapy/intervention to be performed by another practitioner, as well as advice for the therapist who wish to apply the intervention/therapy.

Keywords: (in italics, alphabetic) 3-5 words

ABSTRAK

Abstrak berisi uraian sepanjang maksimal 150 kata berbahasa Indonesia dengan huruf Cambria ukuran 11, spasi 1. Abstrak harus jelas, deskriptif dan harus memberikan gambaran singkat masalah psikologis yang diintervensi. Abstrak meliputi alasan pemilihan intervensi psikologis, karakteristik persoalan psikologis yang diintervensi, metode intervensi, analisis efektivitas terapi/intervensi dan ringkasan hasil terapi/intervensi. Abstrak harus diakhiri dengan komentar tentang rekomendasi penulis mengenai kelayakan terapi/intervensi untuk dilakukan oleh praktisi lainnya, serta saran bagi terapis yang ingin mengaplikasikan intervensi/terapi tersebut.

Kata kunci: (dicetak miring, ditulis secara alfabetis) 3-5 kata

INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, year, Vol. X(no), pp, doi:

Submitted: dd/mm/yyyy Accepted: dd/mm/yy Published: dd/mm/yyyy Editor:

*Corresponding Author’s Email:

This manuscript is under the open access policies and the Creative Common Attribution License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0); therefore, any use, distribution, and

(2)
(3)

[Running Head: Ringkasan Judul – Tidak lebih dari 6 kata] 3

P E N D A H U L U A N

Uraikan tentang latar belakang permasalahan psikologis yang ingin diatasi dengan terapi/intervensi, tujuan dan manfaat terapi/intervensi, landasan teori dari terapi/intervensi, dan diakhiri dengan uraian mengenai studi tentang efektivitas terapi/intervensi yang sudah dilakukan sebelumnya. Diakhiri dengan paparan mengenai tujuan terapi/intervensi dan kondisi akhir yang diharapkan dirasakan partisipan setelah mendapatkan terapi/intervensi.

(Jumlah sekitar maksimal 20% dari jumlah halaman seluruh naskah. Justify/rata kanan-kiri, Cambria 11, spasi 1)

M E T O D E

Partisipan Intervensi [gunakan istilah partisipan, bukan subjek atau subyek]

Jelaskan kriteria pemilihan partisipan dan karakteristik demografis partisipan (usia, gender, tingkat Pendidikan, dll). Uraikan prosedur rekrutmen partisipan yang dilakukan oleh penulis.

Indikasikan apakah partisipan diberikan informed consent atau tidak sebelum berpartisipasi. Apabila tidak ada informed consent, penulis harus menjelaskan alasannya. Untuk partisipan yang berusia dibawah 18 tahun (anak-anak) atau yang termasuk kelompok rentan lainnya (penyandang disabilitas, lansia, whistleblower, dll), penulis sangat disarankan untuk melakukan ethical clearance di komisi etik penelitian di lembaganya masing-masing.

Melaporkan data deskriptif

Dalam melaporkan data deskriptif atau data demografis dari partisipan, penulis tidak perlu menempel-salin tabel output SPSS/jamovi/JASP , cukup dinarasikan sesuai dengan format APA. Data yang wajib dilaporkan adalah jumlah partisipan, rata-rata dan standar deviasi usia partisipan, persentase gender partisipan, sedangkan data demografis yang lain opsional.

Contoh: “…untuk menguji hipotesis penelitian, penulis merekrut 298 partisipan (Musia=24,5; SDusia=4,53;

76 persen perempuan) yang merupakan pekerja di PT Tas Kuning dengan jabatan minimal level supervisor…”

Prosedur Intervensi

Jelaskan prosedur terapi/intervensi yang digunakan sedetail mungkin. Penulis juga diharapkan menguraikan justifikasi pemilihan terapi/intervensi dengan menyesuaikannya dengan persoalan psikologis yang dialami oleh partisipan.

Pengukuran Efektivitas Intervensi

Uraikan secara jelas strategi penulis melakukan pengukuran pada semua variabel penelitian.

