LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN LAMPUNG Untuk memenuhi persyaratan mendapatkan nilai Praktik Kerja Lapangan
Disusun oleh:
1. HIMAWAN FIRDAUS( 14312318 ) 2. MUHAMMAD ARIFIN (14312259)
3. ZULKARNAIN WISNU SAPUTRA (14312212 )
PROGRAM STUDI INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA BANDAR LAMPUNG
2018
LEMBAR PERSETUJUAN
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
Nama : 1. Himawan Firdaus ( 14312318)
2. Muhammad Arifin (143159)
3. Zulkarnain Wisnu Saputra ( 14312212 ) Program Studi : Informatika(S1)
Instansi/perusahaan : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung (BPTP) Lampung
Alamat Instansi/perusahaan : Jalan Hi.Zainal Abidin. Pagar Alam nomor.1A Rajabasa, Bandarlampung
Pembimbing,
Pembimbing laporan PKL Pembimbing lapangan
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Instansi/Perusahaan PKL,
Ryan Randy Suryono, M.Kom Tri Kusnanto, S.ST
NIK.022 13 02 18 NIP.19750813 200701 1 001
Menyetujui, Program Studi Informatika Ketua,
Dyah Ayu Megawaty, S.Kom., M.Kom NIK. 022 09 03 05
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN LAMPUNG
Dipersiapkan dan disusun oleh:
1. HIMAWAN FIRDAUS ( 14312318) 2. MUHAMMAD ARIFIN (14312259)
3. ZULKARNAIN WISNU SAPUTRA (14312212 )
Telah dipresentasikan di depan Dewan Penguji Pada tanggal 7 Februari 2018
Dewan Penguji
Pembimbing,
Ryan Randy Suryono, M.Kom NIK.022 13 02 18
Penguji,
Purwono Prasetyawan, M.T NIK 022.140.315
Laporan ini telah diterima sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh nilai Praktik Kerja Lapangan
Tanggal 7 Februari 2018
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Dekan,
Yeni Agus Nurhuda, S.Si., M.Cs.
NIK. 021 05 02 05
Program Studi Informatika Ketua,
Dyah Ayu Megawaty, S.Kom.,M.Kom NIK. 022 09 03 05
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena atas berkat dan rahrnat-Nya, penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini. Penulisan Laporan PKL ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mendapatkan nilai Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Program Studi SI Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia.
Penulis menyadari bahwa, tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, sangatlah sulit bagi penulis untuk menyelesaikan laporan PKL ini. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. selaku Rektor Universitas Teknokrat Indonesia.
2. Y. Agus Nurhuda, S.Si., M.Cs., selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia.
3. Dyah Ayu Megawaty,S.Kom.,M.kom selaku Ketua Program Studi S1 Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia.
4. Ryan Randy Suryono,M.Kom selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktu untuk membimbing penulis menyelesaikan Laporan PKL ini.
5. Purwono Prasetyawan, M.T selaku Dosen Penguji.
6. Pihak Balai Pengkajian teknologi Pertanian (BPTP) Lampung yang telah banyak membantu dan memberikan bimbingan kepada penulis selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan dan juga membantu penulis dalam usaha memperoleh data yang penulis perlukan;
Akhir kata, penulis berharap semoga Allah SWT berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu dan semoga Laporan PKL ini membawa manfaat.
Bandar lampung, 7 Februari 2018
Penulis,
DAFTAR ISI
Hal.
LEMBAR PERSETUJUAN ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
RINGKASAN PELAKSANAAN PKL ... viii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Maksud dan Tujuan Praktik Kerja Lapangan(PKL) ... 2
1.3 Kegunaan Praktik Kerja Lapangan(PKL) ... 2
1.4 Tempat Praktik Kerja Lapangan(PKL) ... 3
1.5 Jadwal Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan(PKL) ... 4
BAB II TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL ... 5
2.1 Sejarah BPTP Lampung ... 5
2.2 Visi Misi dan Nilai Inti ... 6
2.2.1 Visi ... 6
2.2.2 Misi ... 6
2.2.3 Nilai Inti ... 6
2.3 Logo dan Makna Departemen Pertanian ... 7
2.3.1 Logo ... 7
2.3.2 Makna ... 7
2.4 Struktur Organisasi BPTP Lampung ... 8
2.4.1 Bagan Struktur Organisasi ... 8
2.4.2 Deskripsi Struktur Organisasi ... 8
2.5 Kegiatan Umum BPTP Lampung ... 13
2.5.1 Tugas Pokok ... 13
2.5.2 Fungsi ... 13
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN ... 14
3.1 Pelaksanaan PKL : HIMAWAN FIRDAUS, NPM 14312318 14
3.1.1 Bidang Kerja ... 14
3.1.2 Pelaksanaan Kerja ... 14
3.1.3 Kendala Yang Dihadapi ... 21
3.1.4 Cara Mengatasi Kendala ... 21
3.2 Pelaksanaan PKL : MUHAMMAD ARIFIN, NPM 14312259 24 3.2.1 Bidang Kerja ... 24
3.2.2 Pelaksanaan Kerja ... 24
3.2.3 Kendala Yang Dihadapi ... 31
3.2.4 Cara Mengatasi Kendala ... 32
3.3 Pelaksanaan PKL:ZULKARNAIN WISNU SAPUTRA,NPM 14312212 . 37
3.3.1 Bidang Kerja ... 37
3.3.2 Pelaksanaan Kerja ... 37
3.3.3 Kendala Yang Dihadapi ... 43
3.3.4 Cara Mengatasi Kendala ... 43
BAB IV PENUTUP ... 45
4.1 Kesimpulan ... 45
4.2 Saran ... 45
DAFTAR PUSTAKA ... 46
LAMPIRAN ... 47
DAFTAR TABEL
Hal.
Tabel 1.1 Jadwal Kerja BPTP Lampung... 4
DAFTAR GAMBAR
Hal.
