Tingkatkan Keselamatan Kerja di Perusahaan selama kunjungan kerja
Keselamatan kerja adalah tindakan yang dilakukan seseorang untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan selama bekerja. Dalam kondisi ini, keselamatan adalah yang utama. Terlebih lagi untuk mereka yang bekerja pada ruangan terbuka atau pekerjaan yang menanggung risiko yang besar.
Tapi tidak hanya itu, keselamatan kerja juga tidak boleh diabaikan walaupun pekerjaan yang kita lakukan mudah dan berisiko kecil. Karena sejatinya, keselamatan adalah hak dan kewajiban setiap individu itu sendiri.
Kesadaran akan keselamatan kerja harus tumbuh dalam diri setiap pekerja.
Jangan mengabaikan hal sekecil apapun saat bekerja. Karena bisa berakibat fatal.
Banyak orang yang sudah memiliki kesadaran tersebut. Tetapi tak banyak juga yang masih mengabaikan.
Keselamatan kerja telah menjadi standar yang tidak bisa ditawar lagi. Hal ini khususnya berlaku bagi Milliken & Co., perusahaan yang telah dua kali menjadi pemenang penghargaan America’s Safest Companies.
1. Ekspektasi dan dan komunikasi dari pimpina
n“Adalah masuk akan untuk meningkatkan keselamatan dalam operasional bisnis Anda, tapi pesan Anda tersebut sulit untuk tersampaikan kepada seluruh karyawan di perusahaan, khususnya yang berada di area produksi,” jelas McIntyre. Untuk menyampaikan pesan keselamatan, gunakanlah bahasa yang lugas, seperti: “Kami tidak ingin seorangpun terluka atau celaka”. Dengan pernyataan tersebut ditambah dengan prinsip yang mengutamakan keselamatan di operasionalnya, Milliken berhasil mencegah kerugian sebesar US$ 17.1 juta akibat kehilangan pendapatan, yang
memberikan argumen internal yang kuat mengenai pentingnya keselamatan.
2. Pengukuran dan peninjauan
“CEO harus mampu menyampaikan pesan bahwa keselamatan adalah salah satu value yang harus dikejar. Anda juga harus melakukan follow-up dan review atas mekanisme yang dijalankan untuk meningkatkan keamanan tersebut,” kata McIntyre.
3. Struktur organisasi
Organisasi yang sukses meningkatkan keamanan harus memiliki struktur yang tepat dan sempurna. Struktur ini mencakup berbagai hal yang berkaitan dengan keahlian dan kode/kepatuhan/kemampuan dalam mengaudit.
4. Pembuatan dan penyerahan laporan
Untuk meraih kesuksesan dalam keselamatan, organisasi harus mengutamakan dan memaparkan faktor-faktor keselamatan (lebih dari segalanya), di setiap pembuatan dan penyerahan laporan.
5. Standardisasi
Sebuah organisasi sebaiknya bersifat fleksibel namun tetap memiliki standar dalam usaha peningkatan keselamatannya. Misalnya, seseorang yang bekerja dalam sistem operasional harus memiliki otonomi dalam membuat perubahan, namun tetap mengikuti standar yang berlaku.
6. Komitmen waktu dan biaya
Milliken memberikan tunjangan untuk keselamatan karyawannya sebesar hampir 3 kali lipat dari yang diberikan perusahaan lain dalam industri yang sama. McIntyre menyatakan bahwa perusahaannya menyiapkan biaya sekitar US$1,228 per karyawan sebagai biaya pencegahan kecelakaan, sedangkan perusahaan lain hanya US$425 per karyawan. Namun biaya rata-rata yang dikeluarkan Milliken untuk kecelakaan yang
terjadi hanya sekitar US$253 per karyawan, sedangkan di perusahaan lain di industri yang sama mencapai US$2,553 per karyawan. Walaupun biaya pra dan pasca kecelakaan digabungkan, Milliken membayar lebih rendah dibandingkan perusahaan- perusahaan lain. Milliken tahu, akan lebih baik mengeluarkan investasi untuk keamanan sebelum kecelakaan terjadi, dibandingkan mengeluarkan biaya ketika kecelakaan sudah terjadi.
7. Edukasi
Perusahaan yang ingin menciptakan proses keselamatan yang sukses harus memiliki modul training, panduan yang tepat, serta mekanisme pendidikan lainnya yang dijalankan secara efektif dan sistematis.