Cantumkan bentuk skala dan pilihan jawaban secara detail, cantumkan hasil penghitungan reliabilitas dan/atau validitas (kalau ada). Uraikan cara pemerolehan skor yang dianalisis (dijumlah, dirata-rata, dll). Apabila penulis melakukan uji asumsi (normalitas, dll), cantumkan di bagian ini dan uraikan sedetail mungkin. Apabila penulis menggunakan pedoman observasi/wawancara, uraikan sedetail mungkin komponen dan cara penulis menyusun panduan tersebut.

(4)

Melaporkan reliabilitas alat ukur

Dalam melaporkan hasil analisis reliabilitas alat ukur, penulis tidak perlu menempel-salin tabel output SPSS/jamovi/JASP, cukup dinarasikan sesuai dengan format APA

Contoh:

a. “..untuk mengukur depresi penulis menggunakan Beck Depression Inventory (BDI), yang terdiri dari 10 aitem dengan 4 pilihan jawaban (1=“sangat tidak setuju”, 4=“sangat setuju”), dengan koefisien reliabilitas yang cukup baik ( =.90).”α

b. “…hasil analisis reliabilitas untuk kedua subskala Kesejahteraan Psikologis, yaitu Afek Positif dan Afek Negatif adalah .89 dan .67, secara terpisah.”

“…setelah dianalisis, skala Jarak Sosial dapat disimpulkan memiliki reliabilitas yang tinggi (20 aitem;

=.90).”

α

Analisis Efektivitas Intervensi

Uraikan uji statistik atau teknik analisis data lainnya yang digunakan oleh penulis. Cantumkan juga perangkat lunak yang digunakan beserta versinya. Untuk terapi/intervensi dengan jumlah partisipan yang sangat sedikit atau menggunakan desain single subject design, dilarang menggunakan analisis statistik apapun, baik teknik paramterik ataupun non-parametrik.

Alternatifnya, gunakan teknik kalkulasi effect size yang bisa digunakan untuk single subject design, misalnya PND, PEM, dll. Selengkapnya, baca Parker, dkk. (2011) à http://bit.ly/ParkerSSD

Catatan untuk bagian metode:

Laporkan segala sesuatu yang memang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan penelitian secara jelas seolah olah memberi peluang peneliti lain untuk melakukan replikasi atau verifikasi terhadap penelitiannya. Jangan melaporkan yang tidak dilakukan, atau tidak melaporkan semua yang sudah dilakukan. Hindari definisi-definisi yang dikutip dari buku metodologi. Penulis sangat disarankan untuk mengadopsi prinsip #OpenScience, yaitu dengan melakukan pre-registration atau dengan memberikan akses kepada publik semua data penelitian dan materi studi. Penulis dapat mengunakan portal #OpenScience yang populer seperti Open Science Framework (OSF). Selengkapnya dapat dibaca di https://www.fosteropenscience.eu/content/what-open-science-introduction

(Bagian ini mungkin lebih panjang dibandingkan bagian Metode pada artikel penelitian kuantitatif pada umumnya. Justify/rata kanan-kiri, Cambria 11, spasi 1)

A N A L I S I S E F E K T I V I T A S I N T E R V E N S I

Analisis efektivitas intervensi terdiri dari hasil analisis deskriptif dan hasil uji hipotesis (kalau ada) kemudian dianalisis secara kritis, dipaparkan secara berurutan atau terpadu. Hindari narasi mengenai interpretasi data. Jika ada tabel/bagan/gambar berisi paparan hasil analisis yang sudah bermakna dan mudah dipahami maknanya secara cepat. Tabel/bagan/gambar tidak berisi data mentah yang masih dapat atau harus diolah. Penyajian data visual yang paling disarankan adalah grafik dan histogram (untuk data diskrit atau menggambarkan tren antarwaktu), density plot, violin plot, atau scatter plot (untuk data continuous).

Hindari penggunaan pie chart.

