MODUL AJAR
PERENCANAAN DAN INSTALASI SISTEM AUDIO VIDEO ( PISAV )
A. INFORMASI UMUM
Identitas Penyusun
Disusun oleh : D a n g a n, S.Pd / NIP. 19750615 200701 1 027
Identitas Sekolah
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Gowa Program Keahlian : Teknik Elektronika Konsentrasi Keahlian : Teknik Audio Video Mata Pelajaran : Teknik Audio Video Kelas / Semester : XI / Genap
Alokasi Waktu : 16 JP x 45 Menit
Jumlah Pertemuan : 2
Fase Capaian : F
Elemen : Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Video
Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu merencanakan system akustik ruang kecil, merancang system akustik suara untuk keperluan ruang kecil, merencanakan system pengaturan peralatan studio rekaman audio video untuk kebutuhan ruang kecil ( Home Studio ), merancang system pengaturan peralatan studio rekaman audio video untuk kebutuhan ruang kecil ( Home studio )
Kompetensi Awal : Dasar – Dasar Teknik Elektronika
Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila : Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak Mulia, Berkebihnekaan Global, Mandiri, Bernalar Kritis, gotong royong dan kreatif
Target Siswa
mengajar Siswa reguler/tipikal (umum), tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami.
Jumlah Siswa : 36 x 2 Rombel
Moda Pembelajaran
Model Pembelajaran : Project Based Learning ( PBL ) Moda Pembelajaran : Tatap Muka
Metode Pembelajaran : 1.Ceramah, 2. Diskusi 3. Observasi 4. Penugasan 5.
Demonstrasi 6. Simulasi 7.Praktek
Materi dan Sarana Belajar
Sumber Pembelajaran : Buku Paket, Modul, aplikasi android, Internet dan lainnya
Bahan Pembelajaran : Konsep Akustik pada Ruang Kecil, Menerapkan Peralatan Studio Rekaman pada Home Studio
Alat Yang Dibutuhkan : LCD Projector, PC/Laptop, smartphone, koneksi internet, aplilkasi virtual meeting, aplikasi android google Lens, aplikasi Learning management system (LMS).
Media Pembelajaran : PPT, Video Pembelajaran, aplikasi android, Internet
B. KOMPONEN INTI
Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi pada bab ini, peserta didik diharapkan mampu :
1. Merencanakan system akustik ruang kecil
2. Merancang system akustik suara untuk keperluan ruang kecil
3. Merencanakan system pengaturan peralatan studio rekaman audio video untuk kebutuhan ruang kecil ( home studio )
4. Merancang system pengaturan peralatan studio rekaman audio video untuk kebutuhan ruang kecil ( home studio )
Pemahaman Bermakna Memahami Konsep Akustik pada Ruang Kecil, Menerapkan Peralatan Studio Rekaman pada Home Studio
Pertanyaan Pemantik 1. Gelombang suara dalam system akustik ruang 2. Psikoakustik anatomi telinga manusia
Persiapan Pembelajaran 1. Mempersiapkan presentasi materi dalam bentuk ppt/video/aplikasi android.
2. Mempersiapkan materi di aplikasi LMS.
3. Mempersiapkan virtual meeting.
4. Mempersiapkan alat dan bahan untuk pembelajaran 5. Menyusun perangkat asesmen Diagnostik non-kognitif
dan kognitif
PERTEMUAN 1 # Konsep akustik pada pada ruang kecil Kegiatan Pembelajaran A. Kegiatan Awal ( 30 Menit )
1. Mengkondisikan siswa, memeriksa kehadiran siswa 2. Berdoa bersama sesuai keyakinan masing masing 3. Guru memberikan asesmen diagnostik kon-kognitif
dan kognitif.
4. Peserta didik mengerjakan tes diagnostik kon- kognitif dan kognitif. Materi Konsep akustik pada pada ruang kecil
5. Menyampaikan tujuan pembelajaran 6. Menyampaikan skenario pembelajaran
7. Menyampaikan pentingnya materi yang akan diberikan sampai pernyataan bermakna.
8. Menyampaikan keterkaitan materi Konsep akustik pada pada ruang kecil dengan materi Teknik dasar proses produksi manufaktur dan rekayasa elektronika.
9. Menyampaian pertanyaan pemantik untuk membangkitkan berpikir kritis siswa.
10.Guru menampilkan video mengenai berbagai bentuk kecelakaan kerja dan tanda-tanda keselamatan untuk menumbuhkan nalar kritis siswa.
