• Tidak ada hasil yang ditemukan

Leadership and Change - Herlina M Siregar (01017210012)

N/A
N/A
Herlina Siregar

Academic year: 2023

Membagikan "Leadership and Change - Herlina M Siregar (01017210012)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Herlina M Siregar NIM : 01017210012

Tugas : Leadership and Change

1) Explain what the new standard of leadership that they created!

 Standar kepemimpinan baru yang diciptakan oleh Indra Nooyi, Paul Polman, John Noseworthy, dan Richard Davis adalah standar yang menekankan pentingnya melayani masyarakat dan memberi manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya berfokus pada keuntungan. Mereka menyadari bahwa bisnis memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan cara yang berarti dan percaya bahwa dengan melakukan hal tersebut, mereka dapat mencapai kesuksesan yang berkelanjutan.

Indra Nooyi, sebagai CEO PepsiCo, meluncurkan misi baru perusahaan yaitu "Kinerja dengan Tujuan" pada tahun 2007. Dia berkomitmen untuk mengurangi gula dan natrium dalam makanan ringan dan soda inti PepsiCo dan memperkenalkan produk-produk yang lebih sehat ke dalam jajaran produknya. Meskipun menghadapi kritik dan tantangan, Nooyi tetap teguh pada strateginya dan mencapai hasil yang sangat baik bagi perusahaan .

Paul Polman, CEO Unilever, fokus pada keberlanjutan dan memperkenalkan Rencana Hidup Berkelanjutan Unilever. Dia menangguhkan pelaporan pendapatan triwulanan untuk memprioritaskan transformasi jangka panjang dan menyatakan bahwa tugasnya adalah melayani pelanggan dan konsumen Unilever, bukan hanya pemegang saham.

Komitmen Polman terhadap keberlanjutan dan penolakannya terhadap tawaran pengambilalihan yang tidak bersahabat sambil tetap setia pada nilai-nilainya membuatnya mendapatkan pengakuan dan meningkatkan nilai pemegang saham.

John Noseworthy, sebagai CEO Mayo Clinic, memprioritaskan hasil pasien dan fokus memberikan layanan berkualitas tinggi dengan biaya terendah. Dia mengatur ulang Mayo menjadi satu sistem perawatan pasien dan mengadvokasi hasil pasien di Washington selama negosiasi Undang-Undang Perawatan Terjangkau. Di bawah kepemimpinannya, Mayo Clinic menjadi rumah sakit peringkat teratas dan mencapai kekuatan finansial.

Richard Davis, CEO US Bancorp, membimbing bank tersebut melewati krisis keuangan 2008-2009 dengan menghindari hipotek dan derivatif berisiko tinggi. Dia mengambil peran kepemimpinan dalam Meja Bundar Jasa Keuangan industri dan bekerja dengan para pemimpin pemerintah untuk memulihkan industri ini. Davis percaya bahwa bankir harus menjadi pemimpin masyarakat dan menekankan pentingnya melayani masyarakat.

(2)

Para pemimpin ini memberikan contoh bagi komunitas bisnis dengan menunjukkan bahwa bisnis dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mencapai kesuksesan finansial. Pendekatan mereka dalam menciptakan nilai bersama dan mempertimbangkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan telah menjadi standar baru kepemimpina.

2) What is the strong characteristic that the four CEOs have in common?

 Karakteristik kuat yang dimiliki oleh keempat CEO tersebut adalah komitmen mereka untuk melayani masyarakat dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya berfokus pada keuntungan. Mereka percaya bahwa dunia usaha mempunyai tanggung jawab untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan cara yang berarti dan dengan melakukan hal tersebut, mereka dapat mencapai kesuksesan yang berkelanjutan.

Indra Nooyi, selaku CEO PepsiCo, meluncurkan misi perusahaan “Kinerja dengan Tujuan” dan berkomitmen untuk mengurangi gula dan natrium dalam produknya untuk meningkatkan kesehatan konsumen.

Paul Polman, CEO Unilever, fokus pada keberlanjutan dan memperkenalkan Rencana Kehidupan Berkelanjutan Unilever, yang memprioritaskan transformasi jangka panjang dan melayani pelanggan dan konsumen.

John Noseworthy, sebagai CEO Mayo Clinic, memprioritaskan hasil pasien dan fokus pada pemberian layanan berkualitas tinggi dengan biaya terendah, mengadvokasi hasil pasien selama negosiasi Undang-Undang Perawatan Terjangkau.

Richard Davis, CEO US Bancorp, menekankan pentingnya melayani masyarakat dan menjadi pemimpin komunitas, berpartisipasi aktif dalam berbagai organisasi dan dewan.

Para CEO ini memiliki karakteristik yang sama, yakni mengakui dampak yang lebih luas dari organisasi mereka dan memprioritaskan kesejahteraan seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya pemegang saham. Mereka menunjukkan komitmen untuk menciptakan nilai bersama dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat secara keseluruhan.

Referensi

Dokumen terkait

Corporate Social Responsibility (CSR) ialah merujuk pada praktik bisnis yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat secara etis tanpa mengabaikan batasan

Menurut Piet (1994) komitmen merupakan kecendrungan dalam diri seseorang untuk merasa aktif dengan penuh rasa tanggung jawab. Jadi seorang guru yang memiliki komitmen

Memiliki perilaku percaya diri dan tanggung jawab dalam membuat tanggapan pribadi atas karya budaya masyarakat Jawa yang penuh makna sebagai ciri khas keistimewaan Daerah Istimewa

Wilayah Turen memiliki sejarah panjang, tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Turen. Ini berarti ada semacam tanggung jawab sosial dan kultural dari

Orang tua memiliki tanggung jawab kepada anak-anaknya agar dapat membentuk akhlak terpuji sebagaimana cara lukman yang di abadikan dalam Alquran membentuk anaknya

Ini berarti bahwa para pendidik dan para pemerhati pendidikan memiliki tanggung jawab untuk memilkirkan bagaimana mengembangkan generasi muda (siswa) menjadi

Hal tersebut adalah bagian tanggung jawab kami untuk menjadikan masyarakat muslim Indonesia dekat dengan Al-Quran dengan cara memfasilitasi orang-orang yang sudah memiliki keahlian bisa

Rpp kurtilas KOMPETENSI INTI (KI) KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya. KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak