• Tidak ada hasil yang ditemukan

Membentuk Kepribadian Anak

N/A
N/A
Thao Vu

Academic year: 2023

Membagikan "Membentuk Kepribadian Anak"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK

Universitas

Universitas Muhammadiyah Muhammadiyah Surabaya Surabaya

(2)

Setiap orang memiliki “NILAI”

dasariah, yakni nilai kehidupan (living values).

Nilai kehidupan itulah yang

membuat setiap orang (individu) mampu bertahan hidup dan

bertumbuh menjadi dewasa.

Bahkan dalam diri hewan

sekalipun, nilai kehidupan itu

telah ditanam oleh PENCIPTA

berupa “naluri kehidupan”

(3)

Kita

Kita dapat dapat menyaksikan menyaksikan bagaimana bagaimana setiap setiap anak anak burung burung , , didorong didorong oleh oleh naluri naluri

kehidupan

kehidupan yang yang ada ada di di dalam dalam dirinya dirinya , , saling saling berbagi

berbagi satu satu dengan dengan yang lain. yang lain.

Demikian

Demikian mereka mereka bisa bisa bertumbuh bertumbuh , , kuat kuat dan dan menjadi

menjadi dewasa dewasa

(4)

Setiap Anak, lahir ke dunia ini…

Dengan membawa nilai-nilai kehidupan…

Setiap anak, pada dasarnya sangat jujur

jujur… … mempunyai mempunyai rasa rasa keadilan… keadilan penuh

penuh kasih kasih sayang sayang , , … … yang

ditanam oleh PENCIPTA di dalam kodrat setiap orang.

Setiap orang dilengkapi oleh

POTENSI bawaan (untuk berpikir, merasa & mampu berprilaku) baik

(5)

Namun

Namun demikian demikian , , … …

Bagaimana

Bagaimana seorang seorang anak anak mengembangkan

mengembangkan watak watak suka suka berbohong

berbohong perilaku perilaku - - perilaku perilaku negatif

negatif ( ( seperti seperti suka suka marah marah , , mengamuk

mengamuk , , keras keras kepala kepala , ,

suka suka mengejek mengejek dan dan memukul memukul temannya

temannya ?) ?) Apakah

Apakah ini ini karakter karakter bawaan bawaan ? ?

(6)

Perilaku yang terus diulang-ulang, makin lama makin tertanam

dalam, menjadi kebiasaan, kemudian menjadi sifat … dan menjadi

bagian dari kepribadian…

(7)
(8)

Etika hanya dapat ditumbuhkan dari dalam diri anak, melalui pengalaman langsung (baik di

rumah, pun di sekolah)

Hingga anak memiliki kepekaan (etika)

misalnya cara minta sesuatu, “selalu dengan mengatakan minta tolong…”

Membuang sampah, selalu pada

tempat sampah

(9)
(10)

Kemar ahan Ke ke ce wa an

O m el an

Kekerasan

Tu du ha n

Hu ku m Rasa bers alah an

* *

* *

* *

*

Rekaman bawah sadar yang negatif, menyebabkan seseorang gelisah, tidak bisa konsentrasi dan tidak bisa berpikir alternatif. Makanya anak yang sering ditegur, menjadi suka bingung dan pelupa. Orang yang lagi emosi tidak bisa berpikir

jernih… dan menjadi tidak perduli lagi dengan dirinya sekalipun.

(11)
(12)

DENGAN KONSISTEN MELAKUKAN PEMBIASAAN PERILAKU BERBASIS NILAI KEHIDUPAN DALAM KELUARGA

SEKIAN

DAN… TERIMA

KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Aspek moral seorang anak merupakan sesuatu yang berkembang artinya bagaimana anak itu kelak akan bertingkah laku sesuai atau tidak sesuai dengan nila-nilai agama

Setiap keluarga pasti mendambakan kehidupan dengan keluarga kecil yang bahagia. Untuk mencapai hal tersebut dapat didasari dengan sikap saling menghargai dan pengertian

Perubahan terminologi atau istilah anak berkebutuhan khusus dari istilah anak luar biasa tidak lepas dari dinamika perubahan kehidupan masyarakat yang berkembang saat ini,

Menurut Zakiah Daradjat, bahwa untuk membina kepribadian anak yang baik, maka harus diusahakan melalui pendidikan, baik yang formal (sekolah) maupun yang

dikenal dalam syariat sebagai hudud dan ta’zir. Kelemahan, jika orang tua atau pendidik dalam memberikan hukuman dengan memukul dapat berakibat buruk pada anak

Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi komunikasi interpersonal antara orang tua terhadap anak dalam pembentukan karakter anak dan

Oleh karena itu, peneliti langsung mengamati peristiwa-peristiwa di lapangan yang berhubungan langsung dengan pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak usia dini di masa

Pergaulan yang dilakukan dalam keluarga akan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan anak untuk masa yang akan datang, karena keluargalah yang memberikan warna kehidupan