MAKALAH BIOKIMIA NUTRISI
MINERAL MAKRO DAN JENISNYA BAGI MANUSIA
OLEH :
RADHE VRNDAVANESVARI DEVI (J1A021052)
RAMEILDA IKA WATI (J1A021054)
RIZKYKA AMALIA (J1A021056)
SARI OKTAVIANA (J1A021057)
AMANDA TASYA (J1A021061)
PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNOLOGI PANGAN DAN AGROINDUSTRI
UNIVERSITAS MATARAM 2023
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan berkat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Mineral Makro dan Jenisnya Bagi Manusia”. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas yang diberikan pada mata kuliah Biokimia Nutrisi dengan dosen pengampu adalah Bapak Ir. Ahmad Alamsyah, M. P..
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam penyelesaian tugas ini. Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita. Kami menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan dan kami tidak bisa menyelesaikan dengan baik tanpa bantuan dari berbagai pihak.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat memberikan wawasan yang lebih luas. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, itu kami terbuka untuk menerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini untuk kedepannya menjadi lebih baik. Kami juga berharap makalah ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dan dapat diimplementasikan pada kehidupan perkuliahan.
Mataram, 7 November 2023
Penulis
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Mineral adalah nutrien atau zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh manusia dalam jumlah kecil, supaya tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Mineral sebagai unsur kimiawi menempati 4% bagian dari penyusun tubuh manusia. Mineral dalam ilmu gizi disebut unsur- unsur mineral atau zat gisi anorganik. Mineral merupakan bagian dari tubuh yang memegang peranan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh, baik pada tingkat sel, jaringan organ maupun fungsi tubuh secara keseluruhan. Pandangan Nutrisi menyebutkan bahwa mineral adalah bahan anorganik yang dibutuhkan untuk proses kehidupan baik dalam bentuk ion atau elemen bebas.
Mineral berdasarkan jumlah kebutuhannya dalam tubuh manusia, mineral dapat dibedakan menjadi dua yaitu mineral makro dan mineral mikro.
Mineral makro atau makro mineral merupakan mineral yang diperlukan tubuh manuisia dalam jumlah besar. Makro mineral meliputi kalium (K), kalsium (Ca), natrium (Na), fosfor (P), magnesium (Mg), belerang (S), dan klorida (Cl). Makro mineral dibutuhkan tubuh lebih dari 100 mg per hari. Makro mineral berfungsi sebagai bagian dari zat aktif dalam metabolisme atau sebagai bagian dari struktur sel dan jaringan. Makro mineral yang dibutuhkan manusia bagi tubuh sebagai pemenuhan gizi dan fungsi tubuh dapat diperoleh dari berbagai bahan makanan.
Bahan makanan yang menjadi sumber makromineral seperti daging, sereal, ikan, susu, sayur mayur, buahbuahan dan kacang-kacangan dalam berbagai jumlah tertentu.
Makro mineral sangat berpan penting bagi manusia dalam melakukan metabolisme, pemenuhan gizi dan menjaga fungsi tubuh. Kurang tercukupinya makro mineral bagi tubuh dapat menyebabjan menurunnya fungsi tubuh dan kesehatan bagi manusia. Kurangnya asupan kalsium pada anak atau remaja menyebabkan pertumbuhan yang kurang maksimal seperti tinggi badan, resiko mengalami patah tulang dan kemungkinan untuk mengalami osteoporosis di masa tua.
Kurangnya konsumsi sumber makanan mineral makro seperti kalium dan fosfor yang diperoleh dari sayur, buah dan susu akan menurunkan imunitas tubuh sehingga kecendrungan mudah sakit sangat tinggi. Pola konsumsi makro mineral yang berasal dari bahan pangan dapat memberikan efek positif maupun negatif bagi tubuh. Oleh karena itu, pentingnya mengetahui jenis makro mineral, jumlah kebutuhannya serta manfaat kekurangan maupun kelebihan bagi tubuh.
1.2 Tujuan
1. Untuk mengetahui jenis-jenis mineral makro dan fungsinya
2. Untuk mengetahui metabolisme penyerapan mineral makro dalam tubuh
BAB II
PEMBAHASAN MATERI MINERAL MAKRO
1. Jenis - jenis Mineral Makro A. Kalsium
Kalsium merupakan mineral yang paling banyak dalam tubuh yang berada dalam jaringan keras yaitu tulang dan gigi. Dalam cairan ekstraseluler dan intraseluler, kalsium berperan penting dalam mengatur fungsi sel, seperti untuk transmisi saraf, kontraksi otot, penggumpalan darah dan menjaga permeabilitas membrane sel. Kalsium mengatur kerja hormon dan faktor pertumbuhan.
