• Tidak ada hasil yang ditemukan

makalah ipi bu alkok

N/A
N/A
LonFredy

Academic year: 2024

Membagikan "makalah ipi bu alkok"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

Lingkungan dalam Pendidikan Islam

Makalah Ini Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ilmu Pendidikan Islam Dosen Pengampu : KH. Amir

Di susun Oleh : Anik Wulandari (212100105)

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-AQIDAH AL-HASMIYYAH JAKARTA

2024

(2)

I

KATA PENGATAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan jasmani dan rohani sehingga kita masih tetap bisa menikmati indahnya alam ciptaan-Nya.

Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada teladan kita Muhammad SAW yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama yang sempurna dan menjadi rahmat bagi seluruh alam. Penyusun sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah. Di samping itu, penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terselesaikannya makalah ini. Akhir kata, penyusun memahami jika makalah ini tentu jauh dari kesempurnaan maka kritik dan saran sangat kami butuhkah guna memperbaiki makalah kami di waktu-waktu mendatang.

Jakarta, 06 Mei 2024

Penulis

(3)

II DAFTAR ISI

KATA PENGATAR... i

DAFTAR ISI... ii

BAB I PENDAHULUAN ...1

A. Latar Belakang...1

B. Rumusan Masalah...1

C. Tujuan Makalah ...1

BAB II PEMBAHASAN ...2

A. Pengertian Lingkungan Pendidikan...………..…………...…...2

B. Lingkungan Tri Pusat Pendidikan ………..……….………..3

C. Pengaruh Timbal Balik Antara Tripusat Pendidikan Terhadap Perkembangan Peserta Didik……….……….4

BAB III PENUTUP...7

Kesimpulan...,...7

DAFTAR PUSTAKA...,,...9

(4)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tripusat pendidikan adalah konsep pendidikan dari Ki Hajar Dewantara yang menyatakan bahwa tiga fokus pendidikan adalah tiga lingkungan pendidikan yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat secara sinergis memiliki peran dan tanggung jawab dalam mengembangkan pendidikan untuk anak.

Sederhananya, tripusat pendidikan adalah tiga pusat lingkungan yang bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan yaitu dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Hal tersebut karena dalam kegiatan pembelajaran tidak cukup hanya usaha dari tenaga pendidik saja, tetapi lingkungan sekitar juga mendukung keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran. Perlu terjadi kerja sama antara ketiga lingkungan tersebut dalam mencapai tujuan pendidikan.1

B. Rumusan Masalah

1. Memahami Lingkungan Pendidikan?

2. Apa Saja Lingkungan Tri Pusat Pendidikan?

3. Bagaimana Pengaruh Timbal Balik antara Tripusat Pendidikan terhadap Perkembangan Peserta Didik?

C. Tujuan yang ingin dicapai dari pembuatan makalah ini ialah :

1. Mengetahui Dan Memahami Lingkungan Pendidikan?

2. Mengetahui Apa Saja Lingkungan Tri Pusat Pendidikan?

3. Mengetahui Bagaimana Pengaruh Timbal Balik Antara Tripusat Pendidikan Terhadap Perkembangan Peserta Didik?

1 https://serupa.id/tripusat-pendidikan-penjelasan-lengkap-semua-lingkungan/

(5)

2

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Lingkungan Pendidikan

Secara harfiah lingkungan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mengitari kehidupan, baik berupa fisik seperti alam jagat raya dengan segala isinya, maupun berupa nonfisik, seperti suasana kehidupan beragama, nilai-nilai, dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan yang berkembang, kedua lingkungan tersebut hadir secara kebetulan, yakni tanpa diminta dan direncanakan oleh manusia (Nata, 2016, hlm. 290).

Selanjutnya, menurut Sartain (dalam Purwanto, 2017, hlm. 28) lingkungan adalah semua kondisi-kondisi dalam dunia ini yang dalam cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita, pertumbuhan, perkembangan atau life processes kita kecuali gen-gen dan bahkan gen-gen dapat pula dipandang sebagai menyiapkan lingkungan bagi gen yang lain. Artinya, tingkah laku dapat diturunkan melalui gen di luar kondisi biologis kita. Ini juga memperkuat argumen bahwa sikap atau kepribadian seorang individu bukan atau tidak sepenuhnya diturunkan secara biologis dari orangtuanya, melainkan dari lingkungannya.