Gambar 1.1 Rute dari Universitas Teknokrat Indonesia ke BPTP Lampung 4
Gambar 2.1 Logo Departemen Pertanian ... 8
Gambar 2.2 Bagan Struktur Organisasi ... 8
Gambar 3.1.1.1 Spanduk Budidaya Cabai ... 14
Gambar 3.1.1.2 Banner HUT RI ke-72 ... 15
Gambar 3.1.1.3 Lefleat Permohonan Informasi... 15
Gambar 3.1.2.1 Login ... 16
Gambar 2.1.2.2 Masuk ke new artikel ... 16
Gambar 3.1.2.3 Edit artikel ... 17
Gambar 3.1.2.4 Hasil semua berita yang di share... 17
Gambar 3.1.2.5 Hasil akhir ... 18
Gambar 3.1.3.1 Arsip dokumen ... 18
Gambar 3.1.5.1 Logbook surat edaran ... 19
Gambar 3.1.6.1 Strategi Pembenihan ... 19
Gambar 3.1.7.1 Prosiding seminar ... 20
Gambar 3.1.8.1 Gedung BPTP dan TSP ... 20
Gambar 3.1.4.1 Membuka msconfig... 22
Gambar 3.1.4.2 Tampilan Disk Cleanup ... 22
Gambar 3.1.4.3 Tampilan Properties pada drive komputer ... 23
Gambar 3.2.1.1 Berita tentang Budidaya Padi Hasil Tinggi dengan Sistem Tanam Jarwo Ganda ... 25
Gambar 3.2.1.2 Membuat berita syarat tumbuh padi GOGO ... 25
Gambar 3.2.1.3 Membuat berita tentang CIAT (Centro International de Agricultura Tropical) Lampung, saat kedatangannya ke BPTP lampung untuk mengisi acara seminar pelatihan CBA (Cost Benefit Analysis) bagi staff penyuluh BPTP Lampung ... 26
Gambar 3.2.1.4 Gedung Disemenasi Teknologi ... 26
Gambar 3.2.1.5 Gedung Pascapanen ... 26
Gambar 3.2.1.6 Gedung Pelatihan ... 27
Gambar 3.2.1.7 Rumah ... 27
Gambar 3.2.1.8 Membuat Desain Leflet Urine Sapi Sebagai Pupuk Organik cair ... 27
Gambar 3.2.1.9 Tatacara permohonan pelayanan public ... 28
Gambar 3.2.1.10 Desain Banner UPBS (Unit Pengelola Benih Sumber) ... 28
Gambar 3.2.1.11 Panitia acara sosialiasai dan panen pada sawah tadah hujan KP.Tegineneng ... 29
Gambar 3.2.2.1 Interface Aplikasi Akuntansi Persediaan ... 29
Gambar 3.2.2.2 Edit Kantor BPTP Lampung ... 30
Gambar 3.2.2.3 Edit Kebun Percobaan Tegineneng ... 30
Gambar 3.2.2.4 Edit Mushola Kebun Percobaan Natar ... 30
Gambar 3.2.2.5 Edit Mess BPTP Lampung ... 31
Gambar 3.2.2.6 Edit Rumah Dinas Tunggal Kebun Percobaan Tegineneng 31 Gambar 3.2.2.7 Edit Rumah Eks Juana Kebun Percobaan Tegineneng ... 31
Gambar 3.2.3.1 Skema cara kerja router... 34
Gambar 3.2.3.2 Skema jaringan printer ... 34
Gambar 3.2.3.3 a) Langkah-langkah mengkonfigurasi router, b) Langkah-langkah membuat Exroot, c) Langkahlangkah Mengkonfigurasi CUPs ... 35
Gambar 3.3.1.1 Apikasi Persediaan Barang ... 37
Gambar 3.3.1.2 Halal Bihalal BPTP Lampung... 38
Gambar 3.3.1.3 Surat Usulan Penghapusan ... 38
Gambar 3.3.1.4 Rancangan Aanggaran Biaya ... 39
Gambar 3.3.1.5 Perlombaan HUT RI Ke 72 ... 40
Gambar 3.3.1.6 Perlombaan HUT RI Ke 72 ... 40
Gambar 3.3.1.7 Panitia Sosialisasi Sorgum ... 41
Gambar 3.3.1.8 Profi TSP Natar ... 41
Gambar 3.3.1.9 Profi TSP Natar ... 42
Gambar 3.3.1.10 Berita Acara Peinjaan Sertifikat ... 42
RINGKASAN PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan sarana mengaktualisasikan diri terhadap beberapa keahlian atau ketrampilan baik softskill atau hardskill yang di dapat selama perkuliahan dan diterapkan pada suatu instansi selama beberapa bulan. Pada laporan PKL ini, disajikan beberapa kegiatan pelaksanaan kerja, temuan kendala atau masalah yang dihadapi di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung selama 2 bulan yaitu pada bulan 10 juli sampai dengan 4 September 2017. Penempatan PKL pada BPTP Lampung ini dibagi menjadi beberapa bagian bidang kerja yaitu bagian Kepegawaian yang pekerjaannya secara rutin yang dilakukan diantaranya menginputkan dokumen pegawai negeri kedalam Sistem Informasi Manajemen Aparatur Sipil Negara (SIMASN), bagian KSPP yang pekerjanya secara rutin yang dilakukan diantaranya melayani kerjasama dan pelayanan pengkajian, pembuatan surat, dan pembuatan berita. Prosedur penanganan gangguan atau cara mengatasi masalah yang ada adalah dengan cara membuat sharing printer yang terkoneksi LAN (Lokal Area Network) agar percetakan dokumen lebih efisien. Merancang Aplikasi sitem Pengarsipan BPTP Lampung agar lebih efisien dalam mencari berkas. Memperbaiki Komputer yang lambat.
Kata Kunci : PKL, BPTP Lampung
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Universitas Teknokrat Indonesia adalah institusi pendidikan yang mengedepankan kualitas mahasiswa dalam menjawab tantangan dunia kerja, menilai bahwa perlu diadakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Hal ini merupakan realisasi tuntutan Tujuan Pendidikan Nasional dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
PKL adalah kegiatan wajib yang dilakukan mahasiswa/i FTIK Universitas Teknokrat Indonesia. Sebagai salah satu syarat yang harus dilakukan mahasiswa/i untuk menyelesaikan jenjang pendidikan Strata 1 (S1). Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu mahasiswa/i agar lebih memahami bidang jurusan yang diambil dan mendapatkan pengalaman, wawasan, sebelum memasuki dunia kerja yang sebenarnya, sehinga mahasiswa/i sudah mendapat bekal dari kegiatan PKL yang telah dilakukan.
PKL merupakan penempatan mahasiswa pada suatu lingkungan kerja di instansi dengan tujuan mengembangkan kedisiplinan, etika, kemandirian, kreatifitas, kerjasama dengan rekan kerja, ketelitian, kemampuan kerja sesuai dengan disiplin ilmu, bertanggung jawab dan mampu berkomunikasi dengan baik, yang merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar memahami bagaimana lingkungan kerja yang sebenarnya serta menerapkan ilmu yang diperoleh mahasiswa/i dari bangku perkuliahan.
Pada dasarnya pendidikan berguna mempersiapkan tenaga kerja sebelum memasuki lapangan pekerjaan agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sesuai dengan jenis pekerjaan yang dikehendaki. PKL tersebut dilaksanakan pada perusahaan-perusahaan swasta maupun instansi pemerintah. Selain itu mahasiswa/i juga diberi kebebasan dalam menentukan tempat PKL.
Dalam kegiatan PKL, penulis memilih BPTP Lampung yang berlokasi di Jl. Hi.Z.A. Pagar Alam No.1A Rajabasa, Bandarlampung sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. BPTP Lampung adalah salah satu instansi pemerintahan yang bergerak dibidang teknologi pertanian dan berperan aktif dalam memajukan dan mengembangkan sektor pertanian di seluruh provinsi lampung baik di daerah maupun kabupaten dan Kota. Karena
penulis ingin mengetahui apa tugas dan fungsi pokok BPTP Lampung, serta kemajuan teknologi informasi khususnya dibidang informatika. Teori-teori yang dipelajari selama masa perkuliahan dapat secara langsung dipraktekan dikanto BPTP Lampung, terutama yang berhubungan dengan komputer. Dalam hal ini dapat menjadi proses perbandingan, bahwa teori yang dipelajari sama dengan yang ditemui dalam prakteknya sehingga teori tersebut dapat dilaksanakan dengan baik.
