LAPORAN
KONSELING PADA ANAK
Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah : Psikologi Konseling
Dosen Pengampu : Haposan Lumbantoruan, S.Pd., M.Psi.
Disusun Oleh :
MUHAMMAD IKHSAN NIM. 223310010007
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA
MEDAN 2023
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur Penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya dan karunia-Nya kepada Penulis, sehingga Penulis dapat menyelesaikan “Laporan Konseling Pada Anak” dengan tepat waktu. Laporan ini disusun agar dapat memenuhi permintaan tugas Psikologi Konseling dari Bapak Haposan Lumbantoruan, S.Pd., M.Psi., selaku Dosen Pengampu dari mata kuliah Psikologi Konseling di Universitas Prima Indonesia. Saya berterima kasih kepada Bapak Haposan Lumbantoruan, S.Pd., M.Psi., atas bimbingan dan arahan yang diberikan dalam menyelesaikan Laporan ini.
Dalam penulisan Laporan ini, Penulis menyadari masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu Penulis dengan senang hati menerima segala masukan berupa ide, saran dan kritik membangun sehingga Laporan ini menjadi lebih baik. Saya berharap Laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Medan, 27 Oktober 2023 Penulis
MUHAMMAD IKHSAN
2
LAPORAN BIMBINGAN KONSELING INDIVIDU
I. Data Pribadi Konseli Nama Konseli : Adik O Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 6 Tahun 6 Bulan
Alamat : Jalan Binjai Dusun II Desa Cempa.
II. Keluhan awal
Konseli merupakan seorang siswi kelas 2 Sekolah Dasar Islam Terpadu disalah satu Yayasan yang berada di Kecamatan Tanjung Pura. Dalam proses pembelajaran, konseli cenderung diam, tidak suka bertanya dan jarang sekali menjawab pertanyaan dari Guru.
Hal itu menjadi penyebab konseli kurang maksimal dalam nilai raport nya terkhusus nilai Matematika.
III. Fase-1 (awal)
Proses konseling akan dilaksanakan ditempat yang ditentukan oleh konseli agar konseli merasa nyaman dalam proses nya yakni di Ruang Kerja Ibu Konseli. Selanjutnya, konselor akan membangun rapor yang baik dengan konseli dengan cara perkenalan diri konselor agar proses konseling ini dapat berjalan dengan baik dan tertata.
IV. Fase-2 (inti)
Konselor mulai mengajukan pertanyaan yang dengan jawaban sederhana dan terkait dengan minat sambil mengobservasi konseli dalam proses konseling. Saat konseli menjawab pertanyaan dari konselor, konselor akan mendengarkan konseli dengan seksama serta memperhatikan mimik wajah dan gerak-gerik konseli agar dia merasa jawabannya didengarkan dan tidak ragu-ragu. Ketika konseli mulai merasa nyaman menjawab pertanyaan sederhana, konselor akan mulai menanyakan beberapa yang berhubungan dengan masalah dari konseli. Konselor juga sesekali memberikan edukasi terkait masalah yang dihadapi dan berusaha tetap berada disisi netral/tanpa memihak. Selama konseling, konselor memastikan konsistensi dalam memberikan konfirmasi positif berupa pujian yang spesifik, seperti : "Pandai sekali!”. Dalam proses konseling ini, selain pertanyaan dan penguatan positif.
3 V. Fase-3 (akhir)
Proses konseling ditutup dengan beberepa edukasi kecil serta beberapa motivasi dan dukungan kepada konseli dengan tujuan utuk membangun kepercayaan diri konseli dalam mengerjakan soal-soal Matematika. Selanjutnya, konselor akan membuat kesepakatan dengan konseli berharap setelah diberikan pola pikir yang berbeda dapat mengatasi masalah konseli dalam Matematika.
VI. Kesimpulan
Adapun masalah pada anak yakni : Diskalkulia (kesulitan dengan Matematika), masalah ini timbul akibat dari proses belajar yang keliru. Dengan menggunakan teknik Kognitif- Gestalt dalam proses konseling ini, diharapkan adanya perubahan dalam cara berkomunikasi pada Konseli serta seiring berjalannya waktu Konseli percaya diri dalam berkomunikasi baik dalam memberikan pertanyaan maupun memjawab pertanyaan.
Konseli juga bertekad untuk mulai belajar cara memahami Matematika dan bertekad untuk tidak ragu lagi dalam menjawab pertanyaa maupun dalam memberikan pertanyaan tekait soal-soal Matematika.
4
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Ny. N
Jenis Kelamin : Perempuan Hubungan Dengan Konseli : Ibu Kandung
Nama Konseli : Adik O
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur : 6 Tahun 6 Bulan
Alamat : Jalan Binjai Dusun II Desa Cempa.
Saya yang tersebut di atas menyatakan SETUJU dan BERSEDIA untuk terlibat dan berpartisipasi aktif sebagai peserta konseling individu dari awal sampai akhir proses konseling.
Konseling individu tersebut akan dilaksanakan oleh Sdr. Muhammad Ikhsan selaku mahasiswa Psikologi Universitas Prima Indonesia. Kegiatan tersebut adalah bagian dari rangkaian mata kuliah Psikologi Konseling.