Fungsi Kalsium :
a. Pembentukan tulang dan gigi : mineral pembentuk dentin dan email yang merupakan bagian dari tangan dan luar gigi yaitu mineral yang sama dengan yang membentuk tulang, tetapi kristal dalam gigi lebih padat dan kadar airnya lebih rendah.
b. Kalsium dalam tulang sebagai bagian integral dari struktur tulang dan tempat menyimpan kalsium.
c. Katalisator reaksi biologi : sebagai katalisator berbagai reaksi biologik, seperti absorbsi vitamin B2, tindakan enzim pemecah lemak, lipase pankreas, ekskresi insulin oleh pankreas, pembentukan dan pemecahan asetilkolin.
d. Mengatur pembekuan darah apabila terjadi luka ion kalsium dalam darah merangsang pembesaran fosfolipid tromboplastin dari platelet darah yang terluka.
e. Relaksasi dan Kontraksi otot, pada waktu otot berkontraksi kalsium berperan dalam interaksi protein di dalam otot, yaitu aktin dan miosin.
f. Berperan dalam fungsi saraf, tekanan darah dan fungsi kekebalan.
g. Meningkatkan fungsi transport membran sel, stabilisator membran, dan transmisi ion melalui membran organel sel.
Kekurangan dan Kelebihan Kalsium :
● Kekurangan : Kekurangan kalsium pada masa pertumbuhan menyebabkan gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh.Pada usia lanjut terjadi osteoporosis zyang dapat dipercepat oleh keadaan stress. Dapat juga
terjadi pada perokok dan pemabuk. Selain itu dapat juga menyebabkan osteomalasia yaitu riketsia pada orang dewasa dan terjadi karena kekurangan vitamin D. Kadar kalsium darah yang rendah dapat menyebabkan tetani atau kejang.
● Kelebihan : Kelebihan kalsium menimbulkan batu ginjal atau gangguan ginjal, gangguan absorpsi mineral lain serta konstipasi (susah buang air besar).
Sumber Kalsium :
Sumber kalsium terutama pada susu dan hasilnya, seperti keju. Ikan dimakan dengan tulang, termasuk ikan kering merupakan sumber kalsium yang baik, udang, kerang, kepiting, kacang-kacangan dan hasil olahanannya, daun singkong, dan daun lamtoro.
B. Magnesium
Magnesium adalah kation terbanyak setelah natrium di dalam cairan interselular.
Magnesium merupakan bagian dari klorofil daun. Peranan magnesium dalam tumbuhan sama dengan peranan zat besi dalam ikatan hemoglobin dalam darah manusia yaitu untuk pernafasan. Magnesium terlibat dalam berbagai proses metabolisme. Magnesium terdapat dalam tulang dan gigi, otot, jaringan lunak dan cairan tubuh lainnya.
Fungsi Magnesium :
a. Magnesium berperan penting dalam sistem enzim dalam tubuh.
b. Magnesium berperan sebagai katalisator dalam reaksi biologic termasuk metabolisme energi, karbohidrat, lipid, protein dan asam nukleat, serta dalam sintesis, degradasi, dan stabilitas bahan gen DNA di dalam semua sel jaringan lunak.
c. Di dalam sel ekstraselular, magnesium berperan dalam transmisi saraf, kontraksi otot dan pembekuan darah. Dalam hal ini magnesium berlawanan dengan kalsium.
d. Magnesium mencegah kerusakan gigi dengan cara menahan kalsium dalam email gigi.
Kekurangan dan Kelebihan Magnesium :
Kekurangan : Kekurangan magnesium bisa terjadi jika kekurangan protein dan energi serta berbagai kompilasi penyakit yang menyebabkan gangguan absorpsi atau penurunan fungsi ginjal, endokrin, terlalu lama mendapat makanan tidak
melalui mulut (intravena). Penyakit yang menyebabkan muntah, diare, penggunaan diuretika (perangsang pengeluaran urin), juga dapat menyebabkan kekurangan magnesium. Kekurangan magnesium berat akan menyebabkan kurang nafsu makan, gangguan pertumbuhan, mudah tersinggung, gugup, kejang/tetanus, gangguan system saraf pusat, halusinasi, koma dan gagal jantung.
Kelebihan : Kelebihan magnesium belum diketahui secara pasti. Kelebihan magnesium terjadi pada penyakit gagal ginjal. Jadi, AKG untuk orang dewasa untuk pria 280 mg/hari dan wanita 250 mg/hari.
