Laporan Tugas Mengkaji Skripsi Pendidikan Biologi Anisa Sofa Safira Pauziah_1202060008
1. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PENDEKATAN SOMATIC AUDITORY VISUAL INTELLECTUAL (SAVI) PADA MATERI SYSTEM PERNAPASAN MANUSIA ( Penelitian R&D Pada Peserta Didik Kelas VIII Di Smp Yppkp Soreang)
Rumusan Masalah :
1. Bagaimana tahapan pengembangan bahan ajar berbasis pendekatan somatic, auditory,visual, intellectual (SAVI) pada materi sistem pernapasan manusia?
2. Bagaimana kelayakan bahan ajar berbasis pendekatan somatic, auditory,visual, intellectual (SAVI) pada materi sistem pernapasan manusia?
3. Bagaimana respon siswa terhadap bahan ajar berbasis pendekatan somatic, auditory, visual, intellectual (SAVI) pada materi sistem pernapasan manusia?
Metode :
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan
pengembangan (R&D).
Alasan peneliti menggunakan metode R&D ini adalah karena penelitian
tersebut akan menghasilkan dan menguji produk pada saat itu, dan produk yang dikembangkan berupa bahan ajar dengan materi sistem pernapasan manusia berbasis somatic auditory visual intelectual (SAVI).
Penelitian pengembangan (Research and Development) adalah jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini.
Dengan digunakannya metode R&D ini yaitu untuk menciptakan sebuah karya atau produk tertentu. Adapun model yang digunakan yaitu model pengembangan 4- D yang dibatasi menjadi 3-D seperti yang dikembangkan oleh S.Triagarajan, yang meliputi define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop
(pengembangan).
Kerangka berfikir :
2. PENGARUH PEMBELAJARAN LUAR KELAS (OUTDOOR LEARNING) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS (KBKr) SISWA PADA MATERI EKOSISTEM (Penelitian pada Siswa kelas VII MTs Negeri Tanjungjaya – Tasikmalaya)
Rumusan Masalah :
1. Bagaimana KBKr siswa dengan pembelajaran luar kelas (outdoor learning) pada materi ekosistem ?
2. Bagaimana KBKr siswa dengan pembelajaran konvensional pada materi ekosistem ?
3. Bagaimana pengaruh pembelajaran luar kelas (outdoor learning) terhadap KBKr siswa pada materi ekosistem ?
Metode Penelitian :
Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Quasi
Experimental Design. Desain ini merupakan suatu desain penelitian eksperimen yang tidak mengambil sampel secara acak dari populasi tetapi menggunakan seluruh sampel dalam kelompok yang utuh untuk diberi perlakuan. Desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang
mempengaruhi pelaksanaan eksperimen Kerangka berpikir :
3. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARGUMENT DRIVEN INQUIRY (ADI) TERHADAP KETERAMPILAN BERARGUMENTASI SISWA PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA (Penelitian Quasi Eksperimen di kelas XI MIA SMA SUMATRA 40 Bandung)
Rumusan Masalah :
Bagaimana keterlaksanaan proses pembelajaran dengan
menggunakanmodel pembelajaran Argument Driven Inguiry (ADI)?
2. Bagaimana keterampilan berargumentasi siswa pada materi sistemgerak manusia menggunakan model pembelajaran Argument DrivenInguiry (ADI)?
3. Bagaimana keterampilan berargumentasi siswa pada materi
sistemgerak manusia tanpa menggunakan model pembelajaran Argument
Driven Inguiry (ADI)?
4. Bagaimana Pengaruh model pembelajaran Argument Driven Inquiry(ADI) terhadap keterampilan berargumentasi siswa pada materi sistemgerak manusia?
5. Bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran materi sistemgerakmanusia menggunakan model pembelajaran Argument Driven Inquiry(ADI)?
Metode Penelitian :
Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment. Terdapat kelaskontrol didalamnya. Pelaksanaan eksperimen dikontrol oleh adanya variabel- variabel ketika memiliki kelompok kontrol yang tidak bisa berfungsi sepenuhnya
Dalam metode penelitian eksperimen semu ini pengaruhdari model Argument Driven Inquiry (ADI) dapat dianalisis dari nilai tes pretest dan posttest kelas eksperimen dan kontrol.
Desain penelitiannya yaitu pretest- posttest control group design.
Prosespembelajaran didahului oleh tes awal (pretest) untuk dua kelas, yaitu kelaseksperimen dan kelas kontrol.
Menurut Sugiyono (2012), mengatakan bahwaterdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian sebelumnya diberi pretest untuk mengetahui keadaan awalnya antara kelompok eksperimendankontrol.
Kemudian setelah dilakukan pretest maka selanjutnya pemberianperlakuan terhadap kelas eksperimen. Setelah diberi
perlakuan, maka dilakukanposttest pada kedua kelas
Keragka Berpikir :