• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL PASTEURISASI DAN STERILISASI

N/A
N/A
Ammar Satria

Academic year: 2025

Membagikan "MODUL PASTEURISASI DAN STERILISASI"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL PRAKTIKUM

TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN

Disusun oleh : Tim Penyusun

PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN DEPARTEMEN ILMU PANGAN DAN BIOTEKNOLOGI

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

2025

(2)

TIM PENYUSUN MODUL PRAKTIKUM

1. Prof. Dr. Ir. Harijono, M.App.Sc.

2. Prof. Dr. Teti Estiasih, STP, MP 3. Erni Sofia Murtini, STP, MP

4. Indria Purwantiningrum, STP, M.Si 5. Novita Wijayanti, STP, MP

6. Mochamad Nurcholis, STP, MP 7. Nur Ida Panca N., STP, MP 8. Ahmad Zaki Mubarok, STP, M.Si 9. Elok Waziiroh, STP, MSi

10. Jhauharotul Muchlisyiyah, STP, MP 11. Nur Istianah, ST, MT, M.Eng 12. Vivien Fathuroya, ST, MT 13. Dego Yusa Ali, STP, M.Sc

14. Fenty Nurtyastuti Eka Pertiwi, STP

(3)

DAFTAR ISI

Tim penyusun modul praktikum 1

Daftar isi 2

Tata tertib praktikum 3

Deskripsi, kompetensi dan penilaian praktikum 4

Jadwal praktikum 5

Bab 1 Proses Termal (Blanching, Pasteurisasi, Sterilisasi) 6

Bab 2 Pendinginan dan Pembekuan 26

Bab 3 Pembuatan Minuman Jus Buah dan Es krim 63

Bab 4 Ekstraksi 56

Bab 5 Evaporasi 41

Bab 6 Pengendalian Aw dengan Penggunaan Humektan: Garam dan Gula 46

Bab 7 Pengeringan 3

Bab 8 Penepungan 68

Bab 9 Pembuatan Mie dan Roti 73

(4)

TATA TERTIB PRAKTIKUM DARING

1. Praktikum dilakukan dalam kelompok dan dilakukan secara daring menggunakan platform Edmodo dan Discord

2. Setiap kelas dibagi dalam 6-10 kelompok.

3. Setiap kelompok melakukan aktivitas pekerjaan yang berbeda yang akan diatur oleh asisten.

4. Setiap praktikan harus aktif dalam melaksanakan praktikum. Keaktifan merupakan faktor yang juga dinilai.

5. Sebelum praktikum dimulai, praktikan harus sudah mengerjakan tugas pre-lab dan mempersiapkan diagram alir/flowchart yang akan dikerjakan.

6. Tidak diperkenankan makan dan minum selama praktikum berlangsung.

7. Setiap kelompok harus mentabulasikan data, sehingga kelompok lain dapat mengetahuinya untuk diberi catatan atau komentar singkat selama praktikum berlangsung.

8. Apabila tidak bisa menghadiri praktikum dikarenakan sakit atau ada keperluan penting yang mendesak, praktikan wajib lapor dan membuat surat izin ke dosen yang bersangkutan.

(5)

DESKRIPSI, KOMPETENSI DAN PENILAIAN PRAKTIKUM

SKS : 2 (0-2)

Deskripsi : Mata praktikum ini mempelajari dasar-dasar pengolahan, seperti:

● Proses termal (blanching, pasteurisasi, sterilisasi)

● Pengeringan bahan padat dan cair

● Pengolahan pangan suhu rendah (pendinginan dan pembekuan),

● Teknologi pembuatan produk bakery,

● Evaporasi

● Ekstraksi

● Teknologi penepungan

● Teknologi pembuatan mie

● Teknologi pembuatan jus buah

● Teknologi pengawetan secara kimiawi dengan gula dan garam.

Kompetensi : Mahasiswa yang mengambil mata praktikum ini diharapkan mampu:

● Memahami dan menerapkan setiap mata praktikum (dasar-dasar pengolahan) yang dilakukan

● Menganalisis dan mengevaluasi data hasil praktikum dalam bentuk laporan praktikum.

Penilaian :

Komponen Persentase (%)

Pre-Lab 10

Pre/post tes 20

Laporan Akhir 20

Aktivitas Praktikum 20

UAP 30

Total 100

(6)

PROSES TERMAL

(PASTEURISASI DAN STERILISASI)

1. PASTEURISASI A. Tujuan Praktikum

Dari pelaksanaan praktikum ini diharapkan mahasiswa

1. Mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada bahan akibat proses pasteurisasi.

2. Mengevaluasi pengaruh jenis pasteurisasi yang digunakan terhadap perubahan- perubahan tersebut.

3. Mengetahui pengawetan lain yang diperlukan untuk suatu produk yang telah dipasteurisasi.

C. Bahan

1. Susu segar 250 ml D. Peralatan

1. Termometer 2. Erlenmeyer 250 ml 3. Waterbath

4. Baskom 5. Color reader E. Prosedur

1. Analisis bahan awal

Analisis bahan awal meliputi kenampakan (meliputi warna secara visual dan tekstur), dan warna menggunakan color reader

2. Pasteurisasi

a. Masukkan susu segar ke dalam erlenmeyer sebanyak 250 ml, dan dimasukkan ke dalam shaker water bath. Tutuplah erlenmeyer dengan alumunium foil agar tidak terjadi penguapan selama proses pasteurisasi

b. Panaskan susu dengan suhu 80 derajat celcius

c. Setiap 4 menit amati perubahan suhu bahan mulai dari awal (sebelum bahan dimasukkan kedalam air mendidih), selama pasteurisasi, dan selama bahan ditiriskan sampai mencapai suhu kamar.

d. Angkat tabung reaksi dari waterbath. Setelah bahan dingin lakukan analisis meliputi kenampakan dan warna menggunakan color reader.

