Oleh : H. A. Arsyul Munir, Lc, MA.
MATERI II
PERADABAN ISLAM
MASA KENABIAN
Ada dua istilah penting yang berkaitan dengan tema kuliah minggu ini. adalah :
1. PERADABAN
2. ISLAM
Karena itu, demi sebuah pemahaman yang utuh, maka kita harus memulainya dari
penjelasan minimal terkait kosa-kata tersebut.
PERADABAN ISLAM MASA
KENABIAN
Untuk terma ini, kita sudah sampai pada sebuah kesimpulan panjang lebar
tentang apa itu Peradaban, dimulai dari ranah perkembangan historisnya di masa lalu dan kini, sehingga kemudian memberikan pemahaman komprehensivnya dari perspektiv etimologis dan terminologis.
Sederhananya, Peradaban adalah :
” ديلاقتلاو نيناوقلاو قلخللاو نونفلاو تادقتعملاو فراعملا ىلع لمتشي يذّلا دّقعملا ّلكلا كلذ
شيعي يذّلا هعمتجم نم ناسنلا اهبستكا يتّلا تاداعلاو تاّيلباقلاولبهاوملا ةّيقبو نايدلاو ةفسلفلاو هيف ” [Edward Taylor].
“Kompleksitas makna yang mencakup berbagai hal; ilmu pengetahuan, sistem keyakinan, seni, etika, konstitusi, tradisi, ujaran filusufis, agama berikut beragam macam bakat, kebiasan dan karya yang dihasilkan oleh komunitas masyarakat manusia”
Maka sekali lagi, berbicara Peradaban bukan saja membincangan tentang sejarah asal-usul ansich, tapi lebih dari itu menganalisanya sebagai sebuah simbolisme yang hidup dari berbagai macam karakter alamiah bagi sebuah entitas.
PERADABAN
Dari sudut pandang kebahasaan, Islam itu pasrah.
Semua agama adalah kepasrahan.
Tapi, pasrah terhadap apa atau siapakah?
Tuhan.
Utusan.
Risalah.
Sya’riah.
Etika.
Ajaran.
ISLAM
Dan kepasrahan yang total hanyalah ada di
dalam Islam; berdasar pada ketauhidan mutlak.
Itulah kenapa Tuhan berujar:
ّلإإ َلباَتإكْلا اوُتوُأ َنيإذّلا َفَلَتْخا اَمَو ُم َلْسإ ْلا إلهّللا َدْنإع َنيّدلا ّنإإ
ّنإإَف إهّللا إتاَيآإب ْرُفْكَي ْنَمَو ْمُهَنْيَب اًيْغَب ُمْلإعْلا ُمُلهَءاَج اَم إدْعَب ْنإم إباَسإحْلا ُعيإرَس َهّللا [Ali Imran : 19]
Atau : ي إ للف َوُهَلو ُهْن إلم َلَبْق ُ للي ْنَل َ للف اًنليإلد إمَلْلسإْلللا َرْيَلغ إغَتْب َ للي ْنَلمَلو
َنليإرإساَخْلللا َن إلم إةَرإخْلللا [Ali Imran : 85]
Atau : تيإلض َلرَو يإتَمْع إ ُ للن ْمُكْيَلَع ُ تْمَمْلتَلأَو ْمُكَنليإلد ْمُك َ للل ُ تْلَمْلكَلأ َمْوَيْلللا اًنليإلد َمَلْلس إ ْلللا ُمُك َ للل [ Al Maidah : 3]
DALIL
Maka dari paparan singkat sebelumnya dapat disimpulkan bahwa istilah Peradaban Islam [pada era Kenabian] mengacu pada ;-
“Kompleksitas makna yang mencakup berbagai hal; ilmu pengetahuan,
sistem keyakinan, seni, etika, konstitusi, tradisi, ujaran filusufis, agama berikut berbagai macam bakat intuitif, kebiasaan dan juga karya yang dihasilkan oleh komunitas masyarakat manusia – YANG BERBASISKAN ATAS PENALARAN
WAHYU”
Karena itu, Peradaban Islam adalah Peradaban Wahyu.
Artinya, ia dibangun atas dasar basic teks, baik korpus teks tertutup [AlQuran
& AsSunnah] maupun terbukan[Alam]. Itulah kenapa ia juga seringkali diklaim sebagai Peradaban Teks.
Metodologinya adalah IQRA; dengan pelbagai pendekatan analatik konprehensiv yang dimungkinkan.
