MAKALAH SEJARAH PEMINATAN PERADABAN AMERIKA KUNO (2800-185 SM)
Kelompok 7 :
1. Afif Albisyah Riwanto 2. Falihah Nailatusy 3. Muhamad Bagus Satrio 4. Salwa Naura Salsabila
Kelas X-IPS 2 SMA Negeri 1 Sindang
Tahun 2023
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul "Peradaban Amerika Kuno" ini.
Pembuatan makalah ini dalam rangka memenuhi tugas Mata Pelajaran Sejarah Peminatan semester 2 yang diajarkan oleh Ibu Galih Puja A. S.Pd. Kami sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca.
Kami Juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut memberikan kontribusi dalam penyusunan makalah ini. Izinkan kami mengucapkan rasa terima kasih kepada Ibu Galih Puja A. S.Pd.. selaku guru pembimbing. Terima kasih juga kami ucapkan kepada kelompok kami sendiri yang telah mengorbankan waktu, pikiran, dan tenaganya untuk menyusun makalah ini dengan tepat waktu.
Sebagai penyusun, kami meminta maaf jika masih terdapat kekurangan, baik dari penyusunan maupun tata bahasa penyampaian dalam karya ilmiah ini. Oleh karena itu, kami dengan rendah hati menerima saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki karya ilmiah ini.
Demikian apa yang dapat kami sampaikan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk masyarakat umum, dan kami sendiri khususnya.
Penyusun
Kelompok 7
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN……….1
A. LATAR BELAKANG ……….1
B. TUJUAN DAN MANFAAT ………1
BAB 2 ISI………2
A. Peradaban Amerika Kuno……….2
B. Peradaban Maya………3
1. Wilayah Geografis dan Lingkungan……….4
2. Kondisi Sosial Politik………...5
3. Hasil Hasil Budaya dan Peradaban………...6
C. Peradaban Aztek………...7
1. Kondisi Geografis dan Lingkungan………..8
2. Kondisi Sosial Politik………...9
3. Hasil Hasil Budaya dan Peradaban………10
D.Peradaban Inca………11
1. Kondisi Geografis dan Lingkungan………12
2. Kondisi Sosial Politik……….13
3. Hasil Hasil Budaya dan Peradaban………14
BAB 3 PENUTUP………...15
A. KESIMPULAN………..16
B. SARAN………..17
DAFTAR PUSAKA………...18
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Peradaban Amerika Kuno merupakan periode sejarah yang menarik untuk dipelajari.
Di sana terdapat beberapa peradaban yang memiliki karakteristik dan ciri khas masing- masing. Pada makalah ini, akan dibahas mengenai tiga peradaban Amerika Kuno yang paling terkenal, yaitu peradaban Maya, Aztec, dan Inca. Peradaban Amerika Kuno merujuk pada serangkaian peradaban yang berkembang di wilayah Amerika sebelum kedatangan penjelajah Eropa pada abad ke-15. Ada beberapa peradaban terkenal dalam konteks ini, termasuk peradaban Maya, Aztec, Inca, dan beberapa budaya lainnya di Amerika Tengah dan Selatan.
B. TUJUAN DAN MANFAAT
1. Dapat mengetahui sejarah ilmu tentang pengetahuan peradaban Amerika Kuno 2. Dapat menambah wawasan tentang sejarah Amerika Kuno
BAB 2 ISI
1. Kondisi Geografi Dan Lingkungan Alam
Peradaban Amerika Kuno untuk pemerintahan peradaban Amerika kuno mayoritas pemerintahan pada peradaban Amerika kuno itu menganut sistem monarki. Di mana, para penguasa memiliki daerahnya sendiri-sendiri sehingga dapat diklasifikasikan juga sebagai feodalisme. Sistem kepercayaan peradaban Amerika.
Masyarakat Amerika kuno menganut sistem politeisme. Politeisme merupakan bentuk kepercayaan yang menyembah banyak dewa.
