• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH NEGARA DAN BUDAYA MASYARAKAT CINA PENDIDIKAN DI CHINA

N/A
N/A
morientsya study

Academic year: 2024

Membagikan "MAKALAH NEGARA DAN BUDAYA MASYARAKAT CINA PENDIDIKAN DI CHINA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH NEGARA DAN BUDAYA MASYARAKAT CINA

"PENDIDIKAN DI CHINA"

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Negara Budaya Masyarakat Cina

Disusun Oleh:

Morientsya Elysabet 235110400111008

Negara dan Budaya Masyarakat Cina Kelas A

Dosen Pengampu: Wandayani Goeyardi, B.A., M.Pd.

PROGRAM STUDI SASTRA CINA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG 2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan inspirasi dan pengetahuan bagi kami dalam menyusun makalah ini. Dalam kesempatan ini, kami akan membahas tentang sains dan teknologi di Tiongkok, sebuah negara yang telah mencatat kemajuan pesat dalam bidang ini.

Tiongkok, dengan sejarah yang kaya dan budaya yang mendalam, telah menjadi pusat inovasi dan penemuan. Negara ini tidak hanya dikenal karena Tembok Besarnya, tetapi juga karena kontribusinya dalam dunia pendidikan. Berbagai penemuan dan terobosan telah menggemparkan dunia, dan cina terus berusaha untuk menjadi pemimpin global dalam bidang ini.

Dalam penyusunan makalah ini, penulis sangat berusaha agar informasi dalam makalah ini tersampaikan dengan baik dan benar. Untuk itu peulis berharap kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaannya. Sekian kata pengantar dari penulis, terimakasih atas perhatiannya.

(3)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pendidikan merupakan sarana manusia memiliki ilmu pengetahuan bagi kehidupannya.

Berkaitan erat dengan pengajaran, karena Pendidikan membutuhkan pengajaran yang tepat agar ilmu pengetahuan dapat tersampaikan dengan baik. Dalam suatu negara harus memiliki suatu sitem Pendidikan yang baik agar masyarakat memiliki kehidupan dengan layak.

System Pendidikan di cina merupakan salah satu sistem terbaik di dunia, hal ini dapat dilihat dari kemapuan pelajar yang berada diatas rata rata dibandingkan negara negara lain.

Berbeda dengan indonesia, hampir masyarakat cina telah menempuh pendidikan sarjana.

Penyebab terjadi fenomena ini dikarenakan perbedaan kultur yang kontras, seperti budaya pekerja keras sudah mendarah daging pada masyarakat cina. Dengan memahami konteks Pendidikan di Cina, makalah ini akan menjelaskan keberagaman dan kompleksitas dari pendidikan di cina.

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana perkembangan pendidikan di Cina?

2. Bagaimana sistem pendidikan di Cina?

3. Bagaimana permasalahan pendidikan di Cina?

1.3 Tujuan Penulisan

1. Mengetahui perkembangan pendidikan di Cina.

2. Mengetahui sistem pendidikan di Cina.

3. Mengetahui permasalahan pendidikan di Cina.

1.4 Manfaat Penulisan

1. Sebagai informasi dan refrensi bagi pihak pihak yang berhubungan dengan pendidikan di Cina.

2. Menambah wawasan bagi pembaca.

(4)

BAB 2 PEMBAHASAN

2.1 Perkembangan pendidikan di Cina

Pendidikan di cina merupakan salah satu kekuatan besar yang dimiliki cina saat ini yaitu menjadi salah satu negara dengan menerapkan sistem pendidikan terbaik di dunia. Hal tersebut berdasarkan tahun 1949, sistem pendidikan cina menjadi kiblat atau contoh bagi universitas barat.

Kbuet bseruksesan cina dalam bidang pendidikan ini dicapai melalui proses yang sangat panjang.

Proses tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, agama, suku, hingga politik. Berikut merupakan sejarah perkembangan pendidikan di China:

 Konfusianisme (206 SM-220 SM)

Pada era dinasti han telah berkembang banyak filsuf salah satunya konfusius. Beliau merupakan filsuf yang menciptakan ajaran konfusianisme. Ajaran ini berisi tentang semboyang yang menjadi semboyan kementrian pendidikan di cina samppai saat ini yaitu “belajar terus sampai mati dan hanyalah kematian yang dapat menghentikannya”.

 Program pola (6+3+3)

Pola 6+3+3 ini merujuk pada sistem pendidikan cina saat itu yang mirip pada sistem pendidikan di indonesia. Sekolah dasar ditempuh selama 6 tahun, menengah selama 3 tahun dan menengah atas selama 3 tahun.