1.2. Maksud dan Tujuan Praktik Kerja Lapangan(PKL) 1.2.1. Maksud PKL
a. Mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di kampus pada kondisi nyata instansi sebelum terjun ke dunia kerja yang sebenarnya.
b. Membangun relasi antara penulis dengan instansi.
c. Mahasiswa dapat mengetahui produktivitas instansi.
1.2.2. Tujuan PKL
a. Menambah wawasan tentang informasi serta dapat memahami dan menganalisa permasalahan yang dihadapi dan mencari alternative pemecahan setiap masalah dengan baik.
b. Memperoleh pengalaman dan belajar beradaptasi selama PKL di dunia kerja sebelum lulus kuliah.
c. Mampu menggunakan pengalaman kerja untuk mendapatkan kesempatan kerja yang diinginkan setelah selesai kuliah.
1.3. Kegunaan Praktik Kerja Lapangan(PKL) 1.3.1. Bagi Penulis
a. Penulis dapat mengenal lebih jauh realita ilmu di lingkungan kerja yang sebenarnya.
b. Menambah wawasan penulis mengenai teknologi informasi berbasis komputer.
c. Dapat mengetahui sumberdaya teknologi dalam pertanian yang digunakan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung.
d. Meningkatkan keterampilan dan kreativitas dalam dalam bekerja serta membangun kerjasama dengan tim
e. Mendapatkan pengalaman untuk bekal pada saat bekerja nantinya.
1.3.2. Bagi Universitas Teknokrat Indonesia
a. Universitas akan dapat meningkatkan kualitas lulusannya melalui praktik kerja lapangan.
b. Mempererat kerjasama antara universitas dengan instansi.
c. Universitas akan dikenal oleh dunia industri.
1.3.3. Bagi Instansi
a. Dapat memberikan masukan dan pertimbangan untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas instansi.
b. Instansi dapat mencari sumber daya manusia yang berkualitas dari mahasiswa PKL.
c. Dapat membantu pekerjaan yang ada di instansi.
1.4. Tempat PKL
PKL dilaksanakan di BPTP Lampung yang merupakan fungsi unit kerja Eselon IIIa yang secara struktural adalah salah satu unit kerja di lingkup Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Dalam pelaksanaan kegiatan, secara struktural Kepala Balai dibantu oleh Pejabat Eselon IV.
Alamat : Jl Hi. Z.A. Pagar Alam No.1A Rajabasa, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Indonesia.
Telpon : (0721) 781776 Faksimili : (0721) 705273
Email : [email protected]
Website : www.lampung.litbang.pertanian.go.id
Gambar 1.1 Rute dari Universitas Teknokrat Indonesia ke BPTP Lampung
1.5. Jadwal PKL
Sebelum melaksanakan Praktik Kerja Lapangan mahasiswa/i di wajibkan mengikuti pembekalan terlebih dahulu diantaranya yaitu mengikuti pembekalan Pengolahan Basis Data, Portal Web , Desain Grafis , Korespondensi , Customer Service , Telephoning, Jaringan Komputer serta pelatihan Mikrotik. Pembekalan di laksanakan pada bulan maret 2017.
Pelaksanaan PKL dilakukan selama 2 bulan di BPTP Lampung, terhitung mulai 10 Juli - 4 September 2017. Adapun jadwal kerja yang dilaksanakan yaitu sebagai berikut:
Tabel 1.1 Jadwal Kerja BPTP Lampung
No Hari
Waktu kerja
Masuk Istirahat Pulang
1 Senin pukul 07.30 pukul 12.00 - 13.00 Pukul 16.00 2 Selasa pukul 07.30 pukul 12.00 - 13.00 Pukul 16.00 3 Rabu pukul 07.30 pukul 12.00 - 13.00 Pukul 16.00 4 Kamis pukul 07.30 pukul 12.00 - 13.00 Pukul 16.00 5 Jum'at pukul 07.30 pukul 11.30 - 13.00 Pukul 16.30
BAB II
TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL
2.1 Sejarah BPTP Lampung 2.1.1 Sejarah Instansi
Institusi BPTP adalah unit pelaksana teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian) di daerah yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian (SK Mentan) nomor 798/ Kpts/ OT.210/ 12/ 94 tanggal 13 Desember 1994.
Berdasarkan SK Mentan tersebut institusi pengkajian teknologi pertanian di Propinsi Lampung diberi nama Loka Pengkajian Teknologi Pertanian (LPTP) Natar yang berlokasi di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Sebagai UPT Badan Litbang Pertanian di daerah LPTP Natar berstatus setingkat eselon IVa yang merupakan gabungan dari Sub Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Sub Balittro) Natar, Kebun Percobaan Taman Bogo (di bawah Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukarami) dengan Balai Informasi Pertanian (BIP) Propinsi Lampung.
Pada awal terbentuknya, LPTP Natar mempunyai tiga Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP), yakni IP2TP Taman Bogo (sebelumnya KP. Taman Bogo), IP2TP Cahaya Negeri (sebelumnya KP. Cahaya Negeri di bawah Sub Balittro Natar) dan IP2TP Tegineneng (sebelumnya BIP Lampung), dua Kebun Percobaan, yakni KP. Natar dan KP Tegineneng (sebelumnya Kebun Percobaan di bawah Sub Balittro Natar), serta satu unit gedung kantor yang berlokasi di Jl Z.A. Pagar Alam no 1A, Rajabasa, Bandar Lampung (yang saat ini adalah kantor BPTP Lampung). Pada tanggal 14 Juni 2001, melalui SK Mentan nomor: 350/Kpts/
OT.210/6/2001, status LPTP Natar ditingkatkan menjadi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung dengan status setingkat eselon IIIa, dengan kantor yang berlokasi di Jl. Z.A.
Pagar Alam no 1A, Rajabasa, Bandar Lampung.
BPTP Lampung mempunyai dua kebun percobaan, yakni K.P. Natar dan K.P. Tegineneng, dan satu Laboratorium Diseminasi yang berlokasi di Tegineneng (sebelumnya IP2TP Tegineneng). Peningkatan status LPTP Natar menjadi BPTP Lampung, seiring peningkatan kualitas SDM-nya khususnya peneliti dan penyuluh, merupakan upaya Badan Litbang Pertanian
dalam meningkatkan kinerja institusi ini untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di daerah.
BPTP Lampung telah beberapa kali mengalami perubahan terakhir dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 16/Permentan/OT.140/3/2006.
2.2 Visi Misi dan Nilai Inti 2.2.1 Visi
Menjadi lembaga penelitian dan pengembangan pertanian terkemuka di dunia dalam mewujudkan sistem pertanian bio-industri tropika berkelanjutan.
2.2.2 Misi
1. Merakit, menguji dan mengembangkan inovasi pertanian tropika unggul berdaya saing mendukung pertanian bio-industri.
2. Mendiseminasikan inovasi pertanian tropika unggul dalam rangka peningkatan scientific recognition dan impact recognition.