Namun, masing-masing kerajaan di peradaban Amerika kuno memiliki dewanya sendiri-sendiri. Misalnya saja, dalam peradaban suku Maya ada dewa Itzamna, yakni penguasa surga. Lalu, pada peradaban suku Aztec ada Quetzalcoatl yakni dewa angin dan hujan. Kehidupan masyarakat peradaban Amerika kuno
1.1. Peradaban Maya (300 SM - 1500 M) a. Wilayah geografis
Bangsa ini menempati wilayah Meksiko Tengah. Bangsa yang terkenal dengan kecerdasannya karena telah dapat menciptakan sistem pemerintahan yang baik. Masa jaya kekaisaran Maya pada tahun 250-900 M, membentang dari utara, yaitu semenanjung Yukatan di Meksiko berlanjut ke Peten, Guatemala. Kekaisaran tersebut mencakup banyak negara negara merdeka, seperti Palenque, Copan, Tikal, Chichen, Itza, dan Uxmal.
b. Kondisi sosial politik
Bangsa Maya mampu menyelenggarakan pemerintahan yang baik dengan menggunakan sistem kekaisaran. Setiap kota dipimpin oleh pemimpin sendiri – sendiri. Mereka mendirikan tempat pemujaan dan juga melakukan persembahan kurban berupa manusia dalam ritualnya. Tak jarang manusia yang dikuburkan tersebut dimakamkan didalam kuil yang pada umumnya berbentuk mirip dengan piramida di Mesir.
c. Hasil budaya dan peradaban 1. Sistem Kepercayaan
Bangsa Maya sangat menghormati adanya dewa. Ritual dianggap penting. Mereka menyembah Dewa Jaguar atau dewa kucing yang dianggap sebagai penguasa dunia arwah dan simbol keberanian dalam peperangan. Bangsa Maya juga menyembah dewa lain diantaranya Itzamma atau dewa tulisan yang berwujud antara manusia dan kera.
2. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Bangsa Maya memiliki pengetahuan dalam bidang astronomi. Mereka memiliki sistem penanggalan tersendiri yaitu kalender tahunan dengan jumlah 365 hari per tahun serta penanggalan yang hanya berjumlah 260 hari setahun yang mereka gunakan sebagai kalender suci. Disebut kalender suci karena diperuntukkan meramal seperti menentukan hari yang tepat untuk upacara penting seperti pernikahan dan kelahiran. Apabila seorang anak lahir pada hari yang dianggap sial, maka upacara pemberian anak akan ditunda ke hari yang dianggap baik.
Hanya para pendeta yang memiliki kemampuan menggunakan kalender ramalan tersebut.
Bangsa Maya adalah bangsa pertama di benua Amerika yang menggunakan huruf hieroglif untuk menulis. Mereka menulis pada buku yang terbuat dari kulit kayu dengan memahat, pada bangunan makam dan pada tiang – tiang bambu. Bangsa Maya memiliki keahlian dalam bidang medis yang mengagumkan. Praktek penyembuhan bangsa Maya menggunakan teknik penggabungan pikiran, tubuh, agama, ritual dan ilmu pengetahuan. Praktik penyembuhan dilakukan oleh orang yang memiliki kemampuan yang disebut shamans. Shamans adalah seorang ahli pengobatan atau juga bisa disebut sebagai dukun yang menjadi perantara antara dunia nyata dan dunia arwah. Beberapa tumbuhan yang digunakan bangsa Maya dalam menghilangkan rasa sakit diantaranya : peyote, tembakau, beberapa jenis jamur dan tanaman – tanaman yang menghasilkan efek seperti alkohol yang dikonsumsi seperti zaman sekarang.
Orang – orang bangsa Maya memiliki kebiasaan olahraga yaitu bermain bola yang dilakukan 3000 tahun yang lalu sebelum kedatangan Columbus ke benua Amerika. Lapangan yang digunakan bermain bola juga dimanfaatkan untuk kegiatan yang lain seperti pertunjukan music, dan ritual keagamaan. Permainan
bola disebut pitz dan pemainnya disebut ti pitziil. Olahraga ini menggunakan bola yang ukurannya sama dengan bola voli sekarang yang berbahan karet tebal dan berat.