B. Kegiatan Inti ( 300 Menit )
Model pembelajaran discovery learning dengan Pendekatan saintifik
1. Stimulation ( Mengamati )
a. Guru menanyangkan video/gambar mengenai Konsep akustik pada pada ruang kecil
b. Peserta didik menyimak tayangan video / gambar serta penjelasan guru (interaktif) dalam materi Konsep akustik pada pada ruang kecil dalam bidang manufacture elektronika dengan tekun.
2. Problem Statement Menanya
a. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan pemantik terkait dengan pentingnya Konsep akustik pada pada ruang kecil
b. Peserta didik termotivasi untuk memberikan jawaban atas pertanyaan singkat dan mengajukan pertanyaan awal dan mengenai materi Konsep akustik pada pada ruang kecil sesuai dengan pengetahuan awal yang dimilikinya dengan percaya diri dan pertanyaan kritis.
3. Data collection
Mengumpulkan informasi:
a. Guru memberikan bahan bacaan / modul.
c. Guru memberikan LKPD 1 # Konsep gelombang suara dan system akustik ruang
d. Peserta didik membaca bahan bacaan yang diberikan guru mengenai Konsep gelombang suara dan system akustik ruang di aplikasi LMS / modul / internet.
e. Peserta didik membaca LKPD 1 dilanjutkan melakukan observasi, mengumpulkan dan menganalisis informasi melalui kegiatan praktek serta membangun hipotesis berdasarkan permasalahan yang diajukan guru tentang Konsep akustik pada pada ruang kecil dengan tekun dan kreatif dari modul , sumber belajar, internet dan lain lain.
Mengasosiasi/mengolah:
a. Peserta didik berupaya menganalisis data dan informasi dari kegiatan obersevasi dan praktek untuk menemukan hubungan antar konsep dengan praktek di lapangan disertai dengan berpikir kritis dan analitis untuk membangun kesimpulan.
4. Verification
Peserta didik menyusun konsep berupa pengetahuan baru yang telah diperoleh, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi seperti latihan (exercise) yang memungkinkan peserta didik untuk menerapkannya pada situasi sederhana dengan tekun dan cermat.
5. Generalization Mengomunikasikan:
a. Peserta didik melaporkan hasil temuannya, merefleksi apa yang telah dipelajari, hingga mengonsolidasikan pengetahuannya dalam bentuk infografik Konsep akustik pada pada ruang kecil dan menentukan subtansi materi yang dipelajari dengan tekun dan cermat.
b. Peserta mempresentasikan infografik yang telah dibuatnya kepada guru dan peserta didik lainnya
C. Kegiatan Penutup ( 30 Menit ) Rangkuman dan Refleksi:
a. Peserta didik menanyakan hal-hal yang masih diragukan dan melaksanakan evaluasi dengan penuh rasa ingin tahu.
b. Peserta didik turut membantu memberikan penjelasan tentang hal-hal yang diragukan peserta didik lain sehingga informasi menjadi benar dan tidak terjadi kesalahpahaman terhadap materi dengan tekun.
c. Guru melakukan refleksi dan/atau koreksi terhadap konsep yang telah dipahami oleh pesert
didik
d. Peserta didik menyimak refleksi / koreksi/
kesimpulan materi dari guru dengan sabar dan tekun.
PERTEMUAN 2 # Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio A. Kegiatan Awal ( 30 Menit )
1. Mengkondisikan siswa, memeriksa kehadiran siswa 2. Berdoa bersama sesuai keyakinan masing masing 3. Guru memberikan asesmen diagnostik kon-kognitif
dan kognitif.
4. Peserta didik mengerjakan tes diagnostik kon- kognitif dan kognitif. Materi Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio 5. Menyampaikan tujuan pembelajaran
6. Menyampaikan skenario pembelajaran
7. Menyampaikan pentingnya materi yang akan diberikan sampai pernyataan bermakna.
8. Menyampaikan keterkaitan materi Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio dengan materi Teknik dasar proses produksi manufaktur dan rekayasa elektronika.
9. Menyampaian pertanyaan pemantik untuk membangkitkan berpikir kritis siswa.
10.Guru menampilkan video mengenai berbagai bentuk kecelakaan kerja dan tanda-tanda keselamatan untuk menumbuhkan nalar kritis siswa.
B. Kegiatan Inti ( 300 Menit )
Model pembelajaran discovery learning dengan Pendekatan saintifik
1. Stimulation ( Mengamati )
a. Guru menanyangkan video/gambar mengenai Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio
b. Peserta didik menyimak tayangan video / gambar serta penjelasan guru (interaktif)
dalam materi Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio dalam bidang manufacture elektronika dengan tekun.