Sementara itu, Surya (2020, hlm. 34) berpendapat bahwa lingkungan adalah segala hal yang merangsang individu, sehingga individu turut terlibat dan mempengaruhi perkembangannya. Perubahan perilaku atau tingkah laku yang ditunjukkan oleh individu adalah respons dari stimulus atau rangsangan dari lingkungan tersebut. Artinya, manusia adalah lingkungannya sendiri, sehingga lingkungan amatlah penting untuk dibangun menjadi sebaik mungkin agar individu dan masyarakat yang hidup di dalamnya ikut menjadi baik.

(6)

3

Dapat disimpulkan bahwa lingkungan pendidikan adalah segala sesuatu yang mencakup iklim, geografis, adat istiadat, tempat tinggal, budaya, pengetahuan, dan segala hal baik fisik maupun nonfisik yang dapat mempengaruhi tingkah laku, pertumbuhan, dan perkembangan seseorang.2

B. Lingkungan Tri Pusat Pendidikan 1. Pendidikan Di Lingkungan Keluarga

Keluarga adalah lingkungan pendidikan pertama untuk seorang anak. Keluarga tempat seorang anak tumbuh sangatlah berpengaruh bagi pendidikan seorang anak.

Menurut Muzakkir dalam jurnal Harmonisasi Tri Pusat Pendidikan dalam Pengembangan Pendidikan Islam (2017), dalam keluarga seorang anak tumbuh dan berkembang melalui internalisasi nilai-nilai yang terpantul dari emosi, minat, sikap, dan perilaku kedua orang tuanya. Pendidikan keluarga menjadi dasar pendidikan seorang anak terutama dalam nilai-nilai agama, bersikap dan berperilaku, budi pekerti, dan cara pandangnya terhadap segala sesuatu. Sehingga, kemampuan orang tua atau wali dalam membesarkan, mengasuh, dan mendidik anaknya sangatlah penting. Pendidikan yang diberikan oleh keluarga harus harmonis dan sejalan dengan Tri Pusat Pendidikan lainnya.

2. Pendidikan Di Lingkungan Sekolah.

Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak yang menyediakan pendidikan berbagai ilmu pengetahuan, keterampilan, budaya, dan juga budi pekerti. Sebagai pusat pendidikan, sekolah memiliki budaya sekolah yang sesuai dengan cita-cita pendidikan. Menurut Sri Utami, dkk dalam buku Kolaborasi Tripusat Pendidikan dalam Penataan Budaya Sekolah Berbasis Pembudayaan Nilai Pancasila untuk Membangun Siswa Berkarakter (2020) budaya sekolah adalah nilai-nilai penting yang diyakini dan dipercayai, juga daoat mendorong warga sekolah menciptakan sikap positif dan perilaku harmonis. Budaya sekolah diterapkan dan diturunkan secara turun-temurun di lingkungan sekolah.Contoh budaya sekolah adalah budaya jujur, saling percaya, gotong royong, senang membaca, disiplin, tanggung jawab, menjaga

2 https://serupa.id/lingkungan-pendidikan-keluarga-sekolah-dan-masyarakat/

(7)

4

kebersihan, mengejar prestasi, memberi penghargaan, saling menghormati, solidaritas, dan ramah tamah.

3. Pendidikan Di Lingkungan pemuda dan masyarakat.

Layaknya keluarga dan sekolah, lingkunga masyarakat sangat memperngaruhi pendidikan seorang anak. Dengan siapa ia bergaul, bagaimana pola pertemanannya, kegiatan apa yang dilakukannya dalam masyarakat, budaya yang berlaku di masyarakat, cara pandang juga perilaku teman sepergaulannya, juga media massa mempengaruhi pendidikan seorang anak di lingkungan masyarakat. Lingkungan masyarakat harus memiliki pendidikan yang sesuai dengan Tri Pusat Pendidikan lainnya. Karena jika tidak sesuai, lingkungan yang salah dapat memberikan pengaruh buruk juga mendorong terjadinya penyimpangan. Baca juga: Pengaruh Positif dan Negatif Informasi Pendidikan dari Televisi Sehingga, lingkungan pemuda dan masyarakat tempat seorang anak terjun harus diperhatikan. Agar anak tetap dapat terdidik dengan baik dan mengambangkan kemampuan sosial yang sangat penting bagi masa depannya.3