1.2 Peradaban Bangsa Aztek (1298 – 1521 M) 2. a. Letak dan Kondisi Geografis
Bangsa Aztek merupakan bangsa pengembara yang tiba di wilayah lembah Meksiko pada abad ke 3. Mereka selanjutnya sampai di danau berawa yang terletak di selatan Texcoco. Pengembaraan bangsa Aztek berakhir ketika mereka berhasil mengembangkan tradisi pertanian dengan mengubah rawa – rawa menjadi ladang subur yang mereka sebut sebagai cinampa.
Sumber: https://amp.kompas.com/stori/read/2021/10/25/100000279/machu-picchu- situs-paling-suci-peradaban-inca
3. b. Kondisi Sosial – Politik
Bangsa Aztek dikenal sebagai bangsa yang suka berperang. Tujuan berperang bangsa Aztek adalah mendapatkan tawanan untuk disajikan sebagai kurban persembahan dalam ritual yang mereka yakini. Selain itu mereka juga membangun kuil – kuil untuk tempat pemujaan. Bangsa Aztek mendirikan sebuah kuil besar pada tahun 1320 di Tenochtitlan yang dijadikan tempat suci sekaligus pusat pemerintahan. Kota ini dibagi menjadi empat wilayah dan setiap wilayah dihuni oleh keluarga yang berbeda.
Penguasa pertama Tenochtitlan yaitu seorang pendeta yang bernama Tenoch yang meninggal pada tahun 1370. Bangsa Aztec memiliki kesatuan tentara yang mereka
namakan Kesatria Elang dan Kesatria Jaguar. Mereka adalah tentara yang selalu ada di garis depan baik untuk menyerang ataupun mempertahankan diri.
4. c. Kehidupan Budaya
1.
Sistem Kepercayaan dan ReligiDalam kepercayaan yang danut oleh bangsa Aztec, mereka percaya bahwa mereka hidup pada zaman matahari kelima, yaitu saat dimana nanti zaman ini akan berakhir. Agar zaman akhir ini bisa ditunda, maka mereka harus melakukan upacara kurban untuk menyenangkan hati para dewa. Dewa tertinggi yang mereka sembah adalah dewa matahari yang dinamakan Huitzilopochtli. Bentuk kurban yang mereka anggap menyenangkan hati para dewa adalah kurban manusia berupa darah manusia dan jantung manusia yang masih hidup. Keyakinan seperti inilah yang mendorong bangsa Aztec suka berperang.
2. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Bangsa Aztec telah mengenal sistem tulis menulis dengan menggunakan tulisan piktograf yang mirip dengan huruf hieroglif yang disebut n’ahuatl. Alfabet untuk bahasa ini berupa gambar. Tulis menulis hanya dilakukan oleh ahli dan imam terpelajar yang mendapatkn pelatihan. Mereka menulis diatas kulit kayu atau kulit rusa. Mereka biasanya menulis menggunakan arang yang diwarnai menggunakan sayuran dan zat – zat lainnya. Pada bidang pendidikan, selain menekan orang tua untuk mendidik anak, bangsa Aztek juga memiliki sekolah umum yang wajib untuk anak. Sekolah tersebut dibedakan berdasarkan status sosial dan gender. Anak laki – laki akan dikirim ke Sekolah Calmecac dimana mereka akan belajar sejarah, astronomi, seni, cara mengatur dan memimpin. Anak laki – laki dari kasta ksatria yang lebih rendah dikirim ke Sekolah Cuicacali yang fokus mempersiapkan mereka sebagai prajurit. Disisi lain anak – anak perempuan dikirim ke sekolah – sekolah dimana mereka diajarkan tugas domestik, seperti memasak dan menenun.