2.2.3 Nilai Inti
Nilai inti menjadi pondasi yang kokoh untuk membangun jati diri dan semangat dalam bekerja BPTP Lampung yaitu cepat, tepat, akurat, bersahabat dan bermanfaat, dengan tujuan untuk:
1. Menghasilkan dan mengembangkan inovasi pertanian tropika unggul berdaya saing mendukung pertanian bio-industri berbasis advanced technology dan bioscience, aplikasi IT, dan adaptif terhadap dinamika iklim.
2. Mengoptimalkan pemanfaatan inovasi pertanian tropika unggul untuk mendukung pengembangan iptek dan pembangunan pertanian nasional.
2.3 Logo dan Makna Departemen Pertanian 2.3.1. Logo
Gambar 2.1 Logo Departemen Pertanian
2.3.2. Makna
1. Tunas menggambarkan pengertian Biologis dari pada seluruh kegiatan yang diolah oleh departemen pertanian. Kecuali manusia sebagai benda hidup warna hijau muda melambangkan kehidupan.
2. Lingkaran warna merah melambangkan pengertian persatuan
3. Lingkaran yang bersudut lima buah warna coklat, melambangkan pengartian dari pada unsur pelaksana utama (tugas-tugas pokok Departemen).
4. Warna dasar baik untuk Panji, maupun Vandel, serta bentuk lainnya adalah kuning emas sebagai lambang kemegahan.
5. Air yang berwarna biru muda mempunyai pengertian sebagai lambang keagungan.
1
2
3
4
5
2.4 Struktur Organisasi BPTP Lampung 2.4.1. Bagan Struktur Organisasi
Gambar 2.2 Bagan Struktur Organisasi 2.4.2. Deskripsi Struktur Organisasi
2.4.2.1. Kepala Balai
a. Memimpin dan bertanggung jawab atas pelaksanaan program balai, merangkap Kuasa Pengguna Anggaran.
b. Menyusun program induk, landasan arahan dan strategi program penelitian pengkajian, sesuai dengan mandate UPT.
c. Menggariskan kebijakan dan pembinaan secara umum terhadap seluruh kegiatan balai.
d. Mengkoordinasi dan mengarahkan serta mengadakan kerjasama dengan instansi terkait.
2.4.2.2. Kepala Sub Bagian Tata Usaha
a. Mengkoordinir dan bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga kantor, merangkap Pejabat Pengujian dan Pemerintahan Pembayaran.
b. Penanggung jawab SAP (SAI, ASKPB) dan SIMPEG.3.
2.4.2.3. Koordinator Kepegawaian
a. Mengkoordinir pelaksanaan urusan kepegawaian yang meliputi pengangkutan, kenaikan pangkat, pensiun, mutasi, disiplin, penghargaan, penataan arsip dan laporan semester maupun tahunan.
b. Pengelolaan Sistem Informasi Managemen Kepegawaian (SIMPEG).
c. Mengkoordinir pelaporan (SIMPEG).
2.4.2.4. Kordinator Keuangan
a. Memeriksa secara rinci keabsahan dokumen penduduk SPP, membuat SPM.
b. Memeriksa kelengkapan dan kebenaran SPM.
c. Koordinator Rumah Tangga
d. Melaksanakan register dan inventarisasi barang milik/kekayaan negara, penghapusan, mutasi barang.
e. Menghimpun dan mencatat barang inventaris dan menginventarisir barang di setiap ruangan.
f. Membuat kartu inventaris
g. Membuat laporan inventaris barang bulanan, triwulan dan tahunan.
h. Melakukan pengaturan pemakaian kendaraan.
i. Melakukan pengaturan pemeliharaan kendaraan dinas.
2.4.2.5. Kepala Seksi Publikasi dan Promosi (KSPP)
a. Merencanakan, mengkoordinir, penyusunan kebutuhan sarana informasi/komunikasi dan penyebar luasan hasil litkaji.
b. Mengkoordinir penyajian data dan informasi kegiatan hasil litkaji.
c. Mengkoordinir penyiapan kelengkapan administrasi dan bahan kerjasama pengkajian.
d. Mengkoordinir penyusunan laporan tahunan Balai.
2.4.2.6. Koordinator Pelaporan dan Sarana Pengkajian
a. Melakukan penyusunan dan merencanakan kebutuhan sarana informasi dan komunikasi.
b. Menyediakan database sarana dan prasarana litkaji.
c. Melakukan pengaturan, pelayanan, pemantauan penggunaan, dan menyiapkan aturan penggunaan serana informasi dan komunikasi.
d. Membuat laporan inventaris serana informasi dan komunikasi.
e. Mengkoordinir pengelolaan perpustakaan.
2.4.2.7. Koordinator kerjasama dan Informasi/Komunikasi
a. Menyiapkan bahan kerjasama: Memonrandon of Understanding (MOU), kontrak dan Term of Reference (TOR), serta kelengkapannya.
b. Melakukan identifikasi dan pengembangan kemitraan kerjasama pengkajian.
c. Mengkoordinir kegiatan penyiapan, penyebarluasan informasi dan pendayagunaan hasil litkaji.
d. Menyiapkan pembuatan laporan kerjasama dan informasi.
e. Mengkoordinir kegiatan pengelolaan komunikasi.
f. Pengembangan sumberdaya manusia (petani dan penyuluh di lapangan) dan ahli teknologi.
2.4.2.8. Koordinator Pendayagunaan Hasil Pengkajian
a. Melakukan identifikasi dan pengembangan pendayagunaan hasil pengkajian.
b. Menyiapkan pembuatan laporan pendayagunaan hasil pengkajian.
c. Mengkoordinir kegiatan pendayagunaan hasil pengkajian.
2.4.2.9. Koordinator Program dan Evaluasi
a. Membantu Kepala Balai dalam mengkoordinasikan penyusunan program induk, landasan, arahan dan strategi program penelitian/pengkajian sesuai dengan mandat Balai serta menyelaraskan keterkaitan program penelitian Balai dengan Badan Pertanian dan unit kerja lain yang terkait.
b. Mengkoordinasikan pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan penelitian/pengkajian dan pelaporan.
2.4.2.10. Penanggung Jawab Kebun Percobaan Natar (KP Natar)
a. Bertanggung jawab terhadap keamanan kebun percobaan, pelaksanaan pengkajian.
b. Bertangung jawab terhadap administrasi anggaran yang dialokasikan.
c. Bertanggung jawab terhadap kebersihan kebun, kantor, halaman dan semua barang inventaris negara.
d. Membuat laporan, triwulan, semester dan laporan tahunan kebun.
e. Memungut dan menyemprot hasil kebun sebagai PNBP.
2.4.2.11. Penanggung Jawab Kebun Percobaan Tegineneng (KP Tegineneng)
a. Bertanggung jawab terhadap keamanan kebun percobaan, pelaksanaan pengkajian.
b. Bertangung jawab terhadap administrasi anggaran yang dialokasikan.
c. Bertanggung jawab terhadap kebersihan kebun, kantor, halaman dan semua barang inventaris negara.
d. Membuat laporan, triwulan, semester dan laporan tahunan kebun.
e. Memungut dan menyemprot hasil kebun sebagai PNBP.