8. Manajemen kasus
Menurut McIntyre, sebuah perusahaan yang ingin mengembangkan sistem keamanannya harus memiliki manajemen kasus setiap kali terjadi kecelakaan. Jika diatur dengan efisien, waktu pembuatan manajemen kasus dapat dihemat secara signifikan. Di Milliken, waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk membuat dan menyusun suatu kasus hanya 6 minggu, sementara di perusahaan lain mencapai 13 bulan.
9. Aktifitas awareness
Kunci terakhir dari program keselamatan yang sukses adalah menanamkan kepada karyawan bahwa keselamatan dalam bekerja adalah yang paling utama, dan mereka- pun harus fokus secara proaktif kepada keselamatan.
PENTINGNYA PENAMPILAN DIRI DALAM
PENJUALAN
Selain alasan kesehatan kebersihan akan tercermin melalui penampilan,hal ini adalah sebuah hal wajib untuk sales dalam proses penjualan. Sebelum bisa menjual produk atau jasa, seorang salesman harus bisa menjual diri mereka sendiri terlebih dahulu, artinya seorang sales executive harus mampu membuat calon pembeli ataupun pelanggan yakin dan percaya kepadanya.
Secara umum, untuk bisa menjual diri mereka sendiri, maka penampilan diri mereka sebagai seorang sales xecutive sangatlah penting.
Dan biasanya kesan atau image dari sebuah produk (jasa), akan banyak dipengaruhi oleh penampilan dari sales executive tersebut, kecuali jika produk atau jasa tersebut telah memiliki brand yang kuat (brand awareness, brand credibility dan brand equity yang tinggi).
Penampilan secara umum akan diwakili oleh kerapian diri salesman, kebersihan diri, dan kesegaran (tidak kuyu atau kusut seperti orang yang tidak bersemangat).
Kebersihan Diri
Kebersihan diri ini sangat penting, orang bisa hilang selera (ill feel) hanya karena faktor kebersihan, demikian juga dengan diri seorang salesman, calon konsumen ataupun pelanggan bisa ill feel jika salesman yang datang tidak bersih, dekil dan jorok.
Kebersihan Badan
Kebersihan diri ini akan menyangkut kebersihan badan kita pakaian yang kita kenakan, dan semua atribut yang melekat di diri kita, seperti tas, sales tool dan lain sebagainya.
Kebersihan diri kita, dimulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, termasuk kebersihan gigi dan mulut sampai kebersihan tangan, jari dan kuku kita (bayangin kalau kita presentasi dengan jari jemari yang kotor dan kuku- kuku yang hitam).
Mandi secara teratur dan perawatan yang rutin adalah cara terbaik untuk menjaga kebersihan badan kita.
Kebersihan Pakaian
Kebersihan pakaian kita juga sangat mempengaruhi penampilan kita, kita akan terlihat dekil manakala pakaian yang kita kenakan kotor dan kusut.
Pakaian disini termasuk atribut dari pakaian itu sendiri, seperti topi, scarf, jaket atau benda lain yang melekat di pakaian kita.
Jadi gunakan pakaian yang bersih, jangan pakai dua kali, dan pastikan sudah diseterika dengan rapi.
Kebersihan Perlengkapan Diri Yang Lain
Selain pakaian tentu saja kita juga mengenakan perlengkapan yang lain seperti sepatu dan topi, selain itu kita seringkali juga membawa perlengkapan yang lain seperti tas atau sales tools kit.
Baik sepatu, topi, tas maupun sales tools kit haruslah dijaga kebersihannya dengan cara masing-masing, agar tidak kotor dan dekil saat dibawa berkunjung ke konsumen dan pelanggan.
Kunjungan kerja atau survey ke daerah yang belum pernah kamu kunjungi?
Beberapa orang pasti ngerasain Phobia jika mau berkunjung ke tempat pedalaman yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Entah trauma karena ada pengalaman yang tidak enak maupun karena ada hal lain yang membuatmu takut jika harus pergi kesana Ada beberapa alasan kenapa bepergian ke daerah pedalaman bikin kita males berangkat. Bisa jadi karena daerah tersebut merupakan daerah susah signal telepon, daerah rawan konflik, susah aksesibilitas, rawan kriminalitas, akomodasi terlalu mahal dan beberapa alasan lainnya.
Jika kamu memang harus pergi, terlebih jika perjalanan kamu ini adalah perjalanan wajib seperti agenda kampus atau kunjungan kerja, gak ada salahnya jika kamu buat perjalanan kamu Fun and safety dengan beberapa tips berikut.