Dalam bidang seni dan olahraga, meskipun bangsa Aztec dianggap liar, namun sebenarnya merek adalah orang – orang yang sangat artistik. Mereka mampu membuat tembikar dan patung serta menciptakan gambar – gambar yang artistik.
Dalam bidang olahraga bangsa Aztec memiliki olahraga tim yang sangat populer yang dinamakan Ullamaliztli. Permainan tersebut menggunakan bola karet dan
dimainkan di lapangan yang dinamakan Tlachiti. Dalam permainan ini bola tidak diperbolehkan menyentuh tanah. Bola dimainkan dengan kepala, siku, lutut dan pinggul untuk dimasukkan ke dalam sebuah lubang batu. Disisi lain, sebagai bangsa yang mengedepankan pertanian, bangsa Aztek juga mengembangkan sistem penanggalan. Sistem penanggalan pada bangsa Aztec menggunakan jumlah hari yaitu 365 hari dalam setahun dan dibagi menjadi 20 bulan. Setelah dibagi terdapat sisa 5 hari yang mereka sebut sebagai hari sial. Sistem penanggalan mereka gunakan untuk menandai waktu menanam dan memanen.
Mereka juga memiliki kemampuan yang tinggi pada bidang arsitektur monumental seperti istana, kuil – kuil, serta jalan raya. Peradaban Aztek mengalami kehancuran ketika Hernan Cortes (1485-1547) seorang prajurit dan penjajah Spanyol yang datang ke Meksiko. Hernan sangat terkesan dengan bangunan – bangunan yang dibangun oleh bangsa Aztek seperti istana, kuil, dan jalan raya yang tertata.
Kedatangan Hernan disambut oleh kasiar Aztek yang bernama Moctezuma II, namun Hernan membalasnya dengan menyerang serta menjadikan Moctezuma II sebagai tawanan serta membunuh para bangsawan lainnya. Pemimpin Aztek yang lain mencoba melakukan penyerangan namun tak ada yang berhasil. Moctezuma II dibunuh, kota Tenochtitlan dihancurkan dan Hernan Cortes mengangkat dirinya menjadi gubernur Meksiko.
1.3 Peradaban Bangsa Inca (500 – 1532 M)
5. a. Letak dan Kondisi Geografis
Kekaisaran Inca terletak di wilayah Peru, tepatnya di sekitar Danau Titicaca dekat pegunungan Andes. Pendiri kekaisaran Aztec adalah Manco Cacap yang dianggap sebagai putra dari dewa matahari. Sejak tahun 1200 M, bangsa Inca mendiami wilayah yang membentang dari Quito di sebelah utara hingga ke Cile di selatan. Bangsa Inca menempati wilayah yang tinggi. Hal ini sesuai dengan kepercayaan mereka dimana semakin tinggi tempat mereka tinggal maka semakin dekat dengan tempat para dewa.
Sumber : https://amp.kompas.com/stori/read/2021/10/25/100000279/machu-picchu- situs-paling-suci-peradaban-inca
b. Kondisi Sosial – Politik
Bangsa Inca menerapkan sistem federal dimana sebuah kekaisaran terdiri dari ibu kota yang terdiri dari empat wilayah, atau bisa disebut suyu yang terdiri dari Chinchaysuyu, Antisuyu, Kuntisuyu dan Qullasuyu. Keempat wilayah ini ada satu titik yang mengubungkan yang berada di tengah yang dinamakan kota Cusco. Itulah sebab mengapa mereka menyebut imperium Inca sebagai Tahuantinsuyu atau Land of The Four Quarters, yang berarti daerah yang meliputi empat wilayah. Suyu diperkirakan terbentuk sekitar 1460 selama pemerintahan Pachacuti. Pada 1468 M, bangsa Inca memperluas wilayahnya disekitar Cusco yang sekarang dikenal dengan nama Peru, Bolivia, Argentina utara, Cile dan Ekuador.