2.2 Sistem pendidikan di Cina

Cina memiliki salah satu sitem pendidikan terbesar di dunia. Kurang lebih 260 juta siswa dan lebih dari 15 juta guru di sekitar 514.000 sekolah (Biro Statistik Nasional Statistik Tiongkok, 2014) tidak termasuk pendidikan pascasarjana pendidikan pascasarjana, sistem pendidikan Tiongkok tidak hanya sangat besar tetapi juga beragam. Pendidikan dikelola oleh negara, dengan sedikit sedikit keterlibatan penyedia layanan swasta di sektor sekolah, dan semakin terdesentralisasi. Pemerintah tingkat kabupaten memiliki tanggung jawab utama dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan sekolah. Untuk sebagian besar, pemerintah provinsi provinsi mengelola lembaga pendidikan tinggi.

(5)

Dalam beberapa tahun terakhir Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Pendidikan telah bergeser dari kontrol langsung ke pemantauan tingkat makro terhadap sistem pendidikan.

sistem pendidikan. Kementerian ini mengarahkan reformasi pendidikan melalui undang-undang, rencana, anggaran alokasi anggaran, layanan informasi, panduan kebijakan dan dan sarana administratif (Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan Nasional, 2008). Penelitian Pengembangan Pendidikan, 2008).

Di Cina, siswa biasanya mendaftar di pra-sekolah pada usia dua tahun atau tiga tahun, dan meninggalkan pra-sekolah pada usia enam tahun. Pra-sekolah pendidikan tidak wajib, dan banyak pra-sekolah yang dimiliki oleh swasta. Namun, pemerintah telah mengambil peran yang lebih proaktif dalam mempromosikan akses setelah komitmen nasional untuk secara progresif menguniversalkan satu hingga tiga tahun pendidikan pra-sekolah pada tahun 2020.

Sebelum tahun 1990-an, sekolah menengah pertama merekrut siswa berdasarkan ujian masuk. ujian masuk. Untuk menekankan sifat wajib belajar sekolah menengah pertama, dan sebagai bagian dari upaya untuk menjauhkan pendidikan dari ujian dan menuju pendekatan kinerja dan menuju pendekatan yang lebih holistik terhadap pembelajaran, pemerintah telah pembelajaran yang lebih menyeluruh, pemerintah telah mengganti ujian masuk ujian masuk dengan kebijakan pendaftaran wajib berdasarkan wilayah tempat tinggal.

Setelah menyelesaikan pendidikan wajib belajar, siswa dapat dapat memilih apakah akan melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah atas pendidikan menengah atas. Pendidikan menengah atas membutuhkan waktu tiga tahun. Ada lima jenis sekolah menengah atas sekolah di Cina: sekolah menengah atas umum, teknik atau sekolah menengah khusus, sekolah menengah dewasa, kejuruan sekolah menengah dan kerajinan. Empat yang terakhir dirujuk menjadi sekolah menengah kejuruan. Siswa menjalani ujian umum yang disebut Zhongkao sebelum masuk sekolah menengah atas, dan penerimaannya tergantung pada skor seseorang pada ujian ini. Pemerintah menggunakan hasil ujian dari Zhongkao untuk ditugaskan kepada siswa sekolah menengah atas yang berbeda.

2.3 Permasalahan pendidikan di Cina a. Kesenjangan antar daerah

(6)

Urbanisasi cina membuat lebih dari 700 juta orang tinggal di wilayah perkotaan cina.

Urbanisasi yang menjadi pilihan rakyat karena membantu untuk menaikkan taraf hidup. Tetapi hal tersebut juga menjadi faktor terjadinya tantangan sosial, seperti kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Kesenjangan pendidikan dapat dilihat berdasarkan dari sedikit minat dari warga desa untuk mengenyam pendidikan dikarenakan fasilitas yang kurang memadai dan masih jauh tertinggal dari fasilitas di perkotaan.

Dalam menyikapi tantangan sosial ini pemerintah memberikan beberapa solusi agar permasalahan dapat teratasi, seperti pemerintah telah memprakarsai dan mendanai beberapa program untuk menangani masalah kekurangan guru di daerah tertinggal, dan telah daerah tertinggal, dan telah menyiapkan program untuk menarik kaum muda untuk muda untuk bekerja di daerah pedesaan dan daerah tertinggal. Menyadari bahwa kualitas guru yang tidak merata mengakibatkan kesenjangan yang besar dalam kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan daerah perkotaan dan perdesaan, pemerintah telah berupaya untuk membangun persekutuan antara guru-guru di daerah pedesaan dan perkotaan.