3. Perhitungan nilai kecukupan panas pada Pasteurisasi (nilai Fo) a. Dilakukan perhitungan nilai kecukupan panas pada susu segar yang

dipasteurisasi b. Perhitungan

F0 = t . 10(T-65.6)/Z

(7)

t = waktu dalam menit

T= suhu yang dicapai saat (t) dalam Celcius Z = tergantung target mikroba yang akan dibunuh c. Buat tabel pengamatan waktu dan suhu yang dicapai d. Masukkan semua nilai ke persamaan F0

e. Buat grafik t vs 10(T-65.6)/Z f. Hitung luasan di bawah kurva

g. Bandingkan hasil perhitungan matematis dan luasan dari kurva

h. Ambil kesimpulan apakah proses yang dilakukan sudah cukup untuk membunuh mikroba target.

F. Referensi

Berk, Z. 2009. Food Process Engineering and Technology. Elseveir. USA

Hariyadi, P. 2010. Modul: Dasar-dasar Teori dan Praktek Proses Termal. Pusat Studi Pangan dan Gizi IPB. Bogor.

Oliveira, F.A.R. and J.C. Oliveira. 1999. Processing Foods: Quality Optimization and Process Assessment. CRC Press, Boca Raton, USA.

Phillip, A.R. 1998. The Chemistry and Technology of Soft Drinks and Fruit Juices.

Sheffield Academic Press, England.

Ramaswamy, H, and K. Abdelrahim. 1992. Thermal Processing and Food Quality. . In Y-H. Hui (ed.). Encyclopedia of Food Science and Technology. John Wiley &

Sons, Inc., USA.

(8)

2. STERILISASI A. Tujuan Praktikum

Dari praktikum ini mahasiswa diharapkan:

1. Mengetahui prinsip-prinsip sterilisasi.

2. Mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada produk/bahan akibat sterilisasi.

3. Dapat mengidentifikasi jenis produk yang dapat diawetkan dengan sterilisasi dan jenis produk yang cukup dipasteurisasi.

B. Bahan

1. Susu segar 150 ml C. Peralatan

1. Jar gelas dengan tutupnya 2. Autoklaf

3. Color Reader 4. Baskom D. Prosedur

Sterilisasi Bahan Berbentuk Padat dalam Jar 1. Persiapan bahan

a. Susu segar diukur sebanyak 150 ml

b. Masukkan susu segar 150 ml ke dalam jar kaca 2. Analisis bahan awal

Untuk susu segar sebelum disterilisasi dilakukan analisis meliputi:

a. kenampakan

b. warna (color reader) c. bau

3. Sterilisasi

a. Jar kaca ditutup dan dibungkus dengan plastik PE b. Masukkan jar kaca ke dalam autoklaf.

c. Atur suhu autoklaf menjadi 121°C.

d. Hitung waktu sterilisasi setelah suhu autoklaf mencapai 121°C. Sterilisasi susu dilakukan selama 1,5 jam.

e. Setelah waktu 1,5 jam tercapai, matikan autoklaf dan lakukan proses pendinginan.

4. Pendinginan

Setelah proses sterilisasi lakukan segera proses pendinginan. Pendinginan dilakukan sebagai berikut:

a. Masukkan jar ke dalam wadah yang berisi air.

b. Setelah jar menjadi dingin, pendinginan dihentikan dan jar dikeringkan dengan lap bersih.

(9)

5. Pengamatan a. Buka tutup jar kaca

b. Lakukan pengamatan meliputi:

● Kenampakan

● Warna (color reader)

● Bau

F. Referensi

Oliveira, F.A.R. and J.C. Oliveira. 1999. Processing Foods: Quality Optimization and Process Assessment. CRC Press, Boca Raton, USA.

Phillip, A.R. 1998. The Chemistry and Technology of Soft Drinks and Fruit Juices.

Sheffield Academic Press, England.

Ramaswamy, H, and K. Abdelrahim. 1992. Thermal Processing and Food Quality. . In Y- H. Hui (ed.). Encyclopedia of Food Science and Technology. John Wiley & Sons, Inc., USA.

Winarno, F.G. 1992. Sterilisasi Komersial Produk Pangan. PT Gramedia, Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Diisi dengan deskripsi positif capaian kompetensi dasar yang paling menonjol berdasarkan rubrik capaian penilaian sikap pengetahuan. 2 Mengingat dan memahami pengetahuan faktual

Diisi dengan deskripsi positif capaian kompetensi dasar yang paling menonjol berdasarkan rubrik capaian penilaian sikap pengetahuan. 2 Mengingat dan memahami pengetahuan

Pengembangan Modul Praktikum Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian Dan Perikanan Pada Kompetensi Dasar Melakukan Proses Fermentasi Dan Enzimatis.. Universitas Pendidikan Indonesia

Pengembangan Modul Praktikum Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian Dan Perikanan Pada Kompetensi Dasar Melakukan Proses Fermentasi Dan Enzimatis.. Universitas Pendidikan Indonesia

IDENTITAS STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR KOMPONEN SILABUS

Pelaksanaan penilaian diawali dengan pendidik merumuskan indikator pencapaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan yang dijabarkan dari Kompetensi Dasar (KD) pada

PENILAIAN SIKAP 1 Kisi-kisi Penilaian Sikap Kompetensi Dasar Indikator Butir Nilai Sikap Teknik Penilaian Bentuk Instrumen 3.11 Menganalisis konsep getaran, gelombang, dan bunyi

Laporan akhir praktikum pengolahan data gayaberat pada modul