FASE:
MODUL AJAR_1
A. INFORMASI UMUM 1. Identitas Modul
Guru Pengampu : Irwan Widodo
Satuan Pendidikan : SMKS YMIK Jakarta
Tahun Pelajaran : 2023-2024
Mata pelajaran : Konsentrasi Keahlian TKJT
Kelas/ Fase : XI (Sebelas)/ Fase F
Bidang Keahlian : Tehnik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi
Materi Pokok : Kebutuhan teknis pengguna dan
peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai
Alokasi Waktu : 3 JP
Jumlah Pertemuan : 2 ( @3 JP x 45 menit)
2. Profil Pelajar Pancasila
a. Berakhlak mulia: berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, alam dan sesame manusia.
b. Kreatif: memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.
c. Bernalar kritis: mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu.
d. Mandiri: mengelola pikiran, perasaan, dan tindakannya agar tetap optimal untuk mencapai tujuan pengembangan diri dan prestasinya.
e. Bergotong royong: memiliki kemampuan kolaborasi, bekerja sama
dengan orang lain disertai perasaan senang dan menunjukkan sikap positif, memahami perspektif orang lain, memiliki kemampuan berbagi dan menempatkan segala sesuatu sesuai tempat dan porsinya, serta menghargai pencapaian dan kontribusi orang lain, dan menghargai keputusan bersama dan berusaha untuk membuat keputusan melalui musyawarah untuk mufakat.
3. Sarana dan prasarana
Seluruh sarana dan prasarana yang diperlukan peserta didik dalam proses pembelajaran meliputi:
a. Media Belajar :
1) Microsoft 365 ( Teams, Form) 2) Powerpoint Materi
3) Cisco Packet Tracer For Student/ 7.3.1 4) video youtube
5) E-LKPD
b. Alat :
1) Hp/Laptop 2) Proyektor
c. Sumber Belajar : 1) Modul Belajar
2) Novianto, Andi. (2017) . Buku paket Komputer dan jaringan Dasar kelas X, Jakarta:Erlangga.
3) Supriyanto, Susetyo, Wismanu. , Siyamta, Zuniawan, F., (2018) Penajaman Modul Program Keahlian Ganda Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan. Jakarta:
Kemendikbud 4) Internet
d. Lingkungan belajar dalam dan luar sekolah (sekolah aman dan tidak mengganggu konsentrasi belajar peserta didik)
4. Pendekatan/Model/Metode pembelajaran yang digunakan a. Pendekatan Pembelajaran : Saintifik, TPACK
b. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PjBL) c. Metode Pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, presenstasi
B. KOMPONEN INTI 1. Kompetensi Awal
Kompetensi/ Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk dapat mempelajari modul ini adalah peserta didik telah mampu merencanakan pengalamatan IP Address pada jaringan.
2. Judul Elemen
Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan 3. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase F, peserta didik mampu merencanakan topologi dan arsitektur jaringan sesuai kebutuhan, mengumpulkan kebutuhan teknis pengguna yang menggunakan jaringan, mengumpulkan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai, melakukan pengalamatan jaringan, memahami CIDR dan VLSM, dan menghitung subnetting.
4. Tujuan Pembelajaran
1) Melalui observasi, peserta didik mampu mengidentifikasi perkembangan teknologi mahami kebutuhan teknis pengguna dan peralatan jaringan dengan teknologi yang dipakai, sesuaidan tepat.
2) Melalui kegiatan praktek dan diskusi pada LKPD (Lembar kerja peserta didik), peserta didik mampu menentukan teknologi yang berpotensi meningkatkan kinerja jaringan dengan tepat..
5. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat mencapai KKTP sebagai berikut:
1) Mampu mengidentifikasi perkembangan teknologi yang dipakai dengan tepat.
2) Mampu menentukan teknologi yang berpotensi meningkatkan kinerja jaringan dengan tepat.
6. Pemahaman Bermakna
Penggunaan peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai sangat di perlukan. Contohnya di Lab TKJ 1, switch yang di pakai antara 5 tahun lalu dengan sekarang sudah berbeda ini karena menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang dipakai saat ini. Penyesuaian switch saat ini disebabkan akan kebutuhan kecepatan transfer data dan informasi yang semakin meningkat. Dulu di Lab TKJ 1 memakai Switch dengan kecepatan Megabyte sekarang switch yang digunakan di upgrade dengan kecepatan GigaByte hal ini masih sangat mungkin berkembang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terbaru.
7.Jenis Assesmen a. Individu
1) Assesmen Kognitif (formatif) melalui Quiziz
2) Assesmen afektif dengan lembar observasi selama pembelajaran
3) Assesmen psikomotor dengan pertanyaan pendukung observasi b. Kelompok
1) Penilaian diskusi dengan lembar observasi
2) Penilaian presentasi LKPD dengan lembar observasi 7. Persiapan Pembelajaran
a. Menyiapkan E-LKPD dan di upload di Ms.Teams
b. Tayangan Power Point terkait fenomena lingkungan sekitar c. Menyiapkan instruksi atau panduan bagi peserta didik
8. Pertanyaan Pemantik
Guru dapat memulai pertanyaan dengan:
a. Pada pertemuan yang telah lalu tingkat kelas sebelumnya apa saja yang sudah dipelajari?
b. Apa kalian tahu peralatan jaringan apa saja yang digunakan di Lab TKJ
?
c. Saat membeli smartphone apa yang menjadi petimbangan kalian?
d. Mengapa hal itu menjadi pertimbangan kalian?
e. Ada yang tau standar jaringan wireless mengacu pada apa?
f. Kalau jaringan wired mengacu pada standar apa?
g. Hp kalian masing-masing menggunakan standar ieee versi berapa untuk wireless networknya?
h. Di lab ini antar computer saling terhubung bukan?
i. Di lab ini satu computer terkoneksi dengan 36 komputer lainnya . Coba perhatikan Lan card pada computer masing- masing ada berapa?
j. Apakah kalian tahu kecepatan transfer data pada switch yang di pakai?
k. Sudah sesuai belum dengan perkembangan teknologi yang ada sekarang?
l. mengapa Standarisasi perangkat LAN dan WLAN di perlukan?
m. Apa yang terjadi jika kita tidak menggunakan perangkat yang terstandarisasi?
9. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Ke 1 Pertemuan 1 @3jam (135 menit)
Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik
Pembukaan (10 menit) Orientasi
1. Guru memberi salam, menyapa, dan menanyakan kabar sebelum mengawali pembelajaran (P3 – Berakhlak mulia)
2. Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa sebagai wujud syukur terhadap Tuhan YME atas nikmat kesehatan dan kesempatan bisa menuntut ilmu, serta memohon agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar sehingga peserta didik dapat menyerap ilmu dengan baik (P3 – Berakhlak mulia)
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik
1. Peserta didik menjawab dengan disiplin dan santun
2. Peserta didik berdoa bersama guru sesuai dengan agama dan keyakinan masing- masing dipimpin oleh ketua kelas
3. Peserta didik menjawab dengan disiplin dan
Apersepsi
4. Peserta didik dibantu guru mereview pembelajaran sebelumnya (membuka tugas di pertemuan sebalumnya). Guru berbicara kepada Pesera didik:
Pada pertemuan yang telah lalu kita sudah mempelajari tentang kebutuhann teknis pengguna bukan?
Apa saja peralatan jaringan yang digunakan di Lab TKJ 1?
Kalian sudah sempat observasi peralatan jaringan di semua Lab TKJ bukan?
(4C-Collaboration)
6. Guru menampilkan perkembangan peralatan jaringan pada powerpoint sebagai upaya menarik minat belajar dan memfokuskan peserta didik agar dapat mengikuti pembelajaran selanjutnya dengan perasaan baik dan bahagia, kemudian mengajukan pertanyaan: “Saat membeli smartphone apa yang menjadi petimbangan kalian?