Dalam kegiatan ini, saya telah menyadari, memahami dan menerima bahwa :
1. Saya dan Anak bersedia terlibat penuh dan aktif selama proses konseling berlangsung;
2. Saya dan Anak diminta untuk memberikan informasi yang sejujur-jujurnya berkaitan dengan masalah yang Anak Saya hadapi;
3. Identitas dan informasi yang Saya berikan akan DIRAHASIAKAN dan tidak akan disampaikan terbuka kepada umum;
4. Saya menyetujui adanya perekaman proses konseling berupa tulisan, rekaman percakapan, dan dokumentasi lainnya selama proses konseling berlangsung dengan jaminan informasi pribadi saya dirahasiakan;
5. Guna menunjang kelancaran proses yang akan dilaksanakan, maka hal yang terkait dengan waktu dan tempat akan disepakati bersama yaitu :
Hari : Kamis, 19 Oktober 2023 Waktu : 10.00 WIB s.d. 11.00 WIB Tempat : Ruang Kerja Ny. N
Saya dalam keadaan SADAR dan TIDAK ADA PAKSAAN dari pihak manapun dalam menandatangani surat persetujuan ini sehingga saya bersedia untuk mengikuti kegiatan konseling individu dari awal sampai selesai.
Langkat, 19 Oktober 2023
Mahasiswa Praktikan Klien (Ibu Konseli)
MUHAMMAD IKHSAN Ny. N
5
KUTIPAN HASIL OBSERVASI DAN WAWANCARA SERTA HASIL KONSELING YANG DISERTAI DENGAN CODING
No. Pertanyaan Konselor Jawaban Konseli Keterangan 1 Assalamualaikum Wr. Wb,
perkenalkan saya Bapak Ikhsan, mahasiswa dari fakultas Psikologi UNPRI. Jika saya boleh tahu, nama Adik siapa ?
Waalaikumsalam Wr. Wb.
Nama saya O (Inisial) Bapak.
Fase 1 (Awal)
2 Jika Bapak boleh tahu, umur Adik O
saat ini berapa ? Umur saya 6 Tahun Bapak 3 Jika Bapak boleh tahu, Adik O sudah
sekolah kah?
Sudah Bapak
4 Kelas Berapa ? Kelas 2 SD Bapak
5 Jika Bapak boleh tahu, Adik O hobinya apa?
Hobi saya menyanyi Bapak Fase 2 (Inti) 6 Boleh Bapak dengar suaranya, coba
Adik bernyanyi?
(Adik O Bernyanyi …,)
7 Wah, Pandai Sekali bernyanyi, suaranya juga Bagus (Sambil tepuk tangan).
(Adik O terlihat senang, menerima pujia)
8 Oh Ya, boleh diceritain ke Bapak
tentang sekolah Adik? Boleh Bapak 9 Adik temannya banyak tidak di
sekolah?
Banyak Bapak
10 Teman yang laki-laki dan perempuannya berapa orang?
Ada 11 Bapak, laki-laki 4 perempuan 6.
11 Coba dihitung temannya tadi Adik bilang 11 ternya jika jumlahkan 4 laki- laki ditambah 6 perempuan kan 10
Oh iya Bapak, kawan Adik 10 (sambil tertawa)
12 Adik belajar apa saja di sekolah ? Menggambar, bernyanyi 13 Kalo berhitung (Matematika) Adik
suka? Berhitung kurang suka
Bapak (sambil mengerutkan dahi)
14 Lah kenapa tidak suka berhitung? Enggak tahu, cuma kurang suka saja.
15 Jika Bapak boleh tahu, raport
Matematikanya gimana?
Ini Bapak (sambil dibantu Ibu Adik O menunjukkan nilai Matematikanya).
Terlihat nilai Matematika Adik O yang
rendah.
6 16 Mau tidak belajar berhitung dengan
Bapak? Jika berhasil menjawab minimal 4 dari 5 pertanyaan akan Bapak beri hadiah …,
Ehm, Mau Bapak … Fase 2 (Inti)
17 Konselor memberikan soal tes
Matematika sesuai dengan Buku Ajar yang dimiliki konseli.
Konseli mulai proses menjawab pertanyaan tes tersebut.
Konseli hanya berhasil menjawab 2
pertanyaan 18 Wah lumayan ada yang benar
jawabannya ya, bagaimana masih tertarik Bapak beri pertanyaan II dan jika benar 4 dari 5 pertanyaan akan Bapak kasi hadiah ….
Masih Bapak, Konseli mulai proses menjawab petanyaan tes II tersebut
Konseli hanya berhasil menjawab 4
pertanyaan 19 Wah “Pandai sekali” ini Bapak beri
hadiah, karena sudah berhasil menjawab pertanyaannya …
Terima kasih Bapak Fase 2 (Inti)
20 Jadi bagaimana, senang buka belajar berhitung Matematika?
Iya Bapak senang,
21 Jadi kedepannya Adik O harus semangat ya belajar berhitungnya?
Jangan takut salah, karena setiap pembelajaran pasti ada permasalahan dan kesalahan yang penting Adik O semangat dan mau untuk belajar..
Iya Bapak, Adik makin senang belajar
Matematikanya, Mama nanti belika Adik buku berhitung ya … (Adik O meminta kepada Ibunya untuk membelikan buku berhitung)
Fase 3 (Akhir)
22 Baik Adik O nanti setiap hari belajar berhitung sama Mama nya ya di rumah dan di sama Gurunya di
sekolah dan nanti Bapak lihat kembali raportnya jika nilai Matematika Bagus akan Bapak kasih hadiah.
Baik Bapak, (Adik O terlihat semangat dan senang)
23 Oke Adik O hari ini sampai disini saja ya pertemuan kita, nanti jadwalkan kembali jika Adik O merasa ada yang ingin ditanyakan terkait mata pelajaran berhitung ya?
Baik Bapak…,
24 Assalamualaikum Wr., Wb., Adik O sampai ketemu kembali ….
Waalaikumsalam Wr., Wn., Bapak (sambil bersalaman)
7