(5)

[Running Head: Ringkasan Judul – Tidak lebih dari 6 kata] 5

(Jumlah sekitar maksimal 20% dari jumlah halaman seluruh naskah. Justify/rata kanan-kiri, Cambria 11, spasi 1)

D I S K U S I

Berisi penjelasan mengenai analisis efektivitas intervensi (interpretasi hasil pengukuran), dikaitkan dengan kondisi partisipan sebelum terapi/intervensi, dianalisis secara kritis dan dikaitkan dengan literatur terkini yang relevan (jumlah halaman maksimal 30-40%). Paparan bagian diskusi berisi pemberian makna secara substansial terhadap hasil analisis dan perbandingan dengan temuan-temuan sebelumnya berdasarkan hasil kajian pustaka yang relevan, mutakhir dan primer.

(Jumlah sekitar 30%-40% dari jumlah halaman seluruh naskah. Justify/rata kanan-kiri, Cambria 11, spasi 1)

S I M P U L A N

Isi simpulan merupakan jawaban dari tujuan intervensi/terapi bukan rangkuman hasil analisis efektivitas terapi/intervensi dan saran yang diajukan penulis pada pihak-pihak yang terkait dalam proses terapi/intervensi. Simpulan dan saran dibuat secara ringkas, jelas dan padat didasarkan pada hasil dan diskusi (maksimal 3 paragraf), dibuat dalam bentuk narasi (bukan perincian), berisi temuan penelitian sebagai sintesis antara hasil analisis data dan hasil pembahasan, serta lebih menonjolkan hal- hal yang baru yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu psikologi. Simpulan juga harus memuat saran yang dirumuskan penulis untuk terapis/praktisi yang ingin menerapkan teknik intervensi/terapi tersebut.

(Justify/rata kanan-kiri, Cambria 11, spasi 1)

U C A P A N T E R I M A K A S I H

Penulis dapat mencantumkan pihak-pihak lain yang berkontribusi dalam proses intervesi psikologis/terapi, namun tidak memenuhi syarat untuk dijadikan penulis naskah. Selain itu, penulis juga dapat menuliskan ucapan terimakasih pada lembaga tertentu yang memberikan sponsor pada pelaksanaan intervesi psikologis/terapi.

(Justify/rata kanan-kiri, Cambria 11, spasi 1)

D E K L A R A S I P O T E N S I T E R J A D I N Y A K O N F L I K K E P E N T I N G A N

Penulis wajib untuk mendeklarasikan semua hal yang dapat berpotensi membuat penulis terlibat konflik kepentingan ketika melakukan intervesi psikologis/terapi ini, yang berpotensi mempengaruhi cara penulis menyajikan dan menginterpretasikan data hasil intervensi/terapi. Apabila penulis merasa tidak memiliki konflik kepentingan dengan pihak manapun, maka penulis cukup menuliskan,

“[Nama Penulis] tidak bekerja, menjadi konsultan, memiliki saham, atau menerima dana dari perusahaan atau organisasi manapun yang mungkin akan mengambil untung dari diterbitkannya naskah ini.”

(Justify/rata kanan-kiri, Cambria 11, spasi 1)

(6)

P U S T A K A A C U A N

Tuliskan pustaka acuan yang menjadi acuan secara alfabetis dan kronologis. Pustaka acuan adalah daftar acuan/referensi bukan bibliografi, maka harus memuat semua sumber yang diacu dalam naskah, dan tidak perlu memuat sumber yang tidak diacu. Daftar rujukan berisi semua yang dirujuk dalam teks yang berasal dari sumber yang; (a) relevan, (b) minimal 80% mutakhir (10 tahun terakhir), dan (c) minimal 80% primer, terutama dari artikel jurnal). Penulisan referensi pada INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental mengacu pada American Psychological Association (APA) 7Ed Tahun 2020 (https://apastyle.apa.org/blog/coronavirus-response).

Penulis diwajibkan untuk menggunakan software pengelola referensi agar memudahkan kendali mutu artikel. Salah satu software yang disarankan adalah Zotero. Silahkan akses tautan https://www.zotero.org/download/ untuk mengunduh Zotero dan tautan https://www.zotero.org/support/id/start untuk mengunduh tutorial Zotero.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka

Jenis Referensi Contoh

Artikel dalam jurnal ilmiah berkala cetak

Nama pengarang. (tahun). Judul Artikel. Nama Jurnal. volume (nomor jurnal). Halaman artikel.

