• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA PAI DAN BUDI PEKERTI FASE F KELAS XI Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

N/A
N/A
dhavinasonya 2006

Academic year: 2024

Membagikan "MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA PAI DAN BUDI PEKERTI FASE F KELAS XI Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti "

Copied!
27
0
0

Teks penuh

I. Informasi Umum Modul Ajar

Modul Ajar Kurikulum Merdeka PAI dan Budi Pekerti Fase F Kelas XI ini dirancang untuk siswa kelas sebelas SMA/SMK, khusus mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Modul ini berfokus pada tema 'Menguatkan Iman dengan Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan Zuhud' dan dialokasikan selama 3 pertemuan atau 9 jam pelajaran. Identitas modul mencakup penyusun (TIM PAI & BUDI PEKERTI SMK Perbankan Nasional Jakarta), instansi, tahun penyusunan (2023/2024), dan jenjang/semester. Modul ini menetapkan kompetensi awal, profil pelajar Pancasila yang ingin dicapai, sarana dan media pembelajaran (laptop, LCD/proyektor), serta target peserta didik (peserta didik reguler/tipikal). Model pembelajaran yang diusulkan adalah Penyingkapan (Discovery Learning) atau debat aktif (active debate). Kata kunci yang relevan termasuk cabang iman, iffah, muru’ah, ikhlas, menjaga kehormatan, mahabbah, zuhud, malu, dan taqarrub.

II. Kompetensi Awal dan Capaian Pembelajaran

Modul ini menjabarkan kompetensi awal peserta didik yang meliputi kemampuan menganalisis cabang-cabang iman, keterkaitan iman, Islam, dan ihsan, serta dasar-dasar, tujuan, dan manfaat ilmu kalam. Peserta didik juga diharapkan mampu mempresentasikan materi tersebut dan meyakini ajaran agama yang terkait. Selain itu, modul menekankan pembentukan karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, kepedulian sosial, dan lainnya. Alur capaian pembelajaran berfokus pada analisis dan presentasi cabang iman: menjaga kehormatan, ikhlas, malu, dan zuhud, serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya menekankan sikap jujur dan peduli sosial. Kompetensi awal ini penting sebagai dasar pemahaman sebelum mempelajari materi inti.

III. Tujuan Kegiatan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran dibagi menjadi tujuan umum dan tujuan pembelajaran untuk setiap pertemuan. Tujuan umum meliputi penjelasan pengertian dan dasar naqli cabang iman (menjaga kehormatan, ikhlas, malu, dan zuhud), analisis cabang-cabang iman tersebut, presentasi materi, dan pembiasaan sikap sesuai dengan nilai-nilai tersebut dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tujuan pembelajaran pertemuan pertama berfokus pada pemahaman pengertian dan dasar naqli cabang-cabang iman. Pertemuan kedua dan ketiga menekankan presentasi dan implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata. Tujuan pembelajaran ini disusun secara terstruktur dan terukur untuk memastikan pencapaian kompetensi yang diharapkan.

IV. Pemahaman Bermakna, Pertanyaan Pemantik, dan Kegiatan Pembelajaran

Modul ini menggunakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman bermakna dengan mengaitkan materi sebelumnya dan menjelaskan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Pertanyaan pemantik diajukan untuk merangsang berpikir kritis peserta didik terkait kaitan cabang iman dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan pembelajaran terbagi menjadi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup untuk setiap pertemuan. Kegiatan inti menggunakan pendekatan discovery learning dan debat aktif, melibatkan peserta didik dalam diskusi kelompok, pencarian informasi, dan presentasi hasil diskusi. Metode debat aktif melibatkan peran pro dan kontra untuk mempertajam pemahaman dan kemampuan berargumentasi. Kegiatan penutup meliputi refleksi, penilaian, dan penguatan materi.

V. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif, Interaksi dengan Orang Tua, dan Refleksi

Modul ini menawarkan metode pembelajaran alternatif berupa debat aktif (active debate) sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta didik. Langkah-langkah debat aktif dijelaskan secara detail dalam modul. Interaksi guru dengan orang tua diutamakan untuk memberikan informasi capaian belajar siswa, baik kognitif maupun afektif, agar orang tua dapat memberikan dukungan dan motivasi yang tepat. Refleksi pembelajaran dilakukan melalui penulisan dan/atau pemaparan manfaat materi yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Refleksi ini penting untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran dan meningkatkan pemahaman peserta didik.

