• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGHIASI KEBERAGAMAN DENGAN SIKAP TOLERANSI DAN SOLIDARITAS

N/A
N/A
ishaq

Academic year: 2023

Membagikan "MENGHIASI KEBERAGAMAN DENGAN SIKAP TOLERANSI DAN SOLIDARITAS"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

MENGHIASI KEBERAGAMAN DENGAN SIKAP TOLERANSI DAN SOLIDARITAS

TOLERANSI DALAM KEBERAGAMAN

DISUSUN OLEH:

MUAMMAR ARIQ ISHAQ KELOMPOK 10

PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA ARAB FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

26/08/2021

(2)

Toleransi Dalam Keberagaman

Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari sekitar 17.508 pulau baik yang sudah Bernama ataupun yang belum. Belasan ribu pulau tersebut pastilah terdiri dari berbagai macam suku, budaya, agama, dan ras yang berbeda. Harus diakui bahwa semua perbedaan itu adalah Indonesia, Indonesia dengan kebhinekaannya.

Perbedaan yang terlihat kasat mata ini bukanlah suatu hal yang bisa dijadikan alasan perpecahan atau diskriminasi atas golongan tertentu. Namun harus menjadi pemersatu bangsa dan sekaligus menjadi identitas bangsa yang tidak dimiliki oleh negara – negara lain. Menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia yang merupakan negara berkembang.

Salah satu bentuk nyata bahwa Indonesia berbhineka tunggal ika adalah ada ribuan budaya berbeda yang tetap bisa hidup berkembang, ada lima agama berbeda yang di akui oleh negara, ada ribuan suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, ada ribuan Bahasa daerah yang tetap digunakan setiap harinya, namun Bahasa Indonesia tetap menjadi Bahasa persatuan. Hal itu sudah cukup membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang mengakui pluralism dan menerapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tak dapat dipungkiri juga bahwa masih banyak tragedi berdarah dikarenakan perbedaan yang ada. Tragedi Sampit dan tragedi Ambon misalnya, keduanya adalah nokta hitam bagi kebhinekaan Indonesia. Masih tingginya ego tiap golonganlah yang menyebabkan hal itu bisa terjadi.

Namun jika kita jelajahi lokasi lain di Indonesia, kita bisa melihat indahnya perbedaan dan betapa tingginya rasa toleransi mereka atas perbedaan yang ada di tingah – tengah kehidupan mereka. Sebagai contoh konkrit adalah Desa Balun di Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Kembali pada Indonesia yang masih merupakan negara berkembang, untuk merangkak menuju negara maju sebenarnya bukanlah perkara yang sulit bagi Indonesia jika seluruh rakyatnya mau bergotong royong untuk menjadikan Indonesia selangkah atau ratusan Langkah lebih baik. Berbagai hal bisa dilakukan, salah satunya adalah menjadi entrepreneur. Semua orang bisa melakukannya, termasuk juga kita sebagai mahasiswa. Dimulai dari sesuatu yang kecil pasti akan melahirkan hal besar. Seperti yang diterapkan di Pondok Pesantren Sunan Drajat di Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Pengertian dari toleransi sendiri dalam kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), dijelaskan arti toleransi yaitu sifat atau sikap toleran.

(3)

Toleran adalah bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan yang lainsebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. Toleransi juga di sebut tanggang rasa, yaitu dapat ikut menghargai (menghormati) perasaan orang lain.

Dikutip dari Menumbuhkan Sikap Toleran Pada Anak (2016), toleransi merupakan sikap menenggang dan menghargai pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, sserta perilaku yang berbeda atau bertentangan. Sikap dan perilaku toleransi terhadap keberagaman masyarakat merupakan kunci untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. Toleransi juga dapat untuk mencegah timbulnya pepercahan dalam masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Allah subhaanahu wata’ala menciptakan alam semesta dengan berbagai isinya yang beragam, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan. Indonesia memiliki keanekaragaman budaya, bahasa, suku bangsa, agama dan ras yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Keanekaragaman yang ada di Indonesia ada sebuah kekayaan dan keindahan bangsa. Perbedaan itu merupakan rahmat, kekuatan dan karunia yang diwujudkan melalui sikap saling menghormati. Menghormati keanekaragaman akan menumbuhkan sikap toleran. Salah satunya wujud dari toleransi adalah melakukan kerja sama dengan orang lain.