Wilayah Inca membentang dari utara ke selatan, melewati pegununagn Andes yaitu dari Kolombia hingga ke Cile, sedangkan dari timur ke barat yaitu dari Atacuma ke hutan Amazon. Kejayaan Inca mengalami keruntuhan ketika diserang oleh bangsa Spanyol pada tahun 1521 pada masa pemerinthan Francisco Pizzaro. Tercatat kaisar terakhir dari bangsa Inca adalah Attahualpa.
c. Kehidupan Budaya
1. Sistem Kepercayaan dan Agama
Bangsa Inca dikenal sebagai bangsa yang religius. Dibekas wilayah kekasiran Inca banyak ditemukan bangunan – bangunan pemujaan. Para ahli sihir menduduki strata teratas karena mereka dianggap mampu memberikan perlindungan dari roh – roh jahat. Mereka menyembah dewa bumi yang bernama Pachamama dan dewa matahari yang bernama Virachoca. Rakyat Inca percaya bahwa raja – raja kekaisaran Inca memiliki hubungan genealogis dengan dewa matahari. Terdapat ritual yang dinamakan upacara capacocha yaitu
upacara memberikan kurban anak – anak kepada para dewan dengan keyakinan bahwa anak – anak yang mereka kurbankan akan masuk ke dunia para dewa dan tinggal bersama mereka.
1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Sumber : https://amp.kompas.com/stori/read/2021/10/25/100000279/machu-picchu-situs- paling-suci-peradaban-inca
Peninggalan bangunan bangsa Inca menunjukkan bahwa bangsa Inca memiliki kemampuan dalam hal membuat bangunan yang besar dan megah. Kompleks bangunan bangsa Inca yang terkenal adalah Machu Picchu yang terletak di pegunungan Peru. Dilihat dari tata letak dan arsitekturnya, Machu Picchu diperkirakan merupakan hunian bangsa Inca yang kini menjadi salah satu peninggalan dan warisan dunia. Diperkirakan bangsa Inca membangun Machu Picchu pada tahun 1430 dan selesai setelah 30 tahun kemudian, namun kurang dari 100 tahun bangsa Inca meninggalkannya. Hipotesa para peneliti mengenai mengapa bangsa Inca mengungsi disebabkan adanya wabah cacar sebelum kedatangan penjajah Spanyol.
Dalam kegiatan pertanian, bangsa Inca telah mengembangkan sebuah laboratorium yang disebut Moray yang dimaksudkan untuk mengembangkan varietas yang cocok di tanam di wilayah dataran tinggi Andes. Mereka juga mengembangkan bidang pertanian dengan sistem terasering. Selain itu mereka juga mengembangkan alat membajak menggunakan alat yang terbuat dari perunggu.
A. PERADABAN AMERIKA KUNO
Sekitar tahun 5000-1200 SM Pertanian diperkirakan telah berkembang di Meksiko.
Pertanian juga muncul di Amerika Utara arah barat daya. Kemudian di pemukiman yang didiirikan di wilayah Artika-Kanada dan di kepulauan Bering. Pada tahun 8000 SM Manusia praaksara telat mendiami wilayah tersebut, namun kebudayaan yang dianggap maju baru ditemukan pada sekitar 2000 SM. Merelia tinggal dan menetap sampai wilayah Greenland, pecah menjadi beberapa sublebudayaan salah satunya budaya Inuit (orang orang Eskimo)
Sumber : Peradaban Kuno di Amerika | Adetya Iskandar - Academia.edu
Mendirikan Bangunan & Membuat Perhiasan Sekitar 5300 SM, di Peru banyak penduduk yang menetap dan mendirikan bangunan serta membuat perhiasan. Dibuktikan dengan bekas-bekas penambangan batu di pegunungan Andes. Sekitar tahun 1200 500 SM, muncul 2 beradaban di wilayah Amerika Selatan. Yaitu Chavin dan Olmelt. Kebudayaan Chachapoyas adalah orang-orang Andes yang hidup dihutan berkabut di wilayah Amazon di Peru.