VI. Asesmen/Penilaian

Penilaian dalam modul ini meliputi penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian sikap menggunakan lembar observasi dan skala penilaian untuk mengukur konsistensi peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai yang diajarkan. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui tes pilihan ganda dan uraian. Penilaian keterampilan difokuskan pada kemampuan presentasi dan kerja kelompok. Rubrik penilaian untuk setiap aspek (hasil karya, penyajian, dan proses kerja kelompok) disertakan dalam modul. Sistem penilaian yang komprehensif ini memastikan evaluasi yang menyeluruh atas pencapaian pembelajaran.

VII. Kegiatan Pengayaan dan Remedial

Modul menyediakan kegiatan remedial dan pengayaan untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Kegiatan remedial meliputi membaca ulang materi dan belajar kelompok dengan tutor sebaya. Kegiatan pengayaan diberikan kepada siswa yang telah mencapai kompetensi minimal, dengan mengarahkan mereka pada sumber belajar tambahan seperti jurnal dan buku referensi yang relevan. Daftar pustaka yang lengkap juga disediakan sebagai sumber informasi tambahan bagi guru dan siswa.

VIII. Lampiran (Lembar Kerja Peserta Didik dan Bahan Bacaan)

Modul dilengkapi dengan lampiran berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi soal pilihan ganda dan uraian untuk menguji pemahaman peserta didik. Soal-soal tersebut mengacu pada materi yang telah dipelajari, mencakup berbagai aspek pemahaman, dan disusun dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. Bahan bacaan tambahan juga disertakan untuk menambah wawasan guru dan peserta didik, mengarahkan mereka pada sumber informasi yang valid dan terpercaya.

IX. Glosarium dan Daftar Pustaka

Modul ini menyediakan glosarium yang menjelaskan istilah-istilah kunci yang digunakan dalam modul, memastikan pemahaman yang konsisten di antara guru dan siswa. Daftar pustaka yang lengkap dan terperinci disertakan, mencantumkan berbagai sumber yang digunakan dalam penyusunan modul, memberikan kredibilitas dan transparansi pada proses pengembangannya. Daftar pustaka ini sangat penting bagi pembaca yang ingin menggali lebih dalam setiap aspek yang dibahas dalam modul.

Referensi Dokumen

  • Buku Panduan Guru dan Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI ( Abd. Rahman dan Hery Nugroho )

Referensi

Dokumen terkait

e) Peserta didik menjawab pertanyaan guru dan melaukan pencarian tentang sifat-sifat Rasul. f) Peserta didik secara berkelompok membuat kelompok kecil 4-5 orang. Guru

How about [Student’s name]?”  Guru membagikan Worksheet 2.1 pada setiap peserta didik atau pada setiap kelompok peserta didik, dan meminta mereka memberi tanda pada makanan dan

 Guru mengondisikan peserta didik siap mengikuti pembelajaran dengan mengajak bernyanyi lagu “Nabi Ibrahim a.s.” dan memberikan motivasi sesuai dengan kata-kata mutiara pada buku

Peserta didik diarahkan untuk mengamati gambar tentang bentuk atau lambang huruf- huruf hijaiah berharakat yang ada di dalam Buku PAI & BP SD Kelas 1 Erlangga halaman 5 dan 63. Guru

Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 SD Fase A Bab 10 Kurikulum

Kegiatan penutup 15 Menit 1 Dengan bimbingan guru, peserta didik membuat refleksi tentang materi yang telah dibahas bersama; 2 Dengan bimbingan guru, peserta didik membuat kesimpulan;

d Guru memberikan motivasi kepada peserta didik dengan meminta mereka menceritakan gambar yang terdapat pada buku siswa, lalu memberikan penguatan kepada mereka bahwa Gambar 2.1

 Menganalisis dan mengiterpretasikan data d Pertemuan keempat: metode demonstrasi Aktivitas yang dilakukan sebagai berikut:  Menunjuk peserta didik atau kelompok peserta didik untuk