Sikap toleran terhadap keberagaman dalam masyarakat majemuk atau beragam, sikap dan perilaku toleran wajib dijaga dan di kembangkan. Tanpa sikap dan perilaku yang saling toleransi, maka kerukunan, perastuan, dan kesatuan bangsa tak mungkin terwujud. Oleh karena itu walaupun bangsa Indonesia sangat beragam, tetapi keberagaman itu diikat oleh satu kesatuan yaitu bangsa Indonesia yang Berbhineka Tunggal Ika. Dikutip dari situs resmi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sikap toleran dalam kehidupan beragama, setiap orang tentu meyakini salah satu agama atau kepercayaan yang ada. Pemerintah Indonesia mengaki enam agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Sikap toleran dalam kehidupan beragama di antara diwujudkan dalam bentuk, antara lain:

1. Mengembangkan semangatpersaudaraan sesama manusia dengan mengunjung nilai – nilai kemanusiaan.

2. Bersikap baik kepada semua orang tanpa memandang perbedaan.

Sikap toleran terhadap keberagaman social budaya, sikap dan semangat kebangsaan merupakan sumber kekuatan dalam mempertahankan keberagaman budaya bangsa. Sikap toleran terhadap keberagaman social budaya dapat dilakukan melalui:

(4)

1. Mengetahui keanekaragaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

2. Mempelajari dan menguasai seni budaya sesuai minat dan bakat.

3. Merasa bangga terhadap budaya bangsa sendiri.

4. Menyaring budaya asing.

Keberagaman dalam kehidupan social bukan hanya menyangkut social budaya tetapi juga menyangkut keberagaman social ekonomi maupun politik.

Perbedaan kondisi ekonomi maupun politik dalam kehidupan sehari – hari di masyarakat hendaknya tidak menyebabkan perpecahan. Sebaliknya, keberagaman justru menjadi pendorong untuk lebih memperkuat kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Daftar Pustaka

Daftar Pustaka Tim Study Excursie, 2012, Dialog Peradaban Lintas Agama dan Budaya, Surabaya.

Toleransi dalam Keberagaman Halaman all - Kompas.com https://www.kompas.com

(5)

Referensi

Dokumen terkait

Bagi Anis pluralisme agama adalah kondisi hidup bersama (ko-eksistensi) antaragama (dalam arti yang luas) yang berbeda- beda dalam satu komunitas dengan

yang sudah dinyannyikan tadi dengan penerapan SIla ketiga Pancasila, bahwa walaupun kita berbeda pulau, suku, dan agama kita tetaplah satu yaitu Indonesia (Bhineka

Indonesia sebagai Negara hukum dan Negara kesatuan yang memegang prinsip bhineka tunggal ika yang dalam kenyataannya sangat beragam agama, suku, ras dan budaya akan tetapi

2 1.5 Mengapresiasi prinsip harmoni dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sosial, budaya, ekonomi, dan gender dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Hal tersebut dapat dilihat pada kenyataan sosial dan semboyan dalam lambang Negara Republik Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika”(berbeda-beda namun tetap satu jua). Ini

Hidup rukun karena perbedaan yang ada bisa membuat kita sadar karena dengan adanya perbedaan dalam bentuk agama, budaya, bahasa daerah, adat dan suku membuat Indonesia enjadi negara

Mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, dan mampu menerima keragaman dan perubahan budaya sebagai suatu kenyataan yang ada di

Dokumen ini membahas tentang kesaktian Pancasila sebagai dasar negara