1. Siapkan Segala Sesuatu yang berkaitan dengan AdministrasiSekretariat Dinas Terkait Perizinan dan Administrasi.
Di daerah yang belum pernah kita kunjungi ada baiknya kita siapkan berkas administrasi yang kita butuhin, seperti data-data diri (Kartu Tanda Penduduk, dll), surat izin kunjungan, surat tugas dari instansi jika kita sedang ada tugas, agenda kerja dan lain-lain.
Pada saat kamu sudah sampai di lokasi tujuan alangkah baiknya kamu mampir di dinas terkait atau kepala daerah (kecamatan, desa atau dusun) untuk sekedar memperkenalkan diri dan maksud tujuan datang ke daerah tersebut.
Ini akan memudahkan kamu untuk segala macam urusan kamu di daerah itu.
Beberapa staf daerah bahkan ada yang mau membantu segala macam keperluan kamu di sana, seperti membantu informasi penginapan, informasi buat dapetin data yang kamu perlukan, bahkan jika kamu beruntung, akan ada staff yang bersedia untuk
bantu dampingi kamu selama kunjungan di daerah tersebut.
2. Buat List Kunjungan Selama di sana
Agar kunjungan atau survey bisa berjalan dengan efisien dan tentunya efektif pastikan kamu sudah merencanakan tempat-tempat yang akan kamu kunjungi. Dari mulai hari pertama sampai dengan hari terakhir. Pastikan kamu sudah list tempat dan nama-nama orang yang akan kamu temui di sana, alangkah lebih baik jika kamu dapat menghubungi yang orang-orang yang bersangkutan sebelum kamu tiba di sana.
Jangan lupa juga rencanakan tempat istirahat kamu selama di sana. kamu bisa cari lewat aplikasi online atau cari via website. Jika agenda kegiatan di sana masih belum pasti, pastikan kamu punya list tempat istirahat atau homestay yang ada di wilayah tersebut.
Selain kunjungan kerja atau survey jangan lupa list juga tempat-tempat di sana yang searah dengan target kerja kamu agar waktumu tetap efektif.
3. Pastikan Moda Transportasi Selama Di sana Persewaan Kendaraan
Selama proses kunjungan di sana kamu pasti harus mobile kan?. Maka dari itu penting buat kamu tentukan transportasi apa yang akan digunakan selama di sana. Jika medannya agak berat dan jauh alangkah baiknya jika kamu sewa kendaraan roda empat beserta supirnya. Tapi jika medannya masih enteng dan gak terlalu jauh bisa sewa kendaraan roda dua ya, biar hemat juga. Kalau medannya harus lewati sungai? sebaiknya kamu cari info sebanyak-banyaknya sebelum berangkat ke lokasi terutama informasi terkait biaya dan sistem persewaannya. kalau pakai perahu jangan lupa buat safety ya.
Jangan lupa pastikan surat-surat kendaraan lengkap dengan pajak yang masih aktif.
Dokumentasikan juga kendaraan beserta surat-suratnya demi keamanan. Kalau kamu
memakai jasa supir, jangan segan untuk foto si supir beserta data diri dan surat izin mengemudinya. Jika dirasa perlu semua dokumentasi kamu tadi bisa langsung kamu kirim ke atasan atau penangung jawab kegiatan. Jangan lupa pilih kendaraan yang benar-benar bisa bikin kamu nyaman selama di sana.
4. Bawa GPS dan Pocket Camera
Perlu kamu tau kalau di daerah yang kamu kunjungi bisa dipastikan tidak ada signal atau bahkan tidak ada sinyal sama sekali. GPS perlu kamu bawa untuk record semua aktivitas kunjungan kamu, jika kamu tidak punya GPS Pocket kamu bisa sewa di tempat persewaan GPS. Fungsi GPS juga difungsikan jika kamu ingin kembali ke rute yang tadi pernah kamu lewati, kamu bisa dengan mudah cek history kamu di GPS.
Untuk Pocket Camera kamu memerlukannya karena selain sebagai media dokumentasi semua kegiatan kamu selama di lapangan, pocket camera juga lebih simpel daripada harus pakai kamera HP. Bayangkan jika medan yang kamu lewati itu sulit dan agak repot menggunakan hp. terlebih konsumsi baterai HP jika digunakan sebagai media dokumentasi akan lebih boros.
5. Bersikaplah Ramah kepada Masyarakat Sekitar
Jika kamu berkunjung ke tempat jauh, pastikan kamu bisa menjaga sopan santun ya.