Pertimbangan kebutuhan spesifikasi smartphone kalian 3 tahun lalu dengan sekarang berbeda atau sama?” (TPACK- Technology)
Motivasi
7. Guru menayangkan slide PPT dan
santun
4. Peserta didik memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan. Comunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C\
6. Peserta didik memperhatikan tampilan media yang ditunjukkan guru serta berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, Comunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C
7. Peserta didik memperhatikan dengan seksama apa yang disampaikan guru.
menyampaikan kepada peserta didik mengenai tujuan pembelajaran hari ini.
8. Guru bertanya kepada peserta didik yang sudah membaca materi dan yang belum membaca materi.
8. Peserta didik menjawab dengan jujur
9. siswa aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik mengenai materi yang sudah di share, ada yang tau standar jaringan wireless mengacu pada apa? kalau jaringan wird? hp kalian masing-masing menggunakan standar ieee versi berapa untuk wireless networknya?
Kegiatan Inti ( 70 menit)
Fase 1: Orientasi peserta didik pada masalah 1. Guru memberikan pertanyaan pemantik
• Ada yang sebelumnya sudah memiliki hp?
• Ada yang hpnya sudah 5G?
• Bisa kalian bandingkan antara 3G, 4G dan 5G mana yang lebih cepat akses internetnya?
• mana yang paling sesuai dengan perkembangan kebutuhan teknologi yang ada sekarang?
• Akses internet di Lab 1, 2 dan 3 menggunakan wireless mana yang lebih cepat?
2. Guru menyampaikan tentang fenomena yang berkaitan dengan materi yaitu tampilan alamat gateway yang di dapatkan oleh PC komputer di Lab TKJ 2
(TPACK-Technology)
3. Guru meminta peserta didik menganalisa fenomena yang terjadi di Lab (TPACK- Content Knowledge)
Guru membagikan LKPD online kepada peserta didik dan memberikan instruksi pengerjaan
1. Peserta didik aktif menjawab pertanyaan guru dengan santun
2. Peserta didik memperhatikan tampilan gambar
3. Peserta didik menganalisa fenomena pada LabComunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C
4. Peserta didik mencermati isi dari LKPD
Fase 2: Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
5. Guru membagi peserta didik dalam kelompok belajar yang terdiri dari 5 peserta didik
6. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengajukan pertanyaan mengenai hal-hal yang telah diamati beserta hal lainnya yang berkaitan, seperti:
• mengapa Standarisasi perangkat LAN dan WLAN di perlukan?
• Apa yang terjadi jika kita tidak menggunakan perangkat yang terstandarisasi?
(Communication – 4C) Fase 3: Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
7. Guru mengarahkan peserta didik untuk berdiskusi tentang
penggunaan perangkat jaringan sesuai dengan perkembangan teknologi sebagai dasar untuk mengerjakan LKPD yang telah diberikan secara berkelompok (Collaboration – 4C)
8. Guru mengajak peserta didik untuk aktif berdiskusi
(Collaboration – 4C)
5. Peserta didik bergabung dengan kelompoknya
6. Peserta didik menulis di LKPD mengenai pertanyaan- pertanyaan yang muncul selama menganalisis hasil observasi
7. Peserta didik berdiskusi bersama kelompoknya dan mengisi LKPD dengan mencari berbagai literatur
(Kreatif, Mandiri, Bernalar kritis, Bergotong royong)
8. Peserta didik berkontribusi untuk kelompoknya masing- masing (Kreatif, Mandiri, Bernalar kritis, Bergotong royong)
Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
9. Guru meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi berdasarkan LKPD yang telah dikerjakan bersama.
Fase 5: Menganalisa &
mengevaluasi proses pemecahan masalah
10. Guru memberikan apresiasi kepada kelompok presenter dan peserta didik yang aktif bertanya dan memberi lecana melalui ms.teams (Comunication – 4C)
11. Guru bersama-sama dengan peserta didik mendiskusikan materi berdasarkan data yang telah disampaikan dari LKPD dan hasil diskusi berupa poin-poin penting yang muncul selama pembelajaran (Comunication, Collaboration – 4C)
12. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
13. Guru Mengapresisi hasil presentasi siswa yang tampil
9. Peserta didik melakukan diskusi kelas dengan salah satu kelompok menjadi penyaji (presenter)
10. Kelompok presenter kembali ke tempat duduk
11. Peserta didik menyimak dan mencatat
12. Peserta didik mengajukan pertanyaan (Comunication – 4C)
13. Peserta Didik Mengapresisi hasil presentasi temannnya yang tampil Penutup 15 menit
14. Guru bersama-sama dengan peserta didik
melakukan refleksi dan menarik kesimpulan (Comunication, Collaboration, Creativity, Critical Thingking – 4C)
15. Guru memberikan tugas kepada peserta didik berupa “Asesmen Formatif” yang terdapat di e-LKPD (TPACK-Technology)
16. Guru meminta peserta didik mengumpulkan hasil diskusi kelompok
17. Guru menyampaikan permasalahan dan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya, pembuatan project pembuatan RAB sesuai kebutuhan dan teknologi yan g sesuai
(Comunication – 4C)
18. Guru menutup pelajaran dan meminta ketua kelas untuk
memimpin doa penutup. Kemudian diakhiri dengan salam penutup (P3 - Berakhlak mulia)
14. Peserta didik menarik kesimpulan
15. Pesertadidik mengerjakan e-LKPD
16. Peserta didik mengumpulkan LKPD 17. Peserta didik secara mandiri mencatat
informasi yang diberikan guru (P3 - Kreatif, Mandiri)
18. Peserta didik berdoa bersama guru sesuai dengan agama dan keyakinan masing- masing dipimpin oleh ketua kelas
10. Remidial dan pengayaan a. Remidial
Siswa yang remisi harus menuntaskan KKTP yang belum tuntas dengan soal yang sama
b. Pengayaan
Siswa yang mendapatkan nilai 100 atau memiliki kriteria sangat baik mempelajari pendalaman materi tentang Pembuatan pembuatan project pembuatan RAB sesuai kebutuhan dan teknologi yan g sesuai
11. Refleksi Guru dan Peserta Didik
Dikerjakan melalui Ms. Form, Link dimuat dalam LKPD
Refleksi Guru Refleksi Peserta Didik
1. Keberhasilan apa saja yang sudah dicapai di tujuan pembelajaran ini?
2. Apa yang harus menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan
tujuan pembelajaran?
3. Apakah cara mengajar saya dapat dimengerti peserta didik?
4. Apa yang harus diperbaiki bila peserta didik tidak paham penjelasan saya?
5. Peserta didik mana yang membutuhkan perhatian khusus?
1. Pengalaman apa yang bisa kamu dapatkan melalui pembelajaran ini?
2. Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari materi ini?
3. Jika memungkinkan, apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki materi ini?
4. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan dalam pembelajaran
ini?
GLOSARIUM
Alamat IP (IP Address, Internet Protocol Address) adalah nomor yang digunakan untuk mengindentifikasi komputer, server atau alat lain dalam jaringan internal atau internet lewat TCP/IP. Terdiri dari serangkaian (empat bagian) angka yang dipisah dengan tanda titik (misalnya 123.123.123.1).
Data transfer Adalah jumlah data yang ditransfer, baik transfer masuk atau transfer keluar, lewat suatu jenis koneksi dalam satu kurun waktu tertentu. Lihat juga ->
Bandwidth.
TCP/IP Adalah rangkaian protokol komunikasi untuk menghubungkan komputer atau server pada internet.
Resource yang berarti sumber daya adalah seluruh perangkat keras atau sebuah virtual sistem yang tersambung ke sebuah system.
sharing resource bisa diartikan sebagai sebuah metode berbagi perangkat keras oleh semua prosesor yang tersedia untuk digunakan secara bersama-sama.
Transmisi adalah proses pengangkutan informasi dari satu titik ke titik lain di dalam suatu jaringan.