2.4.2.12. Penanggung Jawab Laboraturium Diseminasi
a. Bertanggung jawab terhadap keamanan kebun percobaan, pelaksanaan pengkajian.
b. Bertangung jawab terhadap administrasi anggaran yang dialokasikan.
c. Bertanggung jawab terhadap kebersihan kebun, kantor, halaman dan semua barang inventaris negara.
d. Membuat laporan, triwulan, semester dan laporan tahunan kebun.
e. Memungut dan menyemprot hasil kebun sebagai PNBP.
2.4.2.13. Kelompok Pengkaji (Kelji) Sumber Daya
a. Mengkoordinir pengembangan keilmuan dan profesionalisme tenaga peneliti dan teknisi.
b. Mengkoordinir pembuatan RPTP, RKOT, ROP dan Juknis
c. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pengkajian dilapangan.
d. Mengkoordinir penulisan laporan dan seminar hasil pengkajian yang ada dalam keljinya.
2.4.2.14. Kelompok Pengkaji (Kelji) Budi Daya
a. Mengkoordinir pengembangan keilmuan dan profesionalisme tenaga peneliti dan teknisi.
b. Mengkoordinir pembuatan RPTP, RKOT, ROP dan Juknis
c. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pengkajian dilapangan.
d. Mengkoordinir penulisan laporan dan seminar hasil pengkajian yang ada dalam keljinya.
e. Membantu Kepala Balai dalam pemeriksaan usulan fungsional.
2.4.2.15. Kelompok Pengkaji (Kelji) Sosial Ekonomi
a. Mengkoordinir pengembangan keilmuan dan profesionalisme tenaga peneliti dan teknisi.
b. Melakukan Pengkajian Sosial Ekonomi Pertanian dalam rangka pengembangan teknologi pertanian.
c. Menyusun rencana kerja dan kebutuhan biaya dalam rangka pengkajian Sosial Ekonomi Pertanian.
d. Mengumpulkan dan mendokumentasikan hasil pengkajian social ekonomi pertanian.
e. Mengkoordinir pembuatan RPTP, RKOT, ROP dan Juknis.
f. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pengkajian lapangan.
g. Mengkoordinir penulisan laporan dan seminar hasil pengkajian yang ada dalam keljinya.
h. Membantu Kepala Balai dalam pemeriksaan usulan fungsional.
i. Membantu Kepala Balai dalam penilaian DP3 dan DP4.
2.4.2.16. Kelompok Pengkaji (Kelji) Mekanisasi Teknologi Hasil Pertanian
a. Mengkoordinir pengembangan keilmuan dan profesionalisme tenaga peneliti dan teknisi.
b. Mengkoordinir pembuatan RPTP, RKOT, ROP dan Juknis
c. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pengkajian dilapangan.
d. Mengkoordinir penulisan laporan dan seminar hasil pengkajian yang ada dalam keljinya.
e. Membantu Kepala Balai dalam pemeriksaan usulan fungsional.
2.5 Kegiatan Umum BPTP Lampung 2.5.1. Tugas Pokok
Melaksanakan pengkajian dan perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.
2.5.2. Fungsi
a. Pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi kebutuhan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.
b. Pelaksanaan penelitian, pengkajian dan perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.
c. Pelaksanaan pengembangan teknologi dan diseminasi hasil pengkajian serta perakitan materi penyuluhan.
d. Penyiapan kerjasama, informasi, dokumentasi, serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.
e. Pemberian pelayanan teknik kegiatan pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.
f. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Balai.
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
3.1 Pelaksanaan PKL : Himawan Firdaus (14312318) 3.1.1 Bidang Kerja
Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di bagian Kasie, KSPP.(Kepala Seksi Publikasi dan Promosi) KSPP mempunyai tugas yaitu : kerjasama dan sarana pelayanan pengkajian pendayagunaan hasil pengkajian, serta bertugas di bidang surat menyurat, dan pembuatan berita. Salah satunya membuat surat balasan untuk kegiatan Praktik Kerja Lapangan, maupun penelitian.
3.1.2 Pelaksanaan Kerja
Dibagian aktivasi mempunyai tugas untuk melakukan aktivas dan rutinitas pada saat melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), pekerjaan rutin yang dilakukan setiap hari nya antara lain:
1. Membuat desain spanduk,banner dan leaflet menggunakan Corel Draw dan Adobe Photoshop
Gambar 3.1.1.1 Spanduk Budidaya Cabai
Gambar 3.1.1.2 Banner Hut RI ke-72
Gambar 3.1.1.3 Lefleat Permohonan Informasi 2. Share berita melalui media sosial dan website melalui web joomla
Setiap kegiatan yang dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung akan dibuat menjadi sebuah berita dan akan dimasukan kedalam website. Dalam pembuatan berita bahasa yang digunakan harus baku, bahan berita tersebut didapat dari para peneliti atau penyuluh yang secara langsung terjun ke lapangan, sehingga berita yang di buat real nyata dengan keadaan yang sebenarnya.
Setiap berita yang akan di upload harus disetujui oleh Ketua Kepala Seksi Publikasi dan Promosi (KSPP), dan setelah di setujui, maka berita siap di upload di website www.bptp.litbang.go.id.
Gambar 3.1.2.1 login
Gambar 3.1.2.2 Masuk ke new artikel
Gambar 3.1.2.3 Edit artikel
Gambar 3.1.2.4 Hasil semua berita yang di share
Gambar 3.1.2.5 Hasil akhir 3. Mengarsipkan dokumen
Gambar 3.1.3.1 Arsip dokumen 4. Mereset wi-fi
Setiap melakukan pekerjaan yang di perintahkan untuk men-share berita atau masuk ke dalam situs itu menggunakan jaringan wi-fi yang telah tersedia di kantor tersebut tetapi sering kali terjadi masalah.lalu penulis di perintahkan untuk mereset wi-fi yang dimana mematikan dan menghidupkan rooter utama .
5. Membuat logbook untuk meminta kesediaan asosiasi kesedian informasi ke seluruh
pegawai yang bersangkutan.
Gambar 3.1.5.1 Logbook surat edaran 6. Print dan mem-foto copy dokumen
Gambar 3.1.6.1 Strategi Pembenihan
7. Meng-edit prosiding
Gambar 3.1.7.1 Prosiding seminar
8. Mencetak foto keseluruhan gedung BPTP Lampung dan TSP Natar 3x4,4x6
Gambar 3.1.8.1 Gedung BPTP dan TSP
3.1.3 Kendala yang dihadapi 1. Kinerja Komputer Lambat
Pada saat penulis melakukan pekerjaan seperti memasukan data, penulis mengalami kendala yaitu kinerja computer lambat. Masalah ini menyebabkan pekerjaan tersebut tidak selesai pada waktu yang diharapkan.
3.1.4 Cara mengatasi masalah
Kinerja komputer lambat untuk itu dilakukan penanganan agar komputer tesebut beroprasi dengan baik. Masalah komputer lambat pasti ada penyebabnya, perawatan yang kurang baik atau karena software yang terpasang didalamnya. Cara mengatasi kinerja komputer yang lambat sebagai berikut:
1. Matikan beberapa service pada Windows, banyak service yang berjalan pada saat Windows dinyalakan. Namun tidak semua service berguna bagi kita. Ada beberapa service yang tidak berguna, sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Cara yang dibutuhkan adalah mematikan beberapa service yang dirasa tidak berguna itu, ikuti langkah-langkah di bawah ini.