Terlebih jika budaya masyarakat di sana berbeda dengan budaya kamu. Cara yang paling mudah adalah dengan cara mudah senyum dan biasakan untuk menyapa.
Kebanyakan masyarakat di daerah pedalaman akan sangat ramah terhadap tamu terlebih jika tamu tersebut juga menyabut dengan ramah.
tidak ada ruginya jika kamu bisa ramah dengan masyarakat. Jika beruntung kamu akan dapat sambutan baik dari mereka.
6. Bawa Perlengkapan Secukupnya
Dalam perjalanan kali ini kamu mesti persiapkan dengan baik termasuk manajemen barang-barang yang akan kamu bawa. tidak perlu bawa sekian banyak koper, nantinya malah bikin repot kamu jika sampai di sana. Pastikan yang kamu bawa adalah yang kamu perlukan di sana.
Satu lagi simpan nomer-nomer penting selama di sana seperti kantor polisi, staf dinas, rumah sakit dan lain-lain. Sesuaikan budget kamu dengan keadaanmu dan keadaan lapangan di sana, jangan terlalu boros dan juga jangan terlalu irit. Keamanan tetap nomer satu ya.
Strategi dalam melakukan kunjungan seorang sales ketoko merupakan sesuatu yang sangat penting, Hal ini berhubungan dengan waktu dan biaya kerja lapangan seorang tenaga penjualan.
Karena semakin cepat dan tepat seorang tenaga penjualan dalam melakukan kunjungan, Berarti semakin efisien biaya yang akan dikeluarakan, Dan jika kunjungan bisa tepat sesuai rencana yang telah dibuat, Berarti kunjungan sales efektif.
Mengingat pentingnya ketepatan kunjungan seorang sales dalam melaksanakan tugas lapangan, Maka seorang salesman atau tenaga penjualan harus bisa membuat jadwal kunjungan kerelasi yang dibutuhkan. Karena jadwal kunjungan sales merupakan bagian dari persiapan sales sebelum tugas lapangan.
Dari beberapa tenaga penjualan atau sales tentunya mempunyai cara tersendiri dalam membuat dan menentukan jadwal kunjungan kerelasi. Namun tujuannya tetap sama, Yaitu agar kunjungan lebih efektif dan efisien dengan hasil yang optimal.
Berikut urut-urutan dalam membuat jadwal kunjungan sales:
Pertama evaluasi nota jatuh tempo dan data penjualan dari masing-masing relasi, Hal ini untuk mengetahui relasi mana yang pembayarannya harus ditagih dalam perjalanan ini, Serta data penjualan untuk mengetahui toko mana yang penjualannya paling bagus.
Buat prioritas kunjungan toko dengan berdasar evaluasi nota jatuh tempo dan data penjualan. Setelah mengetahui nota jatuh tempo dan data penjualan toko mana yang paling bagus, Buat rangking priorita toko mana yang perlu mendapat perhatian khusus. Tentu dengan memperhatikan kebiasaan toko mana yang pelayanannya cepat dan bagus.
Buat jadwal kunjungan bayangan dengan berdasar poin 2 diatas, Dan jangan lupa pertimbangan jalur atau kota-kota yang akan dilewati.
Setelah jadwal kunjungan bayangan (sementara ) selesai, Telpon ketoko atau relasi untuk bikin janji datang dan ketemu, Dan jangan lupa sampaikan tujuan kunjungan saudara, Misal akan ada tagihan, atau sampaikan jika ada produk baru dan lain-lain yang Saudara pandang perlu.
Jika relasi bisa ditemuai sesuai dengan jadwal bayangan, Berarti jadwal bayangan bisa digunakan sebagi jadwal kunjungan.
Namun jika dari hasil telpon diatas hasilnya tidak semua bisa, Sebisa mungkin Saudara harus memohon agar bisa diusahan sesuai jadwal bayangan, Tentunyan dengan alasan yang baik dan benar.
Dan jika sudah memohon tetap tidak bisa, Anda harus mencatat kapan saja bisanya ketemu(minta info kapan saja bisa ketemu, Jangan hanya satu waktu, Tapi usahakan ada beberapa waktu alternatif ).Setelah itu Saudara harus merubah jadwal untuk toko-toko yang tidak bisa dikunjungi sesuai jadwal bayangan tadi. Dalam hal
ini, Jadwal dibuat dengan berdasarkan toko-toko yang bisa dikunjungi sesuai jadwal bayangan.
Susun jadwal baru yang lebih baik.