Uptime Merujuk pada sejumlah waktu dalam periode 24 jam dimana sebuah sistem atau server aktif menjalankan tugas menyediakan layanan. Misalnya jika uptime 99.9% berarti masa aktif situs tersebut adalah 24 jam dikurang 0.1% (8 detik), dan dalam 1 tahun ada masa tidak aktif selama 48 jam.
Masa tidak aktif ini biasanya digunakan untuk perawatan/pemeliharaan server.
Mengumpulkan Data Peralatan Jaringan
Judul Unit : Mengumpulkan Kebutuhan Teknis Pengguna yang Menggunakan Jaringan
Tujuan Khusus Pembelajaran :
1. Membuat daftar teknologi dan perangkat jaringan saat ini (existing) yang meliputi kegiatan menyusun daftar teknologi jaringan yang ada, menjelaskan setiap fungsi teknolog, menyusun daftar teknoligi yang ada;
2. Membuat daftar teknologi dan perangkat jaringan saat ini (existing) yang meliputi kegiatan merangkum perkembangan teknologi yang sudah ada, memilih potensi kinerja yang masih bias dipertahankan.
A. Membuat Daftar kebutuhan Teknologi dan Perangkat jaringan saat ini : 1. Menentukan Daftar Kebutuhan Pengguna
a) Router b) Connector c) Repeater d) Modem
Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja
1. Membuat daftar teknologi dan perangkat jaringan saat ini (existing)
Daftar teknologi yang saat ini dipakai agar dapat disusun.
Daftar perangkat jaringan yang ada beserta kinerjanya disusun.
2. Membuat daftar teknologi yang dapat memperbaiki kinerja jaringan
Perkembangan yang ada dari semua teknologi yang dipakai dirangkum.
Teknologi yang berpotensi meningkatkan kinerja jaringan ditentukan.
e) Kabel Jaringan
f) Network Interface Card (NIC) g) Access Point
h) Switch
i) Wireless Card
j) MIMO (Multiple Input Multiple Output) -> teknologi komunikasi dengan kecepatan tinggi, menggunakan beberapa antena secara simultan
• Multiple-Input and Multiple- Output, or MIMO is a method for multiplying the capacity of a radio link using multiple transmission and receiving antennas to exploit multipath propagation.\
• MIMO has become an essential element of wireless communication standards including IEEE 802.11n (Wi-Fi), IEEE 802.11ac (Wi-Fi), HSPA+ (3G),
WiMAX (4G), and Long Term Evolution (4G LTE).
B. Membuat Daftar Teknologi Yang Dapat Memperbaiki Kinerja Jaringan a) Router
b) Switch
c) Wireless Card d) Access Point e) Kabel UTP
C. Tugas Kelompok
• Menggunakan Buku Kerja Mengumpulkan Data Perangkat jaringan
• Mengerjakan Tugas Teori dan Tugas Praktik secara berkelompok yang ada pada Buku Kerja tersebut!
DAFTAR PUSTAKA
Novianto, Andi. (2017) . Buku paket Administrsi Infrastrukur Jaringan Kelas XI-10 SMK K13, Jakarta:Erlangga.
Supriyanto, Susetyo, Wismanu. , Siyamta, Zuniawan, F., (2018) Penajaman Modul Program Keahlian Ganda Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Kemendikbud
Link form refleksi guru : https://forms.office.com/r/EBZwyRFVSL
MODUL AJAR_2
C. INFORMASI UMUM 1. Identitas Modul
Guru Pengampu : Irwan Widodo
Satuan Pendidikan : SMKS YMIK Jakarta
Tahun Pelajaran : 2023-2024
Mata pelajaran : Konsentrasi Keahlian TKJT
Kelas/ Fase : XI (Sebelas)/ Fase F
Bidang Keahlian : Tehnik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi
Materi Pokok : Topologi dan Arsitektur Jaringan
Alokasi Waktu : 3 JP
Jumlah Pertemuan : 2 ( @3 JP x 45 menit)
2. Profil Pelajar Pancasila
a. Berakhlak mulia: berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, alam dan sesame manusia.
b. Kreatif: memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.
c. Bernalar kritis: mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu.
d. Mandiri: mengelola pikiran, perasaan, dan tindakannya agar tetap optimal untuk mencapai tujuan pengembangan diri dan prestasinya.
e. Bergotong royong: memiliki kemampuan kolaborasi, bekerja sama
dengan orang lain disertai perasaan senang dan menunjukkan sikap positif, memahami perspektif orang lain, memiliki kemampuan berbagi dan menempatkan segala sesuatu sesuai tempat dan porsinya, serta menghargai pencapaian dan kontribusi orang lain, dan menghargai keputusan bersama dan berusaha untuk membuat keputusan melalui musyawarah untuk mufakat.
3. Sarana dan prasarana
Seluruh sarana dan prasarana yang diperlukan peserta didik dalam proses pembelajaran meliputi:
a. Media Belajar :
1) Microsoft 365 ( Teams, Form) 2) Powerpoint Materi
3) Cisco Packet Tracer For Student/ 7.3.1 4) video youtube
5) E-LKPD
b. Alat :
1) Hp/Laptop 2) Proyektor
c. Sumber Belajar : 1) Modul Belajar
2) Novianto, Andi. (2017) . Buku paket Komputer dan jaringan Dasar kelas X, Jakarta:Erlangga.
3) Supriyanto, Susetyo, Wismanu. , Siyamta, Zuniawan, F., (2018) Penajaman Modul Program Keahlian Ganda Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan. Jakarta:
Kemendikbud 4) Internet
d. Lingkungan belajar dalam dan luar sekolah (sekolah aman dan tidak mengganggu konsentrasi belajar peserta didik)
4. Pendekatan/Model/Metode pembelajaran yang digunakan a. Pendekatan Pembelajaran : Saintifik, TPACK
b. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PjBL) c. Metode Pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, presenstasi
D. KOMPONEN INTI 1. Kompetensi Awal
Kompetensi/ Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk dapat mempelajari modul ini adalah peserta didik telah mampu merencanakan pengalamatan IP Address pada jaringan.
2. Judul Elemen
Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan 3. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase F, peserta didik mampu merencanakan topologi dan arsitektur jaringan sesuai kebutuhan, mengumpulkan kebutuhan teknis pengguna yang menggunakan jaringan, mengumpulkan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai, melakukan pengalamatan jaringan, memahami CIDR dan VLSM, dan menghitung subnetting.
4. Tujuan Pembelajaran
3) Melalui observasi, peserta didik mampu mengidentifikasi perkembangan teknologi yang dipakai dengan tepat.
4) Melalui kegiatan praktek dan diskusi pada LKPD (Lembar kerja peserta didik), peserta didik mampu menentukan teknologi yang berpotensi meningkatkan kinerja jaringan dengan tepat.
5. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat mencapai KKTP sebagai berikut:
3) Mampu mengidentifikasi perkembangan teknologi yang dipakai dengan tepat.
4) Mampu menentukan teknologi yang berpotensi meningkatkan kinerja jaringan dengan tepat.
6. Pemahaman Bermakna
Penggunaan peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai sangat di perlukan. Contohnya di Lab TKJ 1, switch yang di pakai antara 5 tahun lalu dengan sekarang sudah berbeda ini karena menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang dipakai saat ini. Penyesuaian switch saat ini disebabkan akan kebutuhan kecepatan transfer data dan informasi yang semakin meningkat. Dulu di Lab TKJ 1 memakai Switch dengan kecepatan Megabyte sekarang switch yang digunakan di upgrade dengan kecepatan GigaByte hal ini masih sangat mungkin berkembang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terbaru.