1. Buka run, lalu ketikkan msconfig, lalu Enter
2. Masuk ke tab Services, lalu hilangkan centang pada service yang dirasa tidak berguna seperti di bawah ini.
3. Lalu klik OK, jika diminta restart, restart saja seperti pada gambar dibawah ini :
Gambar 3.1.4.1 Membuka msconfig 2. Menghapus file sampah dengan Disk Cleanup
File sampah juga bisa memperlambat kinerja PC kita, karena memenuhi harddisk dan proses loadakan lebih lambat daripada biasanya. Untuk membukanya klik kanan pada salah satu disk, lalu klik properties, lalu pilih Disk Cleanup pada tab general seperti pada gambar berikut :
Gambar 3.1.4.2 Tampilan Disk Cleanup 3. Defragmentasi harddisk
Fragmentasi pada harddisk juga menyebabkan komputer menjadi lambat. Untuk mengatasinya kita memerlukan defragmentasi yaitu mengurutkan semuanya sehingga proses akan berjalan lebih cepat.Untuk melakukan defragmentasi hanya memerlukan tools bawaan windows, cara membukanya: buka My computer, lalu klik kanan pada salah satu disk yang mau didefrag, pilih properties, masuk ke tab tools, pilih Optimize, seperti pada gambar. Defragmentasi ini sebenarnya harus dilakukan rutin, minimal sebulan sekali agar komputer tidak berjalan lambat. Berikut tampilan Properties pada drive seperti pada gambar berikut:
Gambar 3.1.4.3 Tampilan Properties pada drive komputer 4. Uninstall program yang tidak penting.
Program yang jarang dipakai sebaiknya uninstall aplikasi tersebut, karena aplikasi tersebut hanya menjadi sampah dan hanya melambat-lambatkan PC bisa menguninstalnya lewat Control Panel, lalu cari program dan pilih Programs and Features Uninstall pada tab pencarian.
5. Bersihkan computer dari virus
Komputer menjadi lambat kemungkinan adanya virus yang bertempat di komputer.Virus dapat menyebabkan komputer menjadi lambat dan bisa menyebabkan kerusakan pada sistem.Karena itu harus membersihkan komputer dari virus, untuk membersihkannya instal sebuah antivirus dikomputer seperti Smadav,Avira, Norton dan masih banyak lagi jenisnya.
6. Melakukan pengecekan spesifikasi komputer
Lakukan pengecekan pada komputer anda, apakah kapasitas tersebut sudah memadai untuk mengoperasikan komputer yang anda butuhkan. Cara melakukan pengecekan kapasitas komputer dapat anda lakukan dengan cara menekan tombol Win + R ketik“dxdiag” kemudian tekan enter. Maka akan muncul tampilan informasi tentang komputer anda. (muft, 2016)
3.2 Pelaksanaan PKL : MUHAMMAD ARIFIN(14312259) 3.2.1 Bidang Kerja
Dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan di BPTP Lampung, posisi yang di tempati yaitu pada bagian KSPP (Kepala Seksi Publikasi dan Promosi) dan bagian KerumahTanggan.
3.2.2 Pelaksanaan Kerja
Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan selama 2 bulan terhitung mulai pada tanggal 10 Juli 2017 sampai dengan 4 September 2017. Dalam pelaksanaanya penulis melakukan beberapa tugas yaitu:
1. Bagian KSPP (Kepala Seksi Publikasi dan Promosi)
Kepala Seksi Publikasi dan Promosi (KSPP) bertugas untuk :
a. Merencanakan, mengkoordinir, penyusunan kebutuhan sarana informasi/komunikasi dan penyebar luasan hasil litkaji.
b. Mengkoordinir penyajian data dan informasi kegiatan hasil litkaji.
c. Mengkoordinir penyiapan kelengkapan administrasi dan bahan kerjasama pengkajian.
d. Mengkoordinir penyusunan laporan tahunan Balai.
Pada bagian KSPP penulis melakukan kegiatan sebagai berikut : 1. Share berita melalui media sosial dan website
Setiap kegiatan yang dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung akan dibuat menjadi sebuah berita dan akan dimasukan kedalam website. Dalam pembuatan berita bahasa yang digunakan harus baku, bahan berita tersebut didapat dari para peneliti atau penyuluh yang secara langsung terjun ke lapangan, sehingga berita yang di buat real nyata dengan keadaan yang sebenarnya. Setiap berita yang akan di upload harus disetujui oleh Ketua Kepala Seksi Publikasi dan Promosi (KSPP), dan setelah di setujui, maka berita siap di upload di website www.bptp.litbang.go.id dan ke media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dll. Tugas Penulis membuat berita sebagai berikut :
Gambar 3.2.1.1 Berita tentang Budidaya Padi Hasil Tinggi dengan Sistem Tanam Jarwo Ganda
Gambar 3.2.1.2 Membuat berita syarat tumbuh padi GOGO
Gambar 3.2.1.3 Membuat berita tentang CIAT(Centro International de Agricultura Tropical) Lampung, saat kedatangannya ke BPTP lampung untuk mengisi acara seminar pelatihan CBA (Cost Benefit Analysis) bagi staff penyuluh BPTP Lampung
2. Membuat desain plang nama menggunakan Corel Draw dan Adobe Photoshop
Penulis di tugaskan juga membuat plang nama unntuk keperluan gedung baru yang ada di TSP(Taman Sains Pertanian) Natar. Yaitu antara lain:
Gambar 3.2.1.4 Gedung Disemenasi Teknologi
Gambar 3.2.1.5 Gedung Pascapanen
3. Membuat Desain Lefleat Gambar 3.2.1.6 Gedung Pelatihan
Gambar 3.2.1.8 Membuat Desain Leflet Urine Sapi Sebagai Pupuk Organik cair Gambar 3.2.1.7 Rumah
L a d a
4. Membuat Desain Banner
Gambar 3.2.1.9 Tatacara permohonan pelayanan publik
Gambar 3.2.1.10 Desain Banner UPBS (Unit Pengelola Benih Sumber)
Selain itu peulis juga melakukan kegiatan di bidang lain yaitu : 2. Bagian Kerumah Tanggaan
1. Input Data Akuntansi Persediaan
Gambar 3.2.1.11 Panitia acara sosialiasai dan panen pada sawah tadah hujan KP.Tegineneng Disisni penulis menjadi panitia di bagian pembuatan naskah berita dan merekap sebagai dokumentasi.