Sumber : Peradaban Kuno di Amerika | Adetya Iskandar - Academia.edu
Kebudayaan Chachapoyas diperkirakan berkembang sekitar tahun 750-800 SM. Pusat pusat kota utama, seperti huelap dan Gran Pajaten membangun benteng pertahanan demi mencegah serangan bangsa Huar.
Tradisi pertanian baru muncul di Amerika Utara, di sepanjang lembah Ohio, yang dikembangkan bangsa Antena.
Kebudayaan paralias berkembang di Peru, yang penduliung hebudayaannya di kenal sebagai penyulam yang handal.
B. PERADABAN MAYA A. Wilayah geografis
Bangsa maya menempati wilayah mexico tengah mereka dikenal sebagai bangsa yang cerdas karena menciptakan sistem pemerintahan dengan sistem kekaisaran.
Masa kejayaan (250-900 M): dari semenanjung yukatan di mexic sampai di peten guatemala.
B. Kondisi sosial politik
Menciptakan pemerintahan dengan sistem kekaisaran
Sekitar tahun 3 SM-800 M bangsa maya mampu membangun kota C. Hasil Hasil Budaya dan Peradaban
Sistem kepercayaan dan agama
Menyembah Jaguar atau dewa kucing yang dianggap sebagai penguasa dunia arwah dan simbol keberanian dalam peperangan.
Bangsa maya juga menyembah banyak dewa lainnya seperti itzamma. Yaitu dewa tulisan yang berwujud campuran antara manusia dan hera.
Ilmu pengetahuan dan teknologi
Menciptakan dua sistem penanggalan. Pertama, kalender tahunan dengan jumlah hari 365 per tahun. Kedua, penanggalan yang hanya berjumlah 260 hari yang mereka gunakan
Bangsa pertama yang menggunakan huruf hieroglif untuk menulis, mereka menulis pada buku yang terbuat dari kulit kayu, memahatnya pada bangunan makam dan pada tiang tiang batu.
Suku maya memiliki kemampuan untuk penyembuhan medis, yang dilakukan oleh (Shamans), Shamans adalah dukun atau orang yang dapan menjadi penghubung antara dunia nyata dan arwah.
C. PERADABAN AZTEK
A. Kondisi geografis dan lingkungan Bangsa ini adalah bangsa pengembara yang tiba di lembah meksiko pada abad ke III. Mereka sampai di danau ber- rawa di selatan Texcoco.
B. Kondisi sosial politik
Bangsa Aztek dikenal sebagai Bangsa yang suka berperang Tujuan mereka berperang adalah untuk mendapat tawanan yang dijadikan kurban untuk persembahan dalam ritual kepercyaan.
Mereka mendirikan sebuah kuil besar pada tahun 1520 di Tenochtitlan, yang dijadikan pusat pemerintahan dan tempat suci. Kekaisaran Aztek memiliki kesatuan tentara. yaitu, kesatria Elang dan Kesatria Jaguar. Mereka adalah tenatara yang selalu berada di garda terdepan.
C. Hasil Hasil Budaya dan Peradaban Sistem kepercayaan dan religi:
Mereka memiliki keyakinan bahwa mereka hidup di zaman Matahari kelima. Dewa tertinggi mereka adalah dewa Matahari yang mereka sebut dengan Huitzilopochtli.
Bentuk kurban yang dapat menyenangkan hati para dewa adalah darah manusia dan Jantung manusia yang masih hidup. Dewa tertinggi mereka adalah dewa matahari yang disebut Huitzilopocht.
Bangsa Aztelt mengenal tulisan Pictografyang mirip dengan tulisan hieroglif. Sistem penanggalan yang mereka gunakan adalah dengan menghigtung jumlah hari, yaitu 365 hari dibagi 20 bulan.
Sumber : Peradaban Kuno di Amerika | Adetya Iskandar - Academia.edu
D. PERADABAN INCA
1. Kondisi Geografis dan Lingkungan Alam
Terletak di wilayah Peru, disekitar Danau Titicaca dekat pegunungan Andes.