b. Sistem Hukou

Sistem hukou di Tiongkok adalah sistem registrasi domisili yang memberikan hak dan kewajiban kepada keluarga berdasarkan status kelahiran mereka. Sistem ini menentukan tingkat akses ke layanan sosial, seperti pendidikan, kesehatan, asuransi dan perumahan sosial, yang dapat dinikmati oleh sebuah keluarga di tempat tinggal mereka. Pada dasarnya, sistem hukou telah terbukti sangat diskriminatif terhadap penduduk pedesaan

pemegang hukou yang tinggal di daerah perkotaan. Akses terhadap pendidikan merupakan hambatan berat yang dihadapi oleh pemegang hukou pedesaan yang tinggal di daerah perkotaan. Sebagai contoh, menurut menurut sebuah perkiraan, hanya 30% anak-anak dari keluarga migran yang tinggal di Shenzhen dan Beijing yang bersekolah di sekolah negeri, sisanya anak-anak yang tersisa terdaftar di sekolah swasta atau harus kembali ke tempat pendaftaran hukou mereka. Kebijakan diskriminatif, sebagai hasil dari sistem hukou menjadi lebih bermasalah di setiap jenjang pendidikan. pendidikan di setiap jenjang pendidikan. Sebagai contoh, di Shanghai, anak-anak migran hanya dapat bersekolah di sekolah menengah kejuruan.

Oleh karena itu, para migran muda muda yang ingin bersekolah di sekolah menengah umum

(7)

dengan hukou lokal yang diizinkan untuk mengambil gaokao di daerah tempat tinggal mereka.

Oleh karena itu, siswa pendatang harus kembali ke daerah pendaftaran mereka. Universitas Tingkat penerimaan mahasiswa yang terdaftar secara lokal juga jauh lebih tinggi daripada mereka yang berdomisili di luar kota.

Untuk mengatasi permasalahan ini pemerintah membuat beberapa kebijakan. Kebijakan yang baru Kebijakan baru ini menetapkan sistem registrasi rumah tangga yang seragam yang tidak membedakan antara hukou pedesaan dan perkotaan. Para pendatang yang pindah ke daerah lain selain daerah hukou mereka pendaftaran hukou mereka harus mengajukan permohonan izin tinggal sementara di daerah tujuan mereka. Izin ini memberi mereka akses ke layanan sosial.

(8)

BAB 3 PENUTUP

3.1Kesimpulan

Sistem pendidikan cina merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Meskipun Tiongkok menjadi salah satu negara dengan jumlah terbesar di dunia negara-negara berpengaruh, relatif sedikit yang diketahui di negara lain negara tentang sistem pendidikan Tiongkok atau tentang bagaimana caranya siswanya belajar. Perkembangan sistem pendidikan dari era dinasti han sampai sekarang, terlihat kemajuan yang sangat pesat.

Sistem pendidikan yang mengharuskan siswa menyelesaikan pendidikan wajib selama sembilan tahun pendidikan wajib. Sistem ini diterapkan oleh pemerintah melalui berbagai rintangan. Ada 2 permasalahan yang berkembang dalam sistem pendidikan cina yaitu kesenjangan pendidikan dan sistem hukou. Permasalahan yang terjadi membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengatasinya.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

Su, X. (2002). Education in China: Reforms and innovations. 五洲传播出版社.

Referensi

Dokumen terkait

Secara teoretis, kajian ini dapat menjadi acuan bagi berbagai pihak yang mendalami dunia pendidikan dan kebudayaan untuk menelaah lebih dalam tentang nilai budaya Cina

dikatakan bahwa Cina merupakan salah satu negara yang melakukan perlawanan. terhadap kosmopolitanisme dan multikulturalisme tidak hanya pada ranah dunia

Menghindari masalah yang terlalu luas, maka penulis mencoba membatasi ruang ligkup penelitian “ Fungsi dan Peran Tjong A Fie Memorial Institute Dalam Perkembangan Budaya Cina Di

dan sementara Kebangkitan Cina telah menyebabkan lebih impor dari tetangganya di Asia, ini belum cukup untuk off-set perpindahan ekspor mereka di negara ketiga pasar

 Ekonomi : Menurut Bank Dunia, Kepulauan Solomon, salah satu negara Pasifik termiskin, telah dipengaruhi oleh makanan global yang berturut-turut, bahan bakar dan krisis keuangan

Negara yang kini merupakan salah satu kekuatan ekonomi dunia dan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi di beberapa kawasan dunia tersebut telah banyak belajar

dan perkembangan ini, Cina telah menyiapkan pendirian „Free Trade Areas” (FTA) dengan negara-negara di kawasan Afrika. Nigeria dan Angola adalah dua negara produsen

34 BAB IV KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa selain Diplomasi Pertahanan Negara Indonesia dalam menghadapi konflik Laut Cina Selatan