Gambar 3.2.2.1 Interface Aplikasi Akuntansi Persediaan
2. Mengedit foto keseluruhan gedung BPTP Lampung dan TSP Natar 3x4 4x6. Meliputi : 1. Kantor BPTP lampung
2. Kebun Percobaan Tegineneng
3. Mushola Kebun Percobaan Natar
Gambar 3.2.2.2 Edit Kantor BPTP Lampung
Gambar 3.2.2.3 Edit Kebun Percobaan Tegineneng
Gambar 3.2.2.4 Edit Mushola Kebun Percobaan Natar
4. Mess BPTP Lampung
5. Rumah Dinas Tunggal Kebun Percobaan Tegineneng
6. Rumah Eks Juana Kebun Percobaan Tegineneng
3.2.3 Kendala Yang Dihadapi
Kendala yang dihadapi penulis pada bidang KSPP dan KerumahTanggan BPTP Lampung adalah:
1. Tidak tersedia printer berbasis jaringan Local Area Network
Tidak tersedia printer berbasis jaringan Local Area Network pada BPTP Lampung, sehingga dalam melakukan percetakan harus memindahkan kabel printer terlebih dahulu dari komputer ke komputer yang lain atau dengan cara memindahkan berkas terlebih
Gambar 3.2.2.5 Edit Mess BPTP Lampung
Gambar 3.2.2.6 Edit Rumah Dinas Tunggal Kebun Percobaan Tegineneng
Gambar 3.2.2.7 Edit Rumah Eks Juana Kebun Percobaan Tegineneng
dahulu. Hal tersebut menjadi tidak efektif bagi Karyawan BPTP Lampung dalam melakukan percetakan berkas serta tidak efisien waktu bekerja.
3.2.3 Cara Mengatasi Kendala
Dengan kendala yang dihadapi maka perlu adanya solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Untuk memudahkan dalam penulisan, maka penulis menjabarkan setiap solusi pada masalah berikut :
1. Tidak tersedia printer berbasis jaringan Local Area Network
Dari permasalahan yang dihadapi penulis dalam melakukan percetakan yang harus memidahkan berkas terlebih dulu baru mencetak tentu saja hal tidak efisien dalam bekerja, sehingga penulis ingin memberi usulan mengatasi masalah dengan cara membangun
“Printer Berbasis jaringan Local Area Network (Sharing Printer)”.
Metode Pembuatan Sharing Printer Berbasis Local Area Network adalahh sebagai berikut :
1. Wi-Fi
Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11"[6] 802.11b memiliki data rate maksimum 11 Mbit/s dan menggunakan metode akses yaitu CSMA/CA, yang didefinisikan dalam standar asli. Dikarenakan CSMA/CA overhead protokol, dalam prakteknya throughput 802.11b maksimum yang dapat dicapai aplikasi sekitar 5,9 Mbit/s dengan menggunakan TCP dan 7,1 Mbit/s dengan menggunakan UDP. 802.11g adalah standar modulasi ketiga WLAN. Standar ini bekerja pada frekuensi 2,4 GHz tetapi beroperasi dengan data rate maksimum dari 54 Mbit/s. Dengan menggunakan skema transmisi CSMA/CA, 31,4 Mbit/s adalah throughput bersih maksimum yang mungkin dicapai untuk paket dengan ukuran 1500 byte dan 54 Mbit/s untuk nirkabel. IEEE 802.11n didasarkan pada 802.11 standar sebelumnya dengan menambahkan Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) dan kanal 40 MHz PHY (Physical Layer), dan frame aggregation ke MAC layer.
2. TCP/IP
Protocol Suite[10] TCP/IP adalah sekelompok protocol yang mengatur komunikasi data komputer di Internet. Komputerkomputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protocol ini. Karena menggunakan bahasa yang sama, yaitu protocol TCP/IP, perbedaan jenis komputer dan system operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan system Operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan Solaris.
Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protocol TCP/IP dan terhubung langsung ke Internet, maka komputer tersebutdapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia manapun yang juga terhubung ke Internet. TCP/IP protocol suite meliputi Physical, Data Link, Network, Transport, dan Aplication Layer
3. Router
Router adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Skema router ini ditunjukkan pada gambar 1. Wireless Router TL-MR3420v2 memiliki 3 fungsi dasar yaitu sebagai Access Point (54Mbps Wireless-G/802.11g dan 11Mbps Wireless-B/802.11b), sebagai Switch yang terdiri dari 4 port full duplex 10/100 Ethernet dan sebagai Router yang berfungsi untuk memanage dan sharing koneksi internet. Fitur fisiknya adalah tombol Power, switch On/Off, port LAN, port WAN, tombol reset, dan dua antenna omnidirectional.
Standar wireless yang digunakan pada router ini adalah IEEE 802.11b/g/n.
4. CUPs
CUPs menggunakan Internet Printing Protocol (IPP) sebagai dasar untuk mengelola pekerjaan cetak dan antrian. IPP mendefinisikan protokol standar untuk mencetak serta mengelola pekerjaan cetak dan opsi printer seperti ukuran media, resolusi, dan sebagainya. Seperti semua protokol berbasis IP, IPP dapat digunakan secara lokal atau melalui Internet ke printer untuk ratusan atau ribuan mil jauhnya.
Tidak seperti protokol lain, IPP juga mendukung kontrol akses, otentikasi, dan enkripsi, sehingga menjadikannya sebagai solusi cetak yang lebih baik dan aman.
IPP berada di layer atas Hyper-Text Transport Protocol (HTTP) yang merupakan dasar dari web server di Internet. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melihat dokumentasi, memeriksa informasi status pada printer atau server, dan mengelola printer menggunakan web browser.
Gambar 3.2.3.1 Skema cara kerja router
Gambar 3.2.3.2 Skema jaringan printer nirkabel
Cara Menkonfigurasi LAN ( Local Area Network)
Jaringan Printer Nirkabel menggunakan Wireless Router TL-Mr3420v2 dan firmware OpenWRT berhasil mencetak dokumen meskipun komputer user tidak memiliki driver printer. Pada pengujian dari satu user ke satu printer, waktu transfer file terlama adalah 10 detik untuk file 7,5 MB. Sedangkan pada pengujian dengan menggunakan satu printer secara bersama-sama oleh tiga user, semua file dapat ditransfer ke print server dan dapat dicetak baik dengan jenis dan ukuran file yang sama maupun dengan jenis dan ukuran file yang berbeda. Satu user dapat menggunakan tiga printer sekaligus dengan aplikasi/program yang berbeda semua file dapat ditransfer ke print server dan dapat dicetak baik dengan jenis dan ukuran file yang sama maupun dengan jenis dan ukuran file yang berbeda
Gambar 3.2.3.3 a) Langkah-langkah mengkonfigurasi router, b) Langkah-langkah membuat Exroot, c) Langkahlangkah Mengkonfigurasi CUPs