PERADABAN ISLAM
:
إهللالّيإبَن َدْنإع ٍلمْوَي َلتاَذ ُلنْحَن الَمَنْيَب َللاَق إلباّطَخْلا ُلنْب ُرَمُع يلإنَثّدَح
ُديإد َش ، إباَيّثلا إضاَيَب ُديإد َش ٌللُجَر اَنْيَلَع َعَلَط ْذإإ َمّلَسَو إلهْيَلَع ُلهللا ىّلَلص لَو ،إرَفّسلا َرَثَأ إلهْيَلَع - ىَرَن َل ُديإزَي َللاَق : - ىَرُي َل ،إرَع ّشلا إداَوَلس ، َمّلَسَو إلهْيَلَع ُلهللا ىّلَلص إلهللا لّيإبَن ىلَلإإ َلسَلَج ىّتَح ، ٌدَحَأ اّنإم ُلهُفإرْعَي
. إهْيَذإخَف ىَلَع إهْيّفَك َعَضَوَو ،إهْيَتَبْكُر ىَلإإ إهْيَتَبْكُر َدَنْس َأَف " : َلاَقَف ؟ ُمل ْلسإ ْلا الَم ، إمل ْلسإ ْلا إلنَع يلإنْرإبْخَأ ُدّمَحُم الَي َللاَق لّمُث :
َميإقُتَو ،إلهللا ُلوُلسَر اًدّمَحُملّن َأَو ،هلللا ّلإإ َلهَلإإ َل ْلنَأ َدَهْشَت ْلنَأ ُملْلسإْلا
َتْعَطَتْسا إلنإإ َلتْيَبْلا لّجُحَتَو ،َلناَضَمَر َموُلصَتَو ،ةاَكّزلا َليإتْؤُتَو ، َةلّلصلا . ُهُقّدَصُيَو ُهُل َأْسَي ،ُهَل اَنْبإجَعَف َلاَق َتْقَدَص َلاَق ًليإبَس إهْيَلإإ : . : "
" : . : :
إهللاإب َلنإمْؤُت ْلن َأ ُلناَميإْلا َللاَق إناَميإ ْلا إلنَع يلإنْرإبْخَأ َللاَق لّمُث َللاَق " إهّر َشَو إلهإرْيَخ إلهّلُك إرَدَقْلاَو ،إرإخ ْلا إلمْوَيْلاَو إهإل ُلسُرَو إلهإبُتُكَو إلهإتَكإئلَمَو
َتْقَدَص َلاَق :
ISLAM – TERMINOLOGIS
PERBEDAAN PERADABAN:
IDELOGI,IDE,PENDAPAT,AKSI Et Cetera
PANDANGAN HIDUP ISLAM ISLAMICWORLDVIEW
PERADABAN ISLAM ISLAMIC CIVILIZATION
PERADABAN ISLAM ISLAMIC CIVILIZATION
IDENTITAS IDENTITY
WAHYU
DIVINE REVELATION
Adakah Islam di era kenabian memiliki peradaban?
Jika ada, unsur apa saja yang membangun peradaban tersebut?
Apakah Wahyu?
Apakah Pandangan Hidup Islam?
Mungkinkah sebuah peradaban di bangun atas dasar Wahyu?
Bagaimana?
Bukankah peradaban teks cenderung tak ilmiah dan subjektiv? Bagaiamana ia kemudian dapat melahirkan milleu ilmiah yang melahirkan peradaban Islam yang dominatif?
PROBLEM AKADEMIK
Unsur Apa Yang Dapat Membangun Sebuah Peradaban?
Benteng Salahuddin Al Ayyoubi, Cairo, Egypt
Benteng Salahuddin Al Ayyoubi,
Cairo, Egypt
Worldview
al-Tasawwur al-Islami
Weltanschauung/ Weltanzincht
Al-Mabda’ al-Islami Ru'yatul Islam lil wujud
Pandangan Hidup
1. Worldview adalah kepercayaan, perasaan dan apa-apa yang terdapat dalam pikiran manusia yang berfungsi sebagai motor bagi keberlangsungan hidup dan
perubahan sosial-moral. –Ninian Smart.
2. Worldview adalah sistem kepercayaan dasar yang
integral tentang diri, realitas dan eksistensi. – Thomas F.
Wall.
3. Worldview adalah asas bagi setiap perilaku manusia, termasuk aktivitas ilmiah dan teknologi. – Alparslan Acikgence
* [semua definisi ini disadur kembali dari : Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.Phil]
DEFINISI UMUM*
Pandangan Hidup Islam dimulai dari konsep keesaan Tuhan (al-shahadah) yang berimplikasi pada keseluruhan kegiatan kehidupan di dunia.
Al-Mawdudi
Pandangan Hidup islam adalah aqidah fikriyyah, kepercayaan yang berdasarkanpada akal.
Atif al-Zayn
Pandangan Hidup Islam adalah akumulasi keyakinan asasi yang terbentuk dalam pikiran dan hati setiap Muslim yang memberi gambaran tentang wujud dan apa-apa di balik itu.
Sayyid Qutb
Pandangan Hidup Islam adalah pandangan Islam tentang realitas dan kebenaran yang menjelaskan tentang hakekat wujud.
Naquib al-Attas
DEFINISI ISLAM
Wahyu diturunkan selama beberapa periode.
Dari fakta ini, maka boleh disimpulkan bahwa Pandangan Hidup Islam terbentuk melalui
beberapa fase terpisah, sesuai dengan pola penurunan Wahyu.
Fase Makkah.
Fase Madinah.
Bagaimana lahirnya Pandangan Hidup Islam yang menjadi asas terhadap
bangkitnya Peradaban Islam?