2. Problem Statement Menanya
a. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan pemantik terkait dengan Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio b. Peserta didik termotivasi untuk memberikan
jawaban atas pertanyaan singkat dan mengajukan pertanyaan awal dan mengenai materi Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio sesuai dengan pengetahuan awal yang dimilikinya dengan percaya diri dan pertanyaan kritis.
3. Data collection
Mengumpulkan informasi:
a. Guru memberikan bahan bacaan / modul.
b. Guru memberikan LKPD 1 # Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio c. Peserta didik membaca bahan bacaan yang
diberikan guru mengenai Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio di aplikasi LMS / modul / internet.
d. Peserta didik membaca LKPD 1 dilanjutkan melakukan observasi, mengumpulkan dan menganalisis informasi melalui kegiatan praktek serta membangun hipotesis berdasarkan permasalahan yang diajukan guru tentang Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio
e. dengan tekun dan kreatif dari modul , sumber belajar, internet dan lain lain.
Mengasosiasi/mengolah:
a. Peserta didik berupaya menganalisis data dan informasi dari kegiatan obersevasi dan praktek untuk menemukan hubungan antar konsep
dengan praktek di lapangan disertai dengan berpikir kritis dan analitis untuk membangun kesimpulan.
4. Verification
Peserta didik menyusun konsep berupa pengetahuan baru yang telah diperoleh, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi seperti latihan (exercise) yang memungkinkan peserta didik untuk menerapkannya pada situasi sederhana dengan tekun dan cermat.
5. Generalization Mengomunikasikan:
a. Peserta didik melaporkan hasil temuannya, merefleksi apa yang telah dipelajari, hingga mengonsolidasikan pengetahuannya dalam bentuk infografik Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio dan menentukan subtansi materi yang dipelajari dengan tekun dan cermat.
b. Peserta mempresentasikan infografik yang telah dibuatnya kepada guru dan peserta didik lainnya
C. Kegiatan Penutup ( 30 Menit ) Rangkuman dan Refleksi:
a. Peserta didik menanyakan hal-hal yang masih diragukan dan melaksanakan evaluasi dengan penuh rasa ingin tahu.
b. Peserta didik turut membantu memberikan penjelasan tentang hal-hal yang diragukan peserta didik lain sehingga informasi menjadi benar dan tidak terjadi kesalahpahaman terhadap materi dengan tekun.
c. Guru melakukan refleksi dan/atau koreksi terhadap konsep yang telah dipahami oleh peserta didik
d. Peserta didik menyimak refleksi / koreksi/
kesimpulan materi dari guru dengan sabar dan
tekun.
ASSESMEN 1. Assesmen diagnostic kognitif dan non kognitif 2. Jenis Assesmen
a. Tertulis (test objektif ) b. Unjuk Kerja
PENGAYAAN DAN REMEDIAL a. Pengayaan
1. Siswa mempelajari Konsep akustik pada ruang kecil
2. Siswa mempelajari Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio
b. Remediasi
1. Pendampingan pembelajaran Konsep akustik pada ruang kecil
2. Pendampingan pembelajaran Menerapkan Peralatan Studio Rekaman Pada Home Studio
C. LAMPIRAN
1. INSTRUMEN ASSESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF A. Sistem Akustik Ruang Kecil ( Home Studio )
1. Jelaskan fenomena suara dalam akustik ruang
2. Sebutkan sifat dasar dari sinyal audio didalam ruang kecil 3. Sebutkan dan jelaskan 3 bahan akustik ruang
4. Jelaskan prinsif dasar dalam system akustik ruang
5. Jelaskan syarat tata akustik ruang untuk menghasilkan kualitas suara yang baik pada sebuah Gedung pertunjukan
B. Sistem Pengaturan Peralatan Studio Rekaman
1. Sebutkan dan jelaskan fungsi peralatan studio rekaman audio video ( Home Studio )
2. Jelaskan bagian kerja untuk untuk membangun sebuah studio rekaman ( Home Studio )
3. Sebutkan tahapan pembuatan rekaman file audio
4. Jelaskan perbedaan proses perekaman analog dan proses perekaman digital 5. Jelaskan format file audio hasil mastering digital
2. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ( LKPD ) 1
3. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ( LKPD ) 2
4. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ( LKPD ) 3
5. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ( LKPD ) 4
6. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
1. Aru Tirto Prihono, S. Sn & T. Radya Sahisnu, ST “PERENCANAAN DAN INSTALASI SISTEM AUDIO VIDEO” SMK/MAK Kelas XI Kurikulum 2013, edisi Revisi 2018. Penerbit ANDI Yogyakarta
2. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. “PERENCANAAN SISTEM AUDIO” Jakarta 2016