MENJADI GURU KREATIF DAN INOVATIF
Muhammad Arif Ikhsan
Email : [email protected]
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas keguruan dan Ilmu pendidikan
Universitas Riau
Pengantar
Guru mempunyai peran penting dalam dunia pendidikan seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi. . Guru sosok pemimpin pembelajaran (Instruksional Gkader) di sekolah.
Sebagai pemimpin pembelajaran ia mempunyai tanggung jawab penuh atas keberadaan pembelajaran yang dilakukan. Ia mesti mampu mendesain, menjalankan, dan tentu saja praktek pembelajarannya secara efektif. Bahkan, ia bertanggung jawab agar pembelajaran mampu mendorong siswanya dalam "kegilaan- kegilaan" belajar sehingga akhirnya mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. Tentu saja “kegilaan" belajar semacam itu hanya mungkin ada guru manakala memahami apa yang terjadi mau mengajar, bagaimana para siswa belajar, dan kebutuhan para siswa dalam belajar serta bagaimana guru itu sendiri mengajar.
Guru
Guru adalah tenaga pendidik profesional yang mendidik, mengajar, memberikan pelatihan, memberikan pelatihan, dan melakukan evaluasi kepada peserta didik. Definisi guru adalah seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk mengajar suatu ilmu, mendidik, mengarahkan, dan melatih muridnya agar memahami ilmu pengetahuan yang mengajarnya tersebut. Dalam hal ini, guru tidak hanya mengajar pendidikan formal, tapi juga pendidikan lainnya dan bisa menjadi sosok yang diteladani oleh para muridnya.
Dari pendapat tersebut dapat kita pahami bahwa peran guru sangat penting dalam proses menciptakan generasi penerus yang berkualitas, baik secara intelektual maupun akhlaknya.
Kemudian, Sri Minarti mengutip pendapat ahli bahasa Belanda, J.E.C. Gericke dan T. Roorda, yang menerangkan bahwa guru berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya berat, besar, penting, baik sekali, terhormat, dan pengajar. Guru adalah suatu sebutan bagi jabatan, posisi, dan profesi bagi seseorang yang mengabdikan dirinya dalam bidang pendidikan melalui interaksi secara terpola, formal dan sistematis. Dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
(Pasal 1) bahwa dinyatakan: "Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mempelajari peserta didik pada jalur pendidikan formal, pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah”. Guru sebagai salah satu tenaga kependidikan yang merupakan sumber daya yang sangat berperan dalam mewujudkan penyelenggaraan pendidikan sehingga mampu menciptakan anak didik yang cerdas dan bermartabat yang bermutu (Husein, 2017:12). Guru harus menempatkan diri sebagai teladan,pemberi inspirasi, dan fasilitator bagi siswa.
Menjadi Guru Kreatif
Guru bisa menjadi kreatif karena usaha, kegemaran, kepedulian, komitmen tinggi terhadap tugas, dan kecintaannya terhadap bidang pekerjaannya. Guru kreatif tidak tergantung kepada pendidikannya, tetapi lebih kepada motivasi dan usahanya untuk memperkenalkan sesuatu yang baru, unik, menarik, dan menantang; sehingga anak terpacu untuk mengikuti pembelajaran dari guru. Ciri sosok guru kreatif, antara lain (a) selalu tertarik kepada sesuatu yang baru untuk disuguhkan kepada anak; (b) gemar try, otak-atik benda untuk menemukan sesuatu yang baru dan menantang untuk dipecahkan oleh anak; (c) senang terhadap ide / gagasan baru; (d) memiliki kemampuan berpikir dan sikap kreatif yang ditunjukkan dalam pembelajaran yang disuguhkan kepada anak, pembelajaran menjadi lebih hidup, lebih menarik, lebih menantang bagi anak untuk mencoba, menjelajah, dan melakukan; (e) memilik komitmen tinggi terhadap perannya sebagai guru.
Kreativitas guru dalam proses pembelajaran sangat diperlukan guna menarik minat peserta didik dalam belajar. Mengapa guru harus kreatif ? berapa alasan mengapa guru harus kreatf ,antara lain :
1.mengajar penuh kreativitas, peserta didik akan tertarik dengan apa yang diajarkan 2. pelajaran yang mengajar oleh guru akan menjadi menarik.
3. peserta didik akan belajar,
4. guru yang mampu memberikan inspirasi yang beragam kepada peserta didik
5. kreativitas guru mengajar akan menjadikan peserta didik menjadi individu yang mampu mewujudkan diri melalui ide- ide yang mereka hasilkan;
6. proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan;
7. peserta didik akan menjadi lebih mandiri;
8. peserta didik akan menjadi lebih mudah memecahkan masalah 9. peserta didik akan menjadi lebih senang menghadapi tantangan 10. dapat mendatangkan kepuasan bagi guru maupun peserta didik.