7.Jenis Assesmen c. Individu
1) Assesmen Kognitif (formatif) melalui Quiziz
2) Assesmen afektif dengan lembar observasi selama pembelajaran 3) Assesmen psikomotor dengan pertanyaan pendukung observasi d. Kelompok
1) Penilaian diskusi dengan lembar observasi
2) Penilaian presentasi LKPD dengan lembar observasi 12. Persiapan Pembelajaran
d. Menyiapkan E-LKPD dan di upload di Ms.Teams
e. Tayangan Power Point terkait fenomena lingkungan sekitar f. Menyiapkan instruksi atau panduan bagi peserta didik
13. Pertanyaan Pemantik
Guru dapat memulai pertanyaan dengan:
a. Pada pertemuan yang telah lalu tingkat kelas sebelumnya
apa saja yang sudah dipelajari?
b. Apa kalian tahu peralatan jaringan apa saja yang digunakan di Lab TKJ
?
c. Saat membeli smartphone apa yang menjadi petimbangan kalian?
d. Mengapa hal itu menjadi pertimbangan kalian?
e. Ada yang tau standar jaringan wireless mengacu pada apa?
f. Kalau jaringan wired mengacu pada standar apa?
g. Hp kalian masing-masing menggunakan standar ieee versi berapa untuk wireless networknya?
h. Di lab ini antar computer saling terhubung bukan?
i. Di lab ini satu computer terkoneksi dengan 36 komputer lainnya . Coba perhatikan Lan card pada computer masing- masing ada berapa?
j. Apakah kalian tahu kecepatan transfer data pada switch yang di pakai?
k. Sudah sesuai belum dengan perkembangan teknologi yang ada sekarang?
l. mengapa Standarisasi perangkat LAN dan WLAN di perlukan?
m. Apa yang terjadi jika kita tidak menggunakan perangkat yang terstandarisasi?
14. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Ke 2 Pertemuan 2 @3jam (135 menit)
Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik
Pembukaan (10 menit) Orientasi
4. Guru memberi salam, menyapa, dan menanyakan kabar sebelum mengawali pembelajaran (P3 – Berakhlak mulia)
5. Guru meminta ketua kelas untuk
4. Peserta didik menjawab dengan disiplin dan santun
5. Peserta didik berdoa bersama guru sesuai dengan agama dan keyakinan
memimpin doa sebagai wujud syukur terhadap Tuhan YME atas nikmat kesehatan dan kesempatan bisa menuntut ilmu, serta memohon agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar sehingga peserta didik dapat menyerap ilmu dengan baik (P3 – Berakhlak mulia)
6. Guru memeriksa kehadiran peserta didik
masing- masing dipimpin oleh ketua kelas
6. Peserta didik menjawab dengan disiplin dan
Apersepsi
4. Peserta didik dibantu guru mereview pembelajaran sebelumnya (membuka tugas di pertemuan sebalumnya). Guru berbicara kepada Pesera didik:
Pada pertemuan yang telah lalu kita sudah mempelajari tentang kebutuhann teknis pengguna bukan?
Apa saja peralatan jaringan yang digunakan di Lab TKJ 1?
Kalian sudah sempat observasi peralatan jaringan di semua Lab TKJ bukan?
(4C-Collaboration)
9. Guru menampilkan perkembangan peralatan jaringan pada powerpoint sebagai upaya menarik minat belajar dan memfokuskan peserta didik agar dapat mengikuti pembelajaran selanjutnya dengan perasaan baik dan bahagia, kemudian mengajukan pertanyaan: “Saat membeli smartphone apa yang menjadi petimbangan kalian?
Pertimbangan kebutuhan spesifikasi smartphone kalian 3 tahun lalu dengan sekarang berbeda atau sama?” (TPACK- Technology)
Motivasi
10.Guru menayangkan slide PPT dan
santun
4. Peserta didik memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan. Comunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C\
10. Peserta didik memperhatikan tampilan media yang ditunjukkan guru serta berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, Comunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C
11. Peserta didik memperhatikan dengan seksama apa yang disampaikan guru.
menyampaikan kepada peserta didik mengenai tujuan pembelajaran hari ini.
11.Guru bertanya kepada peserta didik yang sudah membaca materi dan yang belum membaca materi.
12. Peserta didik menjawab dengan jujur
13. siswa aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik mengenai materi yang sudah di share, ada yang tau standar jaringan wireless mengacu pada apa? kalau jaringan wird? hp kalian masing-masing menggunakan standar ieee versi berapa untuk wireless networknya?
Kegiatan Inti ( 70 menit)
Fase 1: Orientasi peserta didik pada masalah 4. Guru memberikan pertanyaan pemantik
• Ada yang sebelumnya sudah memiliki hp?
• Ada yang hpnya sudah 5G?
• Bisa kalian bandingkan antara 3G, 4G dan 5G mana yang lebih cepat akses internetnya?
• mana yang paling sesuai dengan perkembangan kebutuhan teknologi yang ada sekarang?
• Akses internet di Lab 1, 2 dan 3 menggunakan wireless mana yang lebih cepat?
5. Guru menyampaikan tentang fenomena yang berkaitan dengan materi yaitu tampilan alamat gateway yang di dapatkan oleh PC komputer di Lab TKJ 2
(TPACK-Technology)
6. Guru meminta peserta didik menganalisa fenomena yang terjadi di Lab (TPACK- Content Knowledge)
Guru membagikan LKPD online kepada peserta didik dan memberikan instruksi pengerjaan
5. Peserta didik aktif menjawab pertanyaan guru dengan santun
6. Peserta didik memperhatikan tampilan gambar
7. Peserta didik menganalisa fenomena pada LabComunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C
8. Peserta didik mencermati isi dari LKPD
Fase 2: Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
9. Guru membagi peserta didik dalam kelompok belajar yang terdiri dari 5 peserta didik
10. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengajukan pertanyaan mengenai hal-hal yang telah diamati beserta hal lainnya yang berkaitan, seperti:
• mengapa Standarisasi perangkat LAN dan WLAN di perlukan?
• Apa yang terjadi jika kita tidak menggunakan perangkat yang terstandarisasi?
(Communication – 4C) Fase 3: Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
11. Guru mengarahkan peserta didik untuk berdiskusi tentang
penggunaan perangkat jaringan sesuai dengan perkembangan teknologi sebagai dasar untuk mengerjakan LKPD yang telah diberikan secara berkelompok (Collaboration – 4C)
12. Guru mengajak peserta didik untuk aktif berdiskusi
(Collaboration – 4C)
9. Peserta didik bergabung dengan kelompoknya
10. Peserta didik menulis di LKPD mengenai pertanyaan- pertanyaan yang muncul selama menganalisis hasil observasi
11. Peserta didik berdiskusi bersama kelompoknya dan mengisi LKPD dengan mencari berbagai literatur
(Kreatif, Mandiri, Bernalar kritis, Bergotong royong)
12. Peserta didik berkontribusi untuk kelompoknya masing- masing (Kreatif, Mandiri, Bernalar kritis, Bergotong royong)
Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
14. Guru meminta salah satu kelompok untuk
mempresentasikan hasil diskusi berdasarkan LKPD yang telah dikerjakan bersama.