Sumber Magnesium :
Sumber utama magnesium adalah sayur hijau, serealia tumbuk, biji-bijian dan kacang-kacangan. Daging, susu dan hasilnya serta cokelat merupakan sumber magnesium yang baik.
C. Fosfor
Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak di dalam tubuh yaitu 1% dari berat badan.
Jumlah fosfor rata-rata di dalam tubuh pria dewasa kurang lebih 700 gram. Kurang lebih 85% fosfor di dalam tubuh terdapat sebagai garam kalsium fosfat. Pada orang dewasa sebagian fosfor yang terkandung di dalam tulang berada dalam bentuk kalsium fosfat dan sisanya tersebar dalam sel-sel tubuh dan otak. Fosfor merupakan bagian dari DNA dan RNA. Pada umumya jumlah fosfor yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak 0,7 g per orang dewasa per hari.
Fungsi fosfor :
a. Klasifikasi tulang dan gigi : dimana diawali dengan pengendapan fosfor pada matriks tulang.
b. Mengatur pengalihan energi : melalui proses fosforilasi, fosfor mengaktifkan berbagai enzim dan vitamin B dalam pengalihan energi pada metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.
c. Absorbsi dan transportasi zat gizi : dalam bentuk fosfat, fosfor berperan sebagai alat angkut untuk membawa zat-zat yang menyebrangi membran sel atau di dalam aliran darah. Proses ini dinamakan fosforilasi.
d. Pengatur keeseimbangan asam basa : fosfat memegang peranan penting sebagai buffer untuk mencegah perubahan tingkat keasaman dalam tubuh. Hal ini terjadi karena kemampuan fosfor mengikat tambahan ion hidrogen.
Kekurangan dan Kelebihan Fosfor :
Kekurangan : kekurangan fosfor bisa terjadi bila menggunakan obat antasud untuk menetralkan asam lambung, seperti aluminium hidroksidan untuk jangka lama. Kekurangan fosfor daapat menyebabkan kerusakan pada tulang, pertumbuhan kurang baik, daan mengalami gejala rassa lelaah dan kurang nafsu makan.
Kelebihan : kelebihan fosfor karena makanan jarang terjadi. Bila kadar foosfor darah terlalu tinggi ion fosfat akan mengikat kalsium sehingga dapat menimbulkan kejang. Kelebihan fosfor juga dapat mengakibatkan pengikisan rahang.
Sumber Fosfor :
Fosfor dapat dijumpai pada semua makanan terutama di dalam daginng meraah, makanan mengandung susu, ikan, unggas, roti, beras, dan gandum.
D. Natrium
Natrium adalah kation utama dalam cairan extra seluler 35-40% natrium ada di dalam kerangka tubuh yang berfungsi sebagian besar mengatur tekanan osmosis yang menjaga cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel-sel. Natrium merupakan nutrisi penting dan tubuh membutuhkan dalam jumlah tertentu untuk fungsi tubuh normal.
Asupan aman dianggap antara 0,9 dan 2,3 gram natrium per hari. Kebutuhan natrium pada orang dewasa yaitu, 500-2400 mg/hari.
Fungsi Natrium :
Natrium berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan, menjaga cairan darah tidak masuk dalam sel, menjaga keseimbangan asam basa, transmisi saraf dan kontraksi otot, dan absorbsi glukosa dan alat angkut zat gizi lain melalui dinding halus sebagai pompa Na.
Kekurangan dan Kelebihan Natrium :
Kekurangan : kekurangan natrium dapat menyebabkan kejang, apatis dan kehilangan nafsu makan. Kekurangan natrium dapat terjadi sesudah makan, diare keringat berlebihan dan bila menjalankan diet yang sangat terbatas dalam natrium.
Kelebihan : kelebihan natrium dapat menimbulkan keracunan yang dalam keadaan ikut menyebabkan adema daan hipertensi.
Sumber Natrium :
Sumber utama natrium adala garam dapur, ikan asin, kecap, dan sebagainya.
Makanan yang telah diawetkan banyak mengandung natrium karena diawetkan dengan menggunakan garam.
BAB III
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
Lamboan, F. Y., N. S. H. Malonda, dan S. S. Sekeon. 2020. Gambaran KecukupanMineral Makro pada Mahasiswa Semester VI Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Selama Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 9(6): 59-67.
Sari, D. K. 2020. Mineral Makro dan Mikro. Universitas Negeri Malang: Malang.