Pendirinya ialah Manco Capac, dianggap sebagai putra dewa matahari.
Berkembang sejak saat 1200SM mereka mendiami Cusco.
Kepercayaan, bahwa semakin tinggi tempat tinggal mereka, semakin dekat mereka dengan tempat tinggal para dewa.
2. Kondisi Sosial Politik
Bangsa Inca memiliki sistem federal dengan pemerintah pusat di Cusco dan empat wilayah, yaitu Chinchaysuyu, Antisuyu, Kuntisuyu, dan Qullasuyu. Imperium ini didirikan sekitar tahun 1460 dan berakhir pada tahun 1521 saat dikuasai oleh bangsa Spanyol.
3. Hasil Hasil Budaya dan Peradaban C. Hasil - Hasil Peradaban
Sistem kepercayaan & agama
Bangsa inca dikenal sebagai bangsa yang religius. Mereka menyembah dewa bumi yang bernama Pachamama dan dewa matahariVirachocha.
Sumber : Peradaban Kuno di Amerika | Adetya Iskandar - Academia.edu
Ilmu pengetahuan dan teknologi
Bangsa Inca memiliki kemampuan untuk membuat bangunan dalam bentuk yang besar dan megah.
Kompleks bangunan Bangsa Inca yang terkenal adalah Machu Pichu, yang terletak dipegunungan peru.
Sumber : Peradaban Kuno di Amerika | Adetya Iskandar - Academia.edu
BAB 3 PENUTUP
A. KESIMPULAN
Menurut sejarah, benua Amerika ditemukan oleh pelaut Italia bernama Christopher Columbus pada 1492. Namun, sebenarnya beberapa orang dari Afrika, Asia, dan Eropa telah tercatat lebih dulu sampai di Amerika jauh sebelum Columbus. Selain itu, sejak ribuan tahun sebelum Masehi, banyak peradaban Amerika yang muncul secara silih berganti. Suku Maya, Inca, Aztec, merupakan beberapa suku dari Amerika yang dikenal memiliki peradaban terbesar sepanjang sejarah. Selain peradaban Maya, Inca, dan Aztec, masih banyak peradaban kuno di Amerika sebelum akhirnya mengalami keruntuhan.
Kebudayaan suku-suku Indian berkembang menjadi peradaban yang tinggi dicapai oleh bangsa aztek, maya dan inca. Peradaban aztek berkembang dilembah-lembah dan terelalu tinggal di meksiko. Dimeksiko sedangkan peradaban inca berkembang ditadaran tinggi peru
B. SARAN
Kami berharap dengan disusunnya makalah tentang peradaban Amerika Kunopembaca bisa memahami segala aspek dari Peradaban Amerika Kuno. Dimulai dari aspek geografis, aspek sosial politik, aspek kepercayaan masyarakat, lalu hasil-hasil budaya dari Peradaban Amerika Kuno.
DAFTAR PUSTAKA
Dhimas Yanuar Nur Rochmat, 2019. “Penemuan Gua Ritual Suku Maya Untuk Menyembah Dewa Jaguar di Bawah Kota Kuno, Begini Penampakannya”diakses pada 27 Mei 2023, dari
TribunStyly.com.
Maria Gabrielle, 2022. “Perubahan Pola Makan Juanita, Sebelum Dikurbankan Untuk Para Dewa”diakses pada 27 Mei 2023, dari Nationalgeographic.Grid.ID.
Widya Lestari Ningsih,2021. “Machu Picchu, Situs Paling Suci Peradaban Inca”diakses pada 27 Mei 2023, dari Kompas.com.
Dwi Julianti, 2022. “Peradaban Amerika Kuno, Peninggalan, dan Kebudayaannya – Materi Sejarah Kelas 10”diakses pada 27 Mei 2023, dari Zenius Education.com.
TravelMaker, 2021. “48 hours more in chachapoyas”diakses pada 27 Mei 2023, dari Phima Voyages.com.