Fase 5: Menganalisa &
mengevaluasi proses pemecahan masalah
15. Guru memberikan apresiasi kepada kelompok presenter dan peserta didik yang aktif bertanya dan memberi lecana melalui ms.teams (Comunication – 4C)
16. Guru bersama-sama dengan peserta didik mendiskusikan materi berdasarkan data yang telah disampaikan dari LKPD dan hasil diskusi berupa poin-poin penting yang muncul selama pembelajaran (Comunication, Collaboration – 4C)
17. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
18. Guru Mengapresisi hasil presentasi siswa yang tampil
14. Peserta didik melakukan diskusi kelas dengan salah satu kelompok menjadi penyaji (presenter)
15. Kelompok presenter kembali ke tempat duduk
16. Peserta didik menyimak dan mencatat
17. Peserta didik mengajukan pertanyaan (Comunication – 4C) 18. Peserta Didik Mengapresisi hasil
presentasi temannnya yang tampil
Penutup 15 menit
19. Guru bersama-sama dengan peserta didik
melakukan refleksi dan menarik kesimpulan (Comunication, Collaboration, Creativity, Critical Thingking – 4C)
20. Guru memberikan tugas kepada peserta didik berupa “Asesmen Formatif” yang terdapat di e- LKPD (TPACK-Technology) 21. Guru meminta peserta didik
mengumpulkan hasil diskusi kelompok
22. Guru menyampaikan permasalahan dan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya, pembuatan project pembuatan RAB sesuai kebutuhan dan teknologi yan g sesuai
(Comunication – 4C)
23. Guru menutup pelajaran dan meminta ketua kelas untuk
memimpin doa penutup. Kemudian diakhiri dengan salam penutup (P3 - Berakhlak mulia)
19. Peserta didik menarik kesimpulan
20. Pesertadidik mengerjakan e-LKPD
21. Peserta didik mengumpulkan LKPD 22. Peserta didik secara mandiri mencatat
informasi yang diberikan guru (P3 - Kreatif, Mandiri)
23. Peserta didik berdoa bersama guru sesuai dengan agama dan keyakinan masing- masing dipimpin oleh ketua kelas
15. Remidial dan pengayaan a. Remidial
Siswa yang remisi harus menuntaskan KKTP yang belum tuntas dengan soal yang sama
b. Pengayaan
Siswa yang mendapatkan nilai 100 atau memiliki kriteria sangat baik mempelajari pendalaman materi tentang Pembuatan pembuatan project pembuatan RAB sesuai kebutuhan dan teknologi yan g sesuai
16. Refleksi Guru dan Peserta Didik
Dikerjakan melalui Ms. Form, Link dimuat dalam LKPD
Refleksi Guru Refleksi Peserta Didik
6. Keberhasilan apa saja yang sudah dicapai di tujuan pembelajaran ini?
7. Apa yang harus menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan
tujuan pembelajaran?
8. Apakah cara mengajar saya dapat dimengerti peserta didik?
9. Apa yang harus diperbaiki bila peserta didik tidak paham penjelasan saya?
10. Peserta didik mana yang membutuhkan perhatian khusus?
5. Pengalaman apa yang bisa kamu dapatkan melalui pembelajaran ini?
6. Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari materi ini?
7. Jika memungkinkan, apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki materi ini?
8. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan dalam pembelajaran
ini?
TOPOLOGI JARINGAN
2
TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DAN TELEKOMUNIKASI
TOPOLOGI JARINGAN
PERTEMUAN IV
I. Tujuan Praktikum :
Mengenal dan Memahami Dasar Topologi Jaringan
Memahami Penggunaan Tool Packet Tracer II. Dasar Teori
Teori Topologi Jaringan
Konfigurasi Jaringan menggunakan Packet Tracer III. Peralatan
Software Packet Tracer 5
A. Pengertian Topologi
Topologi (dari bahasa Yunani topos, "tempat", dan logos, "ilmu") merupakan cabang matematika yang bersangkutan dengan tata ruang yang tidak berubah dalam deformasi dwikontinu (yaitu ruang yang dapat ditekuk, dilipat, disusut, direntangkan, dan dipilin tetapi tidak diperkenankan untuk dipotong, dirobek, ditusuk atau dilekatkan). Ia muncul melalui pengembangan konsep dari geometri dan teori himpunan , seperti ruang, dimensi, bentuk, transformasi. Ide yang sekarang diklasifikasikan kedalam topologi telah dinyatakan semenjak 1736, dan pada akhir abad ke-19 sebuah ilmu yang jelas terpisah dikembangkan. Ilmu ini disebut dalam bahasa Latin sebagai geometria situs ( "geometri dari tempat") atau analisis situs (Yunani- Latin untuk "pengkajian tempat "), dan kemudian memperoleh nama mutakhir topologi. Di tengah-tengah abad ke-20, ilmu ini adalah kawasan pertumbuhan yangpenting dalam matematika.
Topologi jaringan komputer adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalan suatu jaringan komputer jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan / keuntungan dan kekurangan / kerugian dari masing – masing topologi berdasarkan kateristiknya.
Topologi pada dasarnya adalah peta dari sebuah jaringan. Topologi jaringan terbagi lagi menjadi dua yaitu topologi secara fisik (physical topology) dan topologi secara logika (logical topology). Topologi secara fisik menjelaskan bagaimana susunan dari label, komputer dan lokasi dari semua komponen jaringan. Sedangkan topologi secara logika menetapkan bagaimana informasi atau aliran data dalam jaringan.
Arsitektur topologi merupakan bentuk koneksi fisik untuk menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada sistem LAN terdapat tiga topologi utama yang paling sering digunakan, yaitu : Bus, Star, dan Ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi Topologi Tree dan Mesh yang merupakan kombinasi dari Star, Mesh, dan Bus. Berikut jenis- jenis topologi Topologi :
1. Topologi Ring (Cincin) 2. Topologi Star (Bintang) 69
3. Topologi Tree (Pohon)
4. Topologi Mesh (Tak beraturan) 5. Topologi Wireless (Nirkabel)
Topologi Bus
Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
1. Secara sederhana pada topologi bus, satu kabel media transmisi dibentang dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup dengan “terminator” atau terminating-resistance (biasanya berupa tahanan listrik sekitar 60 ohm).
Gambar 4.1 Topologi Bus
2. Pada titik tertentu diadakan sambungan (tap) untuk setiap terminal.
3. Wujud dari tap ini bisa berupa kabel transceiver bila digunakan thick coax sebagai media transmisi.
4. Atau berupa BNC T-connector bila digunakan thin coax sebagai media transmisi.
5. Atau berupa konektor RJ-45 dan Hub bila digunakan kabel UTP.
6. Transmisi data dalam kabel bersifat full duplex, dan sifatnya broadcast, semua terminal bisa menerima transmisi data.
70
Gambar 4.2 Koneksi Kabel-Transceiver Pada Topologi Bus
7. Suatu protokol akan mengatur transmisi dan penerimaan data, yaitu Protokol Ethernet atau CSMA/CD.
8. Pemakaian kabel coax (10Base5 dan 10Base2) telah distandarisasi dalam IEEE 802.3, yaitu sbb:
Tabel 4.1. Karakteritik Kabel Coaxial
10Base5 10Base2
Rate Data 10 Mbps 10 Mbps
Panjang / segmen 500 m 185 m
Rentang Max 2500 m 1000 m
Tap / segmen 100 30
Jarak per Tap 2.5 m 0.5 m
Diameter kabel 1 cm 0.5 Cm
9. Melihat bahwa pada setiap segmen (bentang) kabel ada batasnya maka diperlukan
“Repeater” untuk menyambungkan segmen-segmen kabel.
71
Repeater
Gambar 4.3 Perluasan Topologi Bus Menggunakan Repeater
Kelebihan Topologi Bus 1. Instalasi relatif lebih murah
2. Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
3. Biaya relatif lebih murah Kelemahan Topologi Bus
1. Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal 2. Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit
3. Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
72
Topologi Ring (Cincin)
Topologi ring biasa juga disebut sebagai topologi cincin karena bentuknya seperti cincin yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin.
Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.
Secara lebih sederhana lagi topologi cincin merupakan untaian media transmisi dari satu terminal ke terminal lainnya hingga membentuk suatu lingkaran, dimana jalur transmisi hanya “satu arah”. Tiga fungsi yang diperlukan dalam topologi cincin : penyelipan data, penerimaan data, dan pemindahan data.
Gambar 4.4 Prinsip Koneksi Topologi Ring
1. Penyelipan data adalah proses dimana data dimasukkan kedalam saluran transmisi oleh terminal pengirim setelah diberi alamat dan bit-bit tambahan lainnya.
2. Penerimaan data adalah proses ketika terminal yang dituju telah mengambil data dari saluran, yaitu dengan cara membandingkan alamat yang ada pada paket data dengan alamat terminal itu sendiri. Apabila alamat tersebut sama maka data kiriman disalin.
3. Pemindahan data adalah proses dimana kiriman data diambil kembali oleh terminal pengirim karena tidak ada terminal yang menerimanya (mungkin akibat salah alamat).
73
Jika data tidak diambil kembali maka data ini akan berputar-putar dalama saluran. Pada jaringan bus hal ini tidak akan terjadi karena kiriman akan diserap oleh “terminator”.