Menjadi guru yang kreatif bukanlah hal yang mudah dilakukan saat berada dikelas,berikut upaya yang dilakukan menajdi guru yang kreatif,antara lain:
1. Ciptakan suasana kelas yang aman dan nyaman secara emosional dan intelektual
Selain menguasai materi dan memiliki wawasan yang luas, seorang guru juga harus memiliki kemampuan menciptakan suasana kelas yang memberikan keamanan secara emosional bagi anak. Agar anak bisa percaya diri dan tak takut mengambil risiko. Bebaskan anak untuk menunjukkan bakat, kemampuan, atau pendapatnya di depan kelas.
2. Asah Kemampuan Diri
Guru yang kreatif adalah seorang guru yang selalu haus untuk belajar. Dia selalu berusaha untuk meng-update ilmu pengetahuan dan keahliannya sesuai dengan perkembangan zaman. Alhasil, dia akan menjadi guru yang berpikiran terbuka, berwawasan luas, cerdas dalam berteknologi, dan menyukai tantangan.
Ciri-ciri guru kreatif ada 3,yaitu:
1. Fluency
Artinya guru mampu menghasilkan ide-ide yang akurat sesuai dengan masalah yang berada. Ide-ide yang dikemukakan merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi suatu masalah. Biasanya ide ini muncul secara spontan. Kemampuan mengeluarkan ide spontan bisa dilihat, misalnya pada saat diadakan rapat dadakan dinas sekolah atau rapat kerja sekolah. Pada saat pimpinan rapat memberikan kesempatan untuk bertanya atau memberikan masukan, guru yang tidak kreatif akan diam saja. Ia tidak akan mengajukan pertanyaan atau menyumbangkan pikirannya. Namun, guru yang kreatif akan mampu
menyampaikan saran untuk melengkapi apa yang telah disampaikan oleh pimpinan rapat.
Berbagai gagasan baru yang muncul secara spontan tapi mengena pada pokok permasalahan.
2. Fleksibilitas
Artinya guru mampu membuka pikiran. Dalam hal ini, kemampuan ini bisa dimanfaatkan untuk membuat ide baru dengan memperhatikan ide-ide yang telah dikemukakan sebelumnya. Solusi yang dihasilkan dari pemikiran ini biasanya bisa memuaskan berbagai pihak yang terlibat dalam merumuskan suatu pemikiran pemikiran.
Dalam proses belajar mengajar di kelas, masalah tentu tidak akan ada habisnya. Dengan membuka pikiran, guru bisa menemukan solusi dengan memperhatikan berbagai masukan dari berbagai pihak, mulai dari guru sampai peserta didik. Berbagai macam ide yang berhasil didapatkan kemudian akan digunakan untuk memecahkan masalah yang sedang berada.
3. Orisinalitas
Artinya guru mampu menciptakan ide baru. Guru yang memiliki kemampuan menciptakan ide baru merupakan guru yang kreatif.
Menjadi Guru Inovatif
Inovasi merupakan suatu ide, hal-hal yang praktis, metode, cara barang-barang buatan manusia, yang diamati dirasakan sebagai suatu yang baru bagi seseorang atau kelompok orang (masyarakat). Oleh karena itu inovasi pendidikan sangat perlu. Dalam bukunya Miles yang diterjemahkan oleh Wasty Soemanto : inovasi adalah macam-macam perubahan genus.Inovasi sebagai perubahan disengaja, baru, khusus untuk mencapai tujuan-tujuan system. Hal yang baru itu dapat berupa hasil invention atau discovery yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu dan diamati sebagai sesuatu yang baru bagi seseorang atau kelompok masyarakat, jadi perubahan ini direncanakan dan dikehendaki.
Inovasi memang harus dilaksanakan oleh seorang guru demi melayani kebutuhan siswa dan memperbaiki proses pembelajaran yang telah ada. Selain itu, guru dalam menggunakan teori
belajar disesuaikan dengan kondisi, kemampuan maupun karakteristik siswa juga kesesuaian dengan materi yang diajarkan. Tidak terpaku pada satu teori yang dianggap paling benar oleh guru karena teori belajar pasti punya kelebihan dan kelemahan. Demikian juga dengan strategi, teknik dan metode yang digunakan oleh guru, strategi tentunya tidak selalu sama dalam setiap pertemuan sehingga diperlukan variasi dan kesesuaian dalam setiap penggunaan strategi yang diambil.