Costanzo, M., Archer, D., Aronson, E., & Pettigrew, T. (1986). Energy conservation behavior: The difficult path from information to action. American Psychologist, 41(5), 521–528.

Artikel dalam jurnal ilmiah berkala daring (online)

Nama pengarang. (tahun). Judul Artikel. Nama Jurnal. volume (nomor jurnal). Halaman artikel. Doi: (nomor DOI)

De Groot, J. I. M., & Steg, L. (2009). Morality and prosocial behavior:

the role of awareness, responsibility, and norms in the norm activation model. The Journal of Social Psychology, 149(4), 425–

49. doi:10.3200/SOCP.149.4.425-449

Buku teks Nama pengarang. (tahun). Judul Buku. Kota tempat diterbitkan: Nama penerbit.

Bryman, A. (2012). Social Research Methods. Oxford: Oxford University Press.

Laporan teknis (technical report – biasanya

dikeluarkan oleh lembaga pemerintah)

Nama institusi. (tahun). Judul Laporan. Kota tempat diterbitkan.

Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Energi. (2014). Outlook Energi Indonesia 2013. Jakarta.

Laporan kerja (working paper – hasil riset yang biasanya dikeluarkan oleh lembaga independen)

Nama pengarang. (tahun). Judul Laporan. Nama Institusi

(volume/nomor). Nama kota terbit: Penerbit. Diunduh dari (tautan) – jika diunduh dari internet.

Smith, A. (2001). Indonesia: One State, Many States, Chaotic State?

Forum on Regional Strategic and Political Development (Vol. 1).

Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. Diunduh dari http://www.iseas.edu.sg/documents/publication/ipsi12001.pdf

(7)

[Running Head: Ringkasan Judul – Tidak lebih dari 6 kata] 7

Jenis Referensi Contoh

Bunga Rampai. (halaman). Kota terbit: Penerbit.

Bruinessen, M. Van. (1996). Islamic state or state Islam? Fifty years of state-Islam relations in Indonesia. Dalam I. Wessel (Ed.),

Indonesien am Ende des 20. Jahrhunderts. (hal. 19–34). Hamburg:

Abera-Verlag.

Laporan yang

dipresentasikan dalam konferensi ilmiah/seminar (proceeding)

Nama pengarang. (tahun). Judul artikel. Dalam Nama

Seminar/konferensi (Volume – jika ada, halaman). Kota terbit:

Institusi penyelenggara seminar/konferensi.

Slovic, P., Fischhoff, B., Lichtenstein, S., & Roe, F. (1981). Perceived risk: psychological factors and social implications. Dalam Proceeding of the Royal Society of London (Vol. 376, Halaman.

17–34). London: The Royal Society.

CONTOH TABEL dan GAMBAR

Tabel 1. Contoh Tabel

Nama Variabel Rerata Skor SD R2

Nilai p

*p<0.05

Gambar 1. Logo ETUDE

Referensi

Dokumen terkait

Dalam konteks psikionalisis Sigmund Freud telah kesehatan mental menjadi objek kajian psikologi klinis meskipun belum dinamai Ilmu kesehatan mental ( Mental

Mata kuliah membahas konsep dasar kesehatan mental, konsep kepribadian yang sehat, beberapa masalah yang berkaitan dengan kesehatan mental, dan bentuk-bentuk

Dokumen ini membahas intervensi keperawatan dan pendidikan kesehatan untuk membantu individu berhenti

Dokumen ini membahas definisi kesehatan secara lengkap, termasuk aspek fisik, mental, sosial dan

Dokumen ini membahas tentang sabar, yang merupakan kualitas yang diperlukan untuk menghadapi cobaan dengan tetap tenang dan

Kesehatan mental dan ketenangan jiwa sangat berhubungan erat dengan agama. Agama dapat digunakan sebagai terapi dalam penyembuhan penyakit gangguan

Laporan praktikum psikologi kognitif yang membahas tentang explicit dan implicit

Dokumen ini merupakan proposal penelitian yang membahas dampak penggunaan media sosial pada kesehatan mental