4. Pada hakekatnya setiap terminal dalam jaringan cincin adalah “repeater”, dan mampu melakukan ketiga fungsi dari topologi cincin.
5. Sistem yang mengatur bagaimana komunikasi data berlangsung pada jaringan cincin sering disebut token-ring.
6. Tiap komputer dapat diberi repeater (transceiver) yang berfungsi sebagai:
Listen State
Tiap bit dikirim dengan mengalami delay waktu
Transmit State
Bila bit berasal dari paket lebih besar dari ring maka repeater dapat mengembalikan ke pengirim. Bila terdapat beberapa paket dalam ring, repeater yang tengah memancarkan, menerima bit dari paket yang tidak dikirimnya harus menampung dan memancarkan kembali.
Bypass State
Berfungsi menghilangkan delay waktu dari stasiun yang tidak aktif.
a. Keuntungan :
i. Kegagalan koneksi akibat gangguan media dapat diatasi lewat jalur lainyang masih terhubung.
ii. Penggunaan sambungan point to point membuat transmission error dapat diperkecil
b. Kerugian :
i. Data yang dikirim, bila melalui banyak komputer, transfer menjadi lambat.
74
Topologi Star (Bintang)
Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.
1. Pada topologi Bintang (Star) sebuah terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi yang terjadi. Terminal-terminal lainnya melalukan komunikasi melalui terminal pusat ini.
2. Terminal kontrol pusat bisa berupa sebuah komputer yang difungsikan sebagai pengendali tetapi bisa juga berupa “HUB” atau “MAU” (Multi Accsess Unit).
Gambar 4.5 Prinsip Koneksi Topologi Star
3. Terdapat dua alternatif untuk operasi simpul pusat.
Simpul pusat beroperasi secara “broadcast” yang menyalurkan data ke seluruh arah. Pada operasi ini walaupun secara fisik kelihatan sebagai bintang namun secara logik sebenarnya beroperasi seperti bus. Alternatif ini menggunakan HUB.
Simpul pusat beroperasi sebagai “switch”, data kiriman diterima oleh simpul kemudian dikirim hanya ke terminal tujuan (bersifat point-to-point), akternatif ini menggunakan MAU sebagai pengendali.
4. Bila menggunakan HUB maka secara fisik sebenarnya jaringan berbentuk topologi Bintang namun secara logis bertopologi Bus. Bila menggunakan MAU maka baik fisik maupun logis bertopologi Bintang.
75
Kelebihan Topologi Bintang
1. Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah, kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.
2. Kegagalan pada satu komponen/terminal tidak mempengaruhi komunikasi terminal lain.
Kelemahan Topologi Bintang
1. Kegagalan pusat kontrol (simpul pusat) memutuskan semua komunikasi
2. Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.
Topologi Tree (Pohon)
Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
Topologi pohon dimulai dari suatu titik yang disebut “headend”. Dari headend beberapa kabel ditarik menjadi cabang, dan pada setiap cabang terhubung beberapa terminal dalam bentuk bus, atau dicabang lagi hingga menjadi rumit.
Ada dua kesulitan pada topologi ini:
Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.
76
Gambar 4.6 Prinsip Koneksi Topologi Tree
Topologi Mesh (Tak beraturan)
1. Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan.
2. Karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan ada kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi.
3. Topologi ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran yang harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1.
4. Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
5. Disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
6. Topologi ini merupakan teknologi khusus yang tidak dapat dibuat dengan pengkabelan, karena sistem yang rumit. Namun dengan teknologi wireless, topologi ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan
77
Gambar 4.7 Prinsip Koneksi Topologi Mesh Topologi Wireless (Nirkabel)
Wireless Local Area Network sebenarnya hampir sama dengan jaringan LAN, akan tetapi setiap node pada WLAN menggunakan wireless device untuk berhubungan dengan jaringan. Node pada WLAN menggunakan channel frekuensi yang sama dan SSID yang menunjukkan identitas dari wireless device.
Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan yaitu Mode infastruktur dan Mode Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN.
Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.
Topologi Ad-Hoc
Ad-Hoc merupakan mode jaringan WLAN yang sangat sederhana, karena pada ad-hoc ini tidak memerlukan access point untuk host dapat saling berinteraksi. Setiap host cukup memiliki transmitter dan reciever wireless untuk berkomunikasi secara langsung satu sama lain seperti tampak pada gambar 1. Kekurangan dari mode ini adalah komputer tidak bisa berkomunikasi dengan komputer pada jaringan yang menggunakan kabel. Selain itu, daerah jangkauan pada mode ini terbatas pada jarak antara kedua komputer tersebut
78
Laptop Wireless
Laptop Wireless PC Wireless
Gambar 4.10 Topologi Ad-Hoc
Topologi Infrastruktur
Jika komputer pada jaringan wireless ingin mengakses jaringan kabel atau berbagi printer misalnya, maka jaringan wireless tersebut harus menggunakan mode infrastruktur (Gambar 4.11). Pada mode infrastruktur access point berfungsi untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wireless. Access point mentransmisikan data pada PC dengan jangkauan tertentu pada suatu daerah. Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluas jangkauan dari WLAN. Mode infrastruktur dapat dikatakan seperti keterangan dibawah ini :
1. Terdapat 1 buah Access Point (AP) yang terhubung jaringan LAN kabel dan router untuk koneksi internet
2. PC pada jaringan LAN kabel (wired LAN) berkomunikasi dengan PC wireless LAN melalui Access Point, demikian pula komunikasi antar PC wireless LAN
3. PC wireless LAN memerlukan wireless LAN berupa PCI, PCMIA atau USB adapter, bisa juga menggunakan AP yang diset pd mode Client Infrastructure / Station Infrastructure
4. PC dalam jaringan wired & wireless bersama-sama mengakses internet melalui router 5. Kualitas Saluran (Link Quality) antara AP ke wireless Client ditetukan oleh kuat sinyal
(signal strength) yg diterima oleh wireless adapter pd PC Client.
79
Gambar 4.11 Topologi Infrastruktur
Simulasi Perancangan Topologi Jaringan Menggunakan Packet Tracer
Packet Tracer
Packet tracer merupakan sebuah software yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi jaringan. Software ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang intens dalam masalah jaringan yaitu Cisco. Untuk mendapatkan software ini sangat mudah, karena kita bisa mendapatkan secara gratis dari Cisco ataupun dari internet.
Menjalankan Packet Tracer
1. Klik start – All Program – Packet Tracer 5.1 – Packet Tracer 5.1 2. Atau Klik Icon pada Dekstop
80
Gambar 4.13 Tampilan Area Kerja Pada Packet Tracer 5.1
Menambahkan Device dan Menambah Komponen
Untuk menambahkan device ke area kerja, maka dapat dilakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1. Pilih salah satu device yang akan ditambahkan dengan cara klik iconnya
2. Pilih salah satu jenis device yang akan ditambahkan dengan cara klik dan drag atau klik salah satu icon kemudian klik ada area kerja. Berikut ini salah contohnya kita akan menambahkan empat PC, satu switch dan dihubungkan oleh kabel UTP