C. Pengaruh Timbal Balik antara Tripusat Pendidikan terhadap Perkembangan Peserta Didik

1. Dalam Keluarga

Bisa dibilang, keluarga adalah asal/awal perkembangan anak. Di sana anak mendapatkan pendidikan untuk pertama kalinya dari orangtuanya, berupa cara bertanggung jawab, memelihara, melindungi, berbagi, dan lainnya. Untuk itu, sudah seharusnya untuk menciptakan lingkungan keluarga yang hangat dan dapat merangkul anak. Buatlah suasana yang membuat anak menjadi betah berlama-lama di rumah. Namun juga jangan terlalu mengekang anak dalam bergaul. Tentunya

3 https://www.kompas.com/skola/read/2021/12/27/185046269/tiga-lingkungan-tri-pusat- pendidikan?page=all

(8)

5

pendidikan keluarga ini mempunyai fungsinya tersendiri. Nah, untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa fungsi dari pendidikan keluarga:

a. Tempat awal anak tumbuh dan berkembang Semua pengalaman pertama yang buah hati Anda alami ada pada lingkungan keluarga. Ini adalah masa-masa awal dimana perkembangan pola pikir dan sikap seorang anak mulai terbentuk.

b. Menanamkan pendidikan dasar dalam beragama Orangtua tentu punya kewajiban dalam menuntun anak-anak mereka menjadi pribadi yang berakhlak. Dari sinilah awal pendidikan agama diberikan/dikenalkan.

c. Menanamkan pendidikan moral dan sosial Agar seorang anak tidak salah dalam pergaulan maka ia harus mendapatkan arahan. Bagaimana ia harus bersikap dan mengatasi segala masalah dalam masyarakat. Intinya, tanggung jawab pendidikan dalam keluarga harus diterapkan dengan baik, yang mana meliputi: Membesarkan dan memelihara anaknya. Melindungi dan menjamin kesehatan anak baik secara jasmani maupun rohani. Mendidik anak untuk bersikap mandiri. Membahagiakan anak untuk kehidupan dunia maupun akhiratnya. Memberikan motivasi dan dorongan kasih sayang pada anak.

Kesadaran dalam membimbing seorang anak harus terus dikembangkan, agar orangtua tidak terpaku pada teori-teori lama namun juga sadar akan perkembangan zaman.

2. Sekolah

Pendidikan yang lebih terarah akan didapat sang anak saat di sekolah. Disini anak akan mendapatkan banyak pengetahuan, baik yang bersifat akademis maupun non akademis. Yang tentunya tidak bisa didapatkan saat hanya di rumah bersama keluarga. Sekolah bertanggung jawab penuh terhadap pendidikan sang anak, karena mereka sudah mendapat amanat untuk menjaga setiap siswanya dalam hal menimba ilmu. Dan idealnya anak memang harus mematuhi segala peraturan yang sudah ditetapkan sekolah.

(9)

6

Lalu apa sumbang sekolah terhadap dunia Pendidikan, Mari simak sebagai berikut:

a. Menanamkan sikap budi pekerti yang baik dan membantu mengajarkan kebiasaan-kebiasaan yang mencerminkan pribadi seorang siswa.

b. Membantu anak untuk melatih kecakapan dalam hal membaca, menulis, menghitung dan menggambar, semua hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan kecerdasan anak.

c. Memperdalam pembelajaran agama, etika dan sopan santun. d. Memberikan pendidikan pengembangan diri yang tidak didapatkan saat di rumah4

4 https://www.websitependidikan.com/2018/06/pengaruh-timbal-balik-antara-tripusat-pendidikan- keluarga-sekolah-masyarakat-terhadap-perkembangan-peserta-didik.html

(10)

7

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Pengertian Lingkungan Pendidikan

Lingkungan pendidikan adalah segala sesuatu yang mencakup iklim, geografis, adat istiadat, tempat tinggal, budaya, pengetahuan, dan segala hal baik fisik maupun nonfisik yang dapat mempengaruhi tingkah laku, pertumbuhan, dan perkembangan seseorang.