Dalam menyusun jadwal kunjungan, Hindari beberapa hal berikut;
Hindari jadwal yang membuat Saudara bolak-balik, Misal hari Senin ketoko A, Hari rabu harus balik ketoko A lagi.
Membuat jadwal tanpa konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak relasi atau toko.
Jadwal kunjungan memang sangat penting bagi seorang sales, karena akan bisa memberi petunjuk arah dalam melakukan kerja dilapangan. Karena itu dalam membuat jadwal harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Urut-urutan membuat jadwal kunjungan yang bisa dilakukan adalah, Pertama Evaluasi nota dan data penjualan relasi, Kedua buat jadwal bayangan, Ketiga telpon toko untuk janji ketemu.
Penting untuk diingat, Jangan biasakan berkunjung ketoko tanpa bikin janji terlebih dahulu.
Dalam menghadapi persaingan didunia pemasaran yang semakin ketat, Perusahaan dituntut untuk bisa mendapatkan informasi tentang segala hal yang berhubungan dengan perubahan-perubahan pasar terbaru dengan cepat dan akurat.
Untuk itu, perusahaan yang bergerak dibidang penjualan atau perdagangan harus mempunyai Tenaga penjualan yang mampu menjadi itelejen pasar.
Tugas sales lapangan sebagai intelijen pasar adalah mencari, Mengamati dan mengumpulkan informasi-informasi terkini. Baik itu informasi yang berhubungan dengan faktor internal maupun eksternal. Kemudian informasi yang
didapat dipasar akan dianalisis serta disampaikan kepada atasan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan untuk membuat strategi pasar guna menghadapi persaingan pasar. Pada artikel ini saya batasi pada tugas sales lapangan untuk pengamatan dan pengumpulan informasi seputar produk pakaian jadi.
Mengingat pentingnya informasi dari lapangan dalam membuat strategi pasar, Tugas sales lapangan sebagai intelejen pasar juga dituntut bisa mencari, Mengamati, Mengumpulkan dan menganalisi informasi tentang kondisi pasar terkini. Baik itu informasi yang berhubungan dengan kondisi pasar internal perusahaan maupun eksternal perusahaan. Dan ini merupakan salah satu tugas dan kerja sales lapangan.
Apa saja tugas dan kerja sales lapangan? Saudara bisa baca lebih lengkap pada artikel dibawah ini;
* Tugas dan kerja sales dilapangan.
Seperti telah disampaikan diatas, Bahwa sebagai intelijen pasar seorang salesman harus mampu mengumpulkan beberapa informasi penting dari lapangan.
Berikut informasi pasar yang diperlukan dan harus dilakukan pengamatan oleh seorang sales dilapangan.
Keinginan dan kebutuhan konsumen, Informasi mengenai kebutuhan konsumen akan produk pakaian yang sedang dibutuhkan saat itu merupakan peluang pasar yang harus cepat ditanggapi oleh produsen. Misal perubahan model yang sedang dicari konsumen, warna yang sedang ngetren dan dicari konsumen saat itu.
Kondisi dan perkembangan pasar, Informasi mengenai kondisi pasar ini erat hubungannya dengan pesaing untuk produk bersangkutan. Segala hal yang dilakukan oleh pesaing harus selalu diamati dan dianalisis dengan baik dan benar. Baik itu mengenai perubahan yang berhubungan dengan produk pesaing, Misal perubahan harga, Model dari produk pesaing atau Event yang dilakukan pesaing misal mengadakan program diskon.
Kondisi relasi atau toko, Toko adalah tempat dimana kita mendisplay produk, Jadi segala perubahan yang terjadi ditoko, Baik itu kebijakan transaksi, Kebijakan promosi, Kebijakan penataan counter barang dan atau kebijakan lainnya yang akan mempengaruhi omset penjualan harus secepatnya kita tanggapi. Misal kebijakan promosi berupa pemasangan banner dalam toko, Perubahan susunan rak counter dan lain-lain.
Kondisi produk sendiri dipasaran, Informasi ini sangat penting bagi perusahaan untuk menentukan kekuatan dan kelemahan produk dalam bersaing dipasaran. Jangan sepelekan sedikit kritik dari toko terhadap produk dipasar.
Segala informasi yang sesuai dengan realitas pasar saat itu sangat dibutuhkan oleh perusahaan dalam membuat strategi pasar. Tugas sales lapangan sebagai intelijen pasar dituntut bisa mendeteksi perubahan yang terjadi dipasar dengan cepat dan melaporkan kepada atasan agar semakin besar peluang perusahaan untuk bisa memenangkan persaingan.