81
Gambar 4.14 Tampilan Area Kerja Untuk Menambahkan 4 PC
1. Dengan cara yang sama tambahkan sebuah switch. Pada modul ini menggunakan jenis Switch 2960.
Gambar 4.15 Tampilan Area Kerja Untuk Menambahkan Switch 82
2. Setelah semua komponen terpasang, langkah selanjutnya adalah dengan menambahkan kabel
Gambar 4.16 Tampilan Area Kerja Untuk Menambahkan Kabel
3. Langkah selanjutnya adalah mengatur IP Address pada masing – masing PC, untuk contoh kita akan menggunakan IP Addres kelas c tanpa subnetting dengan konfigurasi PC sebagai berikut :
PC 0 : IP Address 192.168.100.2 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.10.198 PC 1 : IP Address 192.168.100.3 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.10.198 PC 2 : IP Address 192.168.100.4 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.10.198 PC 3 : IP Address 192.168.100.5 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.10.198
4. Dengan cara double klik pada icon PC 0
5. Klik pada tab desktop – pilih IP Configuration, Pilih Static, isi dengan manual IP Address, subnet mask dan gateway
83
Gambar 4.17 Tampilan Pada Tab Dekstop
Gambar 4.18 Tampilan Konfigurasi IP Address
6. Setelah IP Address telah dikonfigurasi semua maka akan tampak pada gambar seperti dibawah ini bahwa semua simpul telah terhubung yang ditandai dengan warnanya berubah menjadi hijau. Namun untuk memastikan apakah ke-empat PC dibawah sudah benar-benar terhubung maka kita apat mengetesnya dengan menggunakan perintah ping melalui command line atau dengan menggunakan Add Simple PDU (gambar amplop)
84
Gambar 4.19 Tampilan Bila Semua Device Sudah Terhubung
7. Untuk melakukan pengetesan pada command line misalnyanya kita mengetes dari PC 192.168.100.5 melakukan ping kepada PC 192.168.100.2
8. Klik pada icon PC 192.168.100.5 klik desktop – klik Command Prompt lalu ketikkan perintah berikut ping <IP Address PC tujuan>, ping 192.168.100.2
Gambar 4.20 Tampilan Pada Tab Dekstop
85
Gambar 4.21 Tampilan Pada Command Prompt
9. Jika setelah dilakukan proses ping pada tampilan seperti gambar diatas maka kedua PC telah dapat berkomunikasi (terhubung) dengan baik.
10. Selanjutnya melakukan pengetesan dengan menggunakan pengiriman paket PDU, dengan cara klik pada icon (gambar amplop) , drag dan taruh pada PC yang akan melakukan pengiriman paket.
Klik Disini
86
Drag Disini
Gambar 4.22 Tampilan Pada Saat Mendrag PDU
Gambar 4.23 Tampilan Proses Paket Terkirim Dari PC 0
Gambar 4.24 Tampilan Proses Paket Sampai Pada PC 3
87
Paket PDU Berhasil Dilakukan
Gambar 4.25 Tampilan Pada Pengiriman Paket PDU Berhasil Dilakukan
Konfigurasi Jaringan Menggunakan CLI Pada Packet Tracer 5.2
Proses konfigurasi merupakan bagian penting dalam susunan jaringan. Proses konfigurasi di masing-masing device diperlukan untuk mengaktifkan fungsi dari device tersebut.
Proses konfigurasi meliputi pemberian IP Address dan subnet mask pada interface-interface device (pada Router, PC maupun Server), pemberian Tabel Routing (pada Router), pemberian label nama dan sebagainya. Kita akan coba konfigurasi CLI (Command Line Interface) pada packet tracer dengan struktur jaringan seperti gambar dibawah ini :
88
Gambar 4.25 Contoh Jaringan menggunakan 2 buah router 1. Buatlah skema dengan perangkat seperti gambar 4.25.
2. Untuk Router ke Router pilih Router 1841, jangan dulu menghubungkannya, karena ada beberapa hal yang harus kita lakukan, yaitu :
1. Untuk router pertama (Router1), pada tab Physical di sebelah kiri terdapat panel yang berisi modul dari router, kita pilih yang WIC-2T.
2. Untuk memasang modul tersebut kita harus mematikan routernya terlebih dahulu dengan cara mengklik pada tombol On/Off, sehingga cahaya hijaunya hilang
3. Drag module WIC-2T, yang berada pada kanan bawah ke slot yang kosong yang berada disebelah kiri tombol power.
4. Lalu nyalakan kembali tombol powernya seperti langkah ke-2.
5. Lakukan langkah diatas tersebut pada Router satunya lagi.
89
Gambar 4.26 Memilih module yang akan dimasukkan ke Router
3. Sebelum masuk ke dalam CLI pastikan port yang terhubung dan IP Address yang akan diberikan pada masing-masing PC dengan ketentuan sebagai berikut :
PC0 192.168.1.10 255.255.255.0 PC1 192.168.3.10 255.255.255.0
Gambar 4.27 Konfigurasi IP Static 90
4. Setelah 2 router tadi sudah di pasang module WIC-2T, langkah selanjutnya kita hubungkan 2 Router tersebut dengan menggunakan cable Serial DCE
5. Setelah semua perangkat tehubung, selanjutnya konfigurasi pada router menggunakan perintah CLI.
Gambar 4.26 Tampilan CLI pada Router 6. Langkah-langkah CLI pada Router 1 :
- Untuk menyelesaikan dialog, ketikan “n” (no)
- Untuk mengaktifkan CLI pada router ketikan “ena” (enable)
- Untuk mengkonfigurasi router ketikan “conf term” (configure terminal) - Untuk memilih interface ketik “int s0/3/0” (interface port serial)
- Untuk menset IP Address pada router ketikan “ip add 192.168.3.1 255.255.255.0”
- Untuk menyalakan router ketikkan “no shut” (no shutdown) - Untuk mengakhiri konfigurasi tekan “ctr-z”
91
7. Lakukan langkah tersebut pada Router 2.
8. Setelah semua konfigurasi selesai, maka semua kabel akan berwarna hijau, tanda bahwa secara fisik, seluruh perangkat telah terhubung.
9. Jika dicoba ping, dari PC0 ke PC1 maka tidak akan berhasil karena kedua router tersebut belum dikonfiguras routing table.
MODUL AJAR_3
E. INFORMASI UMUM 1. Identitas Modul
Guru Pengampu : Irwan Widodo
Satuan Pendidikan : SMKS YMIK Jakarta
Tahun Pelajaran : 2023-2024
Mata pelajaran : Konsentrasi Keahlian TKJT
Kelas/ Fase : XI (Sebelas)/ Fase F
Bidang Keahlian : Tehnik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi
Materi Pokok : Data Peralatan Jaringan dengan
Teknologi yang sesuai
Alokasi Waktu : 3 JP
Jumlah Pertemuan : 3 ( @3 JP x 45 menit)
2. Profil Pelajar Pancasila
a. Berakhlak mulia: berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, alam dan sesame manusia.
b. Kreatif: memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.
c. Bernalar kritis: mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu.
d. Mandiri: mengelola pikiran, perasaan, dan tindakannya agar tetap optimal untuk mencapai tujuan pengembangan diri dan prestasinya.
e. Bergotong royong: memiliki kemampuan kolaborasi, bekerja sama dengan orang lain disertai perasaan senang dan menunjukkan sikap
positif, memahami perspektif orang lain, memiliki kemampuan berbagi dan menempatkan segala sesuatu sesuai tempat dan porsinya, serta menghargai pencapaian dan kontribusi orang lain, dan menghargai keputusan bersama dan berusaha untuk membuat keputusan melalui musyawarah untuk mufakat.
3. Sarana dan prasarana
Seluruh sarana dan prasarana yang diperlukan peserta didik dalam proses pembelajaran meliputi:
a. Media Belajar :
1) Microsoft 365 ( Teams, Form) 2) Powerpoint Materi
3) Cisco Packet Tracer For Student/ 7.3.1 4) video youtube
5) E-LKPD
b. Alat :
1) Hp/Laptop 2) Proyektor
c. Sumber Belajar : 1) Modul Belajar
2) Novianto, Andi. (2017) . Buku paket Komputer dan jaringan Dasar kelas X, Jakarta:Erlangga.
