• Tidak ada hasil yang ditemukan

mematahkan argumen hizbut tahrir

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "mematahkan argumen hizbut tahrir"

Copied!
254
0
0

Teks penuh

Terkait khilafah dan kifayah wajib, Hizbut Tahrir menjelaskan bahwa meskipun menjaga khilafah Islam adalah kifayah wajib, namun selama... Hizbut Tahrir juga menambahkan bahwa kifayah wajib suatu saat bisa berubah menjadi wajib 'ayn.

MENYANGGAH LANDASAN AL-QUR’AN UNTUK MENDIRIKAN KHILAFAH

Hizbut Tahrir dan pengikutnya sangat yakin bahwa persoalan khilafah bisa dirujuk dalam Alquran. Oleh karena itu, klaim bahwa khilafah ala Hizbut Tahrir adalah wajib karena memiliki landasan dalam Al-Qur'an masih dapat diperdebatkan dan dibantah.

MENEPIS LANDASAN HADIS UNTUK MENDIRIKAN KHILAFAH

Hizbut Tahrir menandaskan, dalam hadis di atas juga dikatakan bahwa yang peduli terhadap umat Islam adalah umatnya. Hizbut Tahrir menyimpulkan bahwa perintah menaati imam dalam hadis di atas adalah perintah mengangkat seorang imam.

MEMPERTANYAKAN LANDASAN IJMA‘

SAHABAT UNTUK MENDIRIKAN KHILAFAH

Apakah kejadian di Saqifa yang tidak baik secara politik dan etika juga merupakan ijma' sahabat? Pertanyaan yang muncul adalah apakah model intimidasi dan pemaksaan baiat juga merupakan ijma' al-sahabah.

MERAGUKAN ALUR NALAR ‘KAFFAH’

TERKAIT KEWAJIBAN MENEGAKKAN KHILAFAH

Sebagaimana diketahui, khilafah menurut Hizbut Tahrir merupakan hal yang mendesak untuk diwujudkan di muka bumi. Bandingkan juga penggunaan Qaeda ini oleh Hizbut Tahrir dalam mendirikan takattul (organisasi) yang berfungsi mendirikan khilafah.

KHALIFAH VERSI HIZBUT TAHRIR YANG

DIKTATOR”

Menurut Hizbut Tahrir, penunjukan tersebut bukan merupakan kesepakatan untuk mengangkat 'Umar menjadi khalifah setelah Abu Bakar. Terkait pemakzulan, Hizbut Tahrir menjelaskan bahwa rakyat boleh mengoreksi khalifah, namun Hizbut Tahrir juga membatasi bahwa rakyat tidak boleh mencopot khalifah.39. Dalam salah satu aturan Hizbut Tahrir dijelaskan bahwa segala perbuatan manusia terikat oleh hukum syariah.

Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, dalam usulan al-fiqh yang diadakan Hizbut Tahrir disepakati no.

INKONSISTENSI KLAIM STRUKTUR KHILAFAH TELAH SEMPURNA PADA

Al-Amin menjelaskan, pada buku Hizbut Tahrir edisi lama yang membahas tentang khilafah, tidak demikian. Namun pada kasus di bawah ini, Hizbut Tahrir tidak sesuai dengan aturan yang mereka rumuskan. Penjelasan di atas menunjukkan bahwa Hizbut Tahrir tidak konsisten dalam menentukan jumlah struktur khilafah dan kewenangan yang mereka klaim dari Nabi.

Penjelasan Shiddiq al-Jawi menunjukkan bahwa buku Hizbut Tahrir yang membahas tentang struktur khilafah belum tersedia.

STRATEGI UTAMA HTI TELAH

DIJALANKAN, TAPI KHILAFAH TETAP KHAYALAN

Majalah Al-Wa'yu kini terbit dalam bahasa Indonesia dengan nama Al-Wa'ie dan diterbitkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Hizbut Tahrir, Mengenal Hizbut Tahrir: Partai Politik Islam yang Ideologis, 36-37. . bulanan) dari beberapa halak yang tersebar di Surabaya. 62 Surat Terbuka Hizbut Tahrir Indonesia kepada Presiden baru Republik Indonesia, Susil Bambang Yudhoyon, 8 Januari 2005.

63 Hizbut Tahrir, Seruan Hizbut Tahrir kepada umat Islam khususnya militer (Jakarta: Hizbut Tahrir di Indonesia.

KHILAFAH ALA HIZBUT TAHRIR

MERUPAKAN AJARAN ISLAM DAN ADA DI KITAB KUNING?

Menurut al-Mawardi (tt:5), para ulama berbeda pendapat mengenai hal ini, ada yang mengatakan berdasarkan akal, dan ada pula yang mengatakan berdasarkan syara'. Dari penjelasan di atas tentu dapat ditarik kesimpulan bahwa keberagaman pendapat para ulama mengenai khilafah atau imamah akan menjadi sempit apabila khilafah atau imamah hanya ditafsirkan menurut versi Hizbut Tahrir saja. Perjanjian yang melibatkan para ulama ini merupakan hasil ijtihad, sehingga NKRI tidak bisa ditumbangkan oleh ijtihad pimpinan Hizbut Tahrir yang akan menggantikannya dengan sistem khilafah.

Kedua, di Indonesia, jika ditanya siapa pewaris dan penerus Kitab Kuning, jawabannya pasti ulama NU.

PENDAPAT RANCU TOKOH HTI TENTANG HADIS KHILAFAH 30 TAHUN

Demikian pula penjelasan Yahya Abdurrahman akan berbenturan dengan hadis yang menjadi sandaran Hizbut Tahrir. Hal menarik lainnya, kata mulk pada hadis sebelumnya, tidak diartikan oleh Yahya Abdurrahman sebagai kerajaan, namun diartikan sebagai kekuasaan.8 Artinya Yahya Abdurrahman ingin menunjukkan bahwa makna hadis ini adalah setelah 30 tahun masa khilafah. , kekuatan akan muncul. Dikatakan tidak serasi dan tidak sebanding karena di satu sisi Yahya Abdurrahman memaknai khilafah dalam hadis di atas sebagai suatu lembaga atau sistem politik yang mempunyai ciri (khusus) tersendiri.

Kemudian akan datang zaman khalifah di minhaj al-nubuvwah, yang akan wujud mengikut kehendak Allah, kemudian Allah akan mengangkatnya jika Dia mahu mengangkatnya.

MENGUJI PENDAPAT TOKOH HTI TENTANG KEMUTAWATIRAN HADIS

Lebih lanjut, jika Hafidz Abdurrahman berpendapat bahwa khilafah berarti mutawatir, apakah ia konsisten dengan pernyataan tersebut? Barangsiapa tidak shalat dua rakaat sebelum matahari terbit maka boleh, karena itu sunnah, namun barangsiapa mengingkari berarti ia kufur (kafir), karena hadits tentang shalat dua rakaat sebelum matahari terbit adalah mutawatir.4. Hal inilah yang tidak disadari oleh Hafidz Abdurrahman ketika ia mengatakan bahwa dalil khilafah bersumber dari sebuah hadis yang mengandung makna mutawatir.

Dalam hal ini, hadis-hadis yang berkaitan dengan pemimpin di akhir zaman diyakini mendukung konsep Khilafah versi Gus Dur sebagai pengikut Hizbut Tahrir.

AMBIGUITAS HIZBUT TAHRIR DALAM MEMOSISIKAN KHILAFAH

Jika dibandingkan dengan firman-Nya, jelaslah bahawa sesiapa yang menderhakai Allah dan Rasul-Nya, dia telah sesat (QS. 33:36), 4 dan akan masuk neraka. Labib (Ketua DPP HTI) mengatakan bahawa Khilafah adalah janji Allah dan kabar gembira Rasulullah, lihat Rochmat S. 5 “Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya serta melanggar ketentuan-Nya, nescaya Allah akan mengazabnya dalam untuk menahan penjara, api neraka, sedang dia kekal di dalamnya; dan baginya azab yang menghinakan." (QS. 4:14).

Oleh itu, kedudukan salah orang yang menderhaka kepada Allah dan Rasul adalah dalam lingkungan pengajian asas agama.

MEMBANTAH KLAIM KESATUAN DAN KONTINUITAS KHILAFAH HINGGA 1924

Sebenarnya khalifah sebelum Salim I ada 8 orang dimulai dari Usman I (1299-324 M), Orkhan bin Usman, Murad I, Bayazid I, Muhammad I, Murad II, Muhammad II Al-Fatih dan Bayazid II.6. Tentu saja jawaban An-Nabhani sulit dipertahankan karena dalam sejarah umat Islam, belum pernah ada khalifah yang bersumpah setia kepada seluruh umat Islam. Kelompok ini berkeyakinan, sebagaimana dijelaskan di atas, jika ada dua khalifah yang berbaiat, maka khalifah terakhir yang berbaiat harus dibunuh.

Dengan cara ini, Hizbut Tahrir menunjukkan ketidakselarasannya yang di satu pihak menjelaskan konsep taat setia yang sebenar ialah tidak dibenarkan berbaiah kepada dua khalifah, malah menakutkan, khalifah terakhir yang berbaiah hendaklah dibunuh.

PEOPLE POWER DAN ANOMALI NIR- KEKERASAN HIZBUT TAHRIR

Dengan demikian, kata Hafidz Abdurrahman, upaya-upaya kekuasaan rakyat harus dicegah.3 Hafidz Abdurrahman melanjutkan pembahasan mengenai kekuasaan kerakyatan pada majalah Al-Wa'ie edisi berikutnya dengan mempertajam kesalahan-kesalahan kekuasaan kerakyatan menurut syariat. Paradoksnya, kerusuhan di Libya yang berujung pada tumbangnya Khadafi justru terjadi setelah Khadafi terbunuh, Hizbut Tahrir Libya memberikan ucapan selamat atas jatuhnya penguasa yang dianggap tiran tersebut. Mereka juga telah menyiapkan aktivis-aktivis terbaiknya untuk menjalankan pemerintahan.6 Alasan Hafidz Abdurrahman melarang people power bertentangan dengan pendapat juru bicara HTI Ismail Yusanto.

Bukan hanya persoalan kekuasaan rakyat saja yang menimbulkan konflik, menurut Hizbut Tahrir perjuangan mempertahankan khilafah adalah tanpa kekerasan.

TIDAK SELURUH PEMIMPIN DINASTI ISLAM PASCA NABI HINGGA 1924

Cuma perlu disedari, tidak semua dinasti yang pernah wujud dalam dunia Islam menggelarkan diri mereka sebagai khalifah, dan menggelar negara mereka sebagai khalifah. Seperti yang saya jelaskan dalam artikel sebelum ini bahawa al-Mawdudi memetik kisah tentang Sa'ad ibn Abi Waqqas memberi salam kepada Muawiyah dengan "Assalamu'alaykum Wahai Raja".4 Ini mungkin juga merujuk kepada kewujudan dinasti Islam yang menggelarkan diri mereka sebagai Malik, Shah, dan Khan seperti dinasti Islam Rasulid di Yaman yang memerintah dari 625-858 H atau 1229-1454 M yang pemimpinnya menggunakan nama pertama ditambah dengan al-Malik tahun 623-907 H M .6. Jadi, dalam sejarah Islam, pentas politik umat Islam bukan sahaja dikuasai oleh institusi politik yang dinamakan khilafah, dengan pemimpin yang dipanggil khilafah.

Padahal, ketika al-Suyuti menulis karya ini, sudah ada Dinasti Ottoman (680-1342 H atau 1281-1924 M) di Anatolia, yang menurut Hizbut Tahrir termasuk dalam kategori khilafah.

TOKOH HTI BICARA KHILAFAH, PANCASILA DAN UUD 1945

Bagi Shiddiq al-Jawi, apapun aturannya yang tidak sesuai dengan Islam, maka aturan tersebut harus diubah. Pertama, menurut Shiddiq al-Jawi, Pancasila dengan lima silanya tidak mengandung kalimat menolak khilafah. Satu-satunya pertanyaan saya kepada Shiddiq al-Jawi dan Ismail Yusanto, jika HTI menguasai Indonesia, apakah Pancasila akan tetap digunakan.

Alasan Shiddiq al-Jawi adalah khilafah adalah doktrin Islam, khilafah melekat dalam Islam.

KHILAFAH HIZBUT TAHRIR: “JANJI ILAHI”

DAN RAMALAN GABUNGAN INTELIJEN AMERIKA

Sekalipun hadis yang dianggap kabar baik dari Nabi itu bukan hadis mutawatir, namun ia beriman dan dibenarkan. Sebab itu adalah sebuah janji sekaligus kabar baik dari Rasulullah..."7 Begitu antusiasnya atas hal tersebut di atas, hingga pada Konferensi Ekonomi Islam Internasional yang diselenggarakan oleh HT, diselingi seruan takbir dengan semangat , “La ilaha illa Allah, al-Khilafah Wa’dullah. Wa’dullah.”8 Tentu saja diksi kalimat di atas sangat bermanfaat bagi HTI, yakni menguatkan rasa percaya diri dan mendorong semangat para aktivis yang mulai tenggelam.

Hal di atas dapat dibuktikan ketika revolusi Suriah berlangsung, para aktivis HTI berteriak lantang tentang hubungan dan realisasi janji Tuhan yaitu akan berdirinya khilafah di Suriah.

KHILAFAH HTI JANJI ILAHI?

Tak mau kalah, kaum Syi'ah juga menggunakan ayat ini, namun untuk membuktikan kedatangan Imam Mahdi (M. Imam Kasyani, The Last Messiah, 288). Semoga keimanan dan amal shaleh kita dapat mempercepat datangnya pemimpin tunggal dunia (sesuai keinginan HTI), yaitu Imam Mahdi. Berbagai aliran pemikiran Islam relatif lebih sependapat dengan Imam Mahdi dan hadisnya (mutawatir) tidak mirip dengan hadis Minhajin Nubuwwah ala khilafah.

Tentu saja ini jawaban yang mudah, namun jawablah terlebih dahulu pertanyaan ini: “Adakah bukti bahwa Hizbut Tahrir adalah partai yang definitif dan mampu mendirikan kekhalifahan yang menyambut Imam Mahdi?”.

MEMPERTAHANKAN BENDERA ISLAM

ቦ ቙ᒃ ሕ ነᅭቨ ᠍

Pertama, bendera yang dianggap sebagai panji Rasul adalah yang digunakan oleh HT/HTI atau yang digunakan oleh Arab Saudi atau yang digunakan oleh ISIS. Belum lagi pertanyaan apakah bendera yang disebut panji rasul itu selalu dibawa, dipasang dan dikibarkan rasul dalam segala situasi dan kondisi semasa hidupnya. Ketiga, sejak kapan dan di kitab kuning atau kitab putih mana terdapat kewajiban untuk membawa dan mengibarkan bendera yang terdapat kalimat tahlil di atasnya.

Jika pelarangan dianggap menyinggung penilaian tauhid, maka pertanyaannya adalah bagaimana dengan gambar dan video di mana bendera yang bertuliskan kalimat tauhid diletakkan di tanah atau sejajar dengan kaki seperti pada saat demonstrasi bendera, dan pada saat demonstrasi. Pertemuan ke-212 pada tanggal 2 Desember 2018.

BUKAN BENDERA HTI?

Ternyata di lain waktu masih ada masyarakat yang meminta untuk tidak membawa peci atau pakaian yang bertuliskan Tahlil dan khat khas, seperti bendera Hizbut Tahrir. Yang patut direnungkan adalah para tokoh Hizbut Tahrir merumuskan gagasan unik tentang Khilafah, kemudian menyebarkannya ke masyarakat, dengan menyatakan bahwa Khilafah Islam dan ajaran Islamlah yang harus ditegakkan. Kemudian Hizbut Tahrir juga merumuskan bendera yang khas, kemudian mereka membawa bendera ini kemana-mana, saat demonstrasi, saat seminar dan sebagainya, kemudian mereka juga mengklaim bahwa itu adalah bendera Khilafah, bendera umat Islam, dan bendera Nabi.

Jika Anda mengamati dan menemukannya, itulah bendera yang berasal dari 'rumusan' gerakan pengusung khilafah, Hizbut Tahrir.

BENDERA HTI, BENDERA ISLAM?

Namun harus diingat, syarat di atas hanya untuk jabatan imam a'dzem (satu-satunya pemimpin di dunia). Dalam hal ini Imam Zakariyya al-Ansari menjelaskan bahwa konteks hadis pemimpin Habasi tidak ada kaitannya dengan Imam A'dzem. Tidak hanya Imam Zakariya, Mbah Kiai Wahhab Chasbullah menerima permohonan Imam a'dzem seperti yang tertulis dalam kitab Fethul Wahhab, Asnal Mathalib dan lain-lain.

Oleh karena itu, di dunia modern konsep imam a'dzem (satu kepemimpinan sedunia) sudah tidak bisa diterapkan lagi.

MENYANDINGKAN UUD KHILAFAH

HIZBUT TAHRIR DENGAN UUD 1945 NKRI

Singkatnya, buku Kajian Konstitusi Khilafah Hizbut Tahrir yang mempunyai beberapa judul ini merupakan hasil penyempurnaan. Setelah mengetahui gambaran umum UUD Khilafah Hizbut Tahrir, pertanyaan selanjutnya adalah apakah UUD Hizbut Tahrir bertentangan dengan UUD 1945. Secara umum, landasan UUD Hizbut Tahrir adalah mabda' atau ideologi Islam. (tentu saja apa yang mereka pahami). .

Saking besar kekuasaannya, saya bahkan bisa menyimpulkan, bukan hanya dari Pasal 36 saja, tapi dari seluruh isi UUD Hizbut Tahrir.

DAYA TUNGGANG, ADAPTASI, DAN KAMUFLASE HIZBUT TAHRIR

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini merupakan kajian pemikiran politik yang berusaha memahami pemikiran politik Hizbut Tahrir dalam konteks kenegaraan yakni Khilafah Islam dan

Menurut Hizbut Tahrir Indonesia, institusi khilafah merupakan sistem unik yang dapat dibedakan dengan berbagai macam model negara seperti teokrasi, kerajaan, republik,

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian ini adalah upah perspektif Hizbut Tahrir, metode ijtihad yang melatarbelakanginya, serta posisi upah Hizbut

Membangun kejayaan umat menurut pendapat Hizbut Tahrir harus berada dalam satu payung politik yakni di bawah naungan Daulah Islam, yaitu Daulah Khilafah, yang

Kendati sempat diwaspadai sebagai intel oleh seorang angota Hizbut Tahrir (HT), atau dicurigai sebagai mata-mata yang akan mendirikan negara Islam oleh seorang dosen UGM,

karena akar-akar dari penopang khalifah sebagai pemimpin negara khilāfah sebagaimana yang telah digariskan dan diyakini oleh Hizbut Tahrir akan membawa

Menurut Hizbut Tahrir Indonesia, institusi khilafah merupakan sistem unik yang dapat dibedakan dengan berbagai macam model negara seperti teokrasi, kerajaan, republik, dan federasi..

PENGENALAN TENTANG HIZBUT