Di awal perkembangannya perangkat komputer adalah barang yang mahal dan mewah. Pengembangan dan pengoperasiannya rumit danterpusat. Namun seiring dengan berjalannya waktu yang tadinya proses tersentralisasi dikembangakan menjadi proses terdistribusi sampai pada end user. Hal ini sangat dipengaruhi oleh adanya perkembangan teknologi LAN ( Local Area Network ) di pertengahan tahun 1980 (Fadel, 2010).Dengan LAN sebuah PC dapat melakukan komunikasi satu dengan lainnya dan dapat saling berbagi resource baik perangkat keras ataupun database . LAN mampu memberikan interkonektivitas yang tidak pernah ada sebelumnya. Untuk dapat melakukan hal tersebut dibutuhkan sebuah komputer pemroses yang memfasilitasi dan melayani proses sharing semua resource yang ada. Perangkat ini disebut dengan Server
3.3 Pelaksanaan PKL : ZULKARNAIN WISNU SAPUTRA (14312212)
3.3.1 Bidang Kerja
Dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan di BPTP Lampung, posisi yang di tempati yaitu pada bagian KerumahTanggan dan bagian KSPP (Kepala Seksi Publikasi dan Promosi) 3.3.2 Pelaksanaan Kerja
Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan selama 2 bulan terhitung mulai pada tanggal 10 Juli 2017 sampai dengan 4 September 2017. Dalam pelaksanaanya penulis melakukan beberapa tugas yaitu:
1. Bagian Kerumah Tanggaan
Pada bagian Kerumah Tanggaan penulis melakukan kegiatan sebagai berikut : 1. Input Data Akutansi Persediaan
Menginputkan data ke aplikasi persediaan barang yang ada di BPTP Lampung
Gambar 3.3.1.1 Apikasi Persediaan Barang
2. Menjadi Panitia Dokumentasi Halal Bihalal BPTP Lampung
Di sini penulis di tugaskan menjadi panitia dokumentasi yang nantinya akan di masukan kedalam berita rangkayan acara di BPTP Lampung
Gambar 3.3.1.2 Halal Bihalal BPTP Lampung 3. Membuat Surat Usulan Penghapusan BMN (Barang Milik Negara)
Gambar 3.3.1.3 Surat Usulan Penghapusan
4. Menyalin data Barang Masuk dan Keluar
Penulis di Tugaskan menyalin data barang kedalam buku besar persediaan barang BPTP Lampung
5. Input data Rencana Anggaran Biaya BPTP Lampung
Disini penulis di tugaskan menginputkan Rancangan Anggaran Biaya setiap tahunnya di BPTP lampung
Gambar 3.3.1.4 Rancangan Anggaran Biaya
Selain itu peulis juga melakukan kegiatan di bidang lain, diantara nya:
2. Bagian KSPP
1. Membuat berita Upacara HUT RI Ke 72 dan Perlombaan di TSP Natar
Dinsini penulis di tugaskan membuat berita dan dokumentasi tentang perlombaan memperingai HUT RI Ke 72 yang nantinya akan di masukan di berita harian BPTP Lampung
Gambar 3.3.1.5 Perlombaan HUT RI Ke 72
Gambar 3.3.1.6 Perlombaan HUT RI Ke 72
2. Menjadi panitia Sosialisasi Tanaman Sogum di Kantor BPTP Tegineneng
Disini penulis di tugaskan sebagai panitia dokumentasi dalam acara Sosialisasi Tanaman sorgum di Kebun Percobaan Tegineneng.
Gambar 3.3.1.7 Panitia Sosialisasi Sorgum 3. Membuat disain Lefleat Profil TSP (Taman Sains Pertanian) Natar
Lefleat ini dibuat menggunakan Corel Draw X8 yang berisi fasilitas-fasilitas pendukung yang ada di TSP Natar.
Gambar 3.3.1.8 Profi TSP Natar
Gambar 3.3.1.9 Profi TSP Natar 4. Membuat berita acara Serah Terima Peminjaman Sertifikat
Gambar 3.3.1.10 Berita Acara Peminjaman Sertifikat
3.3.3 Kendala Yang Dihadapi
Kendala yang dihadapi penulis pada bidang Kerumah Tanggaan dan KSPP BPTP Lampung adalah:
1. Pengarsipan Berkas dan Surat yang masih manual.
Pengarsipan berkas dan surat pada BPTP Lampung masih bersifat manual, yaitu pengarsipan data-data seperti nomor berkas, nomor surat, tanggal masuk, daftar pegawai, bidang kerja dan sebagainya masih diarsipkan kedalam buku besar.
Hal tersebut menjadi tidak efektif dikarenakan dibutuhkan waktu yang lebih lama bagi pegawai bagian KSPP dalam hal pecarian data dan dikhawatirkan buku besar hilang atau rusak.
3.3.4 Cara Mengatasi Kendala
Dengan kendala yang dihadapi maka perlu adanya solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Untuk memudahkan dalam penulisan, maka penulis menjabarkan setiap solusi pada masalah berikut :
1. Pengarsipan berkas dan surat yang masih manual.
Dari pemasalahan pengarsipan berkas yang penulis hadapi pada BPTP Lampung, penulis ingin memberikan usulan mengatasi masalah pengarsipan berkas yang belum efektif (data diarsipkan menggunakan buku besar), sehingga perlu dibangunnya sistem pengarsipan berkas yang terkomputerisasi, yaitu dengan cara membangun “Aplikasi Sistem Pengarsipan Berkas BPTP Lampung”.
“Sistem adalah kumpulan dari sub sistem atau bagian apapun baik fisik ataupun bukan fisik yang saling berhubung satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu”. Menurut (Sutarman, 2009), dalam bukunya yang berjudul Pengantar Teknologi Informasi.
Sedangkan Kearsipan menurut Defi Anggraeni, Siska Iriani pada jurnal IJNS – Indonesian Networking and Security (2013) adalah tata cara pengurusanp enyimpanan surat menurut aturan dan prosedur yang berlaku mengingat 3 unsur pokok yang meliputi: penyimpanan (storing), penempatan (placing) dan penemuan kembali.
Dalam membangun sebuah sistem yang baik perlu adanya pengelolaan data yang baik pula, dalam hal ini penulis menggunakan database sebagai tempat penyimpanan data, dikarenakan database dapat menyimpan data yang besar, rekapitulasi data dengan cepat, dapat mengatasi redudansi data, dan memudahkan pencarian data.
BAB IV PENUTUP 4.1. Kesimpulan
Berdasarkan uraian dalam pembahasan penulis dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Penulis mendapat wawasan serta pengalaman untuk menganalisa dan mengatasi permasalahan yang dihadapi.
2. Dengan menambahkan Sharing Printer menggunakan LAN (local Area Network) maka pekerjaan akan lebih efisien,
3. Memberikan solusi dengan membuat Aplikasi Sistem Pengarsipan Berkas BPTP Lampung 4.2. Saran
1. Penulis menyarankan untuk menggunakan Sharing Printer degan LAN (Local Area Network) untuk semua divisi yang ada di BPTP Lampung.
2. Penulis mengusulkan Pengarsipan Berkas BPTP lampung menggunakan System Aplikasi supaya karyawan lebih mudah menginputkan data dan tidak banyak menumpuk
3. Penulis menyarankan untuk selalu mengecek dan melakukan disk clean up agar computer tidak lemot.
DAFTAR PUSTAKA
Admin. Overview Wireless Router TL-MR3420v2.
http://www.tplink.co.id/products/details/?categoryid=&model=TLMR3420#
over (diakses 28 Desember 2013)
Forouzen, Behrouz A. 2010. TCP/IP Protocol Suite Fourth Edition. New York: Mc Graw Hill Muft, A. (2016).Optimalisasi system aplikasi computer dan mobile phone untuk peningkatan
kinerja
Operasional, P. 2016 ‘Petunjuk Operasional e-Personal KomoditasKomoditas’.
Pemerintah, P. 2017‘Lembaran Negara' (63).
Sutarman. (2009). Pengantar Teknologi Informasi.
Yogyakarta: Bumi Aksara
Zuhri, Z. 2013 'Sistem Informasi Rakyat Aceh Berbasis Web, STMIK U'Budiyah Indonesia
http://lampung.litbang.pertanian.go.id/ind/