3) Supriyanto, Susetyo, Wismanu. , Siyamta, Zuniawan, F., (2018) Penajaman Modul Program Keahlian Ganda Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan. Jakarta:
Kemendikbud 4) Internet
d. Lingkungan belajar dalam dan luar sekolah (sekolah aman dan tidak mengganggu konsentrasi belajar peserta didik)
4. Pendekatan/Model/Metode pembelajaran yang digunakan
a. Pendekatan Pembelajaran : Saintifik, TPACK TPACK (Technological Pedagogic Content Knowledge) merupakan pembelajaran yang menggunakan penerapan gabungan system pendidikan yang mengedepankan teknologi dan aplikasi (konten) tertentu dalam Pembelajaran. Pembelajaran ini melibatkan 7 domain pengetahuan yang saling berkaitan antara satu dengan yang lain)
b. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PjBL), Tatap Muka c. Metode Pembelajaran : Pengamatan. Diskusi, tanya jawab, presenstasi,
praktik langsung F. KOMPONEN INTI
1. Kompetensi Awal
Kompetensi/ Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk dapat mempelajari modul ini adalah peserta didik telah mampu merencanakan pengalamatan IP Address pada jaringan.
2. Judul Elemen
Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan 3. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase F, peserta didik mampu merencanakan topologi dan arsitektur jaringan sesuai kebutuhan, mengumpulkan kebutuhan teknis pengguna yang menggunakan jaringan, mengumpulkan data peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai, melakukan pengalamatan jaringan, memahami CIDR dan VLSM, dan menghitung subnetting.
4. Tujuan Pembelajaran
5) Melalui observasi, Memahami Data Peralatan Jaringan dengan Teknologi yang sesuai.
6) Melalui kegiatan praktek dan diskusi pada LKPD (Lembar kerja peserta didik), peserta didik mampu menentukan teknologi yang berpotensi meningkatkan kinerja jaringan dengan tepat.
5. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat mencapai KKTP sebagai berikut:
5) Mampu mengidentifikasi perkembangan teknologi yang dipakai dengan tepat.
6) Mampu menentukan teknologi yang berpotensi meningkatkan kinerja jaringan dengan tepat.
6. Pemahaman Bermakna
Penggunaan peralatan jaringan dengan teknologi yang sesuai sangat di perlukan. Contohnya di Lab TKJ 1, switch yang di pakai antara 5 tahun lalu dengan sekarang sudah berbeda ini karena menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang dipakai saat ini. Penyesuaian switch saat ini disebabkan akan kebutuhan kecepatan transfer data dan informasi yang semakin meningkat. Dulu di Lab TKJ 1 memakai Switch dengan kecepatan Megabyte sekarang switch yang digunakan di upgrade dengan kecepatan GigaByte hal ini masih sangat mungkin berkembang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terbaru.
7.Jenis Assesmen e. Individu
1) Assesmen Kognitif (formatif) melalui Quiziz
2) Assesmen afektif dengan lembar observasi selama pembelajaran 3) Assesmen psikomotor dengan pertanyaan pendukung observasi f. Kelompok
1) Penilaian diskusi dengan lembar observasi
2) Penilaian presentasi LKPD dengan lembar observasi 17. Persiapan Pembelajaran
g. Menyiapkan E-LKPD dan di upload di Ms.Teams
h. Tayangan Power Point terkait fenomena lingkungan sekitar i. Menyiapkan instruksi atau panduan bagi peserta didik
18. Pertanyaan Pemantik
Guru dapat memulai pertanyaan dengan:
a. Pada pertemuan yang telah lalu tingkat kelas sebelumnya apa saja yang sudah dipelajari?
b. Apa kalian tahu peralatan jaringan apa saja yang digunakan di Lab TKJ
?
c. Saat membeli smartphone apa yang menjadi petimbangan kalian?
d. Mengapa hal itu menjadi pertimbangan kalian?
e. Ada yang tau standar jaringan wireless mengacu pada apa?
f. Kalau jaringan wired mengacu pada standar apa?
g. Hp kalian masing-masing menggunakan standar ieee versi berapa untuk wireless networknya?
h. Di lab ini antar computer saling terhubung bukan?
i. Di lab ini satu computer terkoneksi dengan 36 komputer lainnya . Coba perhatikan Lan card pada computer masing- masing ada berapa?
j. Apakah kalian tahu kecepatan transfer data pada switch yang di pakai?
k. Sudah sesuai belum dengan perkembangan teknologi yang ada sekarang?
l. mengapa Standarisasi perangkat LAN dan WLAN di perlukan?
m. Apa yang terjadi jika kita tidak menggunakan perangkat yang terstandarisasi?
19. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Ke 2 Pertemuan 2 @3jam (135 menit)
Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik
Pembukaan (10 menit) Orientasi
7. Guru memberi salam, menyapa, dan menanyakan kabar sebelum mengawali
7. Peserta didik menjawab dengan disiplin dan santun
pembelajaran (P3 – Berakhlak mulia)
8. Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa sebagai wujud syukur terhadap Tuhan YME atas nikmat kesehatan dan kesempatan bisa menuntut ilmu, serta memohon agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar sehingga peserta didik dapat menyerap ilmu dengan baik (P3 – Berakhlak mulia)
9. Guru memeriksa kehadiran peserta didik
8. Peserta didik berdoa bersama guru sesuai dengan agama dan keyakinan masing- masing dipimpin oleh ketua kelas
9. Peserta didik menjawab dengan disiplin dan
Apersepsi
4. Peserta didik dibantu guru mereview pembelajaran sebelumnya (membuka tugas di pertemuan sebalumnya). Guru berbicara kepada Pesera didik:
Pada pertemuan yang telah lalu kita sudah mempelajari tentang kebutuhann teknis pengguna bukan?
Apa saja peralatan jaringan yang digunakan di Lab TKJ 1?
Kalian sudah sempat observasi peralatan jaringan di semua Lab TKJ bukan?
(4C-Collaboration)
12.Guru menampilkan perkembangan peralatan jaringan pada powerpoint sebagai upaya menarik minat belajar dan memfokuskan peserta didik agar dapat mengikuti pembelajaran selanjutnya dengan perasaan baik dan bahagia, kemudian mengajukan pertanyaan: “Saat membeli smartphone apa yang menjadi petimbangan kalian?
Pertimbangan kebutuhan spesifikasi smartphone kalian 3 tahun lalu dengan sekarang berbeda atau sama?” (TPACK- Technology)
Motivasi
13.Guru menayangkan slide PPT dan
santun
4. Peserta didik memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan. Comunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C\
14. Peserta didik memperhatikan tampilan media yang ditunjukkan guru serta berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, Comunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C
15. Peserta didik memperhatikan dengan seksama apa yang disampaikan guru.
menyampaikan kepada peserta didik mengenai tujuan pembelajaran hari ini.
14.Guru bertanya kepada peserta didik yang sudah membaca materi dan yang belum membaca materi.
16. Peserta didik menjawab dengan jujur
17. siswa aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik mengenai materi yang sudah di share, ada yang tau standar jaringan wireless mengacu pada apa? kalau jaringan wird? hp kalian masing-masing menggunakan standar ieee versi berapa untuk wireless networknya?
Kegiatan Inti ( 70 menit)
Fase 1: Orientasi peserta didik pada masalah 7. Guru memberikan pertanyaan pemantik
• Ada yang sebelumnya sudah memiliki hp?
• Ada yang hpnya sudah 5G?
• Bisa kalian bandingkan antara 3G, 4G dan 5G mana yang lebih cepat akses internetnya?
• mana yang paling sesuai dengan perkembangan kebutuhan teknologi yang ada sekarang?
• Akses internet di Lab 1, 2 dan 3 menggunakan wireless mana yang lebih cepat?
8. Guru menyampaikan tentang fenomena yang berkaitan dengan materi yaitu tampilan alamat gateway yang di dapatkan oleh PC komputer di Lab TKJ 2
(TPACK-Technology)
9. Guru meminta peserta didik menganalisa fenomena yang terjadi di Lab (TPACK- Content Knowledge)
Guru membagikan LKPD online kepada peserta didik dan memberikan instruksi pengerjaan
9. Peserta didik aktif menjawab pertanyaan guru dengan santun
10. Peserta didik memperhatikan tampilan gambar
11. Peserta didik menganalisa fenomena pada LabComunication, Collaboration, Critical Thinking – 4C
12. Peserta didik mencermati isi dari LKPD