Nabi Saw,
FASE MAKKAH
FASE MADINAH
Masyarakat Sahabat, Ra
Transparent/
Scientific Worldview
WAHYU
ISLAMIC
WORLDVIEW ISLAMIC WORLDVIEW
Konsep Ilmu : Negara, Ummah, Ukhuwwah, Kemanusiaan, Etika, Jihad, Nilai-Nilai Universal
Etc.
Masyarakat Sahabat, Ra
Konsep Ilmu : Tauhid, Tuhan, Agama, Manusia,
Ilmu, Dunia, Kenabian, Hari Akhir, Ibadah dan
Konsep-konsep Eskatologis Etc.
PERADABAN
ISLAM
Setidaknya, menurut uraian Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.Phil., terdapat beberapa fase penting yang dilalui sebelum Peradaban Islam mengalami masa-masa kristalisasinya yang semakin memuncak. Periodisasi tersebut adalah sebagai berikut:
1.
Fase Pengasasan; ditenggarai dengan adanya dialektika antar teks Wahyu dengan realitas Kenabian dan sosial kemasyarakatan para Sahabat Ra. Yang terjadi di sini adalah proses adopsi nilai dan konsep keilmuan deistik dari Wahyu Tuhan yang sama sekali baru. Selain itu juga adanya proses adapsi nilai nilai lama non-kontradiktiv sya’riah yang kemudian dilegislasi oleh Islam.
2.
Fase Pematangan; ditandai oleh wujudnya sekelompok ilmuwan multi- dimensi yang memfungsikan dirinya sebagai thinktank bagi peradaban Arab anyar. Eksistensi mereka simultan demi membangun basis pra- konsep keilmuan Islam sampai selama beberapa dekade ke depan.
3.
Fase Penguatan [Kristalisasi]; disimbolkan dengan kristalisasi konsep- konsep keilmuan Islam yang kemudian dapat memeberikan warna alternativ baru terhadap Peradaban Asing di luar dirinya.
Bagaimana Lahirnya Peradaban
Islam?
Lahirnya Peradaban Islam
Masyarakat Tanpa Konsep Ilmu
Struktur Konsep Keilmuan Islam
(
Islamic Scientific Conceptual Scheme)
Wahyu 1.Periode
Makkah 2.Periode
Madinah
Konsep Tuhan Konsep dunia
Konsep kehidupan
Konsep manusia Konsep nilai
Konsep Ilmu
Penjelasan Nabi, Sahabat [Generasai
Salaf As Shalih]
Komunita s Ilmuwan Komunita
s Ilmuwan
Tradisi Intelektual
Islam Scientific Worldview
Ilmu dan Peradaban
Islam
Struktur Pra Konsep Keilmuan
(Pre-Scientific Conceptual Scheme)
Periode 1
Periode 3
Periode 2
Periode 3
=
Konsep-konsep Keilmuan Islam
PERADABAN SAINTIFIK
YANG BERBASIS
PADA
WAHYU
Masyarakat Arab sebelum Islam adalah masyarakat jahiliyah tanpa konsep Ilmu. Jika pun ada, maka ia hanya sebatas quasi sienctifiic conseptual yang banyak berserakan dalam ujar ujaran hikmah, syi’ir dan amtsal bangsa Arab.
Ketika Islam datang, ia membangun semacam pandangan hidup yang sama sekali berbeda dengan pandangan kuno bangsa jahiliah. pandangan Ilmiah versus non ilmiah, sehingga semua konsep lama jahiliyah, tergantikan dengan konsep keilmuan Islam, hanya dalam beberapa periode ke depan
Unsur unsur inilah yang kemudian memberikan warna peradaban terhadap bangsa Arab pra Islam.
Namun seperti yang telah diuraikan sebelumnya, bangunan peradaban Islam baru bisa terbentuk melalui beberapa fasenya yang simultan.
Artinya bahwa ia dibangun oleh Teks Wahyu secara bertahap, melalui proses adopsi nilai pandangan hidup Isam progressiv yang baru, sembari melakukan juga proses adapsi nilai nilai lama yang tak bertentangan dengan konstitusi sya’ra.
Langkah ini, sebetulnya hanya merupakan langkah awal untuk dapat mendeskripsikan salah satu pondasi struktural bagi cakrawala peradaban Islam yang sungguh sangat luas.
Bagaimana kemudian prinsip prinsip konsetual ini membangun peradabannya di masa
kenabian dalam ranah politik, ekonomi, sosial, budaya, termasuk dalam hal pemikiran masih belum terbentangkan.
Maka ini, menadi tugas selanjutnya untuk dideskripsikan oleh rekan mahasiwa/wi secara bersama sama.
KESIMPULAN
Deskripsikan secara gamblang, bagaimana struktur pandangan hidup Islam dapat
mewarnai peradabannya di masa kenabian, khususnya dalam ranahnya yang lebih
spesifik; ekonomi, politik, sosial, budaya dan pemikiran!
TASIKMALAYA, 18 MEI 2016
TUGAS