2. Lingkungan Tri Pusat Pendidikan Tri Pusat Pendidikan terdiri dari:

1. Pendidikan Di Lingkungan Keluarga 2. Pendidikan Di Lingkungan Sekolah 3. Pendidikan Di Lingkungan Masyarakat

3. Pengaruh Timbal Balik antara Tripusat Pendidikan terhadap Perkembangan Peserta Didik

1. Pengaruh Timbal Balik Keluarga dan Sekolah

Keluarga dan sekolah harus saling bersinergi dalam mendidik anak.

Orang tua perlu terlibat aktif dalam kegiatan sekolah anak, seperti menghadiri rapat orang tua, membantu belajar anak di rumah, dan memantau perkembangan anak di sekolah.

Guru juga perlu menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua untuk mengetahui perkembangan anak di rumah dan memberikan saran untuk membantu anak belajar di sekolah.

(11)

8

2. Pengaruh Timbal Balik Sekolah dan Masyarakat

Sekolah perlu menjalin kerjasama dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pendidikan anak.

Sekolah dapat mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti kegiatan bakti sosial, seminar, dan workshop.

Masyarakat juga dapat membantu sekolah dalam menyediakan fasilitas pendidikan, seperti buku, komputer, dan internet.

3. Pengaruh Timbal Balik Keluarga dan Masyarakat

Keluarga dan masyarakat perlu saling bekerjasama dalam mendidik anak.

Orang tua perlu mengajarkan anak nilai-nilai moral dan sosial yang sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Masyarakat juga dapat membantu orang tua dalam mendisiplinkan anak dan memberikan contoh yang baik bagi anak.

Lingkungan pendidikan sangatlah penting bagi perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama yang baik antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan membantu peserta didik mencapai potensi terbaiknya.

(12)

9

DAFTAR PUSTAKA

https://serupa.id/tripusat-pendidikan-penjelasan-lengkap-semua-lingkungan/

https://serupa.id/lingkungan-pendidikan-keluarga-sekolah-dan-masyarakat/

https://www.kompas.com/skola/read/2021/12/27/185046269/tiga-lingkungan-tri-pusat- pendidikan?page=all

https://www.websitependidikan.com/2018/06/pengaruh-timbal-balik-antara-tripusat-pendidikan- keluarga-sekolah-masyarakat-terhadap-perkembangan-peserta-didik.html

Referensi

Dokumen terkait

2) Suatu wilayah pedesaan yang memiliki keunikan dan daya tarik yang khas (baik berupa daya tarik/ keunikan fisik lingkungan alam pedesaan maupun kehidupan sosial

Pendekatan pembelajaran di alam dapat didefinisikan sebagai pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan alam sekitar kehidupan peserta didik baik lingkungan

Desa wisata adalah desa yang memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas, baik berupa karakter fisik lingkungan alam pedesaan maupun kehidupan sosial

Di samping itu, etika Lingkungan tidak hanya berbicara mengenai perilaku manusia terhadap alam, namun juga mengenai relasi di antara semua kehidupan alam semesta,

Dalam suatu wilayah pedesaan yang memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas, baik berupa karakter fisik lingkungan alam pedesaan maupun kehidupan sosial budaya

Pengertian Fenomena Sosial Fenomena bisa diartikan sebagai fakta sosial dalam kehidupan masyarakat yang dilakukan lantaran adanya bentuk-bentuk perubahan sosial yang diakibatkan

Desa wisata merupakan suatu wilayah pedesaan yang memiliki potensi keunikan dan daya Tarik yang khas, baik berupa karakter fisik lingkungan alam pedesaan dan kehidupan sosial budaya

Desa wisata adalah desa yang memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas, baik berupa karakter fisik lingkungan alam pedesaan maupun kehidupan sosial budaya