Guru inovatif berarti mampu menjadi inspirasi bagi siswa atau lingkungan. Entah melalui tutur bahasa, pembawaan, etika, karya, cara mengajar, semangat, atau yang tidak kalah penting adalah bagaimana cara guru dapat memberikan respons kepada siswa. Sejatinya guru adalah sosok inspiratif bagi siswanya, sebab guru adalah panutan yang selalu dilihat siswa. Guru yang inspiratif akan selalu dikenang oleh siswa. Guru inspiratif akan selalu memberikan label positif kepada siswa dan juga mampu menggunakan bahasa positif dalam menghadapi permasalahan siswa. Label positif ini akan menjadikan siswa tumbuh menjadi pribadi yang saling menghormati, penuh rasa percaya diri, dan empati.
Beberapa kriteria yang menjadi karakteristik guru inovatif, antara lain sebagai berikut : a. Terus Belajar
Belajar merupakan hal yang harus dilakukan oleh seorang guru inspiratif. Perkembangan ilmu pengetahuan menjadi tantangan bagi guru untuk terus mengikutinya. Belajar terus menerus bagi seseorang guru akan menjadikan mengajar senantiasa menarik. Semangat menambah pengetahuan harus terus dipupuk agar seseorang guru mampu mewujudkan dirinya sebagai seorang guru inspiratif.
b. Kompeten
Kata “kompeten” menjadi kunci penting dalam konsep pendidikan. Kompetensi menjadi standar yang harus dicapai oleh guru dan siswa.Bagi seorang guru inspiratif, ada tiga jenis kompetensi yang harus dimilikinya, yaitu kompetensi profesional, kompetensi profesional, kompetensi personal dan kompetensi sosial.
c. Totalitas
Totalitas merupakan penghayatan danimplementasi profesi yang dilaksanakan secara utuh.
Dalam kaitannya dengan totalitas, menarik untuk merenungi pernyataan Win Wenger (1991),
“Apa pun bidang yang sedang dipelajari, tenggelamnya diri Anda ke dalamnya. Bangunlah hubungan saraf indriawi (neuron-sensori) dengannya sebanyak mungkin indra dan imajimasi Anda” .Sebagai seorang guru, totalitas bermakna menekuni profesi guru dalam segenap kegiatannya. Profesi guru dikatakan totalitas apabila telah mendarah daging dan sangat erat dengan kehidupan sehari – hari.
d. Displin
Disiplin dalam mengajar, seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa disiplin memiliki makna membiasakan diri. Dalam hal mengajar, tujuan disiplin adalah membantu siswa agar lebih menyukai setiap pelajaran di sekolah dan bisa lebih memahami setiap pelajaran yang diberikan supaya lebih menjadi mudah dan efektif. Disiplin di sekolah bisa menjadi efektif jika guru menerapkan cara- cara atau metode belajar yang efektif
Penutup
Menjadi seorang guru adalah pekerjaan mulia,guru tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai pendidik. Guru adalah tenaga pendidik profesional yang mendidik, mengajar, memberikan pelatihan, memberikan pelatihan, dan melakukan evaluasi kepada peserta didik.
Guru juga poros utama pendidikan. Ia menjadi penentu kemajuan suatu negara di masa depan.
Secara umum, tugas guru adalah mengajar siswa-siswi agar memilki pengetahuan dan keterampilan dalam masing-masing bidang pelajaran. Sebagai tenaga pengajar guru harus bisa menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Guru harus menajdi kreatif dan inovatif agar apa yang dipelajari menarik minat peserta didik. Dengan berbagai macsm metode pembelajaran dapat membuat siswa menarik dan antusias dalam belajar.
Referensi
Indriani. (2019). Guru Harus Kreatif Tingkatkan Kualitas Pembelajaran.
https://www.antaranews.com/berita/797745/guru-harus-kreatif-tingkatkan-kualitas- pembelajaran.
Buat apa menjadi guru kreatif
https://unjkita.com/buat-apa-menjadi-guru-kreatif
Rahasia menajdi guru hebat https://books.google.co.id/books?
id=vvGWg7BZYmkC&pg=PA135&dq=kreativitas+guru&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwi12- X8r6juAhWYA3IKHYetC6UQ6AEwAnoECAQQAg#v=onepage&q=kreativitas
%20guru&f=false
Menjadi guru kreatif
http://esensi.co.id/2017/05/22/menjadi-guru-yang-kreatif-bagaimana-caranya/
peran guru dalam inovasi pembelajaran
http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/nizhamiyah/article/viewFile/550/464 Penulis
4
Muhammad Arif Ikhsan biasa dipanggil Ikhsan lahir di Tanjung Beringin,1 Februari 1999 Sumatera Utara. Semua pendidikan yang ditempuhnya dari SD sampai SMA ditanah kelahirnya dan melanjutkan program S1 di Universitas Riau ,Pekanbaru.
Kontak No